p-Index From 2021 - 2026
6.489
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KERJASAMA DAN PERSEFAHAMAN BAGI KOMUNITAS PEDAGANG DAN PENGUSAHA MELAYU DI MALAYSIA Zuhriyah, Nur Azizah; Khulsum, Umi; Risna, Meilia; Utami, Pertiwi; Mustaffa, Abaidullah Bin; Basrowi, Basrowi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33052

Abstract

Mitra pada kegiatan international community service ini adalah para pedagang dan pengusaha yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Melayu Malaysia (PERDASAMA) di Malaysia. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah (1) belum adanya kerjasama komunitas pedagang dan pengusaha Melayu Malaysia dengan Asosiasi akademisi dan Universitas Antarbangsa dalam rangka meningkatkan ekonomi dan bisnis syariah di kancah global; (2) belum optimalnya keterampilan manajerial keuangan dan bisnis syariah yang dilakukan selama ini; (3) belum maksimalnya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); dan (4) masih rendahnya pengetahuan tentang inovasi baru dan pemanfaatan teknologi dalam bisnis. Dari empat permasalahan yang diidentifikasi, solusi yang dilakukan adalah; (1) pelaksanaan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Uniti Asia Group, ASEAN Academic Asosiation (AAA), dan PERDASAMA; (2) berbagi keterampilan dan pengalaman dengan para Tim dan delegasi dari berbagai Universitas dari Indonesia; (3) melaksanakan seminar yang berfokus pada strategi pengembangan UMKM, akses terhadap modal usaha, dan pemasaran produk berbasis e-commerce dan media sosial; (4) berbagi pengetahuan dengan melakukan diskusi grub yang dipimpin oleh Tim tentang peran inovasi baru dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing bisnis syariah secara global. Metode penelitian fokus grub discussion (FGD) memandu pelaksanaan kegiatan yang menekankan pada interaksi dan perilaku mitra. Setelah pelaksanaan kegiatan selesai dilakukan; (1) terjalin hubungan yang baik antara institusi dalam bidang kolaborasi penelitian, pertukaran ilmiah dan akademik serta program pelatihan dan pengembangan; (2) memperoleh pengalaman baru dalam hal keterampilan manajemen, kepemimpinan, dan komunikasi untuk memahami konsumen serta menggunakan informasi yang diperoleh untuk mempromosikan bisnisnya; (3) meningkatnya pengetahuan tentang strategi pengembangan UMKM di era modern; dan (4) meningkatnya pengetahuan tentang cara menciptakan inovasi dan implementasi teknologi untuk bisnis keberlanjutan. Dapat simpulkan bahwa program yang telah dilakukan mampu memberikan dampak yang berarti bagi keberlangsungan mitra di masa depan
PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL TARI DAERAH KALIMANTAN TENGAH Wijaya, Andika; Basrowi, Basrowi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1889-1899

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural memiliki adat istiadat dan ragam kesenian budaya untuk mendukung perekonomian melalui bidang pariwisata. Hukum perlindungan hak kekayaan intelektual dapat mencegah pelanggaraan terhadap hak cipta kesenian daerah. Namun, studi terdahulu menemukan rendahnya literasi hukum. Penelitian ini bertujuan menyelidiki tentang perlindungan hak kekayaan intelektual tari daerah di Provinsi Kalimantan Tengah. Penyelidikan ini berpedoman pada metode kajian hukum dan pendekatan yuridis normatif. Sumber data kepustakaan dan peraturan Undang-Undang yang relevan digunakan peneliti. Temuan pertama mengungkapkan bahwa peraturan pemerintah ditingkat nasional telah memadai dalam memberikan perlindungan HKI kesenian daerah setelah diterbitkannya Undang-Undang tentang Hak Cipta. Temuan kedua menjelaskan bahwa perliungan HKI tari daerah belum memiliki kepastian hukum yang kuat. Karena beberapa wilayah di tingkat daerah dibawah kepemimpinan bupati belum memiliki payung hukum. Kesimpulannya adalah perlindungan hukum terhadap hak kekayaan intelektual tari daerah masih belum maksimal. Implikasi yang diharapkan agar pemerintah daerah diseluruh wilayah potensial merancang regulasi yang mampu melindungi dan memberdayakan kesenian daerahnya untuk kesejahteraan masyarakat seluas-luasnya.
OCCUPATIONAL RISK MANAGEMENT FOR THE CODING OFFICER OF THE MEDICAL RECORD INSTALLATION SECTION OF BANTEN REGIONAL PUBLIC HOSPITAL Fatwa Andini Yusuf, Zia'ul; Muti'ah, Eva; Basrowi, Basrowi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1861-1868

Abstract

The hospital is a health service facility that is needed by all levels of society in an effort to improve the health status of both individuals and society. To meet these needs, hospitals are required to provide the best and quality services. Occupational safety and health is an important factor for creating labor productivity, especially in this globalization era. One of the important services of the hospital is the medical record installation service which serves the filing of documents regarding identity, examination, treatment, actions and services for patients and coding of disease diagnoses. This study aims to find out the working description of coding officers at Banten Hospital, analysis of work risks that occur in coding officers and their risk management. The research method used a qualitative descriptive which was conducted from March 2022-April 2022 on coding officers at the medical record installation at the Banten Regional General Hospital. The research was conducted using in-depth interview techniques with 2 coding officers regarding everything needed in the research. The results of the study showed that there were 6 risks at work for coding officers at Banten Hospital which were divided into 3, namely mild, moderate, and severe risks. The solution that can be done is to make SOPs regarding work safety for coding officers at Banten Hospital so that a fit body is created so that they can work optimally
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY (AR) PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS X DI SMA NEGERI 1 CIRUAS Amaliyah, Amaliyah; Basrowi, Basrowi; Rahmadani, Kurniati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4253-4261

Abstract

Kemampuan pemahaman sangat penting bagi siswa dalam mengarahkan pembelajaran untuk menunjang keberhasilan dalam proses mata pelajaran informatika. Sekarang dengan adanya media pendidikan augmented reality, media tersebut dapat digunakan untuk mengajar siswa dengan lebih baik. Kemampuan seorang guru dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami informasi baru terletak pada kemampuan guru dalam menggunakan sumber daya pengajaran yang inovatif, kreatif, dan efisien yang dimungkinkan oleh teknologi dan media saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemahaman siswa, sejauh mana siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Ciruas memahami mata pelajaran informatika. Tujuan penelitian deskriptif kualitatif ini adalah untuk mendeskripsikan sejauh mana siswa untuk memastikan apakah pengetahuan siswa tinggi, sedang, atau rendah. Temuan penelitian ini diyakini dapat memberikan informasi berguna bagi para pendidik yang tertarik untuk meningkatkan keterampilan pemahaman siswanya melalui berbagai bentuk media. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap siswa Kelas X-1 Informatika SMA Negeri 1 Ciruas diketahui bahwa media augmented reality dapat diterapkan di dalam kelas, dengan nilai rata-rata setiap indikator mencapai persentase 75,3%.  Dan dari hasil wawancara banyak siswa yang mengakui bahwa media pembelajaran augmented reality mampu meningkatkan kemampuan pemahaman. ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY (AR) PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS X DI SMA NEGERI 1 CIRUAS
PENGARUH MODAL SOSIAL DAN PERAN PEMERINTAH TERHADAP PEMBANGUNAN PARIWISATA DENGAN PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI SIDOARJO Mulyani, Sri; Basrowi, Basrowi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4367-4377

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi modal sosial dan pemerintah dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur, dengan keterlibatan masyarakat sebagai variabel intervening. Penelitian ini dilakukan di enam kecamatan di Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur yang terkenal dengan wisata alam, wisata bahari, wisata religi, dan wisata produksi. Sampel pada penelitian ini berjumlah 355 orang. Data yang diperoleh melalui survei kemudian diuji menggunakan SEM-PLS. Menurut penelitian dan analisis data: Modal sosial secara langsung mempunyai dampak signifikan terhadap keterlibatan masyarakat. Fungsi pemerintah secara langsung mempunyai dampak signifikan terhadap keterlibatan masyarakat. Modal sosial secara langsung mempunyai dampak signifikan terhadap pertumbuhan pariwisata. Partisipasi masyarakat mampu memediasi secara parsial modal sosial dan peran pemerintah terhadap pembangunan pariwisata di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.
APAKAH MEMILIH SAHAM DAFTAR EFEK SYARIAH INDONESIA DENGAN ANALISIS TEKNIKAL AKAN MENGUNTUNGKAN? Basrowi, Basrowi; Fauzi, Fauzi; Utami, Pertiwi
Al-Infaq: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 11 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah saham daftar efek syariah Indonesia dengan menggunakan analisis teknikal akan memberikan keuntungan. Karena, kemungkinan besar bagi pemula akan kesulitan menggunakan analisis teknikal yang nampak seperti chart. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan pendekatan ekonomi syariah. Hasil studi menemukan bahwa ada strategi khusus yang digunakan untuk membaca pergerakan harga menggunakan analisis teknikal dan apabila tidak memahami dan memprediksi pergerakan harga dengan baik maka kerugian yang akan diperoleh. Analisis teknikal yang digunakan untuk mengetahui pergerakan harga dengan memberi sinyal waktu masuk dan keluar pasar saham pada emiten yang terdaftar di daftar efek syariah tidak banyak berbeda dengan umumnya yang digunakan pada pasar modal. Hanya saja larangan dan ketentuan baik produk, distribusi, dan operaionalnya yang harus sesuai dengan prinsip syariah dan teknik ini disarankan tidak digunakan untuk memperhitungkan keuntungan jangka panjang namun dalan jangka pendek dapat menghasilkanpengembalian yang positif pada investor.
ISLAMIC BANK ASSET GROWTH: PREDICTIVE ASSESSMENT TOWARD DOMINANT VARIABLES AFFECTING Dermawan, Dorry; Hunainah, Hunainah; Suseno, Bambang Dwi; Basrowi, Basrowi
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (Journal of Islamic Economics and Business) Vol. 7 No. 2 (2021): JULY-DECEMBER 2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jebis.v7i2.26732

Abstract

This study departs from asset growth in Islamic banks which has decreased in the last four years even though assets have increased every year. This research is structured to be the basis for making policies to increase the growth of assets of Islamic banks. The research design used is quantitative with the help of smart PLS ver.3.3. The number of samples is 94 people from a population of 123 employees of Islamic Banks Serang and Cilegon Branch Offices with supervisory positions and above. The sample selection in this study uses probability sampling, so that all branch offices of Islamic banks in Cilegon and Serang as well as all supervisory work units have the same opportunity to be selected as samples. The results indicate that the ones that have the biggest influence in increasing the growth of Islamic bank assets are the financing to deposit ratio and non-performing financing. This can be seen from the path coefficient value resulting from this study between financing to deposit ratio on asset growth has a coefficient value of 2.818 and non-performing financing on asset growth has a coefficient value of 3.767. Thus, both financing to deposit ratio and non-performing financing influence increasing the growth of assets of Islamic banks. The results of this study emphasize to bankers to maintain the quality of financing to remain smooth and avoid non-performing financing.  
Analisis Aspek Dan Upaya Perlindungan Konsumen Fintech Syariah Basrowi, Basrowi
Lex Librum : Jurnal Ilmu Hukum 2019: Volume 5 Nomor 2 Juni 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46839/lljih.v5i2.134

Abstract

Penelitian ini hendak mendeskripsikan tentang: (1) bentuk-bentuk perlindungan konsumen dalam pemanfaatan Fintech, (2) berbagai upaya pencegahan penyalahgunaan finteh, dan (3) peran BI, OJK, dan Kemeninfokom dalam memberikan pembelajaran kepada masyarakat agar tidak terlilit utang kepada penyelenggara fintech. Metode yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah yaitu dengan pendekatan normatif dengan mempelajari berbagai dasar hukum dan literatur yang relevan. Berdasarkan hasil analisis mendalam disimpulkan bahwa: pertama, bentuk perlindungan konsumen dalam pemanfaatan fintech adalah melalui dua cara yaitu prefentif dan kuratif. Kedua, berbagai upaya mencegahan yang dapat dilakukan agar para penyelenggaran Fintech tidak menyalahgunakan aplikasinya, adalah dengan cara memberikan kewajiban untuk melakukan pelaporan kepada OJK. Ketiga, peran BI, OJK, dan Kemeninfokom dalam memberikan pembelajran kepada masayakat agar tidak terlilit utang yaitu dengan cara memberikan penyuluhan melalui pemberian iklan layanan masyarakat melaui TV, koran, radio, dan situs resmi, memperkuat literasi dan wawasan masyarakat. Kata Kunci : Financial Technology, Perlindungan Konsumen. Abstract: This study is about to describe: (1) risk analysis and other forms of Fintech consumer protection, (2) various efforts to prevent misuse of fintech, and (3) settlement of fintech business disputes. The method used to answer the problem formulation is a normative approach by studying various legal bases and relevant literature. Based on the results of the in-depth analysis it was concluded that: first, the form of consumer protection in the use of fintech is in two ways, namely prevention and curative. Second, various preventive measures that can be taken so that the organizers of Fintech do not abuse their applications, are by giving them the obligation to report to the OJK. Third, the role of Bank of Indonesia (BI), financial servises Outority (OJK), and the Ministry of Communication and Information in providing learning to people not to become debt-ridden by providing counseling through the provision of public service advertisements through television, newspapers, radio and official sites, strengthening literacy and public insight. Daftar Bacaan Alwi, A. B. (2018). Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi (Fintech) yang Berdasarkan Syariah. Al-Qanun: Jurnal Pemikiran Dan Pembaharuan Hukum Islam, 21(2), 255–271. Retrieved from http://jurnalfsh.uinsby.ac.id/index.php/qanun/article/view/684 Arner, D. W. (2017). Fintech: Evolution and Regulation Overview Background. Retrieved from http://docplayer.net/64391738-Fintech-evolution-and-regulation.html Chiu, Y., & Iris, H. (2016). Fintech and Disruptive Business Models in. Journal of Technology Law & Policy, 21, 55–112. Departemen Perlindungan Konsumen OJK. (2017). Kajian Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan: Perlindungan Konsumen Pada Fintech. EY global & Europe. (2017). gence of Fintech. EY Fintech Adoption Index 2017, 1–44. Retrieved from http://www.ey.com/GL/en/Industries/Financial-Services/ey-fintech-adoption-index Hariyani, I., & Serfiyani, C. Y. (2017). Perlindungan Hukum Dan Penyelesaian Sengketa Bisnis Jasa Pm-Tekfin. Jurnal Legislasi Indonesia, 14(3), 345–358. Muchlis, R. (2018). Analisis SWOT Financial Technology (Fintech) Pembiayaan Perbankan Syariah Di Indonesia (Studi Kasus 4 Bank Syariah Di Kota Medan). AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Syariah, 1(1), 335–357. Prihatwono. (2018). ASPEK HUKUM DALAM MENJALANKAN PERUSAHAAN FINTECH LENDING DI INDONESIA. JURNAL HUKUM FINTECH, TEKNOLOGI, TELEKOMUNIKASI & PERBANKAN SYARIAH, VOLUME 1-(Juni), 1–9. Rahma, T. I. F. (2018). PERSEPSI MASYARAKAT KOTA MEDAN TERHADAP PENGGUNAAN FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH). At-Tawassuth, Vol. III,(No. 1), 642 – 661. Samir, S., & Rahmizal, M. (2017). DEVELOPING ISLAMIC FINANCIAL TECHNOLOGY IN INDONESIA, 1(2), 130–140. https://doi.org/10.26487/hebr.v Sari, A. R. (2018). PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMBERI PINJAMAN DALAM PENYELENGGARAAN FINANCIAL TECHNOLOGY BERBASIS PEER TO PEER LENDING DI INDONESIA. YOGYAKARTA. Retrieved from http://e-journal.uajy.ac.id/14649/1/JURNAL.pdf Serfiyani C.Y & Hariyani I. (2017). Perlindungan Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bisnis Sistem Pembayaran Berbasis Technology Financial. Buletin Hukum Kebangsentralan, 14(1). https://doi.org/10.1242/jcs.150862 Sijabat, T. W. S. (2018). PELAKSANAAN PEMBERIAN KREDIT BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI OLEH FINTECH KEPADA PELAKU UKM ( Studi Pengawasan OJK Surakarta). SURAKARTA. Retrieved from http://e-journal.uajy.ac.id/14649/1/JURNAL.pdf Yuking, A. S. (2018). Urgensi peraturan perlindungan data pribadi dalam era bisnis fintech. JURNAL HUKUM & PASAR MODAL, VIII(16), 1–27.
Meningkatkan Daya Saing dan Kesiapan Kerja Santri melalui Edutechnopreneurship Berbasis AI dengan Pendekatan Neurocoaching Utami, Pertiwi; Khulsum, Umi; Purnamasari, Sinta Ayu; Basrowi, Basrowi
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.667

Abstract

This community engagement program sought to strengthen the competitiveness and work readiness of 30 Islamic boarding school students through AI-based edutechnopreneurship supported by a neurocoaching approach. The program addressed key challenges faced by pesantren, including limited vocational skills, low digital literacy, and lack of entrepreneurial mindset among students. Activities included training in halal bakery production, AI-assisted digital marketing, and Sharia-compliant business bookkeeping, implemented through a Participatory Action Research (PAR) framework. The integration of hands-on practice and neurocoaching reinforced students' growth mindset, motivation, and entrepreneurial skills. Pre-post assessments revealed that 86.7% of participants achieved competency across technical, digital, and managerial domains, surpassing the initial target of 80%. Outcomes included enhanced vocational abilities in bakery production, improved digital marketing capacity through social media and e-commerce platforms, better understanding of Sharia financial recording, and the establishment of a small-scale bakery unit. This unit serves as a foundation for advancing pesantren-based economic empowerment and provides a sustainable business model for future replication in similar Islamic educational institutions.
Evaluating the Fulfillment of Health Rights for Persons with Disabilities in Jakarta’s Community Health Centers Liany, Lusy; Purwaningsih, Endang; Basrowi, Basrowi; Queroda, Phillip G; Iskandar, Farhan Putra
Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER HUKUM FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS DIPONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jphi.v7i3.445-468

Abstract

Access to equitable health services is a priority in guaranteeing human rights, especially for persons with disabilities, which is implemented in the primary health service systems of developing countries. Although there is a comprehensive legal framework, structural and institutional barriers are essential in the fulfillment of inclusive health services. This study provides an analysis of the obstacles and implementation of the fulfillment of health rights of persons with disabilities at the Jatinegara Kaum Health Center. Puskesmas are at the forefront of providing health services, in line with the goals of Law Number 8 of 2016. The Jatinegara Kaum Health Center is the object of research because there is the highest population of people with disabilities in DKI Jakarta. The research was conducted by combining a legal framework with empirical data in the form of interviews, field observations, and document analysis, to evaluate systemic health service delivery practices. This study found a gap in the fulfillment of health rights with positive legal regulations that apply. Obstacles include limited infrastructure, limited medicines, supporting equipment, and lack of competence of medical personnel and the involvement of families of people with disabilities. This research provides recommendations for improving inclusive health facilities, the competence of health workers through special training, maximum allocation of funds, and cross-sectoral collaboration, in order to fulfill the health rights of persons with disabilities in a comprehensive and comprehensive manner.