Dzunuwanus Ghulam Manar
Departemen Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Published : 149 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DESA DALAM UPAYA MEWUJUDKAN SMART VILLAGE (DESA KALISIDI KABUPATEN SEMARANG) Rahman, Nafil Fadlul; Manar, Dzunuwanus Ghulam; setiyono, budi -
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 1 : Periode Wisuda Januari 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, semakin berkembangnya zaman mendorong terjadinya berbagai kemajuan didalam kehidupan, salah satunya pada sektor digitalisasi. Peningkatan sektor digitalisasi tersebut menyebabkan peralihan kegiatan dan informasi dari offline menjadi online. Desa sebagai pemerintahan terkecil sekarang telah merasakan peralihan tersebut, ditandai dengan adanya Sistem Informasi Desa berbasis website untuk memberikan berbagai informasi dan kegiatan seputar desa. Sebagaimana yang telah dilaksanakan oleh Desa Kalisidi saat ini, Pemerintah Desa sudah menerapkan Sistem Informasi Desa kepada masyarakat yang berisikan data desa seperti data penduduk, data agama, data pendidikan, dan lainnya. Kemudian juga berisikan informasi kegiatan desa dan layanan mandiri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi Sistem Informasi Desa di Kalisidi sehingga nantinya mengetahui apakah implementasi tersebut sudah berjalan dengan baik atau belum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu kualitatif deskriptif yang mengambil lokasi penelitian di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya Desa Kalisidi sudah mengimplementasika Sistem Informasi Desa, Pemerintah Desa Kalisidi sudah mengupayakan agar implementasi dapat berjalan dengan maksimal. Namun, dalam implementasi tersebut masih belum sesuai dengan apa yang diharapkan karena masih ada kendala didalamnya. Faktor penyebab kendala tersebut diantaranya terkait dengan belum adanya admin tetap untuk mengelola Sistem Informasi Desa sehingga untuk saat ini dikelola oleh perangkat desa yang menjabat sebagai sekretaris desa dan kaur umum dan perencanaan sehingga belum terkelola dengan baik karena perangkat desa tersebut masih terkendala dengan waktu dan kualitas SDM, serta masih rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap Sistem Informasi Desa. Rekomendasi dari penelitian ini, yaitu hendaknya pemerintah desa segera menunjuk admin tetap agar Sistem Informasi Desa dapat dikelola dengan baik, mensosialisasikan kepada masyarakat, dan mengisi data-data kosong dan belum update pada Sistem Informasi Desa.
Kebijakan Revitalisasi Cagar Budaya Kota Lama Semarang dalam Prespektif Tata Kelola Pemerintahan Bahari, Nala -; -, Kushandajani -; Manar, Dzunuwanus Ghulam
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 1 : Periode Wisuda Januari 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cagar budaya ialah salah satu bentuk peningggalan masa lalu untuk masa depan yang perlu dijaga kelestariannya. Kota Lama menjadi salah satu bentuk kawasan Cagar Budaya yang perlu dijaga kelestariannya dengan dibentuknya aturan – aturan pengelolaan kawasan Kota Lama Semarang. Perda No. 2 Tahun 2020 telah menjadi acuan dalam menjalankan revitalisasi Kota Lama Semarang, namun pada lapangan pengelolaan Kota Lama terdapat masalah dalam pelaksanaannya seperti pada peralihan bangunan untuk kegiatan bisnis. Permasalahn tersebut menjadi salah satu tujuan penelitian yakni menganalisa tata kelola dari revitalisasi kompleks cagar budaya Kota Lama Semarang, dengan metode penelitian kualitatif deskriptif serta penggunaan teori tata kelola pemerintah menjadi salah satu acuan dalam pelaksanaan penelitian revitalisasi pada cagar budaya Kota Lama Semarang. Hasil temuan dari adanya kebijakan revitalisasi ini ditemukan tidak optimalnya jalannya revitalisasi Kota Lama. Tidak berjalannya tata kelola dari aspek responsibiltas dan akuntabilitas disebabkan adanya tidak berjalannya kebijakan revitalisasi sebagaimana mestinya, kondisi sosial ekonomi masyarakat yang masih bermasalah. Kesimpulan yang dapat diambil dari hambatan ini diperlukan kesadaran penuh serta tanggung jawab dari pemerintah sendiri baik Pemerintah Kota Semarang dan BPK2L dalam menjalankan aturan tersebut. Aturan yang berkaitan dengan tata kelola cagar budaya di Kota Lama perlu ditinjau kembali oleh pemerintah guna tidak terjadi kembali hambatan yang ada saat ini
ANALISIS PELAYANAN ONLINE SIRANCAK DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PADANG (Studi Tentang Keandalan, Ketanggapan, dan Jaminan Layanan) Diani, Resty Okta; Erowati, Dewi -; Manar, Dzunuwanus Ghulam
Journal of Politic and Government Studies Vol 13, No 3 : Periode Wisuda Juli 2024
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelayanan online SIRANCAK (Sistem Informasi Terpadu Pencatatan Administrasi Kependudukan) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang dalam menyediakan layanan kepada masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan fokus pada keandalan (Reliability), ketanggapan (responsiveness), dan jaminan (Assurance) layanan yang diberikan oleh sistem tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pengguna SIRANCAK dan petugas pelayanan, observasi langsung terhadap penggunaan sistem, serta analisis dokumentasi terkait layanan yang disediakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan online SIRANCAK dinilai cukup baik dan telah memberikan kemudahan bagi masyarakat kota Padang dalam melakukan proses administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. Pelayanan online SIRANCAK Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang memiliki keandalan yang baik dalam menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada masyarakat. Namun, terdapat beberapa kendala terkait ketanggapan sistem dalam menanggapi permintaan pengguna, serta masih ditemukan beberapa kekurangan terkait pelaksanaan mekanisme jaminan layanan. Oleh karena itu, disarankan agar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pelayanan online SIRANCAK agar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Kota Padang
PENANGANAN DAN TINDAK LANJUT LAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT “SAPA MBAK ITA” DI KOTA SEMARANG TAHUN 2024 Winaldha Puteri, Shakila Griselda; Herawati, Nunik Retno; Manar, Dzunuwanus Ghulam
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan pengaduan digital sebagai inovasi bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat dan transparan. Sapa Mbak Ita adalah layanan dari Pemerintah Kota Semarang dan Diskominfo yang memungkinkan masyarakat lebih mudah menyampaikan aspirasi dan pengaduan terkait layanan publik. Dengan sistem yang modern dan mudah diakses, diharapkan setiap masukan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat, menjadikan pelayanan publik di Kota Semarang lebih responsif dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis penanganan dan tindak lanjut aduan masyarakat dalam Sapa Mbak Ita, menggunakan teori Kristianten, yaitu aksesibilitas dan ketersediaan dokumen, kejelasan dan kelengkapan informasi, keterbukaan proses, dan kerangka regulasi yang menjamin transparansi. Diteliti dengan metode kualitatif deskriptif, dengan cara pengambilan data melalui wawancara, selain itu juga data sekunder digunakan sebagai pendukung yang berasal dari jurnal, buku, dan artikel internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sapa Mbak Ita berdasarkan teori Kristianten melalui ketersediaan dan aksesibilitas dokumen, kejelasan dan kelengkapan informasi, keterbukaan proses, dan regulasi yang menjamin transparansi. Segi Ketersediaan dan aksesibilitas dokumen melalui lima kanal utama, yaitu WhatsApp, SMS, Twitter/X, website, dan aplikasi mobile. Dari segi keterbukaan proses, sistem ini dirancang agar memberikan notifikasi pada setiap tahapan yang dilalui. Setiap notifikasi dilengkapi dengan deskripsi lengkap serta bukti pendukung yang relevan, sehingga memungkinkan pemantauan setiap tahapnya. Dari segi Transparansi yang menjamin regulasi, salah satu bentuk implementasinya adalah pelaporan hasil koordinasi kepada para pemangku kepentingan terkait, guna memastikan semua proses berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Terdapat kekurangan dari segi kejelasan dan kelengkapan informasi dimana pusat informasi masih tertera dalam dua kanal yakni Instagram dan Website dan tidak adanya panduan dalam bentuk tertulis secara langsung
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERBUP NO. 5 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN PELAYANAN ADMINSTRASI TERPADU KECAMATAN DI KABUPATEN TANGERANG (Studi Implementasi Kebijakan di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang) Primandoro, Mochammad Fawwaz Milenio; Martini, Rina -; Manar, Dzunuwanus Ghulam
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Administrasi Terpadu kecamatan (PATEN) hadir untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta mempercepat pelayanan administrasi sehingga masyarakat dapat terbantu dalam mengurus dokumen-dokumen kependudukan. Kabupaten Tangerang juga telah mengatur PATEN dalam Peraturan Bupati Nomor 5 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan di Kabupaten Tangerang. Sejak peraturan tersebut berlaku, khususnya PATEN di Kecamatan Kelapa Dua telah berkembang dengan baik. Hal ini ditandai dengan kualitas pelayanan dan infrastruktur serta survey kepuasan masyarakat yang meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses implementasi kebijakan PATEN yang ada di Kecamatan Kelapa Dua dan menganalisis faktor-faktor pendukung dalam pelaksanaan PATEN yang ada di Kecamatan Kelapa Dua. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan teori implementasi Edward III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan PATEN di Kecamatan Kelapa Dua sudah berjalan dengan baik dengan terpenuhinya unsur-unsur implementasi kebijakan yang baik yaitu: Komunikasi, Sumber daya, Disposisi, dan Birokrasi. Selain itu, penyelenggaraan PATEN di Kecamatan Kelapa Dua didukung oleh beberapa faktor seperti: Koordinasi yang baik, pengembangan SDM yang baik, Peningkatan kualitas sarana dan prasarana, Komitmen pimpinan, dan Pengembangan Teknologi informasi. Saran dari penelitian ini adalah perlu mempertahankan capaian positif yang telah diraih oleh pihak kecamatan serta terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas PATEN. Kemudian, perlu adanya pembaruan informasi dan data terkait perubahan sistem PATEN dan capaian pelayanan secara rutin untuk memastikan transparansi pelayanan yang kemudian guna memastikan kualitas pelayanan dapat terjaga
E-GOVERNMENT DAN AKUNTABILITAS SOSIAL Studi Kasus Website “Laporgub!” Siahaan, Audrey Loemongga Shaloom; Alfirdaus, Laila Kholid; Manar, Dzunuwanus Ghulam
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LaporGub! is a digital platform that functions as a public complaint channel, designed to provide access to the public in reporting various problems related to public services directly to the local government. This platform is present as part of the e-government initiative to increase public involvement in government and public services. This study aims to analyze in depth how the quality of e-government services provided through the LaporGub! website can affect public involvement in monitoring and evaluating services provided by the government. The quality of service in question includes several aspects, namely efficiency, transparency, and responsibility for services received by the public. Using quantitative descriptive methods, the results of the study show that openness of access to information through the LaporGub! Platform plays a very important role in increasing social accountability. The faster and more responsive the government is in responding to reports given, the higher the public’s trust in the success of e-government in creating good governance. The use of digital technology to bridge interactions between the government and the public as done through LaporGub! Is expected to be a model for similar development platforms in other regions. In other words, LaporGub! Not only functions as a reporting tool, but also as a data source that can provide valuable insights for more responsive decision-making that is oriented towards community needs. This shows that when local governments are able to provide efficient, transparent, and responsive services, community participation will also increase, and public trust in the government will be stronger. These findings are expected to be a reference for local governments in improving and developing more effective e-government platforms for supporting the creation of accountable and participatory governance.
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN “MAYO SEKOLAH” SEBAGAI UPAYA MENEKAN ANGKA ANAK TIDAK SEKOLAH (ATS) DI KABUPATEN WONOSOBO Saniyya, Faizatu -; Manar, Dzunuwanus Ghulam
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagaimana pendidikan diperlukan dalam perkembangan dan kemajuan negara, sudah sepatutnya pemerintah peduli dengan hak masyarakat atas pendidikan. Masih ditemukan banyaknya Anak Tidak Sekoah (ATS) di Kabupaten Wonosobo menunjukkan bahwa masih terdapat permasalahan mengenai pemerataan pendidikan. Penelitian ini merupakan studi yang menganalisis bagaimana kebijakan “Mayo Sekolah” di Kabupaten Wonosobo berjalan. Dengan menggunakan teori implementasi kebijakan dari George Edward III, penulis melakukan analisis untuk dapat mengetahui bagaimana pengimplementasian kebijakan “Mayo Sekolah” di Kabupaten Wonosobo sebagai upaya pemerintah untuk menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS). Dari keempat aspek dalam teori Edward III yaitu sumber daya, komunikasi, disposisi, dan struktur birokrasi, kebijakan “Mayo Sekolah” memiliki beberapa kekurangan dalam pengimplementasiannya. Kebijakan ini memang sudah ada dan berjalan, namun masih terdapat kesalahan fatal yang menjadikan kebijakan ini tidak efektif, mulai dari sumber data yang tidak valid, tidak teresapnya anggaran, serta tidak adanya payung hukum yang secara spesifik mengatur tentang kebijakan tersebut. Hal tersebut memberikan pandangan bahwa sebaik apapun kebijakan yang telah direncanakan dan bahkan dilakukan, jika titik atau duduk permasalahan yang diangkat tidak jelas, maka akan berdampak pada pelaksanaan kebijakan yang tidak baik dan efektif.
ANALISIS KEMITRAAN SUKSES DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS TEKNOLOGI RDF ANTARA PEMERINTAH KABUPATEN CILACAP DAN PT SOLUSI BANGUN INDONESIA (SBI) Tulliza, Aishah -; Manar, Dzunuwanus Ghulam
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah di Indonesia, khususnya di Kabupaten Cilacap menghadapi tantangan besar yaitu kurangnya lahan TPA dan keterbatasan sumber daya. Teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) hadir dan digunakan untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif, mengurangi timbulan sampah, dan menghasilkan energi. Kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Cilacap dan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) membantu mengurangi sampah dan menghasilkan pendapatan bagi daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan proses kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Daerah dan PT SBI serta mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi keberhasilan kerja sama dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Cilacap. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data/subjek penelitian ini meliputi Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap, PT SBI, serta pihak-pihak terkait yang terlibat dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Cilacap. Hasil penelitian menunjukkan melalui pendekatan kolaboratif antara sektor publik dan swasta, penelitian ini menganalisis berbagai tahapan pelaksanaan program dimulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga tahap evaluasi dari hasil implementasi. Penelitian ini juga akan menguraikan berbagai faktor keberhasilan kemitraan seperti adanya keselarasan dalam tujuan, adanya kepercayaan antar kedua belah pihak, serta komunikasi dan koordinasi. Hasil kemitraan melalui program RDF diharpakan bukan hanya menjadi solusi bagi permasalahan sampah yang dihadapi daerah akan tetapi juga memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan yang berkelanjutan dengan memperhatikan dampak jangka panjang. Dengan mengurangi volume sampah yang berakhir di TPST RDF dan mengonversinya menjadi energi, kemitraan ini sangat mendukung upaya kelestarian serta kepedulian terhadap lingkungan
GERAKAN SOSIAL PEREMPUAN EKOFEMINISME MENOLAK PERTAMBANGAN BATUAN ANDESIT UNTUK PEMBANGUNAN BENDUNGAN BENER, PURWOREJO (STUDI KASUS WADON WADAS 2018-2023) Yuliasari, Devi Putri; Manar, Dzunuwanus Ghulam; -, Supratiwi -
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas gerakan sosial perempuan Wadon Wadas dalam menolak penambangan batuan andesit untuk pembangunan Bendungan Bener di Purworejo pada periode 2018–2023. Menggunakan pendekatan kualitatif penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah, yaitu bagaimana keterkaitan Wadon Wadas dengan lingkungan sebagai titik awal gerakan dan bagaimana bentuk gerakan ekofeminisme yang dilakukan Wadon Wadas dalam upaya menolak tambang. Analisis dilakukan menggunakan teori gerakan sosial, dengan fokus pada mobilisasi dan pembingkaian gerakan, serta teori ekofeminisme yang mengungkap hubungan antara perempuan dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam gerakan ini didasari oleh hubungan mendalam mereka dengan lingkungan Desa Wadas, yang menjadi sumber penghidupan sekaligus bagian dari identitas sosial dan budaya mereka. Ancaman terhadap lingkungan memunculkan perlawanan perempuan yang diwujudkan melalui berbagai bentuk aksi ekofeminisme, seperti aksi damai, ritual budaya, advokasi hukum, dan penggalangan solidaritas. Mobilisasi gerakan dilakukan dengan memanfaatkan jaringan lokal dan nasional, sementara pembingkaian gerakan dilakukan melalui narasi kolektif yang menekankan pentingnya keadilan sosial dan ekologis. Kesimpulannya, gerakan Wadon Wadas menunjukkan peran strategis perempuan dalam melindungi lingkungan dan memperjuangkan hak atas tanah. Gerakan ini tidak hanya menolak eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga menawarkan solusi berbasis ekofeminisme untuk menghadapi ketidakadilan sosial dan ekologis. Penelitian ini memberikan kontribusi pada wacana gerakan sosial dan ekofeminisme di Indonesia, sekaligus menegaskan pentingnya solidaritas dalam melawan perusakan lingkungan.
Co-Authors -, Supratiwi - -, Wijayanto - -, Yuwanto - Abdul Aziz ADE FIRLI JULIANTY Adi Yoga Adnan, Muhammad - Agung Syaifuddin Ahmad Taufiq Aisya - Az Zahra Alam - Sabdani Alvian Rizal Pratama Alya Namira Ikfinasulkha Amalia Purwatiningrum Andrea Yudhistira Angel Pricilia Saurina Anggita Putri Hanintya Anjasmoro, Rendell Praharsa Aprilianto, Yovi Kurnia Candra Ardian Y P Ariastuti, Ivon Sagyta ARIYA PANJI ANUGRAHNO Arkaan Ariepoetra Nugraha Arkandra, Daffarel - Arsyi Fakhrani Kurniawan Ashari . Auladina Nur Aini, Auladina Nur Bagus Aji Kuncoro Bahari, Nala - Bijak - Punaka Budi Nur Hadi Wibowo Budi setiyono Daniel Teguh Kurniawan Depary, Friech Gunana Destya Kusuma Dewi Desy Rachmanita Pratiwi Desyandri Desyandri Dewi - Erowati Dewi, Rindi Antika Diah Setyowati Diani, Resty Okta Dita Fatma Anggraeni Dyah Erina Widia Effendy, Revela Regilia Elias Martin Silalahi Erowati, Dewi - Etkisyan, Johan Arifin Fairuz Thifal Nabila faishal luthfianwar Faris Nurrahman Fina Audya Indah Cahyani Firda Priandhini Firman Bimasakti Firstananda Putri Feby’ Fitriyah - - Fredinan Yulianda Ghinanti Cahya Munalif GRACE MIRANDA ROMAITO SITORUS Hakim, Moch Alif Taufiqul Haqiqi, Brilliant Nauval Hendra Try Ardianto Hendratman, Bevan Pramudito Hisyam Haznil Holyness Nurdin Singadimedja Imas Ulin Nikmah Imtitsal Caesaringi Irfan - Fajri Irfan Hidayat Nur Huda Irvan Mardiansyah . Ivon Sagyta Ariastuti Jaelani, Yazid Suhada King Abdul Aziz KRISNA GUNTUR DWI SAPUTRA Kushandajani . Kuswati, Sundari Laila Kholid Alfirdaus Lina Setiawati Listriani . Luh Putu Ratna Sundari M N Istiyanto Aji Maharani, Devita Dwi Mardiansyah, Jidan - Marlina, Neny - Martini, Rina - Mega Angelia Kondorura Meiga Alfa Prananda Miqdad Haqqony Muhammad - Adnan Muhammad Adnan Muhammad Affan Ghafar Muhammad Fahmi Azhari Muhammad Naufal Irfan Munadi, Muhammad Arya Muzaki, Muhamad Shulkhan Nadia - Tiarasari Nella - Elvatisha Nevan Alsya Kalihva Nindya Prillianti Nisria Fairuz Husna Nunik Retno Herawati Nunik Retno Herawati Nuri Adhi Saputr oktanila faria Ovila Marshafeni Pangestika, Reza - Prameisti, Syifa Anaqah Pratama, Adam Putra Prayogo, Radito - Primandoro, Mochammad Fawwaz Milenio Priyatno Harsasto Priyatno Harsasto Puji - Astuti Puji Astuti Purwati Rahayu Edarsasi Purwati Rahayu Edarsasi, Purwati Rahayu Purwoko . Puspa Nagari, Annisa Pramudita Rachmahwati, Ade - Radityo Pambayun Rahman, Nafil Fadlul Raihan Ardi Muhana Ralina, Aribah Shafa Ramadhani, Dito Arya Ratih Kurnia Ramadhanny Rayanis Maria Ulfa, Rayanis Maria Rayhan, Meiandra Albi Retna Arista Kesi Wijayanti Rezza Abdy Pradana Ria Anggraeni Rina - Martini Rina Martini Rizka Febri Ramadhanni Rizki Dwi Prabowo Rosy - Nabila Rr Hermini S Rumapea, Apri Ella Rurin Roesiyana Ruzaqila, Kayla Alif Saniyya, Faizatu - Sardini, Nur Hidayat - Sari, Maunatul Mazida Sella Kusumawati Setiyono, Budi - sheila eka soraya Siahaan, Audrey Loemongga Shaloom siti dzarroh Soewanto Adhi Sofyan Dwi Fari Solly Aryza Sonia Permatasari Sulistyowati - - Sulistyowati . Sulistyowati . Supratiwi . Susilo Utomo Suwanto Adhi Suwanto Adhi Syaffa Rahmah Tangguh Hakam Digdayana Tania Ikalia Putri Permana Teguh Yuwono Tulliza, Aishah - Turtiantoro Turtiantoro Wahyu Kurniawan Warsito . . Wibisono, Khadis Satria Wijayanto - - Wijayanto Wijayanto Wijayanto Wijayanto Winaldha Puteri, Shakila Griselda Wiwik Widayati Yosafat Hernantyo Pramudya Yosie Renda Yuliasari, Devi Putri Yunita Fitri YUNITA RATNA SARI yuwanto - - Yuwanto . Yuyung Candra Yanvingsesa Zulfan, Fajril Izza