Articles
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK
Mardiah, Enok;
Hamdani, Aam;
Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i1.3193
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar siswa antara yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dengan yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Mekanika Teknik dan Elemen Mesin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian yang digunakan yaitu nonequivalent control group design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Siswa kelas X TPM di SMK Negeri 6 Bandung dengan kelas X TPM 2 sebagai kelas kontrol dan kelas X TPM 3 sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang lebih baik pada kelas yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (kelas eksperimen) dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,71 yang termasuk pada kategori tinggi, sedangkan kelas yang menerapkan model pembelajaran konvensional (kelas kontrol) nilai rata-rata N-Gain mencapai 0,49 yang termasuk pada kategori sedang.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MENGGAMBAR 2 DIMENSI MENGGUNAKAN COMPUTER AIDED DESIGN
Priono, Agus I.;
Purnawan, Purnawan;
Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v5i2.15179
Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan bahan ajar yang digunakan, menganalilis data hasil belajar siswa, ketercapaian kriteria ketuntasan minimu dan peningkatan hasil belajar siswa setelah model pembelajaran blended learning dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi expeimental research dengan pendekatan kantitatif dan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian siswa program keahlian Konstruksi Rangka Pesawat Udara di SMK Negeri 12 Bandung sebanyak 30 orang dengan teknik pengambilan purposive sample. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes praktik menggambar 2 dimensi menggunakan CAD sebanyak 3 kali dan instrumen ketercapaian pelaksanaan model pembelajaran blended learnig. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa adalah 83,6 dan 87% siswa mencapai KKM, rata-rata peningkatan hasil belajar siswa adalah 0,75 berada pada kategori tinggi. Disimpulkan bahwa pengaruh penerapan model pembelajaran blended learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi menggambar 2 dimensi menggunakan CAD.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MULTIMEDIA INTERAKTIF MODEL TUTORIAL DENGAN MEDIA HANDOUT PADA KOMPETENSI GAMBAR TEKNIK
Doreng, Rollyka;
Wiharna, Ono;
Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i2.4557
Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat: mengetahui gambaran hasil belajar siswa dengan menggunakan media handout dan media interaktif model tutorial pada mata pelajaran gambar teknik; dan mengetahui perbedaan perbandingan peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran gambar teknik siswa yang menggunakan media handout dan media interaktif model tutorial. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design yang dilaksankan pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016 dengan mengambil sampel 2 kelas yaitu TKR 1 dan TKR 2 di SMK Negeri 8 Bandung. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Instrumen tes (soal pre-test dan post-test) dan Instrumen non tes (lembar judgment media dan lembar judgment materi). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan multimedia interaktif model tutorial membantu meningkatkan kemampuan siswa menjadi lebih baik dibandingkan dengan media handout dengan rata-rata prestasi siswa yang belajar menggunakan media handout mendapatkan nilai N-gain sebesar 0,51 (sedang). Rata-rata prestasi siswa yang belajar menggunakan multimedia interaktif model tutorial mendapat nilai N-gain sebesar 0,54 (sedang). Kesimpulan dari penelitian ini adalah multimedia interaktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa lebih baik dari pada media handout.
KESESUAIAN ANTARA PENILAIAN BELAJAR OLEH GURU PRODUKTIF DENGAN STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI DASAR OTOMOTIF
Fatah, Pipit A;
Kusumah, Inu H;
Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v5i1.12622
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian antara penilaian belajar oleh guru produktif SMK dengan Standar Penilaian Pendidikan pada mata pelajaran Teknologi Dasar Otomotif di SMKN 6 Bandung. Data diperoleh dengan menyebarkan angket kepada responden yaitu para siswa kelas X Teknik Kendaraan Ringan di SMKN 6 Bandung, serta dengan meninjau dokumen-dokumen pendukung penilaian belajar. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 210 siswa dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase dengan hasil kesesuaian 87,1% pada tahap persiapan penilaian belajar, 77% pada tahap pelaksanaan penilaian belajar, 43,22% pada tahap tindak lanjut penilaian belajar, serta 83,3% pada tahap pelaporan penilaian belajar. Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan penilaian belajar di SMKN 6 Bandung khususnya pada mata pelajaran Teknologi Dasar Otomotif, lebih dari setengahnya telah sesuai dengan Standar Penilaian Pendidikan.
MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS SMK KELAS X PADA MATA PELAJARAN PEKERJAAN DASAR TEKNIK OTOMOTIF
Khoeruman, Khoeruman;
Komaro, Mumu;
Noor, Ridwan A. M.
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v5i2.15189
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran pekerjaan dasat teknik otomotif kompetensi keahlian teknik otomotif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 99 siswa kelas X.Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket tertutup dengan menggunakan skala Likert. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswakelas X pada mata pelajaran pekerjaan dasar teknik otomotif rata-rata 78,7%. Sebagian besar siswa kelas X memiliki motivasi dalam belajar khususnya pada mata pelajaran pekerjaaan dasar teknik oromotif. Kesimpulan penelitian ini yaitu siswa kelas X memiliki motivasi belajar yang baik dapat memproleh nilai yang memuaskan dan di atas KKM.
STUDI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODUL DAN WALL CHART PADA KOMPETENSI SISTEM KOPLING
Kamal, Musthafa;
Wiharna, Ono;
Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v3i1.3199
Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa serta peningkatan hasil belajarnya, setelah menggunakan modul dan wall chart pada kompetensi sistem kopling. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen true experimental design dengan bentuk desain pre-test posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri Bantarkalong Tasikmalaya teknik kendaraan ringan yang berjumlah 4 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 125 orang. Sampel penelitian dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen yang menggunakan modul dan kelas kontrol yang menggunakan wall chart. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu pre test yang dilaksanakan sebelum siswa melaksanakan proses pembelajaran dan post test setelah siswa melaksanakan proses pembelajaran. Kedua soal tes tersebut digunakan untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada skor post test setelah menggunakan modul sebesar 75,39 dan rata-rata hasil belajar pada skor post testsiswa setelah menggunakan wall chartsebesar 72,14. Peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan modul sebesar 57% dan peningkatan hasil belajar menggunakan wall chart sebesar 49%. Kesimpulan penelitian ini yaitu ata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan modul berada pada kategori sedang dengan peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang juga; dan ata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan wall chart berada pada kategori rendah, dengan peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK PADA STANDAR KOMPETENSI MERAWAT BATERAI
Wahyudin, Trio;
Supriawan, Dedi;
Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 2, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v2i2.1493
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran multimedia lebih baik dari pada penggunaan media pembelajaran klasikal pada standar kompetensi Memelihara Baterai di SMK Negri 6 Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian menggunakan Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X TKR SMK Negri 6 Bandung. Sampel yang diambil dalam penelitian ini hanya dua kelas yaitu kelas X TKR 2 sejumlah 33 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X TKR 4 sejumlah 33 siswa sebagai kelas kontrol. Hasil analisis data mendapatkan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan media pembelajaran multimedia lebih baik dari pada media klasikal, Hal ini bisa dilihat dari nilai rata-rata hasil akhir (Posttest). Nilai rata-rata pada kelas yang menggunakan multimedia (kelas eksperimen) sebesar 82,42 sedangkan kelas yang menggunakan pembelajaran klasikal (kelas kontrol) sebesar 74,91 dengan skala penilaian 0-100.
PENGARUH MULTIMEDIA MODEL TUTORIAL TERHADAP HASIL BELAJAR GAMBAR 3 DIMENSI SISWA SMK
Rudiawan, Dian;
Hamidah, Ida;
Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 2, No 1 (2015): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v2i1.1150
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran peningkatan hasil belajar siswa pada materi ajar solid editing kompetensi dasar membuat gambar 3 dimensi dengan menggunakan multimedia model tutorial dibandingkan dengan siswa yang menggunakan handout pada proses pembelajarannya. Penelitian ini dilakukan pada siswa SMK Negeri 12 Bandung menggunakan metode penelitian kuasi exsperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII kompetensi keahlian kontruksi rangka pesawat udara, kelas eksperimen mendapatkan pembelajaran dengan multimedia model tutorial dan kelas kontrol mendapatkan pembelajaran dengan media handout. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pre-test kelas kontrol berada pada nilai 26 dan kelas eksperimen 30. Data tersebut menunjukan kedua kelas memiliki nilai rata-rata di bawah KKM. Hasil post-test pada kelas kontrol nilai rata-ratanya berada pada nilai 58Â sedangkan kelas eksperimen nilai rata-ratanya berada pada nilai 90. N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,87 dan kelas kontrol sebesar 0,43. Multimedia model tutorial lebih mampu meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan dengan media handout. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan multimedia model tutorial efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ajar solid editing kompetensi dasar membuat gambar 3 dimensi
PENGEMBANGAN E-LEARNING PADA MATA KULIAH TEKNIK PELAPISAN
Majid, Aldi H;
Sukrawan, Yusep;
Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v5i1.12613
Tujuan dengan adanya e-learning dalam mata kuliah teknik pelapisan untuk mempermudah mahasiswa dalam proses pembelajaran, menghasilkan struktur menu dan cara pengoprasian yang mudah dan menghasilkan prototype dalam pembuatan e-learning pada mata kuliah teknik pelapisan. Kesulitan mahasiswa dalam contoh pengaplikasian materi yang telah dipelajari maka dengan adanya e-learning ini dapat mempermudah mahasiswa dalam mengakses materi yang kurang paham. Metode penelitian yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan design based research. Hasil produk e-learning berbasis moodle pada mata kuliah teknik pelapisan ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran.Struktur menu yang dihasilkan pada e-learning ini adalah home berisikan pengenalan tentang e-learning, site page berisikan peserta, kalender, dan catatan. Halaman yang bisa digunakan untuk memperluas jaringan, dan course merupakan bagian terpenting dalam e-learning. E-learning berisikan materi, chat, forum, quis, dan lain-lain. Hasil validasi ahli media pada produk pengembangan e-learning ini adalah sangat baik artinya layak digunakan. Hasil validasi ahli materi, materi yang digunakan sangat baik artinya materi layak digunakan pada mata kuliah teknik pelapisan. Hasil uji terbatas pada mahasiswa prodi teknik mesin D3 menunjukkan pada kategori sangat baik, artinya bahwa produk e-learning ini mudah untuk digunakan.
MINAT MENJADI GURU TEKNIK PADA MAHASISWA NON REGULER
Nugroho, Wisnu Y;
Permana, Tatang;
Komaro, Mumu
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/jmee.v5i1.12629
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya minat mahasiswa kerjasama Pemerintah Sumatera Selatan dengan UPI untuk menjadi guru teknik dan mengetahui faktor yang menyebabkan mahasiswa kerjasama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan UPI berminat dan tidak berminat menjadi guru teknik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data melalui angket. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa FPTK kerjasama Pemerintah Sumatera Selatan dengan UPI dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa 1) Mahasiswa kerjasama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan UPI, lebih dari setengahnya berminat menjadi guru teknik. 2) Mahasiswa kerjasama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan UPI yang berminat menjadi guru teknik, penyebab utamanya adalah faktor internal dan penyebab lainnya adalah faktor eksternal. 3) Mahasiswa kerjasama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan UPI yang tidak berminat menjadi guru teknik. Faktor penyebab utamanya adalah faktor internal dan penyebab lainnya adalah faktor eksternal.