p-Index From 2021 - 2026
9.848
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Studi Pemerintahan Masalah-Masalah Hukum Politika: Jurnal Ilmu Politik Ilmu Administrasi Publik Journal of Politic and Government Studies Simetris Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies Jurnal Ijtimaiyya Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Manajemen ARISTO JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Otoritas : Jurnal Ilmu Pemerintahan INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Integritas: Jurnal Antikorupsi Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Forest and Society MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL Journal of Humanities and Social Studies Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial PERSPEKTIF Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Jurnal Pemerintahan dan Politik JURNAL ILMIAH FEASIBLE (JIF) Civil Service : Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Uti Possidetis: Journal of International Law Jurnal Disrupsi Bisnis Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Jurnal Pengabdian Vokasi Mamangan Social Science Journal NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Economic Development Analysis Journal Journal of Law and Legal Reform JIPOWER : Journal of Intellectual Power Jurnal Studi Pemerintahan POLITICO
Claim Missing Document
Check
Articles

GERAKAN PERLAWANAN MASYARAKAT URUTSEWU KEBUMEN TERHADAP PENYEROBOTAN LAHAN OLEH TNI Mohamad Ulil Amri; Teguh - Yuwono; Laila Kholid Alfirdaus
Journal of Politic and Government Studies Vol 11, No 2 : Periode Wisuda April 2022
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan amanat UUD 45 pasal 33 ayat 3 dan pasal 1 ayat 2 undang – undang no 51 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok – Pokok Agraria (UUPA), salah satunya menegaskan bahwa bumi dalam hal ini berwujud tanah telah digunakan sebesar – besarnya untuk kemakmuran rakyat. Secara umum penyerobotan tanah dan properti KUHP pasal 385, dan peraturan pemerintah (perpu) no. 5 tahun 1960 pasal 2 dan 6, mengenai larangan pemakaian tanah tanpa izin yang berhak atau kuasanya. Dengan adanya aturan hukum tersebut sangat jelas bahwa pihak manapun tidak diperbolehkan melakukan penyerobotan atas lahan atau properti pihak lain dan pihak yang berhak dapat menempuh jalur hukum untuk menjerat pelaku penyerobotan. Namun sebelum menempuh jalur hukum, pemilik wajib memenuhi legalitas atas lahan atau properti tersebut. Dalam KUHP 385 disebutkan bahwa perbuatan curang yang dilakukan dengan cara menyerobot lahan atau properti milik pihak lain diancam hukuman pidana penjara maksimal 4 (empat) tahun. KUHP 385 ini terdiri dari 6 pasal yang membahas dengan sangat jelas mengenai segala bentuk penyerobotan dan penguasaan secara paksa atas lahan dan properti pihak lain. Termasuk didalamnya adalah tindakan penggelapan, atas harta tidak bergerak milik orang lain dengan paksa, secara terbuka atau diam – diam. Dengan sengaja menjual, menukar, menggelapkan, menghilangkan dengan maksud menguntungkan diri sendiri dengan cara tidak sah atau melawan hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif,lokasi penelitian dilakukan di kawasan Urutsewu, Desa Setrojenar, Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Data ini didapatkan dengan menggunakan metode wawancara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berbagai perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Urutsewu. Hasil penelitian menunjukan perlawanan rakyat Urutsewu muncul karena adanya gangguan dari masyarakat golongan di atasnya. . Pada kenyataannya konflik Urutsewu merupakan bagian dari sistem politik yang dibangun oleh pemerintah beserta beberapa elit, kemudian berkembang menjadi politik oligarki. Tindakan TNI di tanah Urutsewu jelas telah mengesampingkan prinsip equal right dan hak asasi manusia. Oligarki selalu mengambil andil besar dalam setiap konflik yang kemudian melahirkan berbagai kebijakan yang lagi – lagi muaranya adalah motif bisnis dan keuntungan ekonomi sekelompok orang.
Inovasi Tata Kelola Keuangan Pemerintah Desa : Electronic Village Budgeting (E-Village Budgeting) untuk Menciptakan Good Governance di Kabupaten Banyuwangi Ratih Kurnia Ramadhanny; Teguh Yuwono .; dzunuanus ghulam manar
Journal of Politic and Government Studies Vol 7, No 3 (2018): Periode Wisuda Agustus 2018
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.055 KB)

Abstract

ABSTRACTSince the enactment of Regulation (UU) number 6 year 2014 about Village, each village will be given Rp. 1 billion. This village funds are prioritized for the development and empowerment of village communities. Under supervision of the use of village funds, the government of Banyuwangi through Village and Community Empowerment Office created an integrated village budgeting system by online. This system is called E-Village Budgeting (E-VB). This system is purposefully created for budget transparency, providing convenience in administrative accountability, financial control of the district level, as well as the ease of financial accountability and evaluation.This study is conducted through mixed method between quantitative and qualitative research by using observation data, interviews, documentations and questionnaires to explain in detail the real situation and use triangulation of data sources, methods and theories. Qualitative method is used to explain in detail about the innovation of village financial governance, while quantitative research method is used as supporting to explain the situation in society.Based on the study, the result shows that E-VB application system in accordance with the theory and innovation concept. This system is an innovation designed to facilitate village government's financial governance by utilizing the internet network in every village. The implementation of E-VB system has been successful with less constraints.Based on the researcher’s observation, the problem is servers are often down, especially when many village apparatus are using the E-VB application concurrently. In the future, the Government of Banyuwangi must increase the number of existing servers for the future E-VB application system can be operated more appropriately.Keywords: Innovation of Village Government Financial Governance, E-Village Budgeting
REFORMASI BIROKRASI ORGANISASI PEMERINTAHAN DALAM UPAYA PERBAIKAN PELAYANAN TRANSPORTASI PUBLIK (STUDI KASUS PENGELOLAAN TERMINAL MANGKANG) Irvan Mardiansyah .; Teguh Yuwono .; Dzunuwanus Ghulam Manar
Journal of Politic and Government Studies Vol 6, No 01 (2017): Periode Wisuda Januari 2017
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.91 KB)

Abstract

BUREAUCRATIC REFORM OF ORGANIZATION IN AN EFFORT TO IMPROVE PUBLIC TRANSPORT SERVICES (CASE STUDIES IN TERMINAL MANGKANG MANAGEMENT)ABSTRACTBureaucratic reform is essentially an effort changes made consciously, to position themselves (bureaucracy) is back, in order to adapt to a dynamic environment dynamics, as well as to improve the performance of the bureaucracy in providing service to the community. The Terminal is the terminal type Mangkang that exists in the city of Semarang and managed by Dishunkominfo Semarang. As a public facility, the terminal should be able to provide a service to the community with the best. However, since the terminal mangkang operated until this time the terminal was still not functioning with optimal in providing service to the community, therefore Dishubkominfo considered the need for reform in UPTD Terminal Mangkang as terminal Manager mangkang in order to improve its performance in managing mangkang terminal in order to provide good service to the community.The purpose of this study is to find anything bureaucracy reform of government especially the uptd terminal mangkang as the management of mangkang terminal . A method of research used is research methodology qualitative. The research was done at the uptd terminal mangkang and terminal mangkang. Instrument research by interviews, observation and study documentation was done with certain sources.The result of this research indicates that there are some effort of reforms, reform efforts done by means of change the organizational structure, change behaviors and habits of employees and providing education and training. The obstacles faced by in reform efforts are poor quality of human resources and lack of budget for education and training.Advice provided to Dishubkominfo Kota Semarang is need of study and research deep relating to the effectiveness of management systems mangkang terminal, there should have been study thoroughly related potential mangkang terminal, there should have been good coordination with other parties in optimizing terminal mangkang, improvement facilities terminal , and perform various innovations such as smartcard , barcode door , and the installation of cctv in the station .Keywords: bureaucratic reform , public transport services , mangkang terminal.
PENGGUNAAN APLIKASI SI D’nOK OLEH PEMERINTAH KOTA SEMARANG DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE Muhammad Fahmi Azhari; Teguh - Yuwono; Dzunuwanus Ghulam Manar
Journal of Politic and Government Studies Vol 11, No 2 : Periode Wisuda April 2022
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian mengenai penggunaan aplikasi SI D’nOK oleh Pemerintah Kota Semarang dalam mewujudkan good governance. Penelitian ini diambil karena SI D’nOK merupakan aplikasi yang dibuat ketika terjadi pandemi Coivd-19 dan bertujuan untuk mempermudah pelayanan administrasi kependudukan secara daring. Peneliti ingin melihat bagaimana penggunaan aplikasi SI D’nOK dalam mewujudkan good governance. Akan tetapi keberjalanan aplikasi ini belum bisa mewujudkan prinsip-prinsip good governance karena masih banyaknya permasalahan yang dirasakan oleh masyarakat ketika mereka menggunakan aplikasi ini. Dalam penelitian ini, untuk mengukur keberjalanan aplikasi SI D’nOK sebagai perwujudan penerapan good governance di Kota Semarang, digunakanlah teori good governance yang dikemukakan oleh UNDP (United Nations Development Programme) yang terdiri atas prinsip partisipasi, supremasi hukum, transparansi, daya tanggap, dan akuntabilitas. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan dan studi lapangan dengan cara wawancara. Wawancara dilakukan dengan dua informan, informan pertama adalah Bapak Aris Himawan, S.KOM yang merupakan Kepala Seksi Pengelolaan dan Penyajian Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang. Informan kedua adalah Bapak Afifi Nur Fauzan sebagai masyarakat yang menggunakan aplikasi SI D’nOK. Peneliti juga mengambil sumber ulasan masyarakat dari Google Play Store sebagai tempat pengunduhan aplikasi SI D’nOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penggunaan aplikasi SI D’nOK belum mewujudkan penerapan prinsip-prinsip good governance. Hal ini dibuktikan dengan buruknya keberjalanan aplikasi ketika masyarakat menggunakannya. Pemerintah Kota Semarang berpendapat bahwa penggunaan aplikasi ini telah mewujudkan prinsip-prinsip good governance yang ada. Akan tetapi jika dikaitkan dengan temuan di lapangan dan ulasan masyarakat di Google Play Store, pendapat pemerintah tersebut tidak sesuai. Hal ini terjadi karena buruknya keberjalanan aplikasi ini. Buruknya penggunaan aplikasi ini juka membuktikan hukum yang tidak dijalankan dengan sebagaimana mestinya. Masyarakat juga mengalami kesulitan ketika hendak memperoleh informasi pengajuan pelayanan yang mereka ajukan. Sehingga dari temuan permasalahan di atas membuktikan bahwa penggunaan aplikasi ini belum mewujudkan good governance dengan maksimal
Partisipasi Masyarakat Dalam Implementasi Kebijakan Desentralisasi Administratif di Sub Distrik Pante-Makassar Agustinho Elu; Teguh Yuwono; Tri Yuningsih; Teuku Afrizal
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 4, No 2 (2021): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.444 KB) | DOI: 10.34007/jehss.v4i2.781

Abstract

This research focuses on the Implementation of Administrative Decentralization Policy in the Pante Makassar Sub-District, Oe-Cusse Ambeno Special Administrative Region. This study aims to analyze the implementation of the administrative decentralization policy in the Pante-Makassar sub-district, the Special Administrative Region of Oe-Cusse Ambeno, Timor Leste and the factors that influence the implementation of the administrative decentralization policy. The approach used by the researcher is to use a qualitative approach or method with the research location in the Pante Makassar Sub-District Government, Oe-Cusse Ambeno Special Administrative Region. Primary data is obtained by conducting direct research on the object of research using observation, interview or interview data collection techniques. Secondary data is obtained through literature study to collect data through books, regulations, and documents that are relevant to the research. The respondents of this study were the entire community of the Pante Makassar District as the target of the implementation of Administrative decentralization. Accidental sampling technique. The results showed that the implementation of the Administrative Decentralization Policy showed that the people of the Pante Makassar Sub-district participated in decision making. The community also participates in the implementation of the decentralization policy, the people of the Sub-district of Pante Makassar also take advantage of the results of the implementation of the decentralization policy, but in evaluating the policy, the community does not participate in evaluating the policies that have been implemented.
Pandemi Covid-19 dan Pendekatan Kebijakan Multikrisis: Sebuah Refleksi Teoritis Laila Kholid Alfirdaus; Teguh Yuwono
JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana (S1) Ilmu Pemerintahan, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiip.v5i2.8699

Abstract

Pandemi yang diakibatkan infeksi Covid-19 sejak akhir 2019 hingga saat ini memberikan pelajaran baru atas pendekatan kebijakan. Selama ini, ilmuan cenderung melihat kebijakan pada dari dua kutub pendekatan, yaitu kebijakan sebagai business as usual dan kebijakan di masa krisis. Munculnya pandemi ini rupanya menghadirkan tantangan yang jauh lebih besar dari apa yang dibayangkan dalam kebijakan dalam situasi krisis. Mulai dari ketidakjelasan informasi tentang virus, ketidakpastian berakhirnya penularan, dilema prioritas kesehatan dan ekonomi, terbatasnya sumberdaya yang dimiliki, adalah beberapa persoalan global yang  terus mencuat di tengah tekanan publik yang makin besar terhadap kebijakan pemerintah. Artikel ini berusaha mengurai kerumitan kebijakan dalam konteks Covid-19, yang penulis sebut sebagai kebijakan multi-krisis. Dengan mengandalkan pada penelitian sekunder dengan sumber utama adalah dokumen-dokumen literatur, maka artikel ini adalah tawaran ide dalam mengkerangkai teori kebijakan.
ANALISIS PENERAPAN SMART CITY DI KABUPATEN KENDAL TAHUN 2016-2021 Bagus Utama Aditya Putera; Teguh - Yuwono; Nunik Retno Herawati
Journal of Politic and Government Studies Vol 11, No 3 : Periode Wisuda Juli 2022
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai bagaimana penerapan program Smart City di Kabupaten Kendal pada Tahun 2016-2021. Penelitian ini menggunakan teori Implementasi Kebijakan dan teori Smart City dalam menganalisis penerapan Smart City di Kabupaten Kendal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui upaya Pemerintah Kabupaten Kendal dalam penerapan Smart City serta mengetahui hal-hal yang menjadi penghambat selama proses penerapan program Smart City Kabupaten Kendal berlangsung.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara yang dilakukan dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kendal, dan Ketua Bidang Aplikasi dan Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kendal.Hasil penelitian ini menemukan upaya Pemerintah Kabupaten Kendal dalam penerapan program Smart City di Kabupaten Kendal pada Tahun 2016-2021 terkait dengan penerapan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kendal terdapat empat variabel yang menjadi pokok dalam hal penerapan yaitu komunikasi, sumber daya, Disposisi, dan Birokrasi. Kemudian Smart City di Kabupaten Kendal masuk kedalam karakteristik Smart City, diantaranya adalah Smart Government, Smart Economy, Smart People, Smart Mobility, Smart Environtment, dan Smart Living. Hal-hal yang menjadi penghambat dalam penerapan Smart City juga menjadi sebuah penilaian terkait dengan penerapan Smart City Kabupaten Kendal
Inovasi Pelayanan Publik Pemerintah Daerah : Lek Paijo (Layanan Elektronik Pajak Daerah Sistem Jaringan Online) Untuk Menciptakan Good Governance di Kota Semarang Tania Ikalia Putri Permana; Teguh - Yuwono; Dzunuwanus Ghulam Manar
Journal of Politic and Government Studies Vol 11, No 3 : Periode Wisuda Juli 2022
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi merupakan salah satu cara yang dapat meningkatkan kualitas public sehingga dapat menciptakan good governance. Kota Semarang melalui Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang meluncurkan suatu aplikasi yang bernama “Lek Paijo” atau Layanan Online Pajak Daerah Sistem Jaringan Online. Tujuan dari penerapan aplikasi ini untuk menjawab permasalahan yang ada dalam kepengurusan administrasi perpajakan di Kota Semarang. Sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan memberi kemudahan bagi para wajib pajak. Maka, tujuan dari penelitian ini ialah ingin mengetahui proses bagaimana inovasi tersebut dapat berjalan dan mengetahui tingkat kepuasan dari pengguna aplikasi lek paijo hingga dapat menciptakan good governance. Penelitian ini menggunakan Metodologi penelitian mixed method dengan teknik pengumpulan data yakni dengan wawancara, pengumpulan data sekunder, serta kuesioner. Data dianalisis menggunakan triangulasi teori, sumber dan metode. Selain itu data mentah juga diolah menggunakan aplikasi pengolahan data yaitu SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan dari proses keputusan inovasi pada penggunaan aplikasi lek paijo berjalan dan diterapkan dengan baik. Aplikasi lek paijo memberikan kemudahan bagi wajib pajak yaitu untuk melakukan kepengurusan administrasi pajak bisa dilakukan dari rumah saja. Hal ini membuat meningkatnya penerimaan pajak daerah sehingga Pendapatan Asli Daerah di Kota Semarang ikut meningkat secara signifikan. Ditemukan juga, aplikasi lek paijo dapat memberikan edukasi kepada wajib pajak sehingga kepatuhan untuk mengurus, membayar da melaporkan mengenai administrasi perpajakan juga semakin tinggi. Hal ini dibuktikan dengan 62% kepuasan wajib pajak dalam penggunaan Aplikasi Lek Paijo. Namun masih terdapat kendala yang membuat pelaksanaan dari penggunaan aplikasi lek paijo ini kurang berhasil yaitu terdapat jenis layanan yang tidak dapat diakses seperti layanan E-bphtb dan masalah jaringan yang tidak stabil sehingga terkadang membuat web eror. Sehingga, Bapenda sebaiknya melakukan evaluasi dan uji coba secara berkala terkait system yang terdapat di aplikasi lek paijo dan penelitian ini diharapkan mampu untuk menjadi bahan evaluasi agar aplikasi lek paijo dapat menjadi lebih baik.
Komunikasi Politik Pasangan Hafidz-Hanies Dalam Pilkada Kabupaten Rembang Tahun 2020 Bagus Wahyu Setyawan; Teguh - Yuwono; Nunik Retno Herawati
Journal of Politic and Government Studies Vol 11, No 3 : Periode Wisuda Juli 2022
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang komunikasi politik pasangan Hafidz-Hanies dalam Pilkada Kabupaten Rembang Tahun 2020. Komunikasi Politik dalam kontestasi Pilkada merupakan suatu proses yang sangat penting dan wajib dilakukan oleh bagi setiap calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Karena proses komunikasi politik menyangkut kemenangan dalam kontestasi Pilkada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pesan dan metode komunikasi politik yang dilakukan oleh pasangan Hafidz-Hanies dalam Pilkada Kabupaten Rembang Tahun 2020.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik wawancara. Sebagai data pendukung dalam penelitian ini menggunakan media informasi. Dalam penelitian ini analisis data meliputi, analisis dan interpretasi, interpretasi langsung, menetapkan pola dan mencari korespondensi langsung serta generalisasi natural.Penelitian ini menunjukkan bahwa pesan dan metode komunikasi politik yang dilakukan oleh pasangan Hafidz-Hanies berhasil dilakukannya hal ini dibuktikan dengan kemenangan Hafidz-Hanies dalam Pilkada Kabupaten Rembang Tahun 2020. Komunikasi politik Hafidz-Hanies kepada partai politik merupakan proses awal terbentuknya koalisi Rembang Gemilang yang diusung oleh 4 partai yaitu PPP, PKB, PDI Perjuangan dan Golkar, 4 partai pengusung tersebut secara mayoritas menguasai kursi parlemen di Kabupaten Rembang dengan jumlah kursi 25 dari 45 kursi DPRD Kabupaten Rembang. Pasangan Hafidz-Hanies berhasil melakukan komunikasi politik kepada partai-partai pengusung, dengan dilihat dari pesan politiknya dalam menyampaikan informasinya kepada partai pengusung, cara mengajaknya kedalam koalisi, permyataan politik yang dilontarkannya kepada partai pengusung serta tidak adanya intimidasi dari Hafidz-Hanies kepada partai politik untuk mengusungnya. Hafidz-Hanies dalam komunikasi politiknya kepada masyarakat juga terjalin dan terlaksana dengan baik. Dari pesan dan metode yang dilakukannya sangat cukup untuk memikat hati masyarakat Kabupaten Rembang untuk memilihnya dalam Pilkada Kabupaten Rembang. Penyampaian informasi dengan baik, tawaran dan ajakan yang diberikan kepada masyarakat yang sangat relevan, penyataan politik yang dilontarkan kepada masyarakat dengan baik serta tidak adanya intimidasi yang dilakukan oleh Hafidz-Hanies untuk memilihnya menjadikan proses komunikasi politik yang dilakukan Hafidz-Hanies telah berjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan kemenangannya dalam Pilkada Kabupaten Rembang Tahun 2020.Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses komunikasi politik yang dilakukan oleh pasangan Hafidz-Hanies dalam Pilkada Kabupaten Rembang telah berjalan dengan baik. Meskipun kemenangannya tipis dengan selisih 1,4% namun secara mayoritas masyarakat Kabupaten Rembang telah menghendaki Hafidz-Hanies untuk memimpin Kabupaten Rembang mendatang. Proses kemenangan ini tidak luput dari proses komunikasi politik yang baik yang dilakukan oleh Hafidz-Hanies
PENGENTASAN MASALAH SOSIAL MELALUI PEOPLE CENTERED DEVELOPMENT GUNA MEMAKSIMALKAN PEMBANGUNAN DI INDONESIA Saskia Fernandya; Teguh Yuwono; Laila Kholid Al-Firdaus
REFORMASI Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v12i1.3324

Abstract

People centered development, begins with an understanding of human ecology, which is the center of development attention. Development must place the people at the center of attention and the development process must benefit all parties. Therefore, this study aims to provide an effective understanding related to alleviating social problems through people centered development in order to maximize development. This study uses a literature review research method. The results of the study indicate that large-scale changes in this global era, it can be said that human development is actually faced with complex problems and dilemmas. So, it is necessary to develop Human Resources, such as empowerment in order to improve human quality. This people-centered development model is a new alternative to increase the production output of development to meet the needs of a very large and growing population. Along with today's global development, it must be fully understood that human development is an important agenda with more the amount of attention related to human rights, democratization and civil society. This needs to be taken seriously by the central and local governments in the form of development policies that truly place the community as development actors.AbstrakPeople centered development atau pembangunan yang berpusatkan pada rakyat, diawali dengan pemahaman tentang ekologi manusia, yang menjadi pusat perhatian pembangunan. Pembangunan haruslah menempatkan rakyat sebagai pusat perhatian dan proses pembangunan harus menguntungkan semua pihak. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang efektif terkait pengetasan masalah sosial melalui people centered development guna memaksimalkan pembangunan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literatur (literature review). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan secara besar-besaran pada era global ini, dapat dikatakan bahwa pembangunan manusia sebenarnya dihadapkan pada permasalahan yang pelik dan dilematis. Maka, diperlukan pengembangan Sumber Daya Manusia, seperti pemberdayaan guna meningkatkan kualitas manusia. Model pembangunan yang berpusat pada rakyat (People Centered Development) ini, adalah suatu alternatif baru untuk meningkatkan hasil produksi pembangunan untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang sangat banyak dan terus bertambah Seiring dengan pembangunan global dewasa ini, harus dipahami sepenuhnya bahwa pembangunan manusia menjadi agenda penting dengan semakin besarnya perhatian yang berkaitan dengan Hak Asasi Manusia, demokratisasi dan civil society. Hal ini, perlu direspon dengan serius oleh pemerintah pusat maupun daerah dalam bentuk kebijakan pembangunan yang sungguh-sungguh menempatkan masyarakat sebagai pelaku pembangunan.
Co-Authors -, Fitriyah - -, Supratiwi - Adhika Pramita Widyassari Afrizal Nehemia Toscany agnes anindita krisilvana Agrasadya, Agrasadya Agustinho Elu Aifa Dafa Assyifa Akbar Sunardi, Favian Naufal Alvian Anggit Pradana Amelia, Nabilah - Ashari . astuti, puji - Ayu Cavandhes Cahyaningtyas Bagus Utama Aditya Putera Bagus Wahyu Setyawan Bella Dian Nusantara Bella Dian Nusantara Budi Setiyono Budi Setiyono Budi Setiyono Cavandhes, Ayu Chafid Diyanto Christian, Ezra Citra Permatasari Dewi Erowati Dewi Erowati, Dewi Dewiana Novitasari Diaslestarie, Frisky - Didik Try Putra Diyanto, Chafid Dwiani Bramastiti Dzunuwanus Ghulam Manar Dzunuwanus Ghulam Manar Dzunuwanus Manar Dzunuwwanus Ghulam Manar Dzunuwwanus Ghulam Manar Eko Nuriyatman Elida Suci Hermayanti Elita Rahmi Endang Larasati Erowati, Dewi - Ersa Tri Fitriasari Eva Kurnia Farhan Fadoli, M. Irsyad Fathur Reynaldi Pratama Firdha Ayu Pramesti Fitria Fitria Fitriasari, Ersa Tri FITRIYAH Fitriyah Fitriyah Fitriyati, Nur Fredinan Yulianda Gimnastiar, Maulana Fajar Hartuti Purnaweni Hendra Ardianto Hendra Try Ardianto Hilmie, Farkhan Ida Hayu Dwimawanti Ika Riswanti Putranti Ilham Yuri Nanda Indah Putri Pradhina Indriyani, Nurul Insan Azzamit Irvan Mardiansyah . Ismira Wijayanti Sutopo Judantoro, YQM K.P. Suharyono S.Hadiningrat K.P.Suharyono S.Hadiningrat K.P.Suharyono Soemarwoto Hadiningrat Kharisma Melati Kismartini Kismartini Kistanto, Nurdien Kuncoro, Bagus Tri Kurnariyanti, Desty Kushandajani . Kusuma, Wahyu Rio Shendy Labiba, Niswa Adlina Ladini, Malisa Laila Kholid Al-Firdaus Laila Kholid Alfirdaus Laila Kholid Alfirdaus Mahardika, Satya Maria Lidwina Resti Mariana Ane Pratiwi Marlina, Neny - marten prasetyo junior, marten prasetyo Martiani, Astrid Tania Masduki Asbari Mashun Mukromin Ahmad MHD Rafi Yahya, MHD Rafi Mohamad Ulil Amri Muh Haris Muh. Saleh, Muh. Muhammad Adnan Muhammad Aliya Zaky Haidar Muhammad Arif Hidayatullah Muhammad Aulia Fachrudin Muhammad Fahmi Azhari Mulatto Mulatto Mulatto, Mulatto Mursid Zuhri' Nafirotul Karima Nahdya Yuris Adila Naibaho, Muhammad Arfan Nelson Silitonga Neny Marlina Nevan Alsya Kalihva Novia Dwi Anggraeni Novita Trisniawan Nunik Retno Herawati Nunik Retno Herawati Nunik Retno Herawati Nur A. Dwi Putri Nur Fitriyati Nur Hidayat Sardini Nurdiansyah, Ilham - Nurdien Kistanto Nuri Wiyono Nusantara, Bella Dian Pangestika, Reza - Permadi, Dwiko B. Permatasari, Adellia Anggun Pradyansyach, Nito - Pranoto, Medina Lutfiani Prima Suci Maharani Priyatno Harsasto Priyatno Harsasto Puji - Astuti puji - astuti Purwoko . Puspa Nagari, Annisa Pramudita Putri Azzahara Putri, Nur A. Dwi Qhuraydillah, Muhammad Octavian Qorizki, Dhifa R . Rahayu Rahayu Rahayu Repindowaty Harahap Rahma Anggraeni Rahmania, Inezlaura Hattari Ardriyunan Rahmawati - Zania Rahmawati Among Ramadhani, Rizkika Tsani Ratih Kurnia Ramadhanny Reitania Dwi Novia Nainggolan Reni Shinta Dewi Retno Sunu Astuti Rina Martini ristiana . Riyana H, Diana ROCHMAH, ALIF VANESIA ELVINA Rohman Rohman Rovita, Angga Sa'diyah, Halimahtun Sadtyaji, Dewi Samara, Ilmaa - Saskia Fernandya Septi - Erlita Septian - M. Akbar Septiani, Dhuhika Nikmah Setyadi, Rakhmad Sheilla Nur Setianingsih Sipahutar, Bernard Sofyan Dwi Fari Sopyan, Ence SUBANDRIYO SUBANDRIYO Subandriyo Subandriyo Sugiarto Sugiarto Sunarjan, Sunarjan Sunarjan, YYFR Tania Ikalia Putri Permana TATI NURHAYATI Teofilus Aglis Mariano Teuku Afrizal Theresia Rosari Sekar Cakraningtyas Tri Yuningsih Tri Yuniningsih Valentino, Romeo Aditya Wachid Abdulrahman WARSITO - Widiastuti, Rizka Nuri Wijayanto - - Wijayanto Wijayanto Wijayanto Wijayanto YQM Judantoro Yuwanto Yuwanto Yuwanto Zinta, Annisa Zahra Zuhri', Mursid