Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Bokasi Limbah Baglog Jamur Tiram Dan Pupuk Npk Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Edamame di Tanah Gambut Ramadhan, Syahri; Radian, Radian; Abdurrahman, Tatang
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 2, No 1 (2026): March
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v2i1.105041

Abstract

Edamame (Glycine max (L.) Merrill) merupakan varietas kedelai bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi dikembangkan di Kalimantan Barat seiring meningkatnya permintaan ekspor, khususnya ke Jepang. Namun, pengembangan edamame pada lahan gambut menghadapi kendala berupa pH tanah rendah, ketersediaan hara terbatas, dan daya pegang air yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh bokasi limbah baglog jamur tiram dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman edamame pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan pada Maret–Juni 2025 di Pontianak, Kalimantan Barat, menggunakan Rancangan Acak Lengkap dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis bokasi limbah baglog jamur tiram (15, 20, dan 25 ton/ha), sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk NPK (2, 3, dan 4 g/tanaman). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, berat kering tanaman, volume akar, jumlah polong, berat polong segar per tanaman, jumlah polong isi, dan persentase polong isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi bokasi limbah baglog jamur tiram dan pupuk NPK memberikan respons positif terhadap pertumbuhan dan hasil edamame. Perlakuan bokasi 25 ton/ha yang dikombinasikan dengan pupuk NPK setara 250 kg/ha merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan berat kering tanaman, jumlah polong, berat polong segar, dan persentase polong isi pada tanah gambut.
Pengaruh Pemberian Paklobutrazol Tehadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Ubi Jalar Aksesi ARF 08 Pada Tanah PMK Aslam, Fitro Al; Abdurrahman, Tatang; Arifin, Nur
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1164

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan jenis tanaman pangan umbi-umbian berasal dari Benua Amerika yang kaya nutrisi. Ubi jalar merupakan jenis tanaman merambat penghasil umbi yang memiliki potensi yang besar baik sebagai pangan alternatif dan bahan baku olahan dalam agroindustri. Tujuan dari penelitian melihat peranan pemberian paklobutrazol terhadap pertumbuhan dan hasil panen ubi jalar di tanah PMK dan Mencari konsentrasi paklobutrazol terbaik pada tanaman ubi jalar di tanah PMK. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian, Jalan Refomasi, Gg. Matematika, Blok H, Kec. Pontianak Kota, Kota Pontianak. Yang berlangsung pada bulan Agustus 2024 sampai dengan bulan Desember 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu Paklobutrazol (P) yang terdiri dari 8 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. sehingga diperoleh 24 satuan percobaan, dimana setiap satuan percobaan terdiri dari 3 unit sampel tanaman, sehingga jumlah keseluruhannya menjadi 72 tanaman. perlakuan yang di maksud adalah sebagai berikut : P0 : 0 ppm, P1 : 150 ppm, P2 : 300 ppm, P3 : 450 ppm, P4 : 600 ppm, P5 : 750 ppm, P6 : 900 ppm, dan P7 : 1050 ppm. Hasil penelelitian menunjukkan Pemberian paklobutrazol pada tanaman ubi jalar berpengaruh tidak nyata pada terhadap jumlah daun, jumlah cabang, panjang sulur 6 MST dan 8 MST, jumlah umbi, diameter umbi, berat umbi, dan panjang umbi. Pemberian paklobutrazol berpengaruh nyata terhadap panjang sulur pada 10 MST dan 12 MST tanaman ubi jalar aksesi ARF 08. pemberian paklobutrazol dengan konsentrasi 150 ppm merupakan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil ubi Jalar aksesi ARF 08.