Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA ANGGOTA KEPOLISIAN DI POLRES BOJONEGORO Husin, Muhammad Husin Rifa'i; Rochim, Achluddin Ibnu; Murti, Indah
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 4 No. 05 (2024): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v4i05.1646

Abstract

Kunci sukses perusahaan terletak pada dedikasi dan tanggung jawab tinggi para karyawannya. Upaya peningkatan produktivitas terus dilakukan oleh setiap organisasi/perusahaan demi mencapai target yang telah ditetapkan. Gaya kepemimpinan seorang pemimpin dalam sebuah organisasi umumnya memiliki dampak signifikan terhadap atmosfer kerja dan pencapaian tujuan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui apakah Gaya Kepemimpinan berpengaruh terhadap Kinerja Anggota Kepolisian. Desain penelitian merupakan komponen penting dalam penelitian, dan dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Hasil penelitian ini memberikan fakta bahwa Polres Bojonegoro memiliki 476 Personel yang terdiri dari: 425 Polisi Laki-laki dan 51 Polisi Wanita. Berdasarkan analisis regresi linier sederhana diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja Anggota Kepolisian di Polres Bojonegoro. Hal ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh pimpinan di Polres Bojonegoro memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja para anggotanya. Kesimpulan yang di dapat dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja Anggota Kepolisian di Polres Bojonegoro. Dari hasil analisi data, diperoleh koefisien determinasi sebesar 0,999. Hasil tersebut berarti bahwa 99% variasi kinerja anggotadapat dijelaskan oleh variabel gaya kepemimpinan. Dari seluruh variabel gaya kepemimpinan, seluruh indikator yaitu kemampuan dan kualitas pimpinan, situasi, serta kemampuan dan kualitas bawahan dinyatakan berpengaruh dengan variabel kinerja anggota.
STRATEGI PENGEMBANGAN MUSEUM DE JAVASHE BANK SEBAGAI DAYA TARIK WISATA SEJARAH DI KOTA SURABAYA Rhega Huda, Rhega Huda Firmansyah; Rochim, Achluddin Ibnu; Murti, Indah
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 4 No. 05 (2024): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v4i05.1659

Abstract

Penelitian yang disajikan ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan dskriptif yang berpusat di kota Surabaya dan bertujuan untuk mengetahui factor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan cagar budaya De Javashe Bank dan mengetahui strategi yang digunakan oleh De Javashe Bank sebagai destinasi wisata sejarah yang ada di kota Surabaya. Adapun hasil penelitian bahwa menunjukkan bahwa faktor lingkungan internal yang paling kuat dan berpengaruh pada cagar budaya De Javashe Bank ini dari kekuatannya yakni kekayaan yang dimiliki oleh de javashe bank ini tergolong Langkah dan berkeja sama dengan komunitas untuk mengembangkan wisata sejarah de javashe bank ini, sedangkan dari segi kelmahannya ada di promosi dan tidak konsistensi dalam pembuatan konten promosi di media sosial yang kurang aktif dalam pembuatannya. Dari faktor eksternal sendiri peluang yang berpengaruh di museum ini yakni lokasi yang sangat strategis sekitar di tengah pusat kota dan juga sarana dan prasarana di dukung oleh bank Indonesia dikarenakan di bawah naungan Bank Indonesia dari segi anggaran dana dan transportasi, dan sedangkan untuk ancaman sendiri yang berpengaruh adalah daya saing museum wisata sejarah yang sangat pesat dan Gen z pun sendiri banyak yang lupa dengan sejarah perbankan dan lebih tertarik wisata sejarah pahlawan untuk memasifkan promosi yang ada seperti di media sosial. Untuk mengimplementasikan wisata sejarah De Javashe Bank ini untuk meningkatan kualitas yang ada di museum ini, memasifkan kegaitan promosi dan mengadakan pameran menambah koperasi merchandise bisa dapat dibeli oleh pengunjung dan melakukan pemberdaya guna menghadirkan SDM unggul di bidang pengelolaan wisata.
ANALISIS PENERAPAN E-GOVERNMENT PADA APLIKASI SISTEM PELAYANAN RAKYAT SIDOARJO (SIPRAJA) DI DESA PRAMBON KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN SIDOARJO Syahronny, Muhammad; Rochim, Achluddin Ibnu; Murti, Indah
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 4 No. 06 (2024): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v4i06.1675

Abstract

Sesuai dengan prinsip penyelenggaraan pelayanan publik juga tata pemerintahan yang baik, instansi pemerintah wajib menyelenggarakan pelayanan publik yang menjadi satu diantara fungsi pemerintah. Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 mengenai Pelayanan Publik, pemerintah wajib menyelenggarakan pelayanan publik. Aplikasi SIPRAJA ialah satu diantara contoh inovasi pelayanan publik yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. SIPRAJA mewakili Kerangka Administrasi Perorangan Sidoarjo. Pada tanggal 25 September 2019, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo meluncurkan aplikasi SIPRAJA untuk pertama kalinya. Penerapan ini didasarkan pada persepsi bahwa organisasi pendukung wajib pajak dipandang rumit, mahal, lambat, dan memerlukan investasi tingkat tinggi. SIPRAJA adalah aplikasi yang dibuat oleh otoritas publik, Asosiasi Sekretariat Daerah Sidoarjo, untuk memberikan kewenangan administratif dan kelonggaran di tingkat kota/kabupaten, kecamatan, dan OPD. Penerapan SIPRAJA merupakan salah satu pemanfaatan e-Government yang bermanfaat bagi organisasi, karena sebagian besar menganggap wajar adanya kemungkinan perubahan peraturan ke arah administrasi yang lebih baik, dan merupakan tanda penting bahwa Pemerintah Sidoarjo menerapkan hal tersebut. Teori yang digunakan adalah teori e-Government Misuraca, 2007:57-58 yang mempunyai tiga indikator yaitu dimensi ekonomi, dimensi sosial dan dimensi pemerintahan. Penelitian ini memakai teknik kualitatif juga memakai banyak teknik pengumpulan data untuk data dari berbagai sumber, yaitu: pengumpulan data, observasi, wawancara serta penarikan kesimpulan data. Model pengumpulan data yang digunakan atas tipe penelitian. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwasanya masih diperlukan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan penggunaan aplikasi SIPRAJA dan memastikan manfaat penggunaan aplikasi bisa digunakan atas semua lapisan masyarakat tidak terkecuali.
ANALISIS SWOT (STRENGTHS, WEAKNESSES, OPPORTUNITIES AND THREATS) PADA PENINGKATAN PELAYANAN TRANSPORTASI UMUM DI SURABAYA Feri; Murti, Indah; Hariyoko, Yusuf
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 4 No. 06 (2024): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/praob.v4i06.1676

Abstract

Pelayanan publik merupakan fokus utama dalam pembangunan nasional di Indonesia. Namun pada kenyataanya pelayanan publik masih belum sesuai dengan prosedur dan regulasi sehingga mengakibatkan masyarakat kesusahan dalam mengakses layanan publik, ketidakjelasan standar pelayanan, ketidakpastian terkait biaya dan waktu pelayanan dan adanya praktik pungutan liar. Salah satu jenis layanan publik yaitu transportasi umum. Kota Surabaya memiliki banyak transportasi umum yang mudah ditemui oleh masyarakat, akan tetapi permasalahan masih sering ditemui seperti kemacetan, rute perjalanan yang tidak sesuai dsb. Oleh karena itu perencanaan strategis berdasarkan analisa kondisi lingkungan internal dan eksternal sangat penting dilakukan untuk meningkatkan pelayanan transportasi di Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perspektif masyarakat terhadap analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities danThreats) pada peningkatan pelayanan transportasi umum di Surabaya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, berdasarkan evaluasi faktor eksternal (EFE) dan faktor internal (IFE) dengan mendeskripsikan teori lima dimensi kualitas pelayanan dari Zeithaml et. al. (1990) yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini memberikan fakta bahwa permasalahan sarana dan prasarana transportasi umum di Surabaya masih banyak ditemui seperti tempat duduk yang tidak layak digunakan, AC rusak, angkutan penumpang yang tidak sesuai kapasitas, kondisi jalan yang rusak,dsb. Fakta selanjutnya yaitu mekanisme pelayanan transportasi umum di Surabaya sudah dibuat secara transparan dan sederhana dengan pemakaian aplikasi GoBis untuk pembayaran. Namun pelayanan transportasi umum di Surabaya masih memiliki faktor-faktor penghambat seperti aplikasi GoBis yang tidak tersedia di pengguna IOS, ubin pemandu dan petunjuk huruf braile di halte bus untuk disabilitas belum tersedia. Berdasarkan hal tersebut strategi yang dapat digunakan oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya yaitu pengembangan rekayasa lalu lintas menggunakan system teknologi e-dishub, regulasi pemerintah terkait pemberian subsidi transportasi umum dan pengembangan sarana dan prasarana di bidang transportasi.
Implementasi Kebijakan Penataan Pedagang Kaki Lima Sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing Usaha di Kabupaten Bangkalan Ilvia Nurrohmah Maulida; Yusuf Hariyoko; Indah Murti
Mandub : Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): September : Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mandub.v2i3.1357

Abstract

Bangkalan Regency, located in the province of East Java, Indonesia, is known for its vibrant street vendor culture, which plays an important role in the local economy. However, despite their cultural and economic significance, street vendors in Bangkalan face various challenges that hinder their competitiveness and sustainability. This research was designed to describe the six variables of Donald Van Metter and Carl Van Horn's model in the implementation of the Street Vendor Arrangement policy as an effort to increase business competitiveness in Bangkalan district. This type of research is a qualitative descriptive study. There is Donald Van Metter and Carl Van Horn's variable model, standard; objective; and policy objectives, resources, characteristics of the implementing organization, implementing attitudes, communication between organizations, socio-economic and political environment. This policy is seen from the six variables in the Donald Van Metter and Carl Van Horn Model in the implementation of the Street Vendor Arrangement policy as an effort to increase business competitiveness in Bangkalan district which has been implemented. However, there are obstacles faced by local governments in implementing street vendor control policies, including the government's low motivation in implementing policy outreach, the lack of strategic relocation solutions, and the existence of pressure groups, namely street vendors in Bangkalan district, who violate government regulations.
Evaluasi Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Kelurahan Petemon Kecamatan Sawahan Kota Surabaya Isnatul Huda; Achluddin Ibnu Rochim; Indah Murti
Lokawati : Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset Vol. 2 No. 4 (2024): Juli : Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/lokawati.v2i4.1031

Abstract

In an effort to improve the community's economy in Petemon Village, Sawahan Subdistrict, Surabaya City, this research analyzes the empowerment of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The results show that although programs to encourage MSMEs exist, their implementation is not optimal. One of the problems found is the lack of coordination between related agencies, the lack of training and capital distributed for MSMEs, and the lack of monitoring the growth of MSMEs. According to this study, although efforts have been made to support the applicable laws, the implementation of the program needs to be improved, especially in terms of fair distribution, effective socialization, and assistance that suits the needs of MSMEs.
EFEKTIVITAS PELAYANAN PERIZINAN BERUSAHA SECARA ONLINE PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI KOTA SURABAYA, PROVINSI JAWA TIMUR Achluddin Ibnu Rochim; Indah Murti; Rayhan Arya Yananuraga
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Bisnis, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v6i2.4131

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas mengenai efektivitas pelayanan perizinan berusaha secara digitalisasi administrasi menggunakan sistem OSS-RBA, namun OSS-RBA masih terdapat beberapa permasalahan yang diadukan masyarakat berkaitan dengan hal pelayanan, kurangnya integrasi system, kompleksitas regulasi, keterbatasan infrastruktur digital, kurangnya kesadaran dan keterampilan pengguna, server sering maintenance, oleh karena itu, perlu adanya upaya kolaboratif antara pemerintah, pengusaha, dan stakeholder terkait untuk mengatasi kendala-kendala ini dan memastikan implementasi OSS dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat bagi kemudahan berusaha dan investasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pelayanan perizinan melalui Sistem OSS-RBA di Kota Surabaya dinilai cukup efektif berdasarkan hasil temuan peneliti. Meskipun demikian, ketepatan sasaran perizinan belum optimal. Program sosialisasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Surabaya terhadap OSS-RBA juga belum mencapai standar maksimal. Kendala utama meliputi minimnya pemahaman masyarakat terhadap sistem ini serta masalah stabilitas internet dan gangguan pada laman OSS-RBA. Pemerintah Kota Surabaya mengambil langkah-langkah seperti monitoring, evaluasi, peningkatan kompetensi SDM, dan kolaborasi untuk memperbaiki pelayanan perizinan dan meningkatkan sosialisasi melalui media publikasi.
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA DI DESA PANDEAN DAN DESA CAMPUR KECAMATAN GONDANG KABUPATEN NGANJUK BIDANG APBDes Darmawan, Arif; Murti, Indah
ABDIMAS Vol 4 No 02 (2024): PENDIDIKAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v4i02.937

Abstract

Penyuluhan dan Pendampingan Peningkatan Kualitas Administrasi Pemerintahan Desa bagi Perangkat Desa di Desa Pandean dan Desa Campur dalam Bidang APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) di Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk. Manifestasi dari Pengabdian kepada masyarakat (ABDIMAS) yang merupakan salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai bentuk sumbangsih di bidang ilmu pengetahuan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ABDIMAS ini dilakukan dalam bentuk, antara penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Desa Pandean dan Desa Campur Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk.
Integritas Birokrasi Garis Depan (Street Level Bureaucracy) Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Di Kantor Desa, Desa Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Nunki Bias Nirwani; Achludin Ibnu Rochim; Indah Murti
Journal of Research and Development on Public Policy Vol. 3 No. 2 (2024): Juni : Journal of Research and Development on Public Policy
Publisher : Lembaga Pengkajian Dan Pengembangan Sumberdaya Pembangunan (lppsp)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58684/jarvic.v3i2.143

Abstract

Public service is one way for the central government to facilitate the community in data collection. Good public services can be assessed based on the quality of employees or apparatus within the agency. To fulfill this, the central government made a policy where in each region it is mandatory to have a village office, this is to facilitate the central government in providing various information about population and various programs. The role of the village apparatus has an important role in the quality of public services, especially the frontline bureaucracy. The frontline bureaucracy is someone who works in the public service, where they interact directly with the community. This research analyzes the integration of the frontline bureaucracy (Street Level Bureaucracy) in improving the quality of pubic services at the Sarirogo village office. The results of this study highlight what integrity is carried out by the Sarirogo village apparatus, especially the frontline bureaucracy, in improving the quality of existing public services. The findings provide valuable insights for the Sarirogo village apparatus and the community in the integrity of the frontline bureaucracy in improving the quality of public services in the Sarirogo village office, Sidoarjo District, Sidoarjo Regency.
Evaluasi Kebijakan Perda No 3 Tahun 2016 Tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL (Pedagang Kaki Lima) di Kabupaten Sidoarjo (Studi di Pasar Larangan Sidoarjo) Elisa Dwi Rahmawati; Achluddin Ibnu Rochim; Indah Murti
Journal of Research and Development on Public Policy Vol. 3 No. 3 (2024): September : Journal of Research and Development on Public Policy
Publisher : Lembaga Pengkajian Dan Pengembangan Sumberdaya Pembangunan (lppsp)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58684/jarvic.v3i3.154

Abstract

The purpose of this study is to evaluate the policies regarding the organization and empowerment of street vendors (PKL) in Pasar Larangan Sidoarjo. This research was conducted in the PD. Pasar Larangan Sidoarjo area using data collection methods such as interviews, observations, and documentation. The study employs a qualitative approach based on William N. Dunn's policy evaluation theory, which includes six indicators: effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and accuracy. The results indicate that the policy has not been fully maximized, especially in terms of infrastructure improvements such as drainage systems and main roads, which still require attention and enhancement. However, the policy has yielded positive outcomes in several aspects, such as improved cleanliness, aesthetics, and traffic flow in Pasar Larangan. Nonetheless, to achieve optimal effectiveness, adjustments and additional measures are needed to address critical infrastructure issues and ensure that the policy fully meets its established goals.
Co-Authors Achluddin Ibnu Rochim Achluddin Ibnu Rochim Achluddin Ibnu Rochim, Achluddin Ibnu Achludin Ibnu Rochim Achmad Muzayyin Adi Soesiantoro Ajeng Dinda Wulansari Alvianty Diana Putri Amalia, Rezki Andre Saputra, Septian Anggraeny Puspaningtyas Anggraeny Puspaningtyas Anisa Anisa Anngaraeny Puspaningtyas Arif Darmawan Arif Darmawan Arya Wibisono Awin Mulyati Ayun Maduwinarti Ayun Maduwinarti Bambang Kusbandrijo Basofi, Achmad Bella, Vivtania Salsa Berliana Setiajati, Wahyu Cintya Hanum Pramudita Dida Rahmadanik Elisa Dwi Rahmawati Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti, Endang Endro Tjahjono Erlanda, Yola Erny Kusumawati Eviana Febby Ayu Olivia Febrianto Febrianto Feri Fikri, M. Ali Fikri Firmansyah, Dimas Kurnia Fransiskus Ari Nugraha Geiska Rievy Lupe Pinthor Hartono, Supri Haryana, David Hasan Ismail Husin, Muhammad Husin Rifa'i Ian Daksana, Kumara Adyatma Idam Ragil Widianto Atmojo Ika Fadilah, Putri Ilman, Ghulam Maulana Ilvia Nurrohmah Maulida Intan Pratiwi, Ananda Ismarda Abdianti Isnatul Huda Istantyo Yuwono Jauhari, Hamdan Mukhlis Julian Irvanda Wijaya Putra Jupriono D Khoir, Syaifudin Kornelius Ferland Saputra Waru Kristina Andriyani, Louisa Kurniawan, Ilham Yusuf Kusnan Kusnan Luluk Nafilatur Rizqi Makhrita Mufidah Marsianto Putra, Muhammad Dwi Muhammad Roisul Basyar Muhammad Roisul Basyar Muzayyin, Achmad Nabilah Amellia Putri Nadhifah Dwi Lestari Natal Merry Tekege, Natal Merry Nia Eka Safitri Niko Kalvin Bahresi Novalia Yudha Aji Pamungkas Novaria, Rachmawati Novia Silam Sari Nunki Bias Nirwani Nurul Ika Mardiyanti Nurul Islamiyah Pekuwali, Pelipus Pesona Bunga Mawar Puspaningtyas , Anggraeny Putra Dinata, Rafael Putra, Muhamad Bimantoko Mahendra Putri Liana Lutfia Putri Tri Buana Dewi Putri, Falindra Syahla Putri, Nanda Helmalia Rachmawati Novaria Rachmawati Novaria Radjikan Radjikan Radjikan Radjikan Radjikan, Radjikan Ramadhani, Diva Zahira Ramadhani, Muhammad Rizky Rayhan Arya Yananuraga Rhega Huda, Rhega Huda Firmansyah Ricky Satya Panjalu Rini Puji Lestari, Rini Puji Roman Nama, Edisusanto Sahri, Rosalina Berliana Permata Sajiyo Sajiyo Saptaningtyas Dwi Pertiwi Sartyka, Magdalena Satyo Putra, Septiyan Sherlinda Uge Siti Lia Anggraeni Sri Andayani Syahronny, Muhammad Tjahjono, Endro Tri Wahyuni, Aprilia Vikri Aditya Suryansyah WAHYUDI Widiyanto, Kendry Yunisar, Devani Marlia Yusuf Hariyoko Yusuf Hariyoko