Articles
Community Empowerment Through Utilization of Information Technology to Improve Management of Health Introspection at An-Nur Student Islamic Boarding School
Dwi Handayani;
Mursyidul Ibad;
Endang Sulistiyani;
Akmalina Ziadati Sukmaningtyas;
Odilia Ika Auliya;
Maulidatul Hasanah;
Nur Muhammad Ali Al-Faizi;
Rifky Dwi Aditya Iryawan
Community Development Journal Vol 6 No 3 (2022): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33086/cdj.v6i3.3608
Islamic boarding schools are places that are very vulnerable to disease transmission. The number of Islamic boarding schools that are adaptive to the progress of the times can change the behavior of their people towards a better life, namely by using technology. An-Nur Islamic Boarding School is a modern Islamic boarding school that does not yet have an up to date recording and reporting system that is integrated with the primary health care for monitoring health risks. The purpose of this community service is to empower student administrators in utilizing web-based information technology for monitoring health risks in Islamic boarding schools. The implementation method used is a Participatory Technology Development and educative approach. The output targets to be achieved are increasing knowledge about monitoring health risks in Islamic boarding schools, skills in measuring nutritional status and skills in utilizing health risk information technology. The results showed an increase in the average score of students' knowledge about the importance of surveillance-based health risk monitoring. Before being given education, the average score of knowledge of students was only 69. And after being given education, the average score of knowledge increased to 91. In addition, 80% of participants were able to measure nutritional status with the correct stages. And skills in using information technology in recording health risk factors are also very good. Participants is very easy and fast in using health information technology. The use of information technology in monitoring health risks is expected to help improve introspective health management in Islamic boarding schools. There needs to be more widespread socialization to other Islamic boarding schools and ongoing assistance related to the use of web-based information technology in monitoring health risks in Islamic boarding schools
Efektivitas Pemberian Materi Ecological Analysis Untuk Kebutuhan Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa
Mursyidul Ibad;
Dwi Handayani;
Abdul Hakim Z. F.;
Herdiantri Sufriyana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (671.085 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v1i1.776
Pandemi Covid-19 memberikan dampak, salah satunya pada bidang pendidikan. Sesuai hasil survey Persakmi menyebutkan bahwa yang sedang menempuh semester akhir terdampak adanya pandemi. Ketersediaan data sekunder juga masih menjadi kendala, karena tidak semua data tersebut dapat diakses dengan mudah. Metode ecological analysis menjadi salah satu alternatif pilihan dengan berbagai keunggulan Penelitian ini menggunakan metode observasional, dengan pengambilan waktu cross-sectional. Untuk melihat efektivitas menggunakan perbandingan skor pengetahuan pre dan post dari peserta yang terlibat. Variabel yang diteliti adalah skor pengetahuan (yang dilihat dari skor total dari pertanyaan yang diberikan) dan kelompok skor (yang dilihat berdasarkan sebelum dan setelah pemberian materi). Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, didapatkan rata-rata skor pengetahuan peserta sebelum pemberian materi sebesar 55. Kemudian skor pengetahuan peserta setelah dilakukan pemberian materi sebesar 80. Hasil uji statistik juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian materi ecological analysis terhadap peningkatan skor pengetahuan peserta. Sedangkan untuk output publikasi karya ilmiah didapatkan dari semua peserta yang mendaftar telah memenuhi aspek publikasi ilmiah yang telah disyaratkan. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, didapatkan rata-rata skor pengetahuan peserta sebelum pemberian materi sebesar 55. Kemudian skor pengetahuan peserta setelah dilakukan pemberian materi sebesar 80. Hasil uji statistik juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian materi ecological analysis terhadap peningkatan skor pengetahuan peserta. Sedangkan untuk output publikasi karya ilmiah didapatkan dari semua peserta yang mendaftar telah memenuhi aspek publikasi ilmiah yang telah disyaratkan. Perlu dilakukan pemberdayaan serupa dengan melibatkan peer educator maupun tenaga akademisi agar pelaksanaan penulisan karya ilmiah lebih efektif dan efisien.
Sosialisasi Aplikasi Siskestren (Sistem Informasi Survei Kesehatan Pondok Pesantren) Di Pondok Pesantren Al-Jihad Surabaya
Dwi Handayani Handayani;
Abdul Hakim Zakkiy Fasya;
Mursyidul Ibad;
Wiwik Afridah;
Fatimatul Azkiyatuz Zahro;
Ivan Adriansyah Nugroho
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1221.867 KB)
|
DOI: 10.33086/snpm.v1i1.863
Di masa pandemi Covid-19 saat ini perlu gencar melakukan upaya deteksi kasus dan promotif preventif. Pondok pesantren merupakan salah satu lingkungan yang berisiko tinggi mengalami penularan Covid-19. Permasalahan yang dialami pondok pesantren saat ini adalah pesantren belum memiliki sistem pencatatan pelaporan sebagai upaya ketat mencegah risiko penyakit terutama di masa pandemi Covid-19. Penelitian sebelumnya telah dikembangkan suatu aplikasi survei kesehatan untuk mawas diri Pesantren yang disebut Siskestren berbasis online yang hasil uji cobanya terbukti efisien. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi produk pengembangan teknologi Siskestren (Sistem Informasi Survei Kesehatan Pondok Pesantren) agar mampu secara mandiri menilai dan mendeteksi masalah kesehatan di Pesantren. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi beberapa tahapan yakni sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi Siskestren. Sasaran kegiatan adalah santri husada Pondok Pesantren Al-Jihad dan petugas puskesmas. Evaluasi hasil kegiatan dilakukan dengan menilai pengetahuan dan kemampuan dalam menggunakan aplikasi Siskestren. Sebanyak 15 peserta yang terdiri dari santri husada dan petugas puskesmas memahami pentingnya aplikasi Siskestren di masa pandemi untuk deteksi dini risiko kesehatan. Santri husada dan petugas puskesmas mampu menggunakan aplikasi Siskestren dengan mudah. Adanya aplikasi Siskestren ini diharapkan dapat membantu sistem kewaspadaan dini kesehatan di lingkungan pesantren. Perlu dilakukan sosialisasi lebih meluas lagi ke pesantren lainnya dan melakukan monitoring berkelanjutan terkait assessment kesehatan di pesantren menggunakan aplikasi Siskestren.
Analisis Faktor Kepadatan Penduduk, Cakupan Rumah Sehat Dan Sanitasi Rumah Tangga Terhadap Kejadian Tuberkulosis Tahun 2018
Febie Trisna Suryani;
Mursyidul Ibad
Jurnal sosial dan sains Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1235.348 KB)
|
DOI: 10.59188/jurnalsosains.v2i10.468
Tuberkulosis saat ini masih menjadi masalah kesehatan dunia dan menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia yang mengalami peningkatan dalam 3 tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kepadatan penduduk, cakupan rumah sehat dan sanitasi rumah tangga terhadap kejadian TB di Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi ekologi dengan pendekatan case control. Populasi penelitian ini merupakan seluruh 34 provinsi Indonesia berdasarkan faktor yang berpengaruh terhadap kejadian TB. Sampel pada penelitian ini adalah mengambil seluruh populasi yang berisiko terhadap kejadian TB dalam data Riskesdas 2018, Profil kesehatan Indonesia 2018 dan BPS 2018 di Indonesia. Data yang diperoleh dilakukan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji regresi logistik.Hasil analisis faktor kepadatan penduduk terdapat peluang 1,889 kali berisiko terhadap kejadian TB. Hasil analisis faktor cakupan rumah sehat berdasarkan jendela yang dibuka tidak terdapat peluang 0,318 kali, berdasarkan ventilasi terdapat peluang 2,571 kali dan berdasarkan pencahayaan terdapat peluang 3 kali berisiko terhadap kejadian TB. Hasil analisis sanitasi rumah tangga berdasarkan kepadatan hunian terdapat peluang 4,8 kali dan berdasarkan hasil sanitasi rumah terdapat peluang 3,1 kali berisiko terhadap kejadian TB. Kesimpulan penelitian ini adalah kepadatan penduduk, cakupan rumah sehat berdasarkan ventilasi dan pecahayaan, Sanitasi rumah tangga berdasarkan kepadatan hunian dan sanitasi rumah. Sedangkan faktor cakupan rumah sehat berdasarkan jendela tidak berpeluang dan tidak termasuk faktor risiko. Saran diperlukan upaya peningkatan sosialisasi terkait PHBS dan perbaikan lingkungan fisik rumah masyarakat dengan bekerjasama secara lintas sektor dalam hal penataan rumah sehat guna memutuskan rantai penularan TB.
GAMBARAN INDEKS PENGETAHUAN DAN PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI INDONESIA TAHUN 2019
Maulidatul Hasanah;
Mursyidul Ibad;
Sukamto Sukamto
Jurnal Anestesi Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Anestesi
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59680/anestesi.v1i3.330
Masa remaja adalah masa transisi antara masa kanak-kanak dengan dewasa dan relatif belum mencapai tahap kematangan mental dan sosial sehingga mereka harus menghadapi tekanan-tekanan emosi dan sosial yang saling bertentangan. Permasalahan utama kesehatan reproduksi remaja (KRR) di Indonesia adalah kurangnya informasi mengenai kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di Jawa Timur. Jumlah sampel sebanyak 1.768 remaja di Indonesia yang diambil dengan cara kuota sampling. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar penetahuan remaja di Indonesia belum semuanya mengatahui pengetahuan dan perilaku kesehatan reproduksi dengan baik Hal tersebut terbukti dengan nilai indeks yang belum mencapai 50,0 maka dari itu perlu dilakukannya kegiatan promotif dan preventif secara terus menerus.
Pengembangan Media Edukasi Menggunakan Video Animasi Mengenai Pengetahuan Menstrual Personal Hygiene (Studi pada Siswi Kelas X di MAN Kota Surabaya)
Adlina Nadhilah Nurdini Agustina;
Budhi Setianto;
Achmad Syafiuddin;
Mursyidul Ibad
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 5 (2023): Oktober 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/jpp.v6i5.947
Penerapan personal higiene yang buruk saat menstruasi dapat menyebabkan infeksi pada area kewanitaan. Hasil studi pendahuluan menunjukkan masih banyak siswi yang tidak melakukan praktik personal higiene saat menstruasi. Faktanya, masih ada yang belum mengetahui bagaimana cara menjaga kebersihan diri saat menstruasi yang baik dan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang media promosi kesehatan berupa pengembangan video animasi tentang menstrual personal hygiene pada siswa kelas X MAN Kota Surabaya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori P-Process yang dikembangkan oleh Johns Hopkins University (2013). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain pre-eksperimental one-group pretest – posttest. Jumlah responden sebanyak 77 siswi kelas X yang diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penilaian ahli mengenai aspek media video animasi tentang menstrual personal hygiene termasuk dalam kategori sangat sesuai dengan skor rata-rata 4,33, dan aspek materi termasuk dalam kategori sesuai dengan skor rata-rata 3,47. Hasil uji coba yang dilakukan terhadap 20 sampel menunjukkan bahwa aspek media dan materi termasuk dalam kategori sangat layak dengan penilaian >4,21. Pengembangan media edukasi menggunakan video animasi efektif meningkatkan pengetahuan siswi tentang menstrual personal hygiene.
Infectious Disease Health Problems at Pondok Pesantren X, Pasuruan City in 2023
Kuuni Ulfah Naila El Muna;
Dwi Handayani;
Mursyidul Ibad
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 8 No 1 (2024): Medical Technology and Public Health Journal March 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33086/mtphj.v8i1.5518
Pesantren is an Islamic educational institution that provides religious education services. Pesantren usually provides dormitories for students, where many people live in one location, resulting in crowded living conditions for an extended period. If anyone who infected an infectous disease which can easily transmit to other, and moreover this can lead to an outbreak which can lead enormous losses. Therefore, we want to do an analysis situation of infectious disease that happened in Pondok Pesantren X. We managed to interview 102 santri and observed some dormitory room. Based on our analysis on the infectious disease situation, we can conclude that the diseases recorded in the clinic do not encompass all illnesses experienced by the students. Common infectious diseases among students in the Pondok Pesantren not only scabies as many people says so, there are also acute respiratory infections, gastroenteritis, typhoid, COVID-19, tuberculosis (TBC), and dengue fever (DBD). We suggest the Caregiver and administrators of the Pondok Pesantren can encourage students to avoid risky behaviors leading to infectious diseases.
Regional Cluster Analysis in East Java Province Based on Non-Communicable Disease Using Fuzzy C-Means
Handayani, Dwi;
Fasya, Abdul Hakim Zakkiy;
Ibad, Mursyidul;
Budiarti, Tamara Nur
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 8 No 2 (2024): Medical Technology and Public Health Journal September 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33086/mtphj.v8i2.5568
East Java has a prevalence of NCD exceeding the national average. Limited information on the disease clustering makes less optimal policy-making for preventing and controlling. This study aims to cluster areas and identify NCD risk factors. The study used secondary data from Basic Health Research in 2018. The data was analyzed using FCM. There were 3 clusters resulting from this research. In Cluster 1, the average proportion of all NCD's and 33.33% of the NCD's risk factors exceeds the average proportion of the province. In Cluster 2, the average proportion of 1 NCD and 77.78% of the NCD's risk factors exceeds the average proportion of the province. In Cluster 3, all NCD's have an average proportion less than the average proportion in the province and 22.22% of the NCD's risk factors have an average proportion exceeding the average proportion in the province. Cluster 1 is the cluster with the average proportion of NCD's exceeding the average proportion of NCD's in the province and the highest among the other clusters. Cluster 2 is a cluster with an area with risk factors for NCD's with the highest average proportion of the different clusters. Keywords: NCDs, analysis cluster, fuzzy c-means
Revitalisasi Peran Santri Dalam Upaya Pencegahan Stunting Melalui Generasi Berencana (Genre) di Lingkungan Pondok Pesantren Jabal Noer Sidoarjo
Mursyidul Ibad;
Dwi Handayani;
Nur Masruroh
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1277
Jumlah perkembangan pesantren di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan dengan jumlah 36.000 pesantren dan 3,4 juta santri aktif pada tahun 2022. Berkembangnya pesantren akan tetapi tidak diimbangi dengan peningkatan taraf kesehatan pada penghuni pesantren, khususnya para santri. Hal ini ditunjukkan perilaku hidup besih dan sehat di lingkungan pesantren masih kurang baik, meliputi konsumsi sayur dan buah yang cukup. Pondok pesantren juga dihadapkan pada minimnya upaya pencegahan pada remaja (santri) untuk mencegah stunting di masa depan. Pesantren tersebut salah satunya adalah Pondok Pesantren Jabal Noer Sidoarjo. Pondok tersebut memiliki potensi santri yang bagus akan tetapi kurangnya pengetahuan mengenai program generasi berencana. Solusi yang diberikan adalah dikuatkan peran santri husada dalam penyampaian informasi generasi berencana melalui pemberian edukasi mengenai stunting dan cara pencegahan, kesehatan reproduksi dan program generasi berencana. Selain itu pondok juga difasilitasi dengan sarana untuk melakukan pengecekan kesehatan dasar dan assessment mengenai perilaku pencegahan stunting. Hasilnya santri husada terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan dengan tingkat kehadiran 100%. Adanya peningkatan pengetahuan santri setelah diberikan edukasi pada masing-masing materi. Serta harapannya nantinya ada pemicuan mengenai adanya pos generasi berencana pada Poskestren yang terdapat di Pondok Pesantren Jabal Noer Sidoarjo. Selain itu artikel berita telah terbit serta dalam rencana artikel ilmiah untuk dimasukkan kedalam Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Unusa tahun 2023.
Hubungan Persepsi Brand Image dengan Sikap Kunjungan Ulang Pasien Pelayanan Rawat Jalan di Poli Spesialis Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Babat
Angga Delima Sari;
Satriya Wijaya;
Mursyidul Ibad
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/woph.v3i1.339
Brand image sebuah sumber keunggulan Rumah Sakit dalam menghadapi persaingan, RSMUB tergolong Rumah Sakit baru sehingga brand image masih menjadi ancaman bagi kesuksesan Rumah Sakit. Persepsi brand image dimiliki RSUMB secara keseluruhan sudah baik, akan tetapi Rumah Sakit tergolong mahal dalam segi obat dan terdapat masalah dalam komponen brand image. Tujuan Penelitian untuk menganalisis hubungan persepsi brand image dengan sikap kunjungan ulang pasien. Penelitian ini merupakan kuantitatif analitik dengan studi cross sectional. Populasi terdiri dari seluruh pasien. Sampel yang diambil sebesar 67 responden dengan teknik Systematic Probability Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan dalam kurun waktu 2 bulan yaitu bulan April sampai Juni. Data dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil uji analisis statistik Rank Spearman’s didapatkan nilai signifikasi atau Sig.(2-tailed) sebesar (0,005 < 0,05). Berdasarkan hasil uji tersebut Ha yang dirumuskan diterima sehingga terdapat hubungan yang signifikan. Simpulan yang ditarik yaitu terdapat hubungan antara persepsi brand image dengan sikap kunjungan ulang pasien pelayanan rawat jalan. Saran yang direkomendasikan adalah mempertahankan brand image, evaluasi manajemen dan petugas kesehatan, dan memperbaiki serta menambah fasilitas.