Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Partisipasi Orang Tua dalam Kegiatan Posyandu Balita Terhadap Status Gizi Balita di Desa Somoroto Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo Laila Hanifatun Nisa; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi status gizi balita adalah partisipasi orang tua dalam kegiatan posyandu. Meskipun kegiatan posyandu di Desa Somoroto Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo telah dilaksanakan secara rutin, tingkat partisipasi orang tua masih bervariasi sehingga berpotensi memengaruhi keberhasilan pemantauan pertumbuhan dan pemenuhan gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi orang tua dalam kegiatan posyandu terhadap status gizi balita di Desa Somoroto Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 242 balita, dengan sampel sebanyak 71 orang tua yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui angket partisipasi orang tua, pengukuran status gizi balita (berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala), observasi, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan bantuan SPSS melalui uji deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank Test, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada berat badan dan tinggi badan balita (p<0,05), sedangkan lingkar kepala tidak menunjukkan perubahan yang signifikan. Uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa partisipasi orang tua berpengaruh signifikan terhadap berat badan dan tinggi badan balita dengan nilai signifikansi 0,001 (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa partisipasi orang tua dalam kegiatan posyandu berpengaruh signifikan terhadap peningkatan status gizi balita. Semakin tinggi partisipasi orang tua dalam pemantauan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan gizi anak, maka semakin baik status gizi balita yang dicapai.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat melalui Kader Surabaya Hebat dalam Meningkatkan Partisipasi Warga pada Program Posyandu Keluarga Zhafira Naya Sofya; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi masyarakat merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan Program Posyandu Keluarga (Posga). Namun, keterlibatan masyarakat, khususnya kelompok usia produktif dan remaja, masih tergolong rendah akibat keterbatasan waktu, kurangnya kesadaran, serta penyebaran informasi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan masyarakat yang diterapkan oleh Kader Surabaya Hebat (KSH) dalam pelaksanaan Program Posyandu Keluarga serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi partisipasi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang terdiri atas kader KSH, petugas Puskesmas Kedungdoro, serta masyarakat peserta Posga. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat dilaksanakan melalui penyadaran, pengembangan kapasitas, pendampingan masyarakat, serta mobilisasi sosial. Faktor pendukung meliputi kompetensi kader, dukungan Puskesmas dan Kelurahan, serta kerja sama antar pemangku kepentingan. Faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu masyarakat, rendahnya kesadaran sebagian warga, dan keterbatasan sarana pendukung. Strategi tersebut mampu meningkatkan kehadiran masyarakat, kesadaran hidup sehat, dan partisipasi warga dalam kegiatan Posga. Dengan demikian, KSH memiliki peran strategis dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan Program Posyandu Keluarga.
Kompetensi Pedagogik Tutor dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pendidikan Kesetaraan Paket A di PKBM Insan Cerdas Indonesia Bagus Fikri; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik tutor dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada Program Pendidikan Kesetaraan Paket A di PKBM Insan Cerdas Indonesia, serta menganalisis bagaimana tutor merancang dan menyampaikan pembelajaran berbasis Pedagogical Content Knowledge (PCK). Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan dokumentasi. Informan terdiri dari empat tutor aktif, kepala PKBM, dan tiga peserta didik. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor menerapkan PCK secara reflektif melalui perencanaan pembelajaran berdiferensiasi, adaptasi strategi mengajar, serta penciptaan pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan. Tutor menggunakan metode proyek, simulasi, lagu, media visual, dan pengalaman peserta didik. Peran tutor mencakup fasilitator dan mentor reflektif. Dukungan kelembagaan serta budaya refleksi kolektif terbukti meningkatkan profesionalisme tutor. Temuan ini menegaskan bahwa praktik berbasis PCK dapat meningkatkan mutu pendidikan nonformal dan menjadi model bagi lembaga kesetaraan lainnya.
Manajemen Pelatihan Snack Milenial untuk Pemberdayaan Warga Belajar: Studi Kasus di SKB Negeri Surabaya Irfani Ramadhani; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen pelatihan tata boga melalui program “Snack Milenial” sebagai sarana pemberdayaan warga belajar di SKB Negeri Surabaya. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan peningkatan keterampilan hidup di era pascapandemi, khususnya dalam bidang tata boga yang semakin diminati dan relevan dengan peluang usaha mandiri. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, agar memperoleh gambaran menyeluruh tentang proses manajemen pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pelatihan di SKB Negeri Surabaya telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan yang cukup efektif. Pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan kuliner dasar, pemahaman tentang keamanan pangan, serta mendorong kreativitas peserta dalam menciptakan produk kuliner bernilai jual. Faktor pendukung keberhasilan program antara lain keterlibatan instruktur yang kompeten, fasilitas memadai, dan antusiasme peserta, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan waktu pembelajaran dan anggaran operasional. Secara keseluruhan, program “Snack Milenial” mampu berkontribusi positif dalam pemberdayaan warga belajar, baik untuk kesiapan kerja maupun membuka usaha mandiri di bidang kuliner. Penelitian ini menyarankan agar pelatihan ke depan dapat menyesuaikan kurikulum dengan tren produk kuliner terbaru serta memperluas jejaring pemasaran berbasis digital agar manfaatnya semakin optimal.
Implementasi Habitual Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris di Mahesa Risma Ayu Dea Safitri; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan konsep habitual learning dalam meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris, khususnya pada aspek grammar dan keterampilan speaking, di Lembaga Kursus Mahesa Kampung Inggris Pare. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas dua orang tutor yang terdiri dari satu orang tutor grammar dan satu orang tutor speaking serta delapan siswa yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan tingkat partisipasi aktif dalam kegiatan kelas dan “English camp”. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi aktivitas pembelajaran harian. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Validitas temuan diuji melalui teknik triangulasi sumber dan metode, serta prosedur audit trail untuk memastikan kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas, dan transferabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi habitual learning secara sistematis memfasilitasi terbentuknya kebiasaan praktis yang konsisten di kalangan siswa. Tutor grammar menerapkan latihan rutin berupa pengerjaan soal terstruktur, diskusi aturan tata bahasa, dan pemberian umpan balik langsung, sedangkan tutor speaking mengorganisasi sesi latihan percakapan intensif meliputi storytelling, role play, dan presentasi singkat setiap hari. Selain itu, suasana “English camp” di luar jam formal menciptakan ekosistem pembelajaran informal di mana siswa terdorong untuk menggunakan bahasa Inggris dalam interaksi sehari-hari tanpa rasa takut melakukan kesalahan. Secara keseluruhan, kombinasi strategi pembelajaran terencana dan dukungan lingkungan sosial-bahasa menghasilkan peningkatan signifikan pada akurasi tata bahasa dan kelancaran berbicara siswa. Temuan ini menegaskan bahwa habitual learning tidak hanya efektif dalam membangun otomatisasi pengetahuan linguistik, tetapi juga memupuk rasa percaya diri dan kemandirian belajar. Rekomendasi penelitian mencakup pengintegrasian modul habit formation yang lebih terstruktur dan pelatihan berkelanjutan bagi tutor guna mengoptimalkan implementasi habitual learning di lembaga kursus bahasa lainnya.
Penerapan Empiris Model Kirkpatrick Empat Tingkat dalam Pendidikan Informal: Pelatihan Barista di PKBM Perkotaan Intan Fadzilaturrahma; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan vokasional barista yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di wilayah perkotaan Surabaya dengan menerapkan Model Evaluasi Empat Tingkat Kirkpatrick yang mencakup aspek reaksi, pembelajaran, perilaku, dan hasil. Menggunakan desain metode campuran, data dikumpulkan melalui survei, tes terstandar, observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta menunjukkan tingkat kepuasan tinggi terhadap pelatihan, terjadi peningkatan signifikan dalam kompetensi teknis, serta transformasi perilaku yang bermakna, termasuk kemampuan menjadi mentor sebaya dan penerapan keterampilan secara nyata dalam konteks kerja. Sebanyak 65% peserta terlibat dalam aktivitas ekonomi berbasis kopi setelah pelatihan, baik sebagai pekerja, freelancer, maupun wirausaha mikro. Temuan ini memperkuat relevansi model Kirkpatrick dalam konteks pendidikan nonformal dan mengusulkan perluasan indikator hasil untuk mencakup partisipasi dalam jalur ekonomi informal. Studi ini memberikan kontribusi teoretis terhadap evaluasi pelatihan serta menyajikan implikasi praktis bagi pengelola program dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi pelatihan yang berdampak dan kontekstual di lingkungan pembelajaran informal.
Penerapan Pendekatan Andragogi untuk Pemberdayaan Perempuan pada Program Pelatihan Komputer SKB Gudo Kabupaten Jombang Medelin Denanda Rosbida; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan perempuan melalui pendidikan nonformal menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian perempuan, khususnya dalam penguasaan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganilisis implementasi pendekatan andragogi dalam program pelatihan komputer di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Gudo Kabupaten Jombang serta pemanfaatan prinsi-prinsip andragogi dalam meningkatkan keberdayaan perempuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kelapa SKB, guru pamong, pelatih komputer, serta peserta pelatihan yang terdiri dari ibu pekerja pabrik, ibu rumah tangga, dan perempuan pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan andragogi telah berjalan secara kontekstual sesuai dengan karateristik pembelajar dewasa. Pelatihan dirancang berdasarkan kebutuhan peserta, pengalaman hidup, serta orientasi praktik. Penerapan prinsip andragogi berdampak pada peningkatan kemampuan teknis, rasa percaya diri, dan kemandirian peserta. Program pelatihan komputer di SKB Gudo terbukti berperan dalam memperkuat pemberdayaan perempuan baik secara sosial maupun ekonomi
Implementasi Blended Learning dalam Pembelajaran TIK pada Pendidikan Kesetaraan Paket C di SKB Sidoarjo Tarisa Salsabila; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran TIK pada Paket C memiliki kendala yaitu keterbatasan waktu, perbedaan latar belakang, kesibukan dan usia. Penerapan metode blended learning menjadi salah satu cara yang dinilai efektif untuk proses belajar mengajar demi menunjang keberhasilan belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi blended learning pada pembelajaran TIK Paket C di SKB Sidoarjo, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blended learning dilakukan dengan mengkombinasikan pembelajaran daring yang memanfaatkan google classsroom, tatap muka secara langsung di kelas, dan pembelajaran secara mandiri. Faktor pendukung meliputi sarana dan prasarana dari SKB, fleksibilitas waktu dan tempat, serta cara penyampaian materi tutor. Faktor penghambat meliputi keterbatasan perangkat peserta didik, kesenjangan literasi digital pada peserta didik yang lebih tua, serta kurangnya dukungan dari tutor ketika pembeajaran.
Pengaruh Komunikasi Digital Terhadap Keberdayaan Pelaku UMKM Pada Era Society 5.0 di Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo Tiara Riska Saputri; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi digital terhadap keberdayaan pelaku UMKM pada era Society 5.0 di Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM, kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan bantuan program SPSS melalui uji statistik yaitu melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji lineritas, khususnya uji parsial (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberdayaan pelaku UMKM, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Perkembangan teknologi digital pada era Society 5.0 menuntut pelaku UMKM untuk mampu memanfaatkan komunikasi digital dalam menjalankan usaha guna meningkatkan daya saing dan keberdayaan. Komunikasi digital berperan penting dalam memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan interaksi dengan konsumen, serta memberikan akses terhadap informasi pasar yang relevan. Oleh karena itu, semakin optimal pemanfaatan komunikasi digital, semakin tinggi pula tingkat keberdayaan pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi modern. Kata kunci: komunikasi digital, keberdayaan UMKM, Society 5.0.
Pengelolaan Kelas Pranotocoro Sebagai Upaya Mendukung Public Speaking Peserta Didik Di SKB Cerme Pradelia Pradelia Asmara Dewi; Rivo Nugroho
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan public speaking dalam meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi peserta didik pada pendidikan nonformal. Kelas Pranotocoro di SKB Cerme merupakan program berbasis kearifan lokal yang dirancang untuk melatih keterampilan berbicara di depan umum melalui praktik pembawaan acara adat Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan kelas Pranotocoro sebagai upaya mendukung kemampuan public speaking peserta didik, meliputi aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian meliputi kepala SKB, pendidik, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan melalui analisis kebutuhan peserta didik, penyusunan materi secara bertahap, serta penentuan metode dan jadwal latihan yang terstruktur. Pengorganisasian dilakukan dengan pembagian tugas yang jelas serta pengelolaan sarana dan prasarana secara optimal guna mendukung proses pembelajaran yang efektif. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui metode demonstrasi, praktik langsung, latihan rutin, dan simulasi pembawaan acara, disertai pemberian umpan balik secara berkelanjutan oleh pendidik. Pengawasan dilakukan melalui evaluasi langsung saat praktik dan pemantauan perkembangan peserta didik. Dengan demikian, pengelolaan kelas Pranotocoro yang menerapkan fungsi manajemen POAC terbukti mampu mendukung peningkatan kemampuan public speaking peserta didik secara bertahap dan berkelanjutan.
Co-Authors 'Aisyah, Siti Adam Putra Fatchurrahman Adinda Kusdwiyanti Sopinah Agustina, Melisa Dwi Aini, Annisya Ajeng Ningtyas Pratiwi Akmalia Putri, Fina Alfidea, Viona Sefi Alfina Nelish Zharfana Ali Yusuf Alisiyah, Mamik Eliva Amir Syaifuddin Arief Ananda, Sarmela Dhea Andriani, Septina Anita Jaya Wulandari Arfiansyah, Agniya Maulana Arini Dwi Cahyani Atmadja J.A, I Ketut Aulia, Rahmita Ba' oen, Angie Ameldavita Bagus Fikri Bunga Ika Parwati Danang Prastyo Denanda Rosbida, Medelin Desiana Haunaning Desika Putri Mardiani Desika Putri Mardiani Dewangga, Teguh Dewi Anggita DEWI NOVITA SARI Dewi Prastyawati Edwin Jaimes Villaflor Farizin, Nizar Faza Safrina ‘Azmi Febritesna Nuraini Fitria Ayu Rahmadika Fonny Dameaty Hutagalung Ghozali, Muhamad Ansori Gunarti Dwi Lestari Gunarti Dwi Lestari Gunarti Lestari Hana Yuriswandha Heru Siswanto HERU SISWANTO Heryanto Susilo Hevy Lia Fitria Wardani Hilda Kusnarni Himatul Yufi Venrike I Ketut Atmaja Johny Arta I Ketut Atmaja Johny Artha, I Intan Fadzilaturrahma Irfani Ramadhani Isnani Anisa Surya Izzatul Laely Puteri Kharizha Krishnandya Kinasih, Lintang Puspo Laila Hanifatun Nisa Lestari , Gunarti Dwi Lestari, Gunarti Dwi Lita Nahwatul Ilmiyah Lutfiani, Indah Tri M Fahmi Zakariyah M. Mauludin Anshori Mansur, Abi Mardiani, Desika MARDIANI, DESIKA PUTRI Maria Veronika Reosminingsih MARIA VERONIKA ROESMININGSIH Marta Dameyana Nanthi Maslahatul Bariroh Medelin Denanda Rosbida Meita Santi Budiani Mohammad TQ, Abdillah Muhammad Habibi Muhammad Yayang Putra Patrama Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Nailun Nusro Maulidia Nanda Pratiwi Ismugawati Nanthi, Marta Dameyana Narong Kiettikunwong Nasywa Hanin Amany Ni’mah, Putri Khoirun Nunuk Hariyati Nur Afiatur Rochmah Nur Azkiyah Rofiq Rofiq Nur Hasni Sholikhai Nusantara, Widya Pradelia Pradelia Asmara Dewi Prita Fitriany Ziaurrochma Puspitasari, Savira Widya Putra Patrama, Muhammad Yayang Raheny, Ifa Budi Rahmawati, Naila Raya Sulistyowati Revalina Nurasita Andhini Rezka Arina Rahma Ris Tina Setyawati Ris Tina Setyawati, Ris Tina Risa Salamatul Insani Risma Ayu Dea Safitri Rizkiana, Ayusti Rodliyyah Zam Salsabila Roesminingsih, MV ROFIK JALAL ROSYANAFI Safa, Safa Kamila Putri Saskia Eka Nur Andini Shafira Alief Nufitria Shefia Anggraeni Rama Dhani Shobri Firman Susanto Sindy Indayani Siska Agustina Siti Novianti Safaati SJAFIATUL MARDLIYAH Soedjarwo . Suhanadji Suhanadji Sujarwo Sutriani, Anggitadw_ Tarisa Salsabila Teguh Dewangga Tiara Riska Saputri Tisya Fajriatus Salim Tisya Fajriatus Salim Tri &#039;Ulya Qodriyati Tri 'Ulya Tri laksito Tri Ulya Qodriyati Try Oktavia Ika Putri Ulfatin Ainiah Ulvania, Dela Ismi Viranica Dwi Yulianawati Wasil, Mohammad Widodo Widodo Widya Nusantara Widyaswari, Monica Wijoyo, Refina Rian Putri Wiwin - Yulianingsih Wiwin Yulianingsih Wiwin Yulianingsih WIWIN YULIANINGSIH Yani, Nurul YATIM RIYANTO Yulianti, Endah Zahwa Islami Zhafira Naya Sofya Zharfana, Afina Nelish Zulia Habib Maulidah