Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Evaluation of Temperature Stress Under Different Hydroponic Systems on Growth and Saponin Content of Talinum paniculatum Gaertn. Cuttings Yachya, Arif; Kristanti, Alfinda Novi; Manuhara, Yosephine Sri Wulan
Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology Vol 9, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jtbb.84241

Abstract

Increases in the temperature of nutrient solutions have restricted the use of hydroponic cultivation in the tropics, predominantly due to plant stress. This study aimed to evaluate the effects of temperature stress under different hydroponic systems on the growth and saponin content of Talinum paniculatum cuttings. Three hydroponic systems, i.e., deep flow technique (DFT), nutrient film technique (NFT), and aeroponic, were tested. The temperature of the nutrient solution was set for each system, i.e., under ambient temperature (UAT) and with controlled temperature (WCT) at 26° C. The cultivation period was 60 days. The result showed peroxidation activity and proline accumulation for the adventitious roots of T. paniculatum cuttings with UAT and WCT, alongside various levels of plasma membrane damage. Levels of Malondialdehyde (MDA) and proline were analyzed by spectrophotometer. Membrane damage was analyzed with Evans blue dye. The results indicated that the levels of MDA and proline accumulation under the three hydroponic systems were higher for the WCT than for the UAT treatment. In contrast, vegetative growth was higher in UAT than in WCT. The saponin content of the adventitious root correlated with the MDA level. Saponin production was triggered by oxidative stress during cultivation, while the adventitious roots had a higher saponin content in all three hydroponic systems with the WCT treatment compared to the UAT treatment. Among the systems, aeroponic was superior for biomass and saponin. Root growth was promoted in the nutrient solution under ambient temperature whereas the production of saponins was stimulated under the controlled temperature. In the aeroponic system, root biomass values of 1.17 and 0.478 g dry weight were obtained under ambient and controlled temperatures, respectively. The total saponin contents differed slightly, namely 189.83 and 195.61 mg/g, respectively. 
PELATIHAN PEMBUATAN STIK LELE KEPADA IBU-IBU PKK DI KELURAHAN KETINTANG SURABAYA Sukarjati; Karunia Binawati, Diah; ngadiani; Sopandi, Tatang; Slamet Wisnu Kusuma, Pungky; Sabila Ajiningrum, Purity; Yachya, Arif; Andriani, Vivin
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 02 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i02.a8230

Abstract

Pengetahuan masyarakat khususnya tentang diversifikasi atau aneka ragam pangan bersumber ikan dan hasil perikanan lainnya masih sangat terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Ibu-Ibu PKK RT 03/04 Ketintang melalui pelatihan dalam pembuatan stik berbahan dasar lele dan menciptakan peluang usaha secara nyata di masa mendatang, mampu meningkatkan nilai jual produk hasil olahan, dan dapat dipasarkan lebih luas karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Selain itu, tujuan dari pengolahan ikan lele menjadi stik ini adalah untuk meningkatkan minat mengkonsumsi ikan lele dan kandungan gizi yang terdapat pada ikan lele dapat dimanfaatkan dengan baik. Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah tahap perencanaan yang dimulai dengan melakukan diskusi dengan ketua PKK, tahap penyuluhan dan pelatihan dimana dalam tahap ini dilakukan metode presentasi dan penjelasan materi oleh narasumber tentang pentingnya diversifikasi olahan ikan. Narasumber juga mempraktekkan pembuatan produk stik ikan lele dan peserta berperan aktif dalam pelaksanaannya. Tahap yang terakhir yaitu penilaian ketercapaian tolok ukur yang dilakukan melalui metode pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil kegiatan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara umum berlangsung dengan baik dan berdasarkan hasil evaluasi, adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat sebanyak 57,3% tentang diversifikasi produk perikanan berbahan dasar ikan lele
Studi Budidaya Jamur Kuping (Auricularia auricula) dengan Variasi Jenis Substrat dan Konsentrasi Supplemen Yachya, Arif; Sulistyowati; Fatiqin, Awalul; Lestari, Ria Windi; Fitriah, Umi Novita; Decenly; Anggoro, Rahayu Opi
Journal of Biotropical Research and Nature Technology Vol. 1 No. 1 (2022): Borneo
Publisher : Prodi Biologi FMIPA Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/borneo.v1i1.7329

Abstract

Terbatasnya stok serbuk gergaji kayu sengon sebagai bahan baku baglog dapat mempengaruhi kelangsungan produksi jamur kuping (Auricularia auricula). Pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku alternatif baglog jamur kuping belum banyak diungkap. Ketiga jenis limbah pertanian yang tersedia melimpah di dataran rendah, yaitu jerami padi (PJP), potongan ampas tebu (PAT) dan serbuk gergaji kayu kelapa (SKK). Peforma pertumbuhan dan hasil panen jamur kuping pada ketiga jenis limbah pertanian tersebut yang dikombinasikan dengan dedak  (0, 5, 10 dan 15%) diinvestigasi pada penelitian ini. Serbuk kayu sengon (SKS) digunakan sebagai kontrol. Hasil menunjukkan bahwa waktu tercepat miselium penuh, pembentukan pinhead dan panen pertama dicapai berturut-turut pada hari ke-17-20, 29-32, dan 39-40 inkubasi oleh baglog SKK. Pengamatan pada hasil panen menunjukkan PJP adalah substrat terbaik dibanding SKS (sebagai substrat kontrol), SKK dan PAT. Sebaliknya, peningkatan konsentrasi dedak berdampak negatif pada hasil panen baglog PJP. Performa hasil panen terbaik diperoleh pada baglog PJP dengan dedak 0 % yaitu 13,67 g (berat basah) dengan berat baglog 240 g (berat basah). Hasil ini lebih tinggi 64,11 % dari hasil panen baglog SKS dengan dedak 5-10%. Pada akhirnya, hasil studi ini merekomendasikan PJP sebagai substrat alternatif pengganti SKS.
Effect Of NAA And Kinetin Administration On Callus Induction In Vanilla Plant Stem Explants (Vanilla planifolia Andrews) Dhavin, Muhammad; Nurokhman, Amin; Ummi Hiras Habisukan; Yustina Hapida; Anggun Wicaksono; Weni Lestari; Arif Yachya
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 18 No 01 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.18.01.10574.%p

Abstract

Vanilla (Vanilla planifolia Andrews) is a plantation plant that is used for its fruit. Indonesia is one of the countries that exports vanilla and has climate factors that support increasing vanilla production to meet global demand, One of the efforts that can be made in vanilla propagation is through plant tissue culture. This research aims to induce calluses. This study used a Random Design using stem explants and several different hormone concentrations, namely: 0.0 ppm NAA and 0.0 ppm Kinetin, 1.0 ppm NAA and 0.5 ppm Kinetin, 1.0 ppm NAA and 1.0 ppm Kinetin, 2.0 ppm NAA and 0.5 ppm Kinetin, 2.0 ppm NAA and 1.0 ppm Kinetin, 2.0 ppm NAA and 2.0 ppm Kinetin. There was an effect on the administration of NAA and Kinetin on callus induction in the explants of the vanilla plant (Vanilla planifolia Andrews). It is based on the Anova one-way Hypothesis Test with a significance value of 0.000 (Asymp. Sig <0.05) then Ho was rejected and H1 was accepted. The optimal concentration to induce callus in stem explants is the administration of 1.0 ppm NAA + 0.5 ppm Kinetin with an average callus growth rate of 7 HST and a 100% callus growth percentage of explants.   Keywords: Vanilla, induction, callus, tissue culture, hormones
Effectiveness of Mangrove Kateng Leaf Extract (Avicennia lanata Ridl.) as a Natural Preservative for Fresh Vannamei Shrimp Meat (Litopenaeus vannamei): Efektivitas Ekstrak Daun Kateng Mangrove (Avicennia lanata Ridl.) sebagai Pengawet Alami Daging Segar Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Pramudya, Arkan Setia; Yachya, Arif; Suparman, Suparman
Medicra (Journal of Medical Laboratory Science/Technology) Vol. 8 No. 1 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/medicra.v8i1.1781

Abstract

Vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) is a mainstay export fishery product. Its meat is rich in protein and fat, but the quality is easy to reduce due to decay over storage time. Decay occurs due to bacterial activity and oxidation. The freezing preservation method requires relatively expensive costs, so it often uses hazardous materials for substitution, such as formalin as a preservative. Therefore, it is necessary to research the effectiveness of natural materials sourced from plant organs as relatively safe preservatives. One of the plants is Kateng (Avicennia lanata), whose leaves are rich in secondary metabolite compounds that inhibit growth and kill bacteria. This study aims to determine the effectiveness of A. lanata water extract as a natural preservative for fresh Vannamei shrimp meat. The research was an experimental laboratory study using a completely randomized design with three repetitions. The concentrations of the A. lanata water extract solution tested were 0, 25, 50, 75, and 100% (w/v). Variations in the storing time of shrimp meat after being soaked in the test extract solution were 2 and 4 hours. The storage was at room temperature. The parameters of shrimp meat quality observed at the end of the storage period included total bacterial population, hydrogen sulfide gas (H2S) production, acidity level (pH), and trimethylamine (TMA) content. The results showed that the quality of fresh Vannamei shrimp meat depends on various concentrations of A. lanata water extract solution (0-100% w/v) and storage periods (2 and 4 hours). Water extract of A. lanata leaves at a concentration of 75% (w/v) with 2 hours of storage is the optimal concentration and storage time to preserve fresh L. vannamei shrimp meat naturally.
PENGENALAN SAINS DATA BIOLOGI UNTUK SISWA SMA: MEMBANGUN LITERASI DATA SEJAK DINI DALAM ERA DIGITAL Ajiningrum, Purity Sabila; Diah Karunia Binawati; Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Sukarjati; Vivin Andriani; Tatang Sopandi; Arif Yachya
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 9 No 01 (2025): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v9.i01.a10561

Abstract

Era digital yang berlangsung saat ini membutuhkan kemampuan literasi data sebagai keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh generasi muda, termasuk dalam bidang biologi. Pembelajaran biologi di tingkat SMA cenderung berfokus pada hafalan konsep teoritis dan belum banyak menyentuh aspek pengolahan dan analisis data. Padahal, pendekatan sains data dapat membantu siswa memahami fenomena biologis secara lebih kontekstual dan berbasis bukti. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan konsep dasar sains data biologi kepada siswa SMA melalui pelatihan dan praktik langsung. Siswa akan dilatih untuk mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan memvisualisasikan data sederhana dari pengamatan biologi di sekitar mereka, seperti data pertumbuhan tanaman, aktivitas fauna, atau kondisi lingkungan. Dengan bantuan perangkat sederhana seperti Excel atau Google Sheets, siswa diarahkan untuk berpikir analitis dan menyimpulkan informasi dari data nyata. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan literasi data siswa, memperkaya metode pembelajaran biologi di sekolah, serta membangun ketertarikan siswa terhadap biologi sebagai ilmu yang dinamis dan aplikatif. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan rata-rata pemahaman siswa sebesar 37,3%, terutama kemampuan menginterpretasikan data, membuat grafik, dan menyusun kesimpulan berbasis bukti. Selain itu, siswa lebih antusias mempelajari biologi secara aplikatif dan menyatakan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis data membantu mereka memahami materi biologi secara lebih nyata dan kontekstual .
PELATIHAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH DI OPEN JOURNAL SYSTEM BAGI GURU SMPN 7 KELURAHAN PERAK BARAT, KECAMATAN KREMBANGAN KOTA SURABAYA Wawan Gunawan; Nurmida Chaterine Sitompul; Rufi’i; Retno Danu Rusmawati; Atiqoh; Achmad Noor Fatirul; Sabariah; Andri Kurniawan; Yoso Wiyarno; Arif Yachya
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru dituntut dalam belajar mengajar, harus menguasai beberapa komponen yang sangat penting yaitu Penelitian dan Publikasi karya Ilmiah di Open Journal System (OJS). Untuk mewujudkan hal tersebut guru harus dibekali dengan kemampuan membuat Penelitian dan Publikasi karya Ilmiah di Open Journal System (OJS). Sebagian besar guru SMPN 7 Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan Kota Surabaya merasa kesulitan dalam membuat dan memanfaatkan Penelitian dan Publikasi karya Ilmiah di Open Journal System (OJS). PKM ini bertujuan untuk: (1) mengetahui membuat Penelitian atau karya Ilmiah yang baik dan benar, (2) mengetahui cara Publikasi karya Ilmiah di Open Journal System (OJS),(3) mengetahui jenis-jenis Publikasi karya Ilmiah di Open Journal System (OJS) yang bereputasi nasional dan international, dan (4) mengetahui Aplikasi Sinta untuk Publikasi karya Ilmiah di Open Journal System (OJS). Mitra PKM ini adalah guru-guru di SMPN 7 Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan Kota Surabaya. Pengaplikasian kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) dilaksanakan secara luring dan daring. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dinilai cukup baik, dilihat dari keberhasilan target jumlah peserta pelatihan dinilai cukup baik, ketercapaian tujuan pelatihan dinilai baik, ketercapaian target materi yang telah direncanakan dinilai baik, dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi dinilai baik.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INOVASI PRODUK MIE DAUN KELOR SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL BERGIZI TINGGI Ajiningrum, Purity Sabila; Arif Yachya; Tatang Sopandi; Sukarjati; Vivin Andriani; Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Diah Karunia Binawati
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 9 No 02 (2026): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v9.i02.a10808

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK Desa Janti, Kabupaten Sidoarjo dalam mengolah daun kelor menjadi produk pangan sehat berupa mie daun kelor. Kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman lokal yang kaya zat gizi dan berpotensi sebagai bahan pangan fungsional. Pelatihan dilaksanakan pada bulan Agustus–September 2025 dan diikuti oleh 20 peserta. Metode pelaksanaan meliputi tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 56,4 pada pre-test menjadi 87,2 pada post-test, atau terjadi peningkatan sebesar 54,6%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek keterampilan pembuatan mie daun kelor. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi, keterampilan pengolahan pangan, serta kesadaran akan peluang usaha berbasis bahan lokal, sehingga pelatihan ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat desa dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan ekonomi rumah tangga.
IMPLEMENTASI BACKPACK OTOMATIS SEBAGAI ALAT BANTU UNTUK PENYANDANG TUNANETRA Atmiasri; Arif Yachya
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat bantu inovasi untuk penyandang tunanetra yaitu backpack otomatis. Alat ini dilengkapi dengan sensor jarak HC-SR04 dan bunyi yang dihasilkan dari buzzer yang dinilai lebih efektif untuk digunakan sehari-hari, serta terdapat suara peringatan ketika akan mendekati sebuah halangan. Untuk pemakaian dan penyimpanannya juga akan lebih mudah. Alat ini menggunakan baterai sebagai catu daya, yang artinya dapat diisi kembali apabila dayanya sudah habis. Untuk membuat alat bantu ini, dibutuhkan sebuah perangkat lunak dan perangkat keras. Dimana untuk mengendalikan perangkat keras tersebut dibutuhkan sebuah mikrokontroler, yaitu sebuah komponen elektronik yang dapat bekerja sesuai dengan program yang diisikan ke dalam memorinya seperti layaknya sebuah komputer yang sangat sederhana. Mikrokontroler sangat cocok digunakan dengan tujuan yang spesifik karena perbandingan ROM dan RAM-nya yang besar artinya program kontrol disimpan dalam ROM yang ukurannya relatif lebih besar, sedangkan RAM digunakan sebagai tempat penyimpanan sementara, termasuk register-register yang digunakan pada mikrokontroler yang bersangkutan..
Pengaruh Abu Pembakaran Sampah Dengan Penambahan Kotoran Kijang Untuk Pupuk Tanaman Hias Moch Zainuri; Yanatra Budi Pramana; Arif Yachya; Manik Ayu Titisari; Ida Kusnawati Tjahjani; Krisyanti Budipramana; Suparman
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 18 No 02 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.18.02.10711.%p

Abstract

The increasing volume of waste in Indonesia poses environmental challenges, especially incinerator ash residues that contain heavy metals and have the potential to contaminate soil. This study aimed to evaluate the utilization of incinerator ash combined with deer dung as an alternative growing medium for ornamental betel nut (Epipremnum aureum). Four treatments of growing media composition were tested: pure soil, ash and dung mixture in different ratios, and observed for eight weeks on the parameters of plant length, leaf area, and plant weight. Results showed that the treatment without ash mixture produced the best growth, while increasing the proportion of ash decreased plant growth performance. This is thought to be due to the heavy metal content in the ash which inhibits plant metabolism and nutrient uptake. Although the plants survived in all treatments, the effectiveness of the ash and deer manure mixture as a growing medium proved to be limited, so its use should be limited and not recommended for consumption crops. The potential utilization of ash is more appropriately directed towards non-agricultural sectors that do not come into direct contact with living things.
Co-Authors Achmad Noor Fatirul Agung Wicaksono Alfinda Novi Kristanti Amin Nurokhman ANDRI KURNIAWAN Andriani, Vivin Anggoro, Rahayu Opi Anggun Wicaksono Astuti, Yola Amanda As’ad, Zuhdi Atiqoh Atmiasri Azmi, Nabila Afni Ulul Decenly Dhavin, Muhammad Diah Karunia Binawati Diah Karunia Binawati Dini Afriansyah Djarot Sugiarso Dyah Hariani Edy Setiti Wida Utami Eka Nur Indah Sari Sartono Putri Fatiqin, Awalul Gusti Azzahra Widiaura Hamidi Herdina, Abelya Putri Ida Kusnawati Tjahjani Jhon Riswanda Jumiani Sarianti Karunia Binawati, Diah Khalida Ulfa Krisyanti Budipramana M. Saftian Andreanto Manik Ayu Titisari Manuhara, Y.S.W Manuhara, Y.S.W Mifta Ammaria Wulandari Miftah Amaria Wulandari Moch Zainuri Mulyadi Tanjung Nada Tika Sari Nadila Margareth Ngadiani, Ngadiani Nindi Novia Erin Nisa Novi Afina Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh Novita Sari Nurmida Chaterine Sitompul Nurokhman, Amin Pramana, Yanatra Budi Pramudya, Arkan Setia Pungky Slamet Wisnu Kusuma Pungky SWK Purity Sabila Ajiningrum Pusaka, Semerdanta Rasinta, Nanda Ria Windi Lestari Rosa Adelia Aryaning Fidya Putri Rufi’i Rusmawati, Retno Danu Sabariah Sherina Silva Siti Wardania Siti Zulaikha Slamet Wisnu Kusuma, Pungky Sri Maryani Sukarjati Sukarjati Sukarjati, Sukarjati Sulistyowati Suparman Suparman Suparman Susie Amilah Syarifah TATANG SOPANDI Tutut Handayani Ummi Hiras Habisukan Vivin Andriani Wakhyuni, Indah Wawan Gunawan Wawan Gunawan Weni Lestari Y. Sri. Wulan Manuhara Y.S.W Manuhara Yosephine Sri Wulan Manuhara Yoso Wiyarno Yustina Hapida Zaki, Ekiq Naufal Zaky Nuron Rizky