p-Index From 2021 - 2026
12.777
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Journal of Educational, Health and Community Psychology Jurnal Keperawatan Sriwijaya BAGIMU NEGERI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Keperawatan Padjadjaran Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Dikdaya Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Seminar Nasional Keperawatan Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Ners Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Borneo Holistic Health Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian UNDIKMA Caring : Indonesian Journal of Nursing Science MEDIC MEdical Dedication Jurnal Kesehatan Tambusai International Journal of Community Service Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih GENIUS JOURNAL (General Nursing Science Journal) TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Keperawatan Universitas Jambi DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Riset Informasi Kesehatan JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Bharasumba Jurnal Multidispliner Jurnal Multidisipliner Kapalamada Jurnal Pelita Sriwijaya Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurusan Keperawatan Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Jurnal Keperawatan Universitas Jambi Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Galen: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Posisi Head Up 30º pada Pasien Cedera Kepala Post Craniotomy dengan Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial di Ruang ICU RSUD Raden Mattaher Kota Jambi Syifa Inayati; Yosi Oktarina; Amd Junaidi
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i2.16194

Abstract

ABSTRACT Decreased intracranial adaptive capacity in patients with head injury is a serious problem that arises due to the disruption of intracranial dynamics mechanisms in compensating cerebrospinal fluid, increasing intracranial pressure which can have an impact on brain tissue damage and threatening life safety. One of the nursing interventions to lower intracranial pressure is to apply the 30º head up position because this position can distribute cerebrospinal fluid to lower intracranial pressure. The design of this research uses a case report design. The subjects used were 1 head injury patient with decreased intracranial adaptive capacity. Data were analyzed using descriptive analysis by looking for signs of intracranial improvement from the first to the last day of intervention implementation. The application of the 30º head-up position in the head injury patient on the first day showed no visible signs of increased intracranial pressure as assessed from the vital signs were within the normal limit. On the second and third days, there were signs of increased intracranial pressure, characterized by an increase in blood pressure and pulse pressure. The application of the 30º head up position in patients with head injury with decreased intracranial adaptive capacity can be used as a nursing intervention to lower signs of increased intracranial pressure which specifically affects MAP, pain scale, and oxygen saturation. Keywords: Head Injury, Head Up Position 30º, Intracranial Adaptive Capacity  ABSTRAK Penurunan kapasitas adaptif intrakranial pada pasien cedera kepala menjadi suatu masalah serius yang timbul karena adanya gangguan mekanisme dinamika intrakranial dalam melakukan kompensasi cairan serebrospinal sehingga mengakibatkan peningkatan tekanan intrakranial yang dapat berdampak pada kerusakan jaringan otak dan mengancam keselamatan jiwa. Salah satu intervensi keperawatan untuk menurunkan tekanan intrakranial adalah dengan menerapkan posisi head up 30º karena posisi ini dapat mendistribusikan cairan serebrospinal untuk menurunkan tekanan intrakranial. Rancangan penelitian ini menggunakan desain studi kasus (case report). Subjek yang digunakan adalah 1 pasien cedera kepala dengan penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan melihat tanda-tanda peningkatan intrakranial dari hari pertama hingga hari terakhir penerapan intervensi. Penerapan posisi head up 30º pada pasien cedera kepala post craniotomy di hari pertama menunjukkan hasil tidak terlihat tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial yang dinilai dari tanda-tanda vital berada dalam batas normal. Pada hari kedua dan ketiga terlihat adanya sebagian tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial yang ditandai dengan adanya kenaikan tekanan darah dan tekanan nadi. Penerapan posisi head up 30º pada pasien cedera kepala dengan penurunan kapasitas adaptif intrakranial dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan untuk menurunkan tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial yang secara spesifik berpengaruh terhadap MAP, skala nyeri, dan saturasi oksigen. Kata Kunci: Cedera Kepala, Kapasitas Adaptif Intrakranial, Posisi Head Up 30º
Hubungan Health Locus of Control dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi di Puskesmas Sidorejo Kota Pagaralam Yayu Anggriani; Dini Rudini; Yosi Oktarina
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.10324

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a condition where blood pressure increases relentlessly. Pharmacological treatment is the primary management of hypertension to control blood pressure and prevent complications. Adherence to taking medication is necessary for the goal to be achieved, but a number of studies have found that adherence to treatment is still low. The purpose of this study was to determine the relationship between health locus of control and adherence to taking medication for hypertensive patients at Sidorejo Health Center in Pagaralam city. This study used quantitative methods and a cross sectional approach with a population of 428 people and 90 samples calculated using the Yamane formula. The sampling technique was consecutive sampling. The measuring instruments used were multidimensional health locus of control scales and morisky medical adherence scale-8 items with univariate data analysis in the form of frequency distribution and bivariate with Spearman Rank test. This research was conducted at Sidorejo Health Center in Pagaralam city. The results of this study obtained hypertensive patients with high health locus of control 41 people (45.6%) and low 49 people (54.4%). While the level of compliance with taking medication is high 20 people (22.2%), moderate 25 people (27.8%) and low 45 people (50%). The results of the Spearman Rank statistical test obtained a p value = 0.000 (p 0.05) and r = 0.671, meaning that there is a positive and strong relationship between health locus of control and compliance with taking medication for hypertensive patients at the Sidorejo Health Center in Pagaralam city. Health locus of control and compliance with taking medication in hypertensive patients is still relatively low. Health locus of control has a strong relationship and affects adherence to taking medication for hypertensive patients, it is hoped that this research can be an evaluation and policy basis as well as a source of reading for Sidorejo Health Center, Education and Nursing Profession and further researchers. Keywords: Health Locus of Control, Medication Adherence, Hypertension  ABSTRAK Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah meningkat tanpa henti. Pengobatan farmakologis merupakan penatalaksanaan utama hipertensi guna untuk mengontrol tekanan darah dan mencegah komplikasi. Kepatuhan minum obat diperlukan agar tujuan tercapai, namun sejumlah penelitian menemukan kepatuhan terhadap pengobatan masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan health locus of control dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Puskesmas Sidorejo kota Pagaralam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan cross sectional dengan populasi sebanyak 428 orang dan 90 orang sampel yang dihitung menggunakan rumus Yamane. Teknik pengambilan sampel ialah consecutive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah multidimensional health locus of control scales dan morisky medical adherence scale-8 items dengan analisa data univariat berupa distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji Spearman Rank. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Sidorejo kota Pagaralam. Hasil penelitian ini didapatkan pasien hipertensi dengan health locus of control tinggi 41 orang (45,6%) dan rendah 49 orang (54,4%). Sedangkan tingkat kepatuhan minum obat tinggi 20 orang (22,2%), sedang 25 orang (27,8%) dan rendah 45 orang (50%). Hasil uji statistik Spearman Rank didapatkan nilai p value=0,000 (p0,05) dan r=0,671, artinya terdapat hubungan positif dan kuat antara health locus of control dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Puskesmas Sidorejo kota Pagaralam.Health locus of control dan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi masih tergolong rendah. Health locus of control mempunyai hubungan yang kuat dan mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien hipertensi, diharapkan penelitian ini dapat menjadi evaluasi dan dasar kebijakan serta sumber bacaan bagi Puskesmas Sidorejo, Pendidikan dan Profesi Keperawatan serta Peneliti selanjutnya. Kata Kunci: Health Locus of Control, Kepatuhan Minum Obat, Hipertensi
The Effect of the Buteyko Breathing Technique on Asthma Control in Asthma Patients Munthe, Eliska Epriana Katarina; Oktarina, Yosi; Sari, Yulia Indah Permata
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 7 No 1 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v7i1.54734

Abstract

Asthma is a chronic non-communicable disease that cannot be cured but can be managed through pharmacological and non-pharmacological strategies. This study aimed to determine the effect of the Buteyko breathing technique on asthma control among asthma patients in a primary care setting. A quasi-experimental pre-test and post-test design with intervention and control groups was used. The sample consisted of 42 respondents, with 21 participants in each group, selected using purposive sampling. The intervention group received supervised Buteyko breathing exercises twice a week for four weeks, while the control group received standard care. Asthma control was measured using the Asthma Control Test (ACT). Data were analyzed using paired t-tests and independent t-tests after normality assumptions were assessed. The intervention group showed a significant improvement in ACT scores after the Buteyko breathing intervention (mean score increased from 14.38 to 18.95; p < 0.001), while the control group showed no significant change (mean score decreased from 14.19 to 13.81; p = 0.088). The post-test ACT score was significantly higher in the intervention group than in the control group (p < 0.001), with a moderate effect size (Cohen's d = 0.64). These findings indicate that the Buteyko breathing technique may support asthma self-management and improve asthma control as a complementary non-pharmacological nursing intervention.
Pengaruh Slow Deep Breathing dan Genggam Jari terhadap Nyeri Pasien Kanker Rektum RSUD Raden Mattaher Jambi Regita Putri; Yosi Oktarina; Andika Sulistiawan; Dini Rudini; Andi Subandi
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v7i2.15566

Abstract

Pain is a major complaint in rectal cancer patients, significantly reducing quality of life. In addition to pharmacological therapy, pain management can be supported by non-pharmacological therapies such as slow deep breathing and finger grip therapy, but the effectiveness of their combination has been limitedly studied. This study aims to analyze the effect of combining these two therapies on pain in rectal cancer patients at Raden Mattaher Regional Hospital. Participants were assigned into intervention and control groups without randomization. The sample consisted of 40 respondents divided into 20 intervention groups and 20 control groups through a purposive sampling technique. Pain levels were measured using the Numeric Rating Scale (NRS) and Within-group differences were analyzed using Wilcoxon Signed Rank Test, while between-group differences were analyzed using Mann-Whitney test. The results showed that the average pain in the intervention group decreased from 4.80 to 2.40, while in the control group from 4.75 to 4.00. The Wilcoxon test showed a significant difference between the intervention group (p=0.000) and the control group (p=0.004), with a greater decrease in the intervention group. It was concluded that the combination of slow deep breathing and finger grip therapy was effective in reducing pain in rectal cancer patients.
Co-Authors Adek Putri Adila, Ratna Darma Agustina, Rati Elvi Ahmad Ali Rahmatullah Aisya Rahmadanty Alief Nisha Syafria Amalia, Mita Amalya Nasution, Riska Amd Junaidi Andi Subandi Andi Subandi Andika Sulistiawan Andika Sulistiawan Anita Sari, Lisa Aryani, Tuti Astaria, Wike Astarina, Wike Auliah Triski Syahputri Azizi, Putri Dwi Charles A Simajuntak Dara Prima Dona Dasman, Adinda Dini Rudini Dini Rudini EKA PUTRI Ekawaty , Fadliyana Endang Marlina Sihombing Enzahrona Rifnika Fa'iz Medica Putra Fadhilah, Ramadhita Fadliyana Ekawaty Fathiya, Chika Khansa Febri Tri Andini Fidianto, Andi Firnaliza Rizona Gusmarta, Gusmarta Gustini, Sri Hasanul, Fikri Hayani, Lizda Herwansyah, Herwansyah Hidayatul Dwi Septia Indah Permata Sari, Yulia Junizar, Hasny Dwi Kamariyah Kamariyah Kamariyah kamariyah, kamariyah Kamila Dyanti, Tiara Kirana, Febiyora Chandra Lala Delva Santi Lasni Sashi Angriyani Sipahutar Laudy novia Laudy novia Laudy novia, Laudy novia Lisa Anita Sari Lizda Hayani Lorenza, Putri Suci Lukman, Muhammad Nasril Luri Mekeama M. A. Ade Saputra Maghfirawati, Okti Marda Lia Martawinarti, RTS Netisa Masdaf, Agino Saputra Maulana, Muhammad Riski Isra Mawarti, Indah Meinarisa, Meinarisa Mertisa Panjaitan Mertisa, Mertisa Misriyani, Veni Mitia Eka Wati, Zela Muhammad Taqwa Munthe, Eliska Epriana Katarina Mutmainah Mutmainah Mutmainah Mutmainah Mutmainah, Elya Siti Netisa Martawinarti NUR AYU HIJRATUN NIKMAH Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurhusna Nurlaili Andraini Nurlinawati Nurlinawati, Nurlinawati OKTARIA, RINA RINA Pebriani Pebriani Putra, Dimas Hendri Putra, Reyshar Pratama Putri Azdkia Zahara Putri Irwanti Sari PUTRI WULANDARI Putry, Afillza Mellia Rahmi, Skarina Reda Evinta Regita Putri Reny Haryani, Reny Rifki Wahyudi Riska Amalya Nasution Rosa Amalia RTS Netisa Martawinarti Rts. Netisa Martawinarti Rudini, Dini Rudini, Dini Rut Berta Aprilla Utami Br Purba Samosir, Natalia Ruthanaya Sari, Elliza Puspika Sari, Yulia Indah Permata Septia, Hidayatul Dwi Sianturi, Gabriela Pricilia sihombing, Elprida Sintia, Fina Siska Siska Sri Mulyani Sri Mulyani Suryadi Imran Syifa Inayati Tuti Aryani Tuti Aryani Utami, Fitri Veni Misriyani Vinola Adiesty Pratami Wike Astaria Wike Astria Yayu Anggriani Yuliana Yuliana Yurni yurni Yusnilawati Yusnilawati Yusnilawati Yusnilawati, Yusnilawati Yusnilawati, Yusnilawati