Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PERAN GAME EDUKATIF DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN PROBLEM SOLVING SEKOLAH DASAR Ulfa, Siti Maria; Febriyanti, Alvina Eka; Yulia, Nurul Mahruzah; Fitriana, Ana Fashol; Jenisa, Nur Mala; Sulistyowati
Al-Adawat : Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 02 (2025): OKTOBER
Publisher : PGMI UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/aldawat.v4i02.9453

Abstract

The development of digital technology offers new opportunities in the world of education, especially through the use of digital educational games. The purpose of this study was to examine the role of digital educational games in enhancing creativity and problem solving among elementary school students. The research method used was a quantitative study with a quasi-experimental approach involving 20 grade IV students at Tlogogung State Elementary School. Data were collected by pre-test and post-test, as well as observation of student activities, while using educational games based on problem solving. The results showed that there was a significant increase in aspects of creativity and problem solving skills after students were involved in digital educational games for four weeks. With interactive elements, cognitive challenges and direct feedback, the game can stimulate various thoughts and increase students' confidence in solving problems. This realization shows that digital educational games are not only entertainment tools, but also effective learning tools in developing important skills for children in the 21st century. Recommendations are given to educators and educational technology developers for the design of game content that meets the needs of the curriculum and child development.
Penyuluhan Pentingnya Pendidikan untuk Membangun Generasi Masa Depan dan Meningkatkan Kualitas Hidup di Desa Moarah Kecamatan Klampis Ulfa, Siti Maria; Tera Athena; Ana Yuliati; Mariyatul Kiptiyah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 9 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v9i2.5197

Abstract

ABSTRACT This community service activity was conducted in Moarah Village, Klampis District, with the aim of raising public awareness of the importance of education as a key factor in improving the quality of life. Low levels of education in some communities limit their ability to obtain decent employment and access useful information. Through outreach activities, the community service team provided an understanding of the benefits of formal and non-formal education, as well as the role of families in supporting children's learning. Implementation methods included interactive lectures, group discussions, and motivational learning mentoring. The results of the activity showed an increase in public knowledge and awareness of the importance of education, reflected in parents' increased interest in sending their children to school and their active participation in literacy activities. This activity is expected to be the first step towards building a more education-conscious and highly competitive society in the future. Keywords: education, community empowerment, awareness, community service   ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Moarah, Kecamatan Klampis,, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan sebagai kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup. Rendahnya tingkat pendidikan di sebagian masyarakat menyebabkan keterbatasan dalam memperoleh pekerjaan yang layak dan akses terhadap informasi yang bermanfaat. Melalui kegiatan penyuluhan, tim pengabdian kepada masyarakat memberikan pemahaman tentang manfaat pendidikan formal maupun nonformal, serta peran keluarga dalam mendukung proses belajar anak. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan pendampingan motivasi belajar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, yang tercermin dari meningkatnya minat orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka dan partisipasi aktif dalam kegiatan literasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun masyarakat yang lebih sadar pendidikan dan berdaya saing tinggi di masa depan Kata kunci: pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesadaran, pengabdian
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE DENGAN MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKASISWA KELAS VIIA SMPN 3 SIKUR PADA MATERI POKOK PECAHAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Ulfa, Siti Maria; Sabrun, Sabrun; Agusfianuddin, Agusfianuddin
Media Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v5i1.501

Abstract

this study aims to describe the application of cooperative learning model picture and picture by using the media flashcard can improve student learning outcomes in mathematics class VIIA SMPN 3 Sikur the academic year 2016/2017 in the subject matter fractions. A common issue is the mathematics subjects are still considered abstract, and difficult. The use of the model and the use of media is less precise, less varied. Thus, the lack of attention that adversely affects the student learning outcomes. The use of appropriate methods and media are expected to improve learning outcomes. The use of the learning model type of picture and picture by using the media flashcard is one of the solutions offered to solve the problem. This research is a classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. Types of data used are: Qualitative sheet teacher observation and student observation sheet, quantitative data obtained from the results of student evaluation tests given at the end of each cycle. The results showed that there was an increase in student learning outcomes, where the results of the first cycle with the classical percentage of 70% and the second cycle peresentase by 87%. Thus, it can be concluded that the application of cooperative learning model picture and picture by using the media flashcard can improve student learning outcomes class VIIA SMPN 3 Sikur in Academic Year 2016/2017.
Edukasi Kesehatan Organ Reproduksi Remaja Putri di Desa Keliling Benteng Ilir [Health Education on Female Adolescent Reproductive Organs in Keliling Benteng Ilir Village] Suryati, Suryati; Ulfa, Siti Maria; Aulia, Fika; Norsyifa, Norsyifa
Indonesia Berdaya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261358

Abstract

Adolescence is a transitional period from childhood to adulthood characterized by physical, psychological, and social changes. One of the most important aspects of this phase is the development of the reproductive system. A lack of adequate knowledge and appropriate attitudes toward reproductive health can lead to various problems, such as sexually transmitted infections, unintended pregnancies, and other health disorders resulting from unhealthy behaviors. This community service activity aimed to enhance adolescent girls’ knowledge and awareness of the importance of maintaining reproductive organ health. The activity was carried out in Keliling Benteng Ilir Village on October 5, 2025, as an implementation of the Tri Dharma of Higher Education in the field of community service. The target participants were 15 adolescent girls aged 12–18 years, selected through a purposive sampling technique. The implementation method consisted of three stages: preparation, implementation, and evaluation. The implementation stage involved interactive lectures, group discussions, and educational video screenings, supported by leaflets and posters as learning media. Evaluation was conducted using pre-test and post-test assessments to measure the participants’ improvement in knowledge. The results showed a significant increase in participants’ knowledge regarding the anatomy of the reproductive organs, personal hygiene during menstruation, and the prevention of reproductive tract infections. This program successfully improved adolescents’ awareness and positive attitudes toward maintaining reproductive health and is expected to be sustainably implemented in other areas. Abstrak. Remaja merupakan periode peralihan dari masa kanak-kanak menuju kedewasaan yang ditandai oleh perubahan fisik, psikis, dan sosial. Salah satu aspek penting pada fase ini adalah perkembangan sistem reproduksi. Kurangnya pengetahuan dan sikap yang tepat terhadap kesehatan reproduksi dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti infeksi menular seksual, kehamilan tidak diinginkan, serta gangguan kesehatan akibat perilaku tidak sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri tentang pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Keliling Benteng Ilir pada tanggal 5 Oktober 2025 sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian masyarakat. Sasaran kegiatan adalah 15 remaja putri berusia 12–18 tahun yang dipilih secara purposive. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan pemutaran video edukatif dengan bantuan media leaflet dan poster. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta mengenai anatomi organ reproduksi, kebersihan diri saat menstruasi, serta pencegahan infeksi saluran reproduksi. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran dan sikap positif remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah lain.
OPTIMALISASI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF MELALUI PENDAMPINGAN ASUHAN NIFAS BERBASIS EDUKASI DAN DUKUNGAN PSIKOSOSIAL BAGI IBU PASCAPERSALINAN Ulfa, Siti Maria; Lestari, Pratiwi Puji; Rahman, Afiatun; Sondakh, Levana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34700

Abstract

Abstrak: Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama penting bagi kesehatan bayi dan kesejahteraan ibu. Namun, cakupan di wilayah Puskesmas Mantuil masih rendah, sekitar 60%, di bawah target nasional 80%. Rendahnya cakupan dipengaruhi kurangnya pengetahuan tentang manfaat ASI, teknik menyusui, serta minimnya dukungan keluarga dan tenaga kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan cakupan ASI eksklusif melalui edukasi dan pendampingan berbasis asuhan nifas dengan fokus pada keterampilan menyusui dan dukungan psikososial. Metode menggunakan pendekatan partisipasi melalui identifikasi kondisi awal, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan program, dan evaluasi.Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan Puskesmas Mantuil sebagai mitra kerjasama yang berlokasi di Kecamatan Mantuil Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan dan diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dari ibu hamil trimester 3 dan ibu nifas. Survei awal menilai pemahaman ibu, dilanjutkan pelatihan meliputi teknik menyusui, manajemen laktasi, serta strategi mengatasi stres pasca persalinan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan data sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner pengetahuan ASI Eksklusif, indikator keberhasilan kegiatan adalah komitmen ibu hamil dan nifas bersedia menyusui eksklusif didampingi oleh kader dan keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan menyusui, dan cakupan ASI eksklusif yang diukur rata-rata naik sebesar 36,27%. Monitoring dilakukan selama 1 bulan untuk mengidentifikasi hambatan menyusui. Kesimpulan menunjukkan edukasi dan dukungan psikososial efektif meningkatkan keberhasilan ASI. Luaran mencakup peningkatan cakupan, modul edukasi, dan rekomendasi kebijakan.Abstract: Exclusive breastfeeding for the first six months is important for the health of babies and the well-being of mothers. However, coverage in the Mantuil Community Health Center area is still low, at around 60%, below the national target of 80%. The low coverage is influenced by a lack of knowledge about the benefits of breastfeeding, breastfeeding techniques, and minimal support from family and health workers. This activity aims to increase exclusive breastfeeding coverage through education and postpartum care-based assistance with a focus on breastfeeding skills and psychosocial support. The method uses a participatory approach through initial condition identification, educational material development, program implementation, and evaluation. This activity was carried out in collaboration with the Mantuil Community Health Center, located in Mantuil District, Banjarmasin City, South Kalimantan, and was attended by 15 participants consisting of pregnant women in their third trimester and postpartum mothers. An initial survey assessed the mothers' understanding, followed by training on breastfeeding techniques, lactation management, and strategies for coping with postpartum stress. The evaluation was conducted by comparing data before and after the intervention using an exclusive breastfeeding knowledge questionnaire. The indicator of the activity's success was the commitment of pregnant and postpartum mothers to exclusively breastfeed with the assistance of cadres and family members. The results of the activities showed an increase in knowledge, breastfeeding skills, and exclusive breastfeeding coverage, which was measured to have increased by an average of 36.27%. Monitoring was conducted for 1 month to identify barriers to breastfeeding. The conclusion shows that education and psychosocial support are effective in increasing breastfeeding success. The outputs include increased coverage, educational modules, and policy recommendations.
PENINGKATAN LITERASI GIZI ANAK SEKOLAH MELALUI EDUKASI ISI PIRINGKU DENGAN MEDIA PUZZLE Wulandatika, Darmayanti; Fatimah, Siti; Ulfa, Siti Maria; Mariati, Nelly; Ulfah, Bardiati; Agustina, Yaolanda Rizqi; Afifah, Ramadhana Alya Nuur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37633

Abstract

Abstrak: Karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia jangka panjang dan kondisi kesehatan, masalah gizi di kalangan siswa sekolah dasar terus menjadi perhatian utama. Berdasarkan konsep Isi Piringku, rendahnya literasi gizi menyebabkan keterbatasan pemahaman anak terhadap komposisi makanan seimbang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi siswa sekolah dasar melalui pengajaran Isi Piringku menggunakan media puzzle. Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Sungai Jingah dan melibatkan 3 tenaga kesehatan yang terdiri dari 2 bidan dan 1 kader kesehatan sebagai mitra pendukung. Sasaran utama kegiatan adalah 16 siswa kelas VI sekolah dasar yang mengikuti edukasi gizi secara interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan tes pra dan pasca. Hasil menunjukkan peningkatan persentase peserta dengan pengetahuan gizi baik dari 0% menjadi 25% serta penurunan pengetahuan kurang menjadi 19%. Selain itu, kemampuan siswa dalam merencanakan makanan seimbang menggunakan puzzle Isi Piringku juga meningkat. Media puzzle terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman gizi seimbang pada anak sekolah dasar.Abstract: Since they have an impact on long-term human resource quality and health condition, nutritional issues among elementary school students continue to be a major concern. Based on the My Plate concept, low nutrition literacy limits children’s understanding of balanced meal composition. This community service program aimed to improve elementary school students’ nutrition knowledge through My Plate education using puzzle media. The activity was conducted in collaboration with Sungai Jingah Public Health Center and involved 3 health workers, consisting of 2 midwives and 1 health cadre, as supporting partners. The primary target was 16 sixth-grade elementary school students who participated in interactive nutrition education. Evaluation was carried out using pre- and post-tests. The results showed an increase in participants with good nutrition knowledge from 0% to 25%, while those with poor knowledge decreased to 19%. In addition, students demonstrated improved ability to plan balanced meals using the My Plate puzzle. Puzzle-based nutrition education was effective in enhancing children’s understanding of balanced nutrition.
Co-Authors Afifah, Ramadhana Alya Nuur Agapa, M. Fasya Febri Agusfianuddin, Agusfianuddin Agusfianuddin, Agusfianuddin Agustina, Yaolanda Rizqi Ahmad Zain Sarnoto Aisyah, Rasyidah Nur Ana Yuliati Anggia Suci Pratiwi Anggraeni, Putri Siti Athena, Tera Budi Hendrawan Darmayanti Wulandatika Fadhilah, Afni Rifdah Fauzi, Muhamad Hasman Fauzi, Muhammad Thoriq Fauziah, Mustika Febriyanti, Alvina Eka Fika Aulia Fitriana, Ana Fashol Hafidz, Moh. Hasrida, Hasrida Hendra Sudarso Indriyanti, R. Anissa Jenisa, Nur Mala Jusmawati Jusmawati, Jusmawati Khoeryza, Rima Kiptiyah, Mariyatul Levana Sondakh Mariati, Nelly Mariyatul Kiptiyah Maskuroh, Maskuroh Maulana, Radifan Akbar Thirafi Mawaddah, Usratul Muallim, Muajiz Mujiarto, Mujiarto Mustain Mustain Norsyifa, Norsyifa Nur Hasanah Nurhayat, Firman Arif Nurjali Nurul Mahruzah Yulia Nurwijayanti Patmida, Baiq Naning Dwi Pratiwi Puji Lestari Putra, Fadlan Gunawan Putri, Baiq Dewi Alya Nilyana Rachmawati, Sherly Ria Rahadyan Widarsadhika Wisnumurti Rahman, Afiatun Ratila, Lalu Alfitra Rohadi, Akbar Fitra Rohman, Muhibur Rosilah, Ida Sabrun, Sabrun Saputra, Jumadil Sari, Risna Purnama Sarkawi Septiani, Resty Setyowati, Rustiana Siti Fatimah Suhartini Suhartini Sulistyowati Suluh Putri, Katarina Kristi Suryati Suryati Suryati Syamsi, Hans Riadhi Taufik Nugroho Tera Athena Ulfah, Bardiati Urrohman, Nida Wahyudi, Moh. Arief Widiawaty, Shindy Cantika Wijaya, Moh. Kurdi Wijaya, Mohammad Kurdi Windi Amelia, Windi Wulandatika , Darmayanti Yualiati, Ana yulis setyowati Yusril Ihza Mahendra Zaenal Abidin Zuhri, Zainullah