Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI DAUN PEPAYA PADA KELOMPOK TANI TUNAS HARAPAN DI DESA CIKEAS Wiraguna, Edi; Zahra, Alvita; Farora, Alya Yasmin; Jasir, Ilham Naufal; Dheanita, Ismi; Sholihah, Istiqomatush; Sury, Shella Afifah; Pratama, Agief Julio; Nurulhaq, M. Iqbal; Darmawan, Leonard; Budiarto, Tri; Situmeang, Widya Hasian
Jurnal Resolusi Konflik, CSR dan Pemberdayaan (CARE) Vol. 9 No. 2 (2024): Peran Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Center for Alternative Dispute Resolution and Empowerment (CARE) IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan adalah proses penyebaran informasi dan pembelajaran kepada sasaran penyuluhan, khususnya kelompok tani Tunas Harapan di Desa Cikeas, yang bertujuan untuk meningkatkan produksi tanaman dan mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia. Penyuluhan pestisida nabati pada 23 Mei 2024 menggunakan media pembelajaran non-formal seperti PowerPoint, leaflet, dan banner. Penggunaan metode partisipatif masyarakat atau Participatory Rural Appraisal (PRA) memudahkan penyuluhan ini dalam mengumpulkan data observasi dari pre-test dan post-test, dan data kualitatif dari wawancara masyarakat. Partisipasi masyarakat Desa Cikeas termasuk dalam praktik pembuatan pestisida nabati berbahan baku daun pepaya, sabun cuci piring, dan minyak goreng yang mudah ditemukan di sekitar. Senyawa papain dalam daun pepaya yang berfungsi sebagai racun kontak organisme pengganggu tanaman (OPT), adalah alasan pemilihan daun pepaya sebagai bahan utama pestisida nabati. Hasil pengolahan data pretest responden masyarakat Desa Cikeas ditemukan permasalahan minimnya ilmu pengetahuan para petani seputar pestisida nabati dan terbatasnya kesediaan bahan baku tersebut. Adapun hasil pengolahan data posttest ternyata membangkitkan rencana tindak lanjut petani, berupa ketertarikan untuk menjadikan pestisida nabati daun pepaya sebagai alternatif dalam pengendalian OPT di Desa Cikeas.
PENYULUHAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI KEPADA KELOMPOK WANITA TANI SEKAR ASRI DI DESA CIHERANG Wiraguna, Edi; Aulia, Dhiva Luthfi; Yuza, Feimas Beringin; Qisti, Hanifah Zul; Muthmainnah, Muthiah; Akbar , Rizal; Pratama, Agief Julio; Nurulhaq, M. Iqbal; Dharmawan, Leonard; Budiarto, Tri; Situmeang, Widya Hasian; Dewi, Ratih Kemala
Jurnal Resolusi Konflik, CSR dan Pemberdayaan (CARE) Vol. 9 No. 2 (2024): Peran Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Center for Alternative Dispute Resolution and Empowerment (CARE) IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah yang sering dihadapi para petani adalah gagal panen dikarenakan hama dan penyakit yang menyerang tanaman mereka. Bahan kimia yang digunakan untuk membunuh atau mengendalikan hama adalah pestisida. Petani di Desa Ciherang sering menggunakan pestisida kimia untuk mengatasi masalah hama ini. Selain karena produk pestisida kimia banyak dijual di pasaran, juga pestisida kimia ini efektif dan cepat dalam membasmi hama. Namun, penggunaan pestisida kimia dalam jangka panjang dan terus menerus dapat menimbulkan efek berbahaya bagi lingkungan. Alternatif penggunaan pestisida nabati yang lebih ramah lingkungan dan tidak beracun akan menjadi alternatif yang lebih baik dibandingkan penggunaan pestisida kimia. Pengembangan masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan, metode penyuluhan yang digunakan yaitu pemaparan materi serta demonstrasi langsung untuk memastikan petani mendapat informasi lengkap mengenai risiko penggunaan pestisida kimia serta potensi bahan alami sebagai bahan baku pengendalian hama sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanaman dan hasil sayuran.
PEMANFAATAN DAUN SIRSAK DAN BAWANG PUTIH SEBAGAI PESTISIDA NABATI DI DESA SUKAHARJA KABUPATEN BOGOR Wiraguna, Edi; Agnia, Arba Wildan; Rhynanda, Hafiz Septio; Alamsyah, Muhammad Yusuf; Mutohar, Nabil Ahmad; Mangasih, Yessy Octavia Rungkat Tuani; Pratama, Agief Julio; Nurulhaq, M. Iqbal; Dharmawan, Leonard; Budiarto, Tri; Situmeang, Widya Hasian; Dewi, Ratih Kemala
Jurnal Resolusi Konflik, CSR dan Pemberdayaan (CARE) Vol. 9 No. 2 (2024): Peran Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Center for Alternative Dispute Resolution and Empowerment (CARE) IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para Petani pada umumnya menggunakan pestisida kimiawi setiap terjadi serangan hama dan penyakit pada tanaman budidaya, bahkan mereka menggunakannya tanpa memperhatikan hama target, cenderung berlebihan, dan tidak tepat baik jenis, dosis, metode aplikasi, maupun frekuensi pemberian. Penggunaan pestisida nabati sudah menjadi salah satu pengendalian hama yang banyak digunakan oleh para petani yang budidaya dengan cara organik. Upaya yang dilakukan untuk menggantikan pestisida kimia menjadi nabati adalah langkah yang tepat untuk menekan biaya pengeluaran/biaya rendah serta manfaat yang dihasilkan lebih dari kimia. KTD Sukaharja ini dominan bapak petani. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk memberikan wawasan terhadap para petani yang selama ini masih menggunakan pestisida kimia, meningkatkan pengetahuan, pemanfaatan limbah atau bahan organik yang bisa dimanfaatkan. Dalam program ini akan diperoleh wawasan sesuai dengan Tujuan Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara bertahap yang meliputi kegiatan pengambilan informasi, pelatihan, diskusi kelompok KTD, dan praktik pembuatan secara langsung.
Analisis Penyuluhan Sistem Tanam Jajar Legowo Kelompok Tani Ngudi Lancar, Desa Singasari, Kabupaten Banyumas Yulianto, Aziz; Dharmawan, Leonard; Pratama, Agief Julio
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 19 No 2 (2024)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51852/jpp.v19i2.864

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) menjadi salah satu tanaman penghasil makanan pokok paling penting saat ini bagi masyarakat Indonesia. Masyarakat memiliki permintaan yang tinggi untuk kebutuhan beras. Peningkatan produktivitas memerlukan adanya dorongan inovasi teknologi seperti cara budidaya, varietas yang unggul, penggunaan benih bersertifikat, pengendalian HPT, pengaturan populasi tanam, dan perbaikan pengelolaan unsur hara tanaman. Penyuluh dalam hal ini berperan guna membimbing serta mengajarkan petani terkait teknologi dan sistem tanam jajar legowo sehingga mampu mengadopsi dan menerapkan sistem tersebut. Tujuan dari penelitian tersebut adalah menguraikan karakteristik petani di Kelompok Tani Ngudi Lancar Desa Singasari, mendeskripsikan jalannya penyuluhan dan kendala terkait produktivitas padi di Desa Singasari, mengidentifikasi peningkatan pengetahuan dan sikap setelah dilaksanakannya penyuluhan terhadap sistem tanam jajar legowo. Data dikumpulkan melalui observasi, focus group discussion, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan petani mengenai sistem tanam jajar legowo terdapat peningkatan pengetahuan setelah kegiatan penyuluhan senilai 11,3%. Peningkatan sikap terhadap sistem tanam jajar legowo senilai 10,4%. Faktor yang mempengaruhi penyampaian inovasi terdiri atas karakteristik petani, media, perspektif petani, dan tenaga tanam.
PENGUATAN KELEMBAGAAN PETANI ORGANIK DI KELURAHAN MULYAHARJA, KOTA BOGOR Budiarto, Tri; Fitriani, Syahayyunur; Sulaeman, Revalina; Azkyah, Sylvina; Surya Aditama, Galih; Azzahra, Fauziah; Julio Pratama, Agief; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Wiraguna, Edi; Dharmawan, Leonard; Hasian Situmeang, Widya; Sekar Mardisiwi, Ririh; Puji Mumpuni, Restu; Kemala Dewi, Ratih; Kasmanhadi Saputra, Henri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.340-349

Abstract

Penguatan kelembagaan petani organik di Kelurahan Mulyaharja, khususnya bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Ciharashas, merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan usaha tani organik. Kegiatan ini mencakup serangkaian aktivitas seperti Focus Group Discussion (FGD), pelatihan pembuatan pestisida nabati, pemaparan analisis usaha tani, serta monitoring dan evaluasi untuk menilai perkembangan dan dampak program. FGD bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi anggota kelompok, sementara pelatihan pestisida nabati memberikan pengetahuan praktis dalam mengelola hama tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Pemaparan analisis usaha tani membantu petani memahami aspek keuangan dan peluang usaha tani organik, sedangkan monitoring dan evaluasi memastikan implementasi yang efektif serta memberikan umpan balik untuk perbaikan program. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas kelembagaan KWT Ciharashas dalam mendukung pertanian organik yang berkelanjutan.
Pengembangan Masyarakat Melalui Program Urban Farming di Kelurahan Kutisari, Kota Surabaya Triwahyuni, Dini Ayu; Pratama, Agief Julio; Budiarto, Tri
AGRIEKSTENSIA : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol 23 No 2 (2024): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v23i2.3263

Abstract

The agricultural sector in the city of Surabaya makes a relatively small contribution considering the limited agricultural land due to land conversion in urban areas and population density which is increasing every year. Urban farming can be an alternative solution to achieve food sovereignty amidst the problem of limited land in urban areas. This research aims to describe the internal and external factors that influence the development of urban farming communities in Kutisari Village. This research uses a combined qualitative and quantitative research approach (mix methods). Data collection methods were obtained from observation, interviews, documentation, questionnaires, and literature studies/related literature. The target of the research is the urban farming community. The results of the research show that internal factors at the level of education are in the middle category (SMA) and are included in the middle class of society in Surabaya UMK income. The majority of community members are men with main jobs as private employees in the productive age range of 40-49 years. External factors on access to information and accountability are in the high category with community participation in the medium category. Supporting facilities in the form of public facility land in Kutisari Village also support these activities.
Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani dalam Upaya Pengembangan Usahatani Urban Farming (Kasus Kelompok Tani Mugi Lestari Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya) Zahra, Salwa Azuma; Pratama, Agief Julio; Situmeang, Widya Hasian
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 21 No. 2 (2024): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v21i2.1221

Abstract

Penguatan kelembagaan merupakan salah satu dari 7 Strategi Utama Penguatan Pembangunan Pertanian untuk Kedaulatan Pangan (P3KP), berdasarkan Rencana Strategis Nasional menurut Kementerian Pertanian, penguatan kelembagaan menjadi titik awal yang harus dilakukan oleh kelompok tani dalam meningkatkan dinamika, kemandirian dan kinerja kelompok tani dalam sebuah usahatani. Tujuan dari penelitian yaitu menganalisis keadaan kelembagaan di Kelompok Tani Mugi Lestari, serta menganalisis pelaksanaan program penguatan kelembagaan tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi, FGD (focus group discussion), wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif diperkuat dengan kualitatif (mixed method). Data kuantitatif diolah dalam skala likert  dengan menyusun tabel distribusi frekuensi menggunakan metode tabulasi silang (crosstabs). Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pelaksanaan program penguatan kelembangaan memberikan perubahan ke arah yang lebih baik dari pada sebelumnya. Hal tersebut sejalan dengan adanya analisis pelaksanaan program penguatan kelembagaan. Pelaksanaan program penguatan kelembagaan diukur dari tingkat kapasitas kelembagaan, dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung, dengan menujukkan peran penyuluh pertanian, peran ketua kelompok tani, dan kedinamisan kelompok termasuk ke dalam kategori Kuat (K), sedangkan kapasitas anggota dan partisipasi anggota berada pada kategori Tidak Kuat (TK). Peningkatan kapasitas dan partisipasi anggota di Kelompok Tani Mugi Lestari masih perlu upaya yang dilakukan secara lebih terfokus dan tepat sasaran, guna menciptakan kedinamisan kelompok di wilayah perkotaan. 
PENGUATAN KELEMBAGAAN PESANTREN DALAM BUDIDAYA IKAN PATIN DI PESANTREN MIFTAHUL ULUM KALIMANTAN SELATAN Situmeang, Widya Hasian; Pratama , Agief Julio; Salsabila, Sarah
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.57253

Abstract

Penguatan kelembagaan pesantren dalam budidaya ikan patin merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola unit usaha pesantren. Kajian ini bertujuan untuk memahami strategi penguatan kelembagaan pesantren dalam budidaya ikan patin dan meningkatkan kemampuan dalam mengelola unit usaha pesantren dalam mencapai kemandirian. Metode kualitatif digunakan dengan wawancara dan observasi sebagai pendekatan utama untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong dan menghambat kelembagaan pesantren, serta untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) santri dan alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum. Hasil penelitian menunjukkan Pondok Pesantren Miftahul Ulum berhasil meningkatkan produksi dan kualitas ikan patin, menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi pesantren dan komunitas sekitarnya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika kelembagaan dalam konteks budidaya perikanan di pesantren, dengan implikasi praktis yang berguna untuk pengembangan di masa depan.
STRATEGI PENURUNAN EMISI METANA PADA PADI SAWAH ORGANIK SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PERTANIAN BERKELANJUTAN Mumpuni, Restu Puji; Pratama, Agief Julio; Nurulhaq, Muhammad Iqbal; Dewi, Ratih Kemala; Wiraguna, Edi; Situmeang, Widya Hasian; Budiarto, Tri; Mardisiwi, Ririh Sekar
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 12 No 1 (2025): April
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (PSL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v12i1.60733

Abstract

Sektor pertanian terutama padi sawah merupakan penyumbang emisi gas rumah kaca terutama gas metana. Gas metana dihasilkan dari proses dekomposisi bahan organik secara anaerobik di sekitar perakaran tanaman padi, terutama yang terus digenangi. Penambahan bahan organik pada padi organik juga merupakan penyumbang gas metana. Strategi untuk menurunkan emisi metana pada budidaya padi sawah organik perlu dilakukan, apalagi saat ini produk beras organik memiliki nilai tambah ekonomi dan daya saing yang lebih baik terutama dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk yang sehat dan ramah lingkungan. Beberapa upaya untuk menurunkan emisi metana antara lain irigasi padi secara intermiten, pemilihan varietas padi yang lebih tahan terhadap genangan air dan berumur pendek, perlunya mengelola sisa-sisa tanaman secara tepat dengan mengomposkannya dan cermat dalam menggunakan pupuk organik yang dapat membantu mengurangi emisi metana. Kombinasi berbagai strategi budidaya yang menekan produksi emisi metana di atas diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan sistem padi sawah organik dan mendukung program pertanian cerdas iklim.
Akses Layanan Publik untuk Kawasan dan Transportasi Desa di Situgede Kota Bogor (ALPUKAT DESA) Ilham Januar Pratama; Dela Watic Suyatno; Nurcahyo Ramadhan; Salma Tri Ambarsari; Aprilia Viola Wulandari; Adinda Maharani Hidayat; Muhamad Mulya Azhar; Agief Julio Pratama; M. Iqbal Nurulhaq; Tri Budiarto; Widya Hasian Situmeang; Ratih Kemala Dewi; Restu Puji Mumpuni; Edi Wiraguna
Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian dan Solidaritas Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/harmoni.v2i2.1501

Abstract

Situ Gede Sub-district in Bogor City has the potential to develop tourism, yet still faces challenges in promoting tourist destinations and in operating administrative systems that have not adopted digital technology. To address these issues, a mixed-method approach was used by combining qualitative and quantitative methods through interviews and questionnaires involving local residents and village officials. The results showed that the majority of respondents gave positive responses to digital innovation and expressed their willingness to use an online platform. As a result, a village website was developed to serve as a digital platform facilitating the management of population documents and tourism information. The website is designed to improve the effectiveness of public services and strengthen the promotion of the village’s potential. This digital solution serves as an innovative approach to deliver fast, accessible, and community-oriented public services by leveraging technology.
Co-Authors Adam Anom Jati Adinda Maharani Hidayat Aditya Wicaksono Adzkiya, M.A. Zaim Agnia, Arba Wildan Agung Prayudha Hidayat Agus Budiyanto AIDIL AZHAR Ajeng Dwi Rahayu Akbar , Rizal Akmal, Ajmir Alamsyah, Muhammad Yusuf Aliana Bekti Fajarwati Amelia Andi Razan Ramiro Anggia Kamila Maharani Anisa Dwi Ariani Anna Sabrina Aprilia Viola Wulandari Arina Destyana Arya Dwi Praja Usman Astri Muliasari, Ade Aulia, Dhiva Luthfi Aura Nurkhalis Aurel Kanayla, Alleta Awaliyyah, Nadia Febrianti Siti Azkyah, Sylvina Azuma Zahra, Salwa Azzahra, Fauziah Balqis Khasyafi Bekti Fajarwati, Aliana Bima Yeremia Hutahaean Bonar Tua Sihite Budiarto, Tri Bunga Fariza Hamid Butarbutar, Pesalmen Danar Hadisugelar Dany Boy Surbakti Darmawan, Leonard Deden Satria Asih Supriyadi Dela Watic Suyatno Dema Mariska Destriana Nur Dewi, Ratih Kemala Dheanita, Ismi Dhika Prita Hapsari Dini Ayu Triwahyuni Djoefri, Hasjim Bintoro Edi Wiraguna Ega Maulana Eidelweis Restu Elchio Fajar Hisra Elsa Ramadhan Fairuz Syifa Hidayat Faizatul Ulya Farora, Alya Yasmin Fitriani, Syahayyunur Gadhah Kun Atha, Rabbani Galih Surya Aditama Hari Yati Nur Helianthi Dewi Hilmia Salsabila Ilham Januar Pratama Imam Hanif Aqeela Intan Kusuma, Zefania Intan Latifah Istiqlaliyah Muflikhati Jasir, Ilham Naufal Jonathan Sitohang Kasmanhadi Saputra, Henri Kasmanhadi Saputra, Henry Kayla Devina Azzahra Kenji Faiz Kusuma Kuntari, Wien Kusnendi, Faizal Shofwan Leonard Dharmawan Lidya Hawila Sallo Lisma Aulia Rohmah Lutfi Shihab M. Agung Zaim Adzkiya M. Iqbal Nurulhaq M. Iqbal Nurulhaq Maharani Dinda Zakiyah Mahda Aryo Firdaus Manalu, Doni Sahat Tua Mangasih, Yessy Octavia Rungkat Tuani Mardisiwi, Ririh Sekar Maulana, Galih Melia Ari Santi Merry Gloria Meliala Mohamad Damar Purnama Muallifah Shofiatun Muhamad Bagus Jatmiko Muhamad Mulya Azhar Muhammad Adlan Muhammad Fadhlan Restu Muhammad Fauzan Lazwar Muhammad Hasjim Bintoro Djoefrie Hasjim Bintoro Djoefrie Muhammad Sidiq Haryadi Sutisna Muliarasi, Ade Astri Mumpuni, Restu Puji Muthmainnah, Muthiah Mutohar, Nabil Ahmad Nadya Tendra Sikki Nailalmuna, Aghitsni Nike Nurindah RSB Noviana Yuliawati Nurcahyo Ramadhan Nurshadrina Alifah Sajidah Nurulhaq, M. Iqbal Nurulhaq, Muhammad Iqbal Parhusip, Debora K.P Pesalmen Butarbutar Prananda, Intan Pudji Muljono Putri Nurul Hidayah PUTRI, NABILAH Qadir, Abdul Qisti, Hanifah Zul Qodarian Pramukanto Ravael Nariyan Resti Fadillah Revalina Sulaeman Rhynanda, Hafiz Septio Ribka Wahyuni Simarmata Rina Octavia Hasanah Rizha Nur Irawan Rochmah, Hidayati Fatchur Royanti, Rizka Desitania Salma Rizqiany Lubis Salma Tri Ambarsari Salsa Nabila Safitri Salsabila, Sarah Sebayang, Veralianta Br Sholihah, Istiqomatush Siti Fitriah Siti Zahra Levina Sukma, Zaelin Melati Sulaeman, Revalina Sury, Shella Afifah Surya Aditama, Galih Syahayyunur Fitriani Syahira, Salwa Syifa Khoirunnisa Tambajong, Daisy Tandungan, Wempy Sem Tarigan, Kevin Aditia Pemerena Taufik Hidayat Tri Budiarto Triwahyuni, Dini Ayu Vemita Joselfyn Widya Hasian Situmeang Widyani Lailinur Yoshua Putrawan Simanjuntak Yulianto, Aziz Yuza, Feimas Beringin Zahara Aini Kesuma Zahra, Alvita Zahra, Salwa Azuma Zefania Intan Kusuma