p-Index From 2021 - 2026
5.807
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) JURNAL DINAMIKA EKONOMI PEMBANGUNAN Jurnal Ekologi Kesehatan Jurnal Vektor Penyakit Jurnal Statistika Universitas Muhammadiyah Semarang Value Added : Majalah Ekonomi dan Bisnis E-Bisnis : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Biomedika JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Jendela Olahraga Teks: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Dinamika Ekonomi dan Bisnis Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) Jurnal Eksplora Informatika Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat JUARA : Jurnal Olahraga Jurnal Dunia Kesmas Folium : Jurnal Ilmu Pertanian Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen Jurnal LEX SPECIALIS JHECDs: Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases Jurnal Komunikasi Pendidikan Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Jurnal Agroplasma Jurnal Daur Lingkungan Jurnal Tekinkom (Teknik Informasi dan Komputer) BALABA (JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Pena : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Matriks Teknik Sipil EKONOMIKA45 Mediagro AGRONISMA The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology and Digestive Endoscopy Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Prosiding Seminar Nasional Official Statistics Aceh International Journal of Science and Technology Jurnal Riset Akuntansi Soedirman Riset Informasi Kesehatan Darma Sabha Cendekia Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Akuntansi Journal of Empowerment and Community Service Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Jurnal Medika Nusantara Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Momentum Matrix: International Journal of Communication, Tourism, and Social Economic Trends Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia International Journal of Graphic Design International Conference on Digital Advanced Tourism, Management, and Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Biomedika

PENGARUH TERAPI N-ASETIL SISTEIN TERHADAP EKSPRESI INTERLEUKIN 17 DAN FIBROSIS INTERSTISIAL PADA MENCIT NEFRITIS LUPUS Warigit Dri Atmoko; Bambang Purwanto; Sugiarto Sugiarto
Biomedika Vol 9, No 2 (2017): Biomedika Agustus 2017
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v9i2.5838

Abstract

Lupus nefritis (LN) terkait dengan penebalan membran basal glomerulus. Pengendapan kompleks imun  memicu kaskade respon inflamasi disertai aktivasi reactive oxygen species (ROS), kemudian menyebabkan fibrosis yang mendorong terjadinya kerusakan ginjal. Interleukin 17 merupakan sitokin yang sangat berperan pada reaksi inflamasi tipe-lambat. Produksinya dipicu oleh peningkatan produksi kemokin oleh sejumlah jaringan untuk merekrut monosit dan netrofil ke sisi inflamasi. IL-17 diproduksi sel Th17 dan diinduksi oleh IL-23. IL-17 berespon terhadap invasi patogen ekstraseluler dan menginduksi perusakan matriks seluler patogen. IL-17 akan merangsang sel B untuk memproduksi dan mensekresikan autoantibodi, selanjutnya akan terbentuk kompleks atigen-autoantibodi. Kompleks antigen-autoantibodi yang berada di sirkulasi akhirnya akan terdisposisi pada sel target, termasuk sel fibroblas, sel mesangial, podosit, sel tubulus dan sel endotel di glomerulus. Kompleks ini akan menyebabkan terjadinya glomerulosklerosis dan fibrosis interstisial pada ginjal, kemudian selanjutnya menyebabkan kerusakan pada ginjal dan terjadilah mikroalbuminuria. Disamping itu, akan terjadi disfungsi endotel kapiler glomerulus yang akan menyebabkan albuminuria. Suplemen N-asetil sistein (NAS) pada lupus nefritis dapat mengurangi efek nefrotoksik pada ginjal, melalui penurunan ekspresi IL-17 dan derajat fibrosis interstisial. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris, dengan sampel 24 ekor mencit Balb/C betina yang dibagi menjadi kelompok kontrol, LN, dan LN+NAS. Untuk membuat model LN, hewan coba diberikan injeksi 0,5 ml pristan intraperitoneal dosis tunggal. NAS diberikan secara peroral dengan dosis 4,7 mg/hari (setara dengan dosis manusia 1.800 mg) selama delapan minggu. Ekspresi IL-17 diperiksa secara imunohistokimia dengan antibodi monoklonal terhadap IL-17. Cara ukur dinilai secara kuantitatif, dihitung jumlah sel positif IL17 terhadap 100 sel, secara visual dengan mikroskop cahaya pembesaran 400 x. Penilaian fibrosis interstisial ditentukan secara kuantitatif dengan cara mengukur tebal jaringan interstisial dengan menggunakan micrometer yang telah dikalibrasi pada pembesaran 400 x. Analisis data menggunakan analysis of variance (Anova) dan untuk menentukan perbedaan kemaknaan digunakan p0,05. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberian NAS menurunkan ekspresi IL-17 (23,8±14,1 vs 10,6±6,8 per 100 sel netrofil imunoreaktif; p =0,042)  dan menurunkan fibrosis interstisial (22,3±5,7 vs 15,5±5,4; p =0,030) dibandingkan kelompok LN. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpilkan bahwa NAS secara bermakna menurunkan ekspresi IL-17 dan fibrosis interstisial ginjal pada mencit model LN.Kata Kunci: fibrosis interstisial, lupus nefritis, interleukin 17, pristan
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN D3 (CALCITRIOL) TERHADAP KADAR TGF β1 DAN IL-6 PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK STADIUM V Rahma Anindita; Bambang Purwanto; Sugiarto Sugiarto
Biomedika Vol 9, No 1 (2017): Biomedika Februari 2017
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v9i1.4341

Abstract

Penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada pasien PGK adalah insiden kardiovaskuler yang didasari oleh proses aterosklerosis. Penurunan kadar TGF-β1 dan IL-6 dengan kalsifikasi vaskuler yang selanjutnya berkembang menjadi plak arteriosklerotik. Vitamin D menekan pada jalur aktivasi NF-ĸB sehingga mempunyai sifat anti inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi vitamin D terhadap kadar TGF-β1 dan IL-6 pada pasien penyakit ginjal kronik stadium v yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini merupakan penelitianeksperimen dengan randomisasi, sampel 30 orang, dibagi menjadi kelompok kontrol diberikan plasebo dan perlakuan diberikan calcitriol 1x0,5 μg peroral selama 4 minggu. Analisis statistik menggunakan SPSS 22for windows. Karakteristik penelitian yang berupa variabel kualitatif, uji homogenitas dilakukan menggunakan uji Chi Square. Uji beda dua rerata menggunakan uji t dengan signifikansi p 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pemberian calcitriol 1x0,5 μg peroral jika dibandingkan placebo secara bermakna menurunkan kadarTGF-β1 (-1672,64±4217,61vs 7539,95±6435,86; p = 0,001), dan menurunkan kadar IL-6(- 1,45±3,14vs 4,20±2,83; p = 0,001). Pemberian suplementasi vitamin D dapat menurunkan kadar TGF-β1 dan menurunkan kadar IL-6 pada pasien penyakit ginjal kronik stadium V yang menjalani hemodialisis Kata kunci: Vitamin D, TGF-β1, IL-6, Penyakit Ginjal Kronis
PENGARUH PEMBERIAN 1,25 DIHYDROXYVITAMIN D (CALCITRIOL) TERHADAP KADAR FIBROBLAST GROWTH FACTOR-23 DAN ALBUMINURIA PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK STADIUM V YANG MENJALANI HEMODIALISIS Intan Herlina; Bambang Purwanto; Sugiarto Sugiarto
Biomedika Vol 9, No 1 (2017): Biomedika Februari 2017
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v9i1.4344

Abstract

Penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada pasien Penyakit Ginjal Kronik adalah insiden kardiovaskuler yang didasari oleh proses aterosklerosis yang menyebabkan meningkatnya morbiditas dan mortalitas. Ginjal merupakan tempat utama sintesa 1,25 Dihydroxyvitamin D (Calcitriol), sehingga dengan adanya kerusakan ginjal menyebabkan defisiensi 1,25 Dihydroxyvitamin D (Calcitriol). Pada pasien Penyakit Ginjal Kronik terjadi peningkatan Fibroblast Growth Factor-23 dan Albuminuria akibat dari aktifitas Renin Angiotensin Aldosteron Sistem. Aktifitas RAAS mempengaruhi 1,25 Dihydroxy vitamin D (Calcitriol), Fibroblast Growth Factor-23 melalui Angiotensin 2 dengan cara menghambat reseptor Angiotensin I (AT1) melalui Nicotinmide Adenine Dinucleotide Phosphate Oxidase (NADPH Oksidase) dan Stress Oxidativ. Beberapa penelitian menyimpulkan pemberian 1,25 Dihydroxyvitamin D (Calcitriol) mempunyai efek renoprotektif, anti inflamasi dan antiproteinuric dengan cara menghambat reseptor Angoitensin I (AT1) sehingga mengakibatkan menurunnya albuminuria. Tujuan Penelitian ini adalah untuk membuktikan pemberian 1,25 Dihydroxyvitamin D (Calcitriol) dapat menurunkan kadar Fibroblas Growth Factor-23 dan albuminuria pada pasien Penyakit Ginjal Kronik stadium V yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan randomisasi, subyek penelitian 30 orang, dibagi dalam dua kelompok sampel, kelompok plasebo 15 orang dan kelompok perlakuan 15 orang. Dalam perjalanan, kelompok placebo drop out 4 pasien karena keluarga pasien tidak menyetujui untuk melanjutkan penelitian dan satu lagi mengalami perburukan, sehingga jumlah sampel menjadi 26 orang, terbagi menjadi kelompok placebo sebanyak 11 orang yang diberi placebo dan kelompok perlakuan 15 orang diberi calcitriol 1x0,5 μg peroral selama 4 minggu. Karakteristik penelitian yang berupa variabel kualitatif, uji homogenitas dilakukan menggunakan uji Chi Square. Uji beda dua Rerata menggunakan uji t pada p0.005. Pada kelompok plasebo (n=11) ; Kadar Fibroblast Growth Factor-23 sebelum dan sesudah perlakuan (876,24±795,93 RU/mL vs 1235,69±791,71 RU/mL; p=0,059) dan Albuminuria (72,30±195,06 μg/ mg vs 320,14±208,90 μg/mg; p=0,001). Pada kelompok perlakuan (n=15); Kadar Fibroblast Growth Factor-23 sebelum dan sesudah perlakuan (1210,96±845,97 RU/mL vs 612,33±487,32 RU/mL; p=0,002) dan Albuminuria (206,63±327,25 μg/mg vs 192,89±316,00 μg/mg; p=0,001). Terdapat perbedaan yang bermakna pada selisih ratarata kadar Fibroblast Growth Factor-23 (Delta-FGF-23) sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok placebo vs kelompok perlakuan (-359,45±560,23 RU/mL vs 598,63±608,27 RU/mL; p=0,001) dan selisih rata-rata Albuminuria (Delta-albuminuria) sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok placebo vs kelompok perlakuan (-247,84±189,48 μg/mg vs 13,73±23,15μg/mg;p=0,001. Pemberian suplementasi 1,25 Dihydroxyvitamin D (calcitriol) menurunkan kadar FGF-23 albuminuria secara bermakna pada pasien penyakit ginjal kronik stadium V yang menjalani hemodialisisKata Kunci: Penyakit Ginjal Kronis Stadium V, 1,25 Dihydroxyvitamin D (Calcitriol), Fibroblast Growth Factor-23, Albuminuria
Co-Authors Abdul Basit Abiyajid Bustami Abul Ainin Hapis achmad sidiq syafi'i Adel Fiki Finanda Adeline Adeline adrian kurniawan Agung Pamungkas Agung Tyas Subekti Agus Sugianto Akmal Hidayat Amalia Restu Damayanti Anggit Pratiwi Anggrika Riyanti Anggun Nuraini Anisa Dwi Kartika Annida Fitria Ma'ruf Anton Yustiano Ari Probandari Arina Asrofulmawa Atiek Sri Purwati August Munar Augustinus Setiawan Bambang Agus Pramuka Bambang Karnaen P Bambang Purwanto Budiyanti Wiboworini Cici Wuni Cindy Amalia Rahmadan Cut Mutiawati Denny Widhiyanuriyawan Dian Nitami Quraisyin Diffah Hanim Dinda Nurul Sari Dita Wrisnijati Dona Primasari Dwi Atmoko Dwi Susilo Edison Sembiring Edy Victor Haryanto Sianturi Eka Prayitno Eko Wardoyo Elda Santika Elen Dwika Famela Elfira Maharani Elia Azizah Eni Endaryati Entianopa, Entianopa Erislan Erislan Erna Agustin Sukmandari Evelyne Septadilla Feri Nurjaya fita fatma pratama Fitri Rachmadhany Fitri Riyanti Fitriani Fitriani Fongnawati Budhijono Fongnawati Budhijono Gayus Sadarman Tafonao Gracia S Ugut Gustiana Mega Anggita H. H. Subakir Hanifudin Aminullah   Haqiqi, Faisal Harjono Harjono Heru Sunandar Hulu, Edison I Gede Wiwin Suyasa Iga Putri Wulandari Ikin Solihin Ilham Ilham Indriasari, Ika Intan Avlira Intan Herlina Irdha Yunianto Irene Indri Dewi Astuti Irshad Irtiza Husain Islah Islah Istirochah Pujiwati jek managerxot Jesica Saputri Julia Ulfa M Juwita Anggraini Khalista Febiyanti Kindi Muradi Lestari Maulana Lira Budi Utami Lukman Hakim Lukman Hakim Lukman Hakim Lutfi Afifah Mahayu Woro Lestari Mangku Purnomo Masidah Masidah Matin Matin Melani Indah Saputri Melda Yenni Meli Nurhidayah Melissa Melissa Mohammad Arif Ali, Mohammad Arif Mohammad Fadli Mohammad Sholeh Muhammad Erwin Ashari Haryono Muhammad Isya Muhammad Muhammad Muhammad Wildan Fardian Niken Fitria Maya Nirmala Putri Maharani Setiakusuma Novi Arafita Noviana Safitri Novianty Novianty Nur Aini Haqiqi Nur Siska Nurafni Eltivia Nurhidayati Nurhidayati Nurul Adhilah Busmah oktavia maulani Panji Riyadi Peppy Herawati Poppy Dian I.K Purnama, Rizki Purnomo Purnomo Purwanto Purwanto Putri Sahara Harahap Rahma Anindita Rahmi Nabilah Ramadhan Ramadhan Ratna Oktavia Ningrum Ray Octafian Rendra Orienta Renni Angraini Rezzy Eko Caraka Rianti, Winda Rika Rosnelly Rika Yayu Agustini Rilista Putri Amalia Rina Dewi Risda Sari Riska Novita ronald indra wahyudhi Rosmalia Rosmalia Royan Siagian Runi Asmaranto Sahri Sahri saniman saniman Sapta Eka Yanto Seli Oktaviana Setiono Setiono Sintia Shinta Dewi Siska Anggraeni Larasati Siti Aisyah Siti Asmaniyah Siti Asmaniyah Mardiyani Siti Baitul Mukarromah SITI MUSLIKAH Siti Rochanah Siti Rochanah   Sofyan M. Saleh Sony Heru Priyatno Suci Choirunisa Sudiyanto Sudiyanto Susi Soviana Sutrisno Sutrisno Suwito Suwito Swadia Gandhi Mahardika Taman Ginting, Taman Tantoro Harmono Tatang Surjana Taufik Nurhidayat TAUFIQ HIDAYAT Tejo Nugroho Tonny Hendratono Tri Suyud Tri Yuli Pramana Triyono Rakhmadi Upik Kesumawati Hadi Vike Mutiara Sani viki widiantoro Vina Raraswati Vivi Kumalasari Warigit Dri Atmoko Wisudanto Wisudanto Yudhi Andrian Yulanda Ansela Yulia Reviana Yuni Dame Ria Sinurat Yusfrini Desilva Asri Yusria Darma Yusuf Fuadi Zainal Arifin Hosein