p-Index From 2021 - 2026
9.081
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika ejurnal imedtech Jurnal Pendidikan Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Riset Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI International Journal of Elementary Education JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Citra Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Abdimas Indonesian Journal Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Citra Pendidikan Anak Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Action Research Journal Indonesia (ARJI) Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Jurnal Citra Pendidikan Anak Journal of Innovative and Creativity Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat PUDAK: Local Wisdom Community Journal Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Jurnal Citra Pendidikan Anak Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Jurnal Citra Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Media Papan Ular Tangga untuk Meningkatkan Pemahaman Numerasi Bagi Siswa Kelas III di SDK Bejo Maria Anjelina Oli; Konstantinus Dua Dhiu; Elisabeth Tantiana Ngura; Yohanes Vianey Sayangan
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i1.839

Abstract

This study aims to improve the ability of numeracy in mathematics learning by using the snakes and ladders board for 3rd grade students in SDK Bejo. This type of research is a Class Action Research (PTK) involving 19 students consisting of 9 male students and 9 ability students. The method used in this research is the method of data collection using tests. This study was conducted with pre cycle, cycle 1 and Cycle 2. The results showed that the use of media Board snakes and ladders can significantly improve the ability of numeracy summation 1-100 in students tingakt phase B. The use of snakes and ladders board media in mathematics learning with the topic of solving simple 1-100 is stated to increase after using snakes and ladders board media from pre-cycle to Cycle 1 by 13.16% and obtaining an average pre-cycle score of 53.68% to Cycle 1 an average of 66.84% or in the good category. From cycle I to Cycle II experienced an average increase of 86.84%. Whereas, classically there is an increase from cycle I to Cycle II which is equal to 100% of the determination of 70%. This indicates that the use of snakes and ladders board Media is very effective in improving numeracy skills in children aged 8-9 years.
Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa dengan Menggunakan Model PBL Berbantuan Media Papan Pintar Perkalian di SDK Wolokoli Meliana Yosefa Manggus; Dek Ngurah Laba Laksana; Yohanes Vianey Sayangan; Maria Patrisia Wau
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.252

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan dalam rangka penelitian yang dilaksanakan di SDK Wolokoli yaitu pada kelas III dengan jumlah siswa 13 orang. Ceramah (lecture) metode masih dominan dalam pengajaran matematika, yang sering mengakibatkan siswa merasa jenuh dan kurang antusias dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan proses belajar mengajar melalui pendekatan partisipatif, mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, peneliti menggunakan Smart Board dan model Problem-Based Learning (PBL) guna mengoptimalkan hasil belajar matematika siswa kelas tiga di SDK Wolokoli. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai metodologi utama Penelitian ini adalah menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), jenis penelitian ini didesain  oleh penelitian Kemmis and Taggart dimana penelitian menggunakan 4 tahap yaitu perencanaa, tindakan, observasi dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas III SDK Wolokoli tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes kemampuan numerasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. siswa kelas III SDK Wolokoli penerapan model pembelajaran menggunakan model PBL dengan bantuan Papan Perkalian Cerdas untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak menunjukkan hasil siklus 1 sebesar 54% yang berarti kerja pendidik telah.. baik, tetapi masih ada beberapa kesenjangan yang perlu diisi, partisipasi siswa masih belum optimal. Sedangkan pada siklus 2 menunjukkan hasil sebesar 92% yang berarti kinerja guru mengalami peningkatan. Kesenjangan pada siklus 1 sudah dimulai, siswa sangat aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar. Di antara 13 siswa yang memenuhi kriteria tuntas, hasil belajar meningkat dari 54% menjadi 92%. Teknik analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Teknik analisis data deskriptif.  Jadi dapat disimpulkan pada siklus 1 dan siklus 2 melihat peningkatan bagaimana penerapan dukungan Multiplication Smart Board dapat meningkatkan keterampilan berhitung siswa kelas III di SDK Wolokoli. Implikasi dari penelitian ini adalah terutama pada pembelajaran, yaitu Model PBL mendorong siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran, karena mereka diajak menyelesaikan masalah nyata atau berbasis konteks. Hal ini dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan logis.
Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga untuk Meningkatkan Pemahaman Numerasi Siswa Kelas III UPTD SDI Ngoramawo Maria Alfonsa Kero; Ermelinda Yosefa Awe; Maria Desidaria Noge; Yohanes Vianey Sayangan
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.259

Abstract

Permasalahan awal yang ditemukan sehingga dilakukan penelitian ini yaitu berdasarkan hasil observasi yang dilakukan ditemukan masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep numerasi pada anak usia 8-9 tahun khususnya yang berada di kelas III. Riset  ini memiliki tujuan yaitu mengetahui apakah ada peningkatan pemahaman numerasi siswa kelas III di UPTD SDI Ngoramawo dengan menerapkan  media pembelajaran ular tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis & McTaggart, yang terdiri dari tiga tahap: perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Penelitian ini dilaksanakan di SDI Ngoramawo dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas III berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, tes, dan wawancara. Instrumen utama yang digunakan adalah tes pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media ular tangga dapat meningkatkan pemahaman numerasi siswa selama proses pembelajaran. Peningkatan ini terlihat dari rata-rata skor yang diperoleh pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I, skor rata-rata siswa adalah 64,50 dengan ketuntasan klasikal 35%, sementara pada siklus II skor rata-rata meningkat menjadi 70,50 dengan ketuntasan klasikal 90%. Peningkatan pemahaman numerasi siswa antara siklus I dan siklus II sebesar 7,50, dengan peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 55%. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran ular tangga efektif dalam meningkatkan pemahaman numerasi siswa, serta membuat pembelajaran matematika lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan. Implikasi secara praktis penelitian ini, dapat digunakan oleh guru dan sekolah untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa dalam pembelajaran matematika melalui media ular tangga.
Analisis Perkembangan Kemampuan Sosial Emosional pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK St. Theresia Mangulewa Nurtiana Enem; Konstantinus Dua Dhiu; Yohanes Vianey Sayangan; Efrida Ita
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kemampuan sosial emosional pada anak usia 5-6 tahun di Tk St. Theresia Mangulewa dengan fokus pada aspek interaksi sosial, empati dan kerja sama. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian 26 anak kelas B dengan rentan usia 5-6 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode observasi yang digunakan untuk memperoleh data yang berkaitan dengan perkembangan kemampuan sosial emosional pada anak usia 5-6 tahun. Pada metode wawancara peneliti melakukan wawancara dengan kepala sekolah dan guru kelompok B (usia 5-6 tahun) Tk St. Theresia Mangulewa untuk mendapatkan data atau informasi yang berkaitan dengan perkembangan kemampuan sosial emosional pada anak 5-6 tahun. Pada tahap dokumentasi peneliti melakukan dokumentasi berupa foto dan dokumen lainnya yaitu data anak, penilaian harian, mingguan dari guru dan profil sekolah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adaalah deskriptif kualititatif.  Perkembangan kemampuan soial emosinal anak usia 5-6 tahun Tk.St.Theresia Mangulewa tahun 2024 adalah berdasarkan hasil obsevasi,pengamatan dan wawancara yang dilakukan  ditemukan bahwa jumlah peserta didik kelompok B Tk. St.Theresia Mangulewa tahun 2024 berjumlah 26 anak dengan rincian yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 10 anak dan yang berjenis kelamin laki-laki berjumlah 16 anak. Dari uraian diatas setelah dilakukan pendekatan,pengamatan ,obsevasi dan wawancara baik secara langsung dilakukan pada saat KBM berlangsung maupun melalui pengamatan didalam dan diluar kelas ditemukan bahwa dari 26 anak siswa siwi kelompok B Tk. St.Theresia Mangulewa yang perkembangan kemampuan sosial emosionalnya sudah baik dan mengalami kemajuan berjumlah 21 anak dan yang masih butuh proses dan stimulasi dari guru dan orang-orang sekitar berjumlah 5 anak,Dari rincian ini ketika dipersenkan dapat  dibuat sesuai data diatas adalah yang perkembangannya mengalami kemajuan dan sudah membaik sebesar 93% dan yang masih dalam taraf belajar dan butuh bimbingan dan stimulasi sebesar 10%.
Inovasi Pembelajaran IPAS melalui Pengembangan Media Powerpoint Interaktif Berbasis Pendekatan Saintifik pada Siswa Kelas IV SDN Natakupe Maria Ines Teresa Pare; Maria Patrisia Wau; Yohanes Vianey Sayangan; Dek Ngurah Laba Laksana
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.287

Abstract

:   Penelitian ini memiliki dua tujuan utama yaitu merancang dan menguji kelayakan media pembelajaran PowerPoint interaktif yang menggunakan pendekatan saintifik untuk mata pelajaran IPAS di kelas IV SDN Natakupe. Penelitian mengadopsi metodologi R&D dengan memodifikasi model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket, tes hasil belajar dan wawancara dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi, lembar angket, soal tes, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis deskriptif kualitatif menggambarkan proses pengembangan, menggunakan masukan dan rekomendasi dari ahli materi, ahli media, dan ahli desain pembelajaran. Analisis deskriptif kuantitatif menggambarkan proses pengembangan. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SDN Natakupe dengan melibatkan 8 siswa kelas IV sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PowerPoint interaktif berbasis pendekatan saintifik ini layak diimplementasikan sebagai media pembelajaran utama untuk materi "Tumbuhan Sumber Kehidupan di Bumi" pada mata pelajaran IPAS. Kesimpulan ini didukung oleh serangkaian hasil uji kelayakan dari berbagai ahli: penilaian ahli materi mencapai 86% (kategori Sangat Layak), ahli media memberikan nilai 80% (kategori Layak), dan ahli desain menilai dengan skor 88% (kategori Sangat Layak). Dari sisi pengguna, media ini mendapat respons sangat positif dengan penilaian dari guru mencapai 98% dan dari siswa mencapai 100%, keduanya masuk dalam kategori Sangat Layak. Berdasarkan temuan-temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media PowerPoint interaktif dengan pendekatan saintifik ini tepat digunakan sebagai media pembelajaran utama untuk mata pelajaran IPAS di kelas IV SDN Natakupe.
Pembuatan Majalah Dinding untuk Meningkatkan Literasi dan Mengembangkan Kemampuan Menulis Peserta Didik di SDI Dhereisa Fono, Yasinta Maria; Sayangan, Yohanes Vianey; Bupu, Antonia; Mengu, Maria Oktaviana
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Flobamorata Mengabdi
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v2i1.1605

Abstract

Kemampuan literasi pada awalnya diartikan sebagai keterampilan membaca dan menulis, tetapi pada saat ini pengertiannya mengalami perkembangan. Khusus untuk mata pelajaran bahasa Indonesia pengertian literasi lebih dipumpunkan pada keterampilan informasi. Kemampuan informasi mengacu pada beberapa aktivitas, yaitu mengumpulkan informasi, mengolah informasi, dan mengomunikasikan informasi. Sebagai upaya pengembangan kemampuan literasi peserta didik maka perlu adanya kegiatan yang medukung atau dapat membantu peserta didik seperti pembuatan majalah dinding. Program ini adalah satu upaya umum sebagai media informasi, karena informasi yang didapat lewat mading mudah dilakukan dan tidak memakan banyak biaya terutama dalam hal pengelolaannya.Tujuan dari pembuatan mading adalah membantu meningkatkan literasi dan kreatifitas peserta didik dalam mencari informasi dan ide-ide baru yang kemudian dituangkan dalam sebuah karya sepperti puisi, cerpen, dan pantun. Pengabdian ini dilakukan dengan metode pendampingan di SDI Dhereisa melalui program pembuatan majalah dinding. Hasil pendampingan menujukan bahwa adanya peningkatan kemampuan litrerasi dan kreativitas peserta didik di SDI Dhereisa.
A qualitative study on the impact of local wisdom-based discovery learning in teaching concept geometry Sayangan, Yohanes Vianey
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 15 No 1 (2024): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v15i1.22143

Abstract

Background: Teaching geometric concepts in elementary schools often faces challenges because traditional methods do not activly engage students and fail to utilize local wisdom.Aim: This study aims to assess the impact of applying a local wisdom-based discovery learning model on the understanding of geometric shapes among fifth-grade students.Method: This research employs a descriptive analysis method with a qualitative approach. Data collection was conducted through various means, including observation, interviews, and document analysis. The informants consisted of the school principal, vice principal, teachers, parents, and retired school principals. Data analysis was carried out in a cyclical and interactive manner, involving data collection, data presentation, data reduction, and drawing verification conclusions.Results: The findings indicate that the Discovery Learning model, using local media, successfully stimulates student engagement and creativity, particularly in geometry learning.Conclusion: The use of an appropriate learning model accompanied by local media can be an effective choice in enhancing student involvement and active participation in the learning process. Integrating local wisdom into learning models can be an effective strategy for enhancing the quality of mathematics education in elementary schools. For future research, it is recommended that this study be expanded to include other schools with diverse demographic variations and to compare the impact of this model with other teaching methods.
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU HURUF ELEKTRONIK BERBASIS BAHASA IBU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SDK RAKALABA ta'i, Yasinta; Lawe, Yosefina Uge; Dimas Qondias; Sayangan, Yohanes Vianey
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v4i3.6034

Abstract

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk: 1) menciptakan materi literasi kartu huruf elektronik berbasis bahasa ibu, dan 2) menilai kualitas hasil percobaan terkait penciptaan materi literasi kartu huruf elektronik berbasis bahasa ibu. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan 4D yang terdiri dari 4 tahap: (1) define, (2) design, (3) develop, (4) disseminate. Hasil studi dinyatakan bahwa media kartu huruf elektronik yang berbasis bahasa ibu (Bajawa) dapat digunakan sebagai media utama untuk meningkatkan kemampuan membaca awal siswa kelas satu di SDK Rakalaba. Hasil uji coba para ahli berikut ini menunjukkan hal ini. 1) Skor rata-rata untuk uji coba ahli materi/konten adalah 100%, menempatkannya di kategori Sangat Layak; 2) Temuan uji coba ahli bahasa adalah 100%, menempatkannya di kategori Layak. 3) Hasil uji coba ahli desain masuk ke dalam kategori sangat layak dengan skor rata-rata 100%. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa media utama untuk meningkatkan kemampuan membaca awal adalah kartu huruf elektronik yang berbasis pada bahasa ibu (Bajawa).
Pengembangan Media Papan Huruf untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas 1 SDN Natakupe: Development of Letter Board Media to Enhance Learning Motivation for 1st Grade Students at SDN Natakupe Pare, Maria Ines Teresa; Beku, Veronika Yuliana; Dhiu, Maria Isabela; Sayangan, Yohanes Vianey
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 2 (2025): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v9i2.2254

Abstract

This research aims to develop learning media in the form of a letterboard designed to increase the learning motivation of grade 1 students of SDN Natakupe, especially in learning Indonesian, and to test its feasibility. Student learning motivation is a major concern because it plays an important role in supporting an effective learning process. This research focuses on the question, "How feasible is the use of typeboard media as a learning tool in grade 1 elementary school?" The research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The subject of the study was a 1st grade student of SDN Natakupe. Data was collected through a survey involving material experts, media experts, design experts, and users, with instruments in the form of questionnaires that were validated quantitatively and qualitatively. Data analysis was carried out using descriptive statistical methods to determine the feasibility level of letterboard media. The results of the validation of the letterboard media showed that the aspects of practicality, aesthetics, and content suitability obtained an average score of 90% (very feasible), 87% (very feasible) media experts, and 80% (feasible) design experts. The trial on students generated a positive response, with an average score of 96% for increased attractiveness, ease of use, and motivation to learn. The use of this media not only attracts students' attention, but also increases their active involvement in the learning process through a play-by-play approach to learning. Letterboard media has proven to be effective as a learning tool and can be used as an alternative media to increase student learning motivation at the elementary school level. More research is needed to evaluate the effectiveness of this medium on a wider student population.
PERAN PENDIDIK SEBAGAI DESAINER STRATEGI INSTRUKSIONAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SD Sayangan, Yohanes Vianey
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol. 1 No. 2: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v1i2.1569

Abstract

Penelitian ini dirancang dengan tujuan untuk menemukan dua masalah besar yaitu persoalan ketiakmampuan para guru untuk menjadi disainer strategi instuksional, dan bagaimana mencari cara untuk meningkatkan kompetensi para guru agar dapat menjadi perancang strategi pembelajaran secara handal sehingga mampu meningkatakan kualitas pembelajaran. Adapun tujuan dari penelitian inia adalah untuk menganalisis persoalan ketiakmampuan para guru untuk menjadi disainer strategi instuksional dan menemukan cara yang tepat untuk meningkatkan kompetensi para guru agar dapat menjadi perancang strategi pembelajaran secara handal sehingga mampu meningkatakan kualitas pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaitaf dengan menggulirkan triangulasi data.Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak dari kondisi social dan budaya masyarakat yanag statis terhadap perubahan turut mempengarauhi kinerja guru.Factor motivais yang rendah, dan keterbatasan sumber pengetahuan juga mempengaruhi kemampuan guru untuk menjaadi desainer strategi insntruksional.Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa untuk dapat meningkatkan kualifikasi guru berkaitan dengan menjadi seorang desainer strategi instruksional maka yang perlu dilakukan adalah melakukan pendidikan dan pelatihan tentang mendesain strategi instruksional, serta mempraktekan merancang strategi instruksional di sekolah oleh para guru.
Co-Authors Amu, Yuliana Apriani Itu Andi Nafsia Ary, Maria Anjelina Awe, Ermelinda Yosefa Beku, Veronika Yuliana Bidi, Maria Fransiska Bupu, Antonia Demu, Maria Antonilda Dese, Lusia Odilia Dhiu, Anastasia Maria Dhiu, Maria Isabela Dhone, Wilhelmina Dimas Qondias Doi, Hildagardis Dopo, Ferdinandus Bate Dopo, Florentianus Efrida Ita Elisabeth Tantiana Ngura Fachry Abda El Rahman Falnita, Antonia Fransiskus. A Tini Gowe, Marselina Bebhe Gulo, Oktaviani Hari, Christina Lusiana Imakulata Maria Neko Itu, Bergita Itu, Maria Alexandria Jaun, Helena Etriana Jodho, Maria Nio Kaka, Yakub Lere Karmelia Rosfinda Meo Maku Karot, Maria Derviana Kedhi, Maria Anjelina Kigo, Maria Dolorosa Kila Keli, Yohanes Oskarito Konstantinus Dua Dhiu, Konstantinus Dua Kua, Maria Yuliana Laba Laksana, Dek Ngurah Laksana, Dek Ngurah Laba Leonardus Lobo Lodo, Maria Liu Lodo, Noni Stephana Ariany Longa, Getrudis Lulu, Maria Julita Marawali, Yulita Rosari D Maria Alfonsa Kero Maria Anjelina Ary Maria Anjelina Oli Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Dionesia Meo Maria Dolorosa Kigo Maria Editha Bela Maria Emirentiana Tawa Maria Familiana Senda Maria Fransiska Watu Maria Ines Teresa Pare Maria Magdalena Dhera Maria Oktaviani Pio Maria Patrisia Wau Martir, Luxcya Mawa, Hendriana Audogsia Meka, Marsianus Meliana Yosefa Manggus Melkior Wewe Mengu, Maria Oktaviana Meo, Virginia Moi, Emerensiana Firman Natalia Rosalina Rawa Ndao, Cicilia Narcia Nenu, Maria Agnes Roswita Ngadha, Christina Ngoel, Maria Klaudia Noo, Maria Nou, Kresensiana Nurtiana Enem Odje, Maria Stefania Oli, Maria Anjelina Ondo, Amalia Sarianti Owa, Yosefa Kafasin Pantaleon, Kristianus Viktor Pare, Maria Ines Teresa Pelipus Wungo Kaka Pio, Maria Oktaviani Raga, Bergita Raga, Maria Yosefina Resi, Wilhelmina Sae, Floranida Nari Sau, Anjelina So'o, Maria Angelina Soro, Viorentina Meo Suri, Firgina Rosadelima Rua Ta'i, Yasinta Tali Wangge, Maria Carmelita Te'a, Yolenta Varista Tegu, Sebastiana Irmansari Nio Tini, Fransiskus. A Tonda, Fransiskus Tuga, Maria Una, Yosefani Veronika Yuliana Beku Viorentina Meo Soro Wae, Anastasia Watu, Maria Fransiska Wau, Maria Patrisia Wewe, Melkior Wilhelmina Dhone Wilibaldus Bhoke Wungo Kaka, Pelipus Yakub Lere Kaka Yanuarius Sebastianus Lobo Yasinta Maria Fono Yohana Aurelia Nay Yohana Rasdiyanti Yolenta Varista Te'a Yosefani Una YOSEFINA UGE LAWE .