Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Usahatani Padi dengan Inovasi dan Optimalisasi Mikroorganisme Lokal (Studi Pada Desa Petiyintunggal Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik) Mutiara Novitaria Sipayung; Fitria Dina Riana
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.768 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2017.001.01.2

Abstract

Padi (Oryza Sativa) merupakan salah satu komoditas pangan yang paling penting di Indonesia. Namun jumlah hasil produksi masih belum dapat mencukupi permintaan yang ada. Potensi pertanian di Desa Petiyintunggal yaitu tanaman padi, jagung, kacang hijau, dan beberapa jenis tanaman hortikultura. Sistem tanam padi yang digunakan oleh petani padi di Desa Petiyintunggal kebanyakan masih mengunakan sistem budidaya padi secara konvensional, sehingga input yang digunakan dalam proses budidaya masih banyak sehingga biaya yang dikeluarkan juga banyak Tujuan penelitian ini adalah: (1) menggambarkan perbedaan teknologi yang digunakan petani usahatani padi menggunakan mikroorganisme lokal dengan petani yang tidak menggunakan mikroorganisme lokal di Desa Petiyintunggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik; dan (2) Menganalisis jumlah produksi, besar biaya yang dikeluarkan, penerimaan, dan pendapatan petani usahatani padi yang menggunakan mikroorganisme lokal dan petani yang tidak menggunakan mikroorganisme lokal di Desa Petiyintunggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.  Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis usahatani. Hasil penelitian di Desa Petiyintunggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik diperoleh sebagai berikut: (1) Kegiatan usahatani yang dilakukan di di Desa Petiyintunggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik dimulai pada November 2015 hingga Maret 2016. Tujuan penggunaan mikroorganisme lokal pada usahatani padi sawah adalah mengoptimalkan sumber daya alam yang ada untuk menjaga kesetabilan ekosistem dan menuju pertanian yang berkelanjutan. (2) Penggunaan mikroorganisme lokal dalam usahatani padi sawah memberikan perbedaan pendapatan yang signifikan dengan petani yang tidak menggunakan mikroorganisme lokal yaitu dengan selisih pendapatan sebesar Rp 4.550.504,-. Pendapatan petani yang menggunakan mikroorganisme lokal lebih tinggi di bandingkan dengan petani yang tidak menggunakan mikroorganisme lokal.Kata kunci: Mikroorganisme Lokal, konvensional, biaya, penerimaan, pendapatan.
Analysis, behavior, and market performance of sweet corn (Zea mays L. sacharata) certified structure in Leban Hamlet, Tawangargo Village, Karangploso Sub-District, Malang District Novita Kartika Kusuma Wardani; Budi Setiawan; Abdul Wahib Muhaimin; Fitria Dina Riana; Dina Novia Priminingtyas

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1171.116 KB) | DOI: 10.35891/agx.v13i1.2905

Abstract

Introduction: Tawangargo Village, Karangploso District, Malang Regency is the largest sweet corn producing region in Karangploso District with a business base on developing vegetables that lead to special environmentally friendly products in Leban Hamlet. Quality assurance for fresh food with excellent certification requirements. The resulting product is safe for consumption or safe for pesticides. Sweet corn marketing system helps marketing institutions related to farmers in accessing consumers, making the price of sweet corn at the farm level with the price of corn accessed by different consumers. This research tries to analyze the market structure, study the market and improve the sweet corn market in Leban Hamlet, Tawangargo Village. Method: The basic method of research is analytical descriptive. Determining the location of research carried out intentionally or intentionally. Farmer sampling method using census method, with a total sample of 9 respondents. The sampling method used by traders uses the snowball sampling method with the number of broker 1 respondent and 1 respondent village collector. Data were analyzed by SCP (Structure, conduct, and performance) methods. Results: The results showed the structure of the sweet corn market in Leban Hamlet, Tawangargo Village has a tendency in imperfectly competitive markets namely the oligopsonistic market. This structure is completed inefficient markets. Market behavior discusses the marketing activities of sweet corn in Leban Hamlet. While the market performance (market performance) is 50%. Conclusion: This shows that the marketing of sweet corn in Leban Hamlet is included in the efficient category.
PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI APLIKASI MANAJEMEN DESIGN PRODUCT PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR Heptari Elita Dewi; Anisa Aprilia; Imaniar Ilmi Pariasa; Andrean Eka Hardana; Novi Haryati; Effy Yuswita; Djoko Koestiono; Rachman Hartono; Fitria Dina Riana; Silvana Maulidah; Dwi Laila Maulida
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.461 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8034

Abstract

Abstrak: Setiap tahun, limbah yang dihasilkan oleh rumah tangga semakin meningkat. Limbah ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pupuk organik. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain: (1) meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengolahan dan manfaat pupuk organik cair melalui kegiatan webinar; (2) meningkatkan kemampuan mitra melalui aplikasi manajemen design product pengolahan limbah jeruk menjadi pupuk organik cair; dan (3) meningkatkan produktivitas mitra melalui pengolahan limbah jeruk menjadi pupuk organik cair. Mitra dari kegiatan ini adalah Komunitas Puri Hijau Royo Royo Kelurahan Arjowinangun Kota Malang. Metode pengabdian meliputi persiapan, sosialisasi, tahap pelatihan awal melalui webinar, dan tahap pelatihan pembuatan pupuk organik dan design product. Hasil dari post test webinar, lebih dari 90% peserta menjawab pertanyaan dengan benar, yang menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pengelolaan limbah. Hasil dari pelatihan pembuatan pupuk organik adalah mitra dapat memproduksi pupuk organik cair secara mandiri.Abstract: Every year, waste produced by households is increasing. This waste can be used as an alternative organic fertilizer. The objectives of the community service program include: (1) increasing community understanding of processing and benefits of liquid organic fertilizer through webinar activities; (2) improve the ability of partners through the application of design product management by processing orange waste into liquid organic fertilizer; and (3) increase the productivity of partners through processing orange waste into liquid organic fertilizer. The partner of this program is Komunitas Puri Hijau Royo Royo, Arjowinangun Village, Malang. The method of service community includes preparation, socialization, initial training through webinar, and training of making organic fertilizer and design product. The results of the webinar' post-test show more than 90% of participants answered questions correctly, which showed an increase in participants' understanding of waste management. The result of training in making organic fertilizer is partners can produce liquid organic fertilizer independently.
THE INFLUENCE OF STORE ATMOSPHERE ON REVISIT INTENTION AT SHOPPING TOURISM Dwi Febrianty Nabila; Budi Setiawan; Fitria Dina Riana
Agricultural Socio-Economics Journal Vol. 21 No. 4 (2021): OCTOBER
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agrise.2020.021.4.6

Abstract

The tourism sector in Indonesia is growing rapidly, so the level of competition is getting higher. Shopping tourism is as one of the industries that is able to attract tourists must innovate considering the products that are sold are the same and the storeping behavior of tourists is different. This study used SEM-PLS analysis and was conducted on 110 respondents who visited Shopping Tourism in Batu city. The results showed that a well-designed store atmosphere can stimulate positive emotions of tourists, provide comfort when shopping so as to create a memorable experience, and make tourists intend to visit again in the future. This study, not only provides recommendations for creating the right store atmosphere for retailers, but also provides information on understanding the storeping behavior of tourists.
DAMPAK IMPOR KENTANG TERHADAP PASAR KENTANG DI INDONESIA Fendik Andriyanto; Budi Setiawan; Fitria Dina Riana
HABITAT Vol. 24 No. 1 (2013)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150 KB)

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah menganalisis (1) Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan, produksi maupun harga kentang di Indonesia (2) Bagaimana dampak impor kentang terhadap permintaan, produksi, dan harga kentang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series dan dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Model disusun dengan persamaan simultan dan dianalisis menggunakan metode 2SLS (Two Stage Least Square).  Permintaan kentang dari tahun ke tahun menunjukan peningkatan. Banyaknya konsumsi permintaan kentang sebagai konsumsi sayur, olahan kentang beku, kentang untuk industri maupun kentang sebagai bahan untuk mendapatkan karbohidrat pengganti beras. Karena permintaan kentang yang begitu tinggi dengan tidak diimbangi oleh produksi kentang yang mencukupi permintaan tersebut, pemerintah berupaya dengan impor kentang ke indonesia. Namun upaya kentang impor tersebut membuat petani kentang di Indonesia menjadi rugi karena harga kentang impor merusak harga kentang lokal. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap permintaan kentang di Indonesia adalah jumlah populasi penduduk Indonesia dan pendapatan penduduk. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi kentang di Indonesia adalah luas areal, volume kentang impor, kurs asing dan produktivitas. faktor-faktor yang berpengaruh terhadap harga kentang di Indonesia adalah harga benih kentang dan pendapatan penduduk. Sedangkan Harga kentang impor tidak berpengaruh terhadap dampak impor kentang di Indonesia. Jumlah kentang impor berpengaruh terhadap produksi kentang di Indonesia. dan harga kentang impor tidak berpengaruh terhadap harga kentang di Indonesia.Kata kunci : Permintaan, Produksi, Harga
Strategi Pemasaran Melalui Celebrity Endorsement dan Ewom serta Pengaruhnya terhadap Keputusan Pembelian Produk Healthy Food Yellow Fit Kitchen Kristoforus Farian Waringga; Djoko Koestiono; Fitria Dina Riana
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.11

Abstract

Makanan sehat merupakan lini bisnis yang akhir-akhir ini sedang berkembang dan diminati masyarakat. Peluang muncul akibat adanya perubahan pola hidup untuk mengonsumsi makanan sehat. Persaingan muncul sebagai tantangan bagi bisnis makanan sehat. Pebisnis juga perlu mengenalan produk untuk mengubah persepsi masyarakat tentang healthy food melalui pemasaran yang efektif dan efisien. Celebrity endorsement dan ewom menjadi metode efektif dalam pemasaran digital saat ini untuk menjangkau pasar dan mempengaruhi persepsi konsumen. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menguji pengaruh celebrity endorsement dan ewom terhadap keputusan pembelian melalui variabel product knowledge, consumer psychology, dan brand image. Penelitian ini menggunakan 72 responden  yang tersebar di seluruh Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan SEM-PLS untuk menguji pengaruh antar variabel dengan software WarpPLS. Hasil menunjukkan bawah celebrity endorsement dan ewom berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keputusan pembelian melalui variabel product knowledge, consumer psychology, dan brand image. Berkaitan dengan itu, pemilik bisnis makanan sehat dapat menggiring persepsi konsumen dalam keputusan pembelian dengan metode celebrity endorsement dan mengontrol ewom karena pemesaran ini mampu menjangkau berbagai macam konsumen serta banyaknya perputaran informasi terkait ulasan dan rekomendasi produk dari berbagai macam konsumen di platform digital.
Analisis Ketahanan Pelaku Usaha Pada Kafe Di Kota Malang Saat Pandemi Covid-19 Mirza Ramadhani; Effy Yuswita; Fitria Dina Riana
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.01.34

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis melihat faktor yang berhubungan pada pelaku usaha kafe dalam bertahan dan menyusun strategi dengan pembanding sebelum dan saat pandemi. Lokasi penelitian dilakukan di kafe di Kota Malang. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Metode penentuan narasumber yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 pelaku usaha kafe. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner online dan dokumentasi arsip. Untuk metode analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis kuantitatif berupa analisis persamaan struktural (SEM) menggunakan WarpPLS. Analisis deskriptif statistik digunakan untuk menggambarkan dampak pandemi Covid-19 terhadap tingkat ketahanan pelaku usaha kafe di Kota Malang. Sedangkan analisis kuantitatif berupa analisis model pengukuran SEM. Hasil penelitian yang didapatkan adalah adanya penurunan pada tingkat ketahanan wirausaha sebelum ke saat pandemi Covid-19, kemudian entrepreneurial bricolage, entrepreneurial capabilities, dukungan sosial dan kebijakan pemangku kepentingan berpengaruh positif dan signifikan terhadap entrepreneurial resilience.
DEVELOPING STRATEGIES OF AGROTOURISM X Ajeng Uswatun Hasanah; Fitria Dina Riana; Deny Meitasari
Agricultural Socio-Economics Journal Vol. 23 No. 1 (2023): JANUARY
Publisher : Socio-Economics/Agribusiness Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.agrise.2023.023.1.12

Abstract

Agrotourism is a series of tourism activities related to optimizing the potential of agriculture as a tourist attraction. The development of agrotourism can be done with resources, increasing the income of farmers or local communities, and choice preposition. Currently, agrotourism is widely spread in various regions, one of which is Agrotourism X. As a new business unit, Agrotourism X experienced various obstacles including a less strategic business location, facilities, infrastructure that agreement not maximized, limited agrotourism area, capital sourced from personal funds, and choice activities carried out were still not optimal. This study uses descriptive statistical analysis. The criteria for respondents in this study were tourists who had visited Agrotourism X and consumed the product at least once. The data collection technique was carried out by interviewing as well as using a questionnaire with an online questionnaire instrument via Google Form. Processing of research data is carried out using SWOT analysis and QSPM (Quantitative Strategy Planning Matrix). The priority that can be applied based on the QSPM analysis to be implemented is product development. This strategy has the highest TAS value among other alternative strategies, which is 7.5 based on developing product or second strategy.
Peningkatan Kapabilitas, Dayasaing Dan Teknologi Produksi Kopi Wine Sebagai Produk Unggulan Penyangga Meru Betiri Di Desa Kebonrejo Kec. Kalibaru, Banyuwangi Wenny Bekti Sunarharum; Siti Asmaul Mustaniroh; Fitria Dina Riana; Devi Farah Azizah
Journal of Innovation and Applied Technology Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiat.2023.009.01.15

Abstract

Kelompok Kopi “Maharadja Kalibaroe” dan Kelompok Kopi “Makmur Jaya” berlokasi di Desa Kebonrejo, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi yang merupakan salah satu desa penyangga Taman Nasional Meru Betiri (TNMB). Tujuan kegiatan Doktor Mengabdi (DM) adalah meningkatan kemampuan dan efisiensi proses produksi kopi wine dengan implementasi alih teknologi tepat guna serta penguatan manajemen kelembagaan. Metode kegiatan yang dilakukan adalah brainstorming dan FGD, bimtek dan pendampingan, fasilitasi dan diseminasi alih teknologi produksi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan diantaranya diskusi solusi dan strategi bersama, memberikan inovasi resep produksi kopi dan desain label kemasan, pengelolaan usaha, penyampaian standar GMP dan penyusunan SOP, serta transfer teknologi produksi. Secara umum, kegiatan berjalan lancar dan telah memberikan dampak positif pada mitra kelompok kopi.
IBU PINTAR, LINGKUNGAN SEHAT: EDUKASI DAN PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH DOMESTIK GUNA MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP Imaniar Ilmi Pariasa; Djoko Koestiono; Effy Yuswita; Rachman Hartono; Fitria Dina Riana; Silvana Maulidah; Novi Haryati; Arif Yustian Maulana Noor; Anisa Aprilia; Heptari Elita Dewi; Andrean Eka Hardana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13724

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain: (1) menambah dan meningkatkan pemahaman masyarakat, yakni Ibu rumah tangga mengenai penanganan limbah domestik dan daur ulang sampah; dan (2) memberikan pelatihan pengolahan limbah rumah tangga menjadi komposter yang bermanfaat bagi sekitar. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Komunitas Bank Sampah Rumah Unik Kota Batu yang telah memiliki pengalaman peran aktif sebagai pelaku dan penggiat pengolahan sampah yang sehat dan bermanfaat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota dan perangkat desa, sehingga melibatkan unsur dosen, tenaga Pendidikan, mahasiswa dan juga masyarakat dengan jumlah peserta 23 orang.Rangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi persiapan usulan, koordinasi, tahap pelatihan dan pelaporan kegiatan. Luaran pengabdian masyarakat yang dimaksud telah sesuai dengan harapan, dimana terdapat peningkatan hamper di seluruh aspek indikator. Bahkan Sebagian besar dari peserta pelatihan bersedia berbagi informasi mengenai penanganan sampah domestik kepada.Abstract: The objectives of this community service activity include: (1) increasing and increasing community understanding, namely housewives regarding handling domestic waste and recycling waste; and (2) providing training on processing household waste into composters that are beneficial to the surroundings. This activity also collaborates with the Unique Rumah Garbage Bank Community in Batu City, which has experience playing an active role as an actor and activist for healthy and useful waste management. This activity was attended by all members and village officials, thus involving elements of lecturers, education staff, students and also the community with a total of 23 participants. The series of activities carried out included proposal preparation, coordination, training stages and activity reporting. The intended output of community service is in accordance with expectations, where there is an increase in almost all aspects of the indicators. In fact, most of the training participants were willing to share information about handling domestic waste with them.
Co-Authors Abdul Wahib Muhaimin Abdul Wahib Muhaimin Abdul Wahib Muhaimin Afifah, Triwinda Nur Ahmad Yusuf Ajeng Uswatun Hasanah Ajeng Uswatun Hasanah Alia Fibrianingtyas Andrean Eka Hardana Andrean Eka Hardana Andri Prastiwi Anisa Aprilia Anisa Aprilia Aprilliza Naura Arif Yustian Maulana Noor ARINDA EMILIA PUTRI Atma Gunawan Aulia, Syifa Az Zahra, Wara' Geffa Betty Nur Indah Sari Budi Setiawan Budi Setiawan Budi Setiawan Budi Setiawan Budi Setiawan Budi Setiawan Budi Setiawan Deana Aulia Juvitasari Deny Meitasari Destyana Ellingga Pratiwi Devi Farah Azizah Dina Novia Priminingtyas Djoko Koestiono Djoko Koestiono Djoko Koestiono Djoko Koestiono Dwi Febrianty Nabila Dwi Laila Maulida Dwi Laila Maulida Dwi Retno Andriani Edi Dwi Cahyono EFFY YUSWITA EFFY YUSWITA Ema P. Yunita Ernita Dian Puspasari Febdya Nur Wahyu Nandita Febriana, Riska Ayu Fendik Andriyanto Frisca Sari Suhendra Hardana, Andrean Eka Hartati Wahyuningtyas, Agustina Shinta Heptari Elita Dewi Heru Santoso Hery Toiba Ika Puspitasari Ikbal Hardiyanto Illahi, Rhochmad Wahyu Imaniar Ilmi Pariasa Istikhomah Jannah, Lu'lu'ul Jihad, Fajri Dhaniar Mohammad Juvitasari, Deana Aulia Karunia, Karunia Khusnaini, Hijriyatul Kristoforus Farian Waringga Kristoforus Farian Waringga Kurniawan, Muhammad Alivio Devananda Adinegara Kurniawan, Zeki Laeli Ana Slavia Pratiwi Likin Ruhkmauddin Lutfia Febri Maharani Pertiwi Koentjoro Mirna Gitayatna Muhamad Zainudin Muhammad Lukman Nulhakim Muhammad Salman Hanan Fadlillah Mutiara Novitaria Sipayung Noor, Arif Yustian Maulana Novi Haryati Novi Haryati Novita Kartika Kusuma Wardani Nugroho, Tri Wahyu Nuhfil Hanani Nurwijayanti Parlindungan, Soaniton David Stefanus Puteri, Alya Salsabila Putri, Della Aprilia Danaparamita Putri, Saskia Noverina Andika Rachman Hartono Rachman Hartono Rahman, Moh. Shadiqur Ramadhani, Mirza Rini Mutisari Rini Yulianingsih Riyanti Isaskar Romadhoni, Lia Fadlilati Rosihan Asmara Rossi Primalia Safitri Sari, Betty Nur Indah Sa’adah, Siti Lailatus Silvana Maulidah Silvana Maulidah Sinurat, Moses Siswahyudianto Siti Asmaul Mustaniroh Sujarwo Sujarwo Syafrial Syarif, Hilmi Dzakwan Tri Wahyu Nugroho Usda Kristina Tassariya Usmanisa, Maslikhatur Rodiyah Sita Wenny Bekti Sunarharum Wiwit Widyawati Yusti Mauriska Choirunnisa Yuswita, Effy