Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PABRIK SAGU KOTA BOGOR BAGI KARYAWAN PABRIK Julio Pratama, Agief; Prayudha Hidayat, Agung; Nurulhaq, M. Iqbal; Dharmawan, Leonard; Zaim Adzkiya, M. Agung; Budiarto, Tri; Hasian Situmeang, Widya; Wiraguna, Edi; Kemala Dewi, Ratih; Intan Kusuma, Zefania
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.407-413

Abstract

Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada aktivitas kerja termasuk dalam salah satu target pembangunan berkelanjutan yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Kualitas kerja yang baik pada suatu pekerjaan dapat meningkatkan kinerja karyawan dalam memproduksi barang maupun jasa yang dihasilkan. Pabrik pengolahan sagu menjadi pati sagu merupakan salah satu areal kerja yang cukup banyak menyerap tenaga kerja dengan beberapa risiko kecelakaan kerja seperti bahaya kebakaran. Pemahaman karyawan pabrik perlu ditingkatkan dalam rangka meminimalisir kejadian kecelakaan kerja di pabrik. Tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini antara lain memperkenalkan budaya K3 di lingkungan kerja dan peningkatan pemahaman karywan dalam penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman karyawan dalam mengaplikasikan APAR serta meningkatkan pemahaman karyawan terhadap kondisi-kondisi yang dapat memicu terjadinya kebakaran dan melakukan tindakan pengendalian yang tepat, selain itu penerapan K3 di pabrik telah dilakukan seperti penggunaan alat pelindung diri.
PENDAMPINGAN KELOMPOK TANI DALAM UPAYA PENGEMBANGAN USAHATANI URBAN FARMING MELALUI PROGRAM KAMPUNG SAYUR SUROBOYO (KASURBOYO) Azuma Zahra, Salwa; Julio Pratama, Agief; Hasian Situmeang, Widya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3361-3373

Abstract

Peningkatanurbanisasi di wilayah perkotaan mengakibatkan kebutuhan pasokan pangan yang berkelanjutan. Pemanfaatan ruang terbatas untuk kegiatan urbanfarming merupakan alternatif untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga dan membuka peluang usaha baru. Pendampingan dan pelatihan menjadi faktor yang berperan dalam program urban farming. Kegiatan pendampingan bertujuan untuk mengukur pengetahuan anggota kelompok tani terhadap pertanian urban farming dalam program KaSurBoyo. Data pengamatan dikumpulkan melalui observasi, FGD (focus group discussion), wawancara, dokumentasi, dan kuesioner pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pengembangan usahatani yang dilakukan di Kelompok Tani Mugi Lestari mengalami kenaikan persentase pengetahuan sebesar 11%-13%. Kegiatan urban farming yang dilakukan telah menghasilkan beberapa produk seperti teh tisane, kerupuk daun kelor dan pestisida nabati daun bintaro yang berpeluang menjadi sumber pendapatan kelompok tani.
Produksi Kale Dan Pakcoy Secara Hidroponik Dengan Aplikasi Insektisida Berbeda amelia; Djoefri, Hasjim Bintoro; Pratama, Agief Julio; Akmal, Ajmir
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 2: June 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v7i2.2618

Abstract

Hidroponik merupakan sistem budidaya yang dilakukan dengan memanfaatkan air sebagai media tanam dan larutan nutrisi sebagai nutrisi bagi pertumbuhan tanaman. Tingginya peminat akan sayuran kale dan pakcoy setiap tahunnya menjadikan sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) sebagai sistem budidaya yang dapat digunakan dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas kale dan pakcoy. Tujuan penelitian untuk membandingkan hasil produksi kale dan pakcoy pada sistem hidroponik NFT dengan aplikasi insektisida berbeda. Penelitian dilaksanakan di Agribusiness and Technology Park (ATP) IPB, Bogor Jawa Barat pada bulan Juni hingga Agustus 2023. Sistem NFT yang digunakan berbentuk bed sistem dan berada di dalam green house. Hasil produksi pakcoy dan kale secara hidroponik NFT sebesar 25,5 kg dan 17,9 kg. Pada parameter panjang akar menunjukkan hasil yang lebih tinggi pada tanaman kale, sedangkan tinggi tanaman dan jumlah daun lebih tinggi pada tanaman pakcoy. Pencegahan hama dan penyakit tanaman pada sistem hidroponik NFT efektif menggunakan pengendalian secara kimia.
Perbandingan Susut Bobot Metode Full-Washed dan Natural Pada Varietas Kopi Red Bourbon dan Yellow Bourbon Sukma, Zaelin Melati; Pratama, Agief Julio; Muliasari, Ade Astri; Akmal, Ajmir
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 3: October 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i3.2937

Abstract

Kualitas kopi yang baik dapat diperoleh dari biji kopi yang telah matang dan proses pengolahan pasca panen yang tepat. Penelitian bertujuan membandingkan penyusutan pada proses pengolahan kopi dengan metode full-washed dan natural pada varietas Red Bourbon dan Yellow Bourbon. Kegiatan penelitian dilaksanakan di Kampung Mekarsari Baru, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Juni-Agustus 2023. Varietas Red Bourbon diolah secara full-washed dan Yellow Bourbon menggunakan metode natural. Parameter pengamatan meliputi transportasi dan sortasi cherry, pencucian dan perambangan, pengupasan kulit, fermentasi, penjemuran, pengupasan kulit, pemutuan biji kopi serta pengemasan dan penyimpanan kopi. Hasil penelitian menunjukkan proses pengolahan dengan metode full-washed meliputi sortasi, perambangan dan pencucian, pengupasan kulit cherry, fermentasi, penjemuran dan pengupasan kulit tanduk sedangkan metode natural meliputi perambangan, penjemuran dan pengupasan kulit tanduk. Varietas Yellow Bourbon dengan metode natural cenderung memiliki bobot bersih yang lebih tinggi dan variasi yang lebih besar dibandingkan dengan varietas Red Bourbon dengan metode pengolahan full-washed. Metode natural masuk dalam grade 2 sedangkan metode full-washed termasuk grade 3
PERSEPSI PETANI MITRA OKIAGARU AGRICOOP TERHADAP PENERAPAN GOOD AGRICULTURAL PRACTICES (GAP) PADA TANAMAN HORTIKULTURA DI KABUPATEN CIANJUR, JAWA BARAT Manalu, Doni Sahat Tua; Wicaksono, Aditya; Pratama, Agief Julio; Sebayang, Veralianta Br; Awaliyyah, Nadia Febrianti Siti; Nailalmuna, Aghitsni; Syahira, Salwa; Putri, Nabilah; Parhusip, Debora K.P
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 10, No 2 (2025): Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i2.68912

Abstract

AbstrakSektor hortikultura mengemban andil vital pada sistem ekonomi Nusantara, pada Kabupaten Cianjur yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah petani. Namun, terdapat kesenjangan antara potensi besar sektor hortikultura dengan masih rendahnya penerapan Good Agricultural Practices (GAP), terutama di kalangan petani mitra Okiagaru implementasi Good Agricultural Practices (GAP), khususnya bagi lingkup petani mitra Okiagaru Agricoop. Riset ini bermaksud guna menelaah perspektif petani mitra Okiagaru Agricoop mengenai aplikasi Good Agricultural Practices (GAP) pada budidaya tanaman hortikultura di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. GAP merupakan pedoman standar pertanian yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas produk, menjaga keberlanjutan lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian ini memakai tata cara naratif kualitatif serta prosedur kuantitatif. Penghimpunan informasi dilangsungkan lewat instrumen angket, diskusi mendetail, maupun peninjauan situs. Bedah fakta diproses memakai statistika eksplanatif bagi menggambarkan persepsi petani terhadap berbagai aspek penerapan GAP dan dan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis konjoin. Simpulan observasi mengindikasikan yakni sebagian besar petani mempunyai impresi baik perihal penerapan GAP, terutama dalam meningkatkan kualitas hasil panen dan keberlanjutan lingkungan. Faktor utama yang memengaruhi persepsi petani meliputi pengalaman petani, ketersediaan sarana, dan keberlanjutan, biaya penerapan GAP, pengetahuan tentang GAP, dan penyuluhan. Studi ini menyimpulkan bahwa peningkatan persepsi positif terhadap GAP dapat dicapai melalui edukasi, pelatihan, dan pemberian insentif untuk produk bersertifikat GAP.Kata kunci: Good Agricultural Practices, Persepsi Petani, Hortikultura, Okiagaru Agricoop.AbstractThe hortikultura domain possesses a pivotal function inside the Indonesian financial system, encompassing Kabupaten Cianjur yang demonstrates a substantial escalation in the quantity of petani. Nonetheless, a disparity exists between the immense possibilities of the hortikultura field and the minimal execution of Good Agricultural Practices (GAP), particularly amidst petani mitra Okiagaru Agricoop. This research endeavors to scrutinize the perspective ofOkiagaru Agricoop's partner farmers towards the application of Good Agricultural Practices (GAP) in horticultural crop cultivation in Cianjur Regency, West Java. GAP is an agricultural standard guideline that aims to increase productivity and product quality, maintain environmental sustainability, and improve farmers' welfare. This research employs narrative-focused analytical techniques and numerical procedures. Information gathering was executed via surveys, intensive consultations, and site inspections. Fact processing was performed utilizing explanatory metrics to depict petani impressions regarding diverse facets of the Good Agricultural Practices adoption and arithmetic systems with an integrated evaluation methodology. The findings of the exploration reveal that the preponderance of farmers have a positive perception of the implementation of GAP, especially in improving crop quality and environmental sustainability. The main factors that affect farmers' perceptions include farmer experience, availability of facilities, and sustainability, cost of implementing GAP, knowledge about GAP, and counseling. The study concludes that increasing positive perceptions of GAP can be achieved through education, training, and incentivization for GAP-certified products.Keywords: Good Agricultural Practices, farmer perception, horticulture, Okiagaru Agricoop.
OPTIMALISASI JERAMI HASIL PERTANIAN SEBAGAI KOMPOS DENGAN INOVASI METODE TAKAKURA DI KELURAHAN KAPAS KECAMATAN SUKOMORO KABUPATEN NGANJUK Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Hasian Situmeang, Widya; Budiarto, Tri; Julio Pratama, Agief; Kemala Dewi, Ratih; Kasmanhadi Saputra, Henry; Sekar Mardisiwi, Ririh; Puji Mumpuni, Restu; Surya Aditama, Galih; Bekti Fajarwati, Aliana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.722-728

Abstract

Limbah jerami hasil pertanian yang cukup berlimpah cenderung kurang banyak dimanfaatkan oleh petani. Jerami yang dihasilkan akan dibakar kemudian lahan sawah akan langsung diolah untuk penanaman selanjutnya. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih para petani mengolah jerami sebagai kompos dengan menggunakan teknik pengomposan Takakura, dan disertai dengan upaya menjaga kesehatan dan kesuburan lahan pertanian. Adapun metode yang digunakan yaitu ceramah, demonstrasi cara, serta pendampingan petani untuk mengidentifikasi kesuburan lahan secara sederhana dan evaluasi menggunakan pre test dan posttest. Hasil dari kegiatan ini, sebanyak 38% petani peserta mengalami peningkatan pengetahuan berkaitan dengan kesehatan tanah dan pembuatan kompos, rata-rata nilai pre test 72% dan rata-rata nilai posttest 78%. Hasil demonstrasi pengomposan jerami berhasil diperoleh pupuk kompos dalam jangka waktu 4 minggu setelah pengomposan.
PENGUATAN KELEMBAGAAN PETANI ORGANIK DI KELURAHAN MULYAHARJA, KOTA BOGOR : PENGUATAN PROSES PANEN DAN PASCAPANEN Budiarto, Tri; Azkyah, Sylvina; Sulaeman, Revalina; Surya Aditama, Galih; Aurel Kanayla, Alleta; Gadhah Kun Atha, Rabbani; Julio Pratama, Agief; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Hasian Situmeang, Widya; Kemala Dewi, Ratih; Kasmanhadi Saputra, Henry; Sekar Mardisiwi, Ririh
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.592-599

Abstract

Proses panen yang kurang terampil dan minimnya pengetahuan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja (K3), menjadi permasalahan yang dirasakan oleh KWT Ciharashas dalam praktik budidaya pertanian. Tujuan kegiatan pengabdian dan pengembangan masyarakat (PPM) adalah untuk menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan intensif bagi seluruh anggota KWT Ciharashas guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam proses panen dan pascapanen dengan teknik ramah lingkungan dan efisien. Pada akhirnya kegiatan ini akan Mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui peningkatan kualitas hasil panen dan mengurangi kerugian pascapanen. Pendekatan kegiatan meliputi: lokakarya bersama pemangku kepentingan (Pemerintah Kelurahan Mulyaharja, PPL, Anggota KWT Ciharashas, dan warga), re-assessment terkait masalah dan kebutuhan prioritas terkait panen dan pascapanen, pelatihan fasilitasi penguatan kelembagaan kelompok pertanian organik : sortasi, grading, packaging, storage dan limbah pertanian, pendampingan proses penguatan kelembagaan kelompok pertanian organik, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan antara lain bahwa re-assessment menunjukkan penanganan saat panen dan proses panen belum semua anggota paham dan belum menerapkan prinsip K3 yang sesuai. Program pelatihan Good Handling Practices (GHP) dan sosialisasi aturan keselamatan di lahan menjadi program utama untuk menjawab permasalahan dan kebutuhan anggota KWT Ciharashas. Dalam kegiatan pelatihan inovasi yang dihasilkan berupa cardboard langkah GHP, tanam sayur-rawat bumi, keselamatan kerja dan aturan keselamatan di lahan KWT Ciharashas. Selain itu, pelatihan biocomposser dengan media bag composserjuga menjadi inovasi yang telah diterapkan oleh KWT Ciharashas. Program PPM terpusat dan terpadu Sekolah Vokasi di Mulyaharja merupakan rangkaian kegiatan lanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dan stakeholder enggagementyang telah dibangun antara Sekolah Vokasi dengan KWT Ciharashas. Bentuk komitmen yang dibangun adalah menindaklanjuti roadmap pengabdian kepada masyarakat hingga 2027 melalui laboratorium sosial.
Pengembangan Masyarakat Melalui Program Urban Farming di Kelurahan Kutisari, Kota Surabaya Dini Ayu Triwahyuni; Agief Julio Pratama; Tri Budiarto
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 23 No. 2 (2024): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v23i2.3263

Abstract

The agricultural sector in the city of Surabaya makes a relatively small contribution considering the limited agricultural land due to land conversion in urban areas and population density which is increasing every year. Urban farming can be an alternative solution to achieve food sovereignty amidst the problem of limited land in urban areas. This research aims to describe the internal and external factors that influence the development of urban farming communities in Kutisari Village. This research uses a combined qualitative and quantitative research approach (mix methods). Data collection methods were obtained from observation, interviews, documentation, questionnaires, and literature studies/related literature. The target of the research is the urban farming community. The results of the research show that internal factors at the level of education are in the middle category (SMA) and are included in the middle class of society in Surabaya UMK income. The majority of community members are men with main jobs as private employees in the productive age range of 40-49 years. External factors on access to information and accountability are in the high category with community participation in the medium category. Supporting facilities in the form of public facility land in Kutisari Village also support these activities.
Pemberdayaan Petani Cabai dalam Penerapan Good Agriculture Pratice (GAP) di Desa Cikancana, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur Nadira Cidita Salsabilla; Tri Budiarto; Agief Julio Pratama
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v5i1.3770

Abstract

Good Agricultural Pratice merupakan merupakan serangkaian upaya untuk menghasilkan produk bermutu, aman dikonsumsi serta mencakup penerapan teknologi ramah lingkungan yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dan permasalahan yang menjadi tantangan bagi petani Desa Cikancana sehingga produktivitas hasil panen menurun. Penelitian menggunakan penelitian mixed method yaitu penggabungan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data diperoleh dari observasi lapang, wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan literatur/studi pustaka. Teknik pengambilan data responden dilakukan dengan menggunakan sensus seluruh kelompok tani Mekar Kencana 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal penurunan hasil produktivitas cabai di Desa Cikancana disebabkan oleh perilaku petani yang tidak menerapkan GAP pada budidaya cabai. Setelah dilakukannya pemberdayaan mengenai teknik  GAP yang baik dan benar perlahan – lahan hasil cabai di Desa Cikancana mulai meningkat. GAP dapat berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas cabai, peningkatan pengetahuan petani, serta keterampilan petani mengenai pemahaman dan implementasi pada budidaya cabai.
Pendampingan Kelompok Tani dalam Budidaya Hidroponik di Kota Surabaya, Indonesia Firli Alya Rahma; Tri Budiarto; Agief Julio Pratama; Henry Kasmanhadi Saputra
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v5i2.3773

Abstract

Budidaya hidroponik merupakan salah satu sistem budidaya pada kegiatan urban farming. Budidaya hidroponik dapat menjadi upaya dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah perkotaan yang mendukung SDG’s nomor 2 yaitu mengakhiri kelaparan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kendala dalam budidaya hidro-ponik, meningkatkan pengetahuan dan minat, mengetahui dampak pendampingan serta mengetahui pendapat terkait budidaya hidroponik untuk ketahanan pangan. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, FGD, pre test post test, kuesioner dan dokumentasi. Komunitas sasaran pada penelitian yaitu Kelompok Tani Anggrek dengan jumlah anggota 19 orang dan Kelompok Tani Sawi dengan jumlah anggota 14 orang. Terdapat 2 informan tambahan yaitu PPL dan Ketua Pelaksana Harian Rumah Pintar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani belum optimal dalam budidaya hidroponik karena kurangnya pemahaman, minimnya pendampingan dan penggunaan pupuk serta benih yang kurang tepat. Terdapat peningkatan pengetahuan kelompok tani sebesar 51,52% yang disebabkan karena adanya penyuluhan. Sebagian besar responden setuju bahwa budidaya hidroponik menjadi solusi tepat untuk mewujudkan ketahanan pangan serta pendampingan memberikan dampak positif bagi kelompok dan individu.
Co-Authors Aannisa Suhaila Abdul Qadir Abung Supama Wijaya Adam Anom Jati Adiba Azzahra Adinda Aulia Dinasta Adinda Maharani Hidayat Adinda Regita Wardani Aditya Wicaksono Aditya Wicaksono Agnia, Arba Wildan Agung Prayudha Hidayat Agus Budiyanto Ahmad Fauzi Inu Kertopati AIDIL AZHAR Ajeng Dwi Rahayu Ajmir Akmal Akbar , Rizal Akmal, Ajmir Alamsyah, Muhammad Yusuf Aliana Bekti Fajarwati Alleta Aurel Kanayla Amelia Andi Razan Ramiro Andini Tribuana Tunggadewi, Andini Tribuana Anggia Kamila Maharani Anindya Putri Inayaah Anisa Dwi Ariani Anna Sabrina Annisa Rezki Amanda Aprilia Viola Wulandari Arina Destyana Arya Dwi Praja Usman Astri Muliasari, Ade Aulia, Dhiva Luthfi Aura Nurkhalis Aurel Kanayla, Alleta Awaliyyah, Nadia Febrianti Siti Ayesha Ayu Naura Azkyah, Sylvina Azuma Zahra, Salwa Azzahra Putri Nathasya Azzahra, Fauziah Balqis Khasyafi Bekti Fajarwati, Aliana Bima Yeremia Hutahaean Bonar Tua Sihite Budiarto, Tri Bunga Fariza Hamid Butarbutar, Pesalmen Cindona Aura Ramadhan Danar Hadisugelar Danis Syah Nabil Dany Boy Surbakti Darmawan, Leonard Davina Marsha Fadina Deden Satria Asih Supriyadi Dela Watic Suyatno Dema Mariska Desta Fauziah Setiawan Destriana Nur Dewi Ismul Latif Dewi, Ratih Kemala Dheanita, Ismi Dhika Prita Hapsari Dini Ayu Triwahyuni Dini Ayu Triwahyuni Djoefri, Hasjim Bintoro Dwi Kartika Andini Edi Wiraguna Ega Maulana Egi Wiraguna Eidelweis Restu Elchio Fajar Hisra Ellisa Umami Elsa Ramadhan Fairuz Syifa Hidayat Faizatul Ulya Farora, Alya Yasmin Firli Alya Rahma Fitriani, Syahayyunur Frida Mutia Sari Frita Zulfira Gadhah Kun Atha, Rabbani Galih Surya Aditama Hafiz Reyhan Hafizha Novrilia Azzahra Haidar Dhiya Razzan Hanaa Hafizhah Hari Yati Nur Helianthi Dewi Henry Kasmanhadi Saputra Hilmia Salsabila Ihza Fadlan Izzuddin Ilham Januar Pratama Imam Hanif Aqeela Intan Kusuma, Zefania Intan Latifah Istiqlaliyah Muflikhati Iva Iryana Kaban Jasir, Ilham Naufal Jonathan Sitohang Kasmanhadi Saputra, Henri Kayla Devina Azzahra Keisha Aulia Tsani Susanto Putri Kenji Faiz Kusuma Kuntari, Wien Kusnendi, Faizal Shofwan Leonard Dharmawan Lidya Hawila Sallo Lisma Aulia Rohmah Lulu Dwi Ghania Lutfi Shihab M. Agung Zaim Adzkiya M. Iqbal Nurulhaq M. Iqbal Nurulhaq M. Iqbal Nurulhaq M.A. Zaim Adzkiya Made Gayatri Anggarkasih Maharani Dinda Zakiyah Mahda Aryo Firdaus Manalu, Doni Sahat Tua Mangasih, Yessy Octavia Rungkat Tuani Mardisiwi, Ririh Sekar Maulana, Galih Melia Ari Santi Meliala, Merry Gloria Mohamad Damar Purnama Muallifah Shofiatun Muhamad Bagus Jatmiko Muhamad Fadhilah Yahya Muhamad Mulya Azhar Muhammad Adlan Muhammad Bagus Jatmiko Muhammad Fadhlan Restu Muhammad Farrel Raya Syamsuddin Muhammad Fauzan Lazwar Muhammad Hasjim Bintoro Djoefrie Hasjim Bintoro Djoefrie Muhammad Khalil Ar Rasyid Jamil Muhammad Raihan Yahya Muhammad Sidiq Haryadi Sutisna Muhammad Thoriq Fauzan Muliarasi, Ade Astri Mumpuni, Restu Puji Muthmainnah, Muthiah Mutohar, Nabil Ahmad Nabila Intan Fadiyah Nadira Cidita Salsabilla Nadya Ayu Narasanti Nadya Tendra Sikki Nailalmuna, Aghitsni Najla Natasha Nisrina Ridwan Nasywa Nurayudya Irawan Navez Azzam Martana Nazwa Mirandes Neila Maulidya Nike Nurindah RSB Nishtu Nur Holisah Nisrina Aprilda Conita Nisrina Hamidah Nisrina Nasila Anbarwati Noerisma Addawiyah Alqadri Noviana Yuliawati Nurcahyo Ramadhan Nurshadrina Alifah Sajidah Nurulhaq, M. Iqbal Nurulhaq, Muhammad Iqbal Padly Rachmat Hanansyah Pamungkas, Muhammad Aldryansyah Parhusip, Debora K.P Pesalmen Butarbutar Prananda, Intan Prima Gandhi Pudji Muljono Puspa, Amelia Setya Putri Nurul Hidayah Putri Salwa Zanjambila PUTRI, NABILAH Qisti, Hanifah Zul Qodarian Pramukanto Rabbani Gadhah Kun Atha Ratih Kemala Dewi Ravael Nariyan Requelme Citra Purnama Resti Fadillah Restu Puji Mumpuni Revalina Sulaeman Rhynanda, Hafiz Septio Ribka Wahyuni Simarmata Rifki Awaludin Rina Octavia Hasanah Rizha Nur Irawan Rizka Desitania Royanti Rochmah, Hidayati Fatchur Salma Rizqiany Lubis Salma Tri Ambarsari Salsa Nabila Safitri Salsabila, Sarah sayekti, ayutyas Sayyida Shalikha Asy Syamsi Sebayang, Veralianta Br Sholihah, Istiqomatush Siti Fitriah Siti Zahra Levina Sukma, Zaelin Melati Sulaeman, Revalina Sury, Shella Afifah Surya Aditama, Galih Syahayyunur Fitriani Syahira, Salwa Syifa Khoirunnisa Syifa Maharani Tambajong, Daisy Tandungan, Wempy Sem Tarigan, Kevin Aditia Pemerena Taufik Hidayat Tesyahtul Senni Khairiyah Tiara Levana Tri Budiarto Tri Budiarto Tri Budiarto Triwahyuni, Dini Ayu Vemita Joselfyn Widya Hasian Situmeang Widyani Lailinur Yoshua Putrawan Simanjuntak Yulianto, Aziz Yuza, Feimas Beringin Zaelin Melati Sukma Zahara Aini Kesuma Zahra, Alvita Zahra, Salwa Azuma Zaskia Citra Izati Zefania Intan Kusuma