p-Index From 2021 - 2026
12.399
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Keperawatan Sriwijaya BAGIMU NEGERI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Keperawatan Padjadjaran Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Dikdaya Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Seminar Nasional Keperawatan Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Ners Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Borneo Holistic Health Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian UNDIKMA Caring : Indonesian Journal of Nursing Science MEDIC MEdical Dedication Jurnal Kesehatan Tambusai International Journal of Community Service Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih GENIUS JOURNAL (General Nursing Science Journal) Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Keperawatan Universitas Jambi DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Riset Informasi Kesehatan JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Bharasumba Jurnal Multidispliner Jurnal Multidisipliner Kapalamada Jurnal Pelita Sriwijaya Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurusan Keperawatan Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Jurnal Keperawatan Universitas Jambi Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Fatigue dengan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa: Literature Review Alief Nisha Syafria; Yosi Oktarina; Andika Sulistiawan; Nurhusna; Andi Subandi
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.131

Abstract

Gagal ginjal kronis (GGK) merupakan masalah kesehatan global yang pada stadium akhir sering memerlukan terapi hemodialisa jangka panjang. Selain menimbulkan dampak fisik, hemodialisa juga berpengaruh signifikan terhadap kondisi psikologis dan sosial pasien, sehingga kualitas hidup menjadi indikator penting keberhasilan terapi. Salah satu keluhan yang paling sering dialami pasien GGK yang menjalani hemodialisa adalah fatigue, yang bersifat persisten dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara fatigue dan kualitas hidup pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Metode yang digunakan adalah penelusuran artikel ilmiah melalui beberapa basis data dengan kata kunci terkait GGK, hemodialisa, fatigue, dan kualitas hidup, disertai seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa fatigue memiliki prevalensi tinggi pada pasien hemodialisa dan secara konsisten berhubungan negatif dengan kualitas hidup. Tingkat fatigue yang lebih tinggi berkorelasi dengan penurunan kualitas hidup, terutama pada aspek fisik, psikologis, dan persepsi terhadap beban penyakit ginjal. Faktor anemia, kondisi psikologis, serta lamanya menjalani hemodialisa turut memengaruhi tingkat fatigue. Kesimpulannya, fatigue merupakan determinan penting kualitas hidup pasien GGK, sehingga perlu dinilai dan ditangani secara rutin dalam pelayanan hemodialisa guna meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh.
Pengaruh Teknik Progressive Muscle Relaxation terhadap Fatigue pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Raden Mattaher Jambi : Literature Riview Enzahrona Rifnika; Yosi Oktarina; Andika Sulistiawan; Putri Irwanti Sari; Dini Rudini
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.133

Abstract

Pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa sering mengalami fatigue yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Fatigue pada pasien hemodialisa bersifat multifaktorial sehingga memerlukan penatalaksanaan komprehensif, termasuk intervensi non-farmakologis. Salah satu intervensi yang banyak dikaji adalah teknik Progressive Muscle Relaxation (PMR). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh PMR terhadap tingkat fatigue pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa melalui metode literature review. Telaah dilakukan terhadap sepuluh artikel penelitian nasional dan internasional yang di publikasikan pada tahun 2019–2025 dan diperoleh melalui basis data PubMed, Google Scholar, Garuda, Scopus, dan ResearchGate. Hasil literature review menunjukkan bahwa pemberian PMR secara konsisten memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat fatigue pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Selain itu, beberapa penelitian juga melaporkan perbaikan kondisi psikologis dan kualitas tidur setelah intervensi PMR. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa PMR merupakan intervensi keperawatan non-farmakologis yang efektif, aman, dan mudah diterapkan untuk mengurangi fatigue pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa.
Pengaruh Pemberian Terapi Musik Nature Sound terhadap Kecemasan pada Pasien yang dirawat di Ruang ICU : Literatur Review Lasni Sashi Angriyani Sipahutar; Yosi Oktarina; Putri Irwanti Sari; Riska Amalya Nasution; Dini Rudini
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.135

Abstract

Pasien yang dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) rentan mengalami kecemasan akibat kondisi penyakit yang kritis, lingkungan perawatan dengan berbagai alat medis, serta keterbatasan interaksi dengan keluarga. Kecemasan yang tidak ditangani secara optimal dapat berdampak negatif terhadap stabilitas fisiologis dan memperlambat proses pemulihan pasien. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat diterapkan untuk menurunkan kecemasan adalah terapi musik, khususnya musik Nature Sound yang memiliki efek relaksasi. Tujuan: Literature review ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian terapi musik Nature Sound terhadap tingkat kecemasan pada pasien yang dirawat di ruang ICU. Metode: penelitian menggunakan literature review terhadap enam artikel ilmiah tahun 2016–2025 yang diperoleh dari PubMed, Google Scholar, Garuda, Scopus, dan ResearchGate dengan desain quasi-eksperimental dan randomized controlled trial. Hasil: Temuan dari enam jurnal menunjukkan bahwa terapi musik Nature Sound secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan pasien ICU (p < 0,05). Kesimpulan: Terapi musik Nature Sound efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien yang dirawat di ruang ICU.
EFEKTIVITAS PENERAPAN TERAPI GUIDED IMAGERY TERHADAP KECEMASAN DAN TANDA-TANDA VITAL PADA PASIEN PRE-KATETERISASI JANTUNG: LITERATUR REVIEW Fa'iz Medica Putra; Yosi Oktarina; Andika Sulistiawan; Dini Rudini; Febri Tri Andini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40036

Abstract

Coronary heart disease remains one of the leading causes of mortality worldwide. Cardiac catheterization is a commonly performed diagnostic and therapeutic procedure for patients with this condition. However, patients scheduled for cardiac catheterization often experience anxiety, which may affect vital signs such as blood pressure, heart rate, and respiratory rate, thereby increasing the risk of procedural complications. Guided imagery is a non-pharmacological nursing intervention that can reduce anxiety and stabilize vital signs through activation of the parasympathetic nervous system, promoting relaxation. This literature review aims to analyze the effectiveness of guided imagery therapy in reducing anxiety and stabilizing vital signs in patients undergoing pre-cardiac catheterization, based on evidence-based practice from studies published within the last seven years. A systematic literature search was conducted using PubMed, Google Scholar, ProQuest, and Indonesian journal repositories. Keywords included guided imagery, anxiety, cardiac catheterization, and vital signs. Inclusion criteria were articles published between 2017 and 2025, written in English or Indonesian, and focusing on guided imagery interventions in cardiovascular patients or anxiety-related conditions. A total of 15 articles were reviewed, consisting of 10 national and 5 international journals. All studies demonstrated that guided imagery therapy significantly reduced anxiety levels (p<0.05) and improved vital sign stability. Anxiety reduction ranged from 25% to 40%, with significant improvements in systolic blood pressure (10–15 mmHg), heart rate (8–12 bpm), and respiratory rate (3–5 breaths per minute). Guided imagery therapy is an effective, safe, easy-to-implement, and cost-effective non-pharmacological nursing intervention for reducing anxiety and stabilizing vital signs in patients prior to cardiac catheterization. Its implementation may enhance the quality of care and reduce procedural complications.
Pengaruh Terapi Cold Pack Pada Intensitas Nyeri dan Hematoma Pada Pasien Post PCI di Ruang ICVCU RSUD Raden Mattaher Jambi Reda Evinta; Yosi Oktarina
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48699

Abstract

Percutaneous Coronary Intervention (PCI) adalah tindakan invasif non-bedah bagi pasien dengan Coronary Artery Disease (CAD). Salah satu komplikasi yang umum terjadi setelah PCI adalah nyeri dan hematoma di area insersi. Terapi nonfarmakologis seperti cold pack berpotensi mengurangi nyeri dan mencegah hematoma melalui efek vasokonstriksi dan analgesik lokal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh cold pack terhadap nyeri dan hematoma pada pasien post-PCI di ruang ICVCU RSUD Raden Mattaher Jambi, dengan pendekatan studi kasus deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi asuhan keperawatan. Terapi cold pack diberikan selama 20 menit dengan suhu 5–20°C. Penerapan terapi cold pack menunjukkan penurunan skala nyeri dari nyeri ringan menjadi tidak ada nyeri berdasarkan pengukuran dengan Numeric Rating Scale (NRS). Selain itu, observasi menunjukkan berkurangnya hematoma pada area insersi setelah terapi diberikan. Terapi ini efektif sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatkan kenyamanan dan mempercepat pemulihan pasien. Kata Kunci: Cold pack, hematoma, nyeri, PCI
PENGARUH PEMBERIAN SENAM JANTUNG TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANJUT USIA (LANSIA) DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SIMPANG IV SIPIN KOTA JAMBI Mutmainah, Elya Siti; Yusnilawati, Yusnilawati; Anita Sari, Lisa; Oktarina, Yosi; Nurhusna, Nurhusna
Jurnal Multidisipliner Bharasumba Vol 5 No 01 (2026): BHARASUMBA: Jurnal Multidisipliner
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/bharasumba.v5i01.2082

Abstract

Hypertension is a common non-communicable disease among the elderly. One non-pharmacological intervention to control hypertension is healthy cardiac exercise. This study aimed to determine the effect of healthy cardiac exercise on blood pressure in elderly patients with hypertension. A quasi-experimental pretest–posttest control group design was used with 48 respondents divided into intervention and control groups. The intervention group received healthy cardiac exercise three times per week. Blood pressure was measured before and after the intervention. The results showed a decrease in systolic blood pressure from 147.38 mmHg to 136.54 mmHg and diastolic blood pressure from 87.63 mmHg to 81.08 mmHg in the intervention group. Statistical analysis indicated a significant difference in blood pressure reduction between the two groups (p < 0.05). These findings indicate that healthy cardiac exercise has a significant effect on reducing blood pressure in elderly patients with hypertension
Body Image and Social Support as Contributing Factors to the Quality of Life of Breast Cancer Patients Sari, Elliza Puspika; Sari, Yulia Indah Permata; Oktarina, Yosi
Journal of Ners and Midwifery Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v12i1.ART.p064-070

Abstract

Physical changes due to the disease and treatment of breast cancer affect patients' body image and cause significant emotional impacts. Social support is crucial in helping patients cope with these changes, reducing stress, and improving overall quality of life. The aim of the research was to determine the correlation between body image and quality of life, and to assess the relationship between social support and quality of life of breast cancer patients at the Surgical Polyclinic of Raden Mattaher General Hospital Jambi. The research used a quantitative method with a cross-sectional approach. The sample comprised 61 breast cancer patients, obtained by using the Lemeshow formula and purposive sampling method. The research instruments included the Body Image Scale questionnaire, the modified MOS Social Support questionnaire (MSS), and the EORTC-QLQ-BR23 questionnaire. The univariate results showed that the average quality of life score was 56.70 (moderate category), body image had an average score of 24.18 (moderate category), and social support had an average score of 62.80 (moderate category). The bivariate analysis found a correlation between body image and quality of life with a p-value of 0.000 < 0.05 and r = 0.940 and a correlation between social support and quality of life with a p-value of 0.003 < 0.05 and r = 0.371. Nurses can improve patients' quality of life by providing education about physical changes, offering emotional support, referring patients to support groups, and involving families in the healing process.
The relationship between sleep quality and learning concentration among junior high school students Hasanul, Fikri; Nurhusna, Nurhusna; Sari, Putri Irwanti; Sari, Yulia Indah Permata; Oktarina, Yosi
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 2 (2026): February Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i2.2108

Abstract

Background: Learning concentration is a crucial ability for students to achieve optimal academic performance. Good sleep quality plays a vital role in influencing students' learning concentration. Purpose: To analyze the relationship between nighttime sleep quality and learning concentration among students in grades VII, VIII, and IX. Method: This study employed a cross-sectional design with a correlational approach. A sample of 100 respondents was selected using stratified sampling technique from students in grades VII, VIII, and IX. Data collection was conducted using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) instrument to measure sleep quality and the Mindful Attention Awareness Scale-Adolescent (MAAS-A) to measure learning concentration. Data analysis utilized Spearman Rank correlation test with a significance level of α = 0.05. Results: Spearman correlation test results showed a strong and significant negative relationship between sleep quality and learning concentration (r = -0.770; p < 0.001). Conclusion: There is a significant negative relationship between nighttime sleep quality and learning concentration among students.   Keywords: Adolescents; Junior High School Students; Learning Concentration; MAAS-A; PSQI; Sleep Quality.
Analisis faktor risiko diabetes mellitus pada remaja Masdaf, Agino Saputra; Nurhusna, Nurhusna; Sari, Putri Irwanti; Oktarina, Yosi; Sari, Yulia Indah Permata
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 2 (2026): February Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i2.2110

Abstract

Background: Diabetes mellitus in adolescents continues to increase due to modern lifestyles characterized by unhealthy diets, low physical activity, and obesity. Purpose: To analyze the relationship between physical activity, diet, and obesity (BMI) and the risk of diabetes mellitus in adolescents. Method: A quantitative, cross-sectional analytical study of 101 eleventh-grade respondents was conducted using purposive sampling. Instruments included the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), Food Frequency Questionnaire (FFQ), anthropometric measurements, and the Finnish Diabetes Risk Score (FINDRISC). Data analysis used frequency distribution and the Gamma test with α = 0.05. Results: The majority of respondents were aged 16-18 years (86.1%), female (59.4%), reported light physical activity (43.6%), had poor diet (50.5%), had a normal BMI (34.7%), and had a low risk of diabetes mellitus (84.2%). The Gamma test results showed a significant association between physical activity (p = 0.002; OR = 0.690), diet (p = 0.005; OR = 2.105), and BMI (p = 0.011; OR = 13.778) and the risk of diabetes mellitus. Conclusion: There is a significant association between physical activity, diet, and BMI and the risk of diabetes mellitus in adolescents.   Keywords: Adolescents; Body Mass Index; Diabetes Mellitus; Eating Patterns; Physical Activity.   Pendahuluan: Diabetes mellitus pada remaja terus meningkat akibat gaya hidup modern yang ditandai oleh pola makan yang tidak sehat, rendahnya aktivitas fisik, dan obesitas. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara Aktivitas fisik, pola makan, dan obesitas (IMT) dengan risiko Diabetes Mellitus pada remaja. Metode: Penelitian kuantitatif analitik cross-sectional pada 101 responden kelas XI dengan purposive sampling. Instrumen meliputi Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), Food Frequency Questionnaire (FFQ), pengukuran antropometri, dan Finnish Diabetes Risk Score (FINDRISC). Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Gamma dengan α = 0,05 Hasil: Mayoritas responden berusia 16-18 tahun (86.1%), perempuan (59.4%), aktivitas fisik ringan (43.6%), pola makan kurang baik (50.5%), IMT normal (34.7%), dan risiko diabetes melitus rendah (84.2%). Hasil uji Gamma menunjukkan hubungan signifikan antara aktivitas fisik (p = 0.002; OR = 0.690), pola makan (p = 0.005; OR = 2.105), dan BMI (p = 0.011; OR = 13.778) dengan risiko diabetes melitus Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik, pola makan, dan IMT dengan risiko diabetes mellitus pada remaja.   Kata Kunci: Aktivitas Fisik; Diabetes Mellitus; Indeks Massa Tubuh; Pola Makan; Remaja.
UJI EFEKTIVITAS HOLOGRAM 3D DALAM PEMBELAJARAN KESIAPSIAGAAN DI PESANTREN Kamila Dyanti, Tiara; Subandi, Andi; Martawinarti, Rts Netisa; Oktarina, Yosi; Sulistiawan, Andika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.52481

Abstract

Proses belajar di pesantren umumnya masih berpusat pada metode ceramah, sehingga kesempatan siswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih visual dan menarik menjadi terbatas. Kondisi ini membuat motivasi belajar dan pemahaman siswa terhadap materi kesiapsiagaan belum optimal. Kehadiran media hologram 3D menawarkan cara penyampaian materi yang lebih hidup dan mudah dipahami. Penelitian ini dilakukan untuk menilai seberapa efektif media hologram 3D dalam meningkatkan usability, motivasi belajar, serta menurunkan beban kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif post-test only. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Pondok Pesantren As’ad, dengan jumlah sampel 30 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan tiga instrumen, yaitu System Usability Scale (SUS), Instructional Materials Motivation Survey (IMMS), dan Paas Cognitive Load Scale. Data dianalisis secara deskriptif melalui nilai rata-rata, persentase, dan kategori penilaian. Media hologram 3D menunjukkan tingkat usability yang tinggi dengan nilai rata-rata 3,47. Motivasi belajar siswa berada pada kategori tinggi mencapai 73,3%, sedangkan beban kognitif tercatat pada kategori rendah hingga sedang dengan nilai rata-rata 1,53. Media hologram 3D terbukti efektif sebagai sarana edukasi, karena mampu menarik minat siswa, membantu pemahaman materi, dan tetap menjaga beban kognitif pada tingkat yang wajar. Media ini layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran kesehatan di lingkungan pesantren.
Co-Authors Adek Putri Adila, Ratna Darma Agustina, Rati Elvi Ahmad Ali Rahmatullah Aisya Rahmadanty Alief Nisha Syafria Amalia, Mita Amalya Nasution, Riska Andi Subandi Andi Subandi Andika Sulistiawan Anggriani, Yayu Anita Sari, Lisa Aryani, Tuti Astaria, Wike Astarina, Wike Auliah Triski Syahputri Azizi, Putri Dwi Charles A Simajuntak Dara Prima Dona Dasman, Adinda Dini Rudini EKA PUTRI Ekawaty , Fadliyana Endang Marlina Sihombing Enzahrona Rifnika Fa'iz Medica Putra Fadhilah, Ramadhita Fadliyana Ekawaty Fathiya, Chika Khansa Febri Tri Andini Fidianto, Andi Firnaliza Rizona Gusmarta, Gusmarta Gustini, Sri Hasanul, Fikri Hayani, Lizda Herwansyah, Herwansyah Hidayatul Dwi Septia Indah Permata Sari, Yulia Junizar, Hasny Dwi Kamariyah Kamariyah Kamariyah kamariyah, kamariyah Kamila Dyanti, Tiara Kirana, Febiyora Chandra Lala Delva Santi Lasni Sashi Angriyani Sipahutar Laudy novia Laudy novia Laudy novia, Laudy novia Lisa Anita Sari Lizda Hayani Lorenza, Putri Suci Lukman, Muhammad Nasril Luri Mekeama M. A. Ade Saputra Maghfirawati, Okti Marda Lia Martawinarti, RTS Netisa Masdaf, Agino Saputra Maulana, Muhammad Riski Isra Mawarti, Indah Meinarisa, Meinarisa Mertisa Panjaitan Mertisa, Mertisa Misriyani, Veni Mitia Eka Wati, Zela Muhammad Taqwa Mutmainah Mutmainah Mutmainah Mutmainah Mutmainah, Elya Siti Netisa Martawinarti NUR AYU HIJRATUN NIKMAH Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurlaili Andraini Nurlinawati Nurlinawati, Nurlinawati OKTARIA, RINA RINA Pebriani Pebriani Putra, Dimas Hendri Putra, Reyshar Pratama Putri Azdkia Zahara Putri Irwanti Sari PUTRI WULANDARI Putry, Afillza Mellia Rahmi, Skarina Reda Evinta Reny Haryani, Reny Rifki Wahyudi Riska Amalya Nasution Rosa Amalia RTS Netisa Martawinarti Rts. Netisa Martawinarti Rudini, Dini Rudini, Dini Rut Berta Aprilla Utami Br Purba Samosir, Natalia Ruthanaya Sari, Elliza Puspika Sari, Yulia Indah Permata Septia, Hidayatul Dwi Sianturi, Gabriela Pricilia sihombing, Elprida Sintia, Fina Siska Siska Sri Mulyani Sri Mulyani Suryadi Imran Tuti Aryani Tuti Aryani Utami, Fitri Veni Misriyani Vinola Adiesty Pratami Wike Astaria Wike Astria Yuliana Yuliana Yurni yurni Yusnilawati Yusnilawati Yusnilawati Yusnilawati, Yusnilawati Yusnilawati, Yusnilawati