Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PENGAMALAN IBADAH SHALAT WAJIB SISWA SMP MUHAMMADIYAH SEPUTIH BANYAK LAMPUNG TENGAH Febriana, Inan Aditya; Cahyono, Heri; Iswati, Iswati
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2023): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v3i2.3514

Abstract

Kompetensi Kepribadian guru mutlak difahami oleh seorang guru. Karena fungsi seorang guru yaituuntuk menjadi figur bagi siswanya. Penelitian ini bertujuan ntuk : 1) untuk mengetahui kepribadian guruPAI; 2) untuk mengetahui pengamalan sholat wajib siswa; 3) untuk mengetahui pengaruh kompetensikepribadian guru SMP Muhamamdiyah 1 Seputih Banyak; Metode penelitian pada penelitian ini yaitu :jenis penelitian yang dipergunakan adalah kuantitatif, pendekatan penelitian kuantitatif, populasi adalahseluruh siswa SMP Muhamamdiyah 1 Seputih Banyak ditahun 2020 yang diambil sample adalah siswakelas 8 yaitu sebanyak 30 siswa, tekniik pengumpulan data menggunakan Angket yang telah dirumuskan.Hasil dari penelitian yaitu Nilai hitung < X2 tabel (5,87-5,68 = 0,18) dan signifikasi lebih besar dari 0,05maka Ho ditolak Ha diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kompetensi kepribadian guru PAImemberikan pengaruh yang signifikan terhadap akhlak siswa di SMP Muhamamdiyah 1 Seputih Banyak.Kesimpulan berdasarkan hasil hipotesis statistik.
KORELASI AKTIVITAS BERORGANISASI DENGAN KEDISIPLINAN BELAJAR PESERTA DIDIK MTs MUHAMMADIYAH 1 WAY BUNGUR LAMPUNG TIMUR Setiawan, Heri; Dacholfany, M. Ihsan; Iswati, Iswati
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2023): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v3i2.3515

Abstract

Seiring dengan banyaknya sekolah yang ada maka semakin banyak pula organisasi sekolah yang ada.Baik sekolah yang didirikan oleh pemerintah maupun sekolah yang didirikan oleh pihak swasta sepertisekolah Muhammadiyah. Organisasi yang ada pada sekolah Muhammadiyah khususnya MadrasahTsanawiyah yaitu IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiaktivitas berorganisasi Peserta Didik, Kedisiplinan Belajar Peserta Didik dan Korelasi signifikan antaraAktivitas Berorganisasi dengan Kedisiplinan Belajar Peserta Didik. Metode yang digunakan dalampenelitian ini bersifat kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket,interview/wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian data yang telah dikumpul di analisismenggunakan metode produk moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya korelasi antaraaktifitas berorganisasi dengan kedisiplinan belajar peserta didik MTs Muhammadiyah 1 Way BungurKabupaten Lampung Timur tidak mempunyai dampak atau pengaruh terhadap kedisiplinan belajarpeserta didik. Kedisiplinan belajar peserta didik tidak akan menurun dengan peserta didik aktifberorganisasi, selama peserta didik tersebut mampu mengatur dan membagi waktu belajar dengan baik.Korelasi antara aktifitas berorganisasi dengan kedisiplinan belajar peserta didik MTs Muhammadiyah 1Way Bungur Kabupaten Lampung Timur. Jadi, hasil penelitian ini ada hubungan signifikan antaraaktivitas berorganisasi dengan kedisiplinan belajar peserta didik.
KONSEP MODERNISASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PERSPEKTIF IBNU KHALDUN Wahidin, Anas Nur; Iswati, Iswati; Widayat, Prabowo Adi
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2023): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v3i2.3517

Abstract

Sebagai bentuk kritikan sekaligus perbaikan sistem Pendidikan Agama Islam, Ibnu Khaldunmenyampaikan gagasannya berkenaan dengan modernisasi proses pendidikan. Tujuan dari penelitian iniyaitu untuk mengetahui bagaimana konsep modernisasi Pendidikan Agama Islam yang digagas oleh IbnuKhaldun mampu menjadi buah pikiran yang berhasil memperbaiki sistem pendidikan hari ini,sebagaimana yang kita ketahui bahwa perkembangan era globalisasi kurang dibaca oleh para praktisipendidikan khususnya dalam lingkup Pendidikan Agama Islam. Metode penelitian yang digunakan yaitukualitatif kepustakaan, jenis penelitian study tokoh dengan pendekatan library research yang menkajisecara teoritis dan mendalam untuk kemudian mendapatkan kesimpulan. Skripsi ini mengkaji terkaitpemikiran modernisasi Ibnu Khaldun dan implementasinya dalam pendidikan agama dengan sumber dataprimer didapatkan dari buku karangan Ibnu Khaldun dan data sekunder dari buku-buku yang berkaitan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam perlu dihadapkan dengan realitas sosial,sistematisasi materi, dan pematangan pondasi nilai-nilai Islam untuk kemudian mampu menjadi lulusanyang bisa bersaing dan cakap dengan dunia modern. Perwujudan konsep modernisasi Pendidikan AgamaIslam Ibnu Khaldun dalam Sistem Pendidikan Nasional perlu dilakukan, hal ini dikarenakan konsepmodernisasi Pendidikan Agama Islam dalam perspektif Ibnu Khaldun sesuai dengan tujuan dan nilai-nilaiyang disepakati dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional nomor 20 tahun 2003 dan sesuaidengan tuntutan zaman.
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER RELIGIUS DALAM ORGANISASI IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH DI SMK MUHAMMADIYAH SEKAMPUNG LAMPUNG TIMUR Tafydah, Alfeny; Songidan, Junaidi; Iswati, Iswati
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2023): JANUARI-JUNI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v3i2.3519

Abstract

Penanaman nilai-nilai karakter religius pada siswa sangat penting untuk dilakukan, seiring kemajuan dibidang pendidikan yang sangat cepat serta kemajuan pada bidang teknologi dan globalisasi yang dapatmerusak karakter generasi penerus bangsa. Untuk itu lembaga pendidikan memiliki tugas penting dalampenanaman karakter religius. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penanaman nilai-nilaikarakter religius dalam organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di SMK MuhammadiyahSekampung Lampung Timur dan mengetahui implementasi penanaman nilai-nilai karakter religius dalamorganisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di SMK Muhammadiyah Sekampung Lampung Timur.Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) denganmetode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakanempat cara yaitu, observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data. Teknis analisis datamenggunakan tiga cara yaitu, reduksi data, penyajian data, dan verivication. Hasil dari penelitian iniyaitu, penanaman nilai-nilai karakter religius dalam organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) diSMK Muhammadiyah Sekampung Lampung Timur sudah berjalan cukup baik, penanaman nilai-nilaikarakter religius dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu metode keteladanan dan metodepembiasaan. Implementasi penanaman nilai-nilai karakter religius dalam organisasii Ikatan PelajarMuhammadiyah (IPM) di SMK Muhammadiyah Sekampung melalui berbagai bidang yang ada danberbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh pengurus organisasi, dengan adanya amanah yangdiberikan kepada masing-masing pengurus dapat melatih pengurus organisasi untuk memiliki nilaikarakter religius.
KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DALAM PERSPEKTIF BUYA HAMKA DAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG GURU DAN DOSEN NOMOR 14 TAHUN 2005 Rismawan, Arbi; Iswati, Iswati; Kuliyatun, Kuliyatun
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 1 (2023): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v4i1.5100

Abstract

Setiap guru mempunyai kepribadian dan latar belakang yang berbeda. Kepribadian yang sebenarnya adalah suatu yang abstrak, hanya dapat dilihat lewat penampilan, ucapan, tindakan, dan cara menjawab persoalan. Beberapa kasus yang telah terjadi dalam dunia pendidikan yakni, kurangnya kompetensi guru dalam beretika. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memotret kompetensi kepribadian guru dalam perspektif Buya Hamka dari buku pribadi hebat dan untuk memotret kompetensi kepribadian guru menurut UU RI No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kajian dengan pendekatan kualitatif dengan library research. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, teks dan wacana, dokumentasi. Penelitian ini menunjukan bahwa kompetensi kepribadian guru perspektif Buya Hamka yaitu seorang guru harus percaya kepada diri sendiri, bijak dalam berbicara, kesehatan tubuh, tahu diri, berpandangan baik, bijaksana, berani, menimbang rasa, cerdik, dan daya tarik. Kompetensi kepribadian guru menurut UU RI No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yaitu kemampuan kepribadian yang disiplin, jujur dan adil, mantap, stabil, dewasa, arif dan penyabar, berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, memiliki rasa percaya diri dan berakhlak mulia. Dengan demikian, ada kesesuaian antara pendapat Buya Hamka dengan UU RI No.14 Tahun 2005. Sehingga kompetensi kepribadian menurut Buya Hamka bisa diaplikasikan oleh guru pada masa sekarang.
PENDIDIKAN KARAKTER PROFETIK BERBASIS PESANTREN DI MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL METRO Rahmawati, Mela; Iswati, Iswati; Sujino, Sujino
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 1 (2023): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v4i1.5105

Abstract

Pengaruh globalisasi secara tidak langsung bisa menjadi sindrom menakutkan bagi karakter anak didik yang menurun drastis. Berbicara masalah pembentukan karakter (character building) ini sudah sangat jelas ditegaskan oleh Rasulullah SAW sebagai misi kerasulannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pendidikan karakter profetik melalui sistem pendidikan berbasis pesantren di MAMBS Metro dan mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung dalam penerapan Pendidikan Karakter Profetik melalui sistem pendidikan berbasis pesantren di Madrasah Aliyah Muhammdiyah Boarding School Metro. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data,dan verifikasi data. Instumen penelitian wawancara dengan kepala sekolah, wakakesiswaan, wakakurikulum, guru akidah akhlak dan siswa-siswi kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan karakter profetik di Madrasah Aliyah Muhammdiyah Boarding School Metro menggunakan model pembiasaan, keteladanan, pembinaan disiplin, pemberian hadiah dan hukuman, serta contextual teaching and learning. Dengan menerapkan model tersebut menghasilkan penerapan sifat sidiq (seperti karakter religius, jujur, dam mandiri), sifat amanah (seperti karakter disiplin dan tanggung jawab), sifat fathanah (seperti karakter kreatif), dan sifat tabligh (seperti karakter bersahabat dan komunikatif). Pendidikan karakter profetik yang diterapkan juga menggunakan aspek moral knowing, moral feeling, dan moral action.
EDUKASI PIJAT KAKI RELAKSASI (PIJAR) DALAM UPAYA MENGONTROL TEKANAN DARAH DI WILAYAH KECAMATAN TAMBAK SARI Iswati, Iswati; Orizani, Chindy Maria; Istifada, Rizkiyani; Susila, Wahyu Dini Candra
Community Development in Health Journal Volume 1, Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : PPM STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/cdhj.v1i2.473

Abstract

Introduction & Aim: The aging process impacts reducing body resistance in older adults. Hypertension is a health problem caused by the aging process and lifestyle factors. The incidence of hypertension in older adults continues to increase in Surabaya. Non-pharmacological therapy with relaxing foot massage is an intervention to control blood pressure in older adults. Relaxing Foot Massage (PIJAR) educational activities in community service aim to increase the knowledge of older adults and their families in maintaining blood pressure. Method of Activity: Implementation of community service activities consists of three stages, such as initial survey, socialization, and implementation. Using a health education method, this activity was carried out on March 14, 2023, in Tambak Sari District, Surabaya. The material provided in this activity is the concept and demonstration of relaxing foot massage to 10 (ten) older adults and families. Data analysis used a univariate test with attention to the evaluation results through a questionnaire before and after health education. Results: There was an increase in knowledge after being given health education from 40% to 100% in good knowledge. There was an increase in average blood pressure from 40% to 60% after the Relaxation Foot Massage demonstration. Discussion: Health education and Relaxation Foot Massage can be used to increase the knowledge of the elderly group. Non-pharmacological therapy foot massage can help older adults to control blood pressure. Families have an active role in controlling blood pressure by providing relaxing foot massages to older adults.
PENDIDIKAN KESEHATAN MASYARAKAT DAN MANAJEMEN STRES DALAM MENSTABILKAN TEKANAN DARAH DAN KECEMASAN PENDERITA HIPERTENSI Susila, Wahyu Dini Candra; Iswati, Iswati; Istifada, Rizkiyani; Susanti, Kamelia; Isya, Firda Nur; Ismawati, Ismawati
Community Development in Health Journal Volume 1, Nomor 1, April 2023
Publisher : PPM STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.453 KB) | DOI: 10.37036/cdhj.v1i1.379

Abstract

Introduction & Aim: Hypertension is a condition where the systolic blood pressure is more than 140 mmHg and the diastolic is more than 90 mmHg. Hypertension data in East Java Province is ranked sixth in the 2018 Riskesdas. One of the various effects of hypertension is the anxiety and discomfort it causes. One of the non-pharmacological therapies that can be done is stress management in the form of deep breathing relaxation techniques and progressive muscle relaxation. Health education is given to increase participants' knowledge about the disease they are suffering from. Health education and stress management in the form of deep breathing and progressive muscle relaxation are offered to solve blood pressure and anxiety problems for people with hypertension. Method of Activity: Implementation of activities in the form of health education followed by demonstrations of the implementation of stress management in the form of deep breathing and progressive muscle relaxation. The activities were carried out en masse and the results were measured using the Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) before the activity and 1 week after the activity. The activity was carried out on December 21 2022 in the Gundih Region, Bubutan, Surabaya City. Results: There was a decrease in blood pressure and a decrease in the participants' anxiety. Discussion: Stress management can help reduce blood pressure and anxiety scores, these conditions can be related because anxiety causes increased blood pressure, and it is necessary to increase knowledge with Health Education so that sufferers can have a better attitude towards their health problems.
OPTIMALISASI PENCEGAHAN DEMENSIA PADA LANSIA DENGAN PERMAINAN KARTU NOSTALGIA (PAKARNO) Maria Orizani, Chindy; Susila, Wahyu Dini Candra; Iswati, Iswati
Community Development in Health Journal Volume 2, Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : PPM STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/cdhj.v2i2.589

Abstract

Introduction & Aim: According to WHO, dementia is a neurodegenerative syndrome that arises due to a chronic and progressive disorder accompanied by impaired multiple sublime functions such as calculation, learning capacity, language, and decision making. The number of people with dementia in Indonesia is 1.2 million and Indonesia is included in the top ten countries with the highest dementia in the world and Southeast Asia in 2020. The phenomenon that occurs in the field shows that the decline in cognitive function in the elderly has not received maximum treatment. This community service activity aims to apply the use of the Nostalgia Card Game (PAKARNO) to prevent dementia in the elderly. Method of Activity: Community service is carried out by conducting education, demonstration and redemonstration with the Nostalgia Card Game (PAKARNO) as a form of prevention of dementia in the elderly. The number of respondents was 30 elderly people who were members of the Elderly Posyandu. Results: The results of the Wilcoxon sign-rank test showed an increase in knowledge about dementia with a p-value of 0.03 and skills with a p-value of 0.01, as well as a chi-square test on increase attitudes with a p-value of 0.01. Discussion: The success of the Reminiscence therapy program through nostalgic card games (PAKARNO) memory management in the elderly with dementia cannot be separated from the ability to remember events or events in the past so that it makes the respondent's commitment to be able to carry out therapy properly.
IMPLEMENTASI DIORAMA 3D INTERAKTIF BERBASIS PILAR (Dio- 3D IBP) DALAM MENINGKATKAN SELF MANAGEMENT DAN BLOOD PRESSURE CONTROL PADA PENDERITA HIPERTENSI Fajriyah, Novita; Susanti, Susanti; Iswati, Iswati; Geonarso, Roberto
Community Development in Health Journal Volume 2, Nomor 1, April 2024
Publisher : PPM STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/cdhj.v2i1.524

Abstract

Introduction & Aim: Hypertension is a chronic disease and is considered a global health problem that can cause complications, such as cardiovascular disease, chronic kidney disease, dementia, and death from cardiovascular disease. Patients need a support system in managing their disease. One way to control blood pressure and prevent hypertension complications is to improve self-management. Community involvement is integrated in the program to have a social support system in carrying out self-management. The aim of this community service is to improve self-management and blood pressure control in hypertension sufferers. Method of Activity: Implementation of the Pillar-Based Interactive 3D Diorama (Dio-3D IBP) was carried out on 20 hypertensive respondents who had previously undergone examinations at the Surabaya regional health center. The community service lasted for four weeks in RW 07, Kapasan Village, Simokerto District, Surabaya. The activity stages are initial survey, implementation, education, mentoring and evaluation. Self management was measured using the Hypertension Self Management Behavior Questionnaire and blood pressure control was measured using a sphygmomanometer. Community service results are assessed by analyzing data using the Wilcoxon Signed Rank Test statistical test. Results: This community service can change people's behavior regarding self-management and blood pressure control. The results of the Wilcoxcon test are self-management p=0.001 and improvement in blood pressure with systole and diastole values p=0.00. Discussion: Implementation of a Pillar-Based Interactive 3D Diorama (Dio-3D IBP) can improve self-management and blood pressure control in hypertension sufferers. Health care workers should participate in health education programs to meet community needs and improve compliance with their treatment regimens.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdillah Abdillah Abu Bakar Afifah, Hanifatul Agus Pahrudin Agustini, Ni Putu Christika Aini, Naharin Ainurrohmah, Masyayu Permata Aisyah , Siti Al Faqih, Handini Lutfiana Al-Madany, Fahmi Fauzan Amin, Nadyah Safirah Ana Zakiyah Anggraini, Yunita Diah Ayu Aprillia Maharani, Aprillia Arief Widjadmoko Ashari, Nanda Rizki Aisyah Astuti, Kuntari Puji Azizah, Yesita Nur Bain Khusnul Khotimah bintari, intan galuh Budi Dwi Satoto Budi Kristanto Budiawan, Erik Cahyo, Danisyah Chindy Maria Orizani Dewi Andriani Diyono, Diyono Dwiningtyas, Cornelia Ratna Fadhilla, Alfidha Nur Fajriyah, Novita Faniwati, Faniwati Faozi, Charis Faqih, Abdulloh Febriana, Inan Aditya Firnanda Erindia Fitriyasari , Anis Fitriyasari, Anis Foni, Rostiana Geonarso, Roberto Hakiki, Taj'ja Lintang Heri Cahyono Heri Suroso, Heri Ignatius, Jimmy Ilham, Raden Bagus Mohammad Rifki Febrika Imbiri, Rabecca Paulina Ismawati Ismawati Istifada, Rizkiyani Isya, Firda Nur Kadir, Khairul Azmi Abd Koderi Kristiani, Rina Budi Kuliyatun, Kuliyatun Kurniawan, Afif Lomi, Putri Melinda Luthfia, Renza M. Ihsan Dacholfany M. Omba, Dewi Serlina Maharani, Mei Dita Maharani, Naura Puspa Mamesah, Marline Merke Marampa, Yuliana maulidia, Lutfiatul Miftakhul Huda Muttaqillah, Muttaqillah Nur Bakhtiar Rokhman Nur, Tajuddin Nurchahyani, Sherllis Nurwijayanti Permadi, Lalu Adi Prabowo Adi Widayat Pranata, Emilia Prastowo, Gatot Pratama, Nada Putri Rahmawati, Mela Rismawan, Arbi Rohaningsih, Chusnul Rukmini Rukmini Rumayomi, Stevania Salim, M. Ilham Salim Ilham Saputri, Nia Tika Sarbini Sarbini, Sarbini Siti Aisah Siti Hardiyanti Siti Nur Qomariah Songidan, Junaidi Sugiyarto Sugiyarto Sujino, Sujino Sukarman Sukarman Sulistiyoningrum, Renny Sulistyana, Caturia Sasti Suryoto Suryoto Susanti Susanti Susanti, Kamelia Susila, Wahyu Dini Candra Syafrimen Syafril Tafydah, Alfeny Tjokro, Silvia Haniwijaya Udrayana, Setya B. Udrayana Udrayana, Setya Budhi Wahidin, Anas Nur Warsini Warsini Widi Hartono Widjiatmoko, Arief Wijaya, Hermanto Wiyono, Elviana Putri Yulianti, Tunjung Sri Zahra, Septiani Az