Claim Missing Document
Check
Articles

Women's Multiple Roles and Social Pressure in Agrarian Society Mutolib, Abdul; Nuraini, Candra
Sawwa: Jurnal Studi Gender Vol. 17 No. 2 (2022): October
Publisher : Pusat Studi gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/sa.v17i2.13687

Abstract

Since 1960, the transmigration program between Java Island and Lampung Province has been massive. Some of the transmigration players are impoverished farmers seeking fresh farmland. The financial conditions of transmigrants motivate women to work in both the domestic and productive sectors. This study aims to determine women's roles and the effect of social pressure on women's roles in the agricultural region of the transmigration area in Pringsewu Regency, Lampung Province. The study was performed between November 2021 and March 2022. The research employed a qualitative case study approach. Forty respondents serve as both housewives and productive agricultural workers. The results of the study indicate that women in the Pringsewu transmigration area have three roles: housewife (domestic work), productive work (farming), and social work. Women play these equivalent roles as men in agricultural work. Women who do not engage in productive work (farming) are considered unproductive among their family and neighbors who make up stories about them. In agrarian societies in transmigration areas, a low level of education encourages the persistence of inequality. To achieve gender equality, numerous stakeholders must collaborate and maintain their efforts, particularly in agricultural communities in transmigration areas.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemitraan Petani Teh Rakyat Pada CV Pusaka Prima di Kecamatan Bojonggambir Laelasari, Ade Rina; Nuraini, Candra; Rofatin, Betty
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9207

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada petani teh rakyat yang bermitra dengan CV Pusaka Prima di Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) memahami pola kemitraan yang ada antara petani teh dan CV Pusaka Prima, 2) menilai tingkat komunikasi, kerjasama, kepercayaan, komitmen, dan kemitraan antara petani teh dan CV Pusaka Prima, 3) menentukan pengaruh faktor komunikasi, kerjasama, kepercayaan, dan komitmen terhadap kemitraan antara petani teh dan CV Pusaka Prima, baik secara individu maupun secara bersama-sama. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan analisis deskriptif kuantitatif, dan alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) pola kemitraan yang diamati adalah model Kerjasama Operasional Agribisnis (KOA), di mana perusahaan bertanggung jawab untuk menyediakan pendanaan, manajemen, dan pengadaan benih serta pestisida sementara para petani menyumbangkan lahan, pupuk, dan tenaga kerja, 2) komunikasi, kerjasama, kepercayaan, dan komitmen dinilai sebagai baik, dan kemitraan dikategorikan sebagai sangat baik, 3) secara bersama-sama dan secara individu, komunikasi, kerjasama, kepercayaan, dan komitmen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemitraan.
Relationship of Farmer Group Roles with Corn Productivity in Karangreja Village, Cimanggu Sub-District, Cilacap Regency: A Spearman Rank Correlation Analysis Safitri, Sulistiya Nur; Nuraini, Candra; Tedjaningsih, Tenten
JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics) Vol. 17 No. 1 (2024): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (J-SEP)
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of farmer groups in rural areas is crucial to support the community in sustaining agricultural activities. This research aims to determine the role of farmer groups in enhancing corn productivity. The research method employed is a survey of corn farmer group members in Karangreja Village, Cimanggu Sub-District, Cilacap Regency, using proportional random sampling technique. The Likert Scale is utilized to assess the role of farmer groups, based on three sub-variables: learning classes, cooperation facilities and production units. To determine corn productivity and the relationship between the role of farmer groups and corn productivity, the Concordance Rank Kendall W and Rank Spearman Correlation tests are employed. The research findings indicate that the role of farmer groups falls within the 'involved' category. Corn productivity demonstrates an increase after participation in the farmer group. There is a significant simultaneous relationship between the role of farmer groups and corn productivity. Additionally, partial correlations are identified between the role of farmer groups in terms of learning classes, cooperation facilities, production units, and corn productivity.
PEMILIHAN SUPPLIER PADA PT MITRA DESA PAMARICAN (PENDEKATAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) Pebriana, Apdan; Unang, Unang; Darusman, Dedi; Helbawanti, Octaviana; Apriyani, Dwi; Nuraini, Candra
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 2(is) (2023): Pengembangan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Yang Berkelanjutan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2(is).4350

Abstract

AbstrakSupplier berperan penting dalam sebuah perusahaan karena berperan sebagai penyedia bahan baku. Bahan baku diperlukan untuk melaksanakan kegiatan produksi dengan lancar. Dalam pemilihan supplier harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menyebabkan terganggunya proses produksi dan operasional perusahaan. Ketika mendapatkan pesanan yang mendadak dan dalam jumlah yang besar maka  perusahaan PT Mitra Desa Pamarican mengadakan musyawarah dan belum adanya prioritas supplier, kriteria dan subkriteria dalam menentukan keputusan pembelian bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria, subkriteria dan supplier prioritas dalam sebuah perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dilaksanakan di PT Mitra Desa Pamarican Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat di peroleh 3 responden yaitu Direktur Utama, Manajer Pemasaran dan Manajer Produksi dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampel pertimbangan (Judgement Sampling). Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Metode ini dihitung secara manual menggunakan Microsoft Excel 2016. Hasil penelitian menunjukan kriteria kualitas sebagai prioritas kriteria pertama dengan subkriteria memberikan kualitas yang konsisten menjadi prioritas pertama.  Prioritas kedua adalah kriteria kebijakan garansi dan klaim dengan subkriteria memberikan jaminan atau garansi terhadap barang menjadi prioritas pertama. Prioritas ketiga adalah kriteria harga dengan subkriteria cara pembayaran merupakan prioritas pertama. dan untuk supplier prioritas pertama adalah supplier 2 adalah Tengkulak Majenang dengan nilai bobot 2,395069606, supplier prioritas kedua yaitu supplier 3 adalah Tengkulak Karawang dengan nilai bobot 2,331940897, supplier prioritas ketiga yaitu supplier 1 adalah petani yang ada di Kecamatan Pamarican dengan nilai bobot 1,872989497.Kata Kunci : Supplier, Analytical Hierarchy Process, Gabah
ANALISIS GENDER DAN PENDIDIKAN FORMAL PADA WIRAUSAHA AGRIBISNIS Chrismanto Sirait, Budi; Nuraini, Candra; Agus Triyanto, Samuel; Widyaningrum, Bakti; Helbawanti, Octaviana
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2024): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v8i1.4704

Abstract

Pengangguran merupakan tantangan global, termasuk di Indonesia, yang dapat merugikan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat pengangguran yang tinggi, terutama yang diperparah oleh pandemi Covid-19. Sebagai respons terhadap tekanan kemiskinan di sektor pertanian, di mana sebagian besar responden bekerja, penelitian ini mengidentifikasi pentingnya pendidikan formal, analisis gender, dan kewirausahaan. Analisis gender mengungkapkan dominasi bias gender dalam usahatani sawi, namun perempuan memiliki tingkat kesetaraan tinggi dalam akses dan kontrol terhadap sumber daya. Fokus pada sektor pertanian menggambarkan bahwa pendidikan formal dan pelatihan wirausaha berperan kunci dalam meningkatkan kemampuan individu. Wirausaha agribisnis, terutama perempuan, memiliki orientasi lokal dalam modal usaha dan pemasaran produk, mencerminkan kemandirian finansial. Metode penelitian analitis dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk mengetahui gender dan pendidikan formal terhadap kemampuan wirausaha. Temuan menunjukkan bahwa perempuan berperan besar dalam sektor agribisnis dan pendidikan formal serta pelatihan wirausaha memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kemampuan mereka. Kesimpulan penelitian menyatukan temuan-temuan ini, memberikan gambaran holistik tentang peran perempuan, pendidikan formal, pekerjaan, modal usaha, pemasaran, dan pelatihan wirausaha dalam konteks agribisnis. Pendekatan ini, yang melibatkan faktor-faktor tersebut sebagai strategi holistik, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pertanian.
THE EFFECT OF SELLING PRICE AND HOUSEHOLD INCOME ON FARMERS' MOTIVATION IN PAPAYA FARMING IN WARINGINSARI VILLAGE, LANGENSARI DISTRICT, BANJAR CITY Fitria Dewi, Dinda; Nuraini, Candra; Hartoyo, Tedi
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 9 No. 3 (2025): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v9i3.7200

Abstract

Papaya farming is one of the important sources of income for the community of Waringinsari Village. However, fluctuations in selling prices and household income often influence farmers’ motivation to maintain and develop their farming activities. The purpose of this study is to analyze the level of farmers’ motivation in conducting papaya farming in Waringinsari Village and to examine the influence of selling prices and household income on the motivation of papaya farmers in the village. The research was conducted from November 2024 to May 2025 using a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to papaya farmers in Waringinsari Village, with a total sample of 32 respondents. The sampling technique employed was the census method. The data were analyzed using descriptive analysis and multiple linear regression. The results of the study indicate that farmers’ motivation in carrying out papaya farming falls into the high category, both intrinsic and extrinsic motivation. Simultaneously, selling prices and household income have a significant effect on farmers’ motivation in papaya farming in Waringinsari Village, Banjar City. Partially, both selling prices and household income also show a significant influence on farmers’ motivation in conducting papaya farming in Waringinsari. Keywords: Selling Price, Household Income, Motivation, Papaya, Waringinsari
Adoption of Integrated Crop Management Technology Innovation and Sustainable Lowland Rice Development Strategy in Tasikmalaya Regency, West Java Province Abdul Mutolib; Candra Nuraini; Kirana Nur Ilmiati
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 15 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v15i2.663-675

Abstract

Adoption of Integrated Crop Management (ICM) technology affects both productivity and the sustainability of farming practices. This study aims to analyze the level of ICM adoption, identify influencing factors, and formulate strategies for sustainable rice cultivation. The research employed a quantitative approach using a survey of 76 rice farmers in Salawu District, Tasikmalaya Regency. Adoption levels were assessed based on 11 key indicators. Factors influencing adoption were examined using multiple linear regression with F-test for simultaneous significance and t-test for partial effects. SWOT analysis was employed to develop rice cultivation strategies. The results indicate that the overall ICM adoption level is low. Indicators with high adoption include the use of superior seed varieties, organic fertilizers, intermittent irrigation, integrated weed and pest management (IPM), and post-harvest handling. Eight significant variables were identified: land size, self-efficacy, formal education, cosmopolitan orientation, productivity, extension worker role, availability of farming inputs, and innovativeness. SWOT analysis places the adoption condition in quadrant I (aggressive strategy), emphasizing the optimization of internal strengths, strengthening agricultural extension, and diversifying simple innovations aligned with traditional practices. Participatory extension, target determinants of adoption, and support simple sustainable ICM innovations need to be strengthen to increase rice production.
Pemanfaatan Jagung pada Peternak Burung Puyuh Desa Mekarsari Kabupaten Ciamis untuk Mendukung Ketersediaan Pakan yang Kontinu Candra Nuraini; Octaviana Helbawanti; Bakti Widyaningrum; Abdul Mutolib; Rizal Malik Pratama
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i2.5652

Abstract

Pakan yang digunakan peternak burung puyuh merupakan pakan komersial yang dibeli dengan harga yang relatif mahal. Hal ini menjadi permasalahan bagi peternak karena terjadi ketidakstabilan ketersediaan bahan pakan. Oleh karena itu, peternak memerlukan pakan yang lebih murah untuk menekan biaya produksi. Pakan menjadi prioritas utama agar peternak lebih cepat memenuhi permintaan pasar terhadap telur puyuh. Di sisi lain, BUMDes belum mampu memenuhi permintaan pakan secara kontinu karena pelaksanaan manajemen BUMDes dalam bidang produksi belum optimal. Peternak belum memiliki teknologi untuk mengolah bahan pakan dari bahan baku biji jagung, sedangkan komoditas jagung di Desa Mekarsari sangat melimpah sebagai sentra produksi jagung. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu meningkatkan kemampuan peternak menyediakan pakan secara kontinu dengan mengoptimalkan pengolahan bahan baku yang tersedia di sekitar. Hasil dari kegiatan PkM yaitu petani dapat melakukan pengolahan jagung melalui pelatihan dan pendampingan manajemen BUMDes. Metode pelaksanaan ini yakni sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan dengan teknologi pengolah pakan, penerapan, pendampingan, evaluasi dan keberlanjutan program.
Utilization of Integrated Digital Cashier for Business Sustainability in Kampung Nila, Kawali Village, Ciamis Regency Octaviana Helbawanti; Abdul Mutolib; Riantin Hikmah Widi; Lidya Nur Amalia; Ati Rosliyati; Candra Nuraini
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 7 No. 1 (2026): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v7i1.7507

Abstract

ABSTRACT The Bojongsari Fish Processing and Marketing Group (Poklahsar) in Kampung Nila encountered primary challenges in managing the inventory of perishable fishery products and in financial management, which still relied on manual record-keeping. Manual systems were at risk of data loss, inaccurate calculations, and a lack of transparency, which negatively impacted the group’s accountability and business sustainability. The community service activity aimed to strengthen business governance and ensure the group’s business sustainability through inventory management, sales, and simple financial record-keeping; practical skills in basic financial reporting; and operating an integrated digital cash register. The outreach methods used in the activity included presentations on inventory and financial management; practical demonstrations of digital cash register applications; interactive discussions on operational procedures and coordination of price and stock changes; and an assessment of interest in transitioning from manual to digital record-keeping. The implementation of integrated digital cash registers enabled partners to acquire technical skills in inventory management, transaction record-keeping, and the preparation of simplified financial reports. Service delivery improved and the group's financial transparency became easily accessible. The implementation of digital cash registers fostered a collective awareness of the importance of financial and inventory management for the sustainability of community-based businesses. Partners adopted digital cash registers for daily sales activities in Kampung Nila as well as for product exhibitions outside of Kampung Nila. As a result, digital cash registers were accessible to all product sales channels in Kampung Nila Keywords: Kampung Nila, Inventory Management, Digital Cash Registers, Community Empowerment, Simple Financial Reporting
Increasing Independence in Providing Feed in Tilapia Cultivation in Gapokkan Tilapia Village, Kawali District, Ciamis Regency Candra Nuraini; Ati Rosliyati; Erviyana Windiastuti; Lidya Nur Amalia; betty rofatin; Octaviana Helbawanti
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 7 No. 1 (2026): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v7i1.7574

Abstract

ABSTRACT The fishing industry plays an important role in national food security and community economic improvement. Ciamis Regency, through Kampung Nila in Kawali District, has been designated as a center for tilapia (Oreochromis niloticus) farming. This commodity was chosen because of its rapid growth, affordable price, and stable market demand. However, farmers face high production costs due to their dependence on commercial feed, which reduces their profits. This community service program aims to increase farmers' independence through innovation in self-sufficient feed based on local  materials. The method used is Participatory Rural Appraisal (PRA) with stages of socialization, training,   Keywords: Nila Village, Management, Feed Milling Machines, Empowerment, Appropriate Technology.      
Co-Authors Abda Abda Abdul Mutolib Ade Komaludin Adenty Oktavianty Agus Triyanto, Samuel Agus Yuniawan Isyanto Agustian, Andri Aini Dewi Maryan Alifah, Salma Nur Amalia, Lidya Nur Aminuyati Anggraeni, Ade Irma Anisa, Ayi Apdan Pebriana Ati Rosliyati Atmaja, Unang Aziezah, Aiz Nur Bahar, Rizki Risanto Bakti Widyaningrum Betty Rofatin Choerunnisa, Mita Chrismanto Sirait, Budi Cici Aulia Permata Bunda, Cici Aulia Permata D. Yadi Heryadi Darajat, Muhamad Alif Ibnu Darusman, Dedi Darwanto, Dwidjono Hadi Dedi Darusman Delia, Dini Deuis Intan Safira Dewandaru, Wicky Dian Arfiena Dindin Muadin Dudung Dudung Dwi Apriyani, Dwi Dwidjono Hadi Darwanto Dwiyandhana, Raditya Naufal Ella Rahmawati Erviyana Windiastuti Fadilah, Asep Muhamad Fajria Novia Fajria, Novia Fajriandini, Nurul Bintang Farohah, Nisa Lailatul Fitria Dewi, Dinda Fitria, Anita Dwy Hafizh, Naufal Fadhil Hartoyo, Tedi Helbawanti, Octavia Helbawanti, Octaviana Heryadi, D Yadi Heryadi, D. Yadi Heryadi, Reisya Kamiliya Hikmah Widi, Riantin Imelda, Berli Prissy Jamhari, Jamhari Kartini, Neni Kirana Nur Ilmiati Laelasari, Ade Rina Larasati , Resti Leny Yuliyani Luthfy, Septihadi Muhammad Masyhuri Masyhuri Masyhuri, Masyhuri Muhammad Aldi Rahman Musthafa, Burhanuddin Muzaki, Ilzam Novia, Fajria Nugraha, Reza Pratama Nur Arifah Qurota A’yunin Nuraini, Sella Nurwansyah, Aldianti Pebriana, Apdan Pebrianti, Suci Apsari Putri, Cindy Monica Salsabila Resti Larasati Riantin Hikmah Widi Ridan Rahmansyah Rina Nuryati Rina Nuryati Rizal Aji Santoso Rizal Malik Pratama Rizki Risanto Bahar Rosliyati, Ati Rudhiana Salam Ruslan, Januar Arifin Safitri, Sulistiya Nur Saiful Rahman Salsa Anastasya Setiabudi, Shayla Azmi Shopiana, Nasywa Solihah, Risa Amalia Suci Nurianti Sumarsih, Enok Sumiati, Tita Syafitri, Tiara Septiana Tedi Hartoyo Tenten Tedjaningsih Triyadi, Iqbal Ulfa, Amalia Nadifta Ulfah Muflihah Unang Atmaja Unang, Unang Visi Tinta Manik Widyaningrum, Bakti Yaya Sunarya Yusuf Abdullah Zulfikar Noormansyah