Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Keuangan dan Pemasaran Usaha Budidaya Lebah Trigona dalam Mendukung Ekonomi Rumah Tangga di Desa Sedau Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat M. Yusuf; Muhammad Nursan; Amiruddin; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Amry Rakhman
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i1.133

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilaan peternak lebah trigona tentang manajemen keuangan, pembukuan usaha budidaya lebah trigona; (2) Menunjukkan kepada peternak lebah trigona tentang teknik manajemen pemasaran; dan (3) Menjalin hubungan antara perguruan tinggi, khususnya Fakultas Pertanian, Universitas Mataram dengan Masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode pengembangan masyarakat (community development) yang menekankan pembelajaran orang dewasa, dengan melibatkan 10 orang anggota kelompok sasaran. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa: (1) Secara umum pelaksanaan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan lancar yang ditunjukkan dengan adanya partisipasi aktif dari kelompok sasaran serta ipteks yang ditawarkan dapat diterima oleh kelompok sasaran; (2) Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta terutama yang berkaitan dengan: (a) aspek manajemen keuangan dan pembukuan, serta pemasaran madu trigona; dan (b) kemampuan manajemen kelompok, khusunya peternak lebah dalam upaya memanfaatkan potensi yang ada; (3) Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini juga telah ikut mendorong semakin intensifnya komunikasi timbal balik antara perguruan tinggi dalam hal ini Fakultas Pertanian, UNRAM dengan masyarakat, khusunya peternak lebah di Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.
Peningkatan Kemampuan Pemasaran Produk Olahan Ubi Ungu dengan Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produksi Eka Nurminda Dewi Mandalika; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Rifani Nur Sindy Setiawan; Sharfina Nabilah; Ni Made Wirastika Sari
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.218

Abstract

Peningkatan pemasaran suatu produk harus dibarengi dengan kemampuan produsen untuk menghitung harga pokok produksi (HPP) dari produk yang dibuat. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Mandiri dalam menentukan HPP sebagai dasar penetapan harga jual produk olahan ubi ungu. Selama ini, kelompok mitra masih menghadapi kendala dalam menentukan harga jual karena belum melakukan perhitungan harga pokok produksi secara sistematis, melainkan hanya berdasarkan perkiraan. Metode kegiatan meliputi pre-test, penyuluhan, pelatihan, serta evaluasi melalui post-test. Peserta diberikan pemahaman tentang konsep HPP, komponen biaya, dan penerapan perhitungan HPP menggunakan contoh produk bolu kukus ubi ungu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 76% berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Peserta mampu memahami konsep harga pokok produksi, menghitung harga pokok produksi produk, serta menyadari manfaat HPP dalam mendukung pemasaran produk. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan anggota KWT dapat menentukan harga jual produk secara lebih tepat, meningkatkan keuntungan, serta memperkuat daya saing produk olahan ubi ungu di pasaran.
Diversifikasi Produk Olahan Ubi Ungu dan Pelatihan Teknik Foto Produk sebagai Penunjang Kegiatan Pemasaran secara Digital Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Eka Nurminda Dewi Mandalika; Fadli; Shelly Sylvia Agustina; Muhammad Nursan
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.229

Abstract

Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi sector yang strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Melalui pemberdayaan masyarakat dan sumber daya lokal dapat menjadi peluang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Mandiri di Desa Batu Mekar Kecamatan Lingsar merupakan salah satu KWT yang aktif dalam upaya peningkatan kapasitas anggotanya melalui kegiatan pengolahan. Namun kegiatan pengolahan belum terfokus pada sumber daya yang banyak terdapat pada daerah tersebut. Komoditas ubi ungu merupakan salah satu sumber daya pertanian yang melimpah dilokasi tersebut, namun belum dimanfaatkan untuk pengolahan oleh masyarakatnya, sehingga pendapatan yang dihasilkan belum didapatkan dengan maksimal. Selain itu, anggota KWT juga belum memiliki keterampilan dalam membuat foto produk yang baik untuk menunjang kegiatan pemasaran secara digital. Oleh karena itu, tim pengabdian membuat kegiatan pelatihan pengolahan ubi ungu menjadi brownies dan pelatihan teknik foto produk yang menarik. Kegiatan ini dilakukan melalui 3 tahapan, yaitu: persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan monitoring. Metode yang diagunakan adalah metode demontrasi. Jumlah peserta sebanyak 24 orang. Berdasarkan hasil kegiatan, peserta menilai kegiatan ini secara umum tergolong sangat baik dan bermanfaat bagi para peserta. Kegiatan pelatihan pengolahan ubi ungu dapat meningkatkan kreativitas anggota KWT Maju Mandiri. Olahan ini tidak hanya dijadikan sebagai bahan cemilan untuk konsumsi pribadi, namun juga dijual untuk dapat meningkatkan penghasilan. Selain itu, pelatihan teknik foto produk dapat menjadi bekal keterampilan bagi peserta untuk menghasilkan foto produk yang menarik, tidak hanya untuk produk brownies namun juga produk-produk lainnya yang diproduksi oleh para peserta. Keterampilan ini sangat baik untuk menunjang kegiatan pemasaran secara online.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA LOBSTER BERKELANJUTAN DI KAWASAN TELONG ELONG KABUPATEN LOMBOK TIMUR Nursan, Muhammad; Supriastuti, Eko; Utama FR, Aeko Fria; Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1458

Abstract

Kawasan Telong Elong Kabupaten Lombok Timur merupakan kawasan sentra budidaya lobster di Provinsi NTB, meskipun demikian usaha budidaya pembesaran lobster di Kabupaten Lombok Timur saat ini masih memiliki beberapa permasalahan yang perlu diatasi dalam rangka membantu pembudidaya mengembangkan usahanya. Pembudidaya masih dihadapkan pada permasalahan teknologi, permodalan, dan pakan yang masih terbatas dan kurang berkualitas. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengidentifikasi faktor internal dan ekternal; dan 2) merumuskan strategi pengembangan usaha budidaya lobster berkelnjutan di Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif (mixed method). Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode survei melalui wawancara terstruktur terhadap 60 orang yang diambil secara purposive sampling. Analisis data penelitian yang dikumpulkan menggunakan analisis SWOT. Hasil menunjukkan bahwa strategi utama pengembangan budidaya lobster di Kawasan Telong Elong Kabupaten Lombok Timur adalah Strategi WO (Weakness–Oppurtunies) yaitu strategi yang mampu meminimalkan kelemahan yang ada untuk meraih peluang pengembangan usaha budidaya lobster di Kawasan Telong Elong Kabupaten Lombok Timur. Strategi tersebut meliputi peningkatkan produktivitas usaha budidaya lobster melalui peningkatan kualitas pakan, insfrastruktur dan teknologi budidaya lobster berkelanjutan dan peningkatkan penyuluhan dan pelatihan manajemen usaha budidaya lobster berkelanjutan dan pembuatan pakan berkualitas.
Dari Ubi ke Bolu : Sosialisasi Pengolahan Ubi Ungu menjadi Bolu Kukus sebagai Strategi Peningkatan Nilai Tambah dan Pendapatan Rumah Tangga pada Kelompok Tani Pade Girang. Ainun Jamil, Farah; Rifani Nur Sindy Setiawan; Eka Nurminda Dewi Mandalika; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Shelly Sylvia Agustina
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13688

Abstract

This community service activity aims to increase the understanding of the Pade Girang Farmers Group about the importance of product innovation in agriculture to improve added value and family income. The socialization was held on July 4, 2025, in Landah Village, Praya Timur District, using three main stages: preparation, socialization, and monitoring and evaluation. The preparation stage included field observation and the development of materials based on the needs of the farmers. During the socialization stage, participants received information about the economic potential of processing purple sweet potatoes into steamed sponge cake, supported by visual examples and interactive discussions. The evaluation stage was carried out through questions and group reflection to understand participants’ comprehension and responses. The results showed that participants gained new knowledge about processing agricultural products into higher-value items and showed interest in developing similar products in the future. This activity became an initial step in building awareness, motivation, and innovative thinking among the farmers in managing local potential more productively.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA UDANG VANAME DI KECAMATAN BAYAN, KABUPATEN LOMBOK UTARA. Agustina, Shelly Sylvia; Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i3.1522

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi penyumbang terbesar produksi udang nasional berkat potensi lahan luas, meskipun baru sebagian kecil yang dimanfaatkan secara optimal. Permintaan pasar yang meningkat, ketersediaan lahan potensial, serta kontribusi sektor budidaya terhadap perekonomian daerah menjadi dasar perlunya evaluasi kelayakan usaha yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha budidaya udang vaname di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, sebagai salah satu sentra produksi udang di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 31 pembudidaya. Analisis data meliputi perhitungan biaya tetap, biaya variabel, total biaya, total penerimaan, pendapatan, serta analisis kelayakan usaha yang terdiri atas R/C Ratio, B/C Ratio, dan BEP harga maupun unit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi sebesar Rp14.394.905 per tahun dengan rata-rata total penerimaan sebesar Rp28.459.274 sehingga menghasilkan rata-rata pendapatan bersih sebesar Rp14.064.369 per tahun. Nilai B/C Ratio yang diperoleh sebesar 2 dan nilai R/C Ratio sebesar 1. Nilai BEP unit sebesar 296 kg dan BEP harga sebesar Rp24.624/kg. Secara keseluruhan, budidaya udang vaname di Kecamatan Bayan layak dijalankan, namun peningkatan efisiensi teknis dan manajerial tetap diperlukan untuk memperkuat keberlanjutan usaha.
Analisis Komparasi Produksi, Pendapatan dan Efisiensi Usahatani Semangka Musim Tanam I & Musim Tanam II di Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa Fibriyani, Eka; Siddik, Muhamad; Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sct88a21

Abstract

Usahatani semangka merupakan komoditas hortikultura yang berperan penting dalam meningkatkan pendapatan petani di Kecamatan Lape. Petani rata-rata menanam semangka setelah menanam padi dua kali dalam setahun, yaitu pada musim tanam kemarau I dan musim tanam kemarau II. Perbedaan kondisi iklim dan serangan hama antar musim tanam sering menyebabkan ketimpangan produksi yang berdampak pada fluktuasi pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan produksi, pendapatan, serta efisiensi usahatani semangka pada kedua musim tanam tersebut. Penelitian dilakukan di Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa dengan mengambil dua desa sampel, yaitu Desa Lape dan Desa Labuan Kuris yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan produksi semangka terbanyak. Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif terhadap 34 petani semangka yang dipilih secara  proportional random sampling. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif  melalui perhitungan produksi, pendapatan, efisiensi usahatani; kemudian diuji secara statistik dengan uji t untuk membandingkan kedua musim di atas. Hasil analisis menunjukkan bahwa produksi, pendapatan dan efisiensi usahatani semangka pada musim tanam kemarau I lebih tinggi dan berbeda siginifikan dengan musim tanam kemarau II. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja usahatani semangka pada musim tanam kemarau I di Kecapatan Lape lebih baik  dibandingkan musim tanam kemarau II. Comparative Analysis of Production, Income and Efficiency of Watermelon Farming During Dry Season I and II in Lape District Sumbawa Regency Abstract Watermelon farming is a horticultural commodity that plays an important role in increasing farmer income in Lape District. Farmers generally plant watermelon after planting rice twice a year, namely in the first dry planting season and the second dry planting season. Differences in climate conditions and pest attacks between planting seasons often cause production imbalances that impact farmer income fluctuations. This study aims to analyze and compare watermelon production, income, and farming efficiency in the two planting seasons. The study was conducted in Lape District, Sumbawa Regency, by selecting two sample villages, namely Lape Village and Labuan Kuris Village, which were selected by purposive sampling based on the highest watermelon production. The study used a comparative descriptive method with a quantitative approach to 34 watermelon farmers selected by proportional random sampling. Data were analyzed descriptively quantitatively through calculations of production, income, and farming efficiency; then tested statistically with a t-test to compare the two seasons above. The results of the analysis showed that watermelon production, income, and farming efficiency in the first dry planting season were higher and significantly different from those in the second dry planting season. This finding confirms that the performance of watermelon farming in the first dry planting season in Lape District was better than in the second dry planting season.