Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengembangan Media Scrapbook Tentang Penerimaan Diri Bagi Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Godean Tri Wahyuningsih; Nararya Rahadyan Budiyono
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 4 No. 3 (2025): Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v3i3.1422

Abstract

This research is based on the background of adolescent development starting from the formation of personality or the period where adolescents begin to understand themselves and also others. Self-acceptance is when someone recognizes both their strengths and weaknesses without blaming others, and has a strong drive to continue to develop. The importance of self-acceptance is that an individual's ability to accept themselves is the foundation for individuals to embrace all aspects of their lives, both pleasant and challenging, as part of the process of personal experience. The purpose of the research is to help students understand self-acceptance. The method applied in this study is Research and Development (RnD). This scrapbook media is in the form of non-digital media whose material is in the form of books with creativity and animation so as to attract students' reading interest. In the media scrapbook contains the definition of self-acceptance, aspects of self-acceptance, factors of self-acceptance, the impact of self-acceptance, tips for increasing self-acceptance, and is also equipped with positive affirmations, pearls, and also student activities that contain student sharing and are equipped with short stories related to self- acceptance, in order to reflect and evaluate after conducting services. From the results of the analysis, it can be concluded that the development of scrapbook media, with the results of feasibility evaluation by material experts 97.5%, media experts 82.5%, practitioner experts 92.5% and limited product trials on students 87.5%, can be considered very suitable for use in the field. So that the scrapbook development media about self-acceptance for class X students of SMK Negeri 1 Godean is declared very feasible to use. The benefits of this research produce a variety of media in the implementation of guidance and counseling services. However, there are several recommendations for developing this media, namely the need to develop scrapbook media in digital form by processing scrapbook media online or through an application..
Pengembangan Genwall Badar sebagai Media Pembelajaran Berbasis Genially Terintegrasi Wordwall Materi Bangun Datar Kelas IV Sekolah Dasar Rita Oktaviani; Sukriadi, Sukriadi; Makmun, Makmun; Tri Wahyuningsih
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3349

Abstract

Penelitian ini didasari oleh permasalahan yang terjadi pada peserta didik dalam memahami materi bangun datar yang memiliki ciri-ciri dan berbagai bentuk, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dengan berbasis teknologi. Oleh sebab itu, guru memerlukan adanya media pembelajaran digital yang layak dan dapat diakses kapan saja dan dimana saja oleh peserta didik. Dengan demikian dikembangkan media pembelajaran interaktif Genwall Badar berbasis Genially yang terintegrasi dengan Wordwall untuk menyajikan materi bangun datar secara menarik dan menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengembangan, kelayakan, dan respon peserta didik. Metode yang digunakan penelitian ini adalah Research dan Development dengan model pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian melibatkan 26 peserta didik dan guru kelas IV-B SD Negeri 019 Samarinda Ulu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket. Berdasarkan hasil validasi, media ini mendapatkan penilaian sangat layak dari ahli media 92,05% dan ahli materi 86%, serta memperoleh respon peserta didik dalam uji coba skala kecil 94,81% dan skala besar 93,50%. Dengan demikian, Genwall Badar dinyatakan layak dan dapat digunakan secara efektif sebagai media pembelajaran interaktif pada materi bangun datar.
Pengembangan Media Pembelajaran MOTIKA (Monopoli Matematika) Berbasis Game Edukasi pada Materi Bangun Datar Kelas IV Sekolah Dasar Arinda Saputri; Sukriadi; Makmun; Tri Wahyuningsih
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3362

Abstract

Media pembelajaran yang berbasis Game edukasi merupakan bagian sarana yang memiliki peran krusial dalam kegiatan pembelajaran karena mampu menghadirkan suasana dengan tingkat interaktivitas dan daya tarik yang lebih tinggi. Melalui media ini, peserta didik dapat melakukan dua aktivitas sekaligus belajar sambil bermain dalam waktu yang bersamaan. Selain itu, pendekatan ini mendorong peserta didik untuk lebih antusias terlibat dalam pembelajaran di kelas, yang sejalan dengan tuntutan atau kebutuhan peserta didik di jenjang sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah proses pengembangan media pembelajaran MOTIKA berbasis game edukasi. MOTIKA (Monopoli Matematika) berbasis permainan edukasi pada materi bangun datar untuk peserta didik kelas IV SD, yang telah melalui proses pengujian kelayakan dan kepraktisan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Research and Development (R&D) melalui model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yakni analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, serta evaluasTingkat kepraktisan media ini dievaluasi berdasarkan tanggapan dari para ahli yaitu ahli media dan ahli materi serta respon peserta didik selama tahap implementasi. Hasil validasi membuktikan bahwa medi memperoleh skor 87% dari validasi media dan 88% dari validasi materi. Pada uji coba kelompok kecil, media mendapatkan skor kepraktisan sebesar 89%, dengan respon siswa sebesar 97,6%, dan pada tahap uji coba dengan kelompok besar, tercatat skor sebesar 97%. Dari data yang diperoleh, dengan demikian, diperoleh simpulan bahwa media pembelajaran MOTIKA yang menggunakan pendekatan permainan edukatif memiliki tingkat kelayakan dan kepraktisan yang sangat tinggi untuk digunakan pada pembelajaran Matematika siswa kelas IV SD.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBASIS MEDIA QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DI SD Amanda Deliya Putri; Mustamiroh; Iksam; Tri Wahyuningsih
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/7n1ktf17

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of fourth-grade students of SD Negeri 007 Samarinda Ulu, especially in the subject of Pancasila Education. This is caused by the use of models in learning activities that are not yet oriented so that students can be more active in the learning process. The aim of this study is to determine the effect of the Cooperative Learning Model of the Teams Games Tournament (TGT) Type Based on Question Card Media on the Learning Outcomes of Pancasila Education on Mutual Cooperation Material for Class IV of SDN 007 Samarinda Ulu in the 2023/2024 Academic Year. The type of experimental research used is Quasi Experimental with a research design of Nonequivalent Control Group Design. The population used in this study were all students of grades IV A and IV C of SD Negeri 007 Samarinda Ulu. In this study, there was a control class that used a direct learning model and an experimental class with a total sample of 50 people. Data collection techniques used in this study consisted of tests and documentation. Thus, the research instruments consisted of pretest and posttest sheets, as well as documentation guidelines. Meanwhile, the data analysis techniques used in this study are normality test, homogeneity test, and hypothesis test using Mann-Whitney test because the research results obtained are not normally distributed and homogeneous. The results of the research from hypothesis testing using Mann-Whitney test, show that the Asymp.Sig. (2-tailed) value of the experimental class and the control class with a sample size of 50 is 0.000. Based on the basis of the Mann-Whitney test decision making, if the Asymp.Sig. (2-tailed) value ≤ 0.05 then ha is accepted and Ho is rejected. Thus, because the Asymp.Sig. (2-tailed) value obtained is smaller than 0.05, it can be concluded that there is an influence of the Cooperative Learning Model of Teams Games Tournament (TGT) Type Based on Question Card Media on the Learning Outcomes of Pancasila Education on Mutual Cooperation Material for Class IV SDN 007 Samarinda Ulu in the 2023/2024 Academic Year.
Permasalahan komplek pada ODGJ pasca rawat inap Kandar; Mustaqin; Tri Wahyuningsih
Link Journal of Mental Health Vol 1 No 2 (2025): April : Journal of Mental Health
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljmh.v1i2.45

Abstract

Latar belakang: Permasalahan komplek yang dialami orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di rumah sakit jiwa adalah Masalah Sosial, Readmision, RBD tinggi, Usia > 65 th, Usia < 15 th, > 21 hari, Perkiraan biaya tinggi, 1 rumah > 3 ODGJ, Resti complain, Kontinuitas ke Faskes, 1 Pasien 3 DPJP, pasien lari. Tujuan: Menggambarkan permasalahan komplek pada ODGJ pasca rawat inap. Metode: Penelitian kuatitaif deskriptif dengan menggunakan metode survey. Populasi 1052 ODGJ yang mengalami permasalahan komplek pasca rawat inap. Teknik sampling adalah total sampling. Instumen yang digunakan ceklist dengan data skunder dari tahun 2021 - 2023. Analisa data dalam bentuk distribusi Frekuensi. Hasil: Pasien ODGJ yang memiliki permasalahan komplek pasca rawat inap selama tahun 2021 - 2023 yang paling tinggi adalah Permasalahan sosial sejumlah 373 ODGJ. Adapun permasalahan sosial yang dihadapi ODGJ terdiri dari tidak diterima lagi oleh keluarga (46%), tidak diterima masyarakat (20%), pasien terlantar 15%), hidup sendiri 16%), tidak memiliki penjamin (3%). Kesimpulan: Dengan Permasalahan komplek pada ODGJ ini maka peran Perawat Manajer Pelayanan Pasien (MPP) perlu ditingkatkan dalam berkoordinasi antara Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, Perangkat Desa dengan keluarga ODGJ sehingga kontinuitas layanan dapat berkesinambungan.
Pengembangan WEBANGDA sebagai Media Pembelajaran Digital berbasis Weebly dan Wordwall Materi Bangun Datar Kelas IV Sekolah Dasar Melisa, Melisa; Andi Asrafiani Arafah; Sukriadi, Sukriadi; Rosita Putri Rahmi; Iksam, Iksam; Tri Wahyuningsih
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1618

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang dihadapi peserta didik selama pembelajaran yaitu dalam memahami materi bangun datar yang memiliki berbagai macam bentuk bangun datar dan juga dikarenakan minimnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan bervariasi tentunya pada penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. Oleh karena itu guru, membutuhkan media pembelajaran digital yang mudah digunakan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran seperti dapat diakses di mana saja dan kapan saja dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis website seperti platform weebly dan wordwall. Media pembelajaran tersebut adalah Webangda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengembangan, tingkat kevalidan dan tingkat kepraktisan media pembelajaran Webangda (Website Bangun Datar). Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini adalah siswa dan guru kelas IV-A SDN 007 Samarinda Ulu. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini masuk kedalam kategori “sangat valid” yaitu sebesar 88% dari ahli bahasa, 88% dari ahli materi dan 94% dari ahli bahasa. Selanjutnya hasil yang diperoleh dari hasil respon guru dan siswa yang masuk kedalam kategori “sangat praktis”, hasil respon guru sebesar 98%, 91% dari respon siswa skala kecil, dan 88% dari hasil respon siswa skala besar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media Webangda yang dikembangkan valid dan praktis digunakan dalam proses pembelajaran.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Materi Negaraku Indonesia Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match Pada Siswa Kelas IV SDN 016 Sungai Kunjang Tahun Pembelajaran 2024/2025 Muhie Ma'riefat Kuncahyo; Iksam; Tri Wahyuningsih; Sukriadi; Muhlis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32756

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dirancang untuk mengatasi rendahnya hasil belajar Pendidikan Pancasila materi Negaraku Indonesia pada siswa kelas IV SD Negeri 016 Sungai Kunjang, Dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus setiap siklus terdiri dari dua pertemeuan, dan masing-masing terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Subjek penelitian adalah 27 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa. Hasilnya menunjukkan efektivitas model ini. Nilai rata-rata pra-siklus yang awalnya 46,66 dengan ketuntasan 18,51% berhasil meningkat menjadi 89,59 dengan ketuntasan 92,59% pada akhir siklus II. Peningkatan ini membuktikan bahwa proses pembelajaran dengan metode Make a Match berhasil diterapkan selain meningkatkan hasil belajar juga meningkatkan pemahaman siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Bermuatan Kearifan Lokal Berbasis Google Sites Materi Warisan Budaya Kelas V Athiyyah Maharani; Sukriadi; Makmun; Tri Wahyuningsih
JANACITTA Vol. 8 No. 2 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i2.4299

Abstract

Abstract Determining the development process, viability, and student response to the developed medium is the aim of this research and development. Learning materials based on google sites that integrate local knowledge are created using ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) research methodologies. The study's subjects are grade V students at SD Negeri 009 Sungai Kunjang. Users and experts have assessed this media's viability. For their feasibility study, two media experts scored an average of 87.33% in the extremely practicable category, while two material experts scored an average of 91.33% in the same area. When students' responses were evaluated in small-scale trials, the very feasible group received a score of 96.86%, whereas in large-scale trials, the very feasible category received a score of 92.36%. Both small-scale and large-scale trials clearly show these results. This learning resource, which integrates local knowledge from google sites, can be used as a teaching tool in the cultural heritage curriculum of class V of elementary school, according to the results of the user response feasibility test. Abstrak Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk memahami proses pengembangan, menilai kelayakan, serta mengumpulkan tanggapan siswa terhadap media yang telah dibuat. Proses pengembangan media pembelajaran yang mengintegrasikan kearifan lokal ini menggunakan metode penelitian Research & Development (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 009 Sungai Kunjang. Media pembelajaran ini telah dievaluasi oleh para ahli dan mendapatkan umpan balik dari pengguna. Penilaian kelayakan dari dua ahli media menunjukkan rata-rata nilai sebesar 87,33%, yang termasuk dalam kategori sangat layak. Di sisi lain, penilaian dari dua ahli materi memperoleh rata-rata nilai 91,33%, juga dalam kategori sangat layak. Tanggapan siswa terhadap media ini terlihat dari hasil uji coba yang dilakukan dalam dua skala. Pada uji coba skala kecil, media ini mendapatkan nilai 96,86% dengan kategori sangat layak, sedangkan pada uji coba skala besar, nilai yang diperoleh adalah 92,36%, juga dalam kategori sangat layak. Berdasarkan hasil evaluasi kelayakan dan tanggapan pengguna, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis google sites bermuatan kearifan lokal ini sangat layak digunakan untuk mengajarkan materi warisan budaya pada siswa kelas V Sekolah Dasar.
Tipologi Kecamatan di Kota Palu Berdasarkan Karakteristik Demografi dan Ketersediaan Fasilitas Pelayanan Dasar Menggunakan Algoritma K-Means Clustering: Typology of Sub-districts in Palu Based on Demographic Characteristics and Availability of Basic Service Facilities Using the K-Means Clustering Algorithm Rasdiana; Yan Radhinal; Hadid, Adina Khusnudzan; Tri Wahyuningsih; Nini Rahayu Nur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9267

Abstract

Penelitian ini menganalisis tipologi kecamatan di Kota Palu berdasarkan karakteristik demografi dan ketersediaan fasilitas pelayanan dasar dengan menggunakan algoritma K-Means Clustering. Perubahan struktur ruang pascabencana 2018 memunculkan ketimpangan distribusi layanan publik, sehingga diperlukan pendekatan berbasis data untuk mengidentifikasi kebutuhan masing-masing wilayah. Data sekunder dari BPS mencakup delapan kecamatan dengan empat variabel utama, yaitu kepadatan penduduk, rasio fasilitas pendidikan, kesehatan, dan peribadatan. Setelah proses normalisasi dan penentuan jumlah klaster optimal menggunakan Elbow Method, diperoleh tiga klaster. Klaster 1 terdiri dari lima kecamatan dengan defisit konsisten pada layanan pendidikan; Klaster 0 mencakup wilayah berpenduduk jarang yang menunjukkan fenomena rasio semu; sedangkan Klaster 2, yakni Palu Timur, merepresentasikan pusat kota padat dengan konsentrasi fasilitas peribadatan tertinggi. Hasil penelitian menegaskan perlunya kebijakan spasial yang diferensial sesuai karakteristik masing-masing klaster.
Transformasi Antagonisme dalam Konflik Agraria Uraso melalui Aktivisme dan Reforma Agraria: The Transformation of Antagonism in the Uraso Agrarian Conflict through Activism and Land Reform Tri Wahyuningsih; Rasdiana; Azizah Putri Abdi; Yan Radhinal
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9363

Abstract

enelitian ini berfokus pada konflik agraria antara masyarakat Desa Uraso dan PTPN XIV dengan tiga aspek utama: 1) terbentuknya antagonisme dalam konflik penguasaan lahan, 2) bentuk dan peran aktivisme politik serta lingkungan oleh masyarakat Uraso, dan 3) Reforma Agraria sebagai kerangka kebijakan yang melegitimasi aktivisme sekaligus mengelola antagonisme dalam pengelolaan sumber daya lahan. Studi ini menggunakan metode survei lapangan, wawancara dengan masyarakat Uraso, dan studi dokumen pendukung seperti Laporan Penyelenggaraan Reforma Agraria Kabupaten Luwu Utara Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengketa lahan yang berlangsung lama menciptakan ketegangan sosial yang terus-menerus, yang diatasi masyarakat Uraso melalui aktivisme kolektif, seperti pendudukan lahan/reklaming, mobilisasi komunitas, pemetaan partisipatif, dan advokasi, berperan penting dalam memperkuat klaim masyarakat dan memengaruhi tata kelola sumber daya agraria. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi kerangka antagonisme dan konsep agonisme Mouffe dalam analisis konflik agraria, menekankan bagaimana konflik dapat ditransformasikan menjadi lebih konstruktif melalui mekanisme informal, seperti pemetaan partisipatif, maupun mekanisme formal, yaitu Reforma Agraria. Studi ini memperlihatkan bahwa reforma agraria tidak hanya sebagai kebijakan redistribusi lahan yang lebih adil dan menekankan akses sumber daya yang merata, tetapi juga sebagai instrumen politik yang memperkuat legitimasi aktivisme masyarakat dalam konteks penyelesaian konflik agraria.