p-Index From 2021 - 2026
6.521
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Konseling dan Pendidikan KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Kreatif Tri Sentra Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling JKP (Jurnal Konseling dan Psikoedukasi) Binus Business Review AJIS : Academic Journal of Islamic Studies Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesian Journal of Learning Education and Counseling JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI International Journal of Supply Chain Management Jurnal Ilmiah Dikdaya JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Indonesia Berdaya Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Berajah Journal PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling Journal of General Education and Humanities Jurnal Kreatif Online Journal of Scientific Research, Education, and Technology Journal of Education Method and Learning Strategy EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Jurnal Cendekia Ilmiah Journal of Current Studies in SDGs Journal of Current Studies in SDGs
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan guru BK dalam melaksanakan konseling resolusi konflik untuk meningkatkan solidaritas antar siswa di lingkungan sekolah Ratu, Bau; Puswiartika, Dhevy; Baan, Addriana Bulu; Herlina, Herlina; Elfira, Ninil
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Solidaritas antar siswa merupakan hal penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan siswa. Namun, globalisasi dan individualisme menyebabkan menurunnya rasa solidaritas dan meningkatnya konflik di kalangan pelajar, seperti perkelahian, tawuran, bullying, dan tindakan kekerasan lainnya. Konseling resolusi konflik merupakan upaya untuk mengatasi konflik dan meningkatkan solidaritas antar siswa dengan memberikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mengelola konflik secara benar serta mengembangkan budaya perdamaian. Kegiatan pendampingan dilakukan kepada 81 guru Bimbingan Konseling (BK) se-Kota Palu melalui pelatihan dan praktik langsung tahapan konseling resolusi konflik, meliputi membangun hubungan, memahami masalah, memperkuat persepsi kolaboratif, keterampilan resolusi konflik, dan penerapannya. Setelah pendampingan, kemampuan guru BK dalam melaksanakan konseling resolusi konflik meningkat, terutama pada keterampilan resolusi konflik dan penerapannya. Pendampingan lanjutan secara daring juga dilakukan untuk memfasilitasi pemahaman yang lebih baik. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali guru BK dengan keterampilan melaksanakan konseling resolusi konflik agar dapat meningkatkan solidaritas antar siswa di lingkungan sekolah.Abstract: Student solidarity is essential to creating an enabling learning environment and supporting student development. However, globalization and individualism lead to a decrease in the sense of solidarity and increased conflict among students, such as fighting, bidding, bullying, and other acts of violence. Conflict resolution counseling is an effort to overcome conflict and enhance student solidarity by providing knowledge, attitudes, and skills to manage conflict properly and develop a culture of peace. The supporting activities were carried out for 81 Teachers of Counseling (BK) in Palu City through training and practical stages of conflict resolution counseling, including building relationships, understanding problems, strengthening collaborative perceptions, conflict-resolution skills, and their application. Advanced online accompaniment is also done to facilitate better understanding. This activity aims to equip BK teachers with the skills to implement conflict resolution counseling in order to enhance solidarity among students in the school environment.
Pelatihan mindfulness sebagai upaya peningkatan komitmen pelayanan perangkat Desa Kabupaten Sigi Puswiartika, Dhevy; Ratu, Bau; Hasan, Hasan; Misnah, Misnah; Rizal, Rizal; Aditya, Rahul
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232325

Abstract

Perangkat desa berupaya untuk tetap berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat di tengah situasi yang tidak menentu dan berubah drastis sebagai dampak pandemi Covid-19. Pelatihan mindfulness adalah pelatihan yang menempatkan kesadaran penuh pada sesuatu yang terjadi di momen saat ini dengan keterbukaan dan penerimaan. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui efektivitas pelatihan mindfulness dalam meningkatkan komitmen pelayanan pada perangkat desa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimental yang didukung oleh pendekatan kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah 36 orang perangkat desa yang bekerja di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Partisipan telah mengisi skala komitmen pelayanan sebelum dan sesudah pemberian pelatihan mindfulness. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Paired-Samples T Test dengan bantuan software IBM® SPSS® Statistics. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah pemberian pelatihan mindfulness pada kelompok eksperimen, diketahui bahwa terdapat peningkatan skor komitmen pelayanan pada perangkat desa, sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami peningkatan skor komitmen pelayanan. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan mindfulness merupakan salah satu teknik yang efektif untuk meningkatkan komitmen pelayanan pada perangkat desa. Implikasi dari penelitian ini adalah komitmen pelayanan pada perangkat desa dapat dikembangkan dengan cara mempraktikkan teknik mindfulness. Materi dalam pelatihan teknik mindfulness yang telah dipelajari oleh para perangkat desa dapat ditindaklanjuti dengan latihan informal mindfulness secara rutin dan teratur, baik dalam lingkup pekerjaan, maupun kehidupan sehari-hari.
Media Pembelajaran Audio Visual dengan Teknik Role Playing dalam Mengembangkan Minat Belajar IPS pada Siswa Kelas V SD Negeri Umpanga Kabupaten Morowali Nasrah, Nasrah; Puswiartika, Dhevy; Mahfud, Mahfud; Ratu, Bau
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 14, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v14i1.608

Abstract

Social studies lessons are boring learning for students because the content is rote memorization. Based on the results of initial observations, it appears that the low interest in studying social studies for class V at Baiga State Elementary School is caused by students' disinterest in delivering monotonous material, teachers have difficulty providing concrete descriptions of learning material because they do not use the right media so that students have difficulty expressing facts, and arguments to develop within the topic. In general, interest in studying social studies among these students is low. This research aims to increase students' interest in learning social studies and describe the obstacles and solutions for implementing the role playing model with audio-visual media. This classroom action research was carried out in two cycles with planning, implementation, observation and reflection stages. The research results show that the role playing model with audio-visual media can increase students' interest in learning social studies. The obstacle in implementing the role playing model with audio visual media is that it is difficult for students to be suitable in playing the role of a teacher, where students are less imbued with their role, students are less active in asking questions during activities. The solution offered is that teachers pay more attention to the abilities of students in determining the role of each student so that they are more aware of their role.
BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SELF CONTROL UNTUK MENGURANGI LONELINESS PADA SISWA Lestari, Mardi; Aras, Nurul Fitriah; Puswiartika, Dhevy; Hasan, Hasan; Wulandari, Riri Ayu; Irawan, Andi Wahyu
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i2.206-214

Abstract

Loneliness pada siswa adalah kondisi yang disinyalir akibat dari kepribadian yang introvert, keluarga yang broken home, terlalu berekspektasi tinggi terhadap lingkungan, sering mendapatkan penolakan di lingkungan sekitar, kurangnya peran dan kasih sayang dari orang tua sehingga diperlukan penanganan khusus. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas treatment bimbingan kelompok tentang strategi pengendalian diri dalam menurunkan perasaan loneliness siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 8 orang siswa. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif non-equivalent control group design, sebuah desain kuasi-eksperimen. Kuesioner kesepian adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data. Rumus uji Mann-Witney digunakan untuk pengolahan dan analisis data deskriptif dan inferensial. Skor rata-rata pre-test kelompok eksperimen adalah 41,8, sedangkan kelompok kontrol adalah 34,3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor tes awal siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berbeda sebesar 7,5. Skor rata-rata post-test kelompok eksperimen (31,6) dan kelompok kontrol (27,1) setelah perlakuan berbeda 4,5 poin. Loneliness siswa dapat dikurangi secara efektif dengan latihan pengendalian diri dalam konseling kelompok.
Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Baru Program Studi Bimbingan Konseling Melalui Pemberian E-Modul Ni Made Jesiliani; Ikhlas Rasido; Azam Arifyadi; Dhevy Puswiartika
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental pada mahasiswa baru Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako melalui pemberian e-modul. Penelitian ini didasarkan pada tingginya tekanan akademik dan emosional yang dialami mahasiswa baru, serta pentingnya literasi kesehatan mental dalam membekali mereka menghadapi tantangan tersebut. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent (Pretest-Posttest) Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 130 mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Intervensi diberikan dalam bentuk e-modul yang berisi materi tentang kesehatan mental, diikuti dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Instrumen penelitian berupa kuesioner literasi kesehatan mental dengan 33 item pernyataan. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara tingkat literasi kesehatan mental sebelum dan sesudah pemberian e-modul. Temuan ini membuktikan bahwa e-modul efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental mahasiswa baru. E-modul terbukti menjadi media pembelajaran yang fleksibel, menarik, dan mampu meningkatkan pemahaman kesehatan mental mahasiswa secara mandiri. Penggunaan e-modul sebagai alternatif edukasi kesehatan mental di perguruan tinggi.
From Reflection to Action: Empowering Students’ Multicultural Self-Efficacy through Youth Participatory Action Research (YPAR) Group Counseling Ratu, Bau; Puswiartika, Dhevy; Nurwahyuni, Nurwahyuni; Arifyadi, Azam; Fitriani, Dian; Hasan, Hasan; Lakadjo, Mohamad Awal
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 11 No. 4 (2025): December
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i4.17638

Abstract

This study investigates the effectiveness of multicultural group counseling integrated with the Youth Participatory Action Research (YPAR) approach in enhancing multicultural self-efficacy among Indonesian high school students. Using a mixed-methods method, nine students were selected through purposive sampling based on their willingness to participate, representation of cultural diversity, and absence of serious psychological concerns. They completed an eight-session YPAR-based group counseling intervention. Quantitative data were collected using the Multicultural Self-Efficacy Scale–High School Version (MSES–HS) and analyzed using descriptive statistics, the Wilcoxon signed-rank test, and effect size calculations. The results revealed a substantial increase in multicultural self-efficacy (ΔM = 88.78), representing approximately 49.8% of the total scale range, with all five dimensions—cultural knowledge, cultural values, cultural awareness, communication, and flexibility—showing significant improvement (p < .01; r = .89). Qualitative data derived from reflection journals, focus group discussions, and facilitator observations indicated enhanced intercultural empathy, increased communication confidence, and a shift from passive tolerance to proactive engagement. These findings align with Bandura’s self-efficacy and social learning theories and Corey’s group counseling framework, which emphasize experiential learning, peer modeling, and reflective dialogue. The integration of YPAR into multicultural counseling not only demonstrated statistical effectiveness but also fostered agency, cultural identity development, and a more participatory school climate. This study offers a culturally responsive and scalable intervention model for inclusive education, particularly in multicultural contexts such as Indonesia.
The Effect of Self Instruction Techniques to Reducing Academic Anxiety on Gifted Children Hidayah, Nabila Nurul; Hasan, Hasan; Rasido, Ikhlas; Puswiartika, Dhevy
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 12 No 2 (2025): KONSELI : Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/t7ph6n57

Abstract

Gifted children have above-average intellectual abilities, but are prone to anxiety due to high demands and expectations from both their environment and themselves. This study aims to examine the effect of individual counseling using self-instruction techniques in reducing academic anxiety in gifted children at SMP GOLDEN GATE PALU. The method used was Single Subject Research (SSR) with a reversal A-B design. The results showed that after the intervention (B) through four individual counseling sessions using the self instruction technique, the average score decreased to 4.75, with a downward data trend and a change level of 3 (from a score of 6 to 3). The percentage of overlap between conditions was 25%, indicating a significant change after the intervention was given. These findings show that the self-instruction technique through positive self instruction is effective in reducing academic anxiety in gifted children.
The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University Sari, Kartini Kartika; Silalahi, Micha Felayati; Puswiartika, Dhevy; Rasido, Ikhlas
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling VOLUME 11 NUMBER 2 DECEMBER 2025
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppk.v11i2.76701

Abstract

This study investigates the influence of social pressure on the mental health of final-year students at Tadulako University using a quantitative survey design with a saturated sample of 800 participants. Data were collected through Likert-scale questionnaires comprising 20 items on social pressure and 38 items on mental health, and subsequently analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. The results indicate that students generally experienced high to very high levels of social pressure, while their mental health also fell within high to very high categories. Regression analysis produced the model Y = 32,782 + 0,422X, with a significance value of 0,000 and t = 1,211, confirming a positive and significant effect of social pressure on mental health. The coefficient of determination (R² = 0,948) demonstrates that social pressure explains 15,7% of the variance in mental health, with the remaining 84,3% attributed to other factors. These findings highlight the need for enhanced social support, counseling, and effective coping strategies to mitigate psychological burdens among final-year students
The influence of social pressure on the mental health of the final-year students at Tadulako University Sari, Kartini Kartika; Silalahi, Micha Felayati; Puswiartika, Dhevy; Rasido, Ikhlas
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling VOLUME 11 NUMBER 2 DECEMBER 2025
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppk.v11i2.76701

Abstract

This study investigates the influence of social pressure on the mental health of final-year students at Tadulako University using a quantitative survey design with a saturated sample of 800 participants. Data were collected through Likert-scale questionnaires comprising 20 items on social pressure and 38 items on mental health, and subsequently analyzed using descriptive statistics and simple linear regression. The results indicate that students generally experienced high to very high levels of social pressure, while their mental health also fell within high to very high categories. Regression analysis produced the model Y = 32,782 + 0,422X, with a significance value of 0,000 and t = 1,211, confirming a positive and significant effect of social pressure on mental health. The coefficient of determination (R² = 0,948) demonstrates that social pressure explains 15,7% of the variance in mental health, with the remaining 84,3% attributed to other factors. These findings highlight the need for enhanced social support, counseling, and effective coping strategies to mitigate psychological burdens among final-year students
PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA TERHADAP KOMITMEN BELAJAR Elisabeth Kawu; Mardi Lestari; Dhevy Puswiartika; Dian Fitriani
Berajah Journal Vol. 5 No. 12 (2026): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v5i12.73

Abstract

This study aims to analyze the effect of consumptive behavior on the learning commitment of KIP-Kuliah scholarship recipients. A descriptive qualitative approach was used, with data collected through interviews, observation, and documentation and analyzed using the Miles and Huberman model. The findings show that consumptive behavior is influenced by discounts, digital advertising, attractive product displays, peer pressure, and low financial literacy. Scholarship funds are often spent on non-academic needs such as clothing, gadgets, and social activities, causing academic needs to be neglected. This condition leads to decreased learning focus, delayed assignments, increased stress, and lower academic motivation. Therefore, consumptive behavior has a negative impact on students’ learning commitment.
Co-Authors Addriana Bulu Baan Aditya, Rahul Ajriana Safana Alya Alya Amiruddin Amiruddin Anastasya, Anita Andi Desviana Indasari Arif Firmansyah Arifyadi, Azam Atfal Wahyu Rinaldi Azam Arifyadi Azam Arifyadi Badalu, Qisthy Fadlila Mh Bahrul Ulum Bau Ratu Cinta Praseptia Dhita Azhari Ramadhan Dian Fitirani Dian Fitriani Dian Fitriani Diana Harding Diniy, Muh Yusran Djahara, Nur Halifah Elisabeth Kawu Fitirani, Dian Fitriano, Dian Gamar, Mahfud Mahmud Hamlan Andi Baso Malla Hasan Hasan Hasan Hasan Herlina Herlina Herlina, Herlina Hidayah, Nabila Nurul Humaedi Ikhlas Rasido Inayah, Putri Indrawati, Mulyani Irawan, Andi Wahyu Irmawati musa Isma Isma Kalena, Diana Anggriani Kalena Khaerunisa, Avril Indah Kurnia, Sella Willa Mahfud Mahfud Mahmud Gamar, Mahfud Mahmud Gamar Mardi Lestari Mardi Lestari Marina Sulastiana Micha Felayati Silalahi Misnah Misnah Mohamad Awal Lakadjo Munifah Munifah Munifah Munifah Munifah Munir, Abd Nasrah, Nasrah Ni Made Jesiliani Nur Eka Wayhuningsih Riyadi Nur Wahyuni, Nur wahyuni Nurfadillah Nurul Fitriah Aras Nurul Izzah Nurwahyuni Palwati, Triana Juli Penyami, Agrinanda Putri Inayah Rahul Aditya Ridwan Syahran RIRIN AYU WULANDARI Riskiyanti, Ayu Rizal Rizal Rizal, Rizal Rusmiati Rusmiati Rusmiati Rusmiati Safitri, Devi Ayu Sahril Buchori, Sahril Sakina Rasido Sari, Kartini Kartika Sirumpa, Yuyun Lestari Suci Indriani Suhrah Sunarto Amus Syahril Syahril Wafik Saskia Wahyuningsih, Nur Eka Wulandari, Riri Ayu Yusdin Gagaramusu Yuyun Lestari Sirumpa Zahrotur Rusyda Hinduan