Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KELAYAKAN USAHA PADA PEMBENIHAN IKAN LALONGGOLOSUA NILA FARM SEBAGAI UPAYA PENGUATAN PERIKANAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN KOLAKA Hasbiadi, Hasbiadi Hasbiadi; Purbaningsih, Yuli; Masitah, Masitah; Prihantini, Campina Illa; Rahim, Rahim
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 1 (2025): Jurnal Agrimansion April 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i1.1779

Abstract

The potential of Indonesian fisheries cultivation is very promising with an economic value of USD 250 billion per year. One of the fishery commodities that is in demand by both domestic and foreign markets is tilapia. Tilapia is in demand by the community with increasing production and demand trends. Market opportunities are increasingly open, triggering the growth of tilapia fish businesses to develop both breeding, rearing and marketing. The purpose of the study is to analyze the business prospects of the Lalonggolosua Nila Farm fish seed business and to analyze the feasibility of the Lalonggolosua Nila Farm fish seed business in Kolaka Regency. The methods and approaches used are survey research and case studies. To answer the first objective related to business prospects, the IFAS Matrix and the IFAS Matrix Matrix are used. While the second problem related to business feasibility, income analysis, B/C ratio and R/C ratio are used. Research Results: The potential of Lalonggosua Nila Farm is a production of 120,000 per year, increasing to 600,000 per year if an investment is made to add 10 ponds. The projected profit per head is IDR 50-100. The potential for tilapia fish farming reaches 50 ha, especially in Lalonggolosua Village and the potential for marketing tilapia. Lalonggosua Tilapia Farm's income per year reaches Rp. 29,089,500 and this business is feasible with a business feasibility value of B/C ratio 1.167 and R/C ratio 2.167.
MODEL MANAJEMEN RISIKO USAHA PENGGILINGAN PADI DI SULAWESI TENGGARA Purbaningsih, Yuli; Hasbiadi, Hasbiadi; Kasmin, M. Oby; Helviani, Helviani; Nursalam, Nursalam; Bahari, Bahari; Taridala, Siti Aida Adha
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 1 (2025): Jurnal Agrimansion April 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i1.1780

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model manajemen risiko pada usaha penggilingan padi di Kecamatan Cipayung, Kabupaten Bandung Barat. Sulawesi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan studi pustaka, penulis melakukan telaah literatur sesuai dengan data yang dibutuhkan sebagai bahan primer dan sekunder penulisan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rantai Pasok Penggilingan Padi merupakan rangkaian dari pemasok, pengolah, distributor atau pengecer dan konsumen dengan bahan baku utama komoditas beras. Rantai pasok penggilingan padi akan melibatkan banyak Mereka termasuk petani, pedagang gabah kering, pedagang mesin pengepres beras, distributor, pengecer, dan pelaku usaha tidak langsung lainnya. para pihak. dan kerentanan dalam rantai pasokan pertanian akan berdampak pada risiko keuangannya. Tujuan manajemen risiko pada minimalisasi kerugian dan peningkatan peluang, atau peluang dalam rantai pasokan. Tujuan utama dari sumber risiko serta faktor risiko dan masing-masing menggunakan pengukuran yang berbeda dalam bidang pertanian secara spesifik. industri, khususnya pada sistem rantai pasok usaha penggilingan padi. Dari fenomena dan beberapa konsep tentang risiko rantai pasok komoditas pertanian, perlu adanya tinjauan ulang bagaimana manajemen risiko berdampak pada keuangan risiko dalam rantai pasokan penggilingan beras di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara. KATA KUNCI: Manajemen Risiko, Penggilingan Padi & Tinjauan Pustaka ABSTRACT The purpose of this study is to determine how the risk management model is in the rice milling business in Cipayung District, West Bandung Regency. Sulawesi. This study uses a qualitative descriptive research method and literature study, the author conducted a literature review according to the data needed as primary and secondary materials for this writing. The results of the study indicate that the Rice Milling Supply Chain is a series of suppliers, processors, distributors or retailers and consumers with the main raw material of rice commodities. The rice milling supply chain will involve many They include farmers, dry grain traders, rice press machine traders, distributors, retailers, and other indirect business actors. parties. and vulnerabilities in the agricultural supply chain will have an impact on its financial risk. The purpose of risk management is to minimize losses and increase opportunities, or opportunities in the supply chain. The main objective of risk sources and risk factors and each uses different measurements in the agricultural sector specifically. industry, especially in the rice milling business supply chain system. From the phenomena and several concepts of agricultural commodity supply chain risks, it is necessary to review how risk management impacts financial risk in the rice milling supply chain in Indonesia, especially in Southeast Sulawesi. KEYWORDS: Risk Management, Rice Milling & Literature Review
STRATEGI PEMASARAN CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L) PADA MASA PANDEMIC COVID-19 DI KABUPATEN KOLAKA Hasbiadi, Hasbiadi; Masitah, Masitah; Helviani, Helviani; Purbaningsih, Yuli
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.5237

Abstract

Pada masa Pandemic Covid-19 menyebabkan pasokan cabai rawit menjadi terbatas yang berdampak pada kenaikan harga dan pemasaran cabai rawit. Untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga maka perlu disusun strategi pemasaran. Rumusan masalah penelitian yaitu bagaimana strategi pemasaran dan urutan strategi prioritas pemasaran cabai rawit pada masa pandemic Covid-19. Rancangan penelitian yaitu metode survey dan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Strategi pemasaran cabai rawit menggunakan tiga tahap formulasi. Pertama, tahap masukan yaitu analisis lingkungan internal dan eksternal dengan matrik IFE-EFE. Kedua, tahap sinkronisasi menggunakan matrik I-E dan Analisis SWOT untuk memperoleh strategi yang detail. Ketiga, tahap keputusan yaitu menggunakan analisis QSPM yang bertujuan memperoleh urutan prioritas strategi. Analisis strategi pemasaran ini menghasilkan lima strategi utama dengan urutan prioritas strategi antara lain pertama menjalin kerja sama dan menguasai pemasok cabai rawit, kedua peningkatan pemasaran cabai rawit yang berbasis online, ketiga mengontrol dan mengambil kendali atas pedagang yang menjadi pesaing, keempat menyediakan Chiller, melakukan pengolahan dan pengemasan cabai rawit, serta kelima peningkatan jumlah jenis olahan cabai rawit yang berbasis diversifikasi produk.
PENGEMBANGAN AGROWISATA, POTENSI INOVASI PRODUK DAN KONSUMSI PANGAN FUNGSIONAL JERUK SIOMPU DI KABUPATEN BUTON SELATAN Helviani, Helviani; Basrin, Basrin; Juliatmaja, Aan Wilhan; Purbaningsih, Yul; Hasbiadi, Hasbiadi; Amin, Muhtar
AGRIBIOS Vol 22 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i2.5443

Abstract

Agrotourism development emphasises local culture in land use to increase farmers' income and preserve existing land resources. Agrotourism is an integrated system of activities designed to develop tourism and agriculture. This research aims to analyse the internal and external factors that influence the Siompu Orange Garden agrotourism development strategy and the Siompu Orange Garden agrotourism development strategy in South Buton Regency. The data analysis used is SWOT analysis. The results of this research state that the development of Siompu orange garden agrotourism in South Buton Regency has resulted in 5 core strategies, including; Strategy I is synergy between the community and agrotourism managers. Strategy II is improving facilities and infrastructure. Strategy III is increasing promotional activities. Strategy IV is increasing the size of the tourist area. Strategy V is partnership and collaboration.
SUMBER GALAKTOMANAN, METODE EKSTRAKSI, DAN MANFAAT GALAKTOMANAN: TINJAUAN LITERATUR Yermia, Yermia; Hasbiadi, Hasbiadi; Rahim, Abdul; Adelina, Fitriah; Sudarmin, Sudarmin; Adi, Qadarudin Fajri
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.5240

Abstract

Galaktomanan adalah polisakarida yang berasal dari sumber alami dan memiliki berbagai aplikasi industri, terutama di bidang makanan, farmasi, dan tekstil. Sumber utama galaktomanan adalah biji dari berbagai spesies tanaman seperti biji fenugreek, guar, dan carob. Studi ini bertujuan untuk menilai sumber galaktomanan yang paling efisien, metode ekstraksi yang optimal, dan manfaat yang dihasilkan dari polisakarida ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain tinjauan sistematis. Pencarian artikel dalam tinjauan literatur ini dilakukan menggunakan mesin pencari seperti Medline, PubMed, EBSCO, Elsevier, Cambridge Core, dan Wiley. Galaktomanan dapat diekstraksi dengan berbagai teknik seperti ekstraksi pelarut organik, proses mekanik, dan metode enzimatik, masing-masing memiliki kelebihan dan keterbatasan dalam hal efisiensi, kemurnian produk, dan biaya. Manfaat terbesar dari galaktomanan termasuk penggunaannya sebagai agen pengental, penstabil, dan pengemulsi dalam industri makanan serta penggunaannya dalam formulasi farmasi sebagai agen pengikat dan pelepasan terkontrol. Dengan memahami sumber, teknik ekstraksi, dan manfaat galaktomanan, studi ini berkontribusi pada pengembangan lebih lanjut dalam memanfaatkan galaktomanan untuk aplikasi industri yang lebih luas.
Development Model of Sago Agroindustry Small and Medium Enterprises (SMEs) In Southeast Sulawesi Province: Income and Strategy Analysis Purbaningsih, Yuli; Nursalam; Prihantini, Campina Illa; Hasbiadi; Karim, Ahmad Tarmizi Abd; Sejati, Andri Estining
HABITAT Vol. 34 No. 1 (2023): April
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.habitat.2023.034.1.6

Abstract

Sago plants are the main staple food in Southeast Sulawesi. Sago plants have various economic value for bioethanol, roofs, and carbohydrates. Community managed sago plantations by using an agro-industrial model. Although, sago processing has long been developed, but the community is still living in a low socio-economic condition. The allocation of sago agro-industry production factors is still not optimal, resulting in a fluctuative production, quality and productivity. This study analyzed the income of the sago agroindustry and formulated a strategy for the sago agroindustry development. The study was conducted in Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province. Sampling in this study was carried out by purposive sampling and total sampling. The analytical methods used include income analysis to analyze the income of the sago agroindustry, SWOT analysis to formulate strategies for the development of the sago agroindustry. The results showed that the income level of Konawe Regency’s sago agroindustry in a monthly sago processing was Rp. 14,205,770. The analysis results of sago agroindustry development strategy in Konawe Regency obtain five core strategies, focusing on packaging and labeling, production and marketing, training in seedling and management of the sago agroindustry, land conversion policy and sago price policy, and the sago agroindustry partnership program.
Penerapan Jamban Keluarga Closet Leher Angsa dan Septictank dari Viber Glass Sistem Komunal untuk Rumah Panggung Rawan Banjir di Lokasi Kosabangsa Kolaka Ibrahim, Akhmad Fadli; Rauf, Bakhrani A.; Darmawang, Darmawang; Rahmansyah, Rahmansyah; Kamaruddin, Hani Sartika; Adelina, Fitrah; Burhanuddin, Yuniarti Ekasaputri; Hasbiadi, Hasbiadi
DEDIKASI Vol 25, No 2 (2023): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v25i2.59263

Abstract

Abstrak – Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan cerminan pola hidup keluarga yang senantiasa memperhatikan dan menjaga kesehatan seluruh keluarga. Salah satu indikator PHBS adalah tersedianya jamban keluarga. Jamban keluarga merupakan suatu bangunan yang dibuat untuk tempat pembuangan kotoran manusia. Masyarakat pesisir Suku Bajo di Kelurahan Anaiwoi Kabupaten Kolaka dengan mayoritas masyarakat menggunakan rumah panggung menjadi sasaran kegiatan dengan kebiasaan masyarakat membuang tinja/kotoran langsung kelaut menjadi salah satu permasalahan utama dalam kegiatan ini. Penerapan jamban keluarga sebagai suatu inovasi teknologi dalam kegiatan program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) yang diberikan dalam bentuk pelayanan publik ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat dalam aspek kesehatan lingkungan, merubah sekaligus mengakomodasi kebiasaan buang tinja yang selama ini dilakukan masyarakat, serta memutus pencemarannya pada badan air. Pelaksanaan kegiatan ini berfokus pada penerapan penggunaan jamban keluarga closet leher angsa dan septictank viber glass sistem komunal, pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terbagi atas tiga kegiatan, dimulai dengan sosialisasi penggunaan jamban keluarga, pembuatan bilik jamban, dan penerapan jamban keluarga.  Hasilnya masyarakat mitra kegiatan sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini karena peserta mendapatkan tambahan pengetahuan yang berkaitan dengan PHBS dan masyarakat mitra sasaran 80% mulai menggunakan jamban keluarga sebagai bentuk hasil terjadinya perubahan kebiasaan dan perilaku masyarakat dalam penggunaan dan pemanfaatan jamban yang layak.Kata kunci: Jamban Keluarga, Septictank Komunal, Kosabangsa
Strategi Pemasaran Digital Berbasis Facebook untuk Pengembangan Produk Olahan Ubi Kayu di Desa Puundaipa, Kabupaten Kolaka Fitrah Adelina; Hasbiadi; Abdul Rahim; Sri Wahyuni; Andi Khaeruni R; Dhian Herdhiansyah
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1862

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran dan nilai tambah produk olahan ubi kayu melalui strategi inovasi pemasaran digital berbasis Facebook di Desa Puundaipa, Kabupaten Kolaka. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat meliputi keterbatasan akses pasar, rendahnya kemampuan promosi digital, serta minimnya diversifikasi produk olahan, sehingga nilai ekonomi produk belum optimal. Kegiatan ini mengintegrasikan pelatihan, pendampingan, serta implementasi langsung pemasaran melalui fitur Facebook Marketplace. Metode pelaksanaan mencakup: (1) identifikasi potensi dan analisis kesiapan UMKM, (2) pelatihan pembuatan konten digital, (3) optimalisasi penggunaan fitur Facebook sebagai media promosi dan transaksi, serta (4) monitoring jangkauan pemasaran dan respons konsumen. Evaluasi program menggunakan indikator peningkatan kapasitas peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada empat indikator utama: pemahaman pemasaran digital meningkat dari 40% menjadi 85%, kemampuan membuat konten meningkat dari 35% menjadi 75%), pemahaman fitur Facebook meningkat dari 30% menjadi 80%), dan kesiapan pemasaran online meningkat dari 45% menjadi 88%. Selain itu, produk olahan ubi kayu seperti tepung mocaf, cookies mocaf aromatic, keripik singkong, dan rengginang memperoleh jangkauan promosi yang lebih luas melalui media digital, yang berdampak pada meningkatnya eksposur dan potensi penjualan. Program ini menegaskan bahwa pemanfaatan Facebook sebagai media pemasaran digital merupakan strategi efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat pedesaan dalam memperluas pasar, memperkuat daya saing, serta mendukung pengembangan ekonomi lokal berbasis komoditas unggulan.
The Training and Mentoring in Making Organic Fertilizers At the Organic Rice Farmers Group in Lamedai Village hasbiadi hasbiadi
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2024): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v5i1.1661

Abstract

Padi organik merupakan padi yang disahkan badan independen, ditanam dan diolah menurut standar yang telah ditetapkan. Produktivitas padi organik lamedai masih tergolong rendah dan ketersediaan pupuk organik di Desa belum mampu memenuhi kebutuhan petani organik. Tujuan pengabdian yaitu untuk meningkatkan keterampilan petani organik dalam membuat pupuk organik padat. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu sosialisasi pupuk organik, Praktik pelatihan dan pendampingan pembuatan pupuk organik. Pelatihan pembuatan pupuk dilaksanakan di Desa Lamedai dengan Mitra sasaran Kelompok Tani Padi Organik Lamedai. Hasil Pengabdian yakni petani mampu mengetahui dan melakukan seluruh tahapan pembuatan pupuk organik meliputi Persiapan alat-bahan, Penyusunan berlapis-pencampuran, Fermentasi-Pembalikan dan Pengemasan-Penyimpanan.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Tanaman Pada Mix Demplot Kelompok Tani Lestari Jaya Mandiri hasbiadi hasbiadi
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2025): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i1.2540

Abstract

Abstract. Tanaman organik merupakan tanaman yang diakui secara resmi oleh badan independen dan ditanam serta diolah sesuai standar tertentu untuk memastikan kualitas dan keaslian produk. Di Desa Lamedai, khususnya dalam budidaya cabai rawit, produktivitas tanaman organik masih tergolong rendah dan ketersediaan pupuk organik yang mampu memenuhi kebutuhan petani belum mencukupi, sehingga berdampak pada hasil produksi yang belum optimal dan berkelanjutan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan utama meningkatkan keterampilan petani dalam membuat pupuk organik secara mandiri dan efektif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi mengenai manfaat dan pentingnya pupuk organik, pelatihan praktis pembuatan pupuk dari awal proses persiapan bahan dan alat, penyusunan bahan secara berlapis dan pencampuran, fermentasi yang melibatkan pembalikan bahan secara berkala, serta proses pengemasan dan penyimpanan pupuk agar tahan lama dan siap pakai. Pelatihan ini dilaksanakan langsung di Desa Lamedai agar sesuai dengan kondisi lapangan dan kebutuhan petani. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa petani mampu memahami dan melaksanakan seluruh tahapan pembuatan pupuk organik, mulai dari persiapan bahan, pencampuran, fermentasi, hingga pengemasan secara mandiri.
Co-Authors A Musdalifah A. Mardiana Aan Pratama Rusli Aan Wilhan Juliatmaja Abdul Haris Abdul Rahim Abdul Rahim Adelina, Fitriah Adi, Qadarudin Fajri Afa, Musadia Agung Gema Ramadhan Agus Aryadwipa, Gusti Akh. Fawaid Alfonsius, Ferina Alfonsia Putri Amin, Muhtar Anam, Moh. Khairul Andi Khaeruni Andi Khaeruni R Andi Mega Mustika Andri Estining Sejati Antonio Brian Deeng Asni Asni Aulya, Fathasya B, Gita Bahari Bahari, Bahari Bahari, Dodi Ismundar Bahari, Dody Ismunandar Bakhrani A Rauf BAKHRANI RAUF Bakri, Abdul Majid Basrin, Basrin Bergas Kudiangga Bulawan, Juniaty Arruan Burhanuddin, Yuniarti Ekasaputri Darmawang, Darmawang Dewi Dewi Dhian Herdhiansyah Dinasti, Dika Ulfa Djunarlin Tojang Doddy Ismunandar Bahari Ela Erviana Ernawati Ernawati Essa Anissa Syadiah Essa Annisa Syadiah Essa Annisa Syadiah F Fahrunsyah Fajri Adi, Qadarudin Fitrah Adelina Fitrah Adelina Fitrah Adelina Gustika Zezaria, Rizka Handayani, Fitrianti Harlisa, Harlisa Harni Sartika Kamaruddin Hasniaty, Hasniaty Helviani, Helviani Ibrahim, Akhmad Fadli Ilham Antariksa Tasabaramo Indra Wijayanto INDRA WIJAYANTO Isra Djabbar Ita Purnama Sari Jafar, Rayhana Juminarti, Juminarti Juniaty Arruan Bulawan Juniaty Arruan Bulawan Juniaty Aruan Bulawan Jusma Sri Putri Jusma Sri Putri Kabul Budiman Kabul Budiman Kamaruddin, Hani Sartika Karim, Ahmad Tarmizi Abd Kartika Kartika Kasmin, M. Oby Kasmin, Muhamad Oby La Mpia La Mpia La Ode Muhsafaat La Ode Muhsafaat La Ode Muhsafaat Laode Muhsafaat Lontoh, Rinny Lusina, Lusina Mappeali, Mappeali Masitah Masitah Masitah Masitah Masitah Merry Puspita Dyah Utami Mery Berlian Muhammad Fiqih Musadia Afa Musfiati Musfiati Mustafa Mustafa Natsir Sandiah Nenni Asriani Ningsih, Very Yarda Nur Ilmiah Nurmaya Aprilia Nurmaya Aprilia Nursalam Nursalam . Nursalam Nursalam Nursalam, Nursalam Nursalam, Nursalam Pariakan, Arman Pitra Yani Prihantini, Campina Ila Prihantini, Campina Illa Purbaningsih, Yul Purbaningsih, Yuli Puryantoro P Qadaruddin Fajri Adi R, Mustafa R. Rahim Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahim, Rahim Rahmansah Rahmansyah Rahmansyah Rahmawati, Rahmawati Ramlah Saleh Rendi Rendi, Rendi Reskiati Wiradhika Anwar Rizal Rizal Siti Aida Adha Taridala sri - wahyuni Sri Wahyuni Sucikam L, Muh. Rizky Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sulhija Sulhija Syahri Wahyuni Taufik, Muh. Ilham Utama, Alif Vadya Amanda Widia Komalasari Widya Komalasari Yermia Yermia, Yermia Yoga Toyibulah Yuli Purbaningsih Yuli Purbaningsih Yusriani Rizqy Yusrianto, Yusrianto