Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Harmonisasi Pengetahuan Keislaman : Pandangan M. Amin Abdullah tentang Integrasi Ilmu dalam Islam Amrillah, Rizki; Vionita, Deviyani; Rayhan, Muhammad
Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM BANI FATTAH (IAIBAFA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/tafaqquh.v12i1.2708

Abstract

Integrasi ilmu-ilmu keislaman merupakan isu yang penting dalam pemikiran Islam kontemporer. Tujuan penelitian membahas perspektif M. Amin Abdullah mengenai integrasi ilmu-ilmu keislaman, termasuk definisi, landasan filosofis, dan aplikasi praktisnya dalam konteks kontemporer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian studi literature. Studi literatur pada penelitian ini adalah serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelola data penelitian secara obyektif, sistematis, analitis, dan kritis. Hasil dari penelitian menegaskan konsep integrasi ini tidak hanya menggabungkan ilmu-ilmu agama, tetapi juga ilmu-ilmu dunia modern. Dengan landasan filosofis tauhid dan fitrah, M. Amin Abdullah menegaskan bahwa tidak ada konflik antara ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu dunia. Sebaliknya, integrasi ilmu-ilmu tersebut mencerminkan pemahaman yang lebih dalam tentang kebenaran yang bersumber dari Sang Pencipta. Dalam konteks praktis, integrasi ilmu-ilmu keislaman memiliki berbagai aplikasi, termasuk dalam pendidikan, pengembangan masyarakat, riset dan inovasi, serta layanan kesehatan dan kesejahteraan. Pendekatan integratif ini membawa manfaat yang signifikan dalam menciptakan masyarakat Muslim yang berdaya dan mampu menjawab tantangan-tantangan kontemporer dengan bijaksana.
Harmonization of Islamic Knowledge: Perception of the Importance of Integration of Knowledge in Islam Nisa, Zahrotun; Amrillah, Rizki; Safarudin, Safarudin; Tussoleha, Dhea
Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Riset Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/jrip.v5i1.847

Abstract

This study discusses the importance of harmonizing Islamic knowledge through the integration of religious knowledge and modern knowledge in facing global challenges. Through a literature study approach, this study explores the concept of integration developed by M. Amin Abdullah and the contributions of thinkers such as Syed Muhammad Naquib al-Attas and Ismail Raji al-Faruqi. The results of the study show that the integration of knowledge not only strengthens the understanding of Islamic teachings but also creates synergy with modern knowledge to produce more holistic solutions to various issues, including education, community development, innovation, and welfare. This harmonization encourages collaboration between academics, scholars, and the community to ensure the relevance of Islamic values ??in the contemporary context. This study emphasizes the need for an interconnected approach that integrates various disciplines in order to create a more harmonious and balanced society.
Islamic Worldview Dalam Sudut Pandangan Naquib Al-Attas Amalia, Nazwa; Salsabela, Itiya; Amrillah, Rizki
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.716

Abstract

Artikel ini membahas perbedaan antara perspektif dunia Islam dan Barat, dengan fokus pada pendapat Syed Muhammad Naquib al-Attas. Al-Attas menekankan bahwa dominasi keilmuan sekular Barat telah mengancam nilai-nilai moral dan spiritual umat Islam, yang berdampak pada kemajuan sains yang bertentangan dengan prinsip agama. Penelitian ini menganalisis bagaimana Islamic Worldview, yang berasal dari wahyu Allah, dapat membantu pemahaman ilmu pengetahuan yang lebih dalam. Ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif eksplanatif. ditekankan betapa pentingnya mengajarkan orang sudut pandang Islam untuk melindungi orang dari ide-ide menyimpang seperti pluralisme dan sekularisme. Jurnal ini juga mencatat peran besar ilmuwan Muslim selama Dinasti Abbasiyah dalam kemajuan ilmiah di Barat.
Etiket Guru dalam Proses Pembelajaran menurut Perspektif Islam: Tela’ah Al Qur’an Surah Al Baqarah Ayat 44 Naufal, Ahmad; Oktaviana, Arshya; Ayu, Dyah Sekar; Amrillah, Rizki
Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjpi.v2i2.1354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etiket guru dalam proses pembelajaran dari sudut pandang Islam, dengan penekanan pada kajian Surah Al-Baqarah ayat 44. Dalam ranah pendidikan Islam, etiket guru berperan sebagai pedoman perilaku yang mencerminkan nilai-nilai moral dan spiritual yang seharusnya dimiliki oleh seorang pendidik. Ayat tersebut menegaskan pentingnya pengajaran yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga harus menonjolkan akhlak dan budi pekerti yang baik. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur untuk mengeksplorasi berbagai sumber yang relevan mengenai etiket guru. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa etiket guru mencakup beberapa aspek krusial, seperti niat yang tulus, integritas, dan empati terhadap siswa. Diharapkan, guru dapat menjadi contoh dalam perilaku dan sikap mereka, serta mampu menciptakan suasana belajar yang mendukung dan inklusif. Lebih lanjut, penelitian ini juga menekankan peran guru sebagai agen perubahan dalam masyarakat, di mana mereka tidak hanya bertanggung jawab atas transfer ilmu pengetahuan tetapi juga dalam pembentukan karakter siswa. Dengan demikian, etiket guru dalam pendidikan Islam menjadi fondasi utama untuk mencapai tujuan pendidikan yang komprehensif dan berkelanjutan, sesuai dengan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah.
Integrasi Integrasi Ilmu Keislaman dengan Ilmu Pendidikan Anak Usia Dini dalam Perspektif Muhammad Amin Abdullah Cici Sintia Dewi; Mayra Amanda Putri; Rizki Amrillah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i3.575

Abstract

Integrasi ilmu keislaman dengan ilmu pendidikan anak usia dini merupakan topik yang penting dalam pengembangan pendidikan Islam. Muhammad Amin Abdullah, seorang pakar pendidikan Islam, menyoroti pentingnya integrasi ini dalam perspektifnya. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya minat terhadap pendidikan Islam dan perlunya pemahaman yang holistik terhadap anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali potensi integrasi ilmu keislaman dengan ilmu pendidikan anak usia dini serta mendorong pengembangan metode pembelajaran yang sesuai. Metode penelitian yang digunakan melibatkan analisis literatur, studi kasus, dan observasi lapangan. Hasil utama dari penelitian ini adalah pemahaman mendalam tentang bagaimana integrasi ilmu keislaman dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini secara holistik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi ilmu keislaman dengan ilmu pendidikan anak usia dini dapat memberikan manfaat besar dalam membentuk karakter dan moral anak-anak sejak dini.
Hubungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan Konsep Pendidikan dalam Islam: Menoreka Pemikiran Syech Muhammad Naquib al-Attas Ridhawati, Sarah; Ayu azzahra, Sekar; Amrillah, Rizki
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 4 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v1i4.683

Abstract

Artikel ini membahas hubungan antara Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan konsep pendidikan dalam Islam dengan mengacu pada pemikiran Syech Muhammad Naquib al-Attas. Kajian ini bertujuan untuk menggali perspektif al-Attas tentang pendidikan, terutama dalam konteks PAUD, dan bagaimana konsep ini dapat diterapkan dalam sistem pendidikan Islam kontemporer. Melalui analisis pustaka dan kritis terhadap karya-karya al-Attas, artikel ini menyoroti pentingnya adab dalam pendidikan anak usia dini serta peran guru dan orang tua dalam membentuk karakter dan nilai-nilai keislaman pada anak-anak. Artikel ini juga mengeksplorasi tantangan dan solusi dalam mengimplementasikan konsep al-Attas dalam PAUD.
IMPLEMENTASI PERAN MORAL DAN SOSIAL GURU PAI TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR Salsabila, Aina; Nabila, Husna; Aliyah, Fi Jannatin; Amrillah, Rizki
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol 8 No 2 (2025): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v8i2.798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi peran moral dan sosial guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berkontribusi terhadap pendidikan karakter di sekolah dasar. Permasalahan yang mendasari kajian ini adalah masih rendahnya optimalisasi peran guru PAI sebagai teladan moral sekaligus agen sosial di lingkungan sekolah, meskipun tujuan utama pendidikan Islam menekankan pembentukan akhlak mulia peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengkaji data sekunder berupa buku teks, artikel jurnal nasional maupun internasional, tesis, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi peran kunci guru PAI, strategi implementasi, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran moral guru PAI sebagai role model berpengaruh signifikan dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab melalui keteladanan yang konsisten. Sementara itu, peran sosial guru PAI tercermin melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial sekolah yang membangun budaya gotong royong dan empati. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan sekolah, pelatihan kompetensi sosial guru, dan kemitraan dengan orang tua agar implementasi peran moral dan sosial guru PAI berjalan optimal dan berkelanjutan.
The Concept of Quality Management for Graduates of the University of Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Based on Maq?sid syar?'ah Jasser Auda Perspective Amrillah, Rizki; Chusnan, Masyitoh; Bariyah, N. Oneng Nurul
Journal of Social Science Vol. 5 No. 5 (2024): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jss.v5i5.922

Abstract

This study aims to examine the implementation of Maq?sid syar?'ah from Jasser Auda's perspective in quality management of graduates at the University of Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA). Using a qualitative approach, this study integrates the six systemic features of Maq?sid shar?'ah proposed by Jasser Auda(1) (Cognition: Al-Idrakiyah) (2) Wholeness (Wholeness; Al-Kulliyah) (3) Openness; Al-Infitahiyah) (4) (Interrelated-Hierarchy; Al-Harakiriyah Al-Mu'tamadah Tabaduliyan) (5) Multi-dimensionality (Multidimensionality; Ta'addud Al-Ab'ad). While the last one is (6) Purposefulness (Purposefulness; Al-Maqasidiyah) into the quality management framework of higher education graduates. Data was collected through in-depth interviews with various stakeholders as well as analysis of official university documents, including tracer studies. The results of the study show that this Maq?sid shar?'ah-based approach is effective in improving academic competence, soft skills, and spiritual development of UHAMKA graduates. This study concludes that the integration of Maq?sid shar?'ah principles in higher education quality management can produce graduates who are not only academically competent, but also have high moral and spiritual integrity, so that they are ready to compete in the global job market.
Pentingnya Penanaman Pendidikan Tauhid pada Anak Usia Dini Natasha, Devvi; Amelia, Destia; Amrillah, Rizki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14657

Abstract

Sejak usia dini, sangat penting untuk menanamkan tauhid pada anak. Jika anak-anak dididik tentang tauhid, mereka akan lebih mencintai Allah SWT, percaya bahwa tidak ada yang perlu ditakuti kecuali Dia, beribadah dengan setia kepada Dia, dan diajarkan untuk berterima kasih atas segala nikmat yang Allah SWT berikan kepada mereka. Karena pendidikan tauhid adalah yang paling penting, analisis deskriptif digunakan untuk meningkatkan pemahaman kita tentang bagaimana memberikan pendidikan tauhid kepada anak-anak pada usia dini. Tauhid adalah landasan umat Islam, dan mereka yang benar-benar mengikutinya akan diselamatkan baik di dunia maupun di akhirat. Sebaliknya, mereka yang tidak mengikutinya akan jatuh ke dalam kesyirikan, yang juga akan melindungi mereka baik di dunia maupun di akhirat.
Konstruksi Nilai Pendidikan Sosial dalam Surah Al-Ma’un Ramadani, Bagas Prasetyo; Purwidianto, Purwidianto; Amrillah, Rizki
ALACRITY : Journal of Education Volume 4 Issue 2 Juni 2024
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v4i2.293

Abstract

Construction of Social Education Values ??in Surah Al-Ma'un. Education and social can’t be separated in a role. Social education plays important role in the formation of social institutions and social environment and its influence on quality of individuals who build society. Through this research, researchers want to reveal the components that make up the value of social education in Surah Al-Maun. The researcher used qualitative methods with descriptive analysis approach from literature review. The compiler also used the Maudu'i method which is a method of interpreting Al-Quran verses based on certain themes or topics discussed in the surah or part of the verse being studied. With this research, it was found that the value of social education in Surah Al-Maun is to build awareness among others, in this case it is emphasized for orphans and the poor by giving alms from the best goods. In this discussion, the interpretation of worship and muamalah must be in harmony. It is concluded that good and correct worship produces individuals who care about society and are not limited to God. So that the results of spiritual relationship have relevance to human aspect, giving rise to tolerance and concern which are the values ??of social education in Surah Al-Maun.
Co-Authors Abimubarok, Achmad Agustina, Fahimma Arra Ahmad Naufal, Ahmad Aliyah, Fi Jannatin Amalia, Nazwa Amelia, Destia Ana Lestari Anggun, Dewi Arrumaisha Fasya Nuriy Arsika, Intan Dihni Ayu azzahra, Sekar Ayu, Dyah Sekar Chusnan, Masyitoh Cici Sintia Dewi Damayanti, Nurmalita Deshi Karunia Hajarwati Desra Reifka Rhaudia Dinanti, Shafa Desliana Elisya Laesya Tasya Erna Widyastuti Farisah Shabrina Fatahillah, Axl Ferrari Fauzi, Nadhifa Azqia Fitria, Gina Handayani, Feby Lia Heni Ani Nuraeni Hutabarat, Rodesma Indra, Ghaida Jatri, Intan Safira Julyani, Tri Nadia Kansha Dianita Pramesti Lestari, Fani Dwi Limbangan, Nida Aulia Pangesti Lukmanul Hakim Manik, Fransiska Evayanti Maulina, Saskia Mayra Amanda Putri Miftahul Jannah, Rumaysah Mugiarti, Resmi Muhammad Fahmil Kamal Muhammad Ilham Fadhlurrahman Muhammad Rayhan Muhammad Salman Munbaits, Tika Bilqis Musafaah, Rizki Yahrulaji N. Oneng Nurul Bariyah Nabila, Husna Natasha, Devvi Nova, Wanda Putri Nur Indah Meisya Nurhuda Rizqia Hasanah Puteri Oktaviana, Arshya pengelola, pengelola Prasetya, Hendri Pratama, Friska Surya Pratama, Jessica Anisa Purwidianto Putri, Dini Aulia Apriansyah Rahayuningsih, Rista Tri Rahmatiya, Rizqa Ramadani, Bagas Prasetyo Rasyidah, Arifah Ressa, Ressa Ridhawati, Sarah Ridho Arifiansyah Rika Sepriani Safarudin Safarudin, Safarudin Salsabela, Itiya Salsabila, Aina Santi , Hilda Ayu Nur Sarlina, Siti Farida Setiawati, Titin Siti Rahmi, Siti Suliyanto, Salsabila Dewanty Suwarsih, Amelia Nia Pradipa Asih Syahidah, Hikmah Haula Syifa Maharani Larasati Tiara Sekar Harnum Tussoleha, Dhea Vanya, Aprella Alivia Vionita, Deviyani Wafiqotul Adibah Wildan, Ahmad Raihan Wiriastuti, Tata Oktaviani Yudha Maulidandi Saputra Yusriyyah Febriani Putri Zahrotun Nisa, Zahrotun