Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS EFISIENSI DAN KELEMBAGAAN PEMASARAN JAGUNG DI KABUPATEN BENGKAYANG Subejo, Jajat Sudrajat, Jangkung Handoyo Mulyo Slamet Hartono,
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j.sea.v3i1.7702

Abstract

This research aim is to analyze the efficiency and institution of corn marketing. The study is done by using survey method. Primary data are collected comprises122 household’s farmers which are randomly selected. Meanwhile, there are nine traders selected by purposive sampling based on information of the farmer. The result of this research concluded some important informations, as follow: (a) the relationships among institutions of corn marketing is frequent based on the implementation of social value and norm (social capital) which is important role in improving efficiency and efectivity of whole institutional marketing, (b) based on whole (totality) of cost and benefit analyze which is obtained on each marketing institution, it can be concluded that the corn marketing has been done enough efficient. This reality can be shown by farmer’s share of corn price which is enough big that is 76.92 percent and the fact that every marketing institution has got logical benefit which is appropriate with its role. Keywords: efficiency, institution, social capital, farmer’s share
PERAN KEJREUN BLANG TERHADAP PERILAKU PETANI DALAM PENGELOLAAN AIR PERTANIAN DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM Wira Syah Putra, Andrian; Samsi Hariadi, Sunarru; ., Subejo
Proceeding SENDI_U 2016: SEMINAR NASIONAL MULTI DISIPLIN ILMU DAN CALL FOR PAPERS
Publisher : Proceeding SENDI_U

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelembagaan lokal merupakan salah satu sistem yang dipandang penting yang tumbuh dan dibangun olehmasyarakat lokal dan telah berjalan dengan mekanisme lokal serta cukup efektif mengatur kepentingan masyarakat.Salah satu kelembagaan dan kearifan lokal yang perannya dianggap penting di Nanggroe Aceh Darusalam adalahKejreun Blang yang merupakan kelembagaan lokal terkait dengan pengelolaan sumberdaya air. Tujuan penelitan(1) Mengetahui pengaruh peran Kejruen Blang terhadap perilaku petani dalam melakukan ketentuan kejruen blang,(2) Mengetahui pengaruh perilaku petani dalam melakukan ketentuan kejruen blang terhadap kapasitas pengelolaanair pertanian. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Lokasi penelitiandipilih secara (purposive) yaitu di Kecamatan Glumpang Baro Kabupaten Pidie. Pengambilan sampel respondenmenggunakan metode acak sederhana (Simple Random Sampling) dengan jumlah responden sebanyak 201 orangpetani yang tergabung dalam kelompok tani dari jumlah anggota kelompok sebanyak 1343 orang. Metode statistikyang digunakan adalah uji regresi Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kejruen blang berpengaruhpositif secara signifikan terhadap perilaku petani (r=0,900; p<0,05). Pengaruh kejruen blang terhadap perilakupetani sebesar 81%. Perilaku petani dalam melaksanakan ketentuan kejruen blang berpengaruh positif dan signifikanterhadap kapasitas pengelolaan air pertanian oleh petani (r=0,651; p<0,05). Pengaruh perilaku petani terhadapkapasitas pengelolaan air pertanian sebesar 42%.Kata kunci: Kelembagaan lokal, Kejruen Blang, Perilaku, pengelolaan Air
Penyuluhan Pertanian Indonesia di Tengah Isu Desentralisasi, Privatisasi dan Demokratisasi Subejo Subejo
Jurnal Penyuluhan Vol. 2 No. 2 (2006): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.708 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v2i2.2132

Abstract

Isu-isu strategis yang dihadapi dalam proses pembangunan di berbagai negara termasuk di dalamnya pembangunan pertanian dan pedesaan antara lain mencakup desentralisasi, liberalisasi dan privatisasi serta demokratisasi (Nauchatel, 1999). Suatu konsekuensi logis bagi penyuluhan pertanian sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan pertanian adalah perumusan strategi menyikapi isu strategis tersebut. Konsekuensi serta strategi baru tersebut semestinya mendapat perhatian dan pemikiran yang mendalam sehingga penyuluhan pertanian tetap memiliki komitmen kuat memberikan pelayanan terbaik pada client dengan sasaran akhir peningkatan kesejahteraan petani.
Perbedaan Tahapan Pembelajaran Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah antar Komunitas Petani di Lampung Slameto Slameto; F. Trisakti Haryadi; Subejo Subejo
Jurnal Penyuluhan Vol. 11 No. 1 (2015): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.967 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v11i1.9934

Abstract

Enhancement of paddies production in Lampung done with implementation of agriculture technology innovation. The effort done with farmer field school of integrated crops management (FFS-ICM) of paddies. The learning of field school occured on various ethnic community of rice farmers. The effectivity of learning process can be occured with impersonation by the stages of attention, retention, behavior production process and motivation. The purpose of this study to analyze the difference effectiveness of learning farmer field school for farmers from ethnic Lampung, Java and Bali. The research methods with survey on rice farmers FFS-ICM of paddies participant. The sample total 286 farmers.The research located in Lampung. The research carried out Juni-September 2013. The data analysis done with the difference variance. The result indicate that only the motivate stages of process learning FFS-ICM between Bali-Java ethnic shows that the obvious difference.That implications need a preparation of learning material which capable to increase farmers motivation, need an improvement empowerment of farmers group, empowering figure roles and farmer society figures.Keywords: stages of learning, farmer field school, paddies, Lampung-Bali-Java ethnic
Kualitas Pelayanan Penyuluhan pada Peternak Kambing Skala Kecil di Kabupaten Banjarnegara Mochamad Sugiarto; Lucie Setiana; Subejo Subejo
Jurnal Penyuluhan Vol. 15 No. 1 (2019): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluh Pertanian Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.75 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v15i1.21002

Abstract

Tujuan penelitian adalah (1) menggambarkan tingkat kualitas pelayanan penyuluhan pada usaha ternak kambing, dan (2) mengidentifikasi kelemahan pelayanan penyuluhan pada usaha ternak kambing di Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilakukan dengan metode survey terhadap 100 responden dengan menggunakan daftar pertanyaan berbasis skala likert. 100 responden peternak kambing dipilih menggunakan stratified random sampling berdasarkan topografi Kabupaten Banjarnegara (tinggi, sedang dan rendah). Sampel wilayah kecamatan terpilih di ambil 20% secara acak dari jumlah kecamatan di masing-masing strata. Responden dipilih menggunakan quota sampling yaitu pengambilan sampel kuota 20 orang pada tiap tiap kecamatan terpilih. Analisis statistik desktriptif digunakan untuk menggambarkan tingkat kualitas pelayanan penyuluhan pada usaha ternak kambing di Kabupaten Banjarnegara. Uji Kurskal Wallis digunakan untuk membandingkan kualitas layanan penyuluhan pada peternak kambing d zona agro ekologi yang berbeda. Hasil penelitian menggambarkan bahwa petugas penyuluhan pada usaha ternak kambing di Kabupaten Banjarnegara telah memberikan pelayanan penyuluhan cukup baik (total skor 88,73) pada aspek tangibility, assurance, empathy, responsiveness dan reliability. Kualitas layanan penyuluhan pada peternak kambing di zona agroekologi rendah cenderung lebih baik dibandingkan pada zona lainnya (sedang dan tinggi). Namun demikian, rendahnya intensitas kunjungan dan ketepatan waktu datang, kondisi kantor yang kurang memadai, peralatan pendukung penyuluhan yang belum tersedia, kurangnya sikap proaktif dan kecepatan dalam merespon permasalahan peternak masih menjadi titik lemah pelayanan penyuluhan kepada peternak kambing di Kabupaten Banjarnegara. Oleh karena itu, peningkatan pelayanan penyuluhan harus dilakukan melalui peningkatan ketersediaan sarana fisik pendukung penyuluhan, kemudahan akses lokasi dan kondisi perkantoran yang memadai, danpeningkatan infrastruktur jalan, transportasi, komunikasiserta peningkatan kualitas sosial dan teknik petugas penyuluhan pertanian.
ISLAM YANG RAHMAT DALAM MEMBANGUN UMAT STUDI TERHADAP DAKWAH PAIF KABUPATEN SLEMAN H.M. Kholili, Syamsul Hadi, dan Subejo
Jurnal Kawistara Vol 4, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.909 KB) | DOI: 10.22146/kawistara.6385

Abstract

Islamic that mercy has been encouraging for his people, therefore Islamic concept that was delivered by Islamicpreachers has given benefit and welfare of the inner and outer life. In fact, poor Muslim population reaches23 %, while most of them have not been routinely practicing the tought of Islam. This paper aims to analyzethe competence factor of preachers (PAIF) effect on the activity of preaching; and analyze the preachingcomponents a PAIF affects to preaching effects. This research was conducted in Sleman Yogyakarta by usinga mixed method of quantitative analysis that is supported by SEM analysis techniques. The research resultsshowed that: a PAIF required to has competence in understanding the socio-cultural and communicate well sothat he can design the preaching messages that fit to the needs of targeted community. Encouraging preachingactivities can be organized through: setting the theme of preaching messages that support the needs of followers;presented by giving motivation; balancing the use of preaching methods and the preaching extension methods,as well as utilizing other forms of communication appropriately and optimally.
BENTUK LARANGAN JURAI SEBAGAI PRANATA MASYARAKAT DI MUARA SAHUNG, KABUPATEN KAUR, BENGKULU Dhanurseto Hadiprashada Hadiprashada,; Budi Guntoro,; Mudiyono Mudiyono; Subejo Subejo
Jurnal Kawistara Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.826 KB) | DOI: 10.22146/kawistara.15589

Abstract

The value of cultural wisdom that exist in the society in Kaur District, Bengkulu Province, could beapplied in the form of verbal message. They believe that verbal messages, which are used, are convincedby community as a heritage that could become a social regulation. The lack of communication betweengovernment and the community becomes the factor in implementing these values. The lack of attentionfrom the government put culture seemed to be an obstacle factor in development. Documenting thelocal knowledge of community related to cultural values became a problem in contributing to thedevelopment. This verbal messages are called as larangan jurai and used by the community in the NapalHijau village, Muara Sahung, Kaur District, Bengkulu Province. Larangan jurai contains regulations tocommunicate with each other, culture, and the Creator. This study gives an overview about manners,habits, behaviours, and customs as social regulations in the community. The community believed thatlarangan jurai could be able to give the contribution of development in various fields.
Pendidikan Nonformal Dan Agribisnis Berkelanjutan Kajian Tentang Kontribusi Dana Desa Di Sleman Roso Witjaksono; Sunarru Samsi Hariadi; Subejo -; Krishna Agung Santoso; Sri Peni Wastutiningsih; Ratih Ineke Wati; Alia Bihrajihant Raya; Rahima Kalily; Suyoto H S; Ani Dwi Wimatsari
Jurnal Kawistara Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.011 KB) | DOI: 10.22146/kawistara.41376

Abstract

When quality education is not always accessible for youth in rural areas, non-formal education has provided a key alternative for the character and career of youth in villages. This role of non-formal education has been enhanced recently by the distribution of government village funds. Non-formal education has had a key role in the development of youth in villages. This paper elaborates on the role of village funds (dana desa) and non-formal education in managing agribusiness supported by village youth in Sleman Regency, Yogyakarta. This paper is based on mixed research method that combined quantitative and qualitative methods of data collection. Samples were taken by proportionally in five villages in three sub-districts with a total sample of 60 village youth using simple random sampling. Quantitatively, the data is processed using multiple linear regression analysis, and qualitative data is analysed by simple descriptive. The results show that the dominant use of the fillage fund for infrastructure and lack of allocation for agriculture and youth empowerment activities. Nonetheless, the use of the village fund allocations to improve village roads has provided access and transportation of crops, and this can supports the sustainable management of organic zalacca agribusiness. Additionally, the improved management of the sustainable agribusiness made possible by the road construction. Ultimately, this paper points at the importance of youth attitude in the prospect of organic zalacca agribusiness.Keywords: Non-formal education; Organic zallaca; Sustainable agribusiness managemen; Village funds (dana desa); Village youth.
Hubungan Persepsi dan Sikap Penyuluh Pertanian terhadap Minat Penggunaan Aplikasi Si Katam Terpadu Berbasis Website di Yogyakarta Rahima Kaliky; Subejo -; Azrina Sabila; Ari Widya Handayani
Jurnal Kawistara Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.62110

Abstract

 Penelitian bertujuan mengkaji hubungan antar persepsi penyuluh pada kegunaan/manfaat (perceived usefullnes) dan kemudahan penggunaan (perceived ease of use) dengan sikap (attitude) dan minat perilaku (intention to use) program aplikasi Sistim Informasi Kalender Tanam Terpadu (SI Katam Terpadu) dalam mendukung peningkatan produksi dan produktivitas padi di DIY. Penelitian dilakukan di kabupaten Gunungkidul, Bantul, Sleman dan Kulon Progo menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah penyuluh pertanian ASN dan THL-TBPP pada 4 kabupaten di DIY sejumlah 336 orang. Pada masing-masing kabupaten diambil 15 orang sebagai sampel menggunakan metode acak sederhana (simple random) dengan sistem lotere. Total sampel penelitian sebanyak 60 responden. Hasil analisis outer model menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha >0,7 dan nilai composite reliability > 0,80 serta nilai AVE >0,5 yang bermakna bahwa variabel-variabel manifes (indikator) dari semua variabel laten/konstruk adalah valid dan reliabel dan bebas dari multikoliniaritas yang ditandai dengan nilai VIF<5.Hasil analisis inner model menunjukkan bahwa hubungan antara attitude dengan intention to use adalah positif dan signifikan dengan PValue <0,05. Hubungan antara perceived ease to use dengan attitude adalah positif namun tidak signifikan dengan PValue>0,05.Hubungan antara perceived usefulness dengan attitude positif dan signifikan dengan PValue <0,05. Kesimpulannya adalah Niat/minat perilaku penyuluh pertanian di DIY untuk menggunakan Aplikasi SI Katam terpadu berhubungan positif dan signifikan dengan sikap mereka terhadap aplikasi sistem informasi tersebut; sikap penyuluh pertanian terhadap Aplikasi SI Katam Terpadu berhubungan positif tetapi tidak signifikan dengan persepsi mereka terhadap kemudahan penggunaan (perceived ease to use) aplikasi tersebut, namun berhubungan positif dan signifikan dengan persepsi mereka terhadap kegunaan/manfaat (perceived usefulness) Aplikasi sistem informasi tersebut.       
PUBLIC-PRIVATE PARTNERSHIPS IN IMPLEMENTATION OF GERBANGMASTRA PROGRAM La Ode Mustafa Muchtar; Nunung Prajarto; Subejo
Economic Journal of Emerging Markets Volume 4 Issue 1, 2012
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ejem.v4i1.3174

Abstract

This research attempts to describe and analyze the effect of public-private partnerships and community participation on successful of the implementation of Gerbangmastra program in Kolaka regency of South East Sulawesi Province. This study is conducted using a combination of qualitative and quantitative methods. This paper finds that public-private partnerships affect the community participation and successful of the implementation of Gerbangmastra program. It also uncovers that community participation affects the successful of the implementation of Gerbangmastra program. Furthermore, it reveals that the implementation of public-private partnership that are supported by community participation have an impact on the successful of the implementation of Gerbangmastra program.Keywords: Public-private partnerships, community participation, Gerbangmastra programJEL classifications: H80, O21.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh kemitraan pemerintah-swasta dan partisipasi dari masyarakat terhadap keberhasilan pelaksanaan program Gerbangmastra di Kabupaten Kolaka Propinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kombinasi metode kuantitatif yaitu metode regresi analisis jalur dan kualitatif berupa metode deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan antara pemerintah-swasta memiliki pengaruh terhadap partisipasi masyarakat dan keberhasilan pelaksanaan program Gerbangmastra. Sementara itu partisipasi dari masyarakat berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan program Gerbangmastra. Pelaksanaan kemitraan pemerintah-swasta yang didukung oleh partisipasi masyarakat berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan program Gerbangmastra di daerah tersebut.Kata kunci: Kemitraan pemerintah-swasta, partisipasi masyarakat, program GerbangmastraJEL classifications: H80, O21.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmadi Priyatmojo Ade Intan Christian Ade Intan Kristian Adrian Wirya Syahputra Afrizal Arlius Aida, Fairuz Husna Akhda, Najmu Tsaqib Amri Syarif Hidayat Amri Syarif Hidayat Anantasari, Esti Ani Dwi Wimatsari Ani Dwi Wimatsari Apredeah Monica Selvi Ari Widya Handayani Arif Wahyu Widada arkanudin budiyanto Astuti, Umi Pudji Athasari, Hanita Azrina Sabila Bertus Sumada Bangko, Bertus Sumada Budi Guntoro Budiadi Budiadi Budiyanto, Arkanudin Bunda, Agrit Kirana Chindra Yenni Wastika Christian, Ade Intan De Faveri, Stefano Dedi Muhammad Siddiq Devi, Laksmi Y. Dhanurseto Hadiprashada Dwidjono Hadi Darwanto Dwiningtyas Padmaningrum, Dwiningtyas Dyah Pertiwi Kusumawardani Dyah Woro Untari Edhi Marthono Edhi Martono Edhi Martono Edi Martono Eka Nur Jannah Emi Widiyanti Endang Sulastri Esti Anantasari Esti Anatasari F. risakti Haryadi F. Trisakti Haryadi F. Trisakti Haryadi F. Trisakti Haryadi Fadjarini Sulistyowati Fauziah, Beny Nabila Happy Ferdian Achmad Gagar Mewasdinta Gesti Ika Janti Guslimantasya, Pristianti Krisna Hadi, Syamsul Harsoyo harsoyo Harsoyo Harsoyo Harsoyo Harsoyo Harsoyo Harsoyo, Harsoyo Irham, Irham Isamayana Isamayana Jajat sudrajat Jamhari, Jamhari Jangkung Handoyo Mulyo Jangkung Handoyo Mulyo Khaerudin Imawan Krishna Agung Santoso Kusumawardani, Dyah Pertiwi LA MANI, LA La Ode Mustafa Muchtar La Ode Mustafa Muchtar La Ode Mustafa Muchtar La Ode Mustafa Muchtar Laksmi Y. Devi Laksmi Yustika Devi Larisu, Zulfiah Lewerissa, Yanti Amelia Lucie Setiana M Zulkarnain Y Masyhuri Masyhuri Maulida Surayya Maulida, Yuhan Farah Mesalia Kriska Mochamad Sugiarto Muchlashin, Anif Mudiyono Mudiyono Muh. Syaiful Ngatif Muhamad Muhamad Muhamad Sulhan Mukti Ahmad Nucrahya Nasrudin Nasrudin nFN Slameto Ngatif, Muh. Syaiful Nirmalasari Nirmalasari Nunung Prajarto Nunung Prajarto Nunung Prajarto Nur Hidayat Nur Hidayat nurhasanah, septi Nurhayati, Azizatun Nurkholipah Nurkholipah Nurul Chamidah nuryanti nuryanti Paksi Mei Penggalih Patrianisya Devi Pinjung Nawang Sari Prajarto, YA Nunung Rahima Kaliky Rahima Kaliky Rahima Kaliky, Rahima Rahima Kalily Rahmatika Irmasari Ratih Ineke Wati Ratih Ineke Wati Ratih Ineke Wati Raya, Alia Bihrajihant Resti Kinanthi Retnaningtyas, Triya Ayu Riesma Andiani Rif’ah Inayati Roso Witjaksono Roso Witjaksono Salim, Ishadiyanto Samsul Maarif Sari, Riya Fatma Selvi Marcellia Siwi Istiana Dinarti Slamet Hartono Slamet Hartono Slameto Slameto ; Slameto Slameto Sri Nuryani Hidayah Utami Sri Peni Wastutiningsih Suadi Suadi SUBEJO Subejo Subejo Subhan Kadir Sujatmiko, Tri Sukmo Pinuji Sumada Bangko, Bertus Sumada Bangko, Bertus Sunarru Samsi Hariadi Sunarru Samsi Hariadi Sunarru Samsi Hariadi Supriyanto Supriyanto Supriyanto Supriyanto Suputa Suputa Suryo Hardiwinoto Suyoto H S Suyoto Suyoto Tatag Handaka Toto Sudargo Umi Yuminarti Vijaysegaran, Shanmugam Wati, Ratih Ineke Wiyono wiyono Y. Andi Trisyono Yuhan Farah Maulida Zain, Hanita Athasari Zulfiah Larisu