Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LEBAR TUCK TERHADAP HASIL JADI SHELL TUCKS PADA BLUS Ilmiyah, Mazidatul; SUHARTINI, RATNA
Jurnal Online Tata Busana Vol. 8 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v8i3.29989

Abstract

Shell tucks adalah salah satu variasi bentuk tucking yang berupa lipatan sempit berbentuk lekukan-lekukan seperti deretan kerang. Shell tucks disebut juga scalloped tucks yang teknik pembuatannya dapat dilakukan dengan menggunakan mesin maupun dengan teknik hand stitched. Manipulating fabric shell tucks banyak ditemui pada bagian garis leher pakaian dalam anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil jadi shell tucks dengan lebar tuck 1cm, 1.25cm,dan 1.50cm, untuk mengetahui pengaruh lebar tuck terhadap hasil jadi shell tucks, serta untuk mengetahui hasil jadi shell tucks terbaik pada blus. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Data dikumpulkan menggunakan lembar instrumen observasi (check list). Kemudian diamati oleh 30 observer yang terdiri dari 3 orang ahli (dosen tata busana) dan 27 orang mahasiswa tata busana. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji ANOVA tunggal menggunakan bantuan program SPSS 20 dengan ? ? 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil jadi shell tucks dengan lebar tuck 1cm, 1.25cm, dan 1.50cm, ditinjau dari aspek bentuk lebar tuck 1cm dan 1.50cm dikategorikan baik. Sedangkan lebar tuck 1.25cm dikategorikan sangat baik. Dari aspek kestabilan lebar tuck 1cm dikategorikan baik, sedangkan lebar tuck 1.25cm dan 1.50cm dikategorikan sangat baik. Dari aspek kerapian lebar tuck 1cm dikategorikan baik, sedangkan lebar tuck 1.25cm dan 1.50cm dikategorikan sangat baik. (2) ada pengaruh yang signifikan lebar tuck 1cm, 1.25cm, dan 1.50cm terhadap hasil jadi shell tucks pada blus ditinjau dari aspek bentuk yakni memiliki taraf signifikan 0.003?0.05, aspek kestabilan memiliki taraf signifikan 0.000?0.05, dan aspek kerapian memiliki taraf signifikan 0.001?0.05. (3) Hasil jadi shell tucks terbaik pada blus ditinjau dari aspek bentuk, aspek kestabilan, dan aspek kerapian dibuktikan dengan nilai mean keseluruhan dari semua aspek hasil jadi shell tucks terbaik pada blus nampak pada penggunaan lebar tucks 1.25cm.Kata Kunci: lebar tuck, hasil jadi shell tucks, blus
PENGEMBANGAN MODUL PEMBUATAN KEMEJA SECARA INDUSTRI UNTUK SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TATA BUSANA DI SMK NEGERI 3 BLITAR TRIASARI, PIPIT; SUHARTINI, RATNA
Jurnal Online Tata Busana Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v9i1.31218

Abstract

PENGEMBANGAN DESAIN MOTIF BATIK KAWUNG DENGAN TEKNIK LASER CUTTING PADA CARDIGAN ATHUR ROFIAH, LULUK; SUHARTINI, RATNA
Jurnal Online Tata Busana Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v9i2.33719

Abstract

Potensi teknologi laser cutting bisa menjadi suatu alternatif yang menarik untuk diaplikasikan dalam pengembangan produk fashion masa kini. Motif Batik Kawung memiliki ciri khas geometris yang cocok digunakan dalam penerapan pengembangan dengan teknik laser cutting pada cardigan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) hasil jadi pengembangan desain motif Batik Kawung dengan teknik laser cutting pada cardigan, yang ditinjau dari 4 aspek meliputi; pengembangan desain motif Batik Kawung; pengembangan desain motif Batik Kawung pada cardigan; peletakan motif; dan hasil jadi laser cutting pada cardigan. 2) hasil jadi pengembangan desain motif Batik Kawung dengan teknik laser cutting pada cardigan yang paling baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau R&D (Research and Development,) dengan melakukan observasi hasil jadi, pengembangan desain motif Batik Kawung dengan teknik laser cutting pada cardigan, yang dilakukan oleh 30 observer diantaranya 5 panelis ahli yaitu dosen program studi Pendidikan Tata Busana dan 25 Mahasiswa program studi Pendidikan Tata Busana. Hasil pengolahan data tersebut dianalisis berdasarkan perhitungan rata-rata (mean) untuk mengetahui hasil desain yang paling baik. Hasil penelitian ini berupa 1) hasil jadi pengembangan desain motif Batik Kawung dengan teknik laser cutting pada cardigan yang ditinjau dari 4 aspek dengan hasil rata-rata dari aspek pengembangan desain motif Batik Kawung 3,57; aspek pengembangan desain motif Batik Kawung pada cardigan 3,80; aspek peletakan motif 3,70; dan aspek hasil jadi laser cutting pada cardigan 3,83. 2) hasil jadi pengembangan desain motif Batik Kawung dengan teknik laser cutting pada cardigan yang paling baik terdapat pada desain 8 dengan perolehan hasil mean 3,73 dimana termasuk kategori sangat baik. Kata Kunci : Pengembangan Desain, Motif Batik Kawung, Laser Cutting, Cardigan.
PENERAPAN VIDEO TUTORIAL MATERI BUSANA PENGANTIN BERBASIS WEBSITE NAILATUS SAADAH, LAILITA; SUHARTINI, RATNA
Jurnal Online Tata Busana Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v9i2.34516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kelayakan video tutorial (2) mendeskripsikan kelayakan website (3) mendeskripsikan kelayakan materi busana pengantin (4) mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan video tutorial materi busana pengantin berbasis website. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan lembar instrumen validitas media dan lembar angket respon siswa. Hasil penelitian berdasarkan validasi yang telah dilakukan menunjukkan kelayakan video tutorial di peroleh rata-rata persentase sebesar 92% dan masuk dalam kategori sangat layak, kelayakan video tutorial ini meliputi aspek bahasa 93% dan aspek tampilan 91%. Kelayakan website diperoleh rata-rata persentase sebesar 88% dan masuk dalam kategori sangat layak, kelayakan website ini meliputi aspek desain pembelajaran 85% dan aspek rekayasa perangkat lunak 91%. Kelayakan materi di peroleh persentase sebesar 90% dan masuk dalam kategori sangat layak. Respon siswa terhadap penerapan video tutorial materi busana pengantin berbasis website diperoleh persentase sebesar 90%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan video tutorial materi busana pengantin berbasis website dinyatakan valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: Video Tutorial, Website, Busana Pengantin
PEMANFAATAN TEKNOLOGI E-COMMERCE DALAM PEMASARAN KAIN PERCA SEBAGAI PRODUK KREATIF Arpila, Regigs; Suhartini, Ratna
Jurnal Online Tata Busana Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v9i2.35777

Abstract

Kemajuan teknologi membuka peluang, kesempatan dan tantangan bagi pemilik usaha, baik pada pemilik usaha. Salah satu jenis usaha kecil yang dapat menghasilkan sebuah produk ramah lingkungan adalah pemanfaatan limbah kain perca. Permasalahan yang ada sekarang adalah dengan melihat data Badan Pusat Statistik bahwa masih banyak sampah rumah tangga yang tidak di manfaatkan dengan baik, oleh sebab itu perlu adanya pengarahan dengan tujuan memberikan pemahaman pada masyarakat akan kebermanfaatan limbah, terutama limbah kain yang dapat di manfaatkan guna menambah penghasilan melalui teknologi E-commerce. Jenis Penelitian yang akan di gunakan adalah penelitian studi literasi tujuan penelitian sebagai berikut, (1) Mendeskripsikan pemanfaatan limbah kain perca sebagai produk kreatif, (2) Mendeskripsikan alternatif pemasaran produk kreatif limbah kain perca menggunakan teknologi E-commerce.. Hasil dari penelitian literasi ini dapat menjadi pedoman bagi masyarakat yang ingin melakukan kreativitas pemanfaatan kain perca menjadi sebuah produk tepat guna yang dapat diperjual belikan. Solusi yang cukup baik untuk mengubah limbah menjadi barang yang dapat menghasilkan keuntungan. Nilai jual terhadap perca kain dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan serta sistem pemasaran yang mudah dilakukan dengan kemajuan teknologi dan digital E-commerce.
DAMPAK FAST FASHION DAN PERAN DESAINER DALAM MENCIPTAKAN SUSTAINABLE FASHION Nidia, Chanifathin; Suhartini, Ratna
Jurnal Online Tata Busana Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v9i2.35921

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui konsep fast fashion dan hubungannya dengan global fashionindustri, (2) untuk mengetahui dampak lingkungan akibat berkembangnya industri fast fashion, dan (3) untukmengeksplorasi peran desainer dalam menciptakan sustainable fahion. Fast fashion adalah model bisnis yangmenawarkan pakaian yang murah dan trendi, hasil kolaborasi produsen, pemasok, dan konsumen, yangperputarannya sangat cepat berganti untuk memenuhi dan menguasai pasar mode. Sebuah penekanan padakecepatan, kuantitas, dan ukuran mendorong budaya konsumsi dan industri, sehingga akan terjadi masalahterhadap kesejahteraan manusia, terutama polusi dan praktek perdagangan yang tidak adil. Industri fast fashiontelah tumbuh lebih cepat dari industri fashion lainnya, sehingga mendorong disposibilitas yang lebih besar.Industri fashion menjadi penyumbang tekstil limbah yang berakhir di tempat pembuangan sampah, sementarabahan sintetis tidak dapat terurai. Desainer merupakan salah satu aktor dalam membuat produk fashion,sehingga perannya dalam menciptakan fashion yang sustainable sangat bermanfaat dalam ikut menyelamatkanplanet bumi. Konsep yang diusulkan penulis yang bisa menjadi alternatif dalam menciptakan fashion yangsustainable antara lain: ethical fahion, eco label, quality & durability, timeless desain, local & traditional,recycling & upcycling, zero waste & modular structures.
Efektifitas Model Pembelajaran Teaching Factory Dalam Meningkatkan Karakter Wirausaha Siswa SMK Rosyida, Ainur; Suhartini, Ratna
Jurnal Online Tata Busana Vol. 10 No. 02 (2021): Jurnal Online Tata Busana Juli 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v10i02.40448

Abstract

ANALISIS HIASAN BORDIR TIGA NEGARA DITINJAU DARI ASPEK DESAIN DAN TEKNIK Aidah, Luki Nur; Suhartini, Ratna
Jurnal Online Tata Busana Vol. 10 No. 3 (2021): Jurnal Online Tata Busana November 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v10i3.42977

Abstract

Ada beberapa negara yang menghasilkan produk bordir. Dengan desain dan teknik bordir yang beraneka ragam, tergantung pada karakteristik benda yang dihias. Dalam perkembangannya tiap negara berbeda-beda. Berdasarkan hal ini, maka peneliti ingin menganalisis tentang bordir di 3 (tiga) negara yaitu Indonesia, India dan Arab yang ditinjau dari segi desain dan teknik yang diterapkan sebagai hiasan bordir pada busana. Penelitian ini menggunakan metode SLR (systematic literature review), yaitu data yang diperoleh dari penelitian- penelitian yang sudah ada untuk dikompulasi, dianalisis dan disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desain bordir tiap negara mempunyai ciri khas dan arti yang berbeda- beda dilihat dari segi aspek desain, teknik pembuatan bordir. Hasil penelitian yang telah direview dan dianalisis yaitu 5 (enam) jurnal dari 3 (tiga) negara Indonesia, India, Arab Saudi menunjukkan desain karakteristik 3 (tiga) negara diantaranya desain bordir di indonesia menggunakan bentuk motif yang beragam seperti, motif flora 2 dimensi dan 3 dimensi yang menggunakan teknik esek, teknik kerancang, teknik PEW dll. sedangkan motif hias fauna yang menggambarkan alam menggunakan teknik loncat, blok dan teknik tutupan. Desain bordir di negara india menggunakan bentuk desain motif variasi, figur manusia, motif geometris flora dan fauna yang dikembangkan menjadi 40 desain, motif sudut dan motif abstrak yang menggunakan teknik menyulam tanpa menggunakan mesin seperti, teknik tusuk rantai, tusuk silang, tusuk tikamjejak, dan tusuk berjalan. Sedangkan desain bordir di negara arab saudi menggunakan bentuk desain motif yang lebih sederhana dan tradisonal seperti motif dekoratif dan geometris. Teknik yang digunakan teknik sulam yaitu berupa tusuk berjalan, motif, warna dan ukuran menyesuaikan kebutuhan dan selera masyarakat.
DESAIN UPCYCLE PAKAIAN BEKAS SEBAGAI FASHION BERKELANJUTAN Rosidah, Ainur; Suhartini, Ratna
Jurnal Online Tata Busana Vol. 10 No. 3 (2021): Jurnal Online Tata Busana November 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v10i3.43509

Abstract

ABSTRAK-Fashion diartikan gaya maupun mode dalam berpakaian yang disertai dnegan kelengkapan aksesoris yang trend dimasa dan tempat khusus. Desain busana yakni rancangan yang terwujud kedalam benda nyata maupun tindakan manusia, yang mampu dirasa, dilihat, didengar maupun diraba. Sustainable fashion yakni gerakan untuk mengurangi pengaruh yang muncul karena adanya industri fast fashion. Pakaian Bekas merupakan bahan buangan tidak terpakai dengan nilai guna rendah bagi masyarakat jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Pakaian bekas berasal dari beberapa proses, salah satunya berasal dari sisa produksi jahit maupun bekas penggunaan rumah tangga yang sudah tidak digunakan lagi. Upcycle yakni aktivitas melakukan perubahan terhadap barang bekas kedalam barang yang mempunyai nilai guna dengan melalui tahap pengolahan, dimana hal ini dimanfaatkan sebagai bentuk solusi dari busana yang out of date menjadi up to date. Tujuan penelitian ini yaitu untuk 1. Mendeskripsikan proporsi desain upcycle pakaian bekas sebagai fashion berkelanjutan. berkelanjutan meliputi (Warna, Centre of interest, keselarasan). 2. Mengetahui teknik upcycle pakaian bekas sebagai fashion berkelanjutan meliputi (menggabungkan, merubah model, dan menghias pakaian bekas). Penelitian ini menggunakan metode SLR (Systematic Literatur Review), studi literarur ini menjabarkan 3 tahap pada saat dilakukannya tinjauan sistematis ialah sebagai berikut: 1. Planning (menentukan pertanyaan penelitian), 2. Conducting (pemgumpulan data atau literatur), 3,Reporting (Hasil dan Pembahasan). metode ini untuk melakukan review / riset dari beberapa kumpulan artikel yang dikaji ulang untuk mendapatkan hasil kajian terkait dengan topik yang diteliti mengenai desain dan teknik upcycle pakaian bekas sebagai fashion berkelanjutan, kemudian dianalisis dan , hasil pada literatur ini mendeskripsikan 1. desain upcycle warna yang mampu memberikan peningkatan pada mutu desain, memberikan keindahan desain dissuaikan pada tujuan dan karakternya. Sebagaimana centre of interest atau pusat perhatian mengemukakan jika pada sebuah desain busana diwajibkan terdapat bagian yang lebih menarik, dan keselarasan dalam perpaduan nilai estetik dan kreatif. 2. Teknik upcycle pakaian bekas dengan cara (menggabungkan, merubah model, dan menghias pakaian bekas).
PENGARUH MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK TATA BUSANA Roezanda, Ananda Febiela; Suhartini, Ratna
Jurnal Online Tata Busana Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Online Tata Busana Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v11i1.45701

Abstract

Terdapat berbagai kendala pada saat proses pembelajaran berlangsung., Salah satunya adalah dikarenakan penggunaan media pembelajaran yang tidak mendukung sehingga menyebabkan hasil belajar pada siswa tidak maksimal. Media video pembelajaran adalah salah satu solusi untuk membantu menjelaskan materi kepada siswa. Penelitian ini perlu dilakukan agar menjadi referensi dan pertimbangan tersendiri bagi pelaksana pendidikan atau tenaga pengajar dalam menggunakan media video dalam menunjang pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi pengaruh penggunaan media video terhadap efektifitas hasil belajar siswa, (2) Mengidentifikais pengaruh penggunaan media video terhadap efektifitas aktivtas guru, (3) Mengidentifikasi pengaruh penggunaan media video terhadap efektitas aktivitas siswa. Artikel ini termasuk kedalam literature review. Critical appraisa adalah Metode pengumpulan data yang digunakanl. Pertama tama, dilakukan relevansi sumber berdasarkan dengan tahun penelitian dan topik pembahasan yang sesuai dengan artikel. Setelah itu dilakukan pengurutan data berdasarkan struktural yang sesuai dan dilakukan perbandingan terhadap data yang memiliki keterhubungan satu dengan yang lainnya. Tahapan yang dilakukan adalah membaca dan memahami artikel, menelaah kualitas artikel, dan menentukan nilai dan relevansi artikel. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa media video beperan dalam: (A) Meningkatkan hasil belajar siswa pada juruasn Tata Busana Siswa sehingga media video terbukti lebih efektif untuk digunakan. Hal tersebut dibuktikan dengan efektivitas rata-rata yang didapatkan yaitu sebesar 86,24% termasuk kedalam kategori efektivitas yang tinggi, (B) Meningkatkan aktivitas guru. Hal tersebut dibuktikan dengan didapatkannya nilai efektivitas rata-rata sebesar 95,55% dan tergolong kedalam kriteria yang sangat baik, (C) Meningkatkan aktivitas siswa, hal tersebut dibuktikandengan didapatkannya ekektivitas rata-rata sebesar 81% dari kesemua proses kegiatan belajar mengajar yang telah dilakukan sebelumnya. Proses tersebut diantaranya mencakup perencanaan, penyajian permasalahan, melakukan penjadwalan belajar, mengawasi proyek yang diberikan kepada siswa, dilakukan proses penilaian dan evaluasi, setelah itu kegiatan penutup pembelajaran.
Co-Authors Abdul Hafidz ADILLA HANNY, NITA Adinka Putril Laksmi Agung Wahono Aidah, Luki Nur Ainur Rosidah Ainur Rosyida ALFIYA NUR ASNI, HAJAR Alhabsyi, Chodijah Ali Hasbi Ramadani Anita Susanti Annisa', Nurin Arie Wardhono Arpila, Regigs ASRINING PURI, SEKAR ATHUR ROFIAH, LULUK Aurelia Yunita Permatasari AVANDRI, AHMAD Ayuni, Icha Riga Azaroh, Binti BASMALAZUWARA HASBI NABIL, EMHA Dadang Supriyatno Damayanti, Putri Dermawan, Dodik dharmayanti, ni made lia Dinda Ayu Dwi Puspita Dira Dwi Pramudita EKO HARIADI Ekohariadi Fadhilah, Silmy Ni'mah Febriani, Ditha Ananda HARYUNINDA DANARDEWI, ALDIA Heru Arizal Hilmi, Mohamad Alfin I Gusti Putu Asto Buditjahjanto Ilham Ilham Ilmiyah, Mazidatul INDAH PERMATASARI, LINTANG Indarti Indarti Indarti Indarti Inty Nahari Irma Russanti ISTIGHFARI, FIRDITA Izzalinta Tika Gunawan Joko Sulistyono, Nanang Kartika Sari, Almassda Rizky Kholifah Tasyakuranti, Mauliddina Kunjung Ashadi Kurniarum, Santi Lathifaturrohmah, Lathifaturrohmah Lilik Anifah lilis Sulandari Lutfiyah Hidayati Luthfiyah Nurlaela Marniati Marniati Maspiyah Maspiyah Mein Kharnolis MEIN KHARNOLIS Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Nabilah, Fiqrotun NAILATUS SAADAH, LAILITA Nidia, Chanifathin Norma Hamidah Nugroho, Yuli Sutoto Nur Hidayati, Imania NUR SHOLIHAH, UMI Nurhayati, Indiyah Patria, Asidigisianti Peppy Mayasari, Peppy Prasetyono, Puguh PUJI LESTARI Puput Wanarti Rusimamto Puput Wanarti Rusimamto PurnamaSari, Surya Indah Putri Malinda Putri, Jane Fitria Ananda Rachmawardani, Rizmaningrum Rahayu, Imami Arum Tri Rahmadian, Reza Ramadhani, Bima Yatna Naugerah Ramdhani, Rommy Mochamad Raya Sulistyowati Renaissance Pasa, Revsi Rijanti, Tri Rintowati, Ariani Roezanda, Ananda Febiela Rohmawati, Fira Zulia Rosa Maharani Rusanti, Irma Saadah, Ayu Ummatus Sakti, Arya Sari, Fadlilah Indira Shafira Putri Herdianti Sintya Riska Dewi Soeryanto Soeryanto Soeryanto Soeryanto Suciati Suciati Suparji Suparji Supartini, Titin Suprapto Suprapto Syafitriani, Ellyza Nuzul Tri Rijanto TRIASARI, PIPIT Urip Wahyuningsih Urip Wahyuningsih Wahdiana, Dian WAHONO, AGUNG WARJU WENI ROSDIANA Wina Rosmalia Dewi Wiyanto, Theodorus Wulansari, Sih Yuhri Inang Prihatina Yulistiana Yulistiana Yuniati, Mita