p-Index From 2021 - 2026
9.114
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS BUDAYA NGADA TEMA PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP SISWA SD Dhone, Wilhelmina; Sayangan, Yohanes Vianey; Wungo Kaka, Pelipus
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada pada tema pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.(2) mengetahui kulitas hasil hasil uji coba pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada pada pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup untuk siswa sekolah dasar kelas III. Subjek uji coba siswa sebagai pengguna prodak. Bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal Ngada ini dikembangakan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas lima langkah,yaitu: (1) analyze, (2) design,(3) development, (4) implementation, dan (5) evalation. Hasil uji coba produk pada penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) hasil uji coba mendapat nilai (4,6) dan ada pada kategori sangat baik, (2) hasil uji coba mendapat nilai (4,2) dan ada pada kategori sangat baik, (3) hasil uji coba mendapat nilai (3,4) dan ada pada kategori baik,(4) hasil uji coba mendapat nilai (4,0) dan ada pada kategori baik, (5) hasil uji coba mendapat nilai (3,4) dan ada pada kategori baik serta hasil uji coba pada pengguna prodak mendapat nilai (5,1), (4,1), (4), (4), (5,1) dan ada pada kategori sangat baik dan baik. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar multilingual yang telah dikembangkan ini layak digunakan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL PADA TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V SEKOLAH DASAR. Kigo, Maria Dolorosa; Sayangan, Yohanes Vianey; Noge, Maria Desidaria
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran berbasis audio visual pada tema lingkungan sahabat kita pembelajaran tematik yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas V Sekolah Dasar, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual pada tema lingkungan sahabat kita pembelajaran tematik kelas V Sekolah Dasar. Media pembelajaran berbasis audio visual ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual dengan kelayakan berdasarkan hasil uji ahli materi pembelajaran diperoleh hasil dengan presentase 91% dengan kualifikasi “Sangat Valid”, penilaian dari ahli media pembelajaran memperoleh presentase 82,22% dengan kualifikasi ”Valid”, penilaian dari ahli desain pembelajaran memperoleh presentase 80% dengan kualifikasi “Valid”, dan penilaian pada uji coba siswa sebagai calon pengguna produk memperoleh presentase 90,4% dengan kualifikasi ”Sangat Valid”. Berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis audio visual pada tema lingkungan sahabat kita pembelajaran tematik yang telah dikembangkan ini layak digunakan oleh siswa kelas V SD.
ANALISIS AWAL ASPEK KEBAHASAAN DAN SITUASI KELAS DALAM KEGIATAN LITERASI MENGGUNAKAN BAHASA IBU SEBAGAI BAHASA TRANSISI DALAM PEMBELAJARAN SD Sae, Floranida Nari; Lawe, Yosefina Uge; Laksana, Dek Ngurah Laba; Raga, Bergita; Lodo, Noni Stephana Ariany; Sayangan, Yohanes Vianey
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.3658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis awal tentang aspek kebahasaan dan situasi kelas berbasis bahasa ibu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripstif kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek analisis kebahasaan dari 14 peserta didik yang kini duduk di kelas 1, peserta didik yang mampu menggunakan bahasa daerah atau bahasa ibu terdiri dari 5 orang sehingga persentasi 35,7% dan 9 orang peserta didik menggunakan bahasa Indonesia sehingga persentasi 64,2%. Sedangkan pada aspek situasi kelas peserta didik dengan kategori senang belajar dengan menggunakan media pembelajaran terdiri dari 5 peserta didik dan memperoleh persentase 35,7%, peserta didik dengan kategori senang belajar menggunakan metode cerita terdiri dari 4 peserta didik sehingga memperoleh persentase 28,5%, peserta didik dengan kategori senang belajar dengan bermain peran terdiri dari 5 peserta didik sehingga memperoleh persentase 35,7%. Dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa aspek kebahasaan berbasis bahasa ibu di UPTD SDN Sobo mencapai kategori sangat rendah dengan persentase 35,7%. Berdasarkan hasil analisis data aspek kebahasaan dan situasi kelas di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis bahasa ibu di UPTD SDN Sobo dapat di terapkan untuk mengembangkan literasi siswa.
PENERAPAN ASESMEN DIAGNOSTIK NON KOGNITIF PADA ASPEK KESIAPAN DAN GAYA BELAJAR SISWA SD Watu, Maria Fransiska; Lawe, Yosefina Uge; Sayangan, Yohanes Vianey; Laksana, Dek Ngurah Laba
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.3660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi penilaian diagnostik non-kognitif yang berfokus pada kesiapan dan gaya belajar siswa SD. Metode analitik deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui kuesioner, wawancara, dan observasi langsung. Temuan mengungkapkan wawasan penting mengenai aspek non-kognitif dari kesiapan dan gaya belajar siswa SD. Secara spesifik, studi ini menemukan bahwa kondisi fisik siswa dinilai sangat baik oleh 68,75% responden, kondisi mental dinilai baik oleh semua responden, dan tingkat motivasi sangat tinggi, dengan 87,5% siswa dinilai sangat termotivasi. Mengenai pengetahuan awal, 75% siswa dikategorikan baik. Dalam hal gaya belajar, terdapat distribusi yang beragam antara auditori (37,5%), visual (25%), dan audiovisual (37,5%), menunjukkan variasi yang seimbang dalam preferensi belajar di antara siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang kesiapan dan gaya belajar siswa sangat penting bagi pendidik untuk mengoptimalkan strategi pengajaran dan meningkatkan hasil pendidikan.
A needs analysis of ethnomathematics based digital learning modules: teachers and students perceived usefulness in senior high school mathematics Bela, Maria Editha; Tali Wangge, Maria Carmelita; Wewe, Melkior; Hari, Christina Lusiana; Sayangan, Yohanes Vianey; Pantaleon, Kristianus Viktor; Kila Keli, Yohanes Oskarito
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 16 No 2 (2025): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v16i2.29293

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the instructional needs and perceived usefulness of ethnomathematics-based learning modules in senior high school mathematics. The focus is placed on curriculum alignment, integration of local cultural contexts, and the potential of these modules to support contextual and meaningful learning experiences for both teachers and students. Method: A descriptive mixed-methods design was employed, combining quantitative and qualitative approaches. The participants consisted of four mathematics teachers and twenty students drawn from four senior high schools in the Golewa region. Data were collected using closed-ended questionnaires based on a four point Likert scale to capture perceptions related to instructional needs, relevance, and usefulness of ethnomathematics based modules. To enrich and validate the quantitative data, semi-structured interviews were conducted with selected participants. Quantitative data were analyzed using percentage-based Likert index calculations, while qualitative data were analyzed descriptively to support interpretation of the findings. Findings: The results indicate that the availability of ethnomathematics-based teaching modules in senior high school mathematics remains limited. From the teachers’ perspective, the average needs score reached 85.5%, highlighting strong demands for contextual learning resources aligned with the curriculum and local culture. From the students’ perspective, the perceived usefulness score averaged 82%, indicating positive responses toward increased engagement, improved conceptual understanding, and stronger connections between mathematics and everyday life. Significance: The findings demonstrate that ethnomathematics-based learning modules represent a valuable instructional innovation with the potential to enhance the quality of mathematics learning. This study provides empirical evidence to inform the development of culturally responsive and context-based learning resources that support meaningful mathematics education.
PENINGKATAN SARANA-PRASARANA SEBAGAI KUNCI PEMBELAJARAN BERKUALITAS DI SEKOLAH DASAR Ondo, Amalia Sarianti; Ndao, Cicilia Narcia; Karot, Maria Derviana; Ngoel, Maria Klaudia; Sayangan, Yohanes Vianey
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i1.6018

Abstract

Penelitian ini berangkat dari pentingnya sarana-prasarana sebagai prasyarat lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif di sekolah dasar. Tujuan penelitian mendeskripsikan kondisi fasilitas SDN Nanga Waru, upaya peningkatan, serta dampaknya pada pembelajaran. Metode deskriptif kualitatif naturalistik digunakan. Data dikumpulkan melalui observasi 14 hari (13–28 Februari 2025), wawancara terarah dengan kepala sekolah, guru, dan operator, serta dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan beberapa ruang kelas masih bersifat darurat, pencahayaan dan ventilasi kurang memadai, pagar sekolah belum lengkap, serta perpustakaan dan sarana olahraga-seni terbatas. Kondisi tersebut menurunkan kenyamanan dan konsentrasi serta membatasi variasi metode mengajar, meski motivasi siswa dan kegiatan ekstrakurikuler tetap tinggi. Disimpulkan bahwa perbaikan ruang kelas, pencahayaan, ventilasi, keamanan, serta penguatan sarana literasi dan olahraga-seni perlu diprioritaskan melalui manajemen berbasis kebutuhan dan kolaborasi pemangku kepentingan.
Telaah Kompetensi Numerasi Siswa Kelas V Dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum Di SDN Teong, Riung Barat Yohanes Vianey Sayangan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5948

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan numerasi siswa dalam menyelasaikan soal Asesemen Kompetensi Minimum (AKM) dikelas V SDN Teong. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SDN Lanamai, Riung Barat. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V dengan jumlah siswa 6 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis AKM numerasi menunjukan adanya peningkatan pada hasil post test. Rata-rata skor pre teat yang diperoleh yaitu 40%. Sedangkan Rata-rata skor pada hasil post test ini yaitu 75%. Penjabaran skor tersebut didapatkan dari 20 indikator. Perbandingan skor yang sama antara pre test dan post test yaitu terdapat pada indikator 10 dan 12, Dimana indikator 10 memperoleh skor 50% dan indikator 12 memperoleh skor 65%. Dapat disimpulakan bahwa kemampuan siswa dalam melaksanakan AKM numerasi di SDN Teong tergolong sedang. Sehingga perlu adanya perbaikan dan peninhkatan kemampuan siswa yang didukung dari Lembaga Pendidikan.
Pendampingan Pembuatan Media Ajar Bagi Guru Matematika Di SMAS Citra Bakti Wilibaldus Bhoke; Yohanes Vianey Sayangan; Pelipus Wungo Kaka; Marsianus Meka
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7352

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang fundamental, namun seringkali dianggap sulit oleh peserta didik. Permasalahan ini kerap muncul akibat pendekatan pembelajaran yang monoton dan kurang inovatif. Oleh karena itu, diperlukan media ajar yang kreatif dan aplikatif guna mendukung pemahaman konsep matematika. Artikel ini membahas kegiatan pendampingan pembuatan media ajar bagi guru matematika SMA, mulai dari latar belakang, tahapan kegiatan, hingga hasil berupa media konkret yang dihasilkan seperti papan transmit, busur digital, papan Musi KPK dan FPB, papan matriks, serta roda pintar trigonometri. Kegiatan ini berdampak signifikan terhadap peningkatan keterampilan guru dan kualitas pembelajaran di kelas.
PENERAPAN BAHAN BACAAN RAMAH ANAK BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA KELAS IV SDK NGEDUKELU Lelo, Theresia Avila Menge; Lawe, Yosefina Uge; Sayangan, Yohanes Vianey; Wau, Maria Patrisia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43802

Abstract

Scientific literacy at Ngedukelu Elementary School is still relatively low. This low level of scientific literacy is influenced by various factors, including limited access to age-appropriate reading materials, a lack of content relevant to the local cultural context, and a learning approach that does not fully accommodate the characteristics and needs of students in this area. This study aims to determine the improvement of scientific literacy through the implementation of child-friendly reading materials based on ethnoscience. The type of research used was Classroom Action Research (CAR) with the Kemmis and Taggart model, which consists of four stages: planning, action implementation, observation, and reflection. Data analysis was carried out using a scientific literacy test using indicators adapted from Khouidin et al. (2017). Data analysis was conducted quantitatively according to the characteristics of CAR. The results of the first cycle test showed that 3 students (23.08%) were in the low category, 7 students (53.85%) were in the medium category, and 3 students (23.08%) were in the high category. As a class, 10 students achieved a score of 70 or higher, with a completion percentage of 76.93%. The results of the science literacy test in Cycle II showed a more optimal improvement. Of the 13 students, only 1 (7.69%) was in the low category, 5 (38.46%) were in the medium category, and 7 (53.85%) were in the high category. The number of students achieving a score of 70 or higher increased to 12, with a classical completion percentage of 92.31%. Thus, it can be concluded that implementing child-friendly reading materials based on Ngada ethnoscience has been proven effective in improving the science literacy skills of fourth-grade students at Ngedukelu Elementary School.
Pendampingan Belajar Siswa SDI Bogenga Melalui Program Bimbingan Belajar Maria Fransiska Bidi; Hildagardis Doi; Yohanes Vianey Sayangan
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.132

Abstract

Siswa sekolah dasar memiliki karakter belajar yang beragam sehingga tidak semua siswa mampu memahami materi pembelajaran secara optimal di dalam kelas. Hal ini disebabkan oleh rasa takut atau ragu siswa untuk bertanya kepada guru, sehingga pemahaman mereka terhadap materi menjadi kurang maksimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang dapat memberikan ruang belajar yang aman dan nyaman bagi siswa untuk mengatasi kesulitan belajar. Pendampingan belajar melalui program bimbingan belajar merupakan salah satu solusi untuk membantu siswa meningkatkan prestasi dan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran program bimbingan belajar dalam meningkatkan prestasi dan motivasi belajar siswa SDI Bogenga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi siswa SDI Bogenga, dan orang tua siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran pelaksanaan pendampingan belajar serta dampaknya terhadap siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan belajar memberikan dampak positif terhadap siswa. Siswa menjadi lebih antusias, berani bertanya, dan aktif dalam proses pembelajaran. Selain itu, pemahaman siswa terhadap materi meningkat, terlihat dari kemampuan menyelesaikan tugas dan latihan soal secara mandiri. Dukungan pendamping dan keterlibatan orang tua turut menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendampingan belajar melalui program bimbingan belajar di SDI Bogenga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
Co-Authors Amu, Yuliana Apriani Itu Andi Nafsia Ary, Maria Anjelina Awe, Ermelinda Yosefa Beku, Veronika Yuliana Bupu, Antonia Christina Ngadha Demu, Maria Antonilda Dhiu, Anastasia Maria Dhiu, Maria Isabela Dhone, Wilhelmina Dimas Qondias Dopo, Ferdinandus Bate Dopo, Florentianus Efrida Ita Elisabeth Tantiana Ngura Emerensiana Firman Moi Fachry Abda El Rahman Falnita, Antonia Firgina Rosadelima Rua Suri Fransiskus. A Tini Getrudis Longa Gowe, Marselina Bebhe Gulo, Oktaviani Hari, Christina Lusiana Helena Etriana Jaun Hildagardis Doi Imakulata Maria Neko Itu, Bergita Itu, Maria Alexandria Jodho, Maria Nio Kaka, Yakub Lere Karmelia Rosfinda Meo Maku Karot, Maria Derviana Kedhi, Maria Anjelina Kigo, Maria Dolorosa Kila Keli, Yohanes Oskarito Konstantinus Dua Dhiu, Konstantinus Dua Kua, Maria Yuliana Laba Laksana, Dek Ngurah Laksana, Dek Ngurah Laba Lelo, Theresia Avila Menge Leonardus Lobo Lodo, Maria Liu Lodo, Noni Stephana Ariany Lulu, Maria Julita Lusia Odilia Dese Marawali, Yulita Rosari D Maria Alfonsa Kero Maria Anjelina Ary Maria Anjelina Oli Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Dionesia Meo Maria Dolorosa Kigo Maria Editha Bela Maria Emirentiana Tawa Maria Familiana Senda Maria Fransiska Bidi Maria Fransiska Watu Maria Ines Teresa Pare Maria Magdalena Dhera Maria Noo Maria Oktaviani Pio Maria Patrisia Wau Marsianus Meka Martir, Luxcya Mawa, Hendriana Audogsia Meliana Yosefa Manggus Melkior Wewe Mengu, Maria Oktaviana Meo, Virginia Natalia Rosalina Rawa Ndao, Cicilia Narcia Nenu, Maria Agnes Roswita Ngadha, Christina Ngoel, Maria Klaudia Nou, Kresensiana Nurtiana Enem Odje, Maria Stefania Oli, Maria Anjelina Ondo, Amalia Sarianti Owa, Yosefa Kafasin Pantaleon, Kristianus Viktor Pare, Maria Ines Teresa Pelipus Wungo Kaka Pio, Maria Oktaviani Raga, Bergita Raga, Maria Yosefina Resi, Wilhelmina Sae, Floranida Nari Sau, Anjelina Sebastiana Irmansari Nio Tegu So'o, Maria Angelina Soro, Viorentina Meo Ta'i, Yasinta Tali Wangge, Maria Carmelita Te'a, Yolenta Varista Tini, Fransiskus. A Tonda, Fransiskus Tuga, Maria Una, Yosefani Veronika Yuliana Beku Veronika Yuliana Beku Viorentina Meo Soro Wae, Anastasia Watu, Maria Fransiska Wau, Maria Patrisia Wewe, Melkior Wilhelmina Dhone Wilibaldus Bhoke Wungo Kaka, Pelipus Yakub Lere Kaka Yanuarius Sebastianus Lobo Yasinta Maria Fono Yohana Aurelia Nay Yohana Rasdiyanti Yolenta Varista Te'a Yosefa Kafasin Owa Yosefani Una YOSEFINA UGE LAWE .