Claim Missing Document
Check
Articles

Self Regulated Learning di Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) SMA di Provinsi Banten Rahmatullah, Mamat; Basrowi, Basrowi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.5222

Abstract

The COVID-19 pandemic has changed the virtual (online) learning system so that students are expected to remain motivated or motivated to learn. With the motivation to learn, it is expected that students will be interested in learning. Things that are considered to be able to affect students' learning motivation are self-regulated learning. The purpose of this study was to determine the effect of self-regulated learning on high school students in Banten Province. The results showed that self-regulated learning positively affected students' learning motivation in Islamic Religious Education (PAI). So self-regulated learning is essential in the learning process because it can affect learning motivation.
Optimizing Human Resources Management: Government's Crucial Role In Enhancing Education Resources In Indonesia Wildan Nuryanto, Uli; Basrowi, Basrowi; Quraysin, Icin; Pratiwi, Ika
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.6336

Abstract

Education is an important foundation in building the future of a nation. In the Indonesian context, the government has a significant role in ensuring access, quality and relevance of education throughout the region. This article explores the government's role based on the National Education System Law in improving education, focusing on policy implementation, curriculum, teacher training, as well as responses to the demands of the times and the needs of the global job market. This analysis also highlights the challenges faced and provides suggestions for improving the effectiveness of education policies. The results of the study show that the role of government is very important in improving human resources in the field of education, because without improving the quality of educational resources, the quality of education will not be improved. In other words, the quality of education will be able to increase when the quality of teachers and education personnel is improved in terms of educational capacity, experience, informal education, and various other learning skills. Future researchers can conduct research by looking at the role of local government in improving the quality of learning processes and outcomes or the leadership aspects of school principals, school committees and school supervisors
PENGETAHUAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HKI) GURU DAN SISWA SMPN 20 PURWOREJO DALAM UPAYA MEMBUDAYAKAN HKI GUNA MENUNJANG KEBERHASILAN PEMBELAJARAN Purwaningsih, Endang; Santoso, Jarot Tri Bowo; Basrowi, Basrowi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25044

Abstract

Tujuan kegiatan ini hendak memberikan tambahan pengetahuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sejak dini kepada para guru dan siswa SMPN 20 Purworejo yang terletak di Pituruh Purworejo, Jawa Tengah. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain: (1) keterbatasan akses informasi hukum terlebih tentang pengetahuan HKI, (2) kurangnya wawasan pengetahuan hukum guru dan siswa terkait HKI, dan (3) para guru dan siswa belum pernah mendapatkan penyuluhan HKI. Solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan edukasi, motivasi dan pelatihan serta pendampingan, dengan metode ceramah dan diskusi dilengkapi pre test dan post test. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya implementasi budaya HKI dalam proses pembelajaran dan terkait (1) permasalahan keterbatasan akses informasi hukum khususnya HKI telah ditangani dengan baik melalui penyuluhan dan sosialisasi, (2) demikian pula kurangnya wawasan pengetahuan HKI para guru dan siswa telah ditingkatkan, dan (3) edukasi dilakukan, hasilnya mereka termotivasi untuk berbudaya HKI dengan menerapkannya dalam proses pembelajaran.
PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN STUNTING DI DESA KEMUNING Basrowi, Basrowi; Nuryanto, Uli Wildan; Muti’ah, Eva; Sariwardani, Andriani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25559

Abstract

Kesehatan merupakan hal utama dalam proses kehidupan, untuk mendapatkan kesehatan yang prima perlu adanya penerapan pola hidup sehat. Kurangnya pengetahuan seputar gizi seimbang dan penerapan hidup bersih menjadi faktor utama terganggunya kesehatan. Salah satu permasalahan besar yang muncul akibat kesalahan pola hidup adalah kekurangan gizi kronis yang disebut stunting. Angka stunting saat ini masih mendominasi dan menjadi permasalahan kesehatan yang mengancam perkembangan generasi muda. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus bagi seluruh masyarakat agar bisa ditanggulangi dengan serius, karena hal ini akan menghambat tumbuh kembang anak dan mengganggu kecerdasan intelektual anak. Oleh karena itu, pencegahan stunting perlu segera dilakukan untuk keselamatan dan kelangsungan hidup generasi yang lebih maju. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pencegahan dan penanggulangan stunting di Kampung Rancawiru Desa Kemuning Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penyuluhan dan praktik. Teknik pengumpulan data melalui pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat dampak positif kegiatan pelatihan literasi pendegahan dan penanggulangan stunting, cara hidup sehat, pola pemberian gizi berimbang, dan perawatan anak usia 1000 HPK terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan penanggulangan stunting di Desa Kemuning.
PKM-PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN STUNTING KADER POSYANDU MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI WHATSAPP GROUP, MEDIA AUDIOVISUAL, DAN KEARIFAN LOKAL Basrowi, Basrowi; Muti’ah, Eva; Kardi, Kardi; Sanudin, Sanudin; Rohan, Elip Gozali
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26667

Abstract

Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain: 1) kurangnya pelatihan peningkatan keterampilan kader posyandu mengenai penggunaan teknologi sebagai media komunikasi, 2) rendahnya pemahaman mengenai whatsapp group dan media audiovisual 3) kurangnya pengetahuan mengenai kolaborasi media social dan audiovisual dengan kearifan local dalam pencegahan stunting. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kader kesehatan posyandu mengenai pencegahan stunting, selanjutnya meningkatkan pengetahuan kader posyandu dalam memanfaatkan teknologi komunikasi, serta meningkatkan pengetahuan kader mengenai kolaborasi antara penggunaan media social dan audiovisual dengan kearifan local masyarakat dalam pencegahan stunting. Mitra dalam program pengabdian kepada masyarakat ini adalah kader kesehatan posyandu Desa Kemuning Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang Banten. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode persuasive dan participatory action. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat baik, dapat memberikan pengalaman yang berbeda dan peningkatan kompetensi kader kesehatan posyandu di Desa Kemuning dalam memanfaatkan teknologi komunikasi khususnya whatsapp group dan audiovisual terutama kaitannya dengan pencegahan stunting masyarakat sekitar. Dengan adanya pemahaman yang mendalam mengenai pemanfaatan teknologi untuk mendapatkan informasi secara cepat seputar stunting, kader dapat memahami lebih jelas serta mudah dalam melakukan deteksi awal untuk menganalisis keluarga resiko stunting, sehingga data yang didapatkan akurat dan bisa membantu pemerintah desa untuk melakukan intervensi selanjutnya. Hal ini dapat mensukseskan percepatan penurunan stunting di Desa Kemuning.
PENINGKATAN KERJASAMA DAN PERSEFAHAMAN BAGI KOMUNITAS PEDAGANG DAN PENGUSAHA MELAYU DI MALAYSIA Zuhriyah, Nur Azizah; Khulsum, Umi; Risna, Meilia; Utami, Pertiwi; Mustaffa, Abaidullah Bin; Basrowi, Basrowi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33052

Abstract

Mitra pada kegiatan international community service ini adalah para pedagang dan pengusaha yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Melayu Malaysia (PERDASAMA) di Malaysia. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah (1) belum adanya kerjasama komunitas pedagang dan pengusaha Melayu Malaysia dengan Asosiasi akademisi dan Universitas Antarbangsa dalam rangka meningkatkan ekonomi dan bisnis syariah di kancah global; (2) belum optimalnya keterampilan manajerial keuangan dan bisnis syariah yang dilakukan selama ini; (3) belum maksimalnya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); dan (4) masih rendahnya pengetahuan tentang inovasi baru dan pemanfaatan teknologi dalam bisnis. Dari empat permasalahan yang diidentifikasi, solusi yang dilakukan adalah; (1) pelaksanaan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Uniti Asia Group, ASEAN Academic Asosiation (AAA), dan PERDASAMA; (2) berbagi keterampilan dan pengalaman dengan para Tim dan delegasi dari berbagai Universitas dari Indonesia; (3) melaksanakan seminar yang berfokus pada strategi pengembangan UMKM, akses terhadap modal usaha, dan pemasaran produk berbasis e-commerce dan media sosial; (4) berbagi pengetahuan dengan melakukan diskusi grub yang dipimpin oleh Tim tentang peran inovasi baru dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing bisnis syariah secara global. Metode penelitian fokus grub discussion (FGD) memandu pelaksanaan kegiatan yang menekankan pada interaksi dan perilaku mitra. Setelah pelaksanaan kegiatan selesai dilakukan; (1) terjalin hubungan yang baik antara institusi dalam bidang kolaborasi penelitian, pertukaran ilmiah dan akademik serta program pelatihan dan pengembangan; (2) memperoleh pengalaman baru dalam hal keterampilan manajemen, kepemimpinan, dan komunikasi untuk memahami konsumen serta menggunakan informasi yang diperoleh untuk mempromosikan bisnisnya; (3) meningkatnya pengetahuan tentang strategi pengembangan UMKM di era modern; dan (4) meningkatnya pengetahuan tentang cara menciptakan inovasi dan implementasi teknologi untuk bisnis keberlanjutan. Dapat simpulkan bahwa program yang telah dilakukan mampu memberikan dampak yang berarti bagi keberlangsungan mitra di masa depan
PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL TARI DAERAH KALIMANTAN TENGAH Wijaya, Andika; Basrowi, Basrowi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1889-1899

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural memiliki adat istiadat dan ragam kesenian budaya untuk mendukung perekonomian melalui bidang pariwisata. Hukum perlindungan hak kekayaan intelektual dapat mencegah pelanggaraan terhadap hak cipta kesenian daerah. Namun, studi terdahulu menemukan rendahnya literasi hukum. Penelitian ini bertujuan menyelidiki tentang perlindungan hak kekayaan intelektual tari daerah di Provinsi Kalimantan Tengah. Penyelidikan ini berpedoman pada metode kajian hukum dan pendekatan yuridis normatif. Sumber data kepustakaan dan peraturan Undang-Undang yang relevan digunakan peneliti. Temuan pertama mengungkapkan bahwa peraturan pemerintah ditingkat nasional telah memadai dalam memberikan perlindungan HKI kesenian daerah setelah diterbitkannya Undang-Undang tentang Hak Cipta. Temuan kedua menjelaskan bahwa perliungan HKI tari daerah belum memiliki kepastian hukum yang kuat. Karena beberapa wilayah di tingkat daerah dibawah kepemimpinan bupati belum memiliki payung hukum. Kesimpulannya adalah perlindungan hukum terhadap hak kekayaan intelektual tari daerah masih belum maksimal. Implikasi yang diharapkan agar pemerintah daerah diseluruh wilayah potensial merancang regulasi yang mampu melindungi dan memberdayakan kesenian daerahnya untuk kesejahteraan masyarakat seluas-luasnya.
OCCUPATIONAL RISK MANAGEMENT FOR THE CODING OFFICER OF THE MEDICAL RECORD INSTALLATION SECTION OF BANTEN REGIONAL PUBLIC HOSPITAL Fatwa Andini Yusuf, Zia'ul; Muti'ah, Eva; Basrowi, Basrowi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1861-1868

Abstract

The hospital is a health service facility that is needed by all levels of society in an effort to improve the health status of both individuals and society. To meet these needs, hospitals are required to provide the best and quality services. Occupational safety and health is an important factor for creating labor productivity, especially in this globalization era. One of the important services of the hospital is the medical record installation service which serves the filing of documents regarding identity, examination, treatment, actions and services for patients and coding of disease diagnoses. This study aims to find out the working description of coding officers at Banten Hospital, analysis of work risks that occur in coding officers and their risk management. The research method used a qualitative descriptive which was conducted from March 2022-April 2022 on coding officers at the medical record installation at the Banten Regional General Hospital. The research was conducted using in-depth interview techniques with 2 coding officers regarding everything needed in the research. The results of the study showed that there were 6 risks at work for coding officers at Banten Hospital which were divided into 3, namely mild, moderate, and severe risks. The solution that can be done is to make SOPs regarding work safety for coding officers at Banten Hospital so that a fit body is created so that they can work optimally
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY (AR) PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS X DI SMA NEGERI 1 CIRUAS Amaliyah, Amaliyah; Basrowi, Basrowi; Rahmadani, Kurniati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4253-4261

Abstract

Kemampuan pemahaman sangat penting bagi siswa dalam mengarahkan pembelajaran untuk menunjang keberhasilan dalam proses mata pelajaran informatika. Sekarang dengan adanya media pendidikan augmented reality, media tersebut dapat digunakan untuk mengajar siswa dengan lebih baik. Kemampuan seorang guru dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami informasi baru terletak pada kemampuan guru dalam menggunakan sumber daya pengajaran yang inovatif, kreatif, dan efisien yang dimungkinkan oleh teknologi dan media saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemahaman siswa, sejauh mana siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Ciruas memahami mata pelajaran informatika. Tujuan penelitian deskriptif kualitatif ini adalah untuk mendeskripsikan sejauh mana siswa untuk memastikan apakah pengetahuan siswa tinggi, sedang, atau rendah. Temuan penelitian ini diyakini dapat memberikan informasi berguna bagi para pendidik yang tertarik untuk meningkatkan keterampilan pemahaman siswanya melalui berbagai bentuk media. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap siswa Kelas X-1 Informatika SMA Negeri 1 Ciruas diketahui bahwa media augmented reality dapat diterapkan di dalam kelas, dengan nilai rata-rata setiap indikator mencapai persentase 75,3%.  Dan dari hasil wawancara banyak siswa yang mengakui bahwa media pembelajaran augmented reality mampu meningkatkan kemampuan pemahaman. ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY (AR) PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS X DI SMA NEGERI 1 CIRUAS
PENGARUH MODAL SOSIAL DAN PERAN PEMERINTAH TERHADAP PEMBANGUNAN PARIWISATA DENGAN PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI SIDOARJO Mulyani, Sri; Basrowi, Basrowi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i9.2023.4367-4377

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi modal sosial dan pemerintah dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur, dengan keterlibatan masyarakat sebagai variabel intervening. Penelitian ini dilakukan di enam kecamatan di Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur yang terkenal dengan wisata alam, wisata bahari, wisata religi, dan wisata produksi. Sampel pada penelitian ini berjumlah 355 orang. Data yang diperoleh melalui survei kemudian diuji menggunakan SEM-PLS. Menurut penelitian dan analisis data: Modal sosial secara langsung mempunyai dampak signifikan terhadap keterlibatan masyarakat. Fungsi pemerintah secara langsung mempunyai dampak signifikan terhadap keterlibatan masyarakat. Modal sosial secara langsung mempunyai dampak signifikan terhadap pertumbuhan pariwisata. Partisipasi masyarakat mampu memediasi secara parsial modal sosial dan peran pemerintah terhadap pembangunan pariwisata di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.