Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU MI ROUDLOTUL HUDA GUNUNGPATI SEMARANG Hendikawati, Putriaji; DN, Nuriana Rachmani; Susilo, Bambang Eko
Jurnal Abdimas Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai dengan baik jika guru dapat mengidentifikasi dengan baik permasalahan yang terjadi di kelasnya untuk kemudian dicarikan jalan penyelesaiannya. Pelaksanaan identifikasi permasalahan dan penyelesaiannya ini dapat dilakukan pada penelitian tindakan kelas. Pendampingan penyusunan proposal penelitian tindakan kelas bagi guru MI Roudlotul Huda Gunungpati Semarang dimaksudkan agar guru dapat mengidentifikasi dengan baik masalah yang terjadi dalam pembelajaran, serta memilih dan melaksanakan strategi penyelesaian masalah yang dihadapi kemudian menyusunnya dalam sebuah proposal penelitian tindakan kelas sehingga peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai.
IMPROVING THE AUTODIDACT LEARNING OF STUDENT ON KALKULUS THROUGH COOPERATIVE LEARNING “STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION” BY PORTFOLIO PROGRAMMED Susilo, Bambang Eko; Kharisudin, Iqbal
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 27, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v27i1.196

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang masih rendah otodidak belajar siswa dalam ceramah. Penelitian ini dilakukan pada perkuliahan Kalkulus II diambil oleh mahasiswa Jurusan Matematika FMIPA UNNES. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus berisi tentang perencanaan, tindakan, observasi, dan evaluasi-refleksi. Sebelum itu, ada pembagian ke dalam klasifikasi diskusi terdiri dari empat atau lima orang setiap kelompok. Hasil penelitian telah dilakukan dua siklus penelitian. Siklus I mencapai hanya 12 siswa atau 27,91% dari seluruh siswa yang belajar secara otodidak mendapatkan skor> 60 berarti masih di bawah indikator keberhasilan penelitian ini, yaitu 60%. Jadi perlu dilanjutkan ke siklus berikutnya. Dari portofolio yang telah dikumpulkan, dapat dilihat bahwa kreativitas siswa dalam membuat kuesioner yang masih rendah. Umumnya mereka tidak mendapatkan referensi kecuali dari kelas mereka. Siklus II mencapai 27 siswa atau 62,79% dari seluruh siswa yang mendapatkan skor otodidak belajar> 60 sehingga indikator keberhasilan telah tercapai. Tapi ada masih ada gelisah tentang perbedaan skor cara belajar secara otodidak siklus I dan II, yaitu hanya 4,53, sehingga untuk siklus berikutnya peningkatan skor harus memiliki perhatian. Dari studi di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif " student teams achievement division " (STAD) oleh portofolio diprogram sebagai pengembangan perencanaan Aku Kalkulus dapat meningkatkan otodidak belajar siswa. Penelitian ini perlu ditindaklanjuti karena masalah belajar tidak bisa selesai oleh satu model pembelajaran. Penelitian perlu mengembangkan setiap model pembelajaran dan menerapkannya di kelas untuk siswa tidak bosan. Itu diperlukan penelitian selanjutnya yang melihat dampak dari model pembelajaran dari sisi lain, misalnya dalam kreativitas dalam membuat kuesioner di dalam kelas dalam dan luar ruangan belajar.Kata Kunci: student teams achievement division, autodidact learning, portfolio programmed
PENERAPAN PEMBELAJARAN TWO STAY-TWO STRAY TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MINAT Saraswati, In Diyah; Soedjoko, Edy; Susilo, Bambang Eko
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v1i1.258

Abstract

AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah model pembelajaran Two Stay-Two Stray (TS-TS) berbantuan LKPD dan alat peraga dapat meningkatkan minat belajar matematika peserta didik, (2) apakah model pembelajaran TS-TS berbantuan LKPD dan alat peraga dapat meningkatkan minat belajar matematika peserta didik, (3) apakah model pembelajaran TS-TS berbantuan LKPD dan alat peraga dapat meningkatkan minat belajar matematika peserta Didik. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pedekatan penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP N 5 Pemalang tahun pelajaran 2011/2012. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VIIIF sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIE kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran TS-TS berbantuan LKPD dan alat peraga dapat meningkatkan minat belajar peserta didik, ketuntasan belajar baik individual maupun klasikal dapat tercapai, berarti penerapan model ini efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep, dan kemampuan pemahaman konsep peserta didik yang mendapatkan pembelajaran dengan model pembelajaran ini untuk materi kubus dan balok lebih baik dari pada yang mendapatkan pembelajaran dengan model ekspositori.The reserch aims to determine: (1) whether the model Two Stay-Two Stray (TS-TS) assisted learning LKPD and props can enhance student interest in learning mathematics, (2) whether the model TS-TS assisted learning and teaching aids LKPD can increase interest in learning math learners, (3) whether the model TS-TS assisted learning and teaching aids LKPD can increase interest in learning math Educate participants. The method in this study is a quantitative experimental study pedekatan. The population in this study were all class VIII students SMP N 5 Pemalang school year 2011/2012. The sample in this study, namely the class VIIIF as a class experimental and class VIIIE as control class. The results of his research is the application of learning models TS-TS assisted LKPD and props can enhance learning interest of students, either individually or completeness classical learning can be achieved, this means that the application of this model is effective against the ability of understanding the concepts, understanding of concepts and skills of learners who have learning this learning model for the cube and beam material is better than receiving expository model.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Pitaloka, Yuninan Dyah; Susilo, Bambang Eko; Mulyono, Mulyono
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 1 No 2 (2012): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v1i2.1759

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) apakah peserta didik yang diajar dengan model PMRI hasil belajarnya mencapai ketuntasan belajar, (2) apakah kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model PMRI lebih baik daripada peserta didik yang diajar dengan model ekspositori, dan (3) apakah peserta didik yang diajar dengan menggunakan model PMRI lebih aktif daripada peserta didik yang diajar dengan model ekspositori. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 5 Ambarawa. Melalui teknik cluster random sampling, diperoleh kelas VIIA sebagai kelas eksperimen menggunakan model PMRI dan kelas VIIB sebagai kelas kontrol menggunakan model ekspositori. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode dokumentasi, metode tes, dan metode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peserta didik yang diajar dengan model PMRI hasil belajarnya mencapai ketuntasan belajar, (2) kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik yang diajar dengan menggunakan model PMRI lebih baik daripada peserta didik yang diajar dengan model ekspositori, dan (3) peserta didik yang diajar dengan menggunakan model PMRI lebih aktif daripada peserta didik yang diajar dengan model ekspositori.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN SOMATIS AUDITORI VISUAL INTELEKTUAL TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA Lorinda, Lora; Susilo, Bambang Eko; Kusni, Kusni
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 1 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i1.3321

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) keefektifan model pembelajaran Somatis, Auditori, Visual, Intelektual (SAVI) berbantuan CD Pembelajaran terhadap kemampuan komunikasi matematika; dan (2) mengetahui interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan komunikasi matematika. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, angket dan tes. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MA Al Asror Gunungpati tahun pelajaran 2011/2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan komunikasi matematika peserta didik  kelas eksperimen sebesar 68,46 dan kelas kontrol sebesar 64,32. Dari uji proporsi, peserta didik kelas eksperimen mencapai ketuntasan belajar klasikal. Berdasarkan uji kesamaan rata-rata, kemampuan komunikasi matematika kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Pada uji anava, ada interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar dengan kemampuan komunikasi matematika peserta didik. Simpulan yang diperoleh adalah model pembelajaran SAVI berbantuan CD Pembelajaran lebih efektif terhadap kemampuan komunikasi matematika dan ada interaksi model pembelajaran dan gaya belajar peserta didik terhadap kemampuan komunikasi matematika.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DENGAN PENDEKATAN PMRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Permatasari, Gilang Anjar; Veronica, Rahayu Budhiati; Susilo, Bambang Eko
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 2 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i2.3343

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran Problem Posing dengan pendekatan PMRI terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini diawali dengan memilih sampel dari populasi yang ada dengan teknik cluster random sampling. Pada penelitian  ini dipilih secara acak satu kelas sebagai kelas eksperimen yaitu kelas VII B yang diberikan perlakuan model pembelajaran Problem Posing dan satu kelas sebagai kelas kontrol yaitu kelas VII A yang diberikan pembelajaran ekspositori. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, tes, dan observasi. Hasil uji proporsi menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas eksperimen pada aspek kemampuan berpikir kreatif telah mencapai ketuntasan klasikal, mencapai lebih dari 75 % yaitu sebesar 93,1%. Dilihat dari nilai rata-rata tes kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas eksperimen  adalah 80,39 sedangkan kelas kontrol adalah 73,48 dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas eksperimen lebih baik daripada kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas kontrol. Berdasarkan lembar observasi pengamatan keaktifan peserta didik, diperoleh bahwa keaktifan peserta didik kelas eksperimen lebih baik daripada keaktifan peserta didik kelas kontrol.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Posing dengan pendekatan PMRI efektif terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik materi segiempat kelas VII SMP Negeri 2 Karanganyar.
ANALISIS MATERI, PENYAJIAN, DAN BAHASA BUKU TEKS MATEMATIKA SMA KELAS X DI KABUPATEN REMBANG Nurmutia, Halida Eka; Mariani, Scolastika; Susilo, Bambang Eko
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 2 No 3 (2013): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v2i3.3365

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah buku Matematika Jilid 1 untuk SMA Kelas X karangan Sartono Wirodikromo terbitan Erlangga yang digunakan di Kabupaten Rembang sudah memenuhi standar aspek materi, penyajian, dan bahasa buku teks matematika menurut BSNP serta memuat materi pokok yang memenuhi ketiga aspek standar tersebut. Teknik pengumpulan data dengan angket untuk mengetahui buku matematika yang digunakan kelas X dan dokumentasi menggunakan lembar penilaian buku teks matematika dari Pusat Perbukuan Depdiknas. Penilaian dilakukan oleh tiga orang penilai, yaitu peneliti, guru matematika, dan teman sejawat. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, triangulasi, pengecekan sejawat, kecukupan referensial, uraian rinci, audit kebergantungan dan kepastian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku yang dianalisis termasuk dalam kriteria baik dengan perolehan persentase skor rata-rata 85,66% pada aspek materi, 66,80% pada aspek penyajian, dan 82,54% pada aspek bahasa. Berdasarkan materi pokok, persentase skor rata-rata buku, yaitu 76,48%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa buku Matematika Jilid 1 untuk SMA Kelas X yang digunakan di Kabupaten Rembang sudah memenuhi standar aspek materi, penyajian, dan bahasa menurut BSNP serta memuat materi pokok yang memenuhi ketiga standar aspek tersebut.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBING-PROMPTING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI LINGKARAN Swasono, Andi Hepi; Suyitno, Amin; Susilo, Bambang Eko
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 2 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i2.4470

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui apakah hasil belajar peserta didik pada materi lingkaran dengan penerapan pembelajaran probing-prompting dapat mencapai ketuntasan, (2) mengetahui apakah persentase ketuntasan belajar peserta didik pada materi lingkaran dengan penerapan pembelajaran probing-prompting lebih tinggi dari persentase ketuntasan belajar peserta didik pada pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui apakah rata-rata hasil belajar peserta didik pada materi lingkaran dengan penerapan pembelajaran probing-prompting lebih baik dari rata-rata hasil belajar peserta didik pada pembelajaran konvensional. Populasinya adalah siswa SMP Negeri 3 Slawi. Sampel diambil menggunakan teknik cluster random sampling, diperoleh kelas VIIIA kelas eksperimen dan VIIIC kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi metode dokumentasi dan metode tes. Analisis yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji proporsi, uji rata-rata, uji kesamaan dua proporsi, dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian diperoleh 86,84% peserta didik dengan probing-prompting mencapai ketuntasan belajar, rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen sebesar 78,66 melebihi KKM, ketuntasan siswa pada kelas ekperimen lebih tinggi dari kelas kontrol, dan hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Pembelajaran probing-prompting lebih efektif dari pada pembelajaran konvensional.
KOMPARASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN MMP DAN PAIRS CHECK Syah, Muhammad Ardian; Susilo, Bambang Eko
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 1 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i1.7446

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah siswa kelas X materi trigonometri dengan model pembelajaran Mathematics Missouri Project (MMP) dan Pairs Check mencapai ketuntasan belajar dan (2) mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan kemampuan  pemecahan masalah siswa kelas X materi trigonometri antara model pembelajaran MMP, Pairs Check, dan Direct Instruction. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 4 Magelang Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian diambil secara cluster random sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, tes untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) kemampuan pemecahan masalah siswa yang mendapat model MMP dan Pairs Check mencapai ketuntasan belajar dan (2) terdapat perbedaan signifikan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang mendapat model MMP, Pairs Check, dan Direct Instruction. Kemampuan pemecahan masalah siswa model MMP dan Pairs Check tidak berbeda tetapi lebih baik dari Direct Instruction. Simpulan yang diperoleh (1) kemampuan pemecahan masalah siswa kelas X materi trigonometri dengan model pembelajaran MMP dan Pairs Check mencapai ketuntasan belajar dan (2) terdapat perbedaan signifikan kemampuan pemecahan masalah antara siswa kelas X materi trigonometri antara model pembelajaran MMP, Pairs Check, dan Direct Instruction. Kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model pembelajaran MMP dan Pairs Check tidak berbeda tetapi lebih baik dari Direct Instruction.
PENGEMBANGAN KARAKTER MANDIRI DAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MMP PENDEKATAN ATONG MATERI GEOMETRI Masriah, Masriah; Sukestiyarno, Sukestiyarno; Susilo, Bambang Eko
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i2.7598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan pembelajaran yang efektif, (2) mengetahui deskripsi karakter mandiri siswa; (3) mengetahui deskripsi keterampilan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merupakan penelitian mixed methods dengan populasi siswa kelas VIII SMP 1 Karanganyar Demak tahun pelajaran 2014/2015, sampel siswa kelas VIII B dan dipilih 5 subjek penelitian dari kelas tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan tes. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis uji ketuntasan, uji pengaruh, uji gain dan kualitatif deskriptif. Simpulan yang diperoleh adalah (1) pembelajaran matematika dengan model MMP pendekatan ATONG pada materi geometri kelas VIII efektif terhadap karakter mandiri dan kemampuan pemecahan masalah siswa; (2) deskripsi karakter mandiri siswa adalah S-1 mempunyai karakter mandiri yang baik, S-2 dan S-3 mempunyai karakter mandiri yang cukup baik, S-4 dan S-5 mempunyai karakter mandiri yang kurang; (3) deskripsi keterampilan pemecahan masalah siswa adalah S-1, S-2, S-3, S-4 dan S-5 dalam mengerjakan soal menjadi terbiasa dengan langkah-langkah pemecahan masalah.
Co-Authors Aditya Marianti Agustina, Vena Ahmad Arifuddin Ajeng Dian Pertiwi, Ajeng Dian Al Hakim, M. Faris Amin Suyitno Anggoro, Abdurrobbil Falaq Dwi Arief Agoestanto Ary Woro Kurniasih Atmaja, Satriya Adika Arif Auliya, Anisa Rima Azizah, Maharani Nuur Azizia, Ananda Jullailatul Cahyani, Cielo Dewi Darhim Darhim David Mubarok, David Edy Soedjoko Ema Butsi Prihastari Ratna Widyaningrum, Ema Butsi Prihastari Emi Pujiastuti Fashihah, Fashihah Fathurrohman, Fani Laffanillah Hardi Suyitno Hery Sutarto Hidayati, Nita Iqbal Kharisudin Isti Hidayah Iwan junaedi Kumalasari, Desy Kusni Kusni Lorinda, Lora masriah masriah, masriah Masrukan Masrukan Masrukan Masrukan Maulana, Faith Miftah Maulana, Sylvia Faori Mohammad Asikin Muhammad Faizin Muhammad Iqbal Mulyono Mulyono Nining Setyowati Nuni Widiarti Nuriana Rachmani DN, Nuriana Rachmani Nurmutia, Halida Eka Permatasari, Gilang Anjar Pitaloka, Yuninan Dyah Priyanto, Oei Yuda Setiyo Putriaji Hendikawati Rahmayani, Bulan Relitasari, Puput Rifqiyana, Lilyan Riwayati, Susi Riyan Hidayat Rochmad - Safaatullah, Muh. Fajar Safira, Amalia Fitri Ayu Sapto, Argiyanto Dwi Saraswati, In Diyah Sari, Virgania Scolastika Mariani Setiawan, Fajar Tri Setiawan, Makis Setiyanda, Karista Gadis Setya Nugraha, Nabila Primandini Siti Wahyuni Sri Sukaesih Subarkah, Muhamad Rizki Sufyani Prabawanto, Sufyani Sugiman Sugiman Sukestiyarno Sukestiyarno Swasono, Andi Hepi Syah, Muhammad Ardian Tania, Nova tasyya, Annas Tommy Tanu Wijaya Trida Ridho Fariz Veronica, Rahayu Budhiati Walid Walid, Walid Wardono Wardono Warih, Andono Zaenuri Mastur Zikir, Al