Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search
Journal : EDUCARE

Penerapan Model Pembelajaran Individu Keller Plan pada Perkuliahan Ilmu Alamiah Dasar Reviandari Widyatiningtyas
EDUCARE Vol. 1 No. 1, Juni 2002
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1479.232 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai penerapan model pembelajaran individu Keller Plan pada perkuliahan Ilmu Alamiah Dasar di FKIP UNLA terhadap sampel total mahasiswa angkatan 1998/1999 peserta perkuliahan Ilmu Alamiah Dasar sebanyak 38 orang. Dengan membatasi materi IAD pada materi lingkungan, dan metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen, menghasilkan kesimpulan yaitu bahwa pemahaman materi lingkungan mahasiswa sebelum pembelajaran tergolong pada katagori sedang dan setelah pembelajaran dengan menerapkan model Keller Plan berada pada katagori tinggi, juga terdapat perbedaan prestasi sebelum dan sesudah pembelajaran. Jadi pemahaman mahasiswa meningkat.
PEMBENTUKAN PENGETAHUAN SAINS, TEKNOLOGI, DAN MASYARAKAT DALAM PANDANGAN PENDIDIKAN IPA Reviandari Widyatiningtyas
EDUCARE Vol. 1 No. 2, Agustus 2002
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.301 KB)

Abstract

Pengetahuan yang dimiliki seseorang pada dasarnya berupa konsep-konsep. Konsep-konsep ini diproleh individu sebagai hasil berinteraksi dengan lingkungan. Dengan konsep-konsep dapat disusun suatu prinsip, yang dapat digunakan sebagai landasan dalam berpikir. Konsep didefinisikan oleh beberapa ahli sebagai berikut. Menurut Good (1973: 124), konsep adalah gambaran dari ciri-ciri, yang dengan ciri-ciri itu objek-objek dapat dibeda-bedakan. Menurut Yelon et al. (1971: 190), konsep adalah elemen umum dari sekelompok objek, peristiwa atau proses. Sedangkan menurut Kuslan dan Stone (1968: 79), konsep adalah sifat Khas yang diberikan pada sejumlah objek, proses, fenomena, atau peristiwa, yang dapat dikelompokkan berdasarkan sifat khas itu.
PERAN GURU DALAM MELAKUKAN PENILAIAN KETERAMPILAN PROSES Reviandari Widyatiningtyas
EDUCARE Vol. 2 No. 2, Agustus 2004
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1209.661 KB)

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran di kelas membawa konsekuensi kepada seorang guru untuk meningkatkan peranan dan kompetensinya, sebab guru yang kompeten akan lebih mampu mengelola kelas dan melaksanakan evaluasi bagi siswanya baik secara individu maupun kelas. Salah satu bagian dari pelaksanaan evaluasi dalam proses pembelajaran adalah penilaian keterampilan proses yang penilaiannya meliputi kemampuan atau keterampilan mengamati, menggolongkan, menafsirkan, meramalkan, menerapkan, merencanakan penelitian dan mengkomunikasikan. Penilaian keterampilan proses yang dilakukan oleh guru bisa berupa tes tertulis dengan salah satu kelemahannya adalah tidak mampu menjangkau semua kemampuan dan bentuk non tes berupa pengamatan yang dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran dengan kriteria yang dibuat disesuaikan dengan pokok bahasan, dan kondisi siswa dalam hal kemampuan berpikir siswa.
INSTITUSI PENDIDIKAN MENUJU WIRAUSAHA Reviandari Widyatiningtyas
EDUCARE Vol. 4 No. 1, Agustus 2006
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.581 KB)

Abstract

Kemampuan pemerintah Imdonesia dalam mendukung pembiayaan pendidikan belum tinggi secara komitmen dan masih rendah nominalnya. Sementara mengharapkan biaya pendidikan dari masyarakat dirasakan kurang realitas, karena kemampuan membayar mereka belum merata. Sebuah lembaga institusi pendidikan harus mampu menggulirkan lembaganya untuk dapat maju dalam hal muti di segala bidang. Utuk dapat mewujudkan hal tersebut, nampaknya sudah waktunya seorang pemimpin institusi pendidikan untuk menjadi seorang wirasusaha. Dibawah manajer atau pimpinan pendidikan yang berwirausaha kemampuan itu akan berdampak pada pembentukan identitas guru, dosen dan manajer pendidikan ke arah kerja kontraktual baru, sejalan dengan kuatnya spirit pembelajaran berbasis industri dan perdagangan.
Kurikulum Berbasis Kompetensi dalam Konteks Manajemen Berbasis Sekolah Reviandari Widyatiningtyas
EDUCARE Vol. 3 No. 1, Juli 2005
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1202.445 KB)

Abstract

Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) merupakan suatu desain kurikulum yang dikembangkan berdasarkan seperangkat kompetensi tertentu. Pembelajaran Berbasis Kompetensi adalah program pembelajaran di mana hasil belajar atau kompetensi yang diharapkan dicapai oleh siswa, sistem penyampaian dan indikator penyampaian hasil belajar dimasukkan secara tertulis sejak perencanaan dimulai. Dengan memperhatikan karakteristik pengembangan implementasi KBK serta konsep, tujuan dan prinsi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dapatlah dikatakan bahwa implementasi KBK hanya akan berhasil dengan baik apabila praktek manajemen sekolah diisi dengan semangat impelemenasi MBS. Pelaksanaan implementasi MBS yang benar akan menjamin peningkatan kadar implementasi KBK di setiap sekolah.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving terhadap Peningkatan Kemampuan Komunikasi matematis pada Siswa SMK Tiara Anzari; Reviandari Widyatiningtyas; Puji Budilestari
EDUCARE Vol. 12 No. 2, Desember 2014
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.686 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada siswa yang belajar dengan model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving lebih baik daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di salah satu SMK di Kota Bandung tahun ajaran 2013/2014, dengan pengambilan sampel secara tidak acak kelas melainkan dengan menerima keadaan subjek seadanya. Desain penelitian yang digunakan adalah desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada siswa yang belajar dengan model pembelajaran TAPPS lebih baik daripada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis pada Siswa SMK Ima Halimatusa'diah; Reviandari Widyatiningtyas; Irmawan
EDUCARE Vol. 12 No. 2, Desember 2014
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.724 KB)

Abstract

This research is motivated by mathematical thinking ability of students is still low, therefore carried out a study on the application of learning models in learning Mathematics Problem Solving. The purpose of this study was to find out: (1) whether there was an increase in students 'critical thinking skills in learning with the Problem Solving model (2) whether the improvement of students' mathematical critical thinking skills in learning with Problem Solving learning models was better than students learning by methods expository, quality improvement of students' critical thinking skills after using the Problem Solving learning model. The method used in this study is a quasi-experimental method. The research instrument used in this study was a written test of students' mathematical critical thinking skills and non-test instruments, namely the observation sheet. The results of the study showed that (1) there was an increase in students' critical thinking skills in learning with Problem Solving learning models (2) an increase in mathematical critical thinking skills of students learning with the Problem Solving model was better than students who learned using the expository method.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis pada Siswa SMK Meirina Lestari; Mumun Syaban; Reviandari Widyatiningtyas
EDUCARE Vol. 12 No. 2, Desember 2014
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.949 KB)

Abstract

This research was conducted to obtain empirical evidence about the impact of Problem Based Learning learning models to improve students' mathematical reasoning abilities in Vocational High Schools (SMK). This study used a quasi-experimental research design, to determine the increase in students' reasoning abilities used test instruments in the form of descriptions. The results of the study were obtained as follows. (1) There are differences in mathematical reasoning between students who learn using the Problem Based Learning model with students learning with conventional learning models in high group students. (2) There are differences in mathematical reasoning between students who learn using the Problem Based Learning model with students learning with conventional learning models in the middle group students. (3) There are differences in mathematical reasoning between students who learn using the Problem Based Learning model with students learning with conventional learning models in low group students. (4) There is a difference in the increase in mathematical reasoning abilities between students who study using the Problem Based Learning model and students who learn to use conventional learning models in group students as a whole are accepted.
Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMP Melalui Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping Nisa Srinita; Marthen Tapilouw; Reviandari Widyatiningtyas
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.21 KB)

Abstract

Latar belakang masalah adalah rendahnya kemampuan koneksi matematis. Kemampuan koneksi matematis termasuk kedalam kemampuan berpikir tingkat tinggi dan merupakan salah satu kompetensi yang penting untuk dimiliki siswa. Dengan demikian perlu diterapkan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa. Tujuan penelitian utuk mengetahui capaian peningkatan kemampuan koneksi matematis melalui penerapan model pembelajaran Mind Mapping. Metode penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII salah satu SMP di Kabupaten Bandung. Dipilih dua kelas siswa kelas VII sebagai sampel penelitian satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu sebagai kelas kontrol. Kesimpulan penerapan model pembelajaran Mind Mapping terdapat peningkata koneksi matematis siswa yang lebih baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Genius Learning dengan Pendekatan Open Ended untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis pada Siswa SMA Yuyun Yuhanifah; Reviandari Widyatiningtyas; Iwan Gunawan
EDUCARE Vol. 13 No. 2, Desember 2015
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.669 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam rangka memperoleh bukti empiris tentang pengaruh model pembelajaran Genius Learning dengan pendekatan Open Ended untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa SMA. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA kelas X di salah satu Kota Bandung. Populasi tersebut diambil sampel sebanyak dua kelas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuivalen. Untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa digunakan instrument tes. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji perbedaan rata–rata dua kelompok berpasangan dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis pada siswa dengan menggunakan model pembelajaran Genius Learning dengan pendekatan Open Ended.
Co-Authors Adlin Adlin Agung Cahya Gumelar Agung Cahya Gumilar Agung Gumilar Ahmad Hariyadi Ahmad Hariyadi, Ahmad Al Ghazali Al Ghazali Aldi Bastiatul Fawait Fawait Alek Andika Alek Andika Ambulani, Nur Annisah Annisah Anzari, Tiara Ari Widiyanto Astuti, Nadya Bayu Aji Prayoga Bella Anantha Sritumini Desya Megawati Purnama Dewi Nurrizki Dewi Rahmawati Widyaningsih Diharjo, Nugroho Noto Dina Nurdiana Fazrin Dwipriyoko, Estiyan Elly Retnaningrum Elly Retnaningrum Eva Lisnawati Fany Septian Farid Soleh Nurdin Fathoni, Fauziah Gaidha Febrian, Wenny Desty Gandariani, Titis Gumelar, Agung Cahya Gumilar, Agung Cahya Halimatusa’diah, Ima Hersiyati Palayukan I Gede Sujana Ima Halimatusa'diah Indrayadi Indrayadi Irmawan Irmawan Irmawan Irmawan Irmawan, , Iwan Gunawan Iwan Gunawan Janes Sinaga Jie, Lie Jixiong, Cai Jolanda Dessye Parinussa Jozua Sabandar Jozua Sabandar Juita Lusiana Sinambela Lestari, Meirina Lestari, Puji Budi Lisnawati, Cucu Lisnawati, Cucu Mardikawati, Budi Mariam, Popon Marthen Tapilouw marthen Tapilouw Marzuki Maulida Cindy Magdalena Meirina Lestari Mochamad Rasyid Ridha Moh. Solehuddin Muhajir Musa Musa, Muhajir Nisa Srinita Novidawaty Tambunan Nur Patria Pujitama Sari Nurdin, Farid Soleh Nurhalizah, Siti Nurrizki, Dewi Nursyam, Aisyah Nurzaima Nurzaima Nuzul Tenriana Ory Syafari Jamel Sutiyan Prayoga, Bayu Aji Puji Budilestari Rahman, Sidiq Aulia Rahmawati, Lailia Rauza Sukma Rita Retnaningrum, Elly Retnaningrum, Elly Rika Widya Sukmana Rini Werdiningsih Rita Zahara Rita Zahara, Rita Rohartati, Sri Rohartati, Sri Rukiyanto Rukiyanto, Rukiyanto Saifullah Saifullah Sappaile , Baso Intang Sapulete, Heppy Sari, Ade Risna Sartipa, Dewi Seftiani, Winni Setyawan, Gogor Christstmass Sitepu, Ediaman Siti Anah Kunyanti Siti Nurhalizah Solehuddin, Moh. Solissa, Everhard Markiano Srinita, Nisa Sritumini, Bella Anantha Sugisman Suharni Suharni Sukmana, Rika Widya Syaban, Mumun Syafa'at Ariful Huda Tiara Anzari Umul Khasanah Utari Sumarmo Utari Sumarmo Verawati Triyani Wandy Hanggara Warlim Warlim Widarman, Agung Widi Nurul Wukupyanti Widiyanto, Ari Widyaningsih, Dewi Rahmawati Widyarahman, Shelya Regina Wiwik Rohmiyati Yaya S. Kusumah Yaya S. Kusumah Yuhanifah, Yuyun Yuyun Yuhanifah Zou, Guijiao