Claim Missing Document
Check
Articles

INTEGRASI MEDIA INTERAKTIF LOKAL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KEBHINEKAAN: SUATU KAJIAN PUSTAKA Suartini, Luh; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1043

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tentang integrasi media interaktif lokal berbasis Problem Based Learning (PBL) yang dapat digunakan secara efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebhinekaan kepada siswa sekolah dasar. Dengan pendekatan studi literatur, artikel ini menelaah hasil penelitian terdahulu yang relevan dan mendukung urgensi inovasi media pembelajaran berbasis kearifan lokal dan model PBL untuk membentuk karakter toleransi, kerja sama, dan cinta tanah air. Hasil kajian menunjukkan bahwa media interaktif lokal yang dikembangkan dalam konteks PBL mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat nilai-nilai kebhinekaan, serta membangun pemahaman kontekstual terhadap keragaman budaya Indonesia. Media interaktif lokal yang dikembangkan dalam kerangka PBL tidak hanya mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, tetapi juga efektif dalam membangun pemahaman kontekstual terhadap keragaman budaya. Dalam pembelajaran berbasis masalah, siswa dihadapkan pada situasi nyata atau simulasi yang berkaitan langsung dengan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat, seperti sikap toleransi, kerja sama, dan penghargaan terhadap perbedaan. Ketika media yang digunakan mengangkat budaya lokal seperti permainan tradisional, cerita rakyat, atau seni lokal maka pengalaman belajar menjadi lebih bermakna dan mudah diinternalisasi oleh siswa.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DIFERENSIASI TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI BACA, TULIS DAN NUMERASI PADA SISWA KELAS 1 SD Dian Mertiasih, Luh Novik; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1045

Abstract

cenderung tidak berdiferensiasi atau tidak mempertimbangkan perbedaan individual anakanak. Pembelajaran yang berdiferensiasi memiliki hubungan yang erat dengan pencapaian perkembangan anak, khususnya dengan kemampuan literasi baca, tulis, dan numerasi pada anak. Ketika pembelajaran berdiferensiasi dapat diimplementasikan dengan baik, akan ada pengakuan dan pemberian perhatian terhadap perbedaan individu di antara anak-anak. Hal ini memungkinkan guru untuk merespons kebutuhan dan karakteristik belajar setiap anak secara khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pembelajaran dengan pendekatan diferensiasi terhadap kemampuan literasi baca, tulis, dan numerasi pada siswa kelas 1 SD Negeri 4 kayuputih. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Responden terdiri dari 18 anak kelas 1 SD.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SD NEGERI 1 MADENAN Trisyani Dewi, Komang; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada peserta didik kelas VI SD Negeri 1 Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2024/2025. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VI SD Negeri 1 Madenan tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 25 peserta didik. Objek penelitian ini adalah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan hasil belajar IPA. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode tes. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar IPA pada materi Sistem Tata Surya. Berdasarkan hasil analisis data, persentase rata-rata hasil belajar IPA peserta didik pada siklus I adalah 65% (kategori sedang), meningkat menjadi 80% (kategori tinggi) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada materi Sistem Tata Surya peserta didik kelas VI SD Negeri 1 Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2024/2025.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI SISWA MELALUI PENERAPAN KEGIATAN JUMAT BINTANG DI SD NEGERI 2 PAKISAN Putrayasa, I Made; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1049

Abstract

Keterampilan literasi merupakan fondasi penting dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Di era informasi saat ini, kemampuan untuk membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan secara efektif menjadi penting. Keterampilan literasi tidak hanya mendukung proses pembelajaran akademis, tetapi juga membantu individu beradaptasi dengan tuntutan masyarakat yang semakin kompleks. Menurunnya keterampilan literasi disebabkan oleh kurangnya kegiatan literasi yang kreatif dan menarik. Guru harus mampu dengan cepat mendeteksi penurunan literasi siswa tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa melalui kegiatan Jumat-Bintang. Data keterampilan literasi siswa diperoleh dengan menggunakan instrumen penilaian keterampilan literasi. Data keterampilan literasi yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan Jumat-Bintang berhasil meningkatkan keterampilan literasi siswa kelas IV SD Negeri 2 Pakisan.
PAKELIRAN WAYANG FABEL: MEDIA KREATIF DALAM PENDIDIKAN SEKS BAGI ANAK SD SECARA INFORMAL Gelgel Suparna, Putu Gede; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1051

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan Pakeliran Wayang Fabel (Wayang Tantri) sebagai media pendidikan seks informal bagi anak SD. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan wayang fabel tidak hanya menanamkan nilai budi pekerti dan norma, tetapi juga pendidikan seks secara alami melalui keterlibatan anak-anak sebagai dalang cilik. Aktivitas ini sejalan dengan teori konstruktivisme sosial dan pendidikan karakter berbasis budaya, yang menekankan pentingnya interaksi sosial dan aktivitas budaya. Wayang fabel juga membantu memfilter pengaruh negatif media modern serta meningkatkan kreativitas dan kecintaan terhadap budaya tradisional. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian seni tradisional dalam pembelajaran sekolah untuk menanamkan nilai moral yang kontekstual dan menyenangkan.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERORIENTASI PADA TRI HITA KARANA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR & HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS 3 DI SD N 1 BANJAR JAWA SINGARAJA Julia Maharani, Ni Komang; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1052

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan sumber daya manusia, terutama di tingkat dasar. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai salah satu mata pelajaran di sekolah dasar memiliki peranan krusial dalam membentuk pemahaman siswa tentang lingkungan dan fenomena alam. Namun, banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep IPA, yang sering kali disebabkan oleh metode pengajaran yang kurang menarik dan tidak melibatkan siswa secara aktif. Discovery Learning adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Metode ini mendorong siswa untuk menemukan konsep dan prinsip secara mandiri melalui eksplorasi dan pengalaman langsung. Dengan demikian, siswa tidak hanya menghafal informasi, tetapi juga memahami dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Di sisi lain, Tri Hita Karana adalah filosofi yang berasal dari budaya Bali yang menekankan pentingnya hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan. Integrasi nilai-nilai Tri Hita Karana dalam pembelajaran dapat memberikan konteks yang lebih mendalam bagi siswa, sehingga mereka tidak hanya belajar tentang IPA secara teoritis, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keseimbangan dan harmoni dalam kehidupan. Dengan menggabungkan pendekatan Discovery Learning dan nilai-nilai Tri Hita Karana, diharapkan siswa dapat lebih aktif dalam belajar IPA, serta mengembangkan sikap peduli terhadap lingkungan dan kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh model pembelajaran ini terhadap perkembangan pengetahuan IPA siswa SD, serta untuk memberikan kontribusi terhadap praktik pendidikan yang lebih efektif dan relevan dengan konteks budaya lokal.
PENGARUH PENERAPAN MEDIA DIGITAL INTERAKTIF POWTOON BERBASIS GAMIFIKSI TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS III SD NEGERI 1 BUBUNAN Destrya Lestari, Kadek Pina; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa dengan menerapkan media digital interaktif powtoon berbasis gamifikasi pada siswa kelas III SD Negeri 1 Bubunan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2024/2025. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 1 Bubunan tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 31 siswa. Objek penelitian ini adalah Media Digital Interaktif Powtoon berbasis Gamifikasi dan Hasil Belajar IPAS. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode tes dan observasi. Data dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata kelas dari 68,4 pada siklus I menjadi 81,3 pada siklus II, serta peningkatan persentase ketuntasan belajar dari 51,6% menjadi 87,1%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Media Digital Interaktif Powtoon berbasis Gamifikasi dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas III SD Negeri 1 Bubunan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2024/2025.
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DAN MENGEMUKAKAN OPINI SISWA KELAS 5B SD NEGERI 1 KALIASEM Putu Ngurah Dandy Kharismawan; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model Pembelajaran Kontekstual dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa kelas 5B pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, terkhusus dalam kemampuan menulis dan mengemukakan opini. Pembelajaran Kontekstual diyakini mampu untuk meningkatkan kemampuan menulis dan mengemukakan opini siswa karena topik bahasan berasal dari dunia di sekitar mereka. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung hanya dalam satu siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan sekaligus observasi, dan diakhiri dengan kegiatan refleksi. Berdasarkan data yang dikumpulkan, didapatkan hasil bahwa dengan model pembelajaran kontekstual, persentase ketuntasan siswa mencapai 100%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kontekstual dapat dengan efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi mengemukakan opini, pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa dengan usia Sekolah Dasar.
MODEL PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN CHROMEBOOK DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS 4 SD NEGERI 4 TUKADSUMAGA I Gede Yuda Permana; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia materi kosakata baru siswa kelas 4 SD Negeri 4 Tukadsumaga melalui penerapan pendekatan problem-based learning (PBL) berbantuan chromebook. Populasi subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD Negeri 4 Tukadsumaga tahun pelajaran 2024/2025 berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode tes. Teknik ini digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa selama penelitian. Dalam implementasi dikembangkan tahapan-tahapan kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Dari analisis tersebut diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata kelas (M) : 83,15. Daya serap siswa : 83,15%, dan ketuntasan belajar siswa (KB) : 100%. Dilihat dari temuan selama penelitian ternyata hipotesis tindakan yang diajukan terbukti kebenarannya. Terbukti penerapan pendekatan problem-based learning (PBL) berbantuan chromebook dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia materi kosakata baru siswa kelas 4 SD Negeri 4 Tukadsumaga.
CERITA RAKYAT SEBAGAI INOVASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA SISWA KELAS 2 SD NEGERI 1 LOKAPAKSA Made Ariwimarsi, Gusti Ayu; I Ketut Sudarsana; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): EDISI KHUSUS SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i1.1061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan cerita rakyat sebagai inovasi pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berbahasa siswa kelas 2 di SD Negeri 1 Lokapaksa yang berjumlah 34 siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya motivasi dan kemampuan berbahasa siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam aspek berbicara dan menyimak. Cerita rakyat dipilih karena mengandung nilai budaya lokal yang dekat dengan kehidupan siswa serta dapat memicu daya imajinasi dan ekspresi verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design). Instrumen yang digunakan meliputi tes keterampilan berbahasa dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan berbahasa siswa setelah diterapkannya model pembelajaran berbasis cerita rakyat. Dengan demikian, cerita rakyat dapat dijadikan inovasi pembelajaran yang efektif dan kontekstual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Co-Authors Ariawan, I Kadek Wira Artini, Ni Wayan Juli Artini, Ni Wayan Sani Aryani, Ni Luh Kade Dwi Ayu Winiati, Ni Kadek Budiarsa, Bagus Bayu Budiarsana, I Nyoman Cahyanthi, Made Ria Destrya Lestari, Kadek Pina Dewi, Desak Kade Puspita Dewi, Ni Luh Putu Karina Dewi, Ni Nyoman Dian Trisna Dian Mertiasih, Luh Novik Dwi Wiranata Gelgel Suparna, Putu Gede Hernawati, Ni Komang I Gede Yuda Permana I Kadek Mertayasa I Ketut Sudarsana I Komang Wahyu Wiguna I Wayan Eka Mahardika, I Wayan Eka Indrawan, I Gede Bayu Julia Maharani, Ni Komang Ketut Sumayasa Kusumajaya, I Wayan Wira kusumawati, Yeni Angumasanita Kusumayanti, Desak Putu Yulia L. Heny Nirmayani Luh Bella Veronica Luh Putu Sherly Arima Devi Luh Suartini . Made Ariwimarsi, Gusti Ayu Made Suriadi Mahardika, I Gede Agus Muliasa, I Wayan Ni Luh Gede Sri Susanthi Ni Made Dwijayanti Ni Putu Gina Widaswara Ni Putu Meldania Bestari Ni Putu Ratnawati Ni Putu Sri Utami Novitayanti, Ni Wayan Nurtini, Ni Luh Putu Paramitha, I Dewa Ayu Agung Parwika, Luh Putu Pertiwi, Uina Polih, Ni Komang Sri Pradnyana, I Gede Bagus Angga Purwati, Ni Made Ari Putra, I Gede Adi Suwarma Putrayasa, I Made Putu Ayu Widiari Suseni Putu Ngurah Dandy Kharismawan Ratnadi, Ni Wayan Ria Kusumawati Samvara, Nana Sawitri Sudarmi, Made Yanthi Sudiarsana, I Gusti Putu Sudiatmika, Ketut Sugiani, Ni Kadek Ari Sukanti, Ni Wayan Erni Sukawana, I Wayan Suryadnyani, Ni Nyoman Sri Suryaninsih, Komang Suryatini, Ni Luh Gede Sutawan, Made Sutrisna, I Kadek Suwiadnyana, I Wayan Tampayana, I Putu Terianita, Made Sutrisna Maha Tistari, Ni Komang Sri Wahyu Trisyani Dewi, Komang Utami, Luh Ketut Ari Wibawa, I Dewa Gede Eka Aditya Widyantari, Luh Desy Winaastari, Ni Putu Ayu Wiradana, Made Wistari, Gusti Ayu Putu Alit Yuliartini, Ni Made Yustisio, Kadek Panji