Claim Missing Document
Check
Articles

Integration of Buton Cultural Values Through Wolio Language Towards Cultural Identity Awareness and Social Studies Learning Suarni, Suarni; Wahyudianto, Tri; Surjati, Endang
Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2026): PAKIS, March 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/pakis.v6i1.18160

Abstract

Globalization and modernization have caused an identity crisis among the younger generation. This brings a strong influence of foreign cultures, causing local values, lifestyles, and cultural orientations to shift gradually. Education plays a crucial role in reinstilling a sense of cultural identity. The purpose of this study is to analyze the process of integrating Butonese cultural values through the use of Wolio in social studies learning and the impact of this integration on the cultural identity awareness of ninth-grade students at SMP Negeri 2 Baubau, Southeast Sulawesi. The research approach uses a qualitative research type with a case study design. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. The research subjects include ninth-grade students and social studies teachers at SMP Negeri 2 Baubau. Sampling was carried out using purposive sampling and snowball sampling techniques. Data analysis includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the integration of Butonese cultural values into social studies learning is effective through various strategies such as folktales and proverbs. This confirms that the integration of Butonese cultural values through Wolio language in learning plays an important role as a learning medium that supports the installation of students' cultural identity awareness.
Optimasi Transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar: Membangun Kesiapan Siap Sekolah melalui Tinjauan Literatur Nurdianah, Andi; Suarni, Suarni; Kasim, Kasim; Nasir, Nasir
Journal of Leadership, Management and Policy in Education Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Leadership, Management and Policy in Education, December 2024
Publisher : Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jlmpedu.v2i2.619

Abstract

This research aims to optimize the transition from Early Childhood Education (ECE) to Primary School (PS) by building school readiness. Utilizing an analysis of relevant articles published between 2020-2024 from Google Scholar with the keyword "Transition ECE-PS," this research explores factors supporting children's readiness for this transition phase. The research method involves examining the role of teachers, the utilization of technology, the involvement of parents, and the psychological aspects of children as crucial elements in fostering this readiness. Through understanding the findings from various studies, this research provides foundation for educational stakeholders to enhance the effectiveness of ECE-PS transition programs. In conclusion, comprehensive and evidence-based strategies are needed to create a positive transition experience for children in their early education stages.
Pengembangan Karakter Peserta Didik Melalui Kurikulum Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) Di Gontor 6 Konawe Selatan Hermanto, Furqon; Syamsu, Syamsu; Suarni, Suarni
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i2.609

Abstract

Karakter peserta didik merupakan aspek penting dalam pembentukan pribadi yang berkualitas. Kurikulum KMI di Gontor 6 Konawe Selatan didesain secara khusus untuk mengintegrasikan pendidikan agama Islam dengan pembelajaran akademik. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui bagaimana karakter Peserta didik di Gontor 6 dan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi kurikulum Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyyah (KMI) dalam mengembangkan karakter Peserta didik. Penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah wakil pengasuh, Guru KMI, dan Peserta didik. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan Karakter Peserta didik di Gontor 6 memiliki karakter toleransi yang baik yang di dapat dari keberagaman Peserta didik yang ada di Gontor. Keberagaman ini juga mengakibatkan munculnya sikap kepedulian yang baik antara peserta didik atau Ukhuwah Islamiyyah yang di jaga dengan ketatnya displin yang ada. Selain itu, Implementasi Kurikulum KMI dalam mengembangan karakter di Gontor 6 Konwe Selatan berlandaskan Al-Qur’an dan Al-Sunnah dan berasal dari nilai nilai dasar Pondok Modern Darussalam Gontor yaitu Panca Jiwa berupa keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan.
Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Pendidikan Agama Anak Ambarwati, Aprina; Suarni, Suarni; Kholida, Leliy
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i2.614

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak perceraian orang tua terhadap pendidikan agama anak dalam keluarga di Kelurahan Wawombalata Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Metode penelitian ini ialah kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analysis. Sumber data penelitian ini ialah data primer dan sekunder. Teknik penumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Selain itu, tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Perceraian orang tua memberikan dampak positif terhadap pendidikan agama anak di Kelurahan Wawombalata, Kecamatan Mandonga, kota Kendari yaitu anak menjadi lebih mandiri mengakibatkan anak tetap melanjutkan kebiasaan ibadah setelah bercerai dan melakukan ibadah tanpa diperintah. Hal ini disebabkan karena perceraian terjadi ketika anak masih kecil, adanya sensitivititas dan kepedulian orang tua terhadap pendidikan agama anak, dan lingkungan yang mendukung pendidikan agama anak. Perceraian orang tua juga memberikan dampak negatif terhadap pendidikan agama anak yaitu renggangnya hubungan dengan orang tua mengakibatkan anak kehilangan minat atau motivasi dalam kegiatan keagamaan, seperti malas sholat, dan tidak mau mengaji. Renggangnya hubungan dengan orang tua disebabkan oleh kurangnya waktu bersama antara orang tua dan anak setelah perceraian disebabkan ibu harus bekerja mencari nafkah mengantikan peran ayah. Selain itu, watu perceraian yang terjadi ketika anak sudah mengerti akan perceraian mengakibatkan anak menunjukkan sikap berontak dan tidak terimanya akhirnya mereka melampiaskan pada hal negatif seperti tidak mau sholat, dan tidak mau mengaji. Kurangnya sensitivitas dan kepedulian orang tua terhadap pendidikan agama anak, dan lingkungan yang kurang mendukung pendidikan agama anak.
Eksperimen Model Pembelajaran Edutainment Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Diawati; Amril, Amril; Suarni, Suarni
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i2.620

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran tingkat motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI dengan model pembelajaran edutainment dan model pembelajaran konvensional di SMP Negeri 1 Lembo Kabupaten Konawe Utara dan ntuk mengetahui pengaruh model pembelajaran edutainment terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMP Negeri 1 Lembo Kabupaten Konawe Utara. Metode penelitian yang digunakan ialah Quasi Eksperiment dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Post test Only Control Group Design. Dalam desain ini terdapat dua kelompok yang dipilih, setelah itu diberikan perlakuan, dan terakhir diberi post test. Hasil penelitian menunjukkan Tingkat motivasi belajar peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional adalah sebesar 79,7 dengan presentase 53% dan termasuk kategori baik. Sedangkan tingkat motivasi belajar peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran edutainment adalah sebesar 88,13 dengan presentase 81% dan termasuk kategori sangat baik. Terdapat pengaruh motivasi belajar PAI setelah dilaksanakannya post test antara kelas kontrol dan kelas eksperimen diuji dengan menggunakan uji perbedaan dua rata-rata, dapat dinyatakan bahwa kedua kelas memiliki kemampuan yang berbeda, pada kelas kontrol thitung < ttabel yaitu 0,391 < 1,671 dan Sig.(????) > a (0.05) yaitu 0,421 > 0,05 sedangkan pada kelas eksperimen Sig.(????) < a (0,05) yaitu 0,000 < 0,05 dan thitung > ttabel yaitu 5.253 > 1,671 dengan df = 59 dan taraf signifikan 5%. Diketahui bahwa keduanya mengalami perbedaan dari motivasi belajar post test disetiap kelas, kelas kontrol motivasi belajar post test sebesar 79,7 lebih rendah dibandingkan dengan kelas eksperimen memperoleh motivasi belajar post test sebesar 88,13.
Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Zaskia K, Salma; Yusuf, Yusuf; Suarni, Suarni
RELIGI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Religi, Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/religi.v1i2.621

Abstract

Pendidikan merupakan langkah untuk menuntut ilmu dan merupakan hal yang wajib dilakukan manusia untuk memperluas wawasan sehingga derajat kita pun bisa terangkat. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui pengaruh pemberian reward dan punishment secara simultan terhadap motivasi belajar peserta didik mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Huda Tetemotaha Kabupaten Konawe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif desrkriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi, analisis deskriptif data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik kelas VIII di MTs Miftahul Huda Tetemotaha Kabupaten Konawe berada kategori baik sekali. Berdasarkan tabel koefisien kolerasi dimana variabel X1 memiliki nilai kolerasi sebesar 0.801 berada pada nilai koefisien antara 0,80 1,00 maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh reward terhadap motivasi belajar peserta didik dapat dikategorikan sangat kuat. Dan variabel X2 memiliki nilai kolerasi sebesar 0,601 berada pada nilai koefisien antara 0,60-0,799 maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh punishment terhadap motivasi belajar peserta didik dapat dikategorikan kuat (3) Ada pengaruh pemberian reward dan punishment secara simultan terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak berdasarkan Hasil penelitian yang dilakukan secara simultan menggunakan uji F memperoleh hasil Fhitung sebesar 40,674 >Ftabel 3,305 dengan signifikan 0,000 ˂ 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Berarti terdapat pengaruh pemberian reward dan punishment secara simultan terhadap motivasi belajar peserta didik mata pelajaran Akidah Akhlak di MTs Miftahul Huda Tetemotaha Kabupaten Konawe.
Kecenderungan Memakai Cadar di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar: Kajian Living Hadis Maizuddin, Maizuddin; Suarni, Suarni
Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Vol. 9 No. 1 (2019): JUNI
Publisher : Department of Qur'an dan Hadith Faculty of Ushuluddin and Philosophy UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.952 KB) | DOI: 10.15642/mutawatir.2019.9.1.44-67

Abstract

The article aims at describing the tendency of wearing a veil in Banda Aceh City and Aceh Besar District, which has recently increased significantly. It employs living hadith as a concept with a qualitative method that seeks to explore hadiths that living in Muslim societies, how they are applied and made into traditions in daily life. The article argues that the use of the veil was more based on self-protection than on theological motivation. However, they still held that wearing veil is a sunna. This circumcision is then understood in a totalistic ideal typology, which leads to the implementation of Sunna in a higher level of application. Besides, women who wear a veil feel more filled with religious nuance, which manifests in the attitude of ‘iffah (self-care), islah} (improvement of knowledge and behavior) and ‘izzah (feeling noble). Also, the religiosity of a veiled female affects in two aspects: socio-morality and psychological aspect.