Claim Missing Document
Check
Articles

Found 127 Documents
Search
Journal : JUPE

Pengaruh Latihan Kelincahan dan Kecepatan Terhadap Kemampuan Menggiring Bola Angga Firmansyah; Suranto Suranto; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 1 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is was to find out the effect of the agility and speed training on dribbling ability on students of SD N 3 Merbau Mataram. The research method used experimental method with design pretest-post test of design group. Division groups used ordinal pairing. The sample was male students with the number of 30 people. Data collection techniques using dribbling test results. After data collected then analyzed used t test analysis. The result of analysis using t test obtained t value equal to -1,480 and t table for ? = 0,05 and degree of freedom (dk) = n1 + n2-2 hence got value of t table (dk = 28) = 2,048. If - t table ? t arithmetic ? + t table then H0 accepted, Ha rejected. Because t arithmetic = -1,480 t table = 2,171 so it can be concluded that the final test means there is no significant difference between agility exercise and speed training.Masalah dalam penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh latihan kelincahan dan kecepatan terhadap kemampuan menggiring bola pada siswa SD N 3 Merbau Mataram. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-post test grup desain. Pembagian kelompok menggunakan ordinal pairing. Sampel yang digunakan adalah siswa putra dengan jumlah 30orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil menggiring bola. Setelah data terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan analisi uji t. Hasil analisis menggunakan uji t diperoleh nilait hitung sebesar -1,480 dan t tabel untuk ?=0,05 dan derajat kebebasan (dk) = n1+n2-2 maka didapat nilai t tabel (dk=28) = 2,048. Jika - t tabel ? t hitung ? + t tabel maka H0 diterima, Ha ditolak.Karena t hitung =-1,480 t tabel = 2,171 jadi dapat disimpulkan bahwates akhir artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara latihan kelincahan dan latihan kecepatan.KataKunci: kecepatan, kelincahan, menggiring bola..
KONTRIBUSI POWER LENGAN, KEKUATAN TUNGKAI DAN KELENTUKAN TERHADAP HASIL ROLL BELAKANG Eno Irdianto; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine how much muscle power, contribution of arm power, leg strength and flexibility to the results of back roll. The research methodology used was survey method with data analysis was using linear regression. The sample used 21 students from the population of 143 students who were boys SMP N 1 Central Coast. The analysis result showed that arm muscle power was significant with the result of back roll which was 0.332. The correlation coefficient of the leg muscle strength with the roll back results was 0.419. While the correlation coefficient of flexibility with the roll back results was 0.501. This means that the muscle power arm, leg muscle strength and flexibility have influence/ strong contribution to the back roll result. The conclusion of this study showed that the arm muscle power, leg muscle strength and flexibility have influence/ contribution was very strong with the back roll result.Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar kontibusi power lengan, kekuatan tungkai dan kelentukan terhadap hasil roll belakang. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan analisis data menggunakan regresi linier. Sampel yang digunakan 21 siswa dari populasi yang berjumlah 143 orang adalah siswa putra SMP N 1 Pesisir Tengah. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor power otot lengan signifikan dengan hasil roll belakang sebesar 0,332. Koefesien korelasi kekuatan otot tungkai dengan hasil roll belakang sebesar 0,419. Sedangkan koefesien korelasi kelentukan dengan hasil roll belakang sebesar 0,501. Artinya power otot lengan, kekuatan otot tungkai dan kelentukan memiliki pengaruh/kontribusi yang kuat dengan hasil roll belakang. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa power otot lengan, kekuatan otot tungkai dan kelentukan memiliki pengaruh/kontribusi yang sangat kuat dengan hasil roll belakang.Kata kunci : kekuatan tungkai, kelentukan, power lengan, roll belakang.
PENGARUH LATIHAN SIRKUIT TERHADAP KEBUGARAN JASMANI SISWA EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT SMA Dian Fitria Saputri Dewi; Herman Tarigan; Suranto suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 7, No 3 (2019): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was the low level of physical students. The purpose of this study was to study the physical fitness level of high school students after being given circuit training. The research method used is a research method with a pretest and post test design using a sample of 20 students. The instrument used is TKJI. The results of this study: 1) there are from circuit training on physical fitness with data analysis t count = 25. 316 t table 2. 262 real level 5%, n = 10, 2) based on research that is not titled with data analysis t count 81 318 from t table 2. 093 real level 5%, n = 20. If t count from t table then Ha is accepted and H0 is rejected.Masalah pada penelitian ini yaitu rendahnya tingkat kebugaran jasmani siswa. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa SMA setelah diberikan latihan sirkuit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian pretest dan post test menggunakan sampel 20 siswa. Instrumen yang digunakan adalah TKJI. Hasil penelitian ini : 1) ada dari latihan sirkuit terhadap kebugaran jasmani dengan analisis data t hitung = 25. 316 t tabel 2. 262 taraf nyata 5 %, n = 10, 2) terdapat perbedaan antara kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan dengan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan dengan analisis data t hitung 81. 318 dari t tabel 2. 093 taraf nyata 5 %, n = 20. Jika t hitung dari t tabel maka Ha diterima dan H0 ditolak.Kata kunci : kebugaran jasmani, latihan sirkuit.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFE DAN PEMBELAJARAN LANGSUNG TERHADAP KETERAMPILAN RENANG GAYA DADA Ali Fais; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research purposed to determine the difference between cooperative learning model and direct instructional model to the breaststroke swimming skills of the students at the eleventh class of SMA Al-Kautsar Bandar Lampung. The method used in this research was experimental method based on the calculation and analysis data from the the breaststroke swimming skills test through a cooperative learning model increased 33,3%. Similarly, the average breaststroke swimming skills with direct instructional model increased 37,3%. The conclusion of this research indicated that the direct instructional is better than the cooperative learning model for breaststroke swimming skills of the students at SMA Al-Kautsar Bandar Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Perbandingan Model Pembelajaran Kooperatife dan Model Pembelajaran Langsung terhadap Keterampilan Renang Gaya Dada Pada Siswa Kelas XI SMA Al-Kautsar Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran pada penelitian ini adalah rata-rata keterampilan renang gaya dada melalui model pembelajaran kooperatif meningkat sebesar 33,3%. Demikian pula rata-rata keterampilan renang gaya dada dengan model pembelajaran langsung meningkat sebesar 37,3%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Perbandingan Model Pembelajaran Langsung lebih baik dibandingkan Model Pembelajaran Kooperatif terhadap Keterampilan Renang Gaya Dada Pada Siswa Kelas XI SMA Al-Kautsar Bandar Lampung.Kata kunci : pembelajaran langsung, pembelajaran kooperatif, renang
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Renang Gaya Dada Melalui Pendekatan Diagnostik Kesulitan Belajar Pada Siswa Kelas VII SMP Advent Bandar Lampung Tahun Ajaran 2012/2013 Adhie Dwi Nofyanto SP; Frans Nurseto; suranto suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 3 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan jasmani merupakan suatu proses pembelajaran yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan hidup aktif serta sikap sportif melalui kegiatan pendidikan  jasmani. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan dalam pembelajaran penjaskes, yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran senam di kelas VII SMP Advent Bandar Lampung pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Metode penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas.Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, wawancara dan tes hasil belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan diagnostik kesulitan belajar pada materi renang gaya dada di kelas VII SMP Advent Bandar Lampung menunjukkan adanya peningkatan yang positif, yaitu: 1) Perencanaaan pembelajaran renang gaya dada, 2) Pelaksanaan pembelajaran renang gaya dada, 3) Hasil belajar siswa secara klasikal tercapai pada siklus II.Physical education is a learning process that is designed to improve physical fitness, develop motor skills, knowledge and active living and sportsmanship through physical education activities. This research is motivated their learning problems in physical education, which is the low student learning outcomes in learning gymnastics in junior class VII Advent Bandar Lampung in the second semester of academic year 2012/2013. Research methods using action research methods class. The instrument used in the form of sheets observation, interview and test learning outcomes. The results showed that the diagnostic approach to learning difficulties through the material breaststroke swimming in junior class VII Advent Bandar Lampung showed a positive improvement, namely: 1) the learning of planning breaststroke swimming  2) Implementation of breaststroke swimming, 3) student learning outcomes achieved in the classical style in the second cycle.Kata Kunci: hasil belajar, berenang, renang gaya dada, diagnostik kesulitan belajar. 
PENINGKATAN KETERAMPILAN JURUS TANGAN KOSONG MODEL PEMBELAJARAN KELOMPOK DAN BERPASANGAN Hendra Lesmana; Suranto Suranto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research purposes to improve the skills of stance empty hand martial arts at class XIIPA SMA Muhammadiyah Bandar Lampung Academic Year 2013/2014 by using model groups and pairs.The methodology of the study is a Classroom Action Research with subjects were students of class XI IPA totaling 35 students, the number of 20 male students and 15 female students. While data collection techniques is done by observation and using assessment instruments stance empty hand skills test in martial arts. The results showed : the first cycle with the use of group learning model and pairs of students were ordered to make a group consisted of eight students each group actually each group is gained mastery learning student success percentage of 40 % and for male student for 5.71% for female student in order to obtain mastery learning entirely 45 , 71 %.Tujuan penelitian untuk meningkatan keterampilan jurus tangan kosong dalam beladiri pencak silat siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan menggunakan model pembelajaran kelompok dan berpasangan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA yang berjumlah 35 siswa, dengan jumlah 20 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan menggunakan instrumen penilaian tes keterampilan jurus tangan kosong dalam beladiri pencak silat. Hasil penelitian menunjukkan: pada siklus pertama dengan penggunaan model pembelajaran kelompok dan berpasangan siswa diperintahkan membuat kelompok setiap kelompok terdiri dari delapan siswa setiap kelompok sesungguhnya diperoleh prosentase keberhasilan ketuntasan belajar siswa putra 40% dan siswa putri 5,71% sehingga diperoleh ketuntasan belajar seluruhnya 45,71%.Kata kunci: model pembelajaran kelompok dan berpasangan, keterampilan jurus tangan kosong, siswa
Pengaruh Latihan Kelentukan dan Latihan Kecepatan terhadap Keterampilan Menggiring Bola M Irfan Syahreza; Suranto Suranto; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 3 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This purpose of research was to determine whether there is an effect of flexibility training and speed training to dribble skills. Method that used in this research was experiment method. Samples that used were is population samples that amount to 20 players. The population in this research was the players of Mataram Fc U-19. This research was conducted at the Mataram football club East Lampung. Data collection used was dribble test. Based on the result of calculations of t test, it obtained t value= 4.75 t table 2.26 and the results research are (1) Flexibility training was proved to have an effect to the dribble skills . (2) Speed training also was proved to have an effect on dribble skills on Mataram FC U-19 players. (3) Flexibility training is better than with speed training for intensify dribble skills.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan kelentukan dan latihan kecepatan terhadap keterampilan menggiring bola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 20 pemain. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain Mataram Fc U-19. Penelitian ini dilakukan di Klub sepakbola Mataram Fc Lampung Timur. Pengumpulan data yang digunakan berupa tes dribbling bola. Berdasarkan hasil perhitungan Uji t di peroleh nilai thitung = 4.75 ttabel = 2.26 dan hasil penelitian adalah (1) Latihan kelentukan terbukti berpengaruh terhadap keterampilan menggiring bola. (2) Latihan kecepatan juga terbukti berpengaruh terhadap keterampilan menggiring bola. (3) Latihan kelentukan lebih baik dibandingkan dengan latihan kecepatan untuk meningkatkan keterampilan.Kata kunci: kecepatan, kelentukan, menggiring bola
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERPASANGAN DAN MEDIA DINDING TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR HANDSTAND Tedi Kurniawan; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 2 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1)mengetahui apakah model pembelajaran bantuan berpasangan dapat meningkatkan keterampilan gerak dasar handstand, 2)mengetahui apakah model pembelajaran dengan media dinding dapat meningkatkan keterampilan gerak dasar handstand, 3)mengetahui perbedaan hasil latihan dengan model pembelajaran bantuan berpasangan dan model pembelajaran dengan media dinding terhadap keterampilan gerak dasar handstand pada siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 2 Labuhan Ratu.  Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Dengan populasi siswa yang berjumlah 120 siswa yang terdiri dari 3 kelas, kemudian diambil sampel 25% dari populasi. Jadi sampel dengan beberapa pertimbangan yang logis berjumlah 30 siswa dan seluruhnya siswa laki-laki. Instrumen yang digunakan adalahpenilaiankualitasketerampilan gerak dasar handstandyang diadaptasidariMuhajir (2004). Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji-t.  Hasil penelitian menunjukkan: pertama, ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran bantuan berpasangan terhadap keterampilan gerak dasar handstand pada siswa. Kedua, Ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran dengan media dinding terhadap keterampilan gerak dasar handstand pada siswa. Ketiga, model pembelajaran bantuan berpasangan lebih tinggi pengaruhnyadaripadamodel pembelajaran dengan media dinding terhadap keterampilan gerak dasar handstand pada siswa kelas XI IPS SMA Muhammadiyah 2 Labuhan Ratu Bandar Lampung.Kata kunci : model pembelajaran berpasangan, model pembelajaran media dinding, gerak dasar handstand
KONTRIBUSI POWER LENGAN, TUNGKAI DAN KEKUATAN PUNGGUNG TERHADAP HASIL RENANG GAYA DADA Tri Asri Sholly Hajmi; Akor Sitepu; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 4 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of arm power, leg and back strength to the results of breaststroke swimming in a distance of 10 meters. The research methodology used was survey method. Population of this research were 123 students. Samples from this study were 30 students. The results showed that power arm has a correlation determination of 0.444 with a contribution of 44.4%, power limb has a correlation determination of 0.556 with contribution 55.6%, the strength of the back has a correlation determination of 0,298 with a contribution of 29.8%. The conclusion of this study indicaed that the legs power made greater contributions to the breaststroke swimming ability compared with other variables. Recommendations from this research that in order to obtain breaststroke swimming ability it is necessary to put attention to all the physical elements, especially leg power.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi power lengan, tungkai dan kekuatan punggung terhadap hasil renang gaya dada jarak 10 meter. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah metode survey. Populasi dari penelitian ini berjumlah 123 siswa. Sampel dari penelitian ini berjumlah 30 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa power lengan memiliki koefisien determinasi 0,444 dengan kontribusi sebesar 44,4%, power tungkai memiliki koefisiensi determinasi 0,556 dengan kintribusi sebesar 55,6%, kekuatan punggung memiliki koefisien determinasi 0,298 dengan kontribusi sebesar 29,8%. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa power tungkai memberikan kontribusi lebih besar terhadap kemampuan renang gaya dada dibandingkan dengan variable lainnya. Rekomendasi dari hasil penelitian ini bahwa untuk memperoleh kemampuan renang gaya dada perlu memperhatikan semua unsur fisik terutama power tungkai.Kata kunci : kekuatan punggung, power lengan, power tungkai, renang gaya dada.
Hubungan Antara Kelentukan Pinggang dan Kelincahan Terhadap Keterampilan Menggiring Bola Teddy Afri Suhendri; Akor Sitepu; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship of waistline, and agility to the dribbling skills in students ekstrikulik futsal SMA N 8 Bandar Lampung in 2015. Population used in this study amounted to 25 students with a sample of 25 students. The results showed that the waist has a correlation coefficient of 0.776 and contributed 36.36% of dribbling skills, agility has a correlation coefficient of 0.706 contributes 24.9% to dribbling skills whereas waist and agility have a correlation coefficient of 0.832 and give contribution of 47.89%. From the results of the study can be concluded that the variable that gives the largest contribution to the ability of dribbling is the formation of waist that is equal to 36.36%. As implied to obtain the success of dribbling techniques, need to pay attention to all the physical elements, especially the waistline.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelentukan pinggang, dan kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola pada siswa ekstrakulikuler futsal SMA N 8 Bandar Lampung tahun 2015. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 25 siswa dengan sampel sebanyak 25 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelentukan pinggang memiliki koefisien korelasi 0,776 dan memberikan kontribusi sebesar 36,36% terhadap keterampilan menggiring bola, kelincahan memiliki koefisien korelasi 0,706 memberikan kontribusi sebesar 24,9% terhadap keterampilan menggiring bola sedangkan kelentukan pinggang dan kelincahan memiliki koefisien korelasi 0,832 dan memberikan kontribusi sebesar 47,89%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel yang memberikan kontribusi terbesar terhadap kemampuan menggiring bola adalah kelentukan pinggang yaitu sebesar 36,36%. Sebagai implikasikan untuk memperoleh keberhasilan teknik menggiring bola, perlu memperhatikan semua unsur fisik terutama kelentukan pinggang. Kata kunci: kelentukan, kelincahan, keterampilan menggiring bola.
Co-Authors Achmad Azid Adcharina Pratiwi Adcharina Pratiwi Ade Jubaedi Ade Septiana Adhie Dwi Nofyanto SP Adi Kurniawan aditya permana putra Afrika Andriyani Agung Widodo Agus Wanto Agus Yudiansyah Agus Yulianto Ahmad Fuadi Asy'ari Akor Sitepu Ali Fais Ali Usman Andika Windi Nur Sodikin Andre Setiawan Andrian Ibrahim Andy Nurkholiq Angga Firmansyah Anggraini Puspa Wardha Anggun Wahyuni Sari Dewi Anis Suciaty Ramio Aprizal Sobriyanto Ardi Setia Nugraha Ardian Sanjaya Ari Nidhi Astuti ARI PITOYO Ariestika, Elsa Arif Atmunandar Arif Maulana Syamsu Asyifa Ullina Nur Bagus Suryo Batara Yoki Putra Bima Adi Bagaskara Cahyo Prasetyo Candra Kurniawan Chandra Sasongko Damayanti, Elok Dedi Alfatoni Desna Dwi Cahyani Dewi Anita Sari Dhany Efita Sari Dian Fitria Saputri Dewi Dian Syuriadi Putra Doni Swadesi Duhita Kurnia Dwi Aprilianto Dwi Waluyo Beni Eko Bagus Fahrizqi Eko Supriyanto Elva Setiawati Engga Frastya Eno Irdianto Erik Widiyanto Etika Muslimah Farid Adi Prasetya Faturahman Fadilah Ferdi Zulkarnain Ferdiansyah Ferdiansyah Ferdyans Ichsan Pratama Ferra Ayu Reysta Fibria Hadi Sucihno Fiko Hasvivi Fitri Oktaviani Frans Nurseto Frans Nuseto Gatot Widya Anggara Hany Puspa Nirmala Hendra Lesmana Herianto Herianto Herman Tarigan HERU SETIAWAN Heru Sulistianta Ifandari Ifandari Ima Rahayu Imam Mahfud Indah Pratiwi Indah Pratiwi Indianto Indianto Indriyanto Indriyanto Irfandri Vaniko Negara Ivan Kurnia Reza Janter Ignatius Simatupang Jhody Nala Fraya Jodieka Permadi Julianda Triiman Saputra Juni Prasetyo Kharina Oktaviana Knut F. Kramer Koko Hadi Mardanto Kuswaji Dwi Priyono Lungit Wicaksono M Irfan Syahreza M Joko Setiawan Marta Dinata Miftahul Mahmudah Mita Laksmi Edwina Moh. Chairil Asmawan Monalisa Monalisa Much Djunaidi Much Djunaidi Muhamad Nur R Muhammad Aldino Muhammad Gandi Maulana Muhammad Indra Kurniawan Muhammad Ishaq Gery Muhammad Minan Chusni Muhammad Musrofi Muhammad Najibul Afan Muhammad Ranggani Muhammad Robbi Armaica Muhammad Yogi Rivaldi Muhtadi Muhtadi Mustika Sari Nia Rahmawati Nils B. Kerpen Nita Etikawati Norma Puspitasari Novika Candra Kasih Nuha Nur Azizah Nur Fathurahman R Nurgiyatna Oki Rinoki Okvian Eri Anggradinta Oliver Kunst P. Eko Prasetyo Pandu Darma Wardani Rachmi Marsheilla Agus Rahmat Hermawan Ramadhani Ardi Pratiwi Ratih Pratiwi Reki Saputra Restiana Annisa Restu Afrianto Rahman Reza Pahlefi Reza Stiawansyah Ricky Putra Alit Ridwan Dwi Saputra Riki Darma Rino Anugrah Risky Aditya Riza Fahmi AlFaqih Rizki Adhi Wijaya Rizki Anggara Roikhan Falah Roni Sacta Mirza Rony, Zahara Tussoleha Ryan Hidayat Sajidan Sajidan Sapto Nugroho Sari, Felinda Sena Dwi Laksono Sentot Budi Rahardjo Sholihah Sholihah Singgih Pradipto Siti Nandiroh Solichatun Solichatun Sri Karyati Sudirman Husin Sulistyo Saputro Surani Dwi Astuti Suratman Suratman Surisman Surisman Sutrisno Agus Setiadhi Syahrofi Adi Putra Syamsul Arifin Tanjung Ardo Teddy Afri Suhendri Tedi Kurniawan Tommy Hardiyanto Totok Budi Santosa Tri Asri Sholly Hajmi Tuis Susanto Umi Fatmawati Velly Asvaliantina Wayan Adnyana Widjo Kongko Widodo S. Pranowo WIDYA MUDYANTINI Windy Anugrah Kurniawan Wiyono Wiyono Y. Nining Sri Wuryaningsih Yandi Mulyawan Yandri Nauli Yoga Harlis Sidiawan Yoga Septia Yudhicara Yudhicara Yulia Novarita Yuswan Hadi Ziko Fajar Ramadhan