p-Index From 2021 - 2026
14.333
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kinerja Mesin Departemen Amonia Menggunakan Metode OEE dan Fuzzy FMEA Pada Kegagalan Berdampak Tinggi di Produsen Pupuk Eriyan Ochy Arnanda; Yanuar Pandu Negoro; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1514

Abstract

PT. X tergolong sebagai entitas produsen pupuk berskala nasional yang memiliki permasalahan pada performa mesin seperti kerusakan pada mesin Blackout, LG SOHT 103J, 101J trip FALL 1003, dan Bocoran Line HS. Penelitian ini untuk mengembalikan efektivitas mesin yang lebih baik menggunakan metode OEE dan Fuzzy FMEA, perusahaan belum ada analisis sistematis yang menentukan akar penyebab dan dampak kegagalan tersebut. Hasil yang didapatkan yaitu rata-rata nilai OEE sebesar 75,90%, dimana hasil OEE belum memenuhi standar idealnya sebesar 85%. Selain itu didapat nilai FRPN tertinggi sebesar 253.5 pada Blackout, 101J trip FALL 1003 sebesar 153.5, Bocoran Line HS sebesar 153.5, dan terkecil LG SOHT 103J sebesar 53.5, temuan ini menegasakan dominasi kegagalan berdampak tinggi dalam sistem produksi Amonia kontinu. Dari hasil tersebut diberikan perbaikan penjadwalan priventive maintenance dan pemantauan rutin sehingga diharapkan setelah implementasi didapatkan risiko kerusakan menurun, operasi mesin stabil, dan keamanan kerja meningkat. Penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan FMEA berbasis Fuzzy pada proses industri berisiko tinggi, serta kontribusi mendukung keputusan pemeliharaan pada industri pupuk.
Analisis dan Usulan Perbaikan Defect Produk Ducting Menggunakan Metode Six sigma dan Fuzzy FMEA: (Studi Kasus: PT Ravana Jaya) Firman Maulana; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1679

Abstract

PT. Ravana Jaya sebagai perusahaan fabrikasi ducting masih menghadapi tingkat defect yang berdampak pada penurunan kapabilitas proses dan potensi peningkatan biaya kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis defect dominan, mengukur kapabilitas proses menggunakan metode Six Sigma, menentukan prioritas risiko kegagalan melalui FMEA dan Fuzzy FMEA, serta merumuskan strategi perbaikan berbasis risiko. Penelitian dilakukan pada periode Mei–Juni 2025 dengan pendekatan DMAIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defect dominan terjadi pada proses welding (61 cacat), diikuti oleh grinding (36 cacat) dan marking (28 cacat). Nilai rata-rata level sigma berturut-turut sebesar 3,15; 3,41; dan 3,52, yang mengindikasikan bahwa proses masih berada pada level 3σ dan belum memenuhi standar 6σ. Analisis FMEA mengidentifikasi kegagalan las tidak merata dan porosity sebagai risiko tertinggi, sedangkan pendekatan Fuzzy FMEA menghasilkan nilai FRPN sebesar 959 pada mode kegagalan yang sama sehingga menjadi prioritas utama perbaikan. Integrasi Six Sigma dan Fuzzy FMEA dalam penelitian ini memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam mengukur kapabilitas proses sekaligus menentukan prioritas risiko secara lebih diskriminatif dibandingkan dengan FMEA konvensional. Implementasi rekomendasi yang diusulkan berpotensi meningkatkan stabilitas proses, menurunkan defect, dan memperkuat sistem pengendalian kualitas secara berkelanjutan.
Analisis Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Menggunakan Metode RULA Dan Job Safety Analysis (JSA) Pada Pegawai Divisi FAT: (Studi Kasus : PT. Adi Jaya Nusantara Perkasa) Hilal Maulana; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.1979

Abstract

Aktivitas kerja statis dengan durasi panjang pada pekerjaan berbasis komputer berpotensi menimbulkan gangguan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat risiko ergonomi serta potensi bahaya kerja pada pegawai Divisi Finance, Accounting, and Tax (FAT) di PT. Adi Jaya Nusantara Perkasa menggunakan metode Nordic Body Map (NBM), Rapid Upper Limb Assessment (RULA), dan Job Safety Analysis (JSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,67% pegawai mengalami risiko MSDs kategori tinggi dan 33,33% kategori sedang berdasarkan NBM. Analisis RULA menghasilkan skor akhir 5 yang termasuk kategori risiko sedang (action level 3) sehingga memerlukan perbaikan dalam waktu dekat. Analisis JSA menunjukkan bahwa aktivitas kerja memiliki potensi bahaya utama berupa postur tidak ergonomis, kerja statis berkepanjangan, serta gerakan repetitif yang dapat menyebabkan cedera otot. Usulan perbaikan meliputi penyesuaian workstation, perbaikan postur kerja, serta penerapan micro break. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi metode ergonomi dan K3 mampu memberikan solusi yang lebih komprehensif dalam menurunkan risiko cedera kerja serta meningkatkan produktivitas pegawai.
Analisis Potensi Bahaya dan Penilaian Risiko Keselamatan Kerja Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) pada Aktivitas Fabrikasi dan Pengelasan: (Studi Kasus: PT Akasa Raya Teknik) Achmad Zainur Ramadhan; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.1998

Abstract

PT Akasa Raya Teknik merupakan perusahaan Engineering, Procurement, and Construction (EPC) skala kecil yang bergerak pada konstruksi dan fabrikasi di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Observasi April–Mei 2026 mencatat 12 kecelakaan kerja di workshop fabrikasi, meliputi tersandung, cedera mata, luka sayat, luka bakar ringan, dan gangguan pernapasan akibat asap. Walaupun Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) telah banyak digunakan, integrasi keduanya pada perusahaan EPC skala kecil di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan merumuskan rekomendasi pengendalian pada aktivitas fabrikasi dan pengelasan menggunakan integrasi JSA–HIRARC berdasarkan standar AS/NZS 4360:2004. Kebaruan penelitian terletak pada penerapan simultan kedua metode dalam konteks EPC skala kecil. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif observasional dengan total sampling terhadap empat pekerja aktif, yaitu satu HSE Coordinator, satu welder, dan dua helper. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, sedangkan penilaian risiko ditentukan melalui konsensus responden atas parameter likelihood dan severity. Hasil penelitian mengidentifikasi 17 potensi bahaya pada proses awal, produksi/pengelasan, dan finishing. Terdapat sembilan bahaya berisiko tinggi (RR=8–9) dan delapan bahaya berisiko sedang (RR=4–6). Aktivitas pengelasan memiliki risiko tertinggi karena percikan api, asap las, dan cahaya las. Rekomendasi pengendalian disusun berdasarkan Hierarchy of Controls, mencakup substitusi bahan kimia, engineering controls, pengendalian administratif, dan alat pelindung diri. Integrasi JSA–HIRARC menghasilkan analisis risiko lebih komprehensif serta peta bahaya sebagai dasar pengembangan SMK3. Temuan ini juga relevan bagi perusahaan fabrikasi sejenis yang menghadapi keterbatasan sumber daya keselamatan operasional harian nyata.
Analisis Error Pada Proses Pengemasan Bag Semen Ukuran 40 Kg Menggunakan Metode Diagram Fishbone Dan Fuzzy Failure Mode And Effect Analysis Putera Bimantara Rahardjo; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i3.2019

Abstract

Persaingan industri yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk. PT. XYZ masih menghadapi permasalahan kecacatan pada proses pengemasan bag semen ukuran 40 kg. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecacatan, menetapkan urutan prioritas risiko kegagalan, serta merumuskan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan kualitas proses menggunakan metode Diagram Fishbone, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), dan Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis (Fuzzy FMEA). Hasil penelitian menunjukkan total kecacatan selama Juni–Juli 2025 mencapai 2.367 bag. Berdasarkan FMEA, Faktor penyebab kegagalan dengan tingkat prioritas risiko tertinggi berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). adalah setting takaran pengisian yang belum stabil (168), sistem kerja yang berorientasi pada target (100), dan cacat bawaan dari pemasok (60). Sementara itu, hasil Fuzzy FMEA menunjukkan nilai FRPN tertinggi pada setting takaran pengisian yang belum stabil (612), sistem kerja yang berorientasi pada target (500), dan kurangnya ketelitian operator (458). Usulan perbaikan yang diberikan meliputi pemasangan sensor tekanan dan alarm otomatis pada mesin packing, penyelarasan KPI antara target produksi dan kualitas, serta pelatihan operator secara berkala. Penerapan usulan tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat kecacatan dan meningkatkan kualitas proses pengemasan semen.
Optimization of Warehouse Performance through Class-Based Storage based FSN Analysis for Travel Efficiency and Cost Reduction Abdul Lathif; Said Salim Dahda; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1347

Abstract

This study aims to optimize operational efficiency at PT XYZ's raw material warehouse by mitigating high material handling costs (MHC) and inefficient forklift travel caused by random storage and LIFO stacking constraints. The research proposes a warehouse layout redesign applying a Class-Based Storage (CBS) strategy zoned via FSN (Fast, Slow, Non-moving) analysis. The methodological approach involves material flow analysis of 31 SKUs, priority classification based on Turnover Ratio (TOR), and simulation of rectilinear distances and travel times using a standard speed of 1.4 m/s. Through comparative evaluation, the study found that the strategic relocation of 14 Fast-category items to zones closest to the Inbound/Outbound point successfully reduced monthly travel distance from 11,261.3 m to 9,557.3 m. This directly impacted operational time, reducing it by 0.34 hours, and lowered total MHC by 15.13%, equivalent to a monthly saving of IDR 1,610,231. The results conclude that FSN-activity-based zoning not only quantitatively reduces logistical costs but also qualitatively minimises aisle congestion and non-value-added backtracking movements, thereby enhancing overall warehouse productivity.
Analisis Risiko Dan Analisis Keputusan Solusi Proses Material Return Pada Gudang Menggunakan Metode House of Risk (HOR) Dan Metode Analytic Network Process (ANP): (Studi Kasus : PT. ABC) Falah Mustafa; Yanuar Pandu Negoro; Deny Andesta
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko pada proses material return di gudang PT. ABC serta menentukan prioritas strategi mitigasi menggunakan pendekatan integrasi House of Risk (HOR) dan Analytic Network Process (ANP). Proses material return belum berjalan optimal karena belum adanya Standard Operating Procedure (SOP) yang baku dan minimnya koordinasi antarunit, sehingga menimbulkan permasalahan seperti keterlambatan pengembalian material, ketidakjelasan tanggung jawab, selisih antara stok fisik dan data sistem, serta potensi kehilangan material. Metode HOR digunakan untuk mengidentifikasi risk event dan risk agent serta menghitung nilai Aggregate Risk Potential (ARP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa risk agent tertinggi adalah rendahnya kedisiplinan unit dalam mengembalikan material (A3) dengan nilai ARP sebesar 168. Selanjutnya, metode ANP diterapkan untuk menentukan bobot alternatif strategi mitigasi berdasarkan empat kriteria utama: efisiensi operasional, efektivitas pengendalian, kesiapan sumber daya manusia, dan kinerja pengelolaan material. Dari lima alternatif solusi yang dievaluasi, "Menyusun dan menetapkan SOP resmi tentang mekanisme material return (alur, dokumen, tanggung jawab, dan waktu pengembalian)" memperoleh bobot tertinggi sebesar 0,049, sehingga menjadi strategi prioritas utama. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan dalam memperbaiki tata kelola material return, memperkuat koordinasi antarunit, dan meningkatkan efisiensi operasional gudang.
Perbandingan Dedicated Storage dan Class-Based Storage untuk Perbaikan Tata Letak Gudang Seragam: (Studi Kasus: PT. KSS) Dimas Latif Rohman Putra; Deny Andesta; Efta Dhartikasari Priyana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi tata letak gudang seragam karyawan PT. KSS melalui perbandingan antara metode Dedicated Storage dan Class-Based Storage. Permasalahan yang ada pada kondisi eksisting adalah penempatan item yang tidak mempertimbangkan frekuensi perpindahan, yang mengakibatkan jarak tempuh picking menjadi panjang dan menurunkan produktivitas. Hal tersebut terbukti dari penelitian sebelumnya mengenai minimnya studi yang secara khusus membandingkan efisiensi Dedicated Storage dan Class-Based Storage pada gudang seragam perusahaan berbasis data T/S dan koordinat jarak aktual. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data koordinat rak, frekuensi permintaan, serta nilai Throughput per Storage (T/S). Nilai T/S digunakan untuk melakukan klasifikasi ABC sebagai dasar dalam penyusunan layout usulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa total jarak tertimbang pada tata letak awal sebesar 1.840,8 unit grid dapat dikurangi menjadi 1.434,2 unit grid setelah penerapan Class-Based Storage, sehingga diperoleh peningkatan efisiensi sebesar 28,35%. Dengan demikian, metode Class-Based Storage terbukti lebih efektif dalam mengoptimalkan pergerakan material, mempercepat proses pengambilan barang, dan meningkatkan kinerja operasional gudang.
Analisis Resiko K3 Pada Aktivitas Pemasangan Scaffolding Menggunakan Metode Hazop Moch Rizky Ramadhan; Deny Andesta; Efta Dhartikasari
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1391

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan elemen penting untuk menjaga kelancaran operasi serta produktivitas perusahaan, terutama pada jenis pekerjaan dengan risiko tinggi seperti pemasangan scaffolding. Penelitian ini dilakukan untuk menilai tingkat risiko kecelakaan kerja pada proses pemasangan scaffolding di PT XYZ dengan memanfaatkan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif melalui pengamatan langsung di lapangan, wawancara dengan para pekerja, serta penelaahan data kecelakaan kerja pada periode Juni–Agustus 2025. Dari hasil identifikasi, ditemukan bahwa potensi bahaya berasal dari faktor mekanis, ergonomis, kondisi lingkungan, dan perilaku pekerja itu sendiri. Melalui analisis HAZOP, beberapa bentuk deviasi terdeteksi, seperti tidak menggunakan APD, beban berlebih, stabilitas kurang, dan tindakan yang tidak sesuai prosedur kerja aman. Deviasi tersebut dapat memicu kecelakaan, mulai dari cedera ringan hingga kejadian fatal seperti jatuh dari ketinggian atau tertimpa material. Upaya pengendalian yang disarankan meliputi peningkatan kepatuhan penggunaan APD, perbaikan desain serta stabilitas scaffolding, penegakan SOP, dan pelaksanaan inspeksi rutin sebelum serta selama pekerjaan berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode HAZOP mampu memberikan analisis risiko yang lebih rinci dan sistematis dibandingkan metode konvensional, sehingga dapat dijadikan rujukan untuk meningkatkan efektivitas penerapan K3 pada pekerjaan pemasangan scaffolding di PT XYZ.
ANALISIS PENGENDALIAN PRODUK PUPUK DOMESTIK DAN EKSPOR MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN FMEA PADA PT.XYZ Fakhrur Rozi; Deny Andesta
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 6 (2025): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/q1yq7t78

Abstract

Sebagai salah satu produsen pupuk terlengkap di Indonesia PT.XZY menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas produknya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. Perusahaan mempunyai komitmen terhadap kualitas yang tinggi namun variasi dalam proses produksi terkadang mengakibatkan cacat produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kualitas produk pupuk baik domestik maupun ekspor. Penelitian ini menggunakan metode Seven Tools untuk mengidentifikasi penyebab defect dalam proses produksi dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk melakukan perbaikan. Berdasarkan data produksi bulan April hingga Agustus, total produksi mencapai 249.845 ton dengan jumlah defect  sebanyak 3.462 ton. Jenis defect yang dominan meliputi analisis produk belum diketahui (1.863 ton), butiran tidak seragam (1.511 ton), dan warna tidak sesuai spesifikasi (88 ton). Analisis menggunakan peta kontrol (P-chart) menunjukkan tingkat cacat pada bulan Juni melampaui batas kendali atas. Hasil perhitungan RPN didapatkan nilai tertinggi sebesar 336 terdapat pada kegagalan analisis produk belum diketahui akibat perubahan produk dari domestik ke ekspor. Temuan ini memberikan acuan bagi produsen pupuk untuk memperkuat pengawasan proses produksi dan sistem pengendalian mutu guna menekan tingkat defect serta menjaga konsistensi kualitas produk sesuai standar domsetik maupun ekspor Kata Kunci: Kualitas, Seven Tools, FMEA
Co-Authors Abdul Azis Alghushan Abdul Lathif Abdullah Faqih Riansyah Abdullah Sidik Abdulloh Faqih Achmad Firdaus Achmad Najibur Rochman Achmad Rizal Firmansyah Achmad Zainur Ramadhan Achmed Ersyad Luthfi Fahmi Agung Dharma Eka Ahmad Fauzal Ibnu Malik Ahmad Husamuddin Ahmad Lutfi Ardiansyah Ahmad Sukma Amrul Mukmin Ahmad Taqqiyuddin Ahmad Ubaidis Sholihin Akhmad Wasiur Rizqi Aldi Refi Magriza Alfarisyi, Salman Alif Rachmad Hidayatullah Amirul Akmal Andi Rahmad Rahim Angga Prasetyo Tanto Ardiansyah Armawan Ardin Ardiansyah Ari Diharto Ari Septian Cahyadi Arif Afandi Arif, Muhammad Wildan Bagus Wahyu Prayoga Bambang Suryo Prabowo Bimby Khrisdamara Bisri, Mochammad Hasan cholis majid Chusnul Khotimah Denni Aditama Eko Samsudin Dhidu Usrin Yadani Dhidu Usrin Yadani DHIMAS ADI PUTRA Dhimas Indra Saputra Dhimas Safaatur Rochman Dian Safitri Diharto, Ari Dimas Latif Rohman Putra Dwi Putri Fajar Dzakiyah Widiyaningrum Dzakiyah Widyaningrum Dzulfikar Fauzi, Ahmad Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Efta Dhartikasari Priyana Eko Budi Leksono Elly Ismiyah Eriyan Ochy Arnanda Fahrizal Hamdani Fajarillah, Agung Fakhrur Rozi Falah Mustafa Firman Maulana Futurhesa, Dwi Anggraini Ghofur, M. Abdul Gilang Syaputra Hanif Rahma Saputra Hendra Pratama Herlambang Adriano, Moh Kevin Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hilal Maulana Imroatul Fadlilah Iwa Pramudya iwan fauzi sutiono Kharis Dianto Khusnul Ma’arif Kurniawan Kurniawan M. Abdullah Ilham. A M. Afdholul Fikri M. Bachmid, Zainal Abidin Ma'arif, Muhammad Syafiqul Maulana Aldi Pratama May Dian Susanto Maya Eka A Mirza Firdiansah Isnanta Misbah Moch Nuruddin Moch Nuruddin, Moch Moch Nurul Iqbal Al Farizi Moch Rizky Ramadhan Moch. Nuruddin Moch. Nurul Iqbal Alfarizi Mochamad Henry Cipta Dinata Mochammad Anshori Mochammad Nuruddin Moh. Dian Kurniawan Moh. Fikri Pratama Moh. Jufriyanto Moh. Jufriyanto Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Fachrurrozi Adi Mohammad Ikhwan Nudin Mohammad Rizal Muchammad Dio Indranata Mughni Murtadlo Muhamat Rizal Abidin Muhammad Afifuddin Muhammad Ainul Yaqin Muhammad Arif Agustianto Muhammad chabibi aziz Muhammad Dhomiri Muhammad Firman Afandi Muhammad Hafidh Arobi Muhammad Ighfir Romadhoni Muhammad Ikhlasul Amal Muhammad Indra Rizaldi Muhammad Irfandie Pratama Muhammad Irzaqur Rosyad Muhammad Isma'il Muhammad Maulidun Na’am Muhammad Rif'an Muhammad Rizky Surya Aistiawan Muhammad Syafrizal Viki Ardiansyah Muhammad Syarif Hidayatullah Muhammad Zainuddin Fathoni Najib, Muhammad Abdullah Najiyatul Qonita Nasir, Macdevis Alala Nina Aini Mahbubah Norman Isawega Noviyatur R Nur Fauziyah nuruddin, mochammad Okta Mardatillah Oqni Huda Nur Qodzbari Pradana, Hafidz Lingga Allen Prasmana, Muhammad Farid Prayoga Rizky Hermawan Pregiwati Pusporini Putera Bimantara Rahardjo Putri, Dias Ratna Rahmat Nova Andi Priantoro Ramadhon, Mohammad Ahasanul Redha Abdillah Faqih Rifki Rizkina Arifin Rizaldi Syargawi Rizki Fajar Nugroho Said Salim Dahdah Sajidin, Mochammad Afif Salim Dahda, Said Salsabila, Cindy Aulia Sara Ramadona Sasmita Putri Apriliani Septian Dwi Ardiansyah Setyo, Faris Aulia Dwi Sidah Sidah Siti Inayah Soffiana Agustin, Soffiana solikhin solikhin Sukaris Surya Putri kiara Santi Syahrul Cahyo Saputra Taufan A. Pradana Thezar Alfarozi thoyyibul hikam Tri Rahmawati Tsaqofi Bintang Muslimah Tsaqofi Bintang Muslimah Wijaya, Bagas Satria Yanuar Pandu Negoro