Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Sosialisasi Keamanan Pangan Produk Rekayasa Genetika (PRG) Kepada Siswa MAN 2 Mataram Mahrus; Idrus, Agil Al; Zulkifli, Lalu; Syauki MS, Lalu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6260

Abstract

Kehadiran produk rekayasa genetika di bidang pertanian bertujuan untuk mengatasi kekurangan pangan manusia, meningkatkan produktivitas tanaman, ketahanan terhadap tekanan lingkungan yang ekstrim, dan lain sebagainya. Upaya peningkatan produksi pangan terus dilakukan seiring dengan peningkatan kebutuhan pangan karena pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi dari tahun ke tahun. Dalam perjalanannya produk rekayasa genetika bukannya tanpa kendala karena ternyata banyak pro dan kontra. Di satu sisi, perkembangan ilmu pengetahuan di bidang rekayasa genetika tanaman sangat pesat. Kegiatan pengabdian pada masyarakat di MAN 2 Mataram ini bertujuan untuk mesosialisasikan keamanan pangan produk rekayasa genetika. Diharapkan kepada para Siswa Kelas XI MAN 2 Mataram sebagai target sasaran kegiatan dapat menyebarluaskan informasi yang didapatkan kepada orang lain seperti: saudara, keluarga dan masyarakat luas, sehingga rasa aman mengonsumsi produk pangan hasil rekayasa genetika terjamin. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah pembelajaran di kelas dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Materi pembelajaran yang diberikan meliputi: Konsep dan Pengertian Rekayasa Genetika, Teknik Rekayasa Genetika, Produk Rekayasa Genetika (PRG), dan Peraturan Pemerintah tentang Penggunaan PRG. Program Pengabdian Kepada Masyarakat di MAN 2 Mataram telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini terlihat dari partisipasi dan berbagai pertanyaan yang dilontarkan siswa kelas XI IPA pada saat diskusi dan tanya jawab. Tim memberikan kunci-kunci utama yang digunakan dalam mengenali PRG. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat berhasil memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap keamanan PRG dan menyebarluaskannya kepada Masyarakat sesuai dengan rambu-rambu yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2005 tentang Keamanan Pangan Produk Rekayasa Genetika.
Pemanfaatan Lingkungan Mangrove Sebagai Sumber Belajar IPA Pada Guru Dan Siswa Tsanawiyah Telage Bagik Desa Ketapang Raya Lombok Timur Syukur, Abdul; Idrus, Agil Al; Mahrus; Raksun, Ahmad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8235

Abstract

Mangrove adalah tumbuhan yang hidup pada daerah estuaria, dan lingkungan masih dipengaruhi oleh pengaruh air pasang. Lingkungan mangrove atau ekosistem mangrove tidak hanya didominasi oleh jenis tumbuh-tumbuhan, tetapi telah menjadi habitat keragaman hewan. Wilayah pesisir di Selatan Pulau Lombok memiliki ekosistem mangrove dan telah menjadi sumber matapencaharian masyarakat lokal. Spesies mangrove yang dominan, diantaranya adalah Avicenia lanata, Avicennia marina, Bruguiera silindrika, Ceriops decandra, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, Rhizopora apiculata, Sonneratia alba, Xylocarpus moluccensis, dan Lumnitzera rasemosa. Selanjutnya, keragaman biota yang dapat ditemukan pada lokasi mangrove adalah dari kelompok Mollusca, Crustacea, Echinodermata, ikan, reftil, burung dan lain-lain. Aspek lain dari keberadaan mangrove adalah dapat menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal. Kekayaan spesies mangrove, biota asosiasinya serta keunikan lingkungannya menjadi objeks yang relevan sebagai sumber belajar, khususnya Ilmu Pengethuan Alam (IPA) untuk siswa sekolah dasar (SD) dan siswa sekolah lanjutan pertama (SMP, Tsanawiyah). Selain itu, sekolah sasaran lokasi pengabdian lokasinya berdekatan dengan lingkungan atau ekosistem mangrove. Namun demikian, mereka belum memanfatkannya menjadi sumber belajar IPA. Oleh karena itu, dibutuhkan fasilitas melalui pemanfaatan. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat menggunakan metode pelatihan, dan diskusi. Luaran dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah publikasi pada jurnal yang memiliki ISSN dan telah terindeks SINTA dan teknologi tepat guna dalam bentuk buku saku bahan ajar yang bersumber dari lingkungan mangrove di sekitar lokasi pengabdian. Setelah diberikan Sosialisasi terlihat dari hasil diskusi guru menjadi paham akan pentingnya penambahan nilai ekowisata ekosistem mangrove, pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan guru terkait nilai ekowisata mangrove untuk kemudian dapat mengembangkan pembelajaran berbasis Lingkungan di sekitarnya dengan baik
Sosialisasi Berbagai Jenis Kupu Kupu Taman Hutan Raya Pulau Lombok Sebagai Materi Pengayaan Biologi Di SMAN 1 Narmada Ilhamdi, Mohammad Liwa; Idrus, Agil Al; Santoso, Didik; Zulkifli, Lalu; Wirajagat , Cahyadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9038

Abstract

Pembelajaran materi pengayaan yang kontekstual di sekolah belum dilakukan karena tidak ada buku dan media VCD pembelajaran kontekstual yang menyajikan dari hasil penelitian. Faktor ini yang menjadi permasalahan utama mitra dan tawaran penyelesaiannya adalah dengan mensosialisasikan materi pengayaan keanekaragaman hayati khususnya kupu-kupu yang ada di sekitar sekolah. Taman Hutan Raya Pulau Lombok dekat sekali lokasi dengan sekolah mitra. Pembelajaran berbasis lingkungan sekitar atau CTL (Contextual Teaching and Learning) siswa dapat melihat secara nyata, mengalami sendiri materi pelajaran yang ada di sekitar lingkungannya sehingga sangat menyenangkan. selanjutnya dengan CTL dapat meningkatkan hasil belajar Siswa dibelajarkan dengan buku dan VCD yang berisi materi pelajaran yang ada di sekitar siswa. Hasil belajar siswa di SMPN sekitar taman wisata Suranadi masih di bawah standar KKM 75. Metode kegiatan ini adalah sosialisasi, pembelajaran dan pendampingan. Tujuan dari kegiatan ini untuk mensosialisasikan berbagai Jenis Kupu-Kupu Indah sebagai Materi Pengayaan Keanekaragaman Hayati di SMAN 1 Narmada. Setelah selesainya pelaksanaan kegiatan ini juga akan dilaksanakan pendampingan pembelajaran yang dilakukan guru untuk melaksanakan pembelajaran berbasis lingkungan. Hasil pengabdian sebagai berikut 1) telah dilakukan sosialisasi berbagai jenis kupu-kupu indah sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMAN 1 Narmada 2) peserta kegiatan pengabdian 100% mengikuti, menanggapi dan memahami materi sosialisasi. Kesimpulan sosialisasi berbagai jenis kupu-kupu indah sebagai materi pengayaan keanekaragaman hayati di SMAN 1 Narmada dalam kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik dengan antusiasme peserta kegiatan yang tinggi.
Pemetaan Penelitian Pengembangan Buku Ajar IPA Sekolah Kejuruan: Sebuah Analisis Bibliometrik Muttaqin, Muh. Zaini Hasanul; Idrus, Agil Al; Susilawati, Susilawati; Makhrus, Muh.; Rokhmat, Joni; Sukarso, AA
Kappa Journal Vol 7 No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v7i3.24201

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk memetakan penelitian pengembangan buku ajar IPA sekolah kejuruan di seluruh dunia. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi peneliti lain dalam mengembangkan buku ajar IPA SMK di Indonesia secara khusus. Kurikulum SMK di Indonesia menempatkan IPA sebagai salah satu mata pelajaran mata pelajaran wajib yang harus ditempuh oleh siswa sebelum menempuh mata pelajaran Kompetensi Keahlian, atau dengan kata lain mata pelajaran IPA merupakan mata pelajaran penentu dalam keberhasilan menempuh mata pelajaran kejuruan siswa kedepannya. Penelitian tentang pengembangan buku ajar IPA SMK akan memberikan kontribusi terhadap perbaikan kualitas pendidikan di SMK, khusunya pada mata pelajaran IPA sebagai mata pelajaran prasyarat mata pelajaran kejuruan. Hasil penelitian menunjukkan dari 41 artikel yang dianalisis, kajian 13 artikel masih terbatas pada konten atau kurikulum IPA, 19 artikel secara spesifik menyebutkan penelitiannya tentang buku ajar IPA, hanya 9 penelitian yang secara spesifik menyebutkan sekolah kejuruan dalam penelitiaanya tentang buku ajar IPA. Namun tidak satu pun penelitian ditemukan secara khusus mengkaji tentang pengembangan buku ajar IPA sekolah kejuruan atau SMK. Berdasarkan indeksasi, ditemukan 34 artikel terindeks scopus dan 7 artikel terindeks nasional (Indonesia). tinjauan berdasarkan tahun terbit menunjukkan sebaran yang cukup merata tiap tahunnya. Kecuali pada tahun 2021 dan 2022, jumlah artikel yang ditemukan cukup banyak jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Penggunaan Pohon Filogenetik Ikan Lemuru Dari Selat Lombok Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Materi Genetika di MAN2 Mataram Mahrus; Idrus, Agil Al; Syukur, Abdul; Raksun, Ahmad; Zulkifli, Lalu; Syauki, Lalu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13034

Abstract

Materi Genetika pada mata pelajaran Biologi di Madrasah Aliyah (MA) Kelas 12 merupakan materi yang cukup sulit di dipahami oleh siswa karena sejumlah faktor di antaranya kurangnya sumber pembelajaran yang efektif, materinya abstrak, rumit dan sulit untuk dipraktekkan. Secara umum, materi Biologi di MA Kelas 12 terdiri dari: Evolusi, Bioteknologi, Materi Genetik (DNA dan RNA), Pembelahan Sel, serta Pewarisan Sifat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman konsep keanekargaman gen yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret kepada para siwa MAN2 Mataram. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah ceramah, dan tanya jawab. Pohon Fiolgenetik merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengetahui hubungan kekerabatan makhluk hidup antar spesies, berdasarkan data genetik atau morfologi. Keberadaan Pohon Fiolgenetik ini mampu menyajikan informasi tentang garis keturunan evolusi, seperti nenek moyang bersama dan hubungan percabangan antara kelompok organisme. Ikan lemuru (Sardinella spp.) merupakan jenis ikan laut pelagis kecil yang hidup secara berkelompok dan keberadaannya cukup melimpah di perairan Selat Lombok. Keanekaragaman ikan lemuru secara genetik merupakan salah satu sumber belajar bagi siswa MA Kelas 12 IPA pada topik materi Genetik. Materi yang digunakan pada kegiatan ini adalah pohon filogenetik ikan lemuru berbasis hasil penelitian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaksananaan program pengabdian masyarakat di MAN2 Mataram telah bejalan dengan baik. Hal ini terlihat dari berbagai pertanyaan yang dilontarkan para siswa dan guru mereka pada saat diskusi. Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam bidang genetika molekuler melalaui sosialisasi hasil penelitian genetika ikan pelagis kecil di perairan Selat Lombok.
Implementasi Manajemen dan Supervisi SD SMP di Kecamatan Suralaga Lombok Timur: Studi Kasus Penilaian Kinerja Kurniawan, Wardi; Adisan, Adisan; Mujriati, Annisa; Maharani, Aprilia; Astuti, Dini; Baqy, Inayatil; Damayanti, Isniwana; Jauhari, Muhammad Tantawi; Al-Qoyyim, Thufail Mujaddid; Utari, Wiwin Melia; Idrus, Agil Al
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1123

Abstract

This study aims to describe the implementation of school principal management and supervision, as well as their relationship to teacher performance appraisal at the elementary and junior high school levels in Suralaga District, East Lombok. The study employed a qualitative approach with a case study design involving 14 elementary schools as research subjects. Data were collected through interviews, observations, and documentation reviews, then analyzed thematically and supported by quantitative data from education reports. The findings indicate that the management and supervision practices of school principals have a significant influence on improving the quality of learning, particularly in aspects of literacy, numeracy, student character, and teacher professionalism. Schools with strong management practices demonstrated higher education report achievements, whereas schools with weak supervision tended to remain stagnant in learning quality. The study also found that the main weaknesses lie in learning reflection, innovation, and data-based decision-making. Therefore, principal and teacher performance assessments need to be followed up with coaching programs and needs-based training. It is recommended that school supervisors and the Education Office design sustainable and adaptive interventions by strengthening data-driven leadership capacity and empowering high-performing schools as models of best practice. This study emphasizes the importance of systematic, reflective academic supervision oriented toward equitable educational quality improvement.
Pelatihan Pemanfaatan Sistem Pesawat Udara Tanpa Awak Dalam Monitoring Tutupan Mangrove Di Desa Tanjung Luar Lombok Idrus, Agil Al; Mertha, I Gde; Setiawan, Heru; Husain, Pahmi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13415

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan melalui fungsi ekologis, ekonomi, dan sosial, termasuk kemampuannya dalam mereduksi pencemaran dan melindungi garis pantai. Pemantauan kondisi mangrove menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan ekosistem tersebut. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan adalah penggunaan teknologi drone atau kendaraan udara tak berawak yang mampu memetakan area luas secara efisien dan akurat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Tanjung Luar, Lombok Timur, dalam menggunakan drone untuk pemantauan kondisi ekosistem mangrove. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu (1) briefing pra-penerbangan, (2) praktik penerbangan, dan (3) evaluasi hasil pemantauan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengoperasikan drone secara mandiri dalam melakukan pemetaan kondisi mangrove. Berdasarkan hasil evaluasi, 75% peserta menilai kualitas materi pelatihan sangat baik, sedangkan 25% menyatakan baik. Selain itu, 81% peserta menilai pengelolaan pelatihan sangat baik dan 19% menyatakan baik. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan keterampilan masyarakat dalam melakukan pemantauan berbasis teknologi serta mendukung upaya konservasi ekosistem mangrove secara berkelanjutan