p-Index From 2021 - 2026
13.774
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Risiko Pengangkatan Beban Dengan Metode NIOSH dan JSA pada Gudang Barang Jadi Redha Abdillah Faqih; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 2 No. I (2023): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1672

Abstract

Aktivitas loading barang pada bagian gudang barang jadi memiliki risiko tinggi terhadap gangguan keselamatan dan kesehatan kerja, terutama yang berkaitan dengan postur kerja dan pengangkatan beban secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko pekerjaan loading barang di PT XYZ menggunakan metode National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) dan Job Safety Analysis (JSA). Metode NIOSH digunakan untuk menghitung Recommended Weight Limit (RWL) dan Lifting Index (LI) guna mengetahui tingkat risiko pengangkatan beban terhadap pekerja, sedangkan JSA digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya pada setiap tahapan pekerjaan serta menentukan langkah pengendalian yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Lifting Index (LI) pada beberapa aktivitas loading melebihi batas aman (LI > 1), yang mengindikasikan adanya risiko tinggi terhadap terjadinya musculoskeletal disorders (MSDs). Analisis JSA juga mengidentifikasi potensi bahaya seperti postur membungkuk, frekuensi angkat yang tinggi, serta risiko terpeleset dan tertimpa barang. Berdasarkan hasil analisis tersebut, direkomendasikan perbaikan postur atau posisi kerja untuk meminimalisir adanya risiko ergonomi, serta penerapan prosedur operasi standar yang harus dipatuhi semua pekerja agar mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Perancangan Tata Letak Fasilitas Menggunakan Metode ARC dan FTC Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi: (Studi Kasus : PT.BSBMP) Syahrul Cahyo Saputra; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1675

Abstract

PT. BSBMP ialah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, khususnya dalam fabrikasi dan perakitan struktur baja. Proses produksi perusahaan didukung oleh lima stasiun kerja utama, yaitu gudang bahan, area pemotongan (cutting), pengelasan (welding), perakitan (assembly), dan sandblasting. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah rendahnya efisiensi dalam penyusunan area produksi, yang mengakibatkan peningkatan waktu dan jarak perpindahan material antarfasilitas serta menurunnya produktivitas. Studi ini dimaksudkan untuk melakukan redesain tata ruang fasilitas dalam rangka meningkatkan efisiensi jalannya produksi. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah integrasi Activity Relationship Chart (ARC) dan From-To Chart (FTC). Metode ARC digunakan untuk menganalisis hubungan kedekatan antarstasiun kerja berdasarkan intensitas dan kepentingan hubungan aktivitas, sedangkan FTC digunakan untuk memetakan frekuensi dan arah perpindahan material. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa rancangan penataan ruang baru mampu menurunkan keseluruhan jarak tempuh material dari 37 meter menjadi 34 meter. Selain itu, efisiensi alur produksi meningkat sebesar 10% dibandingkan dengan tata letak sebelumnya. Integrasi metode ARC dan FTC terbukti berkontribusi secara signifikan terhadap perbaikan efisiensi layout di area produksi.
Peramalan Penjualan AMDK Galon 19 Liter Menggunakan Model Hibrida Fuzzy Time Series-Single Exponential Smoothing Bambang Suryo Prabowo; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1734

Abstract

Fluktuasi permintaan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) galon 19 liter menjadi tantangan utama dalam perencanaan produksi berbasis sistem Make to Stock di PT XYZ. Metode peramalan tunggal seperti Single Exponential Smoothing (SES) yang umum digunakan terbukti menghasilkan tingkat kesalahan yang cukup tinggi pada data dengan pola fluktuasi yang kuat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model hibrida Fuzzy Time Series–Single Exponential Smoothing (FTS-SES) yang menggabungkan kemampuan FTS dalam menangkap pola linguistik pada data non-stasioner dengan kemampuan SES dalam penghalusan nilai prediksi, serta membandingkan akurasinya terhadap SES murni. Data historis penjualan periode Januari–November 2025 (11 titik observasi) digunakan sebagai dasar peramalan. Evaluasi akurasi dilakukan menggunakan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil menunjukkan bahwa SES murni dengan parameter α=0,1 menghasilkan MAPE sebesar 11,13% (kategori Baik), sedangkan model hibrida FTS-SES dengan parameter yang sama menghasilkan MAD=1.109, MSE=2.375.624, dan MAPE=3,73% (kategori Sangat Akurat). Peramalan penjualan Desember 2025 menggunakan model hibrida menghasilkan estimasi 30.662 pcs. Penelitian ini berkontribusi sebagai referensi penerapan model hibrida FTS-SES pada industri AMDK di Indonesia dengan periode data yang terbatas.
Optimasi Efektivitas Mesin Capping Melalui Integrasi Overall Equipment Effectivenesss (OEE) dan Siklus PDCA Muhammad Irzaqur Rosyad; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.1801

Abstract

Efektivitas operasional pada lini pengemasan di PT XYZ sering kali terhambat oleh tingginya durasi downtime pada mesin capping. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja mesin tersebut menggunakan metode Overall Equipment Effectivenesss (OEE) serta merumuskan strategi perbaikan melalui siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA). Data dikumpulkan selama periode enam bulan (Januari–Juni 2025) melalui observasi lapangan dan catatan teknis produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata OEE mesin capping hanya mencapai 57%, jauh di bawah standar global World Class sebesar 85%. Rendahnya performa ini didominasi oleh rendahnya availability rate akibat proses setting dan kalibrasi mesin yang memakan waktu lama. Melalui identifikasi akar masalah menggunakan diagram Fishbone dan prioritas masalah dengan diagram Pareto, ditemukan bahwa faktor manusia dan kurangnya standarisasi metode kerja menjadi penyebab utama. Sebagai solusi, disusun sebuah kerangka perbaikan berbasis PDCA yang berfokus pada standarisasi prosedur perawatan preventif dan pelatihan kompetensi operator untuk meminimalisir minor stoppages. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan reliabilitas mesin dan menekan potensi kerugian finansial akibat kegagalan target produksi.
Evaluasi Kegagalan Proses Waste Water Treatment Dengan Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Dan Root Cause Analysis (RCA) Di Industri Pupuk Muhammad Syafrizal Viki Ardiansyah; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1844

Abstract

Pertumbuhan sektor industri menuntut sistem pengolahan limbah cair yang andal untuk memenuhi baku mutu lingkungan. Studi terdahulu yang menerapkan FMEA dan Root Cause Analysis (RCA) pada pengolahan air limbah umumnya berfokus pada efluen industri umum, sehingga kajian spesifik mengenai efluen industri pupuk berbeban nitrogen tinggi masih terbatas. Konteks ini penting karena limbah pupuk dicirikan oleh kadar amonia (NH₃) tinggi dan proses biologis yang kompleks. Penelitian ini mengevaluasi kegagalan proses pada unit Waste Water Treatment (WWT) PT Aneka Jasa Grhadika yang mengolah limbah cair Pabrik IIB PT Petrokimia Gresik. Data operasional selama Juli 2025 menunjukkan kondisi off-specs persisten pada lima parameter kritis, yaitu NH₃, TSS, COD, pH, dan PO₄. FMEA digunakan untuk memprioritaskan mode kegagalan berdasarkan Risk Priority Number (RPN) melalui penilaian expert panel terstruktur. Selanjutnya, RCA dengan diagram Fishbone dan metode 5 Whys diterapkan pada mode kegagalan berisiko tertinggi. Hasil FMEA menunjukkan kegagalan nitrifikasi sebagai risiko paling kritis (NH₃ tinggi, RPN = 320), diikuti TSS tinggi (RPN = 128) dan COD tinggi (RPN = 108). RCA menelusuri akar penyebab utama pada absennya SOP preventive maintenance membran diffuser aerasi dan tidak adanya pemantauan backpressure secara real-time. Tindakan korektif berupa penggantian diffuser, optimalisasi DO pada 2,0–4,0 mg/L, serta penegakan jadwal desludging harian meningkatkan performa nitrifikasi, ditunjukkan oleh kadar NH₃ pasca-intervensi yang konsisten di bawah ambang regulasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi FMEA–RCA efektif menggeser pengelolaan WWT dari pendekatan reaktif menuju pengendalian kualitas preventif.
Analisis Kegagalan Proses Pengujian Tss Divisi Instalasi Pengolahan Air Limbah Dengan Pendekatan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Dan Fault Tree Analysis (FTA) Muhammad Arif Agustianto; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1858

Abstract

Akurasi pengujian Total Suspended Solids (TSS) merupakan faktor penting dalam evaluasi kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan pemenuhan baku mutu lingkungan. Pemantauan efluen IPAL industri pengolahan kelapa sawit selama April 2026 menunjukkan bahwa 13 dari 30 hari pengamatan (43,3%) memiliki nilai TSS ≥ 30 mg/L, dengan nilai maksimum 39 mg/L, sedangkan parameter efluen lainnya masih memenuhi baku mutu. Kondisi ini menunjukkan adanya ketidakstabilan sistematis yang berpotensi berasal dari proses pengolahan maupun prosedur pengujian laboratorium. Penelitian ini bertujuan menganalisis kegagalan proses pengujian TSS secara gravimetri menggunakan pendekatan terintegrasi Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). FMEA digunakan untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan mode kegagalan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN) dari penilaian Severity, Occurrence, dan Detection melalui kuesioner multi-responden serta observasi langsung. Selanjutnya, FTA digunakan untuk memetakan hubungan sebab–akibat kegagalan dominan dan menentukan minimal cut sets. Hasil FMEA menunjukkan empat mode kegagalan kritis, yaitu sampel tidak representatif (RPN = 336), timbangan tidak terkalibrasi (RPN = 294), volume sampel tidak konsisten (RPN = 280), dan oven pengering tidak terkontrol (RPN = 280). Analisis FTA mengidentifikasi sembilan minimal cut sets orde tunggal, dengan jalur kritis utama terkait prosedur pengambilan sampel dan sistem penimbangan. Temuan menunjukkan bahwa integrasi FMEA–FTA mampu memberikan analisis risiko yang lebih komprehensif. Rekomendasi perbaikan meliputi standardisasi pengambilan sampel, kalibrasi peralatan terjadwal, dan penggunaan desikator sebelum penimbangan.
Pengendalian Kualitas Proses V-Mix Minuman Serbuk Menggunakan Statistical Process Control dan Root Cause Analysis Amirul Akmal; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1891

Abstract

Variasi proses penimbangan pada tahap V-Mix industri minuman serbuk berpotensi menyebabkan penyimpangan berat yang berdampak pada efisiensi bahan baku dan konsistensi hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kestabilan proses produksi Teajus varian Gula Batu di PT XYZ menggunakan metode Statistical Process Control (SPC) dan Root Cause Analysis (RCA). Data penelitian berupa 60 hasil penimbangan netto selama 12 hari pengamatan pada Shift 2B periode September–Oktober 2025 dengan ukuran subgroup sebanyak 5 observasi. Analisis SPC dilakukan menggunakan histogram, diagram Pareto, dan peta kendali X̄–R. Hasil analisis menunjukkan adanya dua subgroup out-of-control pada peta R akibat assignable cause berupa kesalahan prosedural dan pergantian operator. Setelah revisi batas kendali dilakukan, proses menunjukkan kondisi yang terkendali secara statistik. Analisis distribusi menunjukkan bahwa kondisi over memiliki risiko ekonomi lebih tinggi dibandingkan loss dengan nilai maksimum penyimpangan mencapai 13,0 kg. Selain itu, hasil analisis kapabilitas proses menunjukkan nilai Cp sebesar 0,09 dan Cpk sebesar 0,08 yang mengindikasikan bahwa proses belum kapabel memenuhi toleransi ±0,5 kg. Hasil RCA berbasis fishbone diagram 6M menunjukkan bahwa faktor metode, manusia, dan mesin menjadi penyebab dominan penyimpangan. Oleh karena itu, usulan perbaikan difokuskan pada penerapan SOP double check, peningkatan kompetensi operator, dan kalibrasi alat secara berkala.
Analisis Time Series Pada Inventory PLTU M. Abdullah Ilham. A; Said Salim Dahda; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan perencanaan persediaan spare part pada PLTU PT. XYZ melalui penerapan metode peramalan berbasis time series menggunakan metode ARIMA dan Croston. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah terjadinya risiko overstock dan stockout akibat proses perencanaan persediaan yang belum optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data historis permintaan spare part ring dan bearing selama 22 bulan, yaitu periode Januari 2024 hingga Oktober 2025. Sebelum proses pengolahan dilakukan, analisis data melalui ploting untuk mengidentifikasi karakteristik pola permintaan sehingga pemilihan metode dilakukan secara objektif berdasarkan kondisi data aktual. Metode ARIMA diterapkan pada sparepart ring karena memiliki pola data yang mendekati karakteristik stasioner maupun non-stasioner, sedangkan metode Croston digunakan pada sparepart bearing karena mempunyai pola permintaan intermittent atau lumpy dengan adanya nilai nol pada beberapa periode. Pengolahan data dilakukan menggunakan software MINITAB 22 dengan evaluasi hasil keakuratan peramalan menggunakan indikator Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Deviation (MAD), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) untuk metode Croston, sedangkan metode ARIMA memperhatikan plot ACF dan PACF. Sementara itu, metode Croston dengan parameter alpha (α) sebesar 0,5 menghasilkan performa terbaik untuk spare part bearing dengan nilai MAPE sebesar 22,77% yang termasuk kategori reasonable forecast. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan metode forecast yang sesuai dengan karakteristik data mampu meningkatkan efektivitas perencanaan persediaan sparepart sehingga dapat dijadikan dasar pertimbangan perusahaan dalam pengambilan keputusan pengadaan dan pengelolaan persediaan secara lebih optimal.
Co-Authors Abdul Azis Alghushan Abdul Lathif Abdullah Faqih Riansyah Abdullah Sidik Abdulloh Faqih Achmad Firdaus Achmad Najibur Rochman Achmad Rizal Firmansyah Achmed Ersyad Luthfi Fahmi Agung Dharma Eka Ahmad Fauzal Ibnu Malik Ahmad Husamuddin Ahmad Sukma Amrul Mukmin Ahmad Taqqiyuddin Ahmad Ubaidis Sholihin Akhmad Wasiur Rizqi Aldi Refi Magriza Alfarisyi, Salman Alif Rachmad Hidayatullah Amirul Akmal Andi Rahmad Rahim Angga Prasetyo Tanto Ardiansyah Armawan Ardin Ardiansyah Ari Diharto Ari Septian Cahyadi Arif Afandi Arif, Muhammad Wildan Bagus Wahyu Prayoga Bambang Suryo Prabowo Bimby Khrisdamara Bisri, Mochammad Hasan cholis majid Chusnul Khotimah Dahda, Said Salim Denni Aditama Eko Samsudin Dhidu Usrin Yadani Dhidu Usrin Yadani DHIMAS ADI PUTRA Dhimas Indra Saputra Dhimas Safaatur Rochman Dian Safitri Diharto, Ari Dimas Latif Rohman Putra Dwi Putri Fajar Dzakiyah Widiyaningrum Dzakiyah Widyaningrum Dzulfikar Fauzi, Ahmad Efta Dhartikasari Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Eko Budi Leksono Elly Ismiyah Eriyan Ochy Arnanda Fahrizal Hamdani Fajarillah, Agung Firman Maulana Futurhesa, Dwi Anggraini Ghofur, M. Abdul Gilang Syaputra Hanif Rahma Saputra Hendra Pratama Herlambang Adriano, Moh Kevin Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Imroatul Fadlilah Indrawan, Daya Iwa Pramudya iwan fauzi sutiono Kharis Dianto Khusnul Ma’arif Kurniawan Kurniawan M. Abdullah Ilham. A M. Afdholul Fikri M. Bachmid, Zainal Abidin Ma'arif, Muhammad Syafiqul Maulana Aldi Pratama May Dian Susanto Maya Eka A Mirza Firdiansah Isnanta Misbah Moch Nuruddin Moch Nuruddin, Moch Moch Nurul Iqbal Al Farizi Moch Rizky Ramadhan Moch. Nuruddin Moch. Nurul Iqbal Alfarizi Mochamad Henry Cipta Dinata Mochammad Anshori Mochammad Nuruddin Moh. Dian Kurniawan Moh. Fikri Pratama Moh. Jufriyanto Moh. Jufriyanto Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Ikhwan Nudin Mohammad Rizal Muchammad Dio Indranata Mughni Murtadlo Muhamat Rizal Abidin Muhammad Afifuddin Muhammad Ainul Yaqin Muhammad Arif Agustianto Muhammad chabibi aziz Muhammad Dhomiri Muhammad Firman Afandi Muhammad Ighfir Romadhoni Muhammad Ikhlasul Amal Muhammad Indra Rizaldi Muhammad Irfandie Pratama Muhammad Irzaqur Rosyad Muhammad Isma'il Muhammad Maulidun Na’am Muhammad Rif'an Muhammad Rizky Surya Aistiawan Muhammad Syafrizal Viki Ardiansyah Muhammad Syarif Hidayatullah Muhammad Zainuddin Fathoni Mustafa, Falah Najib, Muhammad Abdullah Najiyatul Qonita Nasir, Macdevis Alala Nina Aini Mahbubah Norman Isawega Noviyatur R Nur Fauziyah nuruddin, mochammad Okta Mardatillah Oqni Huda Nur Qodzbari Pradana, Hafidz Lingga Allen Prasmana, Muhammad Farid Prayoga Rizky Hermawan Pregiwati Pusporini Putri, Dias Ratna Rahmat Nova Andi Priantoro Ramadhon, Mohammad Ahasanul Redha Abdillah Faqih Rifki Rizkina Arifin Rizaldi Syargawi Rizki Fajar Nugroho Said Salim Dahdah Sajidin, Mochammad Afif Salim Dahda, Said Salsabila, Cindy Aulia Sara Ramadona Sasmita Putri Apriliani Septian Dwi Ardiansyah Setyo, Faris Aulia Dwi Sidah Sidah Siti Inayah Soffiana Agustin, Soffiana solikhin solikhin Sukaris Surya Putri kiara Santi Syahrul Cahyo Saputra Taufail, Muhammad Nabil Daris Taufan A. Pradana Thezar Alfarozi thoyyibul hikam Tri Rahmawati Tsaqofi Bintang Muslimah Tsaqofi Bintang Muslimah Wijaya, Bagas Satria Yanuar Pandu Negoro Yanuar Pandu Negoro