Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : UMI Medical Journal

Etika dalam Penelitian Kedokteran Kesehatan Nasrudin Andi Mappaware
UMI Medical Journal Vol 1 No 1 (2016): December 2016
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.722 KB) | DOI: 10.33096/umj.v1i1.10

Abstract

Dalam beberapa dasawarsa terakhir, telah terjadi berbagai perubahan fundamental dalam kehidupan manusia, antara lain perubahan peran ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Iptek yang sebelumnya, merupakan sarana penunjang berubah peran dan memberi landasan pada keseluruhan upaya manusia. Dari sini berkembanglah konsep-konsep baru, seperti pembangunan berdasarkan pengetahuan (knowledge based development) dan diakui bahwa mutu pengelolaan pengetahuan strategik menentukan keberlangsungan hidup suatu upaya/ organisasi. Ini dapat dilihat dari daya saing dan kemampuannya beradaptasi pada perubahan lingkungan. Berdasarkan konsep baru upaya kesehatan dilaksanakan dengan sistem kesehatan berdasarkan pengetahuan (knowledge based health systems). Akibat perubahan fundamental tersebut, maka pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan iptek memegang peran, yang makin menentukan dalam penyusunan kebijakan dalam pembangunan kesehatan dan implementasinya
Faktor Determinan Komplikasi dan Rujukan Kasus Obstetri Nasrudin Andi Mappaware
UMI Medical Journal Vol 3 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.041 KB) | DOI: 10.33096/umj.v3i2.46

Abstract

Diketahui bahwa dari 86% sistim rujukan bermasalah dalam mencapai akses pelayanan kesehatan 40,5% yang bermasalah denganjarakyangberdampakpadakomplikasi obstetrik. Kendala dalam pelaksanaan rujukan mempengaruhi kematian maternal dan perinatal. Ada tiga “terlambat” yang mempengaruhi kematian maternal/perinatal adalah terlambat mengenali bahaya dan mengambil keputusan merujuk, terlambat mencapai fasilitas kesehatan rujukan dan terlambat memperoleh pelayanan adekuat di fasilitas rujukan.
Preeklamsia Berat dengan Prematuritas dan Post Sectio Sesarea Ditinjau dari Aspek Medis, Kaidah Dasar Bioetik, dan Perspektif Islam Nasrudin Mappaware; Abd Rahman; Nugraha U P; Nuraini Abidin
UMI Medical Journal Vol 4 No 2 (2019): December 2019
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v4i2.72

Abstract

Latar Belakang : Tingginya angka kematian ibu (AKI) di Indonesia yang mencapai 305/100.000 orang (Kemenkes, 2015). Dimana preeklamsia merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya AKI. Selain itu, preeclampsia juga berdampak pada bayi yang dilahirkan seperti berat badan lahir rendah, pertumbuhan janin terhambat serta turut menyumbangkan besarnya angka morbiditas dan mortalitas perinatal. Salah satu upaya untuk meminimalkan faktor resiko preeklamsia terhadap ibu dan bayi dengan melakukan pemeriksaan berkala secara rutin pada ibu hamil. Selain sarana dan prasarana yang belum mamadai, patogenesis yang belum jelas juga menjadi faktor kualitas penanganan preeklampsia masih beragam. Laporan Kasus : Seoarang Perempuan, 25 tahun, G2P1A0 datang ke IGD RS “Ibnu Sina” dengan keluhan nyeri kepala yang dirasakan sejak 1 hari sebelum masuk RS, nyeri perut tembus kebelakang tidak ada, tidak ada pelepasan darah, lendir dan air. Gerakan janin masih dirasakan ibu. BAB normal. BAK lancar. Riwayat SC 1x atas indikasi PEB. Riwayat penggunaan kontrasepsi (-). HPHT 12/05/2017. Tanda Vital TD: 200/100 mmHg, nadi: 87x/m, pernapasan: 20x/m, suhu: 36,5 °c. Pemeriksaan laboratorium dalam protein urin +3. Di Diagnosis dengan Preeklamsia Berat dengan Prematuritas (gravid 31 minggu) dan post operasi sectio cesarea anak pertama. Rencana penatalaksanaan adalah terminasi kehamilan dengan tindakan operasi section cesarean. Pembahasan : Berdasarkan kasus, kondisi tersebu dapat mengancam jiwa ibu dan bayi sehingga ditinjau dari aspek medis maka penanganan yang tepat dilakukan sesuai dengan pedoman terapi preemlamsia berat dan terminasi kehamilan yang preterm. Namun berdasarkan analisa bioetik, dilema etik yang muncul yaitu prinsip beneficience dan non-maleficence dengan pengambilan keputusan etik berdasarkan pendekatan Medical Indication dan Quality of Life. Analisa berdasarkan sudut pandang islam yang terkandung dalam surat Al-Isra ayat 7;Ar-Rahman ayat 60; Al-Mu’minun ayat 61; dan Al-Maidah ayat 32 serta teori etik islam.
Puasa pada Wanita Hamil dan Menyusui Nasrudin Mappaware; Erlin Syahril; Ida Royani; Aryanti Bamahry; Asrini Safitri; Nesyana Nurmadila; M Hamsah; Mona Nulanda
UMI Medical Journal Vol 5 No 1 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i1.88

Abstract

Berpuasa salah satu ibadah yang identik dengan berpantang, terutama untuk berniat, berucap, dan atau melakukan perbuatan yang merupakan pantangan demi mencapai kesempurnaan akhlak, dimana sifat-sifat Allah menjadi terpresentasikan dalam diri manusia. Kehamilan merupakan kondisi khusus yang hanya dihadapi oleh perempuan dan menjadi ujian yang sangat menegangkan bagi seorang perempuan. Banyak perubahan yang terjadi selama kehamilan berlangsung, baik dari psikis maupun fisik. Dalam Islam, perempuan yang tidak diharuskan berpuasa adalah perempuan hamil, mereka yang menyusui, mereka yang haid, dan para perempuan yang berada dalam masa nifas. Periode aman berpuasa bagi wanita hamil pada trisemester 1 dan 2 (di 4-6 bulan). Zat-zat yang diperlukan pada ibu hamil adalah protein, karbohidrat, zat lemak, mineral atau bermacam-macam garam; terutama kalsium, fosfor, dan zat besi (Fe); vitamin dan air. Kekurangan nutrisi pada ibu hamil dan menyusui dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti anemia, abortus pada ibu hamil, partus prematurus, inertia uteri, perdarahan pasca persalinan, sepsis puerperalis, dan lain-lain. Sedangkan makan berlebihan pada ibu hamil dianggap untuk 2 orang, ibu dan janin, dapat menyebabkan komplikasi seperti gemuk, pre-eklamsia, janin besar, dan sebagainya. Puasa pada ibu hamil dan menyusui tergantung pada kesehatannya saat itu serta ada izin dan pengawasan dari dokter. Maka dari itu hukum islam yang mengatur akan hal tersebut tidak mewajibkan seorang ibu hamil dan menyusui untuk berpuasa dan meng-qadha dengan berpuasa dihari lain ataupun membayar fidyah.
Studi Deskriptif tentang Partisipasi dan Persepsi Mahasiswa terhadap Kegiatan Inaugurasi Nesyana Nurmadilla; Andi Anita Nur Fadhilah; Dwi Anggita; Shulhana Mokhtar; Rasfayanah Rasfayanah; Nasrudin Andi Mappaware; Syamsu Rijal
UMI Medical Journal Vol 5 No 2 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i2.114

Abstract

Latar belakang:. Di semester 1, mahasiswa baru dihadapkan dengan jadwal perkuliahan yang padat dan persiapan kegiatan rutin tahunan inaugurasi yang cukup menyita waktu. Untuk memberikan gambaran tentang partisipasi dan persepsi mahasiswa terhadap kegiatan inaugurasi. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa Fakulta Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2017 dan 2018 yang berpartisipasi pada kegiatan inaugurasi angkatannya dan terhitung masih aktif sebagai mahasiswa FK UMI saat penelitian berlangsung. Teknik pengumpulan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Mayoritas responden berpartisipasi sebagai panitia dan pengisi acara inaugurasi (57,2%) dan menghabiskan 1–2 bulan untuk persiapan inaugurasi (51,69%). Sebanyak 46,77% responden menggunakan lebih dari 6 jam setiap hari untuk persiapan inaugurasi. Mayoritas responden berpendapat bahwa inaugurasi mengganggu konsentrasi belajar (80%) dan menyebabkan waktu belajar berkurang (92%) namun tetap perlu dilaksanakan (80,3%). Kesimpulan: Kegiatan inaugurasi cukup menyita waktu sehingga mengganggu konsentrasi dan waktu belajar namun perlu dilaksanakan.
Potensi Kurma Ajwa (Phoenix Dactilifera L.) Bagi Kesehatan Reproduksi Wanita Dalam Literatur Islam dan Penelitian Ilmiah Terkini: Literatur Review Ida Royani; Nasrudin Andi Mappaware; M Hamsah; Shofiyah Latief; Erlin Syahril
UMI Medical Journal Vol 7 No 2 (2022): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v7i2.222

Abstract

Latar Belakang:Kurma Ajwa atau disebut juga “kurma nabi” merupakan salah satu bahan makanan yang memiliki nilai spiritual bagi kaum muslimin. Disebutkan secara khusus dalam hadits shahih Nabi Muhammad SAW dan dijelaskan manfaat dan keutamaannya oleh para ulama. Isi:Kandungan nutrisinya yang lengkap, baik makronutrisi dan mikronutrisi menyebabkan kurma Ajwa memiliki aktivitas biologik pada tubuh manusia sehingga menimbulkan manfaat kesehatan. Salah satu manfaat kurma Ajwa adalah terkait dengan kesehatan reproduksi wanita; mencegah terjadinya persalinan memanjang, mencegah progresifitas preeklampsia, dan memperlambat penurunan AMH yang merupakan prediktor menopause pada wanita Masih perlu ditambahkan LB tentang penelitian terkait kesehatan reproduksi wanita. Kesimpulan: Berbagai penelitian ilmiah terkini menunjukkan bahwa kurma Ajwa adalah bahan makanan fungsional yang memiliki potensi bagi kesehatan reproduksi wanita.
Co-Authors A. Ahmad Fitrah Abadi Aman Abd Rahman Achmad Harun Muchsin Adela Rahmat Agung Dirgantara Agung Dirgantara Ahmad Ardhani Pratama Ahmad Fadh Alifian Ajardiana Idrus Akhmad Kadir Aminuddin Aminuddin Andi adil Andi Alamanda Andi Anita Nur Fadhilah Andi Anita Nur Fadhilah Rahman Andi Husni Esa Darussalam Andi Husni Tanra Andi Husni Tanra Andi Masdipa Andi Masdipa Andi Masdipa Andi Masipa Andi Muhammad Arya Andi Nilawati Andi Sitti Fahirah Andi Sitti Fahirah Arsal Andi Wardihan Sinrang Anggita, Dwi Anna Sari Dewi Anna Sri Dewi Arina Fathiyyah Arman Makmun Armanto Makmun Arni Isnaini Arfah Aryanti Bamahry Asmuliadi Asmuliadi Asrini Safitri Asrini Safitri Christina A.D. Tanifan Dahlia Dahlia Dahliah Dahliah Dian Amelia Abdi Dian Fahmi Utami Dian Fahmi Utami Elizabet Catherine Jusuf Eny Arlini Wello Erlin Syahril Erlin Syahril Erlin Syahril Farah Ekawati Farah Ekawati Mulyadi Farah Ekawati Mulyadi Farhah Ayunizar Ramadani Febie Irsandi Syahruddin Febie Irsandy Feby Wahyuni Syam Fendy Dimartyono Fendy Dwimartyono Ghina Azizah Hafifah Suci Herlina Yulidia Hermiaty Nasruddin Ida Royani Imran Safei Irmayanti Haidir Bima Israeny Nur Kasma Khusnul Yaqien Laksono Trisnantoro Lenno Sello Liong Boy Kurniawan Lisa Yuniati Lisa Yuniaty M Hamsah M Hamsah M Hamsah M. Erwin Rachman M. Hamsah M. Hamsah M. Hamsah M. Iswan Wahab M. Syahidul Haq Maisuri T. Chalid Marlyanti Rahmah Akib Moch. Erwin Rachman Mona Nulanda Muh. Mursyid Muhammad AlMutaail Basri Muhammad Fakhri Muhammad Farhan Hadytiaz Muhammad Mursyid Muhammad Mursyid Nabila Fajrin Natasha Ratih Nesyana Nurmadila Nesyana Nurmadilla Nevi Sulvita Karsa Nugraha U P Nur Azizah Nur Fadhillah Khalid Nur Isra Nur Rakhmah Nuraini Abidin Nurasi L.E. Marpaung Nurmadilla, Nesyana Nurmiati Muchlis Pramuliansyah Haq Purnamasari Reeny Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rachmat Faisal Syamsu Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah Rasfayanah, Rasfayanah Ratih Natasha Reny Purnamasari Juhamran Rezky Putri Indarwati Abdullah Romy Hefta Mulya Rosdiana Baharsa Rosdiana Natsir Samsualam, Samsualam Santriani Hadi Satharia Lausiri Shofiyah Latief Shulhana Mocktar Shulhana Mokhtar Shulhana Mokhtar Sidrah Darma Sigit Dwi Pramono Sigit Dwi Pramono Sitti Nur Asni Sri Irmandha Kusumardhani Sri Julyani Sri Rahayu Suparman Sri Vitayani Sri Wahyu Sri Wahyuni Gayatri Suryani As'ad Syahruni Syahrir Syamsu Rijal Syamsu Rijal Syarifuddin Wahid Syarifuddin Wahid Syarifuddin Wahid Trika Irianta Ulfa Sulaeman Utomo Andi Pangnguriseng Uyuni Wahida Jalil Waode Radmila Wirawan Harahap Wiriansya, Edward Pandu Yasmin Fadhilah Yasmin Fadlan Yusriani Mangarengi Zulfahmidah Zulfahmidah Zulfitriani Murfat Zulfiyah Surdam Zulfiyah Surdam