Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Edutech

PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 BERDASARKAN KAJIAN TEORI PSIKOLOGI BELAJAR Susilana, Rudi
EDUTECH Vol 13, No 2 (2014): KURIKULUM 2013 DAN INOVASI PEMBELAJARAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v13i2.3095

Abstract

Abstract. The 2013 Curriculum offers a few new things, one of which is the emphasis on the application of the scientific approach. The scientific approach in 2013 Curriculum includes five core activities consisting of several activities as follows: observing, asking, doing, reasoning or associating, and communicating (drawing conclusion, presenting). This paper tries to describe the results of the theoretical studies of psychology of learning about activities developed in the scientific approach and formulate some conclusions that are expected to provide "reinforcement" to the implementers of 2013 Curriculum in various educational units.Keywords: Scientific Approach, 2013 Curriculum Implementation, Psychology of Learning Theory.Abstrak. Ada beberapa hal baru dalam pengembangan dan implementasi Kurikulum 2013, salah satunya adalah adanya penekanan penerapan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik dalam Kurikulum 2013 meliputi lima kegiatan inti yang terdiri atas beberapa kegiatan berikut, yaitu: mengamati, menanya, melakukan, menalar atau mengasosiasikan, dan mengomunikasikan (membuat kesimpulan, mempresentasikan).Paparan ini mencoba memaparkan hasil kajian teori psikologi belajar tentang kegiatan-kegiatan yang dikembangkan dalam pendekatan saintifik dan merumuskan beberapa simpulan yang diharapkan dapat memberikan "penguatan" kepada para implementator Kurikulum 2013 yang ada di berbagai satuan pendidikan.Kata Kunci: Pendekatan Saintifik, Implementasi Kurikulum 2013, Teori Psikologi Belajar.
THE IMPLEMENTATION OF 2013 CURRICULUM AT ELEMENTARY SCHOOL Susilana, Rudi
EDUTECH Vol 14, No 1 (2015): DINAMIKA PENDIDIKAN INDONESIA
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v14i1.957

Abstract

Abstract. The implementation of the new 2013 Curriculum in schools has been started in July 2013. The implementation of the curriculum is expected to increase the quality of management and process of education at any unit of education that leads to the effort of improving the quality of learning and education. In connection with the application of the new curriculum, this research would like to reveal the problems regarding how elementary school teachers respond to the implementation of 2013 Curriculum in Bandung City with regard to planning, implementation, and assessment of curriculum. It also studied the best practice which can be emulated in terms of planning, implementation and assessment of curriculum conducted by elementary school teachers in Bandung City.The results showed that the response of elementary school teachers on the implementation of 2013 Curriculum in Bandung City was in the positive category. The planning activity was in the category of very positive while the implementation and assessment activities were in the positive category. Some best practices that can be emulated in planning, implementation and assessment conducted by the teachers in implementing the 2013 Curriculum are the activities of sharing, hearing, in-house training and real teaching modeling that were carried out in Teacher Working Group (KKG).Keywords: 2013 Curriculum, teachers’ response, best practice, curriculum implementation Abstrak. Penerapan kurikulum baru, yakni implementasi Kurikulum 2013 di sekolah telah dimulai sejak bulan Juli 2013.  Implementasi Kurikulum tersebut diharapkan mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dan proses pendidikan pada setiap satuan pendidikan yang mengarah pada upaya peningkatan mutu pembelajaran dan pendidikan. Dilatarbelakangi oleh adanya penerapan kurikulum tersebut, penelitian ini ingin mengungkap permasalahan yang berkenaan dengan "Bagaimanakah respon guru SD terhadap terhadap implementasi Kurikulum 2013 di Kota Bandung dilihat dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian kurikulum? dan "Best Practice" apa yang dapat dicontoh dalam hal perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian kurikulum yang dilakukan oleh guru SD di Kota Bandung? Hasil penelitian menunjukkan bahwa Respon guru SD terhadap terhadap implementasi Kurikulum 2013 di Kota Bandung berada pada kategori positif.  Untuk kegiatan perencanaan berada pada kategori sangat positif, sedangkan untuk kegiatan pelaksanaan dan penilaian kurikulum berada pada kategori positif. Terdapat beberapa  "best practice" yang dapat dicontoh dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian  dari guru SD di Kota Bandung terkait dengan implementasi Kurikulum 2013 berupa kegiatan "sharing", "hearing", "in house training", dan "modelling real teaching" yang dilaksanakan di KKG atau KKG gugus. Kata kunci:      Kurikulum 2013, Respon Guru dan Best Practice Implementasi Kurikulum.
METODE PENCEGAHAN KEKAMBUHAN LUARAN REHABILITASI BERBASIS KEAGAMAAN DI MADRASAH TSANAWIYAH SERBA BAKTI SURYALAYA S, Nurhamzah C; Susilana, Rudi; Rusman, Rusman
EDUTECH Vol 20, No 3 (2021)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v20i3.34964

Abstract

Problematika penyalahgunaan NAPZA merambah ke seluruh lapisan masyarakat Internasional termasuk Indonesia sampai tingkat yang menghawatirkan. Laporan BNN menyebutkan, 70 % pengguna narkoba adalah pelajar. Pemerintah dan swasta bahu membahu melakukan pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan NAPZA termasuk mencegah kekambuhan.  Tujuan artikel untuk memproleh data tentang metode pencegahan kekambuhan penyalahgunaan NAPZA  di MTs Serta Bakti Suryalaya.  Desain penelitian adalah deskripsi kualitatif dengan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, wakil kepala, guru, tenaga pendidik dan kajian teoritik dari jurnal atau artikel dan bahan bacaan lainnya yang mendukung sebagai teknik pengumpulan datanya. Teknik analisis data dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan sampai selesai di lapangan dengan mengacu pada model analisis interaktif Miles dan Huberman dengan langkah-langkah: data collection, data reduction, data display, dan conclusion (drawing/verivying) dan pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi Creswell.  Hasil penelitian menunjukan metode pencegahan kekambuhan yang dilakukan di MTs Serba Bakti Suryalaya dengan menggunakan metode terapi, yakni 1) metode terapi kognitif perilaku (Cognitive Behavior Therapy) dengan mengoptimalkan peran guru BP;  2) terapi religi / spiritual dengan menjalankan kegiatan keagamaan khususnya amaliah TQN,  dan 3) terapi air (hydro therapy) yakni terapi mandi taubat. Disarankan untuk peneliti berikut dapat meneliti yang berhubungan dengan dampak dari metode-metode tersebut terhadap penyembuhan pecandu NAPZA.
DAMPAK INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN OLEH GURU TERHADAP DIGITAL CONTENT SAINS JENJANG SMP SELAMA PANDEMIC COVID 19 Laksmi Dewi; Rudi Susilana; Budi Setiawan
EDUTECH Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v22i1.53507

Abstract

Teachers and students had access to and were making use of digital tools and platforms when the education system was strained by the COVID-19 pandemic. The purpose of this research is to investigate how digital utilization into the instructional process affected teachers' use of technology during the recent COVID-19 pandemic. In this qualitative study, we used surveys (the Technology Integration and the Teaching Performance Survey) to gather our data. One hundred and one science teachers from junior high school levels were included in the sample from West Java Area, Indonesia. As the research showed, During the COVID-19 pandemic, teachers' adoption of technology was aided by digital content on science significantly positive to support and complete the learning goals. Implications for policymakers, school administrators, and future studies are essential for further development.Guru dan siswa memiliki akses ke dan memanfaatkan alat dan platform digital ketika sistem pendidikan berubah secara drastis sebagai akaibat dari pandemi COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengulas bagaimana dampak pemanfaatan materi digital dalam proses pembelajaran di sekolah jenjang menengah (SMP) khususnya pada bidang studi IPA yang mempengaruhi penggunaan teknologi oleh guru selama pandemi COVID-19 baru-baru ini. Dalam studi kualitatif ini, kami menggunakan dua survei (Survei Integrasi Teknologi dan Performansi Guru) untuk mengumpulkan data. Seratus satu guru IPA tingkat SMP terlibat atau turut serta sebagai sampel dalam penelitian ini yang berasal dari sekolah di wilayah Jawa Barat, Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, Selama pandemi COVID-19, adopsi teknologi oleh guru yang diikuti dengan integrasi teknologi meningkatkan performansi guru dalam mengajar sehingga secara signifikan dan positif mendukung ketercapaian tujuan pembelajaran. Implikasi lanjutan bagi pembuat kebijakan, administrator sekolah, dan studi kedepannya juga dirasa penting untuk dikembangkan