Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH RED MUD DAN PUPUK K TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH PADA TANAH GAMBUT Zarima, Adisty; Abdurrahman, Tatang; Surachman, Surachman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 3
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i3.105982

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L) merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dengan kandungan protein dan lemak tinggi. Namun, produktivitas kacang tanah di Kalimantan Barat masih lebih rendah dibandingkan produktivitas nasional. Salah satu upaya meningkatkan produksi pada lahan gambut melalui pemberian red mud dan pupuk kalium. Penelitian ini bertujuan menentukan dosis red mud dan pupuk kalium terbaik bagi pertumbuhan dan hasil kacang tanah pada tanah gambut. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan dua faktor, yaitu red mud yang terdiri dari r1 = 10 ton/ha, r2 = 15 ton/ha, r3 = 20 ton/ha, dan pupuk kalium yang terdiri dari k1 = 90 kg/ha, k2 = 100 kg/ha, k3 = 110 kg/ha, dengan tiga ulangan. Variabel diamati meliputi volume akar, berat kering tanaman, jumlah polong, berat polong kering, berat biji kering, berat 100 biji kering, dan berat biji kering per petak. Hasil penelitian menunjukkan red mud meningkatkan jumlah polong, berat polong kering, dan berat biji kering, sedangkan pupuk kalium meningkatkan jumlah polong dan berat polong kering. Pemberian red mud 15 ton/ha meningkatkan pH tanah dari 4,34 menjadi 5,52. Kombinasi red mud 15 ton/ha dan pupuk kalium 100 kg/ha menghasilkan berat polong kering tertinggi sebesar 28,44 g atau meningkat 270,31% dibandingkan perlakuan terendah.
PENGARUH KOMBINASI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN STEK Nepenthes gracilis Korth. Mulyani, Yuli; Budi, Setia; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 3: DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i3.12365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi media tanam terhadap pertumbuhan stek Nepenthes gracilis Korth. Penelitian ini dilaksanakan di Jl. H. Rais A. Rahman, Gg. Nusa No.23, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Barat, dengan lama penelitian 3,5 bulan yaitu dari bulan Maret 2015 hingga Juni 2015. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu media tanam, dengan enam perlakuan, empat ulangan dan empat sampel tanaman. Perlakuan dalam penelitian yang dimaksud adalah: A = Pasir + gambut, B = Pasir + sekam bakar, C = Pasir + sabut kelapa, D = Pasir + lumut, E = Pasir + pakis, dan F = Pasir + serbuk gergaji. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi persentase stek hidup (%), waktu munculnya tunas awal (MST), panjang tunas (cm), jumlah daun (helai), jumlah tendril (buah), jumlah akar (helai) dan panjang akar (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi media tanam berpengaruh nyata terhadap parameter persentase stek hidup, waktu munculnya tunas awal, panjang tunas, jumlah daun dan jumlah tendril, namun berpengaruh tidak nyata terhadap parameter jumlah akar dan panjang akar. Pengaruh terbaik diberikan oleh kombinasi media pasir + lumut dengan rerata terbaik pada semua variabel pengamatan. Kata kunci : media tanam, Nepenthes gracilis, pertumbuhan, stek.
PENGARUH PUPUK GUANO TERHADAP PERTUMBUHANDAN HASIL BUNCIS PADA TANAH ALUVIAL Sinaga, Juanita Boru; Anggorowati, Dini; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 5 No. 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk guano terhadap pertumbuhan dan hasil buncis pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian dimulai dari tanggal 12 Oktober 2015 sampai dengan 25 Januari 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, masing-masing perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 100 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu : g1 = 25 g/polybag setara dengan 5 ton/ha, g2 = 50 g/polybag setara dengan 10 ton/ha, g3 =75 g/polybag pupuk guano setara 15 ton/ha, g4 = 100 g/polybag setara dengan 20 ton/ha, g5 = 125 g/polybag setara dengan 25 ton/ha. Variabel pengamatan yang diamati adalah volume akar, jumlah klorofil daun, luas daun, berat kering tanaman, umur berbunga, jumlah polong/tanaman, dan berat polong/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pupuk guano memberikan pengaruh nyata terhadap volume akar, berat kering tanaman, jumlah polong/tanaman, dan berat polong/tanaman, namun berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah klorofil daun, luas daun, dan umur berbunga. Pemberian pupuk guano dengan dosis 50 g/polybag atau setara dengan 10 ton/ha merupakan hasil terbaik terhadap hasil tanaman buncis pada tanah aluvial.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING RAJI, NGATIMIN; HADIJAH, SITI; ABDURRAHMAN, TATANG
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 1 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i1.17952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kotoran kambing serta mendapatkan dosis yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil terung pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2016"“ Juli 2016 dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan dan tiap ulangan terdiri dari 3 sampel. Penelitian yang dimaksud adalah 354 g/polybag, 815 g/polybag, 1.276 g/polybag, 1736 g/polybag dan 2.198 g/polybag. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, volume akar, berat kering, jumlah cabang produktif, persentasi bunga menjadi buah, berat buah pertanaman dan jumlah buah pertanaman. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kotoran kambing berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, berat kering tanaman, jumlah cabang produktif, berat buah dan jumlah buah. Pemberian pupuk kotoran kambing sebanyak 1.276 g/polybag memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman terung.
PENGARUH PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH ALUVIAL JURIANTO, JURIANTO; SANTOSO, EDDY; ABDURRAHMAN, TATANG
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.874 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.19442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Asrama Mahasiswa Kabupaten Kayong Utara, Kota Pontianak. pada bulan September 2016 sampai Januari 2017. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan 4 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman. perlakuan tersebut yaitu b0= tanpa pemberian pupuk organik, b1= 50 g/polibag setara 10 ton/ha, b2= 100 g/polibag setara 20 ton/ha, b3= 150 g/polibag setara 30 ton/ha dan b4= 200 g/polibag setara 40 ton/ha. Variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, berat per buah, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik 50 g/polibag setara 10 ton/ha memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat terbaik pada tanah aluvial. Kata kunci : aluvial, pupuk organik, tomat
Pengaruh Bokashi Batang Pisang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sorgum Pada Tanah Alluvial PAULUS, NIKO; Bandem, Putu Dupa; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.20665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis yang terbaik pemberian bokashi batang pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum pada tanah alluvial. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen lapang dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 faktor yaitu perlakuan pemupukan bokashi dengan 5 taraf perlakuan, Setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan, dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman. Taraf perlakuan yang dimaksud yaitu tanpa perlakuan bokashi batang pisang, 7% bahan organik atau setara 721 g bokashi batang pisang/polybag, 9% bahan organik atau setara 1.044 g bokashi batang pisang/polybag, 12% bahan organik atau setara 1.528 g bokashi batang pisang/polybag, 15% bahan organik atau setara 2.012 g bokashi batang pisang/polybag. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian bokashi batang pisang dapat meningkatkan volume akar, tinggi tanaman umur 3-8 MST, diameter batang, jumlah daun, berat kering tanaman, berat biji per malai dan berat 1.000 biji. Dosis pemberian bokashi batang pisang yang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil sorgum sebanyak 1.528 g/polybag atau setara dengan 12 % bahan organik. Kata Kunci : alluvial, bokashi batang pisang, sorgum
Pengaruh Kombinasi Nutrisi AB-Mix dan POC Rebung Bambu terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassica narinosa L) secara Hidroponik) APRIAWAN, NOVAL; ABDURRAHMAN, TATANG; NURJANI, NURJANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22199

Abstract

PENGARUH KOMBINASI NUTRISI AB-MIX DAN POC REBUNG BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAGODA (Brassica narinosa L) SECARA HIDROPONIK Noval Apriawan(1), Tatang Aburrahman(2), Nurjani(2) (1) Mahasiswa Fakultas Pertanian (2) Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dan konsentrasi terbaik dari kombinasi nutrisi AB-Mix dan POC rebung bambu terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pagoda. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Akcaya, Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak. Waktu Penelitian dari tanggal 19 April sampai dengan 2 Juni 2017. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yang terdiri dari 6 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali sebagai berikut. Perlakuannya p1 = nutrisi AB-Mix 2,5 ml/L air dan pupuk organik cair rebung bambu 10 ml/L air, p2 = nutrisi AB-Mix 5 ml/L air dan pupuk organik cair rebung bambu 10 ml/L air, p3 = nutrisi AB-Mix 2,5 ml/L air dan pupuk organik cair rebung bambu 20 ml/L air, p4 = nutrisi AB-Mix 5 ml/L air dan pupuk organik cair rebung bambu 20 ml/L, p5 = pupuk organik cair rebung bambu 10 ml/L air, p6 = pupuk organik cair rebung bambu 20 ml/L air. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun pertanaman, luas daun pertanaman, berat segar bagian atas tanaman, berat kering bagian atas tanaman dan volume akar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan kombinasi nutrisi AB-Mix dan POC rebung bambu berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, luas daun, berat segar dan berat kering tanaman, namun berpengaruh tidak nyata terhadap volume akar. Perlakuan 5 ml AB-Mix + 10ml POC rebung bambu merupakan perlakuan kombinasi yang terbaik pada parameter jumlah daun 51,66 helai, berat segar 10,38 g dan berat kering tanaman sawi pagoda 2,84 g. Kata kunci: hidroponik, nutrisi AB-Mix, POC rebung bambu, sawi pagoda
respon pertumbuhan dan hasil buncis akibat pemberian bokasi kulit pisang dan fosfat pada tanah aluvial nopebrianti, yati; susana, rini; abdurrahman, tatang
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 6 No. 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v6i2.22263

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the dose of banana skin and phosphate fertilizers as well as their interactions that provide the best growth and yield of cammon bean on alluvial. Research was conducted at Swadaya Street, Kubu Raya Regency, West Kalimantan Province, from February 18th, 2017 to April 20, 2017. This research uses Factorial Complete Random Design. The first factor of banana skin boashi (10,20,and 30 ton/ha) and the second factor was the dose of P (230,280 and 330)kg/ha). The variables observed in this study were flowering age, root volume, dry weight of plants, number of pods per plant and weight of pods per plant. The results showed that bokashi made of banana skin with dose of 30 tons /ha showed the best result on flowering age, root volume, and dry weight of plant. Phosphate application has not been able to increase the growth and yield of ccammon beans. There is no interaction between bokashi made of banana skin and phosphate in all observation variables. Keywords: alluvial, bokashi, phosphate, cammon bean.
PENGARUH AMELIORAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT ARIANTI, IIN; ABDURRAHMAN, TATANG; MAULIDI, MAULIDI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian amelioran dan mendapatkan dosis amelioran yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah gambut. Penelitian berlangsung dari tanggal 09 April 2017 sampai dengan tanggal 10 juni 2017, penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 taraf yaitu (a1= 100% kapur dolomit, a2= 80% kapur dolomit + 20% ASK, a3= 60% kapur dolomit + 40% ASK, a4= 40 % kapur dolomit + 60% ASK, a5= 20 % kapur dolomit+ 80% ASK, dan a6= 100% ASK). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan setiap satuan percobaan terdiri dari 3 sampel tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian amelioran berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun, jumlah umbi, berat umbi segar dan berat umbi kering angin. Penggunaan abu sabut kelapa dapat digunakan untuk mengurangi penggunaan kapur dolomit. Kata kunci :Amelioran, Bawang merah, Tanah Gambut
PENGARUH URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL RIARESKY, LUSIANUS AGATO; ABDURRAHMAN, TATANG; SAFWAN, MULYADI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.23492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh urin sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 22 Juli sampai dengan 19 September 2017 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan dan tiap ulangan terdiri dari 3 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah u1 = urin sapi 0 ml/L air, u2 = urin sapi 50 ml/L air, u3 = urin sapi 100 ml/L air, u4 = urin sapi 150 ml/L air, u5 = urin sapi 200 ml/L air. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, diameter umbi, berat segar umbi per rumpun, dan berat kering angin umbi per rumpun. Hasil penelitian pada konsentrasi perlakuan urin sapi 0-200 ml/L air memberikan respon yang sama terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, diameter umbi, berat segar umbi per rumpun dan berat kering angin umbi per rumpun tanaman bawang merah pada tanah aluvial.
Co-Authors Aditya, Tri Marta Agustina Listiawati Akbar, Aji Ali Albahari, Albahari Aldi, Januar Alfikri, Fadel Andria, Mega APRIAWAN, NOVAL Ardli, Rizqi Ahmad Aseng, Nehemia David Aslam, Fitro Al BENI, BENI Betalia, Betalia Candera, Raden Darmiasih, Tri Deo, Imanuel Martono Dini Anggorowati Dwi Zulfita Dwiantoro, Rio Eddy Santoso Edy Syahputra Elvira, Fifi Erick, Antonius Fabregas, Nicsyaen Fadjar Rianto Fatmawati, Eka Faturahman, Fadli Habilene, Adrian Hammamsyah, Harits Hariyanti, Agus Henny Sulistyowati Herawati, Henny Hermanus, Hermanus Hermawan, Bobi Iin Arianti Irianti, Agnes Tutik Purwani Iswiyanto, Andi Iwan Sasli jasmin, particia Jurianto Jurianto Juwita Juwita, Juwita Kalvin, Hero Kartini Kartini Khairiyah, Hana Madia Khateha, Yubelia Madeanne Kristi, Fiona Kristina, Yayuk Kukuh Hernowo Kurniasih, Dwining Lestari, Pelagia Lia, Jaima Oksa Mahmudi Mahmudi Manurung, Noval Martua Masulili, Agusalim Maulidi Maulidi Maulidi, Mulidi Mauludiah, Tuti Meliasari, Meliasari MSI, basuni Mulyadi Safwan Mulyadi, Adi Tegar Mulyani, Yuli Naufah, Naufah Negianto, Negianto nopebrianti, yati Nur Arifin, Nur Nurjani Patriani Patriani, Patriani PAULUS, NIKO Putu Dupa Bandem Radian Radian Radian Rahayu, Lidia Negata Rahmat Rahmat Rahmidiyani Rahmidiyani, Rahmidiyani RAHMIDYANI, RAHMIDYANI RAJI, NGATIMIN Ramadhan, Dicky Reldy, Reldy reno, veter bartolomeus RIARESKY, LUSIANUS AGATO Rini Susana Roma, Natasya Vidia rusima, rusima Safriadi Sagita, Tiara Putri Sanjaya, Wahyu Sari, Siska Ida Paninta Setia Budi Setiawan, Riyadi Setiono, Christianus Sihite, Yustus Lasroha Sinaga, Juanita Boru Sindy, Olivia Sipayung, Tegar Anugrah Halomoan Siti Hadijah Sopiansyah Sopiansyah, Sopiansyah SRI RAHAYU Suci, Urai Sulaiman Sulaiman Supriadi, Ardi Surachman Surachman Syahri Ramadhan, Syahri triponia, weni TRIS HARIS RAMADHAN Warganda Warganda WASI'AN, WASI'AN wasian wasian, wasian Wasi’an, Wasi’an yasma, ogei Yuaner, Yuaner Zarima, Adisty zulfita, emi