Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Transformasi Pembelajaran Pancasila: Keunggulan Media Pembelajaran Interaktif “Sibola Lala” Bagi Siswa kelas 1 SD Suryani, Sri; Suciptaningsih, Oktaviani Adhi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8703

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya pemanfaatan media digital yang menarik dan mudah dipahami yang mampu menstimulasi peserta didik dalam pembelajaran. Dari latarbelakang tersebuat peneliti ingin mengembangkan bahan ajar berbantuan media interaktif “Si Bola Lala”. “ Si Bola Lala “ ini merupakan akronim dari kata Simbol  dari Sila-sila Pancasila yang terdapat pada materi dalam elemen Pancasila di kurikulum Merdeka fase A. Media pembelajaran  interaktif ini dikembangkan sebagai penunjang untuk meningkatkan  kemampuan berpikir kritis siswa terutama pada pelajaran Pancasila.  Media interaktif ini berbentuk PDF yang disematkan link video interaktif dan didalamnya terdapat beberapa fitur menu yang bisa diakses pengguna. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan (R&D). Menggunakan model 4D yang terdiri atas beberapa tahap (Define, Design, Develop, Dissiminate). Subjek penelitian ini meliputi 3 orang ahli 1 guru dan 28 peserta didik kelas I SDN Kalipang 01 Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Setelah media ajar dibuat dan dikembangkan barulah dilakukan ujicoba yang hasilnya diperoleh setelah dilakukan rekaman data melalui wawancara, observasi dan lembar validasi aspek materi yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Dari data yang telah dianalisis diharapkan nantinya sesuai dan relevan dengan kebutuhan siswa dan guru karena media ini memberikan pembelajaran interaktif khusus dan kegiatan bermakna bagi siswa kelas 1.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATERI MEMAHAMI TEKNIK DAN GAYA MENYANYI MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM POSING LEARNING Suryani, Sri; Oktariani, Dwi
TACET Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni Vol 1, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tacet.v1i1.59577

Abstract

 Permasalahan dalam penelitian ini ialah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII pada materi memahami teknik dan gaya menyanyi lagu daerah. Tujuan pada penelitian ini ialah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi memahami teknik dan gaya menyanyi lagu daerah menggunakan model Problem Posing Learning di kelas VIII B SMP Negeri 2 Mempawah Timur. Penelitian ini dipaparkan dalam bentuk deskriptif, yaitu mendeskripsikan hasil analisis peningkatan hasil belajar siswa melalui model Problem Posing Learning..   Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan prosedur penelitian Perencanaan, Tindakan, Observasi, dan Refleksi. Teknik pengumpulan data berupa teknik observasi langsung. Konsep model pembelajaran Problem Posing Learning yakni, diskusi, presentasi, konfirmasi, dan evaluasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII   pada materi memahami teknik dan gaya menyanyi lagu daerah. Penelitian ini dilakukan pada satu kelas yaitu kelas VIII B. Penelitian ini di lakukan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian terdapat peningkatan hasil belajar pada tiap siklusnya. Pada siklus ke I yaitu 50 % dan pada siklus ke II yaitu 95 % , sehingga terjadi peningkatan sebesar 45 %. Dengan demikian peneliti menyimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Posing Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi memahami teknik dan gaya menyanyi lagu daerah.Kata Kunci : Hasil Belajar, Model Problem Posing Learning, Teknik dan Gaya Menyanyi
Kajian Infiltrasi Air Limbah Kamar Mandi Pada Air Sumur Fakhirah H, Ummu; Suryani, Sri; Al - Amien, Fuad
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya air limbah dapat menjadi sumber masalah terkait pencemaran air tanah pada sumur gali masyarakat jika tidak didesain dengan baik. Untuk meminimalisir terjadinya pencemaran oleh lindi yang dihasilkan oleh air sisa aktivitas masyarakat, khususnya di Jalan Barukang, dapat menyebabkan masuknya pencemar ke dalam sumu-sumur air tanah yang ada di sekitarnya. Di dalam lindi terkandung senyawa-senyawa pencemar organik maupun anorganik yang apabila jumlahnya melebihi baku mutu menyebabkan perubahan warna, rasa, bau pada air, mengiritasi kulit, dan menyebabkan gejala–gejala gangguan kesehatan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan tanah dalam menyaring air limbah organik dari kamar mandi dan dampaknya terhadap kualitas air sumur di daerah pada penduduk di Jalan. Barukang Kecamatan Ujung Tanah, Makassar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah mengumpulkan data primer yang didapatkan dari hasil analisis laboratorium sumur gali masyarakat. Selanjutnya, menganalisa tentang air tanah, lindi, dan pencemaran air tanah yang diakibatkan oleh lindi, serta mengamati aktivitas masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di lokasi penelitian terjadi infiltrasi pencemaran air tanah dengan tingkat tinggi. Struktur tanah di daerah tersebut tidak mampu menyaring air limbah organik dengan efektif, terutama karena kondisi tanah yang mudah merembes air dan tangki septik yang tidak kedap air. hal ini mengakibatkan bakteri dan zat berbahaya dari air limbah kamar mandi mencapai air sumur, sehingga menurunkan kualitas air sumur dan tidak memenuhi peraturan baku mutu sesuai Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 2021.
Dilema Implementasi Pembelajaran Seni: Persepsi Guru Sekolah Dasar di Tengah Pergeseran Kebijakan Hardhita, Rizki Septa; Suryani, Sri; Anggraini, Ade Eka; Dewi, Radeni Sukma Indra
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.7462

Abstract

Kebijakan baru pendidikan nasional, yaitu Kurikulum Merdeka, membawa perubahan signifikan pada pembelajaran seni di Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini mengkaji persepsi guru SD Negeri 01 Kalipang terkait dilema yang mereka hadapi dalam mengimplementasikan pembelajaran seni di tengah pergeseran kebijakan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan studi kepustakaan untuk melengkapi hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas bagi guru untuk tidak memaksakan siswa mempelajari seni yang tidak mereka sukai, dan memungkinkan mereka untuk memilih bidang seni yang sesuai dengan minat dan bakat mereka. Namun demikian, Kurikulum Merdeka juga menghadirkan kompleksitas baru bagi guru dan institusi pendidikan. Guru perlu beradaptasi dengan perubahan kurikulum dan menerapkan strategi pembelajaran yang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran seni. Kolaborasi antara guru dan orang tua juga penting untuk mendukung pembelajaran seni yang optimal. Secara keseluruhan, Kurikulum Merdeka memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran seni di sekolah dasar, namun hal ini membutuhkan adaptasi dan kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak
KAJIAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA PERPUSTAKAAN BALAI PEMUDA SEBAGAI SARANA KEGIATAN LITERASI Gultom, Eufrath Moratua; Suryani, Sri
Arsitekno Vol. 11 No. 2 (2024): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v11i2.16639

Abstract

Di masa kini literasi menjadi kemampuan yang sangat diperlukan dalam menghadapi perkembangan zaman. Perpustakaan sebagai salah satu sarana kegiatan literasi di masa kini berperan penting dalam menumbuhkan budaya literasi di Masyarakat. Surabaya merupakan kota yang memegang predikat kota literasi, dalam menumbuhkan budaya tersebut pemerintah mewadahi kegiatan literasi dengan  adanya Perpustakaan Balai Pemuda. Arsitektur dalam konteks ini berperan dalam memberikan lingkungan yang nyaman dan kondusif untuk kegiatan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor dari pendekatan arsitektur perilaku yang memengaruhi perilaku pengunjung pada Perpustakaan Balai Pemuda, serta pengaruhnya terhadap peran perpustakaan sebagai sarana kegiatan literasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan metode pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder melalui studi literatur penelitian terdahulu. Kemudian hasil temuan dikaitkan dengan kriteria perpustakaan ideal. Berdasarkan hasil temuan didapatkan adanya faktor-faktor arsitektur perilaku yang berpengaruh terhadap perilaku pengunjung perpustakaan yaitu ruang, ukuran, dan bentuk; perabot dan penataannya;  suara; dan kebisingan, temperatur, dan pencahayaan. Sehubungan dengan faktor tersebut dapat diketahui pula Perpustakaan Balai Pemuda telah memenuhi 5 kriteria perpustakaan ideal yaitu flexible, compact, varied, organized, comfortable.
BUILDING MUZAKKI LOYALTY THROUGH TRANSPARENCY AND ACCOUNTABILITY: AN ANALYSIS OF MUZAKKI SATISFACTION AT BAZNAS SOUTH KALIMANTAN Jaya, Fanlia Prima; Suryani, Sri; Firdaus, Firdaus; Kamsariaty, Kamsariaty
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 8 No 3 (2024): IJEBAR, VOL. 8, ISSUE 3, September 2024
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v8i3.16638

Abstract

This study aims to determine the influence of the variables of Transparency and Accountability on Muzakki Loyalty through Muzakki Satisfaction in BAZNAS South Kalimantan Province; the type of data used in this study is quantitative data; this research is included in the category of causal research, the method used is the Explanatory survey method. The population in this study is all permanent Muzakki recorded in BAZNAS South Kalimantan Province, which is 1,108 Muzakki people; then, in determining the size of the sample using the Harun Al-Rasyid formula, it can be known that the minimum sample size is 164 Muzakki as respondents. The Data Analysis technique used is Path Analysis using SmartPLS Version 4.0. The results of this study found that partially, Transparency and accountability affect Muzakki satisfaction, accountability has an effect on Muzakki loyalty, but Transparency has no impact on Muzakki loyalty simultaneously Transparency and accountability have a significant impact on Muzakki loyalty through Muzakki satisfaction in BAZNAS South Kalimantan Province Keywords:       Transparency; Accountability; Muzakki satisfaction; Muzakki Loyalty
KAJIAN ELEMEN RUANG TERBUKA HIJAU PADA PERUMAHAN GREEN MANSION, KABUPATEN SIDOARJO, JAWA TIMUR Karuru, Wawan Ariestianto; Suryani, Sri
Arsitekno Vol. 12 No. 1 (2025): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v12i1.16703

Abstract

Meningkatnya populasi setiap tahun menciptakan permintaan ruang yang lebih besar, baik untuk tempat tinggal maupun aktivitas lainnya. Kebutuhan hunian tidak lagi terbatas pada pusat kota, tetapi sekarang meluas hingga ke daerah terpencil jauh dari kawasan perkotaan. Pertumbuhan perumahan di daerah pedesaan seringkali mengubah lahan pertanian, perkebunan, atau bahkan daerah perairan. Salah satu contoh perumahan baru adalah "Perumahan Green Mansion," yang terletak di Banjar Kemuning, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Area ini dulunya merupakan area tambak ikan yang sekarang telah diubah menjadi area perumahan. Sebagai daerah yang berkembang pesat dalam sektor perumahan di Jawa Timur, Kabupaten Sidoarjo perlu menyediakan ruang terbuka hijau (RTH) untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kualitas hidup warganya. Namun, kualitas RTH di kawasan Perumahan Green Mansion memiliki standar kualitas yang kurang baik, sehingga belum bermanfaat maksimal bagi penghuni perumahan dan lingkungan sekitarnya. Kualitas karakteristik elemen-elemen RTH sangat penting untuk menciptakan ruang yang tidak hanya estetis tetapi juga fungsional dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian lebih dari pihak pengembang, pemerintah, dan masyarakat untuk memastikan bahwa RTH yang disediakan di kawasan perumahan memiliki karakteristik yang memenuhi standar kualitas yang baik, serta dapat memberikan manfaat maksimal bagi penghuni perumahan dan lingkungan sekitarnya. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengkaji elemen ruang terbuka hijau pada Perumahan Green Mansion. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan studi literatur dan observasi, kemudian menyusun kesimpulan sebagai acuan dalam menindaklanjuti hasil penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan kajian elemen-elemen ruang terbuka hijau yang terdapat pada perumahan Green mansion seperti taman, hutan, jalur hijau, dan pekarangan rumah belum memenuhi standar kualitas RTH yang baik.
Sociodemographic Relationships with Self-Care Management Adherence in Type 2 Diabetes Mellitus Patients Pitora, Tobi; azahra, Sahara; khoirunissa, kenssa; suryani, sri; sabrina, najwa; utami, winda
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 13 No 1 (2025): JURNAL CITRA KEPERAWATAN Edisi : June
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jck.v13i1.392

Abstract

Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a chronic disease with a high complication rate that is strongly influenced by patient compliance with self-care management. This study aims to analyze the forms of compliance that affect self-care management in T2DM, sociodemographic characteristics that play a role in self-care management, and aspects of self-care management that contribute to improving compliance of T2DM patients. The method used was literature from the EBSCO, SAGE, and PubMed databases for the period 2021-2025, with the inclusion criteria of English articles, full text, and the use of Medical Subject Headings (MeSH Terms). The literature review showed that adherence in the aspects of blood sugar monitoring, diet management, physical activity, medication consumption, and foot care determine the success of self-care management. Sociodemographic factors such as advanced age, low education and economic level, and lack of social support were shown to reduce patient adherence to self-care management. In contrast, patients with good health education, access to adequate medical equipment, and family and community support showed a more optimal level of compliance and self-care management. Effective self-care management, especially in terms of diet management, physical activity, and blood sugar monitoring, significantly increases patient compliance, reduces the risk of complications, and improves quality of life. Thus, sociodemographic-based interventions, health education, and family/community involvement are essential to improve adherence and effectiveness of self-care management in T2DM patients.
Gemar Gatra Traditional Gymnastics Training to Improve Physical Fitness of High School Students in Eastern Suryani, Sri; Artanayasa, I Wayan; Swadesi, I Ketut Iwan; Semarayasa, I Ketut; Lesmana, Kadek Yogi Parta
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v9i2.87818

Abstract

There are still many students who still need to improve their physical fitness. Students who are too lazy to exercise have an impact on their poor health. This study aims to analyze the effect of Gemar Gatra gymnastics training on improving students' physical fitness. This study is a quantitative study with a quasi-experimental approach. The study sample sample was 40 male students in grade XI of high school. The method used in data collection was a questionnaire and test. The research instrument used was the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) for males aged 16-19 years. The data analysis technique can be used to test hypotheses using ANOVA. The results of the study showed that Gemar Gatra gymnastics training had a significant effect on improving students' physical fitness. The paired Sample T-Test test showed a significant difference between students' physical fitness before and after participating in Gemar Gatra gymnastics training. It was concluded that Gemar Gatra gymnastics can improve students' physical fitness. This study implies that Gemar Gatra gymnastics training can be used for high school students. The implications of the research are that Gemar Gatra gymnastics exercises can be applied by teachers so that they can improve students' physical fitness.
Analisis Hasil Pengujian Isolasi Transformator Daya 20 kV (Step-Up) di PT PLN (Persero) PLTD Tegineneng: Analisis Hasil Pengujian Isolasi Transformator Daya 20 kV (Step-Up) di PT PLN (Persero) PLTD Tegineneng SON, JECKSON; Suryani, Sri
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 19 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v19n1.2771

Abstract

Transformator step-up pada PT PLN (Persero) PLTD Tegineneng merupakan salah satu peralatan utama yang digunakan secara kontinu. Dalam sebuah jaringan sistem tenaga listrik yang kompleks, penurunan atau penuaan kekuatan isolasi peralatan listrik merupakan masalah serius yang dapat menimbulkan kerugian besar, seperti kerusakan transformator, meledaknya pemutus sirkuit (circuit breaker), dan lain-lain. Untuk menghindari kerusakan peralatan yang tidak terduga serta ketidakstabilan distribusi energi listrik, sangat penting untuk mengetahui kondisi isolasi peralatan tersebut dan memantau secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengujian isolasi transformator tersebut berdasarkan empat parameter utama: Indeks Polarisasi (PI), tan delta, analisis gas terlarut (DGA), dan breakdown voltage. Hasil pengujian Indeks Polarisasi menunjukkan indikasi kontaminasi belitan trafo oleh kotoran, air, dan debu. Disarankan untuk melakukan uji kadar air dan tan delta guna mendalami temuan ini. Pengujian tan delta pada kumparan primer menunjukkan hasil yang tidak baik, dengan nilai sebesar 1,2%, yang menurut standar ANSI C57.12.90 tergolong buruk. Oleh karena itu, pengujian kadar air minyak isolasi dan furan direkomendasikan. Hasil DGA menunjukkan total gas terlarut (TDCG) sebesar 1169 ppm, masuk dalam kondisi 2 yang menandakan gejala awal kegagalan. Laju pertumbuhan gas yang signifikan (>30 ppm) pada pengujian-pengujian berikutnya mengindikasikan perlunya pengambilan sampel gas secara bulanan. Analisis key gas mengidentifikasi jenis kegagalan sebagai pemanasan minyak (overheating of oil) dengan dominasi kandungan gas etilen (63%) dan etana (20%). Pengujian breakdown voltage menunjukkan hasil awal yang baik, namun cenderung menurun dari 55 kV ke 46 kV, kemungkinan akibat penambahan oli saat proses purifikasi. Berdasarkan analisis menyeluruh, transformator unit 3 PLTD Tegineneng masih layak dioperasikan dengan catatan beban tidak melebihi kapasitas. Namun, tanda-tanda kegagalan isolasi, khususnya pada minyak, mulai muncul. Oleh karena itu, diperlukan pengujian rutin, seperti pengujian kadar air dan furan, untuk memastikan kondisi transformator tetap stabil dan andal.