Claim Missing Document
Check
Articles

Teknik Role Playing dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa SMK Dharmayanti, Putu Ari
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 46, No 3 (2013): Oktober, 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.625 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v46i3.4228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pelatihan teknik role playing da-lam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa SMK. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen one-group pretest-postest dengan subjek 6 orang siswa kelas X SMK N 1 Se-ririt Jurusan Akomodasi Perhotelan yang teridentifikasi sebagai siswa yang memiliki keterampilan komunikasi interpersonal rendah. Instrumen yang digunakan yaitu skala keterampilan komunikasi interpersonal dan instrumen untuk bahan perlakuan berupa buku panduan pelatihan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan tingkat keterampilan komunikasi interpersonal siswa sebelum dan sesudah mendapatkan intervensi pelatihan teknik role playing yang dianalisis dengan menggu-nakan uji statistic Wilcoxon. Intervensi pelatihan teknik role playing dapat meningkatkan keteram-pilan komunikasi interpersonal siswa SMK Jurusan Akomodasi Perhotelan. Kata-kata Kunci: keterampilan komunikasi interpersonal, role playing, life skill
Pengaruh Model PBL Berbantuan Media Gambar terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V ., Ni Wayan Bela Kartika; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus I kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 202 orang. Sebanyak 56 siswa yang terplih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian yaitu 28 orang siswa kelas V SDN 8 Banyuning sebagai kelompok eksperimen dan 28 orang siswa kelas V SDN 5 Banyuning sebagai kelompok kontrol. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa, yang dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dengan instrumen pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda (objektif) dengan satu jawaban benar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung sebesar 3,322, sedangkan ttabel dengan db 56 pada taraf signitifian 5% adalah 2,021. Hal ini berati nilai thitung lebih besar dari ttabel (3,322 > 2,021), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus I kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 Kata Kunci : model pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Gambar, Hasil belajar IPA This research aims to determine the effect of Problem Based Learning model aided image media on science learning result in fifth grade of elementary school in Cluster I Buleleng in 2016/2017 academic year. This type of research is a quasi experiment. The population of this research is fifth grade students in Cluster I sub-district of Buleleng in the academic year 2016/2017 which amounted to 202 students. A total of 56 students who selected as the sample is determined by random sampling technique. The sample of research is 28 students of SDN 8 Banyuning as experiment group and 28 students of SDN 5 Banyuning as control group. The data analyzed in this research is the science learning result, which is collected by using the test method with the instrument of data collection using multiple choice test (objective) with one correct answer. Data were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results of this research showed that t count equal to 3,322, while t table with 56 db at the level of 5% significant is 2,021. This means the value of t count is greater than t table (3,322> 2,021), so that H0 is rejected and H1 accepted as such it can be concluded that there are effect of Problem Based Learning model aided image media on science learning result in fifth grade of elementary school in Cluster I Buleleng in 2016/2017 academic year.keyword : Problem Based Learning Model Aided Image Media, science learning result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV ., I Gede Ogi Adnyana; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Snowball Throwing berbasis kearifan lokal dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran bukan Snowball Throwing pada siswa kelas IV di Gugus 8 Seraya Barat tahun pelajaran 2016/2017). Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus 8 seraya barat yang berjumlah 113 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD Negeri 2 Seraya Barat yang berjumlah 23 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Seraya Barat yang berjumlah 23 siswa sebagai kelompok kontrol. Pemilihan pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik group random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Analisis hasil penelitian ini menunjukkan, diketahui thit = 7,34 dan ttab pada taraf signifikansi 5% = 2,021. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thit > ttab, sehingga hasil penelitian adalah signifikan. Hal ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Snowball Throwing berbasis kearifan lokal dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran bukan Snowball Throwing pada siswa kelas IV di Gugus 8 Seraya Barat tahun pelajaran 2016/2017). Kata Kunci : Kata-kata kunci: hasil belajar, kearifan lokal, snowball throwing. This study aims to determine the difference between IPS learning outcomes among students who follow the learning model of Snowball Throwing based on local wisdom with students who follow the learning model is not Snowball Throwing in the fourth grade students in 8 Seraya Barat Class 2016/2017). This type of research is a quasi-experimental study. The population in this study is all students of class IV Gugus 8 while the west of which 113 students. The sample of this research is class IV of SD Negeri 2 Seraya Barat which is 23 students as experiment group and fourth grader of SD Negeri 1 Seraya Barat with 23 students as control group. The selection of sampling in this study was done by group random sampling technique. Learning result data is collected by using multiple choice test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical analysis technique and t-test inferential statistic. The analysis of the results of this study shows, known thit = 7.34 and ttab at the level of significance 5% = 2.021. The result shows that thit> ttab, so the result of the research is significant. This means that there is a significant difference in learning outcomes between groups of students who follow the Snowball Throwing learning model based on local wisdom and groups of students who follow the learning model instead of Snowball Throwing in the fourth grade students in the 8th Seraya Barat Classroom of 2016/2017). keyword : Key words: learning outcomes, local wisdom, snowball throwing.
PENERAPAN TEORI KONSELING ANALISIS TRANSAKSIONAL DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI PADA SISWA KELAS VIII SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Ida Bagus Mugi Raharja; ., Prof. Dr. Nyoman Dantes; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v3i1.5719

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan teori konseling analisis transaksional dengan teknik sosiodrama meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas VIII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan rancangan penelitian one shot-case study. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Laboratoriu Undiksha Singaraja. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu penarikan sampel yang didasarkan pada ciri atau karakteristik yang ditetapkan oleh peneliti sebelumnya. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 5 orang siswa kelas VIII yang terindentifikasi memiliki percaya diri rendah. Metode utama dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner dan metode pendukung menggunakan Observasi. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa konseling analisis transaksional dengan teknik sosiodrama efektif meningkatkan rasa percaya diri siswa. Hal ini dilihat dari hasil analisis thitung = 15,9 dan ttabel dengan df (db) = 4 dan taraf signifikasansi 5% adalah 2,132 sehingga diperoleh perbandingan thitung > ttabel (15,9 > 2,132). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa konseling analisis transaksional dengan teknik sosiodrama efektif untuk meningkatkan percaya diri siswa. Kata Kunci : analisis transaksional, sosiodrama, percaya diri. The purpose of this study is to know the implementation counseling theory analysis transactional with socio drama technique enhance students self confidence of the eighth grade student of SMP Laboratorium Undiksha Singaraja academic years 2014/2015. This research is pre experiment research with research design one shot-case study. Research populations are eight grade students in SMP Laboratorium Undiksha Singaraja. Research sample determine using purposive sampling technique that sample taken by characteristic that determine by the researcher before. Total sample in this research are 5 students of eighth grades that identified has low self confidence. The main method in collecting data is using questioner and the other supporting method using observation. Based on analysis result, found that counseling transactional with socio drama technique was effective to enhance student self confident. It is seen from the analysis result thitung =15,9 and ttabel with df (db)=4 and extent of significance 5% is 2,132 so obtained comparison thitung > ttabel (15,9>2,132). With thus, can conclude that counseling analysis transactional using socio drama technique was effective for improve student self confidence. keyword : analyzed transactional, sociodrama, self confidence.
EFEKTIVITAS KONSELING BEHAVIORAL MELALUI TEKNIK MODELING DENGAN TEKNIK PENGUATAN POSITIF UNTUK MENINGKATKAN SELF ACHIEVEMENT PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SINGARAJA ., Sang Ayu Putu Dini Febriani Putri; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v4i1.7537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling behavioral melaui teknik modeling dengan teknik penguatan positif untuk meningkatkan self achievement siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain “Nonequivalent Control Group Desain”. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, lembar wawancara, buku harian dan kuesioner self achievement, dianalisis dengan teknik statistik t-test dan SPSS 16.0. Hasil penelitian ini yaitu kelompok eksperimen I menghasilkan thitung > ttabel (21,12649 > 1,99834). Kelompok eksperimen II menghasilkan thitung > ttabel (17,89137 > 2,00030). Teknik modeling dengan teknik penguatan positif konseling Behavioral memiliki perbedaan thitung > ttabel (2,58109 > 1,99962). Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa 1) teknik modeling dalam konseling Behavioral efektif terhadap self achievement siswa kelas VIII L, 2) teknik penguatan positif dalam konseling Behavioral efektif terhadap self achievement siswa kelas VIII I, 3) terdapat efektivitas konseling behavioral melalui teknik modeling dengan teknik penguatan positif untuk meningkatkan Self Achivement siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Singaraja.Kata Kunci : Konseling Behavioral, Teknik Modeling, Teknik Penguatan Positif, Self Achievement This study aimed to know the effectiveness of behavioral counseling through modeling techniques with positive reinforcement techniques to improve self-achievement students in the eight class of SMP Negeri 3 Singaraja. The type of this study was quasi experiment research with the design “Nonequivalent Control Group Desain”. The sample in this study was done by using purposive sampling technique. The data collection methods used were observation sheet, interview sheets, diaries and questionnaires of self achievement, analyzed by statistical t-test and SPSS 16.0. The result of this study in the first of experiment group is produce thitung > ttabel (21,12649 > 1,99834). The second of experiment group is produce tcount > ttable (17,89137 > 2,00030). Modeling techniques with positive reinforcement techniques counseling Behavioral have different as been follow: tcount > ttable (2,58109 > 1,99962). From the result of this study, it can be concluded that 1) the use of modeling techniques in Behavioral counseling is effectively to self achievement of students in VIII L class, 2) the use of positive reinforcement techniques in Behavioral counseling effectively to self achievement in the students of VIII I class, 3) there is effectiveness of behavioral counseling by modeling techniques with positive reinforcement techniques to improve Self Achievement in the eighth grade students of SMP Negeri 3 Singaraja.keyword : Behavioral Counseling, Modeling Technique, Positive Reinforcement Technique, Self Achievement.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS MODEL KONSELING BEHAVIORAL TEKNIK SHAPING DENGAN TEKNIK MODELING TERHADAP MINAT SOSIAL SERVICE SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 SINGARAJA ., I Gusti Kadek Arna Septyawan; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v4i1.7319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik shaping dalam model konseling behavioral efektif terhadap minat sosial service siswa kelas X IBB 2 , untuk mengetahui teknik modeling dalam model konseling behavioral efektif terhadap minat sosial service siswa kelas X MIPA 3, dan untuk mengetahui perbedaan efektivitas teknik shaping dengan teknik modeling dalam model konseling behavioral terhadap minat sosial service siswa. penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen). Proses pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, lembar wawancara, buku harian dan kuesioner minat sosial service Metode analisis data yang digunakan adalah t-test. Hasil penelitian ini yaitu kelompok eksperimen I ditreatmen teknik shaping model konseling Behavioral dengan pembanding kelompok control menghasilkan t hitung = 5,05> t tabel = 2,0345. Kelompok eksperimen II ditreatmen teknik modeling model konseling Behavioral dengan pembanding kelompok kontrol menghasilkan t hitung = 2,79 > t tabel = 2,0315. Treatmen teknik shaping dan teknik modeling model konseling behavioral didapatkan t hitung = 2,67 > t tabel = 2,035. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa teknik shaping dalam model konseling behavioral efektif terhadap minat sosial service siswa kelas X IBB 2, teknik modeling dalam model konseling Behavioral efektif terhadap minat sosial service siswa kelas X MIPA 3, terdapat perbedaan efektivitas teknik shaping dengan teknik modeling dalam model konseling behavioral terhadap minat sosial service siswa.Kata Kunci : Behavioral, Shaping, Modeling, Sosial Service This study aims to determine the techniques of shaping the model of behavioral counseling is effective against the interest of social service class X IBB 2, to determine the modeling techniques in a model of behavioral counseling is effective against the interest of social service class X students of Mathematics 3, and to know the effectiveness of the technique of shaping techniques modeling in behavioral counseling model to the interest of social service students. this study is quasi-experimental research. The process of collecting data in this study using observation sheets, sheets interviews, diaries and questionnaires interest in social service Data analysis method used was t-test. The results of this study is the first experimental group are treated shaping techniques Behavioral counseling model with a comparator control group produces t = 5.05> t table = 2.0345. The experimental group II are treated Behavioral counseling models modeling techniques to produce a comparative control group t = 2.79> t table = 2.0315. treatmen shaping techniques and modeling techniques of behavioral counseling model obtained t = 2.67> t table = 2.035. From these results, it can be concluded that the technique of shaping the model of behavioral counseling is effective against the interest of social service class X IBB 2, modeling techniques in counseling model Behavioral effective against the interest of social service class X students of Mathematics 3, there are differences in the effectiveness of the technique of shaping by modeling techniques in the model of behavioral counseling to students' interest in social service.keyword : behavioral, , Shaping, modeling, social service
EFEKTIVITAS MODEL KONSELING BEHAVIORAL TEKNIK MODELING DAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK MENGEMBANGKAN SELF ENDURANCE SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SINGARAJA ., Prativi Andriana Suyitno; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v4i1.7542

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Model Konseling Behavioral Teknik Modeling dan Teknik Relaksasi untuk Mengembangkan Self Endurance Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Singaraja. Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain merupakan model eksperimen semu (quasi ekperiment). Metode analisis data yang digunakan adalah t-test. Hasil penelitian ini yaitu kelompok eksperimen I menghasilkan 17.82 -18.69 dimana t hitung =19,95> t tabel= 1,69. Kelompok eksperimen II menghasilkan 20.75 > -18.69 dimana t hitung = 20,2256 > t tabel= 1,69552. Treatmen teknik modeling dan teknik relaksasi model konseling behavioral didapatkan perbedaan 17,82 < 20,75 dimana t hitung= -1,19 > t tabel = 1,694. Hasil uji F menyatakan bahwa kedua varian tidak homogen dimana Fhitung > Ftabel yaitu 1,08 Harga t tabel. Ini membuktikan bahwa, terdapat perbedaan antara teknik modeling dengan teknik relaksasi model konseling behavioral terhadap self endurance siswa. Dari hasil rerata hitung, didapat 17,82 = -18.69 where t = 19.95> t table = 1.69. The experimental group II yield = 20.75> = -18.69 where t = 20.2256> t table = 1.69552. Treatments modeling techniques and relaxation techniques behavioral counseling model obtained difference = 17.82 t table = 1.694. F test results suggest that both variants are not homogeneous in which Fhitung> Ftable is 1.08
EFEKTIVITAS KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODELING DAN PENGUATAN POSITIF TERHADAP DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS VII SMP LAB UNDIKSHA ., I Wayan Eka Juniarta; ., Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri, S.Ps; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.
Jurnal Jurusan Bimbingan Konseling Undiksha Vol 6, No 1 (2016): JIBK Special Issue
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jibk.v6i1.8680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya Perbedaan Pengaruh Efektivitas Konseling Behavioral Dengan Teknik Modeling Dan Penguatan Positif Terhadap Disiplin Belajar Siswa Kelas VII Smp LAB Undiksha Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan Pretest Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa kelas VII.2, VII.3, dan VII.4 di SMP LAB Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 3 kelas yaitu sebanyak 90 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive random sampling dengan siswa sebanyak 60 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data disiplin belajar, yang diperoleh dengan metode observasi dan metode kuesioner untuk melihat siswa yang memiliki disiplin belajar rendah. Data disiplin belajar dianalisis dengan analisis uji t (independen sampel test). Semua pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian pada hipotesis satu yaitu Terdapat perbedaan pengaruh efektivitas konseling behavioral dengan teknik modeling dan teknik penguatan positif untuk meningkatkan disiplin belajar siswa. Pada hipotesis satu diperoleh thitung sebesar 22,994 Ho ditolak dan Ha diterima. Selanjutnya pada hipotesis kedua di dapat nilai thitung sebesar 3,043 Ho ditolak dan Ha diterima, dan pada hipotesis ketiga didapatkan nilai H sebesar 11,79 dengan menyatakan H0 ditolak dan Ha diterima.Kata Kunci : konseling behavioral, modeling, penguatan positif, disiplin belajar This study aims to determine the effectiveness of counseling Behavioral Differences Influence With Modeling Techniques And Positive Reinforcement Learning Discipline Against Seventh Grade Students SMP LAB Undiksha Singaraja. This research is a quasi-experimental research (quasi exsperiment) with a design pretest posttest control group design. The population in this study is graders VII.2, VII.3 and VII.4 in junior LAB Undiksha Singaraja in the school year 2015/2016, amounting to 3 classes of as many as 90 people. Samples were taken by using purposive random sampling technique with students of 60 people. The data collected in this study is data discipline of study, obtained by the method of observation and questionnaires to see students who have low learning discipline. Data were analyzed by analysis of learning discipline t test (independent sample test). All hypothesis testing was done on a significance level of 5%. Results of research on the hypothesis that There are differences influence the effectiveness of behavioral counseling by modeling techniques and positive reinforcement techniques to improve student learning discipline. In the hypothesis of the obtained t for 22.994 Ho is rejected and Ha accepted. Furthermore, on the second hypothesis can tcount amounted to 3.043 Ho refused and Ha is received, and the third hypothesis H values obtained amounted to 11.79 by stating H0 rejected and Ha accepted.keyword : behavioral counseling, modeling, positive reinforcement, learning discipline
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA ., I Putu Diarsa; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd.,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Bangli Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian semu (quasi experiment), dengan desain penelitian non-equivalent post-test only control group design. Sampel penelitian berjumlah 42 siswa, terdiri dari 20 siswa kelas V SDN 3 Pengotan sebagai kelompok eksperimen dan 22 siswa kelas V SDN 1 Landih sebagai kelompok kontrol. Pemilihan sampel menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 21,9 lebih besar dari rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok kontrol sebesar 15,45. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata skor berdasarkan hasil uji-t, diperoleh thitung= 4,51 dengan taraf signifikan 5% diperoleh ttabel= 2,02. Dapat ditarik kesimpulan bahwa, thitung>ttabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray berbantuan media visual berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran yang tidak menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray.Kata Kunci : two stay two stray, media visual, hasil belajar IPA. This study aimed at finding out the significant difference of Science learning outcomes between a group of students who were taught using visual media-aided Two Stay Two Stray models and a group of students who were taught not using Two Stay Two Stray learning model on fifth graders of elementary school in Gugus cluster V of Bangli Regency Academic Year 2016/2017. This research was a quasi-experiment with a non-equivalent post-test only control group design. The samples were 42 students, consisting of 20 students of Grade V of SDN 3 Pengotan as the experimental group and 22 students of Grade V of SDN 1 Landih as the control group. The sample selection was by using random sampling technique. The results of Science learning were collected with multiple choice test instruments. The data analysis used descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (t-test). The result showed that there was a significant difference on Science learning outcomes between the group of students who were taught using visual media-aided Two Stay Two Stray learning model and the group of students who were taught not using Two Stay Two Stray learning model. The comparison of result of mean score of Science learning score of experimental group was 21,9 bigger than average score of control group learning result by 15,45. In comparison of calculation result of average score based on the result of t-test, the obtained tobserved= 4,51 with level of significance of 5% and the obtained ttable= 2,02. It could be deduced that, tobserved>ttable, so H0 was rejected and H1 was accepted. The existence of the significant differences indicated that learning using visual media-aided Two Stay Two Stray learning model had an effect on student learning outcomes compared to learning that did not use Two Stay Two Stray learning model.keyword : two stay two stray, visual media, Science learning outcomes.
Teknik Role Playing dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa SMK Putu Ari Dharmayanti
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 46 No 3 (2013): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.625 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v46i3.4228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pelatihan teknik role playing da-lam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa SMK. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen one-group pretest-postest dengan subjek 6 orang siswa kelas X SMK N 1 Se-ririt Jurusan Akomodasi Perhotelan yang teridentifikasi sebagai siswa yang memiliki keterampilan komunikasi interpersonal rendah. Instrumen yang digunakan yaitu skala keterampilan komunikasi interpersonal dan instrumen untuk bahan perlakuan berupa buku panduan pelatihan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan tingkat keterampilan komunikasi interpersonal siswa sebelum dan sesudah mendapatkan intervensi pelatihan teknik role playing yang dianalisis dengan menggu-nakan uji statistic Wilcoxon. Intervensi pelatihan teknik role playing dapat meningkatkan keteram-pilan komunikasi interpersonal siswa SMK Jurusan Akomodasi Perhotelan. Kata-kata Kunci: keterampilan komunikasi interpersonal, role playing, life skill
Co-Authors ., Ahmad Yasin ., Anis Safitri ., I Gede Fajar Krisna Dwipayana ., I Gede Ogi Adnyana ., I Gusti Agung Aditya Nata Putra ., I Gusti Kadek Arna Septyawan ., I Komang Juri Artha ., I Made Dwi Radnyana Giri ., I Nengah Lanus ., I Pt Redik Juliarta ., I Putu Diarsa ., I Putu Nova Kusuma Putra ., I Wayan Eka Juniarta ., I Wayan Suandiasa ., Ida Fitri Yanti ., Imam Setiawan ., Kadek Ayu Handayani ., Kadek Serli Pitria Astreani ., Komang Sedana Merta ., Made Dewi Wisnawati ., Ni Luh Budawarsini ., Ni Luh Meri Kusuma Wati ., Ni Made Ayu Dwi a ., Ni Made Ayu Resa Meliani ., Ni Made Sri Rahayu Sukma Dewi ., Ni Made Wiliantari ., Ni Wayan Bela Kartika ., Ni Wayan Parwati ., Ni Wayan Rica Anjani ., Ni Wayan Selamet ., Ni Wyn Yanti Angreni ., Prativi Andriana Suyitno ., Putu Irlan Sintya Devi ., Putu Juniasih ., Putu Karya Dewi ., Sang Ayu Putu Dini Febriani Putri ABDUL AZIZ, MUHAMMAD Adi Atmoko Alfia Putri Ligeana Vat Amat, Saleh Anak Agung Ngurah Anditya Putra Aswat, Bujang Bakar, Abu Yazid Abu Blasius Boli Lassan Candrapatni, Komang Dewi Arum W.M.P. Dewi Arum Widhayanti Metra Putri Dewi Arum Widhiyanti Metra Putri Dharsana, I Ketut Dio Rizky Adirama Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Eryang, Ni Wayan Putu Dila Gede Nugraha Sudarsana Gusti Ayu Ryana Mahasari ., Gusti Ayu Ryana Mahasari Halida Halida Halida I Gede Dodi Artawan ., I Gede Dodi Artawan I Gusti Ayu Tri Agustiana I Kadek Raka ., I Kadek Raka I Kadek Suranata I Ketut Gading I Made Adnyana ., I Made Adnyana I Made Citra Wibawa I Made Tegeh Ida Bagus Dery Sagita Putra ., Ida Bagus Dery Sagita Putra Ida Bagus Mugi Raharja ., Ida Bagus Mugi Raharja Ida Bagus Putu Wibawa Ganda Manuaba Indah Novalia Kade Sathya Gita Rismawan Kade Sathya Gita Rismawan . Kadek Aprilia Sri Wulandari Kadek Ari Dwiarwati Luh Putu Sri Lestari Luhur Wicaksono M. Rohmat Rozai ., M. Rohmat Rozai M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Pd. Dra. Made Sulastri . Megawati Ricky Muslihati Negari, Ida Ayu Putu Prahasti Ni Kadek Elsya Charlina Ni Kadek Linda Widyasari ., Ni Kadek Linda Widyasari Ni Ketut Ayu Desi Setia Dewi ., Ni Ketut Ayu Desi Setia Dewi Ni Ketut Sri Astuti ., Ni Ketut Sri Astuti Ni Ketut Sri Mahendri Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Sri Yuliastini Ni Nyoman Janaki Priya Dewi Dasi Ni Putu Diah Pebriyanti Nora Julina Putri, Suci Nyoman Dantes Prabayanti, I Dewa Agung Ayu Arisma Praekanata, I Wayan Indra Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putri, Ayu Aprilia Pangestu Putu Iwan Hendrawan ., Putu Iwan Hendrawan Putu Sri Lestari Ririanti Rachmayanie Jamain Ropesta, Debora Rusdayanti, I Gst. Agung Diah S.Pd. Luh Putu Sri Lestari . Sanjaya, Kadek Diego Dwinanda Saputra, I Made Arista Sastra Sendayu, Fendahapsari Singgih Siboro, Yogi Martogi Sri Florina Laurence Zagoto Syabaruddin Dalimunthe Syawaluddin Syawaluddin, Syawaluddin Tirtawati, I Gusti Ayu Umam, Muhamad Safiul Wayan Eka Paramartha Wayan Tirka Yuliastini, Komang Sri Zafella Novita Rora Zagoto, Sri Florina