p-Index From 2021 - 2026
6.789
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora JURNAL PIJAR AlphaMath: Journal of Mathematics Education Jurnal Neo Societal Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Berumpun: international journal of social, politics and humanities Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis JURNAL PENDIDIKAN MIPA Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sosial Humaniora Sigli Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Mandalika Mathematics and Educations Journal Journal of Classroom Action Research Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika (MIMS) Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Griya Journal of Mathematics Education and Application At-Tasyri Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Reflection Journal Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka Journal MISSY (Management and Business Strategy) Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Jurnal Akuntansi dan Teknologi Keuangan Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Society HiJaSE (Hamzanwadi Journal of Science Education) Madrasah : Jurnal Pendidikan Madrasah Jurnal Pendidikan MIPA Sigma&Mu: Journal of Mathematics, Statistics and Data Science JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Reflection Journal

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Adversity Quotient Indasari, Wiwi; Azmi, Syahrul; Kertiyani, Ni Made Intan; Hayati, Laila
Reflection Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/evqe8715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari adversity quotient. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa yang dikelompokkan berdasarkan kategori adversity quotient, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui angket adversity quotient, tes kemampuan pemecahan masalah matematis, serta wawancara untuk memperkuat hasil analisis. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator kemampuan pemecahan masalah mengacu pada langkah memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan adversity quotient tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang lebih baik karena mampu memenuhi hampir seluruh indikator secara sistematis dan tepat. Siswa dengan adversity quotient sedang mampu memenuhi sebagian besar indikator, namun masih mengalami kesulitan pada tahap pelaksanaan dan pemeriksaan kembali. Sementara itu, siswa dengan adversity quotient rendah cenderung mengalami kesulitan pada hampir seluruh tahapan pemecahan masalah. Dengan demikian, adversity quotient berperan dalam membedakan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah matematis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang mendukung ketahanan siswa dalam menghadapi tantangan matematika. Analysis of Students’ Mathematical Problem-Solving Ability in Terms of Adversity Quotient This study aims to analyze students’ mathematical problem-solving ability in terms of adversity quotient. The study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects were students classified into three categories of adversity quotient, namely high, moderate, and low. Data were collected through an adversity quotient questionnaire, a mathematical problem-solving test, and interviews to strengthen the analysis results. The data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The indicators of problem-solving ability referred to the steps of understanding the problem, planning the solution, carrying out the solution, and rechecking the result. The findings showed that students with a high adversity quotient had better mathematical problem-solving ability because they were able to fulfill almost all indicators systematically and accurately. Students with a moderate adversity quotient were able to meet most of the indicators, but they still experienced difficulties at the stages of carrying out the solution and rechecking the result. Meanwhile, students with a low adversity quotient tended to experience difficulties in almost all stages of problem solving. Thus, adversity quotient plays a role in differentiating students’ ability to solve mathematical problems. The results of this study are expected to serve as a consideration for teachers in designing learning that supports students’ resilience in facing mathematical challenges.
Co-Authors Agung Prasongko, Wahyu Aimie Sulaiman Alawiyah, Titi Nur Amrullah Amrullah Amrullah Apriliani, Febi Arjudin Arjudin Ary Sunjaya, Ketut Asfiyantin, Saral Tri Atmaja, Muh Subakti Ayu Made Ratna Dewi, Ida Azhari, Baiq Elina Baehaqi Baidowi Baidowi Bustami Rahman Dedoe, Amir Dewanda, Kartika Jara Dewi Sukmawati Dewi, Ida Ayu Made Ratna Dina, Yana Roza Dwi Novitasari Evahelda, Evahelda Gunawan, Rendi Hadiawati, Titin Harry Soeprianto Hendi, Muhammad Herdiyanti, Herdiyanti Hidayanti, Gusma Indasari, Wiwi Irna Oktavia Mutmainna Isnawati Isnawati Junaidi Junaidi KETUT SARJANA, KETUT Khairunnisa, Yasmine Kurniawan, Eka Lutfianti, Lulu Lu’luilmaknun, Ulfa Mamika Ujianita Romdhini, Mamika Melda Yanti Muhammad Helmi Muhammad Husni Muhammad Rifai Muhammad Turmuzi Muthia, Anisyah Isni Nada, Lisa Katun Nani Kurniati Nani Kurniati NF, Abd Rahman Ni Made Intan Kertiyani Nia Agustina Novyandra Ilham Bahtera Nurfahrani, Nurfahrani nurhaolida, nurhaolida Nurul Hikmah Nurul Husna Nyoman Sridana Oktaviani, Wulan Onis, Oniansy Pitriani, Laili Pratama Saputra, Putra Primajati, Gilang Rahayu Ningsih Ramadhani, Tiara Ramdhani, Yomi Ratna Dewi, Ida Ayu Made Rifa’I, Ahmad Rizqiani3, Hu’shila Awalia Rusdiana Rusdiana Rusdiyanti, Dina Salsabila, Nilza Humaira Saputra, Putra Pratama Sauqina, Sauqina Serly Lindayanti Setyawati, Dwi Utami Siregar, Syarituah Siska Wulandari, Siska Sri Subarinah, Sri Sripatmi Sripatmi Sripatmi, Sripatmi Sudi Prayitno Suyidno Suyidno Syahrul Azmi Syamsul Bahri Sya’ban, Muhammad Fuad Syubhan Annur, Syubhan Taufik Bahtera, Novyandri Tria Junendra, Winni Triutami, Tabita Wahyu Tsabita, Aulia Ulfa Lu’luilmaknun Ulyana, Dyah Nurul Umami, Novita Usman Hadi Uswatun Hasanah Utami, Hana Putri Wahyu Triutami, Tabita Wahyu, Wadri Wardha Tsabita, Dhyah Wulandari, Nourma Pramestie Yulia Yulia Yulis Tyaningsih, Ratna Zafitri, Pujita