Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal Health

OBEDIENCE FACTOR FOR OFFICERS TO WASH THEIR HANDS IN HEALTH FACILITIES Nasrun Pakaya; Febriyanti Umar; Agus Ishak; Wirda Y. Dulahu
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 6, No 1 (2022): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUNI
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v5i3.14031

Abstract

Mencuci tangan merupakan salah satu pencegahan terjadinya penyebaran kontaminasi silang. Terdapat faktor yang menyebabkan petugas kesehatan tidak patuh terhadap prosedur mencuci tangan sehingga dapat menyebabkan infeksi silang terjadi. Kebaruan penelitian ini adalah meneliti kepatuhan petugas melakukan cuci tangan di fasilitas kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mensintesis bukti-bukti literature tentang faktor budaya kerja, sarana dan prasarana terhadap pelaksanaan  hand hygiene. Kajian dalam pencarian literature menggunakan tekhnik kajian Litterature Review. Dimana Literature Review ini menggunakan beberapa jurnal penelitian yang relevan dengan Faktor Budaya Kerja, Faktor Fasilitas dapat mempengaruhi pelaksanaan Hand Hygiene di ruang perawatan yang diakses dari basis data berbahasa Inggris dan Indonesia (Pencarian menggunakan PICOT Framework di database: Ebscho, Sciencedirect, Pubmed, Proquest dan Google Scholar) yang diterbitkan dari tahun 2015 sampai tahun 2020. Hasil literature menunjukkan faktor yang mempengaruhi budaya kerja terdiri dari supervisi kepala ruangan dan tipe kepemimpinan, sedangkan fasilitas kerja terdiri dari media poster, cairan antiseptic yang selalu tersedia serta tempat cuci tangan yang mudah dijangkau. Kesimpulan penelitian ini adalah fasilitas cuci tangan, ketersediaan antiseptik dan ksetersediaan tempat cuci tangan yang mudah dijangkau faktor yang dapat meningkatkan kepatuhan petugas dalam melakukan cuci tangan.  Kata kunci: Cuci Tangan; Fasilitas; Petugas Kesehatan. Abstrac Hand washing is one way to prevent the spread of cross-contamination. There are factors that cause health workers to not comply with hand washing procedures so that cross-infection can occur. The novelty of this study was to examine the compliance factor of officers doing hand washing in health facilities, literature review. The purpose of this study was to analyze and synthesize evidence/literature on the factors of work culture, facilities and infrastructure for the implementation of hand hygiene. The study in the literature search used a literature review used several research journal that were relevant to work culture factors, facility factor could affect the implementation of hand hygiene in the treatment room which were accessed from English and Indonesian Language databases (Search method using PICOT Framework in databases: Ebscho, Sciencedirect, Pubmed, Proquest and Google Schola) published  from 2015 to 2020. Literature results show that the factors that influence the work culture consist of supervision of the head of the room and the type of leadership, while the work facilities consist of poster media, antiseptic liquid which is always available and an easily accessible handwashing area. The conclusion of this research is hand washing facilities, the availability of antiseptics and the availability of hand washing facilities that are easily accessible are factors that can increase the compliance of officers in washing hands.
THE RELATIONSHIP BETWEEN CARING NURSES AND PATIENT SATISFACTION IN THE ER ROOM OF ALOEI SABOE HOSPITAL, GORONTALO CITY Nasrun Pakaya; Ibrahim Sulemen; Mihrawaty Antu
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 6, No 3 (2022): OKTOBER: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMU
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v6i3.16350

Abstract

Penerapan Caring dapat dinilai dari sudut pandang pasien dan perawat. Persepsi pasien yang puas dengan caring perawat akan meningkatkan penilaian terhadap kepuasan mereka. Penerapan Caring bagi perawat sangat bermanfaat untuk meningkatkan kepekaan, rasa cinta kasih, hubungan perawat-klien, meningkatkan kepuasan kerja, kepuasan pasien serta profesionalme perawat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien di ruangan UGD RS. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Aloei Saboe Kota Gorontalo yang waktu penelitiannya disesuaikan dengan jangka waktu penelitian kolaboratif dua bulan terhitung mulai Maret 2022 – April 2022. Desain penelitian ini mengunakan jenis penelitian Cross Sectional dengan opulasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien yang masuk di ruangan Unit Gawat Darurat. Teknik pengambilan sampel mengunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar merasa puas dengan pelayanan dan menilai perawat memiliki Caring yang baik sebesar 92%. Hasil ini meningkat dibandingkan penelitian sebelumnya pada tahun 2020 yang mengatakan bahwa perawat  memiliki perilaku Caring (58,9%) dengan p-value 0.04 lebih kecil dari 0.05. Penelitian ini menggunakan hasil analisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test didapatkan nilai p=0,001. Hal ini berarti p-value lebih kecil dari alpha (5%), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien di ruangan UGD  (p=0,001 0,05).Kata kunci : Caring ; Kepuasan ; IGD.AbstractThe application of Caring can be assessed from the point of view of the patient and the nurse. Perceptions of patients who are satisfied with caring nurses will increase the assessment of their satisfaction. The application of Caring for nurses is very useful in increasing sensitivity, love, nurse-client relationships, increase job satisfaction, patient satisfaction, and nurse professionalism. The purpose of this study was to determine the relationship between nurse caring behavior and patient satisfaction in the emergency room of the hospital. Aloei Saboe Gorontalo City. This research was conducted at the Aloei Saboe Hospital, Gorontalo City. The research time was adjusted to a two-month collaborative research period starting from March 2022 – April 2022. The design of this study used a cross sectional research type, with the population in this study being all patients who entered the unit room. Emergency. The sampling technique used purposive sampling with a total sample of 70 respondents. The results of the study found that most were satisfied with the service and assessed that nurses had good Caring 92%. This result is an increase compared to the previous study in 2020, which said that nurses had Caring behavior (58.9%) with a p-value of 0.04 less than 0.05. The results of the study using the analysis of Fisher's Exact Test the results obtained p value = 0.001. This means that the p-value is smaller than the alpha (5%), so it can be concluded that there is a significant relationship between nurse caring behavior and patient satisfaction in the emergency room (p=0.001 0.05).
Co-Authors Abdi Dzul Ikram Hasanuddin Agung Dwi Laksono Agus Ishak Agustina A. Seran Andi Mursyidah Anggriani Eka Putri Nento Anita Dewi Prahastuti Sujoso Annisa Baili Ariani H. Hutuba Arsyad, Ananda Putri Gusti Astrit Lamadi Aswad, Ahmad Ayu Thirta Lestari Cindy Puspita Sari Haji Jafar Dhea Putri Puluhulawa Dinastri Andari S. Atma Edy Dharma Putra Duhe Fajar Oktavian Hulukati Fatra Lapagulu Fazriah Nurul Hamzah Febriyanti Umar Gusti Pandi Liputo Hairun Nisya A.Mamente Hari Basuki Notobroto HARTONO HADJARATI Hiola, Dewi Suryaningsi Hunawa, Rachmawaty Dirham Hunawa, Rahmawati Husain, Filsa Ibrahim Sulemen Iin Pratiwi Adjami Ika Wulansari Ilyas Ibrahim Indra Irwan Irwan Ismail, Mirta Della Ita Sulistiani Jerawati Yunus Jerwati Yunus Jerwati Yunus Juna, Mersilan K Kusnanto La Ode Aman Langoni, Anggriyani Liputo, Gusti Pandi Maharani, Adinda Mahmud, Ismivanti Marasabessy, Nur Baharia Masruroh - Meiti Yolanda Mery Adriany Yunus Meyrin Hasan Mihrawaty Antu Mihrawaty S. Antu Mihrawaty Suleman Antu Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis Mohamad Aprianto Paneo Mohamad, Rini Wahyuni Muhammad Rizaldi Kaharu Nikmatur Rohmah Nirwanto K. Rahim Nistain Kune Novita Angraeni Nur Alifta Manopo Nur Ayun R. Yusuf Nur Fitriah Jumatrin Nur Mawadah Djano Nur Syukriani Yusuf Nurdiana Djamaluddin Nurhayti Abudi Ali Nurlatifah Zakaria Nurul Fitrah Akadji Oktia Woro Kasmini Handayani Pakaya, Midyan K. Pinoi, Ersavira S. Prameswari, Arawindah Rika Subarniati Triyoga Salawali, Siti Hajar Saskia Kumadji Sitti Fatimah M. Arsad Sitti Fatimah Meylandari Arsad Sitti Fatimah Meylandri Arsad Stevani Mbuinga Suleman Ibrahim Sulistiani, Ita Sumiyati Moo Suryaningsih, Dewi Susan Monoarfa Widy Susanti Abdulkadir Wirda Y Dulahu Y Dulahu, Wirdha Yusuf, Muh. Nur Syukriani Yusuf, Nur Ayun R. Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin Zulkifli B. Pomalango