Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

IMPLEMENTASI BACKPACK OTOMATIS SEBAGAI ALAT BANTU UNTUK PENYANDANG TUNANETRA Atmiasri; Arif Yachya
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat bantu inovasi untuk penyandang tunanetra yaitu backpack otomatis. Alat ini dilengkapi dengan sensor jarak HC-SR04 dan bunyi yang dihasilkan dari buzzer yang dinilai lebih efektif untuk digunakan sehari-hari, serta terdapat suara peringatan ketika akan mendekati sebuah halangan. Untuk pemakaian dan penyimpanannya juga akan lebih mudah. Alat ini menggunakan baterai sebagai catu daya, yang artinya dapat diisi kembali apabila dayanya sudah habis. Untuk membuat alat bantu ini, dibutuhkan sebuah perangkat lunak dan perangkat keras. Dimana untuk mengendalikan perangkat keras tersebut dibutuhkan sebuah mikrokontroler, yaitu sebuah komponen elektronik yang dapat bekerja sesuai dengan program yang diisikan ke dalam memorinya seperti layaknya sebuah komputer yang sangat sederhana. Mikrokontroler sangat cocok digunakan dengan tujuan yang spesifik karena perbandingan ROM dan RAM-nya yang besar artinya program kontrol disimpan dalam ROM yang ukurannya relatif lebih besar, sedangkan RAM digunakan sebagai tempat penyimpanan sementara, termasuk register-register yang digunakan pada mikrokontroler yang bersangkutan..
Pengaruh Abu Pembakaran Sampah Dengan Penambahan Kotoran Kijang Untuk Pupuk Tanaman Hias Moch Zainuri; Yanatra Budi Pramana; Arif Yachya; Manik Ayu Titisari; Ida Kusnawati Tjahjani; Krisyanti Budipramana; Suparman
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 18 No 02 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.18.02.10711.%p

Abstract

The increasing volume of waste in Indonesia poses environmental challenges, especially incinerator ash residues that contain heavy metals and have the potential to contaminate soil. This study aimed to evaluate the utilization of incinerator ash combined with deer dung as an alternative growing medium for ornamental betel nut (Epipremnum aureum). Four treatments of growing media composition were tested: pure soil, ash and dung mixture in different ratios, and observed for eight weeks on the parameters of plant length, leaf area, and plant weight. Results showed that the treatment without ash mixture produced the best growth, while increasing the proportion of ash decreased plant growth performance. This is thought to be due to the heavy metal content in the ash which inhibits plant metabolism and nutrient uptake. Although the plants survived in all treatments, the effectiveness of the ash and deer manure mixture as a growing medium proved to be limited, so its use should be limited and not recommended for consumption crops. The potential utilization of ash is more appropriately directed towards non-agricultural sectors that do not come into direct contact with living things.
INDUKSI NANAS (Ananas comosus (L.) Merr) MELALUI KULTUR JARINGAN Nadila Margareth; Ummi Hiras habisukan; Amin Nurokhman; Arif Yachya
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 18 No 02 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.18.02.10822.%p

Abstract

The pineapple plant cultivated in Indonesia is very diverse and is a perennial plant. Public awareness of the nutritional content in pineapple can increase the production and economic value of the fruit. Therefore, large-scale pineapple production in a relatively short time is needed, and one way to achieve this is through pineapple propagation via tissue culture.  In this study, pineapple was propagated using shoot explants. Shoot culture, or shoot induction, is one method for propagating plants in vitro. Shoot culture is the most common propagation method because shoots contain a lot of meristematic tissue (which is still actively dividing), resulting in a higher percentage of success for tissue culture.  This study used a completely randomized design (CRD) with the following hormone concentrations: 0 ppm NAA + 0 ppm Kinetin, 0.25 ppm NAA + 3.0 ppm Kinetin, and 0.25 ppm NAA + 4.5 ppm Kinetin. The results showed that explant growth occurred in every concentration, with 100% of all treatments producing shoots. Nevertheless, there were variations in the number of leaves formed in each treatment and observation time, indicating the influence of hormone concentration on the vegetative development of the explant.
Pengaruh Buangan Krimer Nabati  Sebagai Pupuk  Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Bukti; Yanatra Budi Pramana; Manik Ayu Titisari; Arif Yachya; Suparman; Nony Kezia Marchyta; Krisyanti Budipramana
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 19 No 01 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.19.01.11430.%p

Abstract

The vegetable creamer-based food industry produces a large amount of waste that has not been optimally utilized, reaching more than 1.4 tons per month and accumulating up to 17 tons in a period of 10 months. Disposal of this waste also requires considerable costs, so a more sustainable alternative utilization is needed. This study aims to assess the effect of applying vegetable waste creamer solution as liquid organic fertilizer on the growth and yield of mustard greens (Brassica rapa var. Parachinensis L.). The treatments used consisted of four solution compositions: 0% (control), 10%, 30%, and 50%. Parameters observed included plant height, number of leaves, and plant wet weight. The results showed that the treatment with 10% concentration gave the most optimal results on plant height and wet weight, while the highest number of leaves was obtained from the 0% treatment. High concentrations (30% and 50%) actually inhibited growth and caused plant death. These results indicate that waste creamer has potential as a liquid organic fertilizer if used in the right composition.   Keyword: Vegetable Creamer, Industrial Waste, Organic Fertilizer
Studi Budidaya Jamur Kuping (Auricularia auricula) dengan Variasi Jenis Substrat dan Konsentrasi Supplemen Arif Yachya; Sulistyowati Sulistyowati; Awalul Fatiqin; Ria Windi Lestari; Umi Novita Fitriah; Decenly Decenly; Rahayu Opi Anggoro
Journal of Biotropical Research and Nature Technology Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Biotropical Research and Nature Technology
Publisher : Pandawa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/borneo.v1i1.7329

Abstract

Terbatasnya stok serbuk gergaji kayu sengon sebagai bahan baku baglog dapat mempengaruhi kelangsungan produksi jamur kuping (Auricularia auricula). Pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku alternatif baglog jamur kuping belum banyak diungkap. Ketiga jenis limbah pertanian yang tersedia melimpah di dataran rendah, yaitu jerami padi (PJP), potongan ampas tebu (PAT) dan serbuk gergaji kayu kelapa (SKK). Peforma pertumbuhan dan hasil panen jamur kuping pada ketiga jenis limbah pertanian tersebut yang dikombinasikan dengan dedak (0, 5, 10 dan 15%) diinvestigasi pada penelitian ini. Serbuk kayu sengon (SKS) digunakan sebagai kontrol. Hasil menunjukkan bahwa waktu tercepat miselium penuh, pembentukan pinhead dan panen pertama dicapai berturut-turut pada hari ke-17-20, 29-32, dan 39-40 inkubasi oleh baglog SKK. Pengamatan pada hasil panen menunjukkan PJP adalah substrat terbaik dibanding SKS (sebagai substrat kontrol), SKK dan PAT. Sebaliknya, peningkatan konsentrasi dedak berdampak negatif pada hasil panen baglog PJP. Performa hasil panen terbaik diperoleh pada baglog PJP dengan dedak 0 % yaitu 13,67 g (berat basah) dengan berat baglog 240 g (berat basah). Hasil ini lebih tinggi 64,11 % dari hasil panen baglog SKS dengan dedak 5-10%. Pada akhirnya, hasil studi ini merekomendasikan PJP sebagai substrat alternatif pengganti SKS.
PEMBERDAYAAN SISWA SMK MELALUI PELATIHAN PRODUKSI JAHE INSTAN SEBAGAI PRODUK TOGA BERNILAI GUNA Ajiningrum, Purity Sabila; Sukarjati; Diah Karunia Binawati; Arif Yachya; Tatang Sopandi; Vivin Andriani; Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Adila Nasilah Thuuba
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v10.i01.a11530

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Siswa SMK Sejahtera dalam mengolah jahe menjadi TOGA Instan yang praktis dan bernilai guna. Pelatihan dilaksanakan pada bulan Mei 2026 dan diikuti oleh 35 peserta. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan jahe instan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan paired t-test dan N-Gain. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 61,8 menjadi 86,4. Analisis paired t-test menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antara nilai pre-test dan post-test (p < 0,0001). Hasil N-Gain menunjukkan 31,4% peserta berada pada kategori tinggi dan 68,6% pada kategori sedang. Pelatihan ini menunjukkan bahwa kombinasi penyampaian materi dan praktek langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahan peserta dan memberikan wawasan siswa mengenai potensi peluang usaha berbasis sumber daya lokal dan pengembangan jiwa kewirausahaan siswa.
Design and Build Household Electrical Power Limiters Based on Priority Lines for Electricity Usage with Arduino Microcontroller Based Atmiasri; Ariyanto, Andik; Solikin, Akhmad; Rohmadiani, Linda Dwi; Yachya, Arif; Maylani, Ika
Tibuana Vol 9 No 1 (2026): Tibuana
Publisher : UNIPA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/tibuana.9.1.11135

Abstract

To realize energy savings, especially electrical energy on a household scale, one thing that is usually done is turning off unnecessary equipment. However, this kind of conventional method requires high discipline and the success rate is quite low due to many factors, one of which is forgetting. One solution that can be applied to this problem is the need for tools that can force electricity users to turn off electricity if usage has exceeded a certain limit. To be able to measure electricity consumption, an energy measuring sensor is used which is then processed on the microcontroller and drives the circuit breaker relay. In making this tool using the experimental method, by planning based on references from the literature and experiments directly to the equipment. With this, it is hoped that the expected tools will be realized and can contribute to saving energy in the community.  
Co-Authors Achmad Noor Fatirul Adila Nasilah Thuuba Agung Wicaksono Akbar Sujiwa Akhmad Solikin Alfinda Novi Kristanti Amin Nurokhman ANDRI KURNIAWAN Anggoro, Rahayu Opi Anggun Wicaksono Ariyanto, Andik Astuti, Yola Amanda As’ad, Zuhdi Atiqoh Atmiasri Awalul Fatiqin Azmi, Nabila Afni Ulul Bukti Decenly Decenly Decenly Dhavin, Muhammad Diah Karunia Binawati Dini Afriansyah Djarot Sugiarso Dyah Hariani Edy Setiti Wida Utami Eka Nur Indah Sari Sartono Putri Ekiq Nouval Zaki Fatiqin, Awalul Gusti Azzahra Widiaura Hamidi Herdina, Abelya Putri Ida Kusnawati Tjahjani Jhon Riswanda Jumiani Sarianti Khalida Ulfa Krisyanti Budipramana M. Saftian Andreanto Manik Ayu Titisari Manuhara, Y.S.W Manuhara, Y.S.W Marnitha Maylani, Ika Mifta Ammaria Wulandari Miftah Amaria Wulandari Moch Zainuri Mulyadi Tanjung Nada Tika Sari Nadila Margareth Ngadiani Nindi Novia Erin Nisa Novi Afina Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh Nony Kezia Marchyta Novita Sari Nurmida Chaterine Sitompul Nurokhman, Amin Pramudya, Arkan Setia Pungky Slamet Wisnu Kusuma Purity Sabila Ajiningrum Pusaka, Semerdanta Rahayu Opi Anggoro Rasinta, Nanda Ria Windi Lestari Ria Windi Lestari Rohmadiani, Linda Dwi Rosa Adelia Aryaning Fidya Putri Rufii Rusmawati, Retno Danu Sabariah Sherina Silva Siti Wardania Siti Zulaikha Sri Maryani Sukarjati Sulistyowati Sulistyowati Sulistyowati Sulistyowati Sulistyowati Sulistyowati Sulistyowati Suparman Suparman Suparman Suparman Susie Amilah Syarifah Tatang Sopandi Tutut Handayani Umi Novita Fitriah Ummi Hiras Habisukan Vivin Andriani Wakhyuni, Indah Wawan Gunawan Wawan Gunawan Weni Lestari Y. Sri. Wulan Manuhara Y.S.W Manuhara Yanatra Budi Pramana Yosephine Sri Wulan Manuhara Yoso Wiyarno Yustina Hapida Zaki, Ekiq Naufal Zaky Nuron Rizky