p-Index From 2021 - 2026
17.796
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Lisan AKADEMIKA Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jambura Journal of Health Sciences and Research Gorontalo Journal of Public Health Jambura Nursing Journal Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai JOURNAL LA MEDIHEALTICO MAHESA : Malahayati Health Student Journal International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Jurnal EduHealth Jurnal Kolaboratif Sains Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Al-Lisan: Jurnal Bahasa Journal Nursing Care Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Gorontalo Zaitun :Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Nursing Science Update Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Journal of Community Health Provision Journal of Universal Community Empowerment Provision Jurnal Nurse Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Innovative: Journal Of Social Science Research Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Educational Innovation and Public Health Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Stunting Pesisir dan Aplikasinya Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Omni Health Journal Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN SECTIO CAESAREA DI RSIA SITTI KHADIJAH KOTA GORONTALO Retni, Ani; Harismayanti, Harismayanti; Malapo, Adeliyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28863

Abstract

Persalinan sectio caesarea semakin meningkat karena merupakan tindakan akhir yang disebabkan sulitnya dilakukan persalinan normal, hal ini berasal dari karakteristik ibu dan janin. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan sectio caesarea di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Desain penelitian kuantitatif deskriptif, populasi ibu bersalin sectio caesarea di RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo sebanyak 45 orang, jumlah sampel 40 orang menggunakan tekhnik sampling accidental sampling. Hasil penelitian diperoleh usia tidak berisiko sebanyak 32 responden (80%) dan berisiko sebanyak 8 responden (20%), paritas primipara sebanyak 14 responden (35%) dan multipara sebanyak 26 responden (65%), KPD sebanyak 7 responden (27,5%) dan tidak KPD sebanyak 33 responden (82,5%), gagal induksi sebanyak 9 responden (22,5%) dan tidak gagal induksi sebanyak 31 responden (77,5%), memiliki riwayat penyakit sebanyak 3 responden (7,5%) dan tidak memiliki riwayat penyakit sebanyak 37 responden (92,5%), gawat janin sebanyak 4 responden (10%) dan tidak terjadi gawat janin sebanyak 36 responden (90%), letak janin sungsang sebanyak 6 responden (15%) dan letak janin normal sebanyak 34 responden (85%), panggul sempit sebanyak 1 responden (2,5%) dan panggul tidak sempit sebanyak 39 responden (97,5%), lilitan tali pusat sebanyak 2 responden (5%) dan tali pusat normal sebanyak 38 responden (95%). Disimpulkan karakteristik ibu bersalin dengan sectio caesarea di RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo diantaranya usia berisiko, multipara, KPD, gagal induksi, memiliki riwayat penyakit, terjadi gawat janin, letak janin sungsang, panggul sempit dan tali pusat terlilit. Sehingga, diharapkan dapat mengambil kebijakan dengan memberikan informasi kepada ibu bersalin terkait pencegahan terjadinya sectio caesarea pada persalinan selanjutnya.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN PADA PENDERITA GOUT ARTHRITIS DI DESA HUTUO KECAMATAN LIMBOTO Napu, Muharman; Febriyona, Rona; Sudirman, Andi Nur Aina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31262

Abstract

Penyebab utama menumpuknya asam urat pada penderita gout arthritis yang mengakibatnya tigginya kadar asam urat karena makanan yang dikonsumsi mengandung kadar purin yang tinggi karena asam urat terbentuk saat tubuh memproses pemecahan purin yang terdapat dalam makanan yang telah dikonsumsi. Oleh karena itu, perlu diberikannya pendidikan kesehatan terkait kepatuhan diet kadar purin sebagai sumber utama tingginya kadar asam urat dalam darah bagi penderita gout arthritis. Pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan melalui media leaflet terhadap pengetahuan pada penderita gout arthritis di Desa Hutuo Kecamatan Limboto. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre post test design, jumlah sampel pada penelitian ini diambil dari populasi penderita gout arthritis sejumlah 15 orang. Hasil penelitian di dapatkan bahwa didapatkan nilai p- value diperoleh 0.000 < a  0.05 artinya terdapat perbedaan yang signfikan antara rata-rata pengetahuan sebelum dan setelah pendidikan kesehatan melalui media leaflet bagi penderita gout arthritis sehingga pemberian pendidikan kesehatan melalui media leaflet efektif terhadap pengetahuan pada penderita gout arthritis di Desa Hutuo Kecamatan Limboto. Diharapkan puskesmas memberikan pendidikan kesehatan secara berkala yaitu 3 kali dalam seminggu agar penderita dapat terus mengontrol makanan yang dikonsumsi yang sesuai dengan diet asam urat yang tidak menimbulkan kontraindikasi pada penderita.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA PAUWO KECAMATAN KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Febriyona, Rona; Sudirman, Andi Akifa; B. Syukur, Sabirin; Asnawati, Rini; Jusuf, Cut Mutia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.37490

Abstract

Penyakit hipertensi pada lansia juga diperkirakan karena tingkat kecemasan yang dialami  seseorang, kecemasan dapat meningkatkan tekanan darah. Hormon adrenalin akan meningkat sewaktu kita mengalami cemas dan itu bisa mengakibatkan jantung memompa darah lebih cepat sehingga tekanan darah pun meningkat. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pauwo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan cross sectional, pada variabel tingkat kecemasan dan kejadian hipertensi. Populasi yaitu lansia di Desa Pauwo, jumlah sampel 80 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner kecemasan Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) dan tensimeter digital. Data hasil penelitian kemudian ditabulasi dan dianalisis dengan uji Kai-kuadrat (X2) (a0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar lansia di Desa Pauwo mengalami kecemasan ringan (36,3%) dan hipertensi ringan (31,3%). Hasil uji mendapatkan nilai x2 hitung 52,387 dan p value sebesar 0,000. Disimpulkan ada hubungan kecemasan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Desa Pauwo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. Disarankan pada lansia sebaiknya secara rutin memeriksa tekanan darah mereka. Catat hasilnya dan diskusikan dengan dokter untuk pemantauan yang lebih baik. Selain itu perlu melakukan manajemen kesehatan mental, melalui pengelolaan stres dan kecemasan seperti melakukan meditasi, yoga, atau kegiatan yang memberikan relaksasi.
GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG TANGGAP BENCANA BANJIR DI RSUD TOTO KABILA Widya Fuji Astuti Sianu; Pipin Yunus; Harismayanti Harismayanti
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1218.565 KB)

Abstract

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang terjadi secara mendadak tidak terencana secara perlahan tetapi berlanjut yang menimbulkan dampak terhadap pola khidupan normal atau kerusakan sehingga diperlukan tindakan darurat dan luar biasa untuk menolong dan menyelematkan korban baik manusia maupun lingkungannya. Tujuan Penelitian untuk Mengetahui Gambaran Pengetahuan Perawat Tentang Tanggap Bencana Banjir. Desain penelitian kuantitatif descriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan 40 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian diperoleh bahwa yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 22 responden (55,0%), dan pengetahuan cukup sebanyak 18 responden (45,5%). Kesimpulannya pengetahuan perawat tentang tanggap bencana banjir di RSUD Toto Kabila berada pada tingkat yang baik.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DAN STATUS GIZI DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA DI RSUD TANI DAN NELAYAN KABUPATEN BOALEMO Abd. Kadim Masaong; Harismayanti Harismayanti; Nur Huda Hatta
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1271.818 KB)

Abstract

Faktor ibu menjadi masalah dalam pemberian ASI adalah pengeluaran produksi ASI dipengaruhi oleh makanan yang dimakan ibu, apabila makanan ibu secara teratur dan cukup mengandung gizi yang diperlukan akan mempengaruhi produksi ASI selain status gizi faktor fisiologis merupankan hal yang harus diperhatikan .ibu yang mengalami kecemasan akan mengakibatkan terjadinyya let-down reflek yang mempengaruhi produksi ASI. Tujuan dari peneIitian ini untuk mengetahui tingkat kecemasan pada Ibu post section caesarea di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo status gizi pada Ibu post section caesarea di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo dan untuk mengetahui tingkat kecemasan dan status gizi secara bersama-sama. Metode penelitian ini merupakan peneIitian kuantitatif yang bersifat analitik dengan pendekatan pengambilan Cross sectional. HasiI peneIitian terdapat nilai p < 0.05 dapat di ambil kesimpulan bahwa tingkat kecemasan memiliki hubungan dengan produksi ASI pada Ibu Post Section Caesarea Di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo dan hasil analisa data dengan uji chi square didapatkan nilai significancy 0.024. Berdasarkan nilai tersebut karena nilai p < 0.05 dapat di ambil kesimpulan bahwa status gizi ibu memiliki hubungan dengan produksi ASI pada Ibu Post Section Caesarea Di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo, Berdasarkan analisa multivariate uji regresi logistic dapat disumpulkan bahwa tingkat kecemasan diperoleh nilai OR 19,662 dan status gizi sebesar 18,557. dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan memiliki hubungan lebih tinggi dengan produksi ASI pada Ibu Post Section Caesarea Di RSUD Tani dan Nelayan Boalemo.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI ESKLUSIF PADA BAYI 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA BIRU Pratiwi Dita Putri Naito; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/detector.v1i2.1361

Abstract

ASI eksklusif sangat penting bagi kelangsungan hidup bayi. Namun saat ini banyak ibu tidak memberikan ASI esklusif pada bayi hal ini karena dipengaruhi beberapa faktor yaitu pendidikan, pengetahuan, umur serta pekerjaan ibu. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI esklusif pada bayi 0-6 bulan. Desain penelitian cross sectional dengan uji chi square. Jumlah populasi 206 ibu dengan jumlah sampel 72 ibu, tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian dengan analisis chi square menunjukan nilai pValue=0.022<0.05 usia ibu dengan pemberian ASI esklusif, pValue=0.134>0.05 pendidikan ibu, pValue=0.000<0.05 pengetahuan ibu dan pValue=0.028<0.05 pekerjaan ibu dengan pemberian ASI esklusif. Sehingga disimpulkan terdapat hubungan antara usia, pengetahuan dan pekerjaan ibu dengan pemberian ASI esklusif dan tidak terdapat hubungan pendidikan ibu dengan pemberian ASI esklusif pada bayi 0-6 bulan. Saran diharapkan kepada ibu yang mempunyai balita agar tetap memberikan ASI esklusif pada anak karena pentingnya ASI bagi anak untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, ASI mengandung zat gizi yang sangat dibutuhkan oleh anak.
Penerapan Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pasien Post Op Sectio Caesarea di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo Harismayanti Harismayanti; Junita Djojohikrat; Jumriaty Thalib
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/detector.v1i3.2136

Abstract

Bacground Sectio caesarea is a procedure that involves cutting the uterine and abdominal walls to deliver a fetus. This study aims to determine the application of hand-held relaxation techniques to reducing the pain scale of post-section caesarea patients at RSIA Sitti Khadijah Aisyiyah, Gorontalo City. Method : The method used is descriptive analytic with a case study approach on 4 Post sectio caesarea patients with pain at RSIA Sitti Khadijah Aisyiyah Gorontalo City which includes nursing assessment, nursing diagnosis, nursing intervention, nursing implementation and nursing evaluation. The process of applying this finger-held relaxation technique is carried out for 1 day. Measurement of the pain scale was carried out before and after the hand-held relaxation technique was carried out and using a Numeric Rating Scale (NRS) pain scale measuring instrument. Result : So the results obtained before and after the relaxation technique was carried out, the pain intensity decreased. This case study shows that after finger grip relaxation was performed in patients I, II, III, and IV who experienced postoperative sectio caesarea pain, the result was a change in the pain scale from a moderate pain scale to a mild pain scale. Conslusion : There is a significant effect of the application of finger grip relaxation techniques in post op section caesarean patients for changes in pain levels.
Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Pada Ibu Post Partum Sectio Caesare Di Ruang Nifas RSUD M.M Dunda Limboto Aliwu, Laras Siswati; Retni, Ani; Harismayanti, Harismayanti; Djojohikrat, Junita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12326

Abstract

Penyembuhan luka pada pasien operasi sectio caesarea membutuhkan keadaan peredaran darah yang baik guna pertumbuhan atau perbaikan sel. Mobilisasi akan memperlancar sirkulasi darah dan segera mungkin mengalami pemulihan atau penyembuhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka pada ibu post partum sectio caesare di ruang nifas RSUD M.M Dunda Limboto. Penelitian ini menggunakan metode experimental design (two group pre-test post-test design). Sampel yaitu pasien post sc sebanyak 14 orang yang terbagi atas 7 orang kelompok intervensi dan 7 orang kelompok kontrol. Hasil penelitian ini penyembuhan luka post sc pada kelompok kontrol sebelum diberikan edukasi penyembuhan luka kurang baik sebanyak 5 orang dan sesudah diberikan menjadi 4 orang, sedangkan penyembuhan luka post sc pada kelompok intervensi sebelum diberikan mobilisasi dini penyembuhan luka kurang baik sebanyak 5 orang dan sesudah diberikan menjadi 7 orang. Hasil uji statistik menggunakan didapatkan nilai p-value yaitu 0,025<0.05. Terdapat mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka pada ibu post partum sectio caesare di ruang nifas RSUD M.M Dunda Limboto dengan. Dapat menambah informasi terkait dengan penyembuhan luka pada ibu sc, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan sebelum meninggalkan rumah sakit atau pulang.
Faktor Risiko Kejadian Ca Mamae Pada Pasien di Ruangan Bedah RSUD Prof. Dr. Hi Aloei Saboe Kota Gorontalo Wulandari, Eka Indri; Harismayanti, Harismayanti; Sudirman, Andi Akifa; Retni, Ani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19351

Abstract

Abstrak Latar belakang: ca mamae atau yang dikenal oleh masyarakat luas sebagai kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara, dampak ca mamae seperti nyeri yang dialami secara terus menerus, insomnia, kelelahan, penurunan berat badan, nafsu makan menurun dan pada perut bagian bawah terasa sesak depresi dan kecemasan. Faktor risiko ca mamae diantaranya riwayat kanker payudara, usia, penggunaan kontrasepsi hormonal dan usia menarche. Tujuan: untuk mengetahui faktor risiko dengaln kejadian ca mamae pada pasien. Metode: desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control atau analisis observasional secara retrospektif, jumlah populasi sebanyak 32 orang dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang atau total sampling. Hasil: hasil penelitian menunjukan usia dengan kejadian ca mamae Vpallue=0.001<0.05, OR 0,273 usia memiliki 27 kali beresiko. Riwayat keluarga dengan kejadian ca mamae  Vpallue=0.019<0.05, OR 1,296 riwayat keluarga memiliki 129 kali beresiko.  Penggunaan kontrasepsi dengan kejadian ca mamae Vpallue=0.012<0.05, OR 0,778 penggunaan kontrasepsi memiliki 77 kali beresiko. Usia menarche dengan kejadian ca mamae Vpallue=0.011<0.05, OR 0,259 usia menarche memiliki 25 kalli beresiko. Kesimpulan: faktor usia, riwayat keluarga, riwayat penggunaan kontrasepsi, usia menarche berisiko terhadap kejadian ca mamae. Saran: untuk keluarga agar sering melakukan pemeriksaan SADARI secara mandiri dan mengatur pola hidup sehat. Untuk pasien agar tetap melakukan pemeriksaan secara rutin serta melakukan pencegahan dengan melakukan SADARI dan menjaga pola hidup yang sehat. Kata Kunci: Ca Mamae, Riwayat Penggunaan Kontrasepsi, Riwayat Keluarga, Usia, Usia Menarche
Penerapan Kombinasi Perawatan Payudara dan Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Post Partum dengan Masalah Menyusui Tidak Efektif di Rsia Sitti Khadijah Kota Gorontalo Harismayanti, Harismayanti; Retni, Ani; Sione, Riska R.
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13833

Abstract

ABSTRAK  Pasca hamil adalah masa setelah mengandung keturunan yang berlangsung sekitar 6 dua bulan, pada masa tersebut terjadi perubahan pada tubuh. Perubahan yang terjadi terutama pada payudara, pada hari ketiga setelah mengandung, pengaruh prolaktin pada payudara mulai terasa, sel asinus penghasil ASI. Kombinasi perawatan payudara dan pijat punggung oksitosin dapat diberikan untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Hal ini karena upaya penyampaian ASI pada ibu pasca hamil yang sedang menyusui dipengaruhi oleh dua hal, yaitu pembuatan ASI dan produksi ASI. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen dengan desain two group post test. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pengumpulan informasi pembuatan ASI menggunakan lembar persepsi dengan sudut pandang evaluasi. Perawatan payudara dan pijat oksitosin dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada awal siang dan malam pada setiap responden. Hasil penelitian menunjukkan kelompok intervensi rata-rata produksi ASI sebelum 0,47 dan sesudah meningkat menjadi 4,87 dan kelompok kontrol ratarata produksi ASI sebelum 0,33 dan sesudah meningkat menjadi 3,87. Hasil uji statistik non parametrik mann-whitney u diperoleh p-value yaitu 0,022 < α 0,05 artinya ada perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi yang diberikan kombinasi perawatan payudara dan pijat oksitosin dengan kelompok kontrol yang diberikan pijat oksitosin sehingga kombinasi perawatan payudara dan pijat oksitosin lebih efektif, dibandingkan hanya diberikan pijat oksitosin. Kata Kunci: Perawatan Payudara, Pijat Oksitoksin, Produksi ASI  ABSTRACT Post-pregnancy is the period after conceiving offspring which lasts around 6 or two months, during which time changes occur in the body. Changes that occur especially in the breasts, on the third day after pregnancy, the influence of prolactin on the breasts begins to be felt, the acinar cells produce breast milk. A combination of breast care and oxytocin back massage can be given to increase breast milk production in breastfeeding mothers. This is because efforts to deliver breast milk to post-pregnant mothers who are breastfeeding are influenced by two things, namely breast milk production and breast milk production. This research uses a quasi-experimental research design with a two group post test design. Respondents were divided into two groups, namely the intervention group and the control group. Collecting information on breast milk production using perception sheets from an evaluation perspective. Breast care and oxytocin massage were carried out twice, namely at the beginning of the day and at night for each respondent. The results of the study showed that the intervention group's average breast milk production before and after increasing was 4.87 and the control group's average breast milk production before and after increasing was 3.87. The results of the Mann-Whitney U non-parametric statistical test obtained a p-value of 0.022 < α 0.05, meaning there was a significant difference between the intervention group given a combination of breast care and oxytocin massage and the control group given oxytocin massage so that the combination of breast care and oxytocin massage more effective, compared to just giving an oxytocin massage. Keywords: Breast Care, Oxytocin Massage, Breast Milk Production
Co-Authors A. Lihu, Fahmi Abas, Ilyas Abd. Kadim Masaong Abdul Wahab Pakaya Adam, Nerlanti Adinda Putri Ibrahim Adinda Putri Ibrahim Afvrilia Yasin Ahmad, Felni Yawati Aina Sudirman, Andi Nur Ainun Nurnaningsih Alade Aliwu, Laras Siswati Amara, Sri Susanti Ana Mariana, Ana Andi Akifa Sudirman Andi Kurniati Naue Andi Nur Aina Sudirman Andi Nur Aina Sudriman Andi Safutra Suraya Andrian Hadji Ani Retni Ani Retni Ani Retni Ani Retni Ani Retni Ani Retni Ani Retni Ani Retni Anik Retni Aninda J. Noiyo Anisa Radjab Astin Maadi B. Syukur, Sabirin Bachtiar, Endah Febrina Bahrudin Sigit L. Zain Bakari, Putri Ridwan Bambang Setyawan Batalipu, Aderizky Anastasia Biahimo, Nur Uyuun I. Butang, Rivanda Baroqah Citra Annisa Paramita Mowu’u Daud, Ayu Wulandari Delanti Mahmud Desy Purwaningsih U. Laguna Devi, Sri Devi Padang Dewi Modjo Dhea Ananda Mokodongan Dhea Ananda Mokodongan Dhea Ananda Mokodongan Dhea Safitri Didik Hariyanto Diah Amalia Mirzanti Djamil Diana Ulfah Dinda Ango Djojohikrat, Junita ELI LUSIANI Ervina Alwin Biki Fadli Syamsuddin Fahmi A. Lihu Fahmi A. Lihu Fahmi A. Lihu Fahmi A.Lihu Fahmi A.Lihu Fahrianti Djamadi Fania Putri Alya Faniya Ismail Fatmah Sy. Ishak Febrianto Adam Felmawati H. Waladow Firman Sugiharto Firmawati Firmawati Firmawati Firmawati Firmawati Firmawati Friska W. Olii Friskawaty Sumitro Ahmad Gladys Maristela Rawung Gobel, Inne Ariane Hamna Vonny Lasanuddin Handayani, Wiwin Hardianti Hardianti, Hardianti Hartati Inaku Haslinda Damansyah Hidayat, Euis H. Huraju, Ade Siska Husain, Hardiyanti Igris, Frengki H. Indriani Mohamad Indrianitami Lihu Indriyani Ali Inne Ariane Gobel Irma Suryanti Dunggio Ismiranda Wahyuni Engahu Juliana Mayulu Jumriaty Thalib Junita Djojohikrat Jusuf, Cut Mutia KEZIA, KEZIA Kiki Deniati Kohongia, Shinta Nuria Lahiya, Ummunnisa Lamusu, Rizal Lasena, Anggriyani Lenny Ali Lihu, Fahmi A. Lilis Nugrawati Maani, Indriyati Wahyuni Malapo, Adeliyawati Mantu, Nur Adyan Mantu, Reivan Angreiani Marlanda Djafar Maryam Kau Masaong, Abdul Kadim Melisa R Baharu Miftahul Jannah Miranti Abdullah Miranti Abdullah Moh. Rivaldo Adam Mohamad Jufri Mahmud Muhlis Tahir Muksin, Marlin Muriyati Rokani Nadya Jesica Aprilia Nandri Sulistywati Tane Napu, Muharman Novyanti Kunding Nunu, Fitriyyah R. Nur Fadhilah Saleh Nur Huda Hatta Nur Uyun I Biahimo Nur Uyuun I. Biahimo Nur Uyuun I. Biahimo Nurain Tanua Nurillah Avelia Putri Camaru Nurjana Dilihama Nurjana Dilihama Nurnaningsih Djafar Nurzihan Adam Nur’ain Mooduto Pakaya, Deyasrin Ratnasari Paneo, Ibrahim Pikoli, Viranti Desilia Pipin Yunus Pratiwi Dita Putri Naito Puluhulawa, Yulan M. Radhiannisa Permata Bakri Rahmelia Rauf Rahmi Aprianti Rasyid Rauf, Rahmelia Rena Lihawa Rendiansyah Taha Rengkung, Renalda Retni, Ani Rhevalina Pricilia Suleman Rheyn R Djunaid Rianti P. Umani Rini Asnawati Rini Asnawati Rini Asnawati Riska Amalia Ina Rizky Hamidah Assagaf Rosalinda Pakaya Rosmin Ilham Rusdin, Indo Maryam Sabirin B. Syukur Sabirin B. Syukur Sali, Nurdiyanti R. Sartika Olii Sela Pulumulo Shinta Nuria Kohongia Sione, Riska R. Siti Lutviana Rahman Siti Nur Khaliza Djauhari Siti Nurain Dunggio Siti Rissaadah Siti Sintiya Palowa Sri Elisa Nento Sri Rahayu Hanafi Sri Yulian Hunow Sriyulita Puspita Abdjul Sudirman, Andi Akifa Sudirman, Andi Nur Aina Sudirman, Andi Nuraina Sulis Pramutia Rivai Sumaga, Safitra Pratiwi Surtin Mowuu Susianti, Mike Syukur, Sabirin B Syukur, Sabirin B. Tanua, Nurain Thalib, Zurniarsi Tulabu, Hasnawati Umar, Intan Widya Fuji Astuti Sianu Wirta Kasmat Umar Wulandari, Eka Indri Yesti Sandi Yosef Yulfa S. Hamid Yulfa S. Hamid Zuriati Muhamad Zuriyati Muhamad