Claim Missing Document
Check
Articles

Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Teknik Reframing Sebagai Upaya Meningkatkan Regulasi Emosi Remaja di SMP Negeri 14 Palu Putri Inayah; Ridwan Syahran; Azam Arifyadi; Dhevy Puswiartika
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 4 No. 3 (2024): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/edu.v4i3.5760

Abstract

This study aims to identify the effect of providing individual counseling services on reframing techniques to improve adolescent emotional regulation in students at SMP Negeri 14 Palu. The subjects of this study were class VIII students at SMP Negeri 14 Palu with 6 samples divided into 2 groups, namely 3 samples in the experimental group and 3 samples in the control group. The instrument used is a Likert scale questionnaire consisting of 24 items which is an instrument adapted by researchers based on aspects of emotion regulation theory according to Gratz and Roamer 2004. The data that has been obtained is then processed and analyzed using descriptive and inferential methods with the Mann Whitney Test formula. The results of descriptive analysis show that before the provision of individual counseling services reframing techniques there were 6 students who had emotional regulation that was not included in the high classification. After being given individual counseling services, reframing techniques, there were 3 students in the experimental group who experienced a significant increase in emotional regulation compared to 3 other students in the control group. The results of the inferential analysis indicate that the obtained significance value is 0.043, which means that the significance value is < 0.05. So it can be concluded that the null hypothesis (Ho) which reads "The Level of Emotion Regulation of Adolescents at SMP Negeri 14 Palu After Being Given the Treatment of Individual Counseling Services Reframing Technique is Not Higher Than Before Being Given the Treatment" was rejected. This proves that individual counseling services reframing techniques are effective in improving the emotional regulation of students at SMP Negeri 14 Palu.
MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN MENTAL MELALUI PSIKOEDUKASI PADA MAHASISWA BARU PROGRAM STUDI BIMBINGAN KONSELING Indrawati, Mulyani; Rasido, Ikhlas; Puswiartika, Dhevy; Hasan, Hasan
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i2.6069

Abstract

This research investigates the effectiveness of psychoeducational intervention in enhancing mental health literacy among first-year students in the Guidance and Counselling program. The research employed a quasi-experimental with pretest-post test a nonequivalent control group design, using two groups: an experimental group receiving psychoeducation and a control group receiving standard treatment (with 48 students in each group). Mental health literacy scale was assessed using a validated questionnaire administered as both a pretest and a posttest measure. Statistical analysis using the Mann-Whitney U test revealed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference between the experimental and control groups. The experimental group demonstrated substantial improvement, with mean scores increasing from 87.77 (pretest) to 114.13 (posttest), representing a gain of 26.36 points. In contrast, the control group showed minimal improvement, with scores rising from 87.40 to 95.00, a gain of only 7.60 points. These findings provide empirical evidence that psychoeducational intervention significantly enhances mental health literacy among first-year students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi dalam meningkatkan literasi kesehatan mental mahasiswa baru Program Studi Bimbingan dan Konseling. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pretest-posttest Non equivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari dua kelompok: eksperimen dan kontrol, masing-masing terdiri dari 48 mahasiswa Instrumen yang digunakan adalah angket skala literasi kesehatan mental. Perlakuan menggunakan psikoedukasi pada kelompok eksperiman. Hasil analisis statistik menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi 0.000 < 0.05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Rata-rata skor posttest kelompok eksperimen meningkat dari 87.77 menjadi 114.13, sedangkan kelompok kontrol dari 87.40 menjadi 95,00. Temuan ini membuktikan bahwa psikoedukasi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental mahasiswa baru.
Peningkatan Motivasi Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran IPS Menggunakan Media Audio Visual Rusmiati, Rusmiati; Puswiartika, Dhevy; Gamar, Mahfud Mahmud
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.3624

Abstract

This research aims to describe teachers' efforts to increase student motivation, find out the learning media used and the magnitude of the increase in student motivation in learning social studies using audio-visual media. The subjects of this research were fifth grade students at SDN Dampala, Bahodopi District, who were active in the even semester of the 2023/2024 academic year. This research uses a qualitative description method based on an assessment rubric in the form of observation sheets, documentation and interviews. The results of the research show that teachers' efforts to increase student motivation can be seen from the better student response to the learning process, collaboration between students and also between students and teachers, as well as the creation of a supportive learning environment which is an important factor in increasing student motivation. The use of learning media can be seen from. The positive impact on student motivation during the learning process and increasing student motivation in social studies learning shows that effective integration of audio-visual media in learning can increase students' attention to social studies learning material.
Pendampingan guru BK dalam melaksanakan konseling resolusi konflik untuk meningkatkan solidaritas antar siswa di lingkungan sekolah Ratu, Bau; Puswiartika, Dhevy; Baan, Addriana Bulu; Herlina, Herlina; Elfira, Ninil
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Solidaritas antar siswa merupakan hal penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan siswa. Namun, globalisasi dan individualisme menyebabkan menurunnya rasa solidaritas dan meningkatnya konflik di kalangan pelajar, seperti perkelahian, tawuran, bullying, dan tindakan kekerasan lainnya. Konseling resolusi konflik merupakan upaya untuk mengatasi konflik dan meningkatkan solidaritas antar siswa dengan memberikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mengelola konflik secara benar serta mengembangkan budaya perdamaian. Kegiatan pendampingan dilakukan kepada 81 guru Bimbingan Konseling (BK) se-Kota Palu melalui pelatihan dan praktik langsung tahapan konseling resolusi konflik, meliputi membangun hubungan, memahami masalah, memperkuat persepsi kolaboratif, keterampilan resolusi konflik, dan penerapannya. Setelah pendampingan, kemampuan guru BK dalam melaksanakan konseling resolusi konflik meningkat, terutama pada keterampilan resolusi konflik dan penerapannya. Pendampingan lanjutan secara daring juga dilakukan untuk memfasilitasi pemahaman yang lebih baik. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali guru BK dengan keterampilan melaksanakan konseling resolusi konflik agar dapat meningkatkan solidaritas antar siswa di lingkungan sekolah.Abstract: Student solidarity is essential to creating an enabling learning environment and supporting student development. However, globalization and individualism lead to a decrease in the sense of solidarity and increased conflict among students, such as fighting, bidding, bullying, and other acts of violence. Conflict resolution counseling is an effort to overcome conflict and enhance student solidarity by providing knowledge, attitudes, and skills to manage conflict properly and develop a culture of peace. The supporting activities were carried out for 81 Teachers of Counseling (BK) in Palu City through training and practical stages of conflict resolution counseling, including building relationships, understanding problems, strengthening collaborative perceptions, conflict-resolution skills, and their application. Advanced online accompaniment is also done to facilitate better understanding. This activity aims to equip BK teachers with the skills to implement conflict resolution counseling in order to enhance solidarity among students in the school environment.
Pelatihan mindfulness sebagai upaya peningkatan komitmen pelayanan perangkat Desa Kabupaten Sigi Puswiartika, Dhevy; Ratu, Bau; Hasan, Hasan; Misnah, Misnah; Rizal, Rizal; Aditya, Rahul
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 9 No. 4 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232325

Abstract

Perangkat desa berupaya untuk tetap berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat di tengah situasi yang tidak menentu dan berubah drastis sebagai dampak pandemi Covid-19. Pelatihan mindfulness adalah pelatihan yang menempatkan kesadaran penuh pada sesuatu yang terjadi di momen saat ini dengan keterbukaan dan penerimaan. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui efektivitas pelatihan mindfulness dalam meningkatkan komitmen pelayanan pada perangkat desa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimental yang didukung oleh pendekatan kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah 36 orang perangkat desa yang bekerja di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Partisipan telah mengisi skala komitmen pelayanan sebelum dan sesudah pemberian pelatihan mindfulness. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Paired-Samples T Test dengan bantuan software IBM® SPSS® Statistics. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah pemberian pelatihan mindfulness pada kelompok eksperimen, diketahui bahwa terdapat peningkatan skor komitmen pelayanan pada perangkat desa, sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami peningkatan skor komitmen pelayanan. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan mindfulness merupakan salah satu teknik yang efektif untuk meningkatkan komitmen pelayanan pada perangkat desa. Implikasi dari penelitian ini adalah komitmen pelayanan pada perangkat desa dapat dikembangkan dengan cara mempraktikkan teknik mindfulness. Materi dalam pelatihan teknik mindfulness yang telah dipelajari oleh para perangkat desa dapat ditindaklanjuti dengan latihan informal mindfulness secara rutin dan teratur, baik dalam lingkup pekerjaan, maupun kehidupan sehari-hari.
Media Pembelajaran Audio Visual dengan Teknik Role Playing dalam Mengembangkan Minat Belajar IPS pada Siswa Kelas V SD Negeri Umpanga Kabupaten Morowali Nasrah, Nasrah; Puswiartika, Dhevy; Mahfud, Mahfud; Ratu, Bau
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 14, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v14i1.608

Abstract

Social studies lessons are boring learning for students because the content is rote memorization. Based on the results of initial observations, it appears that the low interest in studying social studies for class V at Baiga State Elementary School is caused by students' disinterest in delivering monotonous material, teachers have difficulty providing concrete descriptions of learning material because they do not use the right media so that students have difficulty expressing facts, and arguments to develop within the topic. In general, interest in studying social studies among these students is low. This research aims to increase students' interest in learning social studies and describe the obstacles and solutions for implementing the role playing model with audio-visual media. This classroom action research was carried out in two cycles with planning, implementation, observation and reflection stages. The research results show that the role playing model with audio-visual media can increase students' interest in learning social studies. The obstacle in implementing the role playing model with audio visual media is that it is difficult for students to be suitable in playing the role of a teacher, where students are less imbued with their role, students are less active in asking questions during activities. The solution offered is that teachers pay more attention to the abilities of students in determining the role of each student so that they are more aware of their role.
BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SELF CONTROL UNTUK MENGURANGI LONELINESS PADA SISWA Lestari, Mardi; Aras, Nurul Fitriah; Puswiartika, Dhevy; Hasan, Hasan; Wulandari, Riri Ayu; Irawan, Andi Wahyu
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i2.206-214

Abstract

Loneliness pada siswa adalah kondisi yang disinyalir akibat dari kepribadian yang introvert, keluarga yang broken home, terlalu berekspektasi tinggi terhadap lingkungan, sering mendapatkan penolakan di lingkungan sekitar, kurangnya peran dan kasih sayang dari orang tua sehingga diperlukan penanganan khusus. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas treatment bimbingan kelompok tentang strategi pengendalian diri dalam menurunkan perasaan loneliness siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 8 orang siswa. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif non-equivalent control group design, sebuah desain kuasi-eksperimen. Kuesioner kesepian adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data. Rumus uji Mann-Witney digunakan untuk pengolahan dan analisis data deskriptif dan inferensial. Skor rata-rata pre-test kelompok eksperimen adalah 41,8, sedangkan kelompok kontrol adalah 34,3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor tes awal siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berbeda sebesar 7,5. Skor rata-rata post-test kelompok eksperimen (31,6) dan kelompok kontrol (27,1) setelah perlakuan berbeda 4,5 poin. Loneliness siswa dapat dikurangi secara efektif dengan latihan pengendalian diri dalam konseling kelompok.
Fear of Failure and Quarter-Life Crisis Among Final-Year Education Students: Evidence from Tadulako University Saskia, Wafik; Munifah, Munifah; Rasido, Ikhlas; Puswiartika, Dhevy
Journal of General Education and Humanities Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v4i4.807

Abstract

This study aims to describe the levels of fear of failure and quarter-life crisis and to determine whether there is a relationship between fear of failure and quarter-life crisis among final-year students majoring in Education at Tadulako University. The population in this study consisted of 774 final-year students majoring in Education at Tadulako University in the 2022 cohort, and the research sample comprised 89 students, as determined by the Slovin formula. Simple random sampling was used to collect the sample. Pearson’s product-moment correlation was used to analyse the data in this study. The results of the analysis indicate that the fear of failure falls into the low category, with 36% (32 students), while the quarter-life crisis is categorized as high, with 38% (34 students). The correlation coefficient reveals a significant positive relationship between the fear of failure behaviour and the quarter-life crisis (r = 0.766, p < 0.05), indicating that as the fear of failure behaviour increases, the quarter-life crisis also increases, and vice versa.
Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Baru Program Studi Bimbingan Konseling Melalui Pemberian E-Modul Ni Made Jesiliani; Ikhlas Rasido; Azam Arifyadi; Dhevy Puswiartika
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental pada mahasiswa baru Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako melalui pemberian e-modul. Penelitian ini didasarkan pada tingginya tekanan akademik dan emosional yang dialami mahasiswa baru, serta pentingnya literasi kesehatan mental dalam membekali mereka menghadapi tantangan tersebut. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain Nonequivalent (Pretest-Posttest) Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 130 mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Intervensi diberikan dalam bentuk e-modul yang berisi materi tentang kesehatan mental, diikuti dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Instrumen penelitian berupa kuesioner literasi kesehatan mental dengan 33 item pernyataan. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara tingkat literasi kesehatan mental sebelum dan sesudah pemberian e-modul. Temuan ini membuktikan bahwa e-modul efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental mahasiswa baru. E-modul terbukti menjadi media pembelajaran yang fleksibel, menarik, dan mampu meningkatkan pemahaman kesehatan mental mahasiswa secara mandiri. Penggunaan e-modul sebagai alternatif edukasi kesehatan mental di perguruan tinggi.
Peran Locus Of Control Dalam Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi Mahasiswa: The Role Of Locus Of Control In Group Guidance Services To Improve Student Achievement Motivation Ramadhan, Mohamad Wahyu; Lestari, Mardi; Nurwahyuni, Nurwahyuni; Puswiartika, Dhevy
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9139

Abstract

Maraknya kebiasaan menunda penyelesaian tugas dari mahasiswa menjadi permasalahan utama pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tentang peran dari locus of control dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan motivasi berprestasi mahasiswa, populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa bimbingan dan konseling dengan sampel berjumlah 8 orang. Instrumen pengumpulan data yaitu angket motivasi berprestasi. Data yang telah diperoleh diolah lalu dianalisis menggunakan metode deskriptif dan inferensial menggunakan uji dependent sample T-test. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok terdapat 8 mahasiswa memiliki tingkat motivasi berprestasi yang rendah. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok terdapat 7 mahasiswa yang berada pada klasifikasi tinggi dan 1 mahasiwa berada pada klasifikasi sangat tinggi,ini menunjukkan jika 8 mahasiswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini mengalami peningkatan setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok. Hasil analisis inferensial menunjukkan nilai signifikansi 0,00 dan nilai tersebut < 0,05 artinya terdapat pengaruh dari peran Locus Of Control untuk meningkatkan motivasi berprestasi mahasiswa melalui bimbingan kelompok.