p-Index From 2021 - 2026
6.669
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ADDIN AT-TABSYIR: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam FIKRAH KONSELING RELIGI ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Benefit: Jurnal Manajemen dan Bisnis Journal of Natural Sciences and Mathematics Research Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah Ziswaf : Jurnal Zakat dan Wakaf QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Science and Technology Indonesia Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Journal of Management Review Teosofia: Indonesian Journal of Islamic Mysticism TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) SYAMIL: Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education) Indonesian Journal of Chemistry PENDIPA Journal of Science Education Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter TADBIR : Jurnal Manajemen Dakwah Jurnal Basicedu AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM International Journal for Educational and Vocational Studies SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Science Education and Application Journal Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Abdi Insani Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Optika : Jurnal Pendidikan Fisika Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA ADDIN Hermeneutik : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pillar of Physics Education : Jurnal Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika CEBONG Journal INTERNATIONAL JOURNAL OF EDUCATION, INFORMATION TECHNOLOGY, AND OTHERS PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) SYAMIL: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (JOURNAL OF ISLAMIC EDUCATION) Journal of Educational Sciences Jurnal Basicedu Prosiding University Research Colloquium Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis Journal of Environment and Sustainability Education Indonesian Journal of Material Research Amerta Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PEMBERDAYAAN ZAKAT Ahmad, Nur
ZISWAF Vol 2, No 1 (2015): ZISWAF : Jurnal Zakat dan Wakaf
Publisher : State Islamic Institute of Kudus (IAIN Kudus)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.524 KB) | DOI: 10.21043/ziswaf.v2i1.1537

Abstract

Zakat is the property that must be set aside by a Muslim or body owned by a religion in accordance with the provisions to be given to those who deserve it. As Allah SWT. Meaning: “Those who believe do righteous deeds, to establish regular prayers and practice regular charity, they mendaoat Tuhanya rewarded. And there shall no fear come upon them neither shall they grieve “(Q.S. Al-Baqarah: 277). Zakat also has the function of a very high socioeconomic, relating to the prohibition of usury, zakat directed us not to accumulate treasures-stacked. Zakat is a means of educating for human possessions or material that is not the purpose of life and not a right of absolute property of the man who has it, but it is a surrogate of God, which should be used as a tool to control yourself to God and as a human being to run the commands of God in all aspects. If the potential of the Muslims in the empowerment of zakat are properly managed in an integrated and optimized, then the zakat funds can overcome the problems of poverty and reduce social disparities akam certainly capable of reducing poverty. However, this is no different than fire as far roast. Not according to what most people expected. In practice for the management of zakat is done individually but only a few institutions, the management of zakat implemantasinya not well ordered based on the principle of pilgrims, so that its collection is relatively small due to scattered everywhere without good management.
TANTANGAN DAKWAH DI ERA TEKNOLOGI DAN INFORMASI: Formulasi Karakteristik, Popularitas, dan Materi di Jalan Dakwah Ahmad, nur
ADDIN Vol 8, No 2 (2014): ADDIN
Publisher : LPPM IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/addin.v8i2.600

Abstract

KOMUNIKASI SEBAGAI PROSES INTERAKSI DAN PERUBAHAN SOSIAL DALAM DAKWAH Ahmad, Nur
AT-TABSYIR Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v2i2.506

Abstract

TANTANGAN DAKWAH DI ERA TEKNOLOGI DAN INFORMASI (Formulasi Karakteristik, Popularitas dan Materi di Jalan Dakwah) Ahmad, Nur
AT-TABSYIR Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v1i1.454

Abstract

Mewujudkan Dakwah Antar Budaya dalam Perspektif Islam Ahmad, Nur
AT-TABSYIR Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v3i1.1639

Abstract

Manusia adalah makhluk yang berbudaya. Manusia secara fisik hampir tak memiliki perbedaan yang mencolok antara satu dengan yang lainnya. Kemudian dakwah merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus-menerus terhadap objek dakwah. Dari masa ke masa kegiatan  dakwah  selalu  mengalami  perubahan-perubahan  sesuai dengan kondisi budaya  dan  situasi lingkungan. Dakwah menjadi tugas setiap muslim dalam pengertian yang sederhana dalam skala mikro sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya. Namun dalam pengertian dakwah secara ideal dan makro, baik yang dilakukan oleh individu terkhusus oleh kelompok dakwah harus dilakukan dengan menguasai berbagai aspek, baik metode, materi, media dan menguasai sasaran dakwah. Munculnya permasalahan dalam dakwah semakin kompleks, apalagi pada zaman yang modern seperti sekarang ini. Para da’i dituntut harus bisa mengetahui  gambaran dakwah atau uraian yang mengandung berbagai keterangan, informasi, dan data yang dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk menyusun suatu rencana kegiatan dakwah secara sistematis dan terinci tentang daerah atau  batasan  geografis  yang  nantinya  akan  mewujudkan  dakwah antar budaya oleh sang da’i. Oleh karenanya dibutuhkan aktivitas dakwah agar senantiasa mampu mewujudkan dakwah antar budaya saling rukun, saling menghormati dan menghargai diantara sesama serta mampu menjalin hidup yang toleran dengan kearifan budaya yang ada. Dakwah antar budaya merupakan sebagai proses dakwah yang mempertimbangkan keragaman budaya antar subjek, objek dakwah serta keragaman penyebab terjadinya gangguan interaksi pada tingkat intra dan antarbudaya agar pesan dakwah dapat tersampaikan dengan tetap terpelihara situasi dan kondisi dengan damai
KETERBUKAAN DAKWAHTAINMENT SEBAGAI MEDIA DAKWAH Ahmad, Nur
AT-TABSYIR Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v2i1.466

Abstract

PERAYAAN GREBEG BESAR DEMAK SEBAGAI SARANA RELIGI DALAM KOMUNIKASI DAKWAH Ahmad, Nur
AT-TABSYIR Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v1i2.437

Abstract

KEUNGGULAN METODE DAKWAH MELALUI MEDIA Ahmad, Nur
AT-TABSYIR Vol 4, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v4i1.2905

Abstract

Media merupakan sarana yang digunakan untuk memindahkan pesandari sumber kepada penerima. Untuk itu mediated communicationmerupakan media dakwah yang menggunakan saluran atau saranauntuk meneruskan suatu pesan kepada masyarakat yang jauhtempatnya atau banyak jumlahnya. Adapun keunggulan media tersebut merupakan sarana dakwah tak langsung (indirect communication), dansebagai konsekuensinya arus balik pun tidak terjadi pada saat pesandakwah dilancarkan. Maka dari itu dakwah melalui media bersifatsatu arah sehingga media dakwah tidak mengetahui tanggapan mad’u dengan seketika. Da’i tidak mengetahui tanggapan da’i pada saat iamenyampaikan pesan. Oleh karena itu, dalam melancarkan saranamedia, sebagai bagian dari keunggulan metode dakwah melalui mediaharus lebih matang dalam merencanakan dan dalam persiapan sehinggaia merasa pasti bahwa media dakwah tersebut akan berhasil. Untukitu kita harus memperhatikan beberapa faktor. Media dakwah harusmengetahui sifat dan karakter media sebagai sarana dakwah yangakan dituju dan memahami sifat-sifat media yang akan digunakan.
PROBLEMATIKA DAKWAHTAINMENT DI MEDIA DAKWAH Ahmad, Nur
AT-TABSYIR Vol 4, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v4i2.2915

Abstract

Selama periode reformasi bangsa Indonesia mengalami keterbukaandibidang media, bahkan sebagian masyarakat berargumentasi sudahsampai pada tahap “Kebablasan” atau kebebasan. Salah satuproduk transformasi ini adalah bertaburannya program-programdakwahtainment yang pada hakekatnya menggabungkan antara“Tuntunan dan Tontonan”, sebagai landasan operasional mereka demikeuntungan melalui komodifikasi agama melalui media. Pemanfaatanteknologi dakwah sebenarnya merupakan sebuah pemenuhankebutuhan spiritual masyarakat Indonesia yang selalu mengalamiperkembangan akan eksistensinya sebagai konskuensi modernisasizaman. Fenomena dakwahtainment sebagai media dakwah saatini, banyak elemen yang terlibat di dalamnya justru mengikis moralmasyarakat karena minimnya tauladan yang diperankan oleh individuyang terlibat di dalamnya serta tidak terpenuhinya esensi materidakwah yang ingin disampaikan da’i pada mad’u karena disebabkanbanyaknya faktor yang bersifat materialistis dan kapitalis sebagaibudaya di media yang terdapat di Indonesia saat ini. Kebutuhanmasyarakat untuk terpenuhinya aspek penguatan spiritual telahmemicu berbagai inovasi terkait metode dakwah yang paling efektif dan mampu menjawab kebutuhan pasar. Sebagian besar masyarakat Indonesia khususnya, telah sangat akrab dengan beberapa tema acara pengajian yang banyak dijumpai di beberapa media baik melaluistasiun televisi maupun media lainnya yang mengusung beragam temabernuansa agama dalam bingkai dakwah. Sebuah hal yang dilematisdari program dakwahtainment ketika kemasan dari metode dakwah dengan entertainment ini terkadang mengundang persepsi masyarakat yang tanpa disadari mengkerdilkan nilai-nilai agama Islam.
RADIO SEBAGAI SARANA MEDIA MASSA ELEKTRONIK Ahmad, Nur
AT-TABSYIR Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v3i2.1646

Abstract

Salah satunya ditanda’inya era globalisasi dan informasi  adalah adanya kemajuan  bidang teknologi informasi. Dengan teknologi informasi segalanya menjadi mudah. Kalau dulu seseorang yang ingin menyampaikan pesan ke seseorang yang berada di tempat yang jauh menggunakan surat secara tertulis dengan menggunakan jasa layanan POS, namun dengan kemajuan teknologi informasi pesan dalam sekejap saja dapat sampai ke penerima pesan. Semisal melalui telepon maupun menggunakan media lainnya, termasuk dalam hal ini jasa layanan radio. Adanya radio sebagai media massa elektronik tentunya lebih memudahkan sarana informasi. Di sinilah urgensinya teknologi informasi dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk dapat digunakan sebagai penyampai pesan-pesan ajaran Islam. Selain radio juga dapat digunakan sebagai media yang dapat menyapa ke semua lapisan masyarakat. Radio memiliki jangkauan yang cukup luas, terlebih bila menggunakan teknologi streaming, dapat menjangkau ke seluruh dunia. Sehingga informasi juga dapat menyentuh ke semua khalayak umum. Disamping radio, kita juga mengenal internet sebagai penyambung streaming radio. Bahkan dengan internet program siaran radio dapat kita akses dengan mudah. Oleh karena itu media radio sangat praktis dan efisian untuk suatu sarana media massa yang bersifat informasi dan ini merupakan suatu keharusan yang tidak bisa ditawar lagi. Maksud serta tujuan media radio adalah untuk memberikan kepada khalayak pendengar agar dapat menikmati informasi maupun program-program siaran radio baik sebagai suatu siaran hiburan, edukasi maupun informasi. Radio ternyata memberikan manfaat yang sangat luar biasa. Keunggulannya mencapai  efisiensi waktu, sehingga mampu menghasilkan informasi dalam waktu yang singkat.
Co-Authors Adi Mansah Adiba, Thoriq Ahmad, Aunillah Ainy, Hanik Qurratul Aldes Lesbani Amri Amri Amri Amrullah, Jadnika Dwi Rakhmawan Anasom, Anasom Aprilia, Kartini Arsyad, Fitri Suryani Azizah, Nabilah Nur Didik Hermawan, Didik Dila, Anisa Ratna Dwi Yuliati, Yuli Erviana, Desti Fakhrurazi, Fakhrurazi Farhan Zulfikar, Ahmad Fathimah, Zuni Maulida Febriani, Eke Windiar Firdha Yusmar Fithrianto, Novan Fortuna, Teeusa Febby Fuadina, Zakiya Nur Hadi Kusuma, Hamdan Hanifah, Yulizah Hasja Paluta Utami, Hasja Paluta Hidayat, Aprilia Lulita Nadya I Ketut Mahardika Idha Royani Indrawati Indrawati Indrawati Jailani, Muhammad Taufiq Bin Mohd Jumaniar, Jamiatul Kholis, Moh. Nur Khumairoh, Nurista Yuliatul Kussudyarsana Kussudyarsana Laela, Rizka Amalia Mahbubah, Isna Nikmatul Mardiyanto Mardiyanto Marhestian, Sherin Marlan, Abd Rahman MIFTAKHUL JANNAH Mufid Andrianata Muliana, Siti Mulkan Habibi Muna, Fitria Nada, Rafa Nafis, Umi Zakiatun Negara, Satria Putra Jaya Niam, Muhammad Yusrun Nurcahyati, Ai Nurkhasanah Nurkhasanah Nusaibah Nusaibah Pertiwi, Salsabiela Pramudya Dwi Aristya Putra Pratama, Farandika Nanda Putri, Bunga Indah Putri, Dewi Ramandani Rahmadani, Vivi Rahmadhoni, Novita Kusuma Rahmani, Tara Puri Ducha Rhischa Assabet Shilla, Rhischa Assabet Ridlo, Zainur Rasyid Rini, Norma Puspa Risfidian Mohadi Rizkika, Maulidiya Rizky, Dyah Astiari Rofiq Faudy Akbar Rohmatullaili Rohmatullaili, Rohmatullaili Roikhan Mochamad Aziz, Roikhan Mochamad Rusdianto Rusdianto Rusdianto, Rusdianto Safitri, Erica Meilia Saputri, Ginanjar Zukhruf Sari, Devi Nur Indah Sari, Rika Sumita Wimanda Savira, Dila Sholahudin, M. Soedewo, Ery Sri Rejeki Dwi Astuti Sri Wahyuni Sugihartoko, Sugihartoko Suharsono, Judi Supeno Supeno Suroiyya, Serin Himatus Sutarto Sutarto Tiastutik, Fuji ULIN NUHA ULIN NUHA Ulin Nuha, Ulin Watson, Lee James Wibiyan, Sahrul Wibowo, Satrio Bayu Widayanto, Mutinda Wijaya, Alfan Yuniarti, Elmi Zultriana