Claim Missing Document
Check
Articles

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KERENTANAN PENYAKIT DIARE PASCA PELAKSANAAN PESTA ADAT KIKI SAPU DAN HAMBATAN TERHADAP PENCEGAHANNYA Rama Nur Kurniawan. K; Ahmad Yani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.356 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v1i2.219

Abstract

Penyakit diare masih menjadi masalah global dengan derajat kesakitan dan kematian yang tinggi di berbagai negara terutama di negara berkembang, dan juga sebagai salah satu penyebab  utama  tingginya  angka  kesakitan  dan  kematian  anak  di  dunia(1). Berdasarkan laporan profil kesehatan Provinsi NTT kasus diare pada tahun 2014 mencapai 107,790 kasus. Kecamatan Soa merupakan kecamatan tertinggi angka kejadian diare, khususnya di bulan-bulan tertentu seperti Bulan Juni sampai Bulan Januari. Pada bulan tersebut diadakan pesta adat Kiki Sapu di Desa Masu Kecamatan Soa Kabupaten Ngada. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mempersepsikan kerentanan diare disebabkan oleh makanan dan minuman yang tidak higienis, alat masak yang tidak bersih, serta personal higine petugas masak. Serta faktor budaya dipersepsikan sebagai penghambat upaya mengurangi resiko terjadinya penyakit diare. 
Perilaku Ibu Menyusui dalam Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Tawaeli Kota Palu Herman Herman; Yulfiana Yulfiana; Nurdin Rahman; Ahmad Yani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 1 No. 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.934 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v1i3.314

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menghasilkan generasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas. Kementerian Kesehatan RI telah menetapkan target pencapaian pemberian ASI eksklusif di Indonesia yaitu sebesar 80%. Berdasarkan hasil studi pendahuluan Pukesmas Tawaeli mengalami peningkatan cakupan ASI eksklusif yang signifikan selama empat tahun terakhir dan mengalami keberhasilan pemberian ASI Eksklusif pada tahun 2016 yaitu sebesar 85,49%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku ibu menyusui dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Tawaeli Kota Palu. Jenis ini bersifat kualitiatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yaitu koordinator gizi dan konselor ASI, informan biasa adalah ibu menyusui yang berhasil memberikan ASI secara eksklusif pada tahun 2016 dan informan tambahan adalah suami, orang tua, atau mertua ibu menyusui serta kader posyandu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan informan dikategorikan kurang baik, sikap informan dikategorikan baik, pemanfaatan fasilitas kesehatan yang tersedia dikategorikan baik, dukungan petugas kesehatan dikategorikan kurang baik dan dujungan keluarga dikategorikan baik. Penelitian ini menyimpulkan perilaku ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Tawaeli sudah baik, namun dukungan petugas kesehatan dalam memberikan KIE terkait ASI eksklusif kepada ibu menyusui masih sangat kurang. Disarankan kepada pihak puskesmas agar dapat membuat program tambahan terkait ASI eksklusif yang lebih inovatif dan tidak monoton, agar ibu menyusui lebih sering terpapar dengan yang namanya ASI eksklusif.
Keyakinan Masyarakat Terhadap Penyebab Hipertensi, Dan Upaya Penanggulangannya Rama Nur Kurniawan K.; Lisye Renjaan; Ahmad Yani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.365 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v2i1.521

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang sering muncul di negara berkembang, salah satunya adalah Indonesia dengan angka pen-derita komplikasi hipertensi sekitar 9,4 kematian di seluruh dunia setiap tahunnya. Kecamatan Manyeuw Kabupaten Maluku Tenggara pada tahun 2016 menunjukkan 35 kasus hipertensi, meningkat pada tahun 2017 sebanyak 40 penderita, serta tahun 2018 berjumlah 45 kasus. Adapun dari 10 jenis penyakit terbanyak pada Bulan Maret tahun 2018 hipertensi berada pada urutan kedua setelah penyakit ISPA. Dari survey awal berdasarkan wawancara dari jumlah 182 pasien lansia dengan hipertensi 10 dian-taranya kurang mengetahui tentang diet garam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan study kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat meyakini bahwa penyakit hipertensi disebabkan oleh stress serta konsumsi ma-kanan dengan kadar garam yang berlebihan. Selain itu, masyarakat meyakini bahwa penyakit ini dapat diatasi dengan cara men-gonsumsi makanan yang alami, berolahraga secara teratur, serta membiasakan berdoa sebelum makan.
Pengaruh Media SMS Reminder Terhadap Pengetahuan Suami Tentang Vasektomi Di Puskesmas Parigi Kabupaten Parigi Moutong Zhanaz Tasya; Ahmad Yani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.651 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v2i1.528

Abstract

Metode vasektomi salah satu metode kontrasepsi yang cocok untuk pasangan usia subur yang menginjak usia diatas 35 tahun atau pada masa mengakhiri bertambahnya anak. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh media SMS (Short Message Service) reminder terhadap peningkatan pengetahuan tentang vasektomi. Penelitian ini menggunakan disain kuasi eksperimen dengan rancangan rancangan one group pretest-posttest. Populasi adalah Pasangan Usia Subur/Suami yang berusia 30 tahun keatas dengan jumlah 473 orang. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 54 orang yang memenuhi kriteria inkulusi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks test. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ada perbedaan pengetahuan vasektomi sebelum dan setelah mendapatkan sms reminder. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini diharapkan agar pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Maoutong dapat mempertimbangkan pemanfaatan media sms reminder dalam kegiatan intervensi yang berkenaan dengan peningkatan pengetahuan Vasektomi.
Edukasi Kesehatan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pengobatan Rutin Pasien TB Paru Ahmad Yani; Zhanaz Tasya; Sadly Syam
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.054 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i1.1032

Abstract

Penyuluhan kesehatan tentang pengobatan Rutin TB Paru yang diberikan petugas kesehatan kepada Penderita TB mempunyai tujuan yaitu untuk menambah pengetahuan Penderita TB tentang bagaimana cara minum obat TB yang baik dan benar sesuai dengan petunjuk selama masa pengobatan enam bulan yaitu dengan cara yang berkunjung ke fasilitas kesehatan melakukan pengobatan rutin serta konseling kepada petugas kesehatan. Langkah dilakukan penyuluhan kesehatan kepada penderita TB paru agar menurunkan angka penderita TB yang putus minum obat seara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Pengetahuan serta respon penderita TB paru Terhadap Pemberian Penyuluhan Kesehatan Tentang kepatuhan minum obat TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Tambu Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian Quasi Eksperimental dengan pendekatan one grup pre test-post testdesign yaitu sebuah kelompok sampel dengan subjek yang sama namun men-galami penilaian yang berbeda antara sebelum dan sesudah penyuluhan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 penderita (total populasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang respon pengobatan rutin TB Paru dengan nilai peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Penelitian ini merekomendasikan untuk meningkatkan sosialisasi melalui penyuluhan kesehatan tentang respon pengobatan rutin TB Paru ke pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan TB Paru.
Konstruksi Sosial Remaja Pecandu Game Online di Kota Makassar Rama Nur Kurniawan; Ivan Wijaya; Ahmad Yani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.453 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i1.1395

Abstract

Game online yang dimainkan secara berlebihan dapat menimbulkan adiksi bagi pemainnya. Dampak negative tersebut dalam hal kesehatan berupa penurunan berat badan, obesitas, gangguan penglihatan, nyeri tulang belakang, terganggunya pola tidur hingga pada dampak psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana penyebab terbentuknya perilaku adiksi game online pada beberapa remaja di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi partisipasi dan diskusi kelompok terarah pada beberapa informan remaja usia 13-18 tahun yang telah terjaring dan ditentukan berdasarkan tekhnik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mempunyai peranan penting dalam membetuk perilaku adiksi game online pada remaja dengan cara memfasilitasi dan memberi dukungan kepada anak untuk bermain game dalam waktu yang relatif lama. Selain itu perilaku adiksi game online dipengaruhi oleh lingkungan dan motivasi anak untuk mendapatkan teman dan relasi yang baru.
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien PTM di UPTD Puskesmas Tosora: The Relationship of Health Service Quality With PTM Patient Satisfaction in UPTD Puskesmas Tosora St. Rosmanely; Muh. Yusri Abadi; Ika Bella Rezqi Jaya; Ahmad Yani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i3.3277

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan dipahami sebagai pemenuhan kebutuhan pasien dan kualitas pelayanan yang diterima pasien dapat dinilai salah satunya berdasarkan kepuasan pasien. Kepuasan pasien adalah perasaan bahagia yang muncul pada diri seorang sehabis menerima pelayanan yang diterima atau dialam secara eksklusif atau menggunakan istilah lain tingkat perasaan seseorang pelanggan sehabis membandingkan kinerja atau output yang dirasakan. Tujuan: untuk mengetahui Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasaan Pasien Rawat Jalan Penyakit Tidak Menular Puskesmas Tosora. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 95 responden. Penelitian dilakukan pada bulan April – Mei 2022. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi teknis (p=0.086), akses terhadap pelayanan (p=0.013), hubungan interpersonal (p=0,000), dan kenyamanan (p=0,006). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan anatara variabel akses terhadap pelayanan, hubungan interpersonal, kenyamanan dengan kepuasan pasien rawat jalan penyakit tidak menular di UPTD Puskesmas Tosora. Sedangkan, tidak ada hubungan antara variabel kompetensi teknis dengan kepuasan pasien rawat jalan penyakit tidak menular di UPTD Puskesmas Tosora Kabupaten Wajo. Kesimpulan: Ada hubungan antara faktor variabel akses terhadap pelayanan, hubungan interpersonal, dan kenyamanan dengan kepuasan pasien rawat jalan penyakit tidak menular di UPTD puskesmas Tosora Kabupaten Wajo. Saran penulis untuk pihak Puskesmas agar meningkatkan lagi mutu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien, sehingga dapat memberikan dampak kepuasan kepada pasien.
Hubungan Sarana Sanitasi Dasar dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 6-59 Bulan di Kota Palu Sulawesi Tengah: Relationship between Basic Sanitation Facilities and Stunting Incidence in Toddlers Aged 6-59 Months in Palu City, Central Sulawesi Ketut Suarayasa; Bertin Ayu Wandira; Ahmad Yani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 12 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i12.3547

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Balita pendek (stunted) dan sangat pendek (severely stunted) adalah balita dengan panjang badan (PB/U) atau tinggi badan (TB/U) menurut umurnya dibandingkan dengan standar baku WHO- 2010. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara sarana sanitasi dasar dengan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di Kota Palu Tahun 2022. Metode: Penelitian menggunakan desain kasus kontrol dengan populasi adalah seluruh anak usia 6 sampai 59 bulan di 2 (dua) Puskesmas Kota Palu. Kasus 100 balita stunting diambil dari 2 Puskesmas, kontrol adalah 100 balita status normal yang berada satu lokasi posyandu dengan kasus. Pengumpulan data dengan wawancara, pengukuran dan observasi. Analisis data univariat, bivariat (uji kai kuadrat), dan multivariat (uji regresi logistik ganda). Hasil: Dari analisis bivariat menemukan delapan variabel yang berhubungn dengan kejadian stunting. Hasil analisis multivatiat didapatkan dua variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting yaitu akses ke jamban sehat OR=5,99 (95% CI: 2,98-9,23), akses ke sumber air bersih OR=5,99 (95% CI: 3,31-10,83), setelah dikontrol dengan variabel riwayat penyakit infeksi, riwayat pemberian MPASI dan riwayat pemantauan pertumbuhan. Akses ke jamban sehat dan akses ke sumber air bersih yang memenuhi syarat kesehatan merupakan faktor risiko stunting. Kesimpulan: Terdapat dua faktor lingkungan yang secara bersama-sama berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia enam sampai 59 bulan, yaitu akses ke jamban sehat dan akses ke sarana air bersih.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pencegahan Stunting pada Balita: Factors Associated with Stunting Prevention in Toddlers Ahmad Yani; Munir Salham; Irmawati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.5042

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan stunting pada balita di Desa Waturalele Wilayah Kerja Puskesmas Induk Dolo. Metode: Penelitian ini adalah jenis penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 39 orang semua ibu yang mempunyai balita berkunjung ke posyandu Desa Waturalele Wilayah Kerja Puskesmas Induk Dolo. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga faktor independen mempunyai hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan nilai p = 0.022 (p < 0.05), pola asuh dengan nilai p = 0.001 (p < 0.05), dan imunisasi dasar lengkap dengan nilai p = 0.001 (p < 0.05) terhadap pencegahan stunting di Desa Waturalele Wilayah Kerja Puskesmas Induk Dolo Kabupaten Sigi. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan dari ketiga faktor independen yang diteliti (pengetahuan, pola asuh, dan imunisasi dasar lengkap) didapatkan memiliki hubungan dengan variabel dependen (pencegahan stunting).
Analysis of User Satisfaction of Electronic Medical Record (EMRE) Application Using Pieces Framework Method at Kamaipura Community Health Center, Sigi Regency Ince Rahmi; Budiman; Ahmad Yani
Journal of Public Health Indonesian Vol. 3 No. 2 (2026): JULY-JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/bmm7aj94

Abstract

The implementation of Electronic Medical Records (EMR) is mandated by Minister of Health Regulation No. 24 of 2022, but its implementation at the Kamaipura Community Health Center still faces technical obstacles such as slow internet connection and incomplete reporting features. This study aims to analyze the level of satisfaction of EMR application users using the PIECES Framework method (Performance, Information, Economic, Control, Efficiency, and Service) at the Kamaipura Community Health Center, Sigi Regency. This type of research is quantitative with a questionnaire instrument distributed to health workers (doctors, nurses, midwives, and medical records officers). Data analysis used multiple linear regression tests to determine the partial (t-test) and simultaneous (f-test) effects of PIECES variables on user satisfaction. The results showed that all PIECES Framework variables simultaneously have a significant influence on user satisfaction of the EMR application. Partially, only system reliability (performance) had a significant effect on the perception of health worker satisfaction, while information quality, economic, control/security, efficiency, and service showed no significant partial effect. It can be concluded that the PIECES method is effective in mapping weaknesses in the EMR system. The recommendations of this research are the need to increase internet network capacity, complete reporting features, and prepare official SOPs.
Co-Authors Abdul Hakim Laenggeng Achmad Herman Achmad Herman Achmad Herman Adherina Perabu Afianti, Mentari Agustina M. Yasin Alan Jabir Alwansyah Amir Hamzah Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Andi Reza Andi Zuhra Ibrahim Andika Putra Andriani Aprisye Ani Maryani Annisa Putri Ana Phalis Anwar Aprisye, Andriani Arifandi Arjunah Awaluddin Awaluddin Bagus Budi Saputra Bela Safitri Latowale Bertin Ayu Wandira Budiman Budiman Cece Indriani Christin Prisilla Cici Cici Citrakesumasari Citrakesumasari Dini Otaviani Dwi Wahyu Balebu Elsafitri Muin Ervinayanti Ervinayanti Fadlika Fadri Fadlun Kandusu Farid H Tamim Fatmawati Fery, Fery Finta Amalinda Finta Amalinda Finta Amalinda Firdaus Hi Jahja Kunoli Firdaus J Kunoli Firdaus J. Kunoli Fitriana Fitriana Hamidah Haris Abdul Kadir Herawati Herawati Herlina Yusuf Herman Herman I Ketut Warja I Wayan Hendrik Purwanto Iftitah Nur Insani Ika Bella Rezqi Jaya Ilmawati Ince Rahmi Ince Rahmi Irmawati Isnanto Bidja Itha Puspita Sari Ivan Wijaya Jabir, Alan Jayawarsa, A.A. Ketut Jumiati Borhan Kandusu, Fadlun Karmiti, Ni Nyoman Ketut Suarayasa Laksono Trisnantoro Lisdiawati Lisdiawati Lisye Renjaan Maya Ranti Megawati Megawati Megawati Meilin Anggreyni Mentari Afianti Milawati Miswan Miswan Miswan Miswan Miswan Miswan Miswan Miswan Miswan Miswan Moh. Fikri Moh. Rizky Mohamad Andri Mohamad Andri Muammar Muh. Nasir Sakka Muh. Yusri Abadi Mulyani Munawir Munifah AM. Idrus Munir Salham Murtin Nasrullah Nasrullah Nazaruddin Nazaruddin Ni Nyoman Karmiti Ni Nyoman Sutiari Nikita Aprilianingsih Niluh Desy Purnamasari Nur Afni Nur Afni Nur Afni Imbran Nurdin Rahman Nurhaedar Jafar Nurhayati Marada Nurlaela Nurlaela Nurlina Nurlita Kapiso Nursakina Nursakina Nursakina, Nursakina Nurvialam Nurwijayanti Otaviani, Dini Poniman Purwanto, I Wayan Hendrik Putri Septiani Qursia Lasandang Rafiuddin, Rafiuddin Rahmawati Rahmiwati Habibu Rama Nur Kurniawan Rama Nur Kurniawan K. Rama Nur Kurniawan. K Ramadan Ramadan Ramli Rasmi Nur Anggraeni Reyvana Rizka Rizka Rosmin Ilham Rusli Ngatimin Sadli Syam Sakati, Sandy Novryanto Salham, Munir Salham, Munir Sari, Vivi Indah Sarinah Basri K Siti Aisah Siti Aisah Siti Aisyah Siti Alifa Siti Hartina Siti Nurhaliza Siti Rahma Siti Ramlah Siti Ramlah, Siti St. Rosmanely Stevin Unusa Suardi Sudirman Sudirman Suhestianigras S Sukmawati Sukmawati Sunarsih Sunarsih Suriah Suriah Suriah Suriah Suriah Suridan Syamsia Tri Mayang Amita Tri Rizkiyanti alwi Umi Kalsum Vivi Indah Sari Wa Ode Nova Noviyanti Rachman Wahyu Ramadhan Wahyudin Wahyudin Warja, I Ketut Windi Vatricia Yoga Yuniadi Yudit Yulfiana Yulfiana Yulin Astriana Yusril Arsat Zainuddin Zainuddin Zatul Himmah Alamrie Zhanaz Tasya