Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN DENGAN METODE CERAMAH TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS LOTU TAHUN 2023 Harefa, Kurniaman; Utama, Indra; Brahmana, Netti Etalia; Wandra, Toni; Sitorus, Mido Ester J.; Siagian, Mindo Tua; Sinaga, Taruli Rohana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19153

Abstract

Penyakit Tb merupakan penyakit yang paling mematikan bagi penderitanya, karena jika tidak segera ditangani dengan cepat akan menimbulkan komplikasi yang parah seperti pleurutis, efusi pleura, empyema dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “pengaruh penyuluhan dengan metode ceramah terhadap peningkatan perilaku pengobatan pasien tuberkulosis. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode quasy experiment. Rancangan penelitian ini adalah non randomized pretest-posttest tanpa control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pasien Tbyang sedang menjalani pengobatan di Puskesmas Lotu Kabupaten Nias Utara Tahun 2023 sebanyak 29 pasien. Besar sampel dijadikan sebagai total sampling. Pengumpulan data berupa pembagian kuesioner sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan metode ceramah. Analisis data menggunakan uji normalitas data dan Wilcoxon. Hasil penelitian melaporkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan, sikap dan tindakan responden tentang pengobatan TB di Puskesmas Lotu sebelum dan sesudah diberikan metode ceramah (p= <0,001). Diharapkan kepada keluarga pasien untuk dapat melaksanakan peran dan fungsi perawatan keluarga khususnya penderita Tb dalam memberikan motivasi, dukungan, serta pengawasan perilaku pengobatan Tb.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN LANSIA DI UPTD PUSKESMAS RANTO PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2023 Sari, Maya; Wandra, Toni; Ester J. Sitorus, Mido; Nababan, Donal; Mariati Siregar, Laura
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19348

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lansia seiring dengan tingginya angka harapan hidup. Jumlah lansia yang meningkat menjadi tantangan bagi kita semua untuk dapat mempersiapkan lansia yang sehat dan mandiri. Masalah psikis usia lanjut merupakan masalah kesehatan lainnya yang sering mendapat kurang perhatian bahkan diabaikan. Untuk mendorong percepatan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan Lansia di fasilitas kesehatan telah diterbitkan peraturan pemerintah untuk mengatur pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan primer maupun rujukan. Tujuan penelitian adalah Hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan lansia di UPTD Puskesmas Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur Tahun 2023. Metode penelitian kuantitatif dengan studi explanotary research yang menjelaskan tentang hubungan kasual (sebab-akibat) antara variabel-variabel yang mempengaruhinya. Hubungan sebab-akibat. Populasi lansia sebanyak 2.028 orang. Sampel penelitian menggunakan rumus Taro Yamane diperoleh 95 orang lansia. Analisa data menggunakan uji bivariat dengan Chi-square dan uji multivariat dengan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian diketahui ada hubungan antara kualitas pelayanan dari segi tangible (p=0,00), segi reliability (p=0,000), responsiveness (p=0,000), emphaty (p=0,002) dan asurance (p=0,011) dengan kepuasan lansia, dan yang merupakan fakor yang paling dominan pmempengaruhi kepuasan lansia adalah reability dan responsiveness. Untuk itu disarankan Perlu mempertahankan kualitas pelayanan dari segi responsiveness yang sudah baik, dan perlu meningkatkan kualitas dari segi tangible, reliability, assurance dan emphaty di puskesmas, dan bagi pihak puskesmas perlu adanya perbaikan sistem pelayanan yang harus terus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan, keluhan serta kritik dari pasien dan keluarga pasien khususmya bagi lansia yang berobat.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH PUSKESMAS TELUK DALAM KABUPATEN NIAS SELATAN TAHUN 2023 Samosikha Wau, Robledo; Hakim, Lukman; Br. Brahmana, Nettietalia; Nababan, Donal; Sembiring, Rinawati; Elisabeth Purba, Ivan; Wandra, Toni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.36826

Abstract

Perhatian terhadap pemenuhan zat gizi anak hendaknya dimulai sejak 1.000 hari pertama kehidupan anak yaitu dimulai dari masa awal kehamilan hingga anak berusia 2 tahun, masa ini disebut dengan golden age yaitu masa dimana terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat pada diri anak. Setelah anak berusia diatas 2 tahun, pemenuhan terhadap asupan zat gizi harus tetap diperhatikan karena usia balita merupakan usia yang rawan terhadap berbagai penyakit dan masalah gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang berhubungan kejadian stunting di wilayah kerja puskesmas Teluk Dalam kabupaten Nias Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Teluk Dalam kecamatan Teluk Dalam, kabupaten Nias Selatan, di dua desa yaitu desa bawodobara dan bawonifaoso. Populasi dari penelitian ini berjumlah 1.750 balita. Jumlah sampel dalam penelitian ini 30 orang. Jenis pengambilan sample menggunakan non probability dengan menggunakan teknik Accidental. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder.instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan uji univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa semua varibel berhubungan dengan kejadian stunting dengan variabel dominan adalah pola asuh degan nilai p value 0,009. Saran ditujukan untuk puskesmas dan orang tua terutama ibu. diharapkan pada pihak puskesmas agar mengedukasi masyarakat tentang GERMAS (gerakan masyarakat hidup sehat ). Bagi ibu diharapkan ibu menerapkan prinsip PHBS ( perilaku hidup bersih sehat ). sebagai pola asuh kesehatan anak.
DETERMINAN KEMATIAN BAYI DI KABUPATEN NIAS BARAT Hia, Nelis Kristianto; Wandra, Toni; Sembiring, Rinawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v9i2.5630

Abstract

Latar belakang: Kematian bayi masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia termasuk di Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara. Tujuan: menganalsis determinan kematian bayi di Kabupaten Nias Barat tahun 2022-2023. Jenis penelitian ini adalah kasus-kontrol. Penelitian  dilakukan di Kabupaten Nias Barat pada  bulan Oktober 2023 sampai dengan April 2024. Populasi penelitian adalah seluruh bayi yang meninggal di Kabupaten Nias Barat tahun 2022-2023. Jumlah sampel (kasus) sebanyak 94 (total populasi), dan kontrol 47 (perbandingan 1:1). Data primer diperoleh dari hasil wawancara terhadap ibu bayi dengan menggunakan kuesioner, sedangkan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat. Metode: Analisis meliputi univariat dan bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik).. Hasil: menunjukan bahwa ada pengaruh umur ibu bayi, penghasilan keluarga, kunjungan ANC ibu bayi selama kehamilan, jarak dari rumah ke fasyankes, penolong persalinan, dan BBLR terhadap kematian bayi   di Kabupaten Nias Barat tahun 2022-2023. Variabel dominan yang mempengaruhi kematian bayi adalah kunjungan ANC, kemudian diikuti penolong persalinan, dan BBLR. Perlu upaya (KIE) yang lebih intensif oleh petugas puskesmas dan bidan termasuk kader kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya ibu hamil melalui pendekatan kearifan lokal agar melakukan kunjungan ANC di fasyankes sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan selama kehamilan yang didukung oleh kelengkapan fasilitas dan SDM yang memadai. Perlu peningkatkan pengetahuan dan motivasi ibu hamil agar melakukan konseling dan mendapatkan penilaian kesehatan dari bidan, kemudian bidan merujuk calon ibu bersalin ke fasyankes serta melakukan kunjungan rumah ke ibu setelah persalinan. Kesehatan masyarakat. 
Faktor Penentu Kejadian Hipertensi Di RSUD TK II Putri Hijau Medan Tahun 2023 Simatupang, Devina Oktora; Wandra, Toni; Tarigan, Frida Lina; Sitorus, Mido Ester J; Nababan, Donal
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Vol 8, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/mib.v8i3.8264

Abstract

The purpose of this study was to determine the determinants of hypertension at TK II PutriHijau Hospital in 2023.This research method uses a cross-sectional study. The size of the research sample is 192, obtained by systematic rhythmic sampling. The independent variables in the study consisted of a history of hypertension, high salt consumption, high fat consumption, less consumption of vegetables and fruit, lack of physical activity, smoking habits, and obesity, while the dependent variable was the incidence of hypertension. Data analysis was carried out using univariate, bivariate and multivariate methods.The results showed that there was a significant relationship between history of hypertension, high salt consumption, high fat consumption, less consumption of vegetables and fruit, lack of physical activity, and smoking habits with the incidence of hypertension (p value 0.05), while the obesity variable was not significantly related with hypertension. Multivariately, it was found that five independent variables influenced the incidence of hypertension, namely high consumption of salt (p value= 0.000; OR= 24,2), high consumption of fat (p value= 0.000; OR= 47,7), less consumption of vegetables and fruit (p value = 0.000; OR= 14,1), and lack of physical activity (p value= 0.000; OR= 9,2). So that,the dominantvariable associated with the incidence of hypertension is high consumption of fat, which has a 48 times greater risk of developing hypertension
Faktor Terkait Kinerja Perawat di Rumah Sakit Datu Beru Takengon Tahun 2023 Rana, Revaranda Genta; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina; Sitorus, Mido Ester J; Wandra, Toni
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Vol 8, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/mib.v8i3.8267

Abstract

This research focuses on finding out factors related to the performance of nurses at Datu Beru Takengon Regional Hospital. The aim of this research is to determine the factors related to the performance of nurses at Datu Beru Regional Hospital. This research is a type of quantitative research, with a research design using a cross-sectional approach. The sample in this study consisted of 72 nurses at Datu Beru Takengon Regional Hospital using a simple random sampling technique, processing bivariate data using the chi-square test. The data collection method uses a questionnaire. The results of statistical tests show that there is no relationship between income and nurse performance (p value 0.399), there is no relationship between motivation and nurse performance (p value 0.605), there is a relationship between work stress and nurse performance (p value 0.000), and there is a relationship between workload and work behavior can be seen that (p value 0.000). Based on the assessment of the workload of room nurses, the results showed that the workload level of nurses at Datu Beru Regional Hospital was mostly moderate. The results obtained from the assessment of nurses' work stress were that the level of work stress for nurses at Datu Beru Regional Hospital was classified as moderate. There needs to be an evaluation of load, work stress and other possible factors so that the work tasks assigned to nurses are appropriate
Pemberdayaan Masyarakat (Penanaman Pohon Di Das (Daerah Aliran Sungai) Betimus Dan Lahan Warga Terdampak Bencana Longsor Di Desa Sembahe Dan Tambunan Tarigan, Frida Lina; Daniel Ginting; Toni Wandra
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 27 November 2024 malam telah terjadinya longsor (landslide) disepanjang jalan utama Sembahe Sibolangit dan memakan korban jiwa dan materi, berupa kendaraan bermotor yang sedang melintas. Kejadian tersebut mengakibatkan jalan utama terputus selama 5 hari. Oleh pihak Pemda POLRI, kendaraan bermotor yang berniat menuju Berastagi Kab. Karo di anjurkan lewat jalan alternatif, salah satunya adalah jalan Sembahe-Bandar Baru melewati 6 dusun dan desa. Ironisnya dijalan alternatif juga terjadi longsor terutama di dusun Durin Tani di 3 titik. Disepanjang jalan alternatif tersebut, disisi kirinya yang mengalir sungai Betimus, paling tidak ada 5 daerah wisata alam, 3 diantaranya sudah dikelola secara modern, yang lainnya masih secara alami. Disisi kanannya adalah bukit-bukit lereng dengan kemiringan antara 50°-70° dan diusahai oleh pemiliknya yang sangat rawan longsor termasuk 3 titik longsor tersebut. Oleh karena itu Dosen USM Indonesia mengadakan giat pemberdayaan masyarakat antara lain sosialisasi tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana, giat penanaman pohon di DAS Betimus dan lahan warga terdampak bencana longsor tersebut. Giat ini melibatkan warga setempat dalam wadah Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Arih Ersada. Setelah dilaksanakan pemberdayaan masyarakat dengan sosialisasi dan penanaman pohon maka terbentuknya pemahaman terkait dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana dan juga sikap positif untuk bisa bersinergi dalam menjaga kelsestarian alam dan menjaga pohon pohon disekitar sungai Betimus agar tidak ditebangi. Masyarakat semakin termotivasi untuk menanam pohon dengan bibit pohon yang diberikan karena selain efeknya untuk menngikat tanah maka masyarakat dapat mendapatkan hasil lainnya seperti buah buahan yang akan dihasilkan oleh pohon pohon tersebut pada waktunya.
KESIAPSIAGAAN PETUGAS KESEHATAN PUSKESMAS DALAM MANAJEMEN BENCANA DI WILAYAH KERJAPUSKESMAS SILIH NARA KABUPATEN ACEH TENGAH Adisah, Adisah; Silitonga, Evawani Martalena; Manurung, Jasmen; Hidayat, Wisnu; Wandra, Toni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.2937

Abstract

   Disaster management is a very important factor to reduce the impact of disaster events. This study aims to determine the preparedness of health workers in disaster management based on the characteristics, knowledge, attitudes and practices/previous experiences of health workers in disaster management. This type of research is a quantitative research with a cross sectional approach. The study was conducted in the Working Area of the Silih Nara Health Center, Central Aceh Regency in August 2021 with a population of 85 health workers and all of them were used as samples (total sampling). Data analysis used univariate, bivariate and multivariate analysis. The results of data analysis show that there is a relationship between age and knowledge and attitudes, while based on previous practice/experience there is no relationship; there is no relationship between gender and previous knowledge, attitude and practice/experience; there is a relationship between education and previous knowledge, attitudes and practices/experience; there is a long-standing relationship with knowledge but no long-standing relationship with previous attitudes and practices/experiences; there is a relationship between involvement in disaster response with previous knowledge, attitudes and practices/experiences; there is a relationship between disaster management training and previous attitudes and practices/experience, while disaster management training has no relationship with knowledge; There is a relationship between being included in the Rapid Action Team (TGC) with previous knowledge, attitudes and practices/experiences based on the preparedness of health workers in disaster management in the Work Area of the Silih Nara Health Center, Central Aceh Regency. The variable of disaster management training is the most dominant variable in the preparedness of health workers in disaster management in the Work Area of the Silih Nara Health Center, Central Aceh Regency.
KESIAPSIAGAAN PETUGAS DALAM MENGHADAPI BENCANA (STUDI KASUS DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN NIAS UTARA Telaumbanua, Ya'adil; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina; Warouw, Sonny Priajaya; Siagian, Mido Tua; Sitorus, Mido Ester J.; Wandra, Toni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.3436

Abstract

To analyze the preparedness of officers to face disasters based on the administration of prevention and preparedness and HR preparedness at BPBD, a qualitative study was conducted at BPBD North Nias district, in January-June 2020. The informant of this study was snowball sampling which is part of nonprobability sampling. The objects observed or interviewed were the existing resources in the field of prevention and preparedness, namely 6 people, 1 Head of BPBD, 1 Head of Prevention and Preparedness, 1 Head of Prevention Section, 1 Head of Preparedness Section and 3 members. The data collection process will use interview, observation, and documentation methods. The results showed that the Prevention and Preparedness Policy in pre-disaster was not yet available. Coordination between related agencies was not well implemented, because there was no MOU. BPBD has not carried out monev and reporting, because there are no programmed preparedness activities, it is still limited to monitoring, evaluation and reporting when a disaster is reported per disaster event. The number of BPBD officers is adequate, but in terms of quality it is still not good, because all BPBD officers do not have a disaster education background and the lack of officers has received disaster training. BPBD has not maximally planned the Prevention and Preparedness activity program in disaster management. There needs to be formal coordination between related sectors during pre-disaster times, so that the activities of each agency during a disaster do not overlap in the field. BPBD needs to collaborate with related agencies, such as conducting joint training activities so that disaster management can run effectively and efficiently. SOPs need to be made starting from building organizational structures involved in disaster mitigation, compiling alternative plans by identifying potential obstacles, and ensuring the deadline for implementing the system with existing standards. Monitoring, evaluation and reporting are needed to assess the results obtained as a basis for future decisions. Officers Need to be provided with disaster education and training on an ongoing basis, in the context of developing and enhancing the skills and abilities of officers in carrying out disaster management efforts quickly and precisely. BPBD needs to make good planning and organization included in the BPBD budget, so that all activities that have been set out in the plan can run according to procedures so that all objectives can be achieved.
PERBEDAAN BEBAN, LINGKUNGAN DAN TINGKAT STRES KERJA ANTARA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP UMUM DAN RUANG RAWAT INAP COVID-19 DI RSUD DELI SERDANG TAHUN 2020 Rizani, Miftahussak Inah; Purba, Ivan Elisabeth; Sinaga, Janno; Wandra, Toni; Siagian, Mindo Tua
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.3445

Abstract

Berdasarkan survey yang dilakukan Persatuan Perawat Indonesia menyatakan bahwa terdapat 50,9% perawat Indonesia diketahui mengalami stres kerja dikarenakan adanya beban kerja yang tinggi dan penghasilan yang diangggap tidak memadai, serta keadaan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan beban, lingkungan dan tingkat stres kerja antara perawat di ruang rawat inap umum dan di ruang rawat inap Covid-19 di Rumah Sakit Deli Serdang (RSUD) Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di RSUD Deli Serdang yang berjumlah 296 orang, besar sampel adalah 82 orang yang terdiri dari 41 orang perawat rawat inap dan 41 orang perawat Covid-19 dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari subjek penelitian berupa kuesioner. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan beban kerja yang tidak signifikan antara perawat di ruang rawat inap umum dan di ruang rawat inap Covid-19 secara statistik (p=1,00), perbedaan lingkungan kerja yang tidak signifikan antara perawat di ruang rawat inap umum dan di ruang rawat inap Covid-19 secara statistik (p=0,679) dan perbedaan tingkat stres kerja yang tidak signifikan antara perawat di ruang rawat inap umum dan di ruang rawat inap Covid-19 secara statistik (p=0,533). Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara beban kerja, lingkungan kerja dan tingkat stres kerja pada perawat di ruang rawat inap umum dan di ruang rawat inap Covid-19. Perlu dilakukannya peninjauan kembali mengenai rasio perawat dan pasien yang ada serta edukasi kepada masyarakat mengenai Covid-19 dan penularannya.
Co-Authors Abdulbar Hamid Adisah, Adisah Akhiit Tileubai Akira Ito Akira Ito Alyakin Dakhi, Rahmat Amarbayasgalan Zagd Amila Amila, Amila Anak Agung Bagus Ngurah Nuartha Andriyani, Yunilda Bayarsaikhan Uudus Bolorchimeg Baldandorj Br. Brahmana, Nettietalia Brahmana, Netti Etalia Br. Budke, Christine M. Burmaa Badrakh Christine M Budke Daniel Ginting Daniel Ginting Darlan, Dewi M. Elisabeth Purba, Ivan ENDANG KARTINI, ENDANG Ester J. Sitorus, Mido Ester J.Sitorus, Mido Etty, Cristina Roos Frida Lina Tarigan, Frida Lina Ge Aris Geson Handini, Myrnawaty Crie Harefa, Kurniaman Harianja, Ester Saripati Hia, Nelis Kristianto Hidayat, Wisnu Hutajulu, Johansen Hutasoit, Linda I Kadek Swastika I Made Putra Ivan Elisabeth Purba Kazuhiro Nakaya Ketaren, Otniel Ketaren, Sinar Otniel Khulan Janchiv Lina Tarigan, Frida Lukman Hakim Lyenta Simanullang Manalu, Lenni Manihuruk, Agatha Cornelia Manurung, Jasmen Manurung, Kesaktian Mariati Siregar, Laura Masdalina Pane Maya Sari Merina Panggabean Mido Ester J. Sitorus Munehiro Okamoto Mungunzaya Tangad MYRNAWATI CRIE HANDINI Nababan, Donal Narankhajid Myadagsuren Netti Etalia Brahmana NFN Moestikaningsih Ningsih, Mega Sugesti Ochirkhuyag Baldorj Oka Adnyana Panjaitan, Finta Berliana Pardede, Jek Amidos Purba, Yunita Putu Sutisna Rahmat Alyakin Dakhi Raka-Sudewi A. A. Rana, Revaranda Genta Rizani, Miftahussak Inah Rozi, Muhammad F. Samosikha Wau, Robledo Sembiring, Rinawati Sembiring, Rinawati Siagian, Mido Tua Siagian, Mindo Tua Silalahi, Hotnida Estirawaty Silitonga, Evawani Martalena Simatupang, Devina Oktora Sinaga, Janno Sinaga, Lia Rosa Veronika Sinaga, Taruli Rohana Sirait, Asima Siregar, Bertua SM Siregar, Kevin Humala Siregar, Laura M Sitinjak, Mawarisa Sitorus, Friska Sitorus, Mido Ester Sopiyan, Muhammad Yogie Pratama Sri S. Margono Surbakti, Suhartati Tarigan, Frida L Telaumbanua, Ya'adil Temuujin Janchiv Utama, Indra Vierto Warouw, Sonny Priajaya Yasuhito Sako Yeruult Chultemsuren Yulfi, Hemma