Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU KONSUMTIF KONSUMEN ONLINE SHOP MELALUI SOSIAL MEDIA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PSIKOLOGI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Renaldy, Muhammad; Dewi, Rooswita Santia; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1462

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui ada tidaknya hubungan antara kontrol diri dengan perilaku konsumtif. Populasi pada penelitian ini yaitu Mahasiswa/i Program Studi Psikologi Universitas Lambung Mangkurat berjumlah 170 orang mahasiswa/i. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala psikologi meliputi skala kontrol diri dan skala perilaku konsumtif. Hasil uji korelasi product moment dari karl pearson menunjukan bahwa terdapat hubungan negatif antara kontrol diri dengan perilaku konsumtif konsumen online shop media sosial pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Lambung Mangkurat. Adapun sumbangan efektif kontrol diri  terhadap perilaku konsumtif diketahui sebesar 34,1% dengan demikian 65,9% lainnya merupakan sumbangan faktor diluar kontrol diri seperti harga diri, konformitas, gaya hidup, dan media elektronik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa semakin rendah kontrol diri maka akan semakin tinggi perilaku konsumtif.
Peranan Privasi terhadap Kesesakan pada Siswa Asrama di MAN 4 Banjar Hardianti, Dini; Anward, Hemy Heryati; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v3i1.1421

Abstract

Sekarang ini, banyak orangtua memiliki kecenderungan untuk menyekolahkan anak mereka ke sekolah berasrama. Pada sekolah asrama menyediakan kamar yang dipakai bersama-sama, hal ini sejalan dengan mereka sebagai makluk sosial yang berarti tidak bisa melepaskan diri dari pengaruh manusia lain, dan tidak bisa hidup sendiri karena membutuhkan orang lain, tetapi selain sebagai sebagai makluk sosial mereka juga merupakan makhluk individu yang memiliki persamaan dalam satu hal yaitu memerlukan ruang yang tidak terganggu dengan orang lain, atau ingin memiliki privasi untuk dirinya sendiri. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya gangguan privasi pada individu, salah satu faktor tersebut adalah faktor situasional yaitu situasi tempat tinggal yang memungkinkan  seseorang untuk berinteraks dengan banyak orang menyebabkan timbulnya perasaan kesesakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan privasi terhadap kesesakan pada siswa asrama di MAN 4 Banjar. Populasi pada penelitian ini adalah siswa asrama di MAN 4 Banjar, dengan sampel sebanyak 100 siswa yang dipilih secara cluster sampling. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur, yakni skala privasi dan kesesakan. Analisa data menggunakan analisis regresi linear sederhana melalui SPSS. Berdasarkan hasil  analisis regresi  didapatkan  peranan antara  privasi terhadap kesesakan dengan nilai t hitung = 6,103 dengan nilai signifikan 0,000. koefisien determinasi menunjukkan peranan privasi terhadap kesesakan sebesar sebesar 27,5% sedangkan 72,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini.
Peranan Kemandirian Terhadap Stres Kerja Pada Karyawan Terdampak Covid-19 di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru Salwa, Dinda Alifa; Istiqomah, Ermina; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 5, No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v5i2.6198

Abstract

Penyebaran virus Covid-19 pada akhir tahun 2019 lalu menimbulkan dampak buruk bagi semua sektor, termasuk sektor industri. Banyak perusahaan yang mengalami kerugian akibat pandemi Covid-19 sehingga ini juga berimbas pada karyawan seperti banyak karyawan yang dirumahkan, mengalami pemotongan gaji hingga terkena PHK. Adanya kondisi ini menimbulkan stres kerja yang dialami karyawan semakin meningkat. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan karyawan untuk meminimalisir stres kerja yang terjadi di masa pandemi Covid-19 adalah dengan bersikap mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian terhadap stres kerja pada karyawan terdampak Covid-19 di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru. Subjek dalam penelitian ini adalah 107 karyawan terdampak Covid-19 di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala likert, sedangkan untuk analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil dari penelitian ini adalah kemandirian berpengaruh secara terhadap stres kerja pada karyawan.Koefisien bernilai negatif artinya semakin tinggi tingkat kemandirian maka semakin rendah stres kerja, dan begitupun sebaliknya.
HUBUNGAN PERILAKU KONFORMITAS DENGAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA PADA PENJUAL JAMU DI KAMPUNG PEJABAT (PENJUAL DAN PENGOLAH JAMU LOKTABAT) BANJARBARU Dinyati, Ayu; Hidayatullah, Muhammad Syarif; Dewi, Rooswita Santia
Jurnal Kognisia Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i2.1658

Abstract

Penelitian dilakukan untuk dapat tmengetahui hubungan antara perilaku konformitas dengan motivasi berwirausaha pada penjual jamu di Kampung Pejabat (Penjual dan Pengolah Jamu) Loktabat, Banjarbaru. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 33 orang penjual jamu Kampung Pejabat (Penjual dan Pengolah Jamu) Loktabat, Banjarbaru yang ditentukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan  menggunakan  instrument penelitian berupa skala perilaku konformitas dan skala motivasi berwirausaha. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yakni uji korelasi product moment Berdasarkan hasil uji korelasi didapatkan adanya hubungan antara perilaku konformitas dengan motivasi   berwirausaha. Nilai korelasi (r) positif menunjukkan bahwa semakin tinggi perilaku konformitas maka semakin tinggi  motivasi  berwirausaha,  sebaliknya semakin rendah perilaku konformitas maka semakin rendah motivasi berwirausaha. Hubungan antara sebanyak 65.9%dipengaruhi oleh factor lain yang tidaak diungkapkan dalam penelitian ini sedangkan sebesar 34.1% merupakan besaran hubungan antara konformitas dengan motivasi berwirausaha. Hasil analisa tersebut membuktikan bahwa  hipotesis yang menyatakan adanya hubungan antara perilaku konformitas  dengan  motivasi  berwirausaha  dapat diterima
HUBUNGAN PERSEPSI TUNTUTAN KERJA DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA DOSEN DI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Ariono, Pradana Aditya; Istiqomah, Ermina; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi tuntutan kerja dengan kecerdasan emosional  pada dosen di Universitas Lambung Mangkurat. Jenis sampling pada penelitian ini adalah teknik random klaster (cluster random sampling). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi product moment pearson dari Karl Pearson. Metode pengumpulan data menggunakan skla persepsi tuntutan kerja dan skala kecerdasan emosional. Hasil penelitian ini terdapat hubungan persepsi tuntutan kerja dengan kecerdasan emosional pada dosen di Universitas Lambung Mangkurat memiliki korelasi -0,656 dan taraf signifikansi sebesar 0,000. Nilai ini menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan yang kuat dan negatif antara kedua variabel, artinya semakin tinggi persepsi tuntutan kerja maka semakin rendah kecerdasan emsoional, sebalikanya semakin rendah persepsi tuntutan kerja maka semakin tinggi kecerdasan emosional. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan persepsi tuntutan kerja dengan kecerdasan emosional pada dosen di Universitas Lambung Mangkurat.
Hubungan antara Budaya Organisasi dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Kandama, Herry; Hidayatullah, Muhammad Syarif; Yuserina, Firdha
Jurnal Kognisia Vol 4, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v4i2.2719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara budaya organisasi dengan organizational citizenship behavior (OCB) pada pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampling jenuh, yaitu menyertakan semua anggota populasi sebagai sampel yang berjumlah 79 orang. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Person dan metode pengumpulan data menggunakan skala budaya organisasi dan skala organizational citizenship behavior (OCB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan yang kuat dan positif antara kedua variabel, artinya semakin tinggi pada variabel budaya organisasi maka semakin tinggi pula pada variabel organizational citizenship behavior (OCB). Begitupun sebaliknya, semakin rendah pada variabel budaya organisasi maka semakin rendah pula pada variabel organizational citizenship behavior (OCB). Kata Kunci: Budaya Organisasi, Organizational Citizenship Behavior (OCB), Badan Eksekutif Mahasiswa
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN KEBAHAGIAAN PADA PEREMPUAN YANG BERGABUNG DALAM KOMUNITAS MOTOR DI KUALA KAPUAS Leonita, Ananda Astriana; Hidayatullah, Muhammad Syarif; Akbar, Sukma Noor
Jurnal Kognisia Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v3i1.1431

Abstract

Kebahagiaan yaitu kepuasan yang berdasar pada pilihan yang telah dipilih untuk mencapai tujuan serta makna hidup yang dijalani. Perempuan yang bergabung dalam komunitas motor dapat menemukan kebahagiaan yang lebihlbesar melalui hubungannyaldengan anggota komunitas motor lainnya. Semakin banyakteman dan semakin erat kualitas pertemanan yang dimiliki maka semakin bahagia individu tersebut. Seseorang yang melakukan interaksi dan penyesuaian dalam berinteraksi dengan orang lain ditentukan oleh bagaimana cara menilai dirinya sendiri terlebih dahulu. Penilaian yang dilakukan kepada diri sendiri baik secara positif maupun negatif ini disebut sebagai harga diri. Tujuan penltian ini untuk melihat hubungan harga diri dan kebahagiaan pada perempuan yang bergabung dalam komunitas motor di Kuala Kapuas. Populasi penelitian ini adalah semua perempuan yang bergabung dalam komunitas motor di Kuala Kapuas. Pengambilan sampel yang digunakan berupa total sampling dengan total subjek berjumlah 194 perempuan yang bergabung dalam komunitas motor di Kuala Kapuas. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa skala harga diri dan skala kebahagiaan. Hasil yang diperoleh yaitu ada hubungan harga diri dan kebahagiaan secara signifikan, memakai metode analisis korelasi serta menunjukkan bahwa semakin tinggi harga diri semakin tinggi kebahagiaan, sebaliknya semakin rendah hargadiri semakin rendah kebahagiaan.
PENGARUH PERSEPSI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) TERHADAP KETERIKATAN KERJA KARYAWAN TEKNIK LAPANGAN DI PT. HALEYORA POWERINDO BANJARMASIN Maula, Ritli Rizqiana; Hidayatullah, Muhammad Syarif; Yuserina, Firdha
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1612

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh persepsi kesehatan dan keselamatan kerja terhadap keterikatan kerja karyawan teknik lapangan di PT Haleyora Powerindo Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan purpossive sampling berjumlah 57 orang karyawan teknik lapangan yang dilaksanakan di PT. Haleyora Powerindo. Metode analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Instrumen yang digunakan adalah skala persepsi kesehatan dan keselamatan kerja dan skala keterikatan kerja. Hasil uji regersi linier sederhana menunjukkan adanya pengaruh positifaantara persepsi kesehatan dan keselamatan kerja dengan keterikatan kerja pada karyawan teknik lapangan PT. Haleyora Powerindo. Adapun sumbangan efektif persepsi kesehatan dan keselamatan kerja terhadap keterikatan kerja pada karyawan teknik lapangan PT. Haleyora Powerindo sebesar 15,5% sedangkan 84,5% sisanya merupakan sumbangan dari faktor lain selain persepsi kesehatan dan keselamatan kerja yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
HUBUNGAN DETERMINASI DIRI DENGAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA PADA PEDAGANG JAMU DI KAMPUNG PEJABAT (PENGOLAH DAN PENJUAL JAMU LOKTABAT) Wijayanti, Maya; Hidayatullah, Muhammad Syarif; Ekaputri, Faridya Khairina
Jurnal Kognisia Vol 2, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i2.1684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan determinasi diri dengan motivasi berwirausaha pada pedagang jamu di kampung Pejabat (pengolah dan penjual jamu Loktabat). Subjek dalam penelitian ini sebanyak 33 orang pedagang jamu di kampung Pejabat yang ditentukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa skala determinasi diri dan skala motivasi berwirausaha. Metode analisis data menggunakan uji korelasi product moment dari Karl Pearson. Berdasarkan hasil uji korelasi didapatkan nilai r = 0,748 dengan taraf signifikansi 0,000 (p < 0,05), artinya terdapat hubungan antara determinasi diri dengan motivasi berwirausaha. Nilai positif pada hasil analisis korelasi (r) menunjukkan bahwa semakin tinggi determinasi diri maka semakin tinggi pula motivasi berwirausaha yang dimiliki oleh pengolah dan penjual jamu, dan sebaliknya semakin rendah determinasi diri maka semakin rendah pula motivasi berwirausaha yang dimiliki oleh pengolah dan penjual jamu. Hubungan antara determinasi diri dan motivasi berwirausaha sebesar 55% sedangkan 45% sisanya dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil analisa tersebut membuktikan bahwa hipotesis yang menyatakan adanya hubungan determinasi diri dengan motivasi berwirausaha pada pedagang jamu dapat diterima.
HUBUNGAN PEMBELIAN IMPULSIF DENGAN PENYESALAN PASCA PEMBELIAN PRODUK FASHION PADA SISWA SMAN 1 BANJARMASIN Yulfitasari, Raysa; Dewi, Rooswita Santia; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 1, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i2.1564

Abstract

Jaman yang semakin berkembang diiringi dengan kebutuhan yang meningkat berdampak pada pola belanja masyarakat, sehingga perusahaan berlomba-lomba meningkatkan penjualan mereka. Strategi perusahaan saat ini adalah berfokus kepada remaja dengan kontrol diri yang cenderung rendah sehingga memunculkan pola pembelian impulsif yang berdampak pada penyesalan pasca pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pembelian impulsif dengan penyesalan pasca pembelian produk fashion pada siswa SMAN 1 Banjarmasin. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa SMAN 1 Banjarmasin yang berjumlah 934 siswa yang terdiri dari kelas X-XII. Jenis sampling pada penelitian ini adalah simple random sampling dengan populasi >100 orang maka diambil 10% dari populasi sehingga didapat sampel sebanyak 93 siswa. Metode analisis data penelitian ini menggunakan korelasi product moment Pearson, pengumpulan data penelitian menggunakan angket yang terdiri dari angket pembelian impulsif dan penyesalan pasca pembelian. Berdasarkan uji normalitas pembelian impulsif dengan signifikansi sebesar 0,66 yang berarti sebaran normal, sedangkan untuk penyesalan pasca pembelian dengan signifikansi sebesar 0,79 artinya sebaran normal. Sumbangan pembelian impulsif terhadap penyesalan pasca pembelian adalah sebesar 39,5% dan 60,5% lainnya berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diteliti penelitian ini.
Co-Authors Achmad, Rendy Alfiannor Afif, Ahmad Musfida Al-Idrus, Syarifah Khusnul Khotimah Aldo, Aldo Altsaury, Roychan Abdul Aziz Amin, Ainol An-Nafi, Anastasya Rosyida Anjani, Riyan Anwar, Mukhlis Kaspul April Laksana Ardiansyah, Fikri Arifin, Akhmad Nabil Ariono, Pradana Aditya Arman, Januar As'ad, Ali Asnawi Asnawi Assamii, M. Reizo Atika Atika Atiqah, Adinda Nur AULIA, SITI Diah Ayu Pratiwi Dinyati, Ayu Dwi Nur Rachmah Ekaputri, Faridya Khairina Eli Apud Saepudin Ermina Istiqomah, Ermina Eunike, Agnes Fadilah, Shifa Fadillah, Rahmat Fathur Rohman, Fathur Fathurrahman Azhari Febrianti, Diana Febrianti, Resha Firdha Yuserina Firjatullah, Adib Pratama Firman Maulana, Firman Firman Wahyudi Firman Wahyudi, Firman Hadi, Riswan Hardiansyah Hardiansyah Hardianti, Dini Hemy Heryati Anward Hidayati, Nessie Husna Karimah Illahiya, Adrikni Islami, Alfin Jazuli, Muhammad Sulaiman Joko Sulianto . . Kandama, Herry Khairina, Nadia Leonita, Ananda Astriana Lestari, Putri Dewi Lia, Lapina Lutfi, Jamal Luthfi, Alghifari Athilla Mahmud Yusuf Mahmud Yusuf Malihah, Lola Marina Dwi Mayangsari Mashudi , Mashudi Mashudi Maula, Ritli Rizqiana Mira Azizah Muhammad Fahmi Nurani Muhammad Muhammad Muhammad, Aliyu Dahiru Mukminin , Amirul Najimah, Muzida Nasruddin Nasruddin Nassarrudin, Razie Bin Naufal, Yamani Neka Erlyani Nugraha, Ahmad Helmi Nuratikah, Rahmadilla Nursani, Shafa Aulia Nuzula, Muhammad Firdaus Padly, Asse Pangestu, Sukma Abimayu Parman Komarudin Pauzi, Gurum Ahmad Perwitasari, Raras Ayu Putri Ponglabba, Henry Ma’dika Rabiatul Adawiyah Ragil Rahmatullah Nurhakim Rahmi Fauzia, Rahmi Renaldy, Muhammad Rizki Amalia Rooswita Santia Dewi, Rooswita Santia Rosanti , Amelia Saipullah, Saipullah Salwa, Dinda Alifa Santi, Hanida Aulia Saragih, Nurul Miftahul Jannah Sari, Krismon Endah Saturrosidah, Anis Septyandani, Ema Shalehah, Anisatus Sri Wahyu Suciyati Sukma Noor Akbar Thaibah, Hayatun Tri Hidayati Ulfah, Khannys Dahliana Wahyiah, Ita Rosita Wardati, Winda Wijayanti, Maya Yohanes, Yunus Yulfitasari, Raysa Yulianti, Neng Cahya Zaini, Fakhruz Zatalina, Nabela Zwagery, Rika Vira