Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kebahagian Pernikahan dan Dukungan Sosial terrhadap Penerimaan Diri pada Ibu Anak Disabilitas Hayati, Sri Ayatina; Handayani, Eka Sri; Nurmiati, Nurmiati
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 8 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jcbkp.v8i2.4743

Abstract

This study aims to examine the relationship between marital happiness and social support with self-acceptance among mothers of children with disabilities at SLBN 3 Banjarmasin. Marital happiness is influenced by good communication, mutual respect, trust, commitment, and the ability to resolve conflicts and create joyful moments. For mothers of children with disabilities, social support is a key factor in fostering self-acceptance. Those living in supportive environments tend to experience greater well-being than those without such support.This correlational research involved 94 mothers of children with disabilities as respondents. The independent variables were marital happiness (X1) and social support (X2), while the dependent variable was self-acceptance (Y). Data were analyzed using multiple linear regression with the Ordinary Least Squares (OLS) method.The results showed a significant positive relationship between marital happiness and social support with self-acceptance. This indicates that higher levels of marital happiness and perceived social support contribute to greater self-acceptance among mothers raising children with disabilities
Sosialisasi Belajar Gerak Manipulatif TK Negeri Pembina Banjarmasin Timur Pratiwi, Endang; Kasanrawali , Andi; Handayani, Eka Sri; Malik Ibrahim, Muhammad; Pratama, Ega; Royhan, Wildanur; M.Pd, Sanjaya
MADDANA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): MADDANA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan sosialisasi belajar gerak manipulatif di TK Negeri Pembina Banjarmasin Timur dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman guru dan orang tua tentang pentingnya stimulasi motorik pada anak usia dini. Anak usia dini berada pada tahap perkembangan emas (golden age) yang memerlukan rangsangan optimal agar potensi motorik, kognitif, sosial, dan emosional dapat berkembang secara seimbang. Gerak manipulatif, seperti melempar, menangkap, menggenggam, maupun menendang, merupakan keterampilan dasar yang berperan dalam pembentukan koordinasi, keterampilan motorik halus dan kasar, serta kesiapan anak untuk kegiatan akademik selanjutnya. Metode sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi aktivitas gerak manipulatif, serta diskusi interaktif bersama guru dan orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai konsep, manfaat, dan cara penerapan gerak manipulatif dalam kegiatan belajar mengajar maupun aktivitas di rumah. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan tercipta sinergi antara guru, orang tua, dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Program ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi TK Negeri Pembina Banjarmasin Timur untuk mengembangkan pembelajaran berbasis aktivitas motorik yang kreatif, menyenangkan, dan sesuai tahap perkembangan anak usia dini.
Pelatihan Strategi Manajemen Burnout untuk Meningkatkan Kemampuan 4C (Creativity, Critical Thinking, Communication, Collaboration) Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan di SMP Muhammadiyah 2 Banjarbaru Eka Sri Handayani; Akhmad Rizkhi Ridhani; Endang Pratiwi
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 3 No. 5 (2025): Oktober : ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v3i5.1485

Abstract

This community service activity aims to help teachers and education staff manage burnout while improving the ability of the 4Cs (Creativity, Critical Thinking, Communication, and Collaboration) in the school work environment. The training was held at SMP Muhammadiyah 2 Banjarbaru with the involvement of 11 participants, using a participatory approach that included interactive lectures, group discussions, reflections, and role play simulations. The main objective of this activity is to build the adaptive capacity and psychological well-being of educators through strengthening 21st century skills. The evaluation was carried out by comparing burnout scores before and after the training. The results showed a significant decrease in the average burnout score from 71.6 to 57.4, or by 14.2 points. This decline reflects an improvement in participants' psychological well-being and adaptive ability in the face of work pressure. In addition, training also has a positive impact on improving creative thinking, collaborative, and positive communication skills in the context of school work. These findings show that participatory-based interventions are effective in building a healthier and more productive work environment for educators. This activity recommends replicating similar training in other educational institutions as a preventive and promotive strategy to overcome burnout and strengthen teachers' professional competence in facing contemporary educational challenges.
Utilization of the Accelerometer Sensor in Android Smartphones Development of Ground Movement Detection Tools in Areas Landslide Prone Based on the Internet of Things handayani, eka sri; suroyo, heri
Jurnal Informatika Universitas Pamulang Vol 8 No 3 (2023): JURNAL INFORMATIKA UNIVERSITAS PAMULANG
Publisher : Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/informatika.v8i3.34127

Abstract

The result of this research is an Internet of Things (IoT) program that utilizes the accelerometer sensor on Android smartphones as a tool for detecting ground movement in landslide-prone areas. If the sensor indicates a change in its coordinates, it will be used as an indication of ground movement on the accelerometer sensor. Meanwhile, the gyroscope sensor detects vibrations, and the program will send notifications as a sign of ground movement. Overall, the development of this landslide movement detection device in landslide-prone areas employs the Research and Development (R&D) methodology. The Research and Development method aims to produce specific products and test the effectiveness of these products. The development method for the ground movement system utilizes a prototype method to observe and comprehend how the application functions. The results of this research demonstrate that the accelerometer sensor on Android smartphones can produce sufficiently accurate data for detecting ground movement. Integration with IoT technology opens opportunities for developing an early warning system that is effective and responsive to the potential landslide disasters. It is hoped that this research can provide a significant contribution to the development of more advanced ground movement detection systems in the future.
HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN PENYESUAIN DIRI SISWA DI SMAN 12 BANJARMASIN Azizaah, Rusdiana; Farial, Farial; Handayani, Eka Sri
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 3 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i3.270-281

Abstract

Penyesuaian diri yang optimal dapat terwujud apabila terdapat kedewasaan emosional serta komunikasi yang efektif, baik dari pihak guru maupun siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh komunikasi interpersonal dan kematangan emosi terhadap penyesuaian diri siswa kelas X di SMAN 12 Banjarmasin, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama. Tujuan dari pendekatan korelasional kuantitatif dalam desain penelitian ini adalah untuk memastikan secara objektif dan metodis hubungan antara variabel yang diteliti. Setiap siswa kelas XI SMA 12 Banjarmasin yang memenuhi kriteria peneliti digunakan sebagai subjek penelitian. Untuk menjamin bahwa data secara akurat mencerminkan populasi yang diteliti, 132 siswa dari kelas XI dipilih sebagai sampel penelitian dengan menggunakan proses seleksi yang unik. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional, yang berusaha untuk mengukur tingkat hubungan antara dua atau lebih variabel. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) siswa kelas XI di SMAN 12 Banjarmasin memiliki hubungan yang signifikan antara penyesuaian diri dan kematangan emosi; (2) penyesuaian diri dan komunikasi interpersonal mereka berkorelasi secara signifikan; dan (3) penyesuaian diri dan kematangan emosi serta komunikasi interpersonal mereka berkorelasi secara signifikan.
HUBUNGAN ANTARA GRATITUDE DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGI DENGAN SELF ESTEEM ANGGOTA KOMUNITAS PENGAJIAN DI DESA KAIT-KAIT KECAMATAM BATI-BATI KABUPATEN TANAH LAUT Siswanto, Christie Pricilla Debora; Handayani, Eka Sri; Abidarda, Yulizar
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i8.802-814

Abstract

Komunitas pengajian ibu-ibu di pedesaan tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembinaan spiritual, tetapi juga berpotensi menjadi sarana pengembangan aspek psikologis anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Gratitude dan kesejahteraan psikologis terhadap self-esteem pada anggota komunitas pengajian di Desa Kait-Kait, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, dengan partisipan ibu-ibu anggota komunitas pengajian. Instrumen penelitian berupa skala Gratitude, kesejahteraan psikologis, dan self-esteem. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dan uji regresi berganda setelah melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Gratitude dan self-esteem dengan nilai signifikansi 0.003 dan korelasi 0.347. Kesejahteraan psikologis juga berhubungan signifikan dengan self-esteem (sig. 0.013; r = 0.296). Secara simultan, Gratitude dan kesejahteraan psikologis berhubungan signifikan dengan self-esteem (sig. 0.009; r = 0.360). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun hubungan yang terbentuk berada pada kategori korelasi lemah, kedua variabel independen memberikan kontribusi terhadap pembentukan harga diri individu. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program komunitas yang memperkuat rasa syukur dan kesejahteraan psikologis sebagai pendekatan berbasis psikologi positif.
Integrating Banjar Cultural Values into Premarital Counseling: A Randomized Controlled Trial on Marital Readiness in Indonesia Jarkawi, Jarkawi; Handayani, Eka Sri; Hayati, Sri Ayatina; Haryadi, Rudi; Ridhani, Akhmad Rizkhi; Hasby, Nazar; Puteri, Nur Ananda
Buletin Konseling Inovatif Vol. 5, No. 2
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marriage readiness is a critical factor in ensuring long-term relationship satisfaction and resilience. In Indonesia, challenges such as rising cases of domestic violence and marital instability highlight the urgent need for more effective premarital counseling programs. However, existing interventions often lack cultural sensitivity, particularly in multicultural societies like Indonesia, which encompasses over 300 ethnic groups. This study examines the effectiveness of a culturally-informed premarital counseling program based on Banjar marital customs in enhancing marital readiness. A randomized controlled trial (RCT) was conducted with 32 engaged individuals divided into an experimental group receiving Banjar-based counseling and a control group participating in the government’s standard premarital counseling. The marriage readiness scale was used to measure psychological preparedness across domains such as communication, financial management, parenting, and lifestyle adjustments. Statistical analysis using the Mann-Whitney U test revealed significant improvements in the experimental group (U = 16.000, Z = -5.899, p < 0.001) compared to the control group. The findings underscore the importance of integrating local cultural values into premarital counseling to enhance mental readiness for marriage. By fostering deeper connections to cultural traditions, the intervention promoted mutual respect, emotional maturity, and role preparedness among participants. This study contributes to the growing discourse on culturally-informed psychosocial interventions and offers a scalable model for multicultural societies across Asia and beyond.
KORELASI ANTARA BIMBINGAN KARIR DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR PADA SISWA  SMKN 1 BANJARBARU Ani Wardah; Sartinah; Eka Sri Handayani
Psikodidaktika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Psikodidaktika
Publisher : Guidance and counseling the university of Prof. Dr. Hazairin. SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/psikodidaktika.v10i1.4658

Abstract

Pengambilan keputusan karir adalah proses memilih dan menetapkan tujuan karir dari berbagai opsi yang ada, dengan mempertimbangkan pemahaman terhadap potensi diri serta informasi mengenai karir yang tersedia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara bimbingan karir dengan pengambilan keputusan karir pada siswa kelas XI SMKN 1 Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMKN 1 Banjarbaru yang berjumlah 277 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling sebanyak 73 responden yang dihitung menggunakan rumus slovin. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji linearitas dan analisis korelasi pearson product moment. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa, terdapat hubungan positif yang signifikan antara bimbingan karir dengan keputusan karir. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi bimbingan karir maka semakin tinggi juga keputusan pengambilan karir  siswa SMKN I Banjarbaru. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah bimbingan karir, maka akan semakin rendah juga pengambilan keputusan karir siswa SMKN I Banjarbaru.
Korelasi Antara Dukungan Sosial Dan Self-Efficacy Terhadap Pemilihan Karir Siswa Kelas XI SMAN 3 Banjarmasin Rafiqoh; Eka Sri Handayani; Aminah
Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 02 (2025): Advice: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/advice.v7i02.7197

Abstract

Career choice during senior high school is a crucial stage in adolescent development that often presents challenges, particularly in recognizing personal potential and receiving adequate support. This community service program aimed to assist eleventh-grade students of SMAN 3 Banjarmasin in strengthening self efficacy and social support to make more appropriate career decisions. The program employed a quantitative correlational design involving 223 students using validated and reliable scales of social support, self efficacy, and career choice. Data were collected through online questionnaires and analyzed statistically. The results showed that both social support and self efficacy were significantly related to students’ career choices, with self efficacy emerging as the dominant factor. The coefficient of determination of 28.9 percent indicated the substantial contribution of these variables to career choice variation. The solution offered highlights the need for schools and families to provide continuous support and organize structured career guidance programs to enhance students’ confidence in shaping their future careers.
EFEKTIVITAS PEMBACAAN KITAB MINAHUS SANIYAH TERHADAP TINGKAT SELF ESTEEM PADA KOMUNITAS PENGAJIAN Siti Umairoh; Eka Sri Handayani; Yulizar Abidarda
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i11.1201-1209

Abstract

Self esteem adalah evaluasi seseorang terhadap diri mereka sendiri, baik secara positif maupun negatif, serta tingkat penerimaan dan penghargaan terhadap diri mereka sendiri. Temuan peneliti adanya jemaah yang merasa  lebih rendah diri dan merasa kurang sempurna agamanya daripada jemaah lain. Jika tertinggal tidak ikut pengajian ada perasaan kurang lengkap karena tidak menuntut ilmu agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembacaan Minahus Saniyah pada ibu-ibu di komunitas pengajian X, Kecamatan Gambut, dapat meningkatkan rasa self esteem mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental bentuk one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 20 subjek ibu-ibu pengajian X berumur 25-50 tahun, dan telah mengikuti pengajian ini selama 1 sampai 3 tahun. Teknik analisis data menggunakan uji T. Berdasarkan hasil penelitian hasil posttest mengalami peningkatan sebesar 77% dibandingkan hasil pretest sebesar 66%. Kemudian hasil uji T didapat nilai sig sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak. Maka pembacaan Kitab Minahus Saniyah efektif atau mampu meningkatkan self esteem pada komunitas pengajian X di Kecamatan Gambut.