p-Index From 2021 - 2026
7.424
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ISTORIA Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Paramita: Historical Studies Journal Jurnal Borneo Administrator: Media Pengembangan Paradigma dan Inovasi Sistem Administrasi Negara Jurnal Ketahanan Nasional Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya Jurnal Sejarah dan Budaya JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues AGASTYA: JURNAL SEJARAH DAN PEMBELAJARANNYA Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vidya Karya Jurnal Sejarah dan Budaya Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Jurnal Sejarah Jurnal Pendidikan Sejarah Yupa: Historical Studies Journal Berkala Arkeologi Tawarikh : Journal of Historical Studies ATIKAN SUSURGALUR Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review IKRA-ITH ABDIMAS Buletin Ilmiah Nagari Membangun Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE) Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Graha Pengabdian Journal of Community Service and Empowerment Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial Journal of Law, Poliitic and Humanities Historiography HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Journal of Social Knowledge Education (JSKE) Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Journal of Innovative and Creativity Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Berkala Arkeologi Journal of Innovation and Teacher Professionalism
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Vidya Karya

BLUE-PRINT PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS KONTROVERSI Wijaya, Daya Negri
Vidya Karya Vol 31, No 1 (2016)
Publisher : Vidya Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: History teachers often avoid the controversial material in history learning. This phenomenon did not happen by accident but constructed by some perspectives in writing the past. One of the topics which are full of controversy is that of the era of England colonization in Nusantara. This controversy was raised due to the degradation of the sense of history among educators. Educators actually should be able to dig the historical resources independently and explain the various perspectives clearly. The author, by the help of re-enactment theory, offerred a way in understanding a controversial material through the topic of England colonization. The author hopes that the students will be able to imagine and understand the various controversy in history learning especially in the era of England colonization. Keywords:  England colonization, re-enactment, and controversy Abstrak: Materi sejarah yang sarat akan kontroversi seringkali dihindari oleh guru. Kecenderungan ini bukan suatu kebetulan akan tetapi dikonstruksi oleh berbagai perspektif dalam menuliskan masa lalu. Salah satu materi sejarah yang sarat akan kontroversi adalah masa penjajahan Inggris di Nusantara. Kontroversi tersebut muncul karena degradasi sense of history pendidik. Mereka seyogyanya menggali sumber-sumber sejarah secara mandiri dan mampu menjelaskan perbedaan perspektif tersebut dengan baik. Dengan bantuan teori re-enactment, penulis menawarkan cara dalam memahami materi kontroversial dengan contoh kasus materi kolonialisme Inggris. Penulis berharap siswa akan dapat membayangkan dan memahami beragam kontroversi pada materi sejarah terutama masa penjajahan Inggris. Kata-kata kunci:  kolonialisme Inggris, re-enactment, dan kontroversi
BLUE-PRINT PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS KONTROVERSI Daya Negri Wijaya
Vidya Karya Vol 31, No 1 (2016): April 2016
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.723 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v31i1.3970

Abstract

Abstract: History teachers often avoid the controversial material in history learning. This phenomenon did not happen by accident but constructed by some perspectives in writing the past. One of the topics which are full of controversy is that of the era of England colonization in Nusantara. This controversy was raised due to the degradation of the sense of history among educators. Educators actually should be able to dig the historical resources independently and explain the various perspectives clearly. The author, by the help of re-enactment theory, offerred a way in understanding a controversial material through the topic of England colonization. The author hopes that the students will be able to imagine and understand the various controversy in history learning especially in the era of England colonization. Keywords:  England colonization, re-enactment, and controversy Abstrak: Materi sejarah yang sarat akan kontroversi seringkali dihindari oleh guru. Kecenderungan ini bukan suatu kebetulan akan tetapi dikonstruksi oleh berbagai perspektif dalam menuliskan masa lalu. Salah satu materi sejarah yang sarat akan kontroversi adalah masa penjajahan Inggris di Nusantara. Kontroversi tersebut muncul karena degradasi sense of history pendidik. Mereka seyogyanya menggali sumber-sumber sejarah secara mandiri dan mampu menjelaskan perbedaan perspektif tersebut dengan baik. Dengan bantuan teori re-enactment, penulis menawarkan cara dalam memahami materi kontroversial dengan contoh kasus materi kolonialisme Inggris. Penulis berharap siswa akan dapat membayangkan dan memahami beragam kontroversi pada materi sejarah terutama masa penjajahan Inggris. Kata-kata kunci:  kolonialisme Inggris, re-enactment, dan kontroversi
Co-Authors Aditya Nugroho Widiadi Alma Huwaida Ramadhani Ananda, Labuda Shofiya Andhika Yuda Pratama Andhika Yudha Pratama Annisya Annisya Ari Sapto Astutik, Winda Tri Aulya, Salwa Azizah , Suti Mega Nur Azizah, Alfi Rohmatul Bayu Kurniawan Blasius Suprapta, Blasius Dani Irawan Davia Faringggasari Deny Yudho Wahyudi Deny Yudo Wahyudi Dewa Agung Gede Agung Dhani, Arif Perwira Dluha, Mohamad Wildan Syamsu DZIKRI, MUHAMMAD Ersanda, Privera Ajeng Ertrisia, Rendy Aditya Putra Evania Yafie Evanie Yafie Fadilla, Firza Azzam Fadly, Ilyas Febriani, Shovi Wiranata Firza Azzam Fadilla Fitri Ariska Fitriansyach, Ashanty Thania FX Domini BB Hera FX. Domini BB Hera Gea, Maria Gabyelent Hafida, Melina Nur Hana, Muhammad Yusril Hariyono Hariyono Hariyono, H. Hartono Hartono Heny Kusdiyanti, Heny Herlin Pujiarti Hibatullah, Muhammad Imam Ikhrom, Anisa Musyaroful Ismail Lutfi Jamhari Jamhari Joko Sayono Jr, Fernando A. Santiago Kusuma, Paundra Wangsa Fajar Laili, Vita Sabrina Azda Larasati, Adinda Dwi Mantab, Porntip Mashuri Mashuri Masruroh, Heni Maulana, Gentur Israj’ Maulidah, Alvin Meritasari, Dini Putri Ratna Mufti, Muhammad 'Afwan Mufti, Muhammad ‘Afwan Muhammad 'Afwan Mufti Munir, Miftakhul Musa, Aimi Nafi'ah, Ulfatun Najib Jauhari Ninie Susanti Ninie Susanti Nurul Jannah Prasety, Ella Jayahuda Prima Minerva Primasa Minerva Nagari Putri Sakina, Fadhila Putri, Silvia Meilani Afira Qalbiyah, Syifaul Rachmadi, Renanda Radiallah, Abdan Rahmah, Nadya Rendy Aditya Putra Ertrisia Rendy Aditya Putra Ertrisia Retno Dewi Pramodia Ahsani Reza Hudiyanto Shela Dwi Utari Siti Zainatul Umaroh Slamet Sujud Purnawan Jati, Slamet Sujud Purnawan Sri Mulyani Susanti, Ninie Umaroh, Siti Zainatul Utari, Shela Dwi Wahyudi, Deny Yudho Wibisono, Alif Wiwik Astuti Wulandari, Prisca Kiki Yazril Azkar, Razaan