Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMASI PRODUKTIVITAS INDUSTRI MELALUI PENERAPAN LEAN MANUFACTURING: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW M. Syawal Al Qadri Arbi; Wahyudi
Journal of Industrial Engineering and Technology 4.0 Volume 1, Issue 1, Juli 2026
Publisher : CV Instrudigi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67982/jiet.v1i1.14

Abstract

Perkembangan industri modern menuntut perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas produk, serta efisiensi proses produksi agar mampu bersaing di era globalisasi. Salah satu metode yang banyak diterapkan dalam manajemen industri adalah Lean Manufacturing. Lean Manufacturing merupakan pendekatan manajemen yang bertujuan mengurangi pemborosan (waste) dalam proses produksi tanpa mengurangi nilai produk bagi pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan implementasi Lean Manufacturing pada industri modern berdasarkan penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 30 artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2020–2025. Tahapan penelitian meliputi identifikasi artikel, seleksi artikel, ekstraksi data, analisis isi, dan sintesis hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Lean Manufacturing mampu meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi waktu proses, meminimalkan pemborosan material, serta meningkatkan kualitas produk. Faktor utama keberhasilan implementasi Lean Manufacturing meliputi komitmen manajemen, pelatihan tenaga kerja, budaya kerja perusahaan, penggunaan teknologi digital, serta evaluasi proses produksi secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi akademik maupun praktis bagi perusahaan dalam meningkatkan produktivitas industri melalui penerapan sistem produksi yang efisien.
GREEN LEAN MANUFACTURING SEBAGAI STRATEGI KEUNGGULAN KOMPETITIF Muh. Al Qadri; Wahyudi
Indonesian Journal of Vocational Education Research Volume 1, Issue 1, Juli 2026
Publisher : Instrudigi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67982/ijover.v1i1.30

Abstract

Green Lean Manufacturing sebagai strategi untuk mencapai keunggulan kompetitif dalam industri manufaktur. Lean Manufacturing berfokus pada pengurangan pemborosan dan peningkatan efisiensi, sedangkan Green Manufacturing menekankan keberlanjutan melalui pengurangan dampak lingkungan. Integrasi keduanya menghasilkan pendekatan Green Lean yang tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat citra perusahaan sebagai organisasi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Kajian literatur terhadap 30 artikel internasional menunjukkan bahwa penerapan Green Lean mampu menurunkan biaya operasional, meningkatkan kualitas produk, serta mendukung pencapaian sustainable development goals (SDGs). Namun, tantangan yang dihadapi meliputi resistensi budaya organisasi, kebutuhan investasi awal, dan keterbatasan teknologi ramah lingkungan. Solusi yang ditawarkan adalah penguatan komitmen manajemen, pelatihan sumber daya manusia, serta adopsi teknologi digital untuk mendukung implementasi. Kesimpulannya, Green Lean Manufacturing dapat dijadikan strategi unggulan yang menghubungkan efisiensi operasional dengan keberlanjutan, sehingga perusahaan mampu memperoleh daya saing jangka panjang sekaligus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
Pengenalan Teknologi Pertanian Modern: Studi Respon Siswa terhadap Alat Penyiraman Otomatis Berbasis ESP32 di SMKN 4 Gowa Nur Atika; Ernawati Syahruddin Kaseng; Marhayati; Bagoes Noegroho; Wahyudi
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol. 12 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Agricultural Technology Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v12i2.13764

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi pertanian modern seperti smart farming, pendidikan kejuruan di Indonesia masih menghadapi keterbatasan dalam mengintegrasikan teknologi otomasi dan konektivitas digital ke dalam proses pembelajaran. Kondisi ini berdampak langsung pada minimnya pengalaman praktis siswa dalam mengoperasikan sistem berbasis teknologi, sehingga kompetensi yang mereka miliki belum sepenuhnya relevan dengan kebutuhan industri pertanian masa kin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons siswa terhadap penggunaan alat penyiraman otomatis berbasis ESP32 sebagai media pembelajaran konsep smart farming, serta mengidentifikasi peluang penerapannya di SMKN 4 Gowa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Data diperoleh melalui beberapa metode, yaitu pengamatan langsung, penyebaran angket, dan pengumpulan dokumen pendukung. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan persentase untuk menggambarkan tingkat respons siswa. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ranah kognitif, siswa meraih rata-rata persentase 75% dengan kualifikasi baik, yang membuktikan keberhasilan mereka dalam mencerna konsep operasional alat. Selanjutnya, ranah afektif mencatatkan angka 78% (kategori baik) yang merefleksikan tingginya ketertarikan serta sikap positif siswa. Adapun pada ranah konatif, diperoleh skor rata-rata 76% (kategori baik) yang mengindikasikan adanya komitmen siswa untuk mengimplementasikan inovasi tersebut. Secara umum, media pembelajaran berbasis ESP32 ini dinilai sangat prospektif dalam mengakselerasi pemahaman teknologi pertanian modern di lingkungan SMKN 4 Gowa.
Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis AI Terintegrasi STEAM Bagi Guru SMK Negeri 2 Takalar Hilda Ashari; Elfira Makmur; Hamida Hamris; Wahyudi; Dessy Ana Laila Sari
Pengabdian Masyarakat Volume 1, Issue 2, Oktober 2026
Publisher : Instrudigi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67982/digitech.v1i2.34

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) provides opportunities for teachers to develop more creative, interactive, and relevant learning media in the digital era. However, the utilization of AI in developing learning media has not yet been optimal, particularly in terms of technological understanding, practical skills, and integration with innovative learning approaches. This community service program aimed to improve teachers' competence in utilizing AI to develop learning media and integrate it with the Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) approach. The program was conducted at SMK Negeri 2 Takalar and involved 22 teachers. The implementation consisted of five stages: socialization and needs identification, training, technology implementation, mentoring and evaluation, and program sustainability. The results showed that teachers' understanding and ability to utilize AI to support learning reached 85%, while practical experience in developing AI-based learning media integrated with the STEAM approach reached 76%. The program positively contributed to improving teachers' digital competence, creativity, productivity, and independence in developing technology-based learning innovations.
Creativity and Innovation at Kahwa Home: A Qualitative Case Study Afifah Aprianty Syamhar; Sultan Baa; Muhammad Ferdiyan S; Nurfadhilah Nurfadhilah; Rizki Amalia; Wahyudi Wahyudi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14069

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana kreativitas dan inovasi berperan dalam perkembangan Kahwa Home, sebuah usaha kecil pemanggangan dan pemasokan biji kopi di Makassar, Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus tunggal kualitatif. Data dikumpulkan pada Agustus 2026 melalui wawancara terstruktur dengan pemilik usaha, observasi langsung menggunakan lembar observasi yang diadaptasi dari kerangka EntreComp dan Oslo Manual 2018, serta dokumentasi pendukung. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui enam tema utama, yaitu operasional bisnis, profitabilitas, kreativitas dan inovasi, tantangan, strategi, serta pembelajaran kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kahwa Home berkembang dari kebiasaan pemilik dalam bersosialisasi menjadi usaha pemanggangan kopi yang melayani pelanggan individu maupun bisnis. Kreativitas dan inovasi muncul terutama melalui pengalaman pemilik dalam mengikuti kegiatan kopi nasional dan internasional, perbaikan produk dan kemasan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar. Usaha ini masih menghadapi tantangan dalam mempertahankan konsistensi kualitas, menghadapi persaingan harga, memperoleh bahan baku dari petani, dan mengembangkan pemasaran. Untuk merespons hal tersebut, pemilik menerapkan adaptasi cepat, evaluasi mingguan, dan umpan balik pelanggan. Penelitian menyimpulkan bahwa inovasi pada usaha kopi yang dikelola pemilik berkembang secara bertahap melalui pengalaman, pembelajaran berkelanjutan, evaluasi, dan adaptasi, bukan hanya melalui produk yang sepenuhnya baru, dan bahwa konsistensi menjadi pelajaran penting bagi pelaku usaha kecil.