Claim Missing Document
Check
Articles

Pengenalan Ensikol (Enteral Substitusi Ikan Tongkol/Euthynnus Affinis) kepada Ahli Gizi Alumni Prodi Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta Setyaningrum Rahmawaty; Elida Soviana; Aan Sofyan; Salma Widya Azhari; Tsaltsa Rizqa Maulida; Syagita Wahyu Nur Ramadhoni; Amalia Jati Mahanani; Feny Rosilia Nurhayati; Ika Mukti Virgiyanti
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i2.384

Abstract

Ikan tongkol (Euthynnus Affinis) selain kaya protein, juga sumber asam lemak omega-3 rantai panjang yang berperan dalam modulasi respon inflamasi, seperti pada pasien yang membutuhkan makanan enteral. Pengabdian ini merupakan tindak lanjut dari hasil penelitian kami dalam rangka meningkatkan nilai gizi makanan enteral standar (Modisco) yang biasa digunakan di rumah sakit di Indonesia dengan substitusi ikan tongkol (Ensikol). Pengabdian dilaksanakan dalam bentuk webinar sosialisasi Ensikol yang dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu sosialisasi kegiatan, pelaksanaan webinar dan evaluasi. Webinar diikuti oleh 108 ahli gizi alumni Prodi Ilmu Gizi UMS yang telah bekerja di berbagai instansi seperti rumah sakit, puskesmas, dll yang telah menerapkan enteral di tempat kerja masing-masing. Materi webinar disampaikan oleh 3 narasumber yang masing-masing membahas tentang peran enteral sebagai dukungan gizi pasien, potensi pengambangan enteral dari pangan lokal dan jaminan kehalalannya, serta hasil riset Ensikol. Hasil evaluasi menunjukkan antusias peserta dalam sesi tanya jawab cukup baik dan terdapat peningkatan nilai rerata (minimun; maximum) post-test=82,6 (40;100) dibandingkan nilai pre-test=53,8 (13;100).
Karakteristik fisikokimia selai umbi bit (Beta vulgaris) dengan penambahan variasi konsentrasi pure labu kuning (Cucurbita moschata) Aan Sofyan; Tiara Putri Kusumawardani
Ilmu Gizi Indonesia Vol 6, No 1 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/ilgi.v6i1.356

Abstract

Latar Belakang: Umbi bit (Beta vulgaris) merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai olahan pangan salah satunya menjadi produk selai. Penambahan labu kuning (Cucurbita moschata) berpotensi meningkatkan mutu fisikokimia selai umbi bit. Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik fisikokimia selai umbi bit dengan penambahan variasi konsentrasi pure labu kuning. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas variasi konsentrasi penambahan pure labu kuning sebesar 0%, 15%, 30%, dan 45%.Variabel yang diteliti yaitu pH, viskositas dan warna selai. Analisis data menggunakan uji ANOVA dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai pH (p=0,16) dan viskositas (p=0,95) antara keempat varian selai umbi bit. Nilai pH selai umbi bit pada masing-masing perlakuan berturut-turut 4,41; 4,45; 4,49; dan 4,54. Nilai viskositas selai umbi bit pada masing- masing perlakuan berturut-turut 1600cP; 1700cP; 1750cP; dan 1850cP. Terdapat perbedaan karakteristik warna yang signifikan, meliputi aspek tingkat kecerahan (L (p= 0,04), serta aspek tingkat warna kemerahan (a) dan kekuningan (b) dengan nilai p<0,001. Kesimpulan: Penambahan pure labu kuning dalam selai umbi bit tidak memengaruhi nilai pH dan viskositas, namun berpengaruh terhadap karakteristik warna meliputi tingkat kecerahan (L), tingkat warna kemerahan (a) dan tingkat warna kekuningan (b) selai.
Penyuluhan tentang Pengaturan Diet Penderita Diabetes Melitus pada Kelompok Prolanis di Puskesmas Ngemplak 1 Sudrajah Warajati Kisnawaty; Aan Sofyan; Fitriana Mustikaningrum
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1007

Abstract

Prolanis atau program pengelolaan penyakit kronis di wilayah kerja Puskesmas Ngemplak 1 Kabupaten Sleman sebagian besar merupakan penderita Diabetes Melitus (DM). Pengaturan pola makan dengan cara melakukan diet yang tepat dapat membantu mengatur kadar glukosa darah bagi penderita DM. Tujuan kegiatan yaitu untuk menggambarkan pengetahuan anggota prolanis tentang pengaturan diet penderita DM. Peserta kegiatan ini yaitu anggota prolanis sebanyak 35 orang di wilayah kerja Puskesmas Ngemplak 1 Kabupaten Sleman. Metode yang digunakan untuk menyampaikan materi tentang pengaturan diet bagi penderita DM yaitu penyuluhan selama 30 menit menggunakan media edukasi buku saku. Evaluasi dan indikator keberhasilan kegiatan dilihat berdasarkan aspek input, proses, dan output. Data dianalisis dengan cara compare, contrast, criticize, synthesize, dan summarize. Hasil menunjukkan sebagian besar peserta mengetahui tentang penyakit DM (57,15%), prinsip pengaturan makanan bagi penderita DM yaitu jadwal (65,71%) dan jumlah makan (62,86%), melakukan aktivitas fisik (85,71%), dan sebanyak 82,86% menjawab kecap merupakan bahan makanan yang perlu dihindari bagi penderita DM. Namun, sebagian besar responden belum memahami prinsip pengaturan makanan bagi penderita DM dilihat dari ketepatan jenis (62,86%), dan cara mencegah terjadinya hipoglikemia (62,86%). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan baik, dan sebagian besar anggota prolanis telah memahami materi yang diberikan.
KUALITAS SENSORIS DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SELAI UMBI BIT (Beta Vulgaris L.) DENGAN PENAMBAHAN VARIASI KONSENTRASI LABU KUNING (Cucurbita moschata) Aan Sofyan; Wilia Afida
FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 1 (2019): May
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.226 KB) | DOI: 10.26418/jft.v2i1.37361

Abstract

Diversification of food products is an effort in order to realize a food security. Indonesia has a variety of food sources that can be developed into various food products. One of the available food sources is beetroot, which can be used to make jam products. Jam is a processed food product that is usually made by cooking fruit that contains pectin and the addition of sugar and acids. Source of pectin that can be used in the process of making jam is pumpkin. This study aims to determine the antioxidant activity and sensory quality of beetroot jam with the addition of pumpkin. The experimental design uses a completely randomized design with variations in the treatment of pumpkin addition by 0% (LK10), 15% (LK15), 30% (LK30), and 45% (LK45). Static analysis using the Kruskal Wallis test, to see the effect of treatment of the analyzed parameters. The results of antioxidant activity testing using DPPH method on beetroot jam with the addition of pumpkin by 0%, 15%, 30%, and 45% respectively were 53.33%, 43.31%, 40.38%, and 35 99%. The panelists' preference test showed the effect of adding different yellow pumpkins on beetroot jam on the acceptability score of taste and texture, while for other acceptability parameters both color, aroma, and overall did not show any influence. Overall, the most preferred jam product is beetroot jam with 45% pumpkin.
Pendampingan Pelatihan Aplikasi Media Sosial Di Masa Pandemi Covid 19 Pada Batik Av Production Pratiwi, Adcharina Adcha; Suranto, Suranto; Nurgiyatna3, Nurgiyatna; Musabbikha, Musabbikha; Sofyan, Aan
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 5 No 2 (2024): Teknologi Tepat Guna (JPTTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v5i2.799

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) bertujuan memberikan pendampingan tentang pentingnya digital marketing dalam penjualan produk batik, agar produk batik dapat terjual dengan maksimal di masa pandemi covid 19. Kegiatan dilakukan di Batik AV Production Pilang Masaran Sragen. Manfaat kegiatan: (a) penerapan digital marketing (shopee), web perusahaan, akun tiktok, akun instagram, akun facebook, (b) pengenalan pentingnya digital marketing bagi pemasaran produk bagi batik AV dan masyarakat sekitarnya. Dampak positif dari pengabdian masyarakat adalah pengenalan pentingnya media sosial dan digital marketing untuk penjualan. Metode pengabdian menggunakan partisipatif interaktif dan learning by doing, antara pengusaha, mahasiswa dan dosen. Kegiatan dilakukan selama 3 hari, team membuatkan akun-akun media sosial (instagram, facebook, tiktok), web perusahaan, web sistem keuangan dan akun digitalisasi marketing (shopee), dilanjutkan cara menjalankan akun aplikasi dan maintenance akun, selebihnya berdiskusi tentang cara pemasaran melalui akun shopee. Kegiatan pelatihan menghasilkan 1 aplikasi digital marketing AV production sebagai rujukan dan percontohon bagi para pengusaha batik di Sentra Industri Batik Masaran. (Community service activities (PKM) aim to provide assistance on the importance of digital marketing in selling batik products, so that batik products can be sold to the maximum during the pandemic COVID-19. The activity was carried out at Batik AV Production Pilang Masaran Sragen. Benefits of the activity: (a) application of digital marketing (shopee), company website, tiktok account, instagram account, facebook account, (b) introduction of the importance of digital marketing for product marketing for batik AV and the surrounding community. The positive impact of community service is the introduction of the importance of social media and digital marketing for sales. The service method uses interactive participatory and learning by doing, between entrepreneurs, students and lecturers. The activity was carried out for 3 days, the team created social media accounts (instagram, facebook, tiktok), company web, financial system web and marketing digitization accounts (shopee), continued how to run application accounts and account maintenance, the rest discussed how to market through shopee account. The training activity resulted in 1 digital marketing AV production application as a reference and model for batik entrepreneurs at the Masaran Batik Industry Center)
Peningkatan Kadar High Density Lipoprotein (HDL) pada Tikus Diabetes Melitus Tipe 2 Efek dari Pemberian Beras Analog Umbi Gembili Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Wulandari, Arita; Sofyan, Aan; Mustikaningrum, Fitriana; Yuniarti; Jusoh, Tengku Farizan Izzi Che Ku
Jurnal Kesehatan Vol 16, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v16i2.2823

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit tidak menular yang terjadi akibat penurunan fungsi pankreas untuk mensekresikan hormon insulin sehingga terjadi peningkatan kadar glukosa darah. Diabetes Melitus mengakibatkan perubahan kadar lipid darah, adanya oksidasi dan glikasi protein menyebabkan perubahan gen dan aktivitas enzim pada metabolisme High Density Lipoprotein (HDL), sehingga terjadi penurunan kadar HDL. Metode: Jenis penelitian ini eksperimen laboratory dengan rancangan penelitian randomized pre and post test control group design. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling sebanyak 28 sampel. Uji statistik menggunkan uji one way anova dan paired t test. Hasil: Terdapat peningkatan yang signifikan (p<0,001) pada kadar HDL tikus DMT2 dengan perlakuan pemberian diet beras analog umbi gembili 4,16 g/tikus/hari dan 6,17 g/tikus/hari. Kelompok BAG1 mengalami peningkatan kadar HDL sebesar 32,09 mg/dL dan BAG2 mengalami peningkatan sebesar 44,36 mg/dL. Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian diet beras analog umbi gembili terhadap peningkatan kadar HDL tikus DMT2.
Keterampilan Pengolahan Umbi Gembili Menjadi Produk MPASI Melalui Sekolah Kader Sehat Aditya Fajar Cahyono Putra; Thoha Syaifudin Zuhri; Aninda Diar Aulia; Rizqi Nuraini; Royani Eka Safitri; Aan Sofyan
Abdi Geomedisains Vol. 4, No. 1, July 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v4i1.433

Abstract

Gembili (dioscorea esculenta l. burkill) is one of the discoreacea family of bulbous umbers, one of the bulbs that has a high nutritional content and contains high amounts of food and carbohydrates and low amounts of fat (utami etc. , 2013). But the gemstone in jatisari village is still underutilized into a functional food source that can provide higher selling value and increase the nutritional content of food products, especially mpasi or other food products, such as porridge, nugget and cookies. A method used in a community devotion activity of public speaking, practice, and question-and-answer. The performance of public service is in three stages, including the preparation, execution and final or evaluation. The total value of the PKK women's test was 88.94, and the average for the post test for jasitasari village is 90.52. So it can be concluded that the knowledge of 19 PKK women participants from before being given counseling material to after being given counseling material has increased. This healthy cadre school is expected to be one of the solutions in processing gembili tubers into MPASI products, to help meet baby nutrition and have a higher selling value, improve the economy of PKK mothers in Jatisari village.
Program Pengabdian Masyarakat bagi Kader Posyandu dalam Peningkatan Kesehatan dan Wirausaha di Kelurahan Noborejo, Salatiga, Jawa Tengah Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Andriyani, Nur; Sofyan, Aan; Anjalya Pertiwi, Munitya; Afifah, Afifah
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1377

Abstract

Noborejo merupakan kelurahan yang teridentifikasi adanya pengangguran, ibu rumah tangga dan lanjut usia sehingga perekonomian setempat masih kurang baik. Lingkup Puskesmas Cebongan adalah kelurahan Noborejo, di area tersebut terdapat 931 kasus essential (primary) hypertension dan 583 kasus non-insulin dependent Diabetes Melitus. Namun terdapat keterbatasan edukasi berkaitan dengan pangan dan gizi, sehingga diperlukan adanya upaya peningkatan taraf kesejahteraan dan kesehatan. Pengabdian ini dilakukan dengan tahapan sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan, serta pendampingan dan evaluasi pelaksanaan program. Adapun media edukasi yang digunakan pada kegiatan meliputi buku saku, brosur resep produk, label produk, stand banner, backdrop, dan powerpoint. Hasil evaluasi kegiatan berupa pengisian kuesioner pretest dan post-test, serta evaluasi dari sesi tanya jawab. Seluruh kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Terdapat 43 kader lansia yang hadir dengan kategori usia masa dewasa akhir dan masa lansia awal. Terdapat perbedaan yang signifikan pemberian penyuluhan tentang pemanfaatan pangan lokal untuk pencegahan PTM sebelum dan setelah dilakukan. Adapun luaran pada kegiatan pengabdian ini berupa produk beras analog umbi gembili dan cookies tepung biji nangka beserta kemasan plastik dan labelnya, karya cipta sederhana pada media buku saku, toko online shopee, dan akun instagram sebagai sarana promosi.
Pengaruh Substitusi Tepung Tulang Ikan Lele (Clarias batrachus) Terhadap Kadar Air, Kalsium, Abu Mie Kering Sofyan, Aan; Khusna, Fatikhah Izzatul
EDUFORTECH Vol 10, No 1 (2025): March 2025 (IN PROGRESS)
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v10i1.74553

Abstract

Tepung tulang ikan lele mengandung kalsium tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan substitusi dalam pengolahan produk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persentase substitusi tepung tulang ikan lele terhadap kadar air, kalsium, dan abu pada mie kering. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan substitusi tepung tulang ikan lele (0%, 5%, 10%, 15%). Kadar air dianalisis menggunakan Uji Anova One Way dan Uji DMRT, sedangkan kadar abu dianalisis dengan Uji Kruskal Wallis dan Uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan bahwa substitusi tepung tulang ikan lele berpengaruh terhadap kadar air mie kering. Temuan lainnya, semakin tinggi substitusi tepung tulang ikan lele, semakin tinggi kandungan kalsium dan abu. Kandungan kadar air, kalsium, dan abu tertinggi terdapat pada mie kering dengan 15% substitusi tepung tulang ikan lele.
Pengaruh Subtitusi Tepung Suweg (Amorphopallus campanulatus B1) Terhadap Tingkat Pengembangan, Kekerasan dan Daya Terima Bolu Suweg Hamurwani Siwi, Hasti; Sofyan, Aan Sofyan
Journal of Food and Agricultural Product Vol. 2 No. 2 (2022): JFAP
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jfap.v2i2.2873

Abstract

The average consumption of wheat flour per capita in Indonesia from 2011 to 2015 reached 13.13% and is increasing. Suweg flour has the potential to replace some wheat flour, reducing the level of consumption of wheat flour. Suweg flour has high fiber content and a low glycemic index. Sponge quality parameters can be seen from the level of development, hardness, and acceptability of the suweg sponge. This study aims to determine the effect of suweg flour substitution on the level of development, hardness, and acceptability of suweg sponge cake. The research method used was a completely randomized design with 0%, 25%, 50%, and 75% flour substitution treatments. Data analysis used One Way Anova and Kruskal-Wallis tests, then if there was an effect, continued Duncan Multiple Range Test (DMRT) with a significance level of 95%. The results showed that the highest level of development of suweg cake was in the substitution of suweg flour by 50%. The results of testing the highest hardness of suweg cake were in the substitution of suweg flour by 50%. Based on the results of the acceptability test of the overall suweg cake, panelists tended to prefer the suweg cake with suweg flour substitution by 0% with an average preference score of 5.4. Conclusion: there is no effect of suweg flour substitution on the level of development and hardness of suweg cake, but there is an effect of suweg flour substitution on the acceptability of suweg cake
Co-Authors 'Ainunni'mah, Nuzul 'Izzah, Difaa' Millati A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Vandian Nur, Achmad Vandian Adhwa Aulia Hanif Aditya Fajar Cahyono Putra Afandi, Adam Pri Aflit Nuryulia Praswati Ahmad Muhammad Fuadi Alya Alvionita Sukma Amalia Dyah Pratiwi Amalia Jati Mahanani Ambarwati Aninda Diar Aulia Anindya Suryawati Anjalya Pertiwi, Munitya Annisa Nur Latifa Azzahra Aprilia Putri Wulandari Ardiyanti, Narita Dwi Ariska Mahanani Putri Ariyani, Ima Ariyanto, Fazri Arvita Ningtyas Astrid Luthfi Rizkediani Asyifa, Soniya Nur Atiqa Sabardila Aulai Rahman Aulia Uswatun Khasanah Aurellia Santya Martatia Ayuningtyas, Tri Nuria Azhari, Salma Widya Bunga Cintantya Rudisty Charisma Alzura Choirul Huda Septianto Choirunnisa, Yumna Danuartha Vandika Daris Trigamadia Denny Vitasari Devira Novi Aprillia Dewi, Alfa Yuliana Diny Oktri Sani Ega Mukti Wandani Elida Soviana Endang Nur Widiyaningsih Eni Purwani Etika Muslimah Evi Oktaviana, Desy Fadhila, Jihan Fari Adi Prasetya fatimah Fatimah Fauzia Alya Putri Feny Rosilia Nurhayati Fida’ Husain Firman Faradisi Firmansyah Firmansyah Fitri Puji Rahmawati Fitriana Mustikaningrum Gayatri Maheswari Gita Febri Cahyani Hamurwani Siwi, Hasti Hani, Nur Hanny Nur Rahmani Hasna Ghoida Hasna Nadila Hasti Hamurwani Siwi Haya, Lovina Rizki Ihsanti, Elsa Nurul Ika Mukti Virgiyanti Inas Luthfia Azzahra Ismaae Yusoh Joy Astro Jusoh, Tengku Farizan Izzi Che Ku Kartinah Kartinah Khairunnisa, Puan Aisyah Khaqiqi, Zahrotun Khusna, Fatikhah Izzatul Kinzki, Hyraianda Essyana Kirana, Garda Sukma Kirani, Fahira Diva Kun Harismah Kussudyarsana Kussudyarsana Laras Pratiwi Lestari, Chintya Ardana Febri Lina Agustina Linda Fatmawati Luluk Ria Rakhma Lu’lu’ul Rosyiqul Hayati Main Sufanti Mandasari, Anita Maulidyah Indira Hasmarini Mochammad Imron Awalludin Moh fahmi Johan Syah Mohammad Rizqi Muhammad Afif Muhammad Arif Muhammad Arif Muhlishoh, Nur Lailatul Muhtadi Muhtadi Munajat Tri Nugroho Musabbikha, Musabbikha Mutiara, Intan Nafira Alifianita Nasywa Amila Shabira Naziela Eldiana Husna AZ Ngatono Ngatono Ngatono, Ngatono Nikmah Nurul Utami Nisrina Devi Wienasari Nuniek Nizmah Fajriyah Nur Aini Nur Andriyani NUR FAUZIYAH Nurgiyatna Nurhidayat Nurhidayat Nurul Hafipah Nurul Huda Nurul Huda Nuryulia, Aflit Oktaviani Fitriyah Ouwada Aiko Suda Prameswari, Annisa Dinda Wiedia Pramitajati, Indah Pramudya Kurnia Pratiwi, Adcharina Adcha Prawesthi, Tiva Eka Puan Aisyah Khairunnisa Putri Rahayu R.Kurniawan Dwi Septiady Rahmawati, Seli Nur Rhisma Nasita Sianti Rizkediani, Astrid Luthfi Rizky Amalia Nur'aini Rizqi Nuraini Royani Eka Safitri S Soepatini Salma Widya Azhari Salsa Bella, Shella Salsabella, Amanda Khairani Salsabillah, Indria Irvi Setyaningrum Rahmawaty Shafira Azzahra Sinta Dewi Sofia Ramdhani Purnamasari Subariyatun, Siti Sudrajah Warajati Kisnawaty Suparti Suparti Suranto Suranto Syagita Wahyu Nur Ramadhoni Syifa Salsabila Hanindita Thoha Syaifudin Zuhri Tiara Putri Kusumawardani Trisna Ardiana Fatmawati Tsaltsa Rizqa Maulida Tunisyia, Aviva Udik Budi Wibowo Urmatul Waznah Verent Vidanindya Ivena Wachidah Yuniartika wahyuni wahyuni Wardana, Agung Setya Wardani, Retno Kusuma Wilia Afida Wulandari, Aprilia Putri Wulandari, Arita Yolanda, Intania Widi Yuli Nurmasari Yumna Choirunnisa Yuniarti Zahra Faisha Salsabila Zita Digna Pratiwi Zuhri, Thoha Syaifudin Zulfah, Dewi Nashikhatul